HomeJawa TimurBertema: Sehat Tubuh, Sehat Bumi. Bidang kesaksian Tim Kerja Gender dan Pemberdayaan...

Bertema: Sehat Tubuh, Sehat Bumi. Bidang kesaksian Tim Kerja Gender dan Pemberdayaan Perempuan Gereja Katolik HTSPM Sempusari Jember, bersama Listika Mei Linasari, gelar Pelatihan Pembuatan Minuman Fermentasi serta Praktik memanen dan menggunakan Eco Enzyme

Jember, GempurNews – Minggu, 01/02/2026 bertempat di Aula Paroki Sempusari Gereja HTSPM, bidang Kesaksian Tim Kerja Gender dan Pemberdayaan Perempuan Gereja Katolik HTSPM Sempusari Jember bersama Listika Mei Linasari, gelar Pelatihan Pembuatan Minuman Fermentasi serta Praktik memanen dan menggunakan Eco Enzyme.
Kegiatan tersebut terbuka untuk umum dan tidak dipungut beaya, dihadiri 71Peserta. Romo Emil panggilan akrab, selaku Pastor Paroki sangat mengapreasi kegiatan tersebut, dikatakan dalam sambutannya, ” selain menjaga tubuh agar tetap sehat, kita juga harus menjaga Bumi, “siapa lagi kalau bukan kita.
Selanjutnya di tempat yang sama, Listika Mei Linasari (Eco Enzyme Nusantara Kabupaten Jember) selaku pembicara. dalam giat tersebut Listika memberikan cara membuat minuman Fermentasi, menjaga daya tahan tubuh agar tetap bugar.
Bahan dan alat yang perlu disiapkan :
1liter air, 1-3 sendok teh (hitam atau hijau, tanpa aroma atau tanpa minyak), 50 sampai 100 gram gula pasir putih (otganik atau non organik),
1 buah SCOBY dan 100 sampai 200 mili liter teh starter (cairan kombucha lama), toples kaca besar (fermentor), kain kasa atau serbet bersih dan karet gelang.
Langkah-langkah Pembuatan :
Seduh teh manis: rebus air hingga mendidih, masukkan teh dalam saringan lalu tuang air untuk menyeduh teh, setelah itu tuang gula lalu aduk dan tutup hingga dingin, biarkan teh manis mendingin hingga suhu ruang (penting agar tidak membunuh SCOBY)
Inokulasi: Tuang teh manis ke toples kaca, masukkan SCOBY dan air starter.
Fermentasi: Tutup toples dengan kain kasa yang diikat karet agar udara tetap masuk namun terlindung dari debu dan serangga.
Simpan: letakkan toples ditempat sejuk, gelap, dan sirkulasi udara baik selama 7 sampai 14 hari.
Panen: setelah mencapai rasa asam manis yang diinginkan, angkat SCOBY dan simpan teh kombucha di kulkas.
Tips Sukses: Pastikan semua alat bersih dan kering ( gunakan wadah kaca ) jangan gunakan gula buatan: ragi butuh gula pasir untuk Fermentasi, waktu fermentasi lebih lama dan menghasilkan rasa lebih asam.

Tepache adalah minuman fermentasi tradisional Meksiko yang menyegarkan bersoda alami, dan kaya probiotik dibuat dari kulit dan inti nanas yang di fermentasi dengan gula aren atau gula merah dan rempah-rempah (kayu manis atau cengkeh) selama 2 hingga 3 hari. Berbahan dasar limbah organik, minuman ini kaya Enzyme pencernaan, rendah alkohol, dan memberikan rasa manis asam.
Berikut adalah poin penting mengenai tepache:
Kesehatan: Probiotik alami dalam tepache membantu menyehatkan usus, melancarkan pencernaan, dan meningkatkan imun.
Cara Pembuatan : kulit nanas disikat lalu direndam air Eco Enzyme selama 5 sampai 10 menit lalu bilas buat larutan gula merah organik dan rempah (cengkeh atau kayu manis, kapulaga) dalam toples kaca, lalu didiamkan di suhu ruang selama 2 sampai 3 hari hingga muncul buih putih, menandakan fermentasi berhasil.
Rasa dan Aroma: Memiliki rasa asam- manis segar dengan aroma rempah, paling enak dinikmati dingin atau dengan es batu.
Penyimpanan: Setelah fermentasi selesai, saring tepache dan simpan di kulkas.
Ketahanan di kulkas sekitar 1 minggu, dan di suhu ruangan maksimal 3 hari dari pembuatan, karena jika terlalu lama akan berubah menjadi cuka.
Tips: Hindari menutup toples terlalu rapat (bisa menggunakan kain kasa) agar ada sirkulasi udara selama proses fermentasi.
Minuman ini merupakan alternatif sehat dan ramah lingkungan karena memanfaatkan limbah kulit nanas.

Lili Herawati dalam acara tersebut juga mempraktikan bagaimana cara memanen Eco Enzyme, bahan hasil fermentasi limbah organik yang sudah berproses selama tiga bulan lalu disaring, manfaatnya sangat luas, mulai dari pembersih rumah tangga alami, pupuk organik cair dan pestisida alami untuk pertanian, hingga membantu mengurangi sampah organik serta penjernihan air.(son)

Advertisement
RELATED ARTICLES

Most Popular