
Gugatan Bertajuk”Indonesia Gelap” Gelar Aksi di Depan DPRD Jatim
SURABAYA – Mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Jatim Menggugat bertajuk “Indonesia Gelap” melakukan aksi di depan gedung DPRD Jatim, Senin (17/2/2025).
Dalam aksinya, massa membawa bendera, poster, spanduk dan keranda. Massa aksi tersebut menolak revisi UU Pilkada yang dilakukan Badan Legislatif (Baleg) DPR RI. Kemudian secara bergantian menyuarakan aspirasinya.

Hendra Prayogi, Presiden GMNI Jawa Timur mengatakan aksi turun ke jalan ini bentuk kecemasan generasi muda dan kemarahan publik.
“Ini bentuk kemarahan publik. Ini bukan soal RUU Pilkada saja. Tapi dari mulai dari perpanjangan masa jabatan presiden, putusan MK nomer 90 yang memuluskan Gibran. Dan inilah puncak dari kemarahan publik,” tegasnya, dikutip dari portaljtv.com.
Hendra menambahkan mahasiswa mengecam para politikus di DPR RI yang berupaya menggagalkan putusan MK nomer 60 dan 70. Untuk itu, mahasiswa meminta KPU RI untuk segera menerbitkan PKPU.
“Kami mendukung KPU segera mengeluarkan PKPU agar kondisi lebih kondusif. KPU tidak perlu takut. Kami bersama KPU,” ujarnya.
Hendra mempertanyakan komitmen partai yang diam dan merasa tersandera. Hendra memastikan akan terus melakukan aksi hingga Presiden Joko Widodo berhenti memporak-porandakan Indonesia.
Aksi mahasiswa dan elemen masyarakat ini mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Sebanyak 1.600 personel gabungan dari Polda Jatim, Polrestabes Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. (red)









