Atap Bangunan Sekolah Ambruk, Dua Nyawa Melayang Belasan Luka

435 0

 

Pasuruan, gempurnews.com- Hari ini terjadi peristiwa ambruknya atap bangunan gedung sekolah dasar yang menimpa murid yang lagi belajar di sekolah dasar negeri jalan kH sepuh kelurahan gentong kecamatan gading rejo kota pasuruan 5/11/2019

Seperti biasanya sebelum terjadinya bangunan ambruk para murid beraktifitas seperti biasanya tak tanpa ada tanda tanda sebelumnya, disangka bangunan yang di tempati kelas 11a,11b,Va Vb bakal ambruk. Hal ini tentu menjadikan duka yang mendalam bagi dunia pendidikan. Pemerintah telah menggelontorkan dana yang cukup besar untuk sarana dan prasarana pendidikan.

Dan muncul berbagai isu dan penafsiran yang negatif, mengingat bangunan tersebut masih baru di rehab tahun 2017 ..

Di duga atap yang memakai galfalom di duga tidak standard dan tidak memenuhi spesifikasinya, sehingga tidak kuat menahan berat beban genting sehingga sampai terjadi ambruk.

Dalam kejadian ini mengakibatkan 11 korban luka luka, serta 2 orang meninggal yaitu satu siswa dan satu guru

Di antara para korban. Zidan, umur , 8 tahun alamat Gentong,
Wildalmul, umur 11 tahun alamat gentong, Abdul muktim, umur 11 tahun alamat Gentong, Hilda Salsa, Umur 11 tahun alamat Gentong, Alisah , umur 7 tahun alamat Gentong, Kina, umur 8 tahun alamat Wirogunan,
Irza Almira, umur 8 tahun alamat gentong meninggal dunia.

Serta Akbar, umur 8 tahun alamat Gentong, Siti Rohmania, umur 8 tahun alamat Gentong, Aisyah, umur 8 tahun alamat Karya Bakti, Ahmad Gerhana, umur 8 tahun alamat Gentong, kemudian , Zahra salsabilla, umur 9 tahun alamat Gentong dan terakhir Sevina arsy wijaya , 19 th seorang pengajar alamat, Kelurahan mandaran rejo kota pasuruan yang meninggal dunia.

Kasus ini sudah ditangani pihak Polres Pasuruan kota. Saat ini polisi terus melakukan penyeledikan dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Kepada wartawan, Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Agus Sudaryatno mengatakan, pihaknya telah melakukan penyelidikan dan akan melibatkn tim Labfor Polda Jatim.

Dugaan sementara ambruknya atap yang menelan korban jiwa itu akibat kontrusksi yang tidak sesuai.

Kita masih melakukan penyelidikan, dugaan sementara kontruksi tidak sesuai, “ujar Kapolres.

Atap yang ambruk saat berlangsung giat belajar mengajar itu tentu saja mengerucut pada dugaan proyeknya yang bobrok. Diduga proyek 2017 itu banyak dikorup sehinga kualitasnya jadi buruk.(arie)

Related Post