HomeNusantaraKalimantanAnggota Komisi VII DPR RI Reses, di DPRD Barut

Anggota Komisi VII DPR RI Reses, di DPRD Barut

BARITO UTARA- Aggota Komisi VII (tujuh) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), DR. Ir. Willy M. Yosefh, MM Reses (Kunjungan kerja) di Kabupaten Barito Utara, untuk melangsungkan  Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan PT. Pertamina, di ruang rapat Paripurna gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barito Utara, Selasa (8/8/2023).

Kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi VII itu, diterima oleh Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, H. Tajeri, SH. MH dan Wakil Ketua I, Parmana Setuawan,ST, Wakil Ketua II, Sastra Jaya dan lima anggota Komisi III lainnya.

RDP yang dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Barut, Sastra Jaya dihadiri oleh pihak Eksekutif Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Sekda Barito Utara, Camat Lahei, Camat Lahei Barat, Waka Polres Barut, Dandim 1013 Muara Teweh, Perwakilan PT. Pertamina, Sales Area Manager Retail Kalteng, Mewakili PT. PLN Manager UP2K Kalteng. 

Advertisement

Reses anggota DPR RI Komisi VII itu, yakni untuk medengar pendapat, dan pertanyaan serta penjelasan- penjelasan dari para pihak antara PT. PLN dan PT. Pertamina dan DPRD Barut, mengenai pembangunan listrik Desa,  pendustribusian BBM dan Gas LPG 3 Kilogram warna melon, di wilayah Kabupaten Barito Utara. 

Berdasarkan hasil RDP  pada Notulen rapat, anggota Komisi III DPRD Barito Utara bersama anggota Komisi VII DPR RI, dengan para pihak menghasilkan kesimpulan bahwa PT. Pertamina mendukung adanya pasar penyeimbang LPG 3 Kilogram warna melon dengan HET yang ditentukan (Rp. 21. 000- Rp. 27. 000), perlu kerjasama antara PT. Pertamina , Pemkab Barito Utara dan Aparat penegak hukum berkoordinasi agar distribusi gas 3 Kg wana melon lancar dan terjual, kepada masyarakat sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan setelah itu, bagi agen maupun pangkalan yang tidak mematuhi, maka pihak PT. Pertamina dan penegak hukum akan memberi sanksi tegas dan jelas.

Kemudian selanjutnya, bahwa tahun 2023 PT. PLN melakukan sambungan jaringan listrik di sembilan desa di Barito Utara, sisanya akan dilakukan di tahun 2024- 2025. Begitu pula dengan penambahan,  Agen dan Pangkalan LPG sesegera mungkin.

Untuk mendukung pasokan listrik di desa Lemo, dalam jangka pendek akan memperbaiki jaringan yang ada dan dalam jangka, panjang akan dibangun jaringan baru dan diperlukan perijinan penggunaan jembatan.

Akan dilakukan pekerjaan jaringan listrik dan diharapkan dukungan Pemda Barito Utara, dalam infrastruktur jalan dan jembatan, agar di Kelurahan Montallat I Tumpung Laung I dan II akan segera dilakukan pekerjaan jaringan listrik, untuk melakukan grade ke ULP Tumpung Laung.

Dalam kesimpulan RDP itu juga, Anggota DPR RI Komisi VII akan memfasilitasi program jaringan Gas di Kamenterian ESDM untuk Kabupaten Barito Utara.  (SS)

RELATED ARTICLES

Most Popular