BARITO UTARA- Persatuan Guru Republik Indonesia ( PGRI) Kabupaten Barito Utara, menggelar Konfrensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tahun 2024, kegiatan ini telah dilangsungkan bertempat di Aula Kantor Bappedalitbang Barito Utara, Senin (6/5/2024).
Turut hadir pada kegiatan Konfrensi kerja Kabupaten PGRI tersebut, Penjabat (Pj). Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis, Sekdis Pendidikan Barito Utara, Ketua PGRI Barito Utara, Kepala BKPSDM, Kepala Kemenag Barut, Camat Se- Barut, Korwil Bidang pendidikan Se- Barito Utara, Ketua MKKS SMK, SMA, SLB, SMP. Ketua KKS SD Teweh Tengah, Ketua KKS TK, PAUD Teweh Tengah serta seluruh peserta yang mengikuti Konfrensi, anggota PGRI Barut.

Ketua panitia pelaksana penyelenggara kegiatan Konfrensi kerja Kabupaten (Konkerkab) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Barito Utara tahun 2024. Yayu Murniawan, S. Pd.I. M. Pd dalam laporannya mengatakan kegiatan ini adalah “Konfrensi kerja Kabupaten PGRI Kabupaten Barito Utara.
“Dikatakan ketua panitia kegiatan Konfrensi kerja Kabupaten ini berdasarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga PGRI, surat keputusan pengurus Kabupaten Barito Utara hasil rapat pembentukañ panitia pelaksana Konfrensi.
Kegiatan konfrensi ini, terdiri dari 3 sesi. Pertama sesi pembukaan Konfrensi kerja, selanjutnya paparan dari Dinas Pendidikan dan BKPSDM Barito Utara konfrensi kerja Kabupaten PGRI Barito Utara tahun 2024 dan Penutup, “katanya.
Kegiatan konfrensi kerja Kabupaten PGRI, telah diikuti peserta dari perwakilan pengurus Kecamatan sebanayak 5 orang, perwakilan pengurus Badan yang dibawah PGRI masing -masing 2 orang, seperti APKS PGRI, SLCC PGRI, LKBH PGRI, DKGI PGRI, YPLP PGRI, “sebut Yayu Murniawan.
Pelaksanaan kegiatan ini selama 1 hari kerjà yaitu pada hari senin tanggal 6 Mei 2024, dan kegiatan ini terlaksana dengan dana bersumber dari dana iuran anggota PGRI Barito Utara serta bantuan dari Pemda Barito Utara, “jelasnya.
Ketua PGRI Kabupaten Barito Utara, Maslan, S. Pd. I dalam sambutannya, mengatakan bahwa Tema konfrensi kerja tahun ini, adalah “Sinergi PGRI dalam mengembangkan pendidikan dengan pemerintah Barito Utara “Selaras dengan tema tersebut kami menyadari banayak capaian yang diraih oleh pemerintah Barito Utara, dalam mengembangkan pendidikan, oleh Pemkab Barito Utara dalam mengembangkan pendidikan.
Ketua PGRI Barut, mengatakan oleh karena itu pada konfrensi kerja ini kami berusaha merumuskan program kerja, yang mendukung kebijakan pemerintah Barito Utara, di bidang pendidikan baik terkait program (seperti Sekolah penggerak, guru penggerak dan pengajar praktek), sumber daya manusia (penerimaan P3K, pengembabgan karier guru, pengangkatan guru sebagai kepala sekolàh dan pengawas Wibinar),kurikulum (Merdeka) maupun sarana dan praserana.
“Dikatakannya, pada kesempatan ini juga kami atas nama pengurus Kabupaten dan Kecamatan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah masa priode tahun (2013- 2018 dan sampai priode tahun 2018- 2023) dan dilanjutan oleh Penjabat (Pj). Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis yang telah mendukung penuh keberaďaan PGRI sebagai sebuah organisasi profesi, seperti dengan adanya bantuan kepada PGRI Barito Utara maupun Kecamatan.
Kami berharap kepadanya kebijakan seperti ini, harus tetap berlanjut dan PGRI berkomitmen untuk selalu bersinergi secara positif dengan pemkab Barito Utara.
Kata Maslan, pada kesèmpatan yang baik ini pula, kami sampaikan terkait program kerja PGRI yang telah dilaksanakan, yaitu sudah cukup banyak sekolah penggerak, guru penggerak dan pengajar praktek yang berlatar belakang PGRI. Melalui badan organisasi seperti SLCC dan APKS sebagai penyelenggara Wibinar secara Nasional yang diikuti peserta berasal dari hampir seluruh wilayah Indonesia.
Pada peringatan hari besar nasional PGRI juga dilibatkan oleh Dinas Pendidikan Barito Utara, juga mengikuti kegiatan PGRI yang berskala nasional seperti kongres PGRI Barito Utara Priode kepengurusan saat ini, pada akhir tahun 2023 telah melunasi hutang iuran ke pengurusan PGRI Provinsi Kalteng, “ungkap Ketua PGRI.
Selanjutnya, kegiatan PGRI Barito Utara dan PGRI Kecamatan insyaa Allah akan terus kita tingkatkan dan kita lànjutkan demi kemajuan pendidikan di Barito Utara. Kepada sekuruh anggota PGŔI dimanapun saudara berada bertugas di wilayah Barito Utara, terus semangat dan tetap jaga soliditas dan solidaritas guru dalam membesarkan marwàh PGRI sebagai organisasi profesi, “jelas Ketua PGRI Maslan.
Penjabat (Pj). Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kami mengajak para guru dan tenaga kependidikan untuk mengamalkan jati diri PGRI, melaksanakan kode etik guru dan selalu meningkatkan komitmen dan profesionalme dengan memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik dan masyarakat.
Pada kesempatan juga Pj. Bupati Barito Utara, mengatakan ini perlu kami sempaikan bebebapa hal, terkait dengan peran pemerintah Barito Utara baik sewaktu bapak. H. Nadalsyah menjabat sebagai Bupati Barito Utara dan saat ini oleh kami selaku Pj. Bupati, bahwa Barito Utara memperoleh banyak capaian di bidang pendidikan
“Dikatakannya Index pembangunan manusia sejak tahun 2021 hingga tahun 2023 menunjukan peningkatan bertahap kearah yang lebih baik. Sudah banayak sekolah bersetatus sekolah penggerak, guru penggerak dan pengajar prektek dari jenjang TK- PAU, SD, SMP hingga SMA, hal ini menunjukan kemampuan Barito Utara dalam mengembangkan dan meningkatkan pembangunan di bidang pendidikan
Pemerintah Kabupaten Barito Utara, telah menerima piagam penghargaan dari Mendikbud ristek RI atas upaya untuk melestarikan dan merevitalisasi bahasa daerah, yakni(Bahasa Dayak Bakumpai, Dayak Maayan, Dayak Tewoyan dan Dayak Dusun Malang pemerintah Barito Utara, juga sudah mengangkat guru P3K untuk menjawab kebutuhan guru. Pembangunan sarana dan praserana sekolah dari jenjang TK- PAUD, SD dan SMP masih terus berjalan, sedangkan untuk TPP bagi guru masih terus diadakan di tahun 2024 ini, “jelas Pj. Bupati Muhlis.
Lanjut Muhlis, selain capaian tersebut di atas, kami menyadari masih cukup banyak tantangan di bidang pendidikan seperti aksesibilitas (Kondisi Geografis) beberapa wilayah di Barito Utara, kualitas pendidikan masih belum merata, teknologi informasi untuk mendukung pendidikan masih harus terus ditingkatkan, dan pendidikan inklusi teknologi informasi untuk mendukung pendidikan masih harus terus ditingkatakn, dan pendidikan bagi siswa yang berkebutuhan khusus juga harus lebih merata.
Oleh karena itu kami mengharapkan PGRI sebagai sebuah organisasi sesuai tingkatannya tetap berkomitmen untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mengembangkan pendidikaan di Barito Utar, tutup Pj. Bupati Barito Utara, mengakhiri sambutannya. (SS)






