BARITO UTARA- Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kakimantan Tengah (Kalteng) menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional taun 2025 yang dilangsungkan bertempat pada halaman Kantor Pemerintah Daerah, Senin (10/11/2025) kemaren.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST. MT, Komandan Upacara dari anggota Kodim 1013 Muara Teweh, Letda Inf. Apri Wijananto, sedangakan perwira Upacara dilaksanakan oleh Letda Inf. Toni
Upacara Hari Pahlawan tingkat Kabupaten Barito Utara kemaren pagi berlangsung meriah dan dihadiri oleh Wakil Bupati, Felix Sonadie Y. Tingan, A. Md, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda Kepal Perangkat daerah, anggota DPRD Barito Utara, ASN, TNI-Polri bewerta jajarannya, pelajar serta organisasi kemasyarakatan.
Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, dalam amanatnya yang dibacakan melalui Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST. MT menyampaikan pesan mendalam tentang makna perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa, mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menundukkan kepala penuh hormat mengenang jasa para pahlawan, yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa.
Para pahlawan bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini. Mereka berjuang bukan untuk diri sendiri, melainkan untuk masa depan bangsa yang bahkan belum mereka kenal yaitu kita semua,” ujar Bupati H. Shalahuddin membacakan pesan Mensos.
Menteri Sosial menekankan tiga nilai utama yang dapat diteladani dari para pahlawan, yakni kesabaran dalam perjuangan, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, serta pandangan jauh ke depan dalam membangun negeri.
Kemerdekaan tidak jatuh dari langit. la lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, dan keikhlasan. Para pahlawan mengajarkan bahwa kehormatan sejati bukan pada jabatan, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan,” lanjutnya.
Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa perjuangan masa kini tidak lagi dilakukan dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian, tanpa menghilangkan semangat membela kebenaran dan keadilan sosial.
“Semangat perjuangan inilah yang terus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, mulai dari memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, hingga membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya,” ucap Shalahuddin saat menyampaikan pesan Mensos RI. (SS)
