Jombang — Warga Dusun Kedungurip Desa Brudu, Kecamatan Sumobito Jombang, mengeluhkan adanya aliran limbah dari pabrik tahu yang langsung di buang ke sungai yang berada dekat perkampungan.
Hal itu sudah berlangsung beberapa tahun, dan yang paling dirasakan warga, ketika volume aliran air disungai sangat kecil, bau tidak sedap sangat dirasakan warga sekitar.
Salah satu warga setempat, Sarji, menyampaikan jika warga sering mengeluhkan dengan adanya limbah, warga merasa sesak nafas karena baunya limbah yang sangat menyengat, dan juga air sumur di sekitar pabrikpun tercemar dengan bau dan menjadi berbusa.
Sarji menambahkan jika warga sekitar pernah dijanjikan dapat kompensasi bagi masyarakat yang berdampak limbah Pabrik, tetapi sampai saat ini warga belum mendapatkan kompensasi yang dijanjikan tersebut.
Ahmad Efendi, Kepala Desa Brudu, ketika di konfirmasi tentang keluhan warganya menanggapi dengan ringan dan menyampaikan jika pabrik tahu yang ada di desanya sudah memiliki ijin.
Sementara sampai berita ini ditayangkan, Dinas lingkungan hidup dan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang belum barhasil di konfirmasi dengan adanya limbah tersebut.(Red)
