Bondowoso Gempurnews – Acara halal bihalan Pemkab Bondowoso dilaksanakan di Pendopo Raden Bagus Assra yang dihadiri segenap jajaran pemkab Bondowoso.
Dalam acara tersebut di hadiri oleh pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iya Sukorejo, KHR Azaim Ibrahimi yang memberi tausiah dan wejangan.
Lebih lanjut usai halal bihalal selesai, Kyai Azaim mengatakan ke pada awak media, ada beberapa hal yang patut diperhatikan.
Salah satunya beliau mengutip salah satu ayat Al Quran yang artinya usai dari suatu kebaikan harus melanjutkan kebaikan
lainnya.
Artinya dalam momentum usai ramadhan yang merupakan bulan luar biasa harus berlanjut.
Kemudian makna idulfitri ( kembali ke fitrah artinya kembali ke suci) setelah Rhomadan dan di akhiri dengan idulfiri semua kehilafan dan kesalahan harus di hilangkan dan di ganti dengan amal yang baik,atau tellasan dalam bahasa jawa, harus tellas yang artinya habis segala dosa dan keburukannya.
Ponpes Sukorejo merupakan salah satu ponpes besar, seringkali dikaitkan dengan rekomendasi kontestasi kepala daerah.
Kyai Azaim pun buka suara terkait desas desus sosok calon kepala daerah Bondowoso yang disebut mendapatkan rekomendasi,dalam hal ini beliau membantah tidak ada kata rekomindasi kepada kandidat pasangan calon bupati atau wakil bupati Bondowoso” Pukasnya”.
Beliau mengatakan bahwa semua bermusyawarah bersama dan tiada yang menjadi dominasi.
Karena dalam hal tersebut kata kyai Azaim, kebersamaan merupakan sesuatu yang jauh lebih baik dan sangat diharapkan” Imbuhnya”.( ARI).






