HomeJawa TimurPasuruanDi Balik Bagi-Bagi Takjil, LSM Penjara Jatim Bangkit dari Keterpurukan Komunikasi

Di Balik Bagi-Bagi Takjil, LSM Penjara Jatim Bangkit dari Keterpurukan Komunikasi

PASURUAN – Di tengah berkah bulan suci Ramadan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penjara Indonesia Jawa Timur menggelar aksi berbagi takjil yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) di Kabupaten Pasuruan. Momen ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi internal organisasi.

Ketua DPD LSM Penjara Indonesia Jawa Timur, Zainul Abidin, mengapresiasi kehadiran perwakilan pengurus DPC se-Jawa Timur. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan soliditas organisasi.

“Ini luar biasa! Kehadiran saudara-saudara sekalian adalah bukti bahwa api perjuangan kita tak pernah padam. Kegiatan berbagi takjil ini menjadi momentum untuk merekatkan kembali tulang punggung organisasi,” ujar Zainul.

Advertisement

Dalam rakor yang digelar, para pengurus mengakui adanya persoalan komunikasi internal yang selama ini menyebabkan perbedaan persepsi. Zainul menegaskan, forum sepakat melakukan pembenahan menyeluruh.

“Kita akui selama ini komunikasi kurang optimal. Hari ini kita sepakat untuk menertibkan kepengurusan di masing-masing DPC dan membangun komunikasi yang lebih baik ke depan,” tegasnya.

Ketua DPC Kabupaten Pasuruan, Abdul Muin, menyambut positif langkah tersebut. Ia menyebut momentum Ramadan menjadi waktu tepat untuk membersihkan hati dan niat dalam berorganisasi.

“Ini bukan sekadar rapat biasa. Di bulan penuh ampunan ini, kita bersihkan hati dan niat. Saya pastikan DPC Pasuruan menjadi garda terdepan dalam eksekusi komitmen ini. Kita buktikan LSM Penjara hadir dengan wajah baru yang lebih solid,” ujar Abdul Muin.

Ramadan tahun ini menjadi saksi kebangkitan LSM Penjara Indonesia Jawa Timur, dari organisasi yang sempat terombang-ambing perbedaan, menuju kekuatan sosial yang siap berkontribusi nyata bagi masyarakat. (Red)

RELATED ARTICLES

Most Popular