
HKTI Lumajang Pecah ada apa?
HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) didirikan pada 27 April 1973 di Jakarta melalui penyatuan 14 (empat belas) organisasi penghasil pertanian utama.
Dalam perkembangan organisasi Kepengurusan HKTI pecah menjadi 2 (dua) dengan logo yang berbeda yakni, Kepengurusan HKTI hasil MUNAS Ke- 7 di bawah Kepemimpinan Ketua Umum Jendral Purn. Moeldoko yang mendapatkan pengakuan dan pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia dengan Nomor: AHU- 0000056.AH.01.08 tahun 2018 AHU-14 . AH. tertanggal 18 Januari 2018
dan HKTI kubu Fadli zon legal standingnya adalah Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Kesbangpol Depdagri.
Di Jawa Timur untuk HKTI kubu Moeldoko Ony Anwar Harsono resmi dilantik sebagai Dewan Pengurus Daerah (DPD) HKTI Provinsi Jawa Timur periode tahun 2021-2026 oleh Ketua Umum HKTI Dr. Moeldoko di Ambhara Hotel, Kebayoran Baru, Jakarta tanggal 08/Nopember 2021.
Sedang untuk kubu Fadli zon DPD HKTI Jawa Timur dilantik Arum Sabil sebagai Ketua HKTI Jawa Timur periode 2024-2029 beserta jajaran pengurusnya di Hotel Vasa Surabaya, tanggal 2 Oktober 2024. Dalam susunan pengurus HKTI Jatim 2024-2029.
Kepengurusan DPC HKTI Lumajang kubu Moeldoko dilantik Iskhak Subagio, SE sebagai ketua DPC bertempat di Grahadi tanggal 23 maret 2022 dilantik DPC HKTI untuk masa Bhakti 2022-2027, sedangkan untuk Kubu Fadli zon Di Kabupaten Lumajang dilantik M.Jamaludin sebagai Ketua DPC bertempat di Pendopo Arya Wiraradja tanggal 25 Mei 2025 oleh Ketua DPD Jawa Timur (Arum Sabil) untuk periode tahun 2025-2030, papar Iskhak Subagio saat diwawancarai oleh media ini disela kegiatan panen raya jagung serentak kwartal II Bersama Presiden Republik Indonesia melalui zoom meating bertempat di lahan dusun Krajan Desa Sentul Kecamatan Sumbersuko.
Kegiatan hari ini digelar oleh Polres Lumajang kita (HKTI moeldoko( hanya mempersiapkan lahan dan petaninya, karena sejak awal Polres Lumajang mengawal komoditas jagung kita aktif bersinergi.
Sebagai penutup Iskhak yang juga kader Gerindra dan di pemilu kemarin maju sebagai calon Legislatif DPR-RI Lumajang ini berpesan agar para petani tidak usah resah dan bingung, fakta dinamika organisasi memang begitu, petani bebas memilih untuk didampingi oleh HKTI yang mana, dan sampai saat ini secara legal kami masih menjabat hingga Musyawarah Daerah (MUSDA) tahun 2027, intinya kami tetap bekerja untuk mensejahterakan petani dengan menjalin kerjasama aktif dengan Pemerintah Daerah, Propinsi ataupun Pusat termasuk TNI dan POLRI, jika kami harus berteriak berarti memang ada yang tidak pas tambahnya (Manda ER)









