Puslat SDM Pencarìan dan Pertolongan (Basarnas) Kalteng, Gelar Pelatihan  Potensi SAR

194 0

BARITO UTARA- Pusat pelatihan sumber daya manusia pencarian dan pertolongan, badan nasional pencarian dan pertolongan (Basarnas) pusat Jakarta, melalui kantor pencarian dan pertolongan Palangka Raya menggelar pelatihan potensi SAR teknik pertolongan di permukaan air, yang telah dilangsungkan bertempat di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Kamis (2/5/2024).  

Hadir pada kegiatan pelatihan tersebut, Pj. Bupati Barito Utara, diwakili Staf Ahli Bupati, Hery Jon Setiawan, S. Pd. M. Pd, Kadis BPBD Barut, Simamora Turahman,  Dandim 1013 Muara Teweh, diwakili Pasi Log Dim 1013, Kapten Inf. M. Guntur, Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemkab Barito Utara, Kapuslat SDM Basarnas Pusat Jakarta, Anggit M. Satoto, SS. MM, Kasubsi SDM pencarian dan pertolongan Palangka Raya (Kalteng), Sarjito, SE dan serta peserta panitia pelatihan ptensi SAR.

Ketua panitia, Kasubsi sumber daya pencarian dan pertolongan Basarnas Kalteng, Sarjito, SE, dalam laporannya mengatakan  Peĺaksanaan pelatihan ini, guna memberikan pengetahuan dan keterampilan pada potensi Pencarian dan Pertolongan Tentang Teknik Pencarian dan Pertolongan di Permukaan Air

“Dikatakan Sarjito, pelatihan teknik pertolongan dipermukaan air ini, bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan teknik dibidang pencarian dan pertolongan, kepada potensi pencarian dan pertolongan dalam melaksanakan pertolongan dan penyelamatan korban di permukaan air.

Selanjutnya untuk meningkatkan kemampuan potensi pencarian dan pertolongan, dalam melaksanakan pertolongan pertama pada korban dan evakuasi korban diperairan, menuju tempat yang aman dan fasilitas Kesehatan, “katanya.

Teknik pelatihan ini, untuk menyamakan persepsi dan pemahaman, dalam pelaksanaan kegiatan operasi pencarian dan Pertolongan di lapangan, “sebut ketua panitia.

Dijelaskannya, bahwa Peserta pelatihan teknik pertolongan di permukaan air Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, dilaksanakan di Muara Teweh Kabupaten Barito Utara pada tahun 2024, peserta pelatihan dimaksud berasal dari Instansi dan Organisasi Potensi SAR, yang berada di wilayah Kalimantan Tengah dengan jumlah peserta sebanyak 50 (lima puluh) Orang.

Pelatihan teknik pertolongan di air (Water Rescue) dilaksanakan selama 6 hari terhitung mulai tanggal 2 sampai dengan 7 Mei 2024. Beragendakan Instruktur berjumlah 10 (delapan) orang dibantu dengan 10 (sepuluh) orang Asisten Instruktur, terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya 18 orang dan Kodim 1013 Muara Teweh 2 orang, serta 2 orang Supervisi dari Pusat Pelatihan Sumber Daya manusia Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), “jelas Ketua Panitia, Sarjito.

Kapuslat SDM pencarian dan pertolongan Basarnas Pusat, Anggit M. Satoto, SS. MM, dalam sambutannya, perlu kami sampaikan bahwa hingga saat ini, Basarnas masih menghadapi kendala belum terpenuhinya target minimal pegawai sebanyak 9700 orang se-Indonesia. hingga tahun 2024 ini.

“Dikatakan Kapuslat, Basanas se-Indonesia baru diawaki berjumlah 4.029 orang, dengan 1.686 orang diantaranya berkompetensi teknis SAR. Jumlah ini tentu tidak sepadan dibandingkan jumlah penduduk Indonesia sebesar lebih dari 280 juta jiwa (2023).

Artinya, seorang rescuer Basarnas harus melayani 166.703 orang. Jumlah ini sangat tidak realistis dan belum tentu dapat dipenuhi, dalam masa satu tahun atau bahkan sepuluh tahun ke depan, “katanya.

Di Propinsi Kalteng ini merupakan salah satu pelatihan potensi SAR yang terlaksanakan di Muara Teweh Kabupaten Barito Utara, atau pelatihan serupa di wilayah Kansar lainnya, tidak semata-mata untuk memenuhi target tersebut. Lebih dari itu adalah untuk mengoptimalkan peran Basarnas dan jajarannya di daerah, untuk menyiapkan SDM yang langsung berkontribusi pada pelayanan pemerintah, baik pusat dan daerah, kepada masyarakat, sehingga terciptanya SDM yang berkompetensi SAR, “jelas Anggit M. Satoto.

Penjabat (Pj). Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis dalam sambutannya yang dibacakan melalui Staf Ahli Bupati, Heri Jon Setiawan, S. Pd. M. Pd, menyampaikan seperti kita ketahui baersama bahwa pelatihan ini memiliki tujuan yang sangat penting, yaitu untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam pertolongan di permukaan air, sebuah aspek yang menjadi kebutuhan mendesak dalam menjaga keselamatan masyarakat kita.

“Dikatakan Heri Jin, di era mana bencana alam kian sering terjadi dan ancaman terhadap keselamatan maritim semakin meningkat,  kemampuan untuk memberikan bantuan di perairan menjadi sangat penting.

Kami berharap melalui pelatihan ini,  dapat membekali para peserta dengan keterampilan teknis yang diperlukàn,  untuk menangani berbagai situasi darurat di perairan, mulai dari pencarian dan penyelamatan hingga bantuan darurat, “ujar Staf Ahli Bupati.

“Diharapkan juga pelatihan ini, menjadi langkah awal menuju peningkatan kesadaran akan pentingnya kesiapan, dalam pertolobgan di perairan. Semoga setelah mengikuti pelatihan ini, peserta akan menjadi agen perubahan yang mempu menyebarkan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh kepada masyarakat luas, sehingga keselamatan di perairan dapat menjadi prioritas bersama, “jelas Hery Jon.

Kami percaya bahwa dengan pengetahuan dan keterampilan yang tepat, para peserta akan menjadi sumber daya yang berharga dalam upaya menyelamtakan dan melindungi kehidupan masyarakat, “tutup Ataf Ahli Mengakhiri sambutan Pj. Bupati.  (SS)

Related Post

Musda Ke-V Majelis Ulama Indonesia(MUI) Barut

Posted by - 2 December 2019 0
Barito Utara, Gempurnews.com-Musyawarah Daerah ke-V Majelis Ulama Indonesia(MUI)Kabupaten Barito Utara, telah dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sugianto Panala Putra,SH,…