LUMAJANG — Agar bisa menuju zona hijau, Pemkab Lumajang bersama TNI dan Polri akan melakukan razia kedisiplinan penggunaan masker.
“Razia pendisiplinan penggunaan masker akan dilakukan tim gabungan Pemkab, TNI dan Polri,” ujar Thoriqul Haq, Bupati Kabupaten Lumajang, Senin (08/06/2020).
Thoriq menjelaskan, razia dilakukan agar masyarakat disiplin. Dirinya berharap masyarakat sadar memakai masker merupakan kebutuhan, bukan karena takut ada petugas.
Thoriq berkeinginan, Lumajang yang saat ini sudah di zona kuning agar masyarakat bisa mempertahankan untuk menuju zona hijau.
“Kita ingin zona kuning ini bertahan dan menuju zona hijau. Insyaallah, jika masyarakat disiplin,” harapnya.
Tim gabungan yang terdiri dari Pemkab, Polri, Bataliyon 527, Kodim 0821rencananya akan melakukan razia secara menyeluruh.
Soal sanksi bagi pelanggar tidak memakai masker, tim gabungan meminta agar yang bersangkutan tetap membeli masker yang sudah banyak berjualan di pinggir-pinggir jalan, atau diminta untuk kembali.
Lebih lanjut Thoriq menambahkan, “Ini bukan soal penindakan sifatnya memberi denda, tapi sifatnya memberi rasa disiplin bersama. Bagi yang tidak pakai masker kami minta untuk kembali,” paparnya.
Pada kesempatan yang sama, Letkol Inf. Ahmad Fauzi SE menegaskan bahwa operasi pendisiplinan akan banyak dilakukan di tempat tempat banyak bertemunya orang, seperti di pasar tradisional dan objek-objek wisata lainnya.
“Di pasar banyak bertemunya pedagang dan pembeli yang masih minim kesadaran,” terangnya. “Sedangkan di tempat tempat pariwisata juga banyak orang yang datang, meskipun saat ini objek-objek wisata tersebut masih ditutup. Pusat pertokon pun juga akan kita razia,” pungkasnya.(tim/red)
