Jakarta , Gempur News.
— Kepala Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Hendrik Dwi Martono, tampil sebagai salah satu narasumber dalam forum internasional kerja sama Indonesia–China yang digelar di Hotel Mulia Senayan pada 28 April 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Hendrik yang merupakan alumni program Benchmarking 3 Go To China 2023 memaparkan materi bertajuk “Potensi Desa Teraktifasi: Lompatan Purwosono Pasca Benchmarking ke China Tahun 2023.” Ia menjelaskan berbagai perubahan signifikan yang terjadi di Desa Purwosono setelah mengadopsi sejumlah praktik pembangunan desa berbasis inovasi dari China.
Menurutnya, pengalaman benchmarking menjadi titik balik dalam mendorong percepatan pembangunan desa, mulai dari penguatan ekonomi lokal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga optimalisasi potensi desa berbasis kearifan lokal.
Forum internasional ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya perwakilan Kedutaan Besar China, Ketua MPR RI, Menteri Transmigrasi, serta sejumlah kementerian seperti Kementerian Desa. Selain itu, hadir pula para kepala daerah dari luar Pulau Jawa, termasuk perwakilan dari Kabupaten Mesuji, Lampung, serta kalangan akademisi dari berbagai universitas.
Dalam pemaparannya, Hendrik juga tidak lupa memperkenalkan potensi wisata unggulan Kabupaten Lumajang kepada para peserta internasional, khususnya destinasi Air Terjun Tumpak Sewu yang dikenal sebagai “Niagara-nya Lumajang”. Ia menyampaikan apresiasi kepada wisatawan mancanegara, termasuk dari China, yang telah berkunjung dan turut mempromosikan keindahan alam daerah tersebut.
“Momentum ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa desa memiliki potensi besar jika dikelola dengan inovasi dan kolaborasi global,” ujarnya.
Kehadiran Hendrik dalam forum ini menjadi bukti bahwa desa mampu tampil di panggung internasional, sekaligus memperkuat posisi Lumajang sebagai daerah dengan potensi pembangunan dan pariwisata yang menjanjikan.( Joe).
