HomeNusantaraKalimantan20 Kendaraan Berknalpot  Brong di Muara Teweh, Diamankàn Satlantas Polres Barito Utara

20 Kendaraan Berknalpot  Brong di Muara Teweh, Diamankàn Satlantas Polres Barito Utara

BARITO UTARA- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polisi Resor (Polres) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan kegiatan patroli Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, (Kamtibmas) dalam rangka mengantisipasi balapan liar serta memantau arus lalu lintas di sejumlah titik rawan pelanggaran di wilayah Kota Muara Teweh, Sabtu (22/11/2025) malam 

Dalam pelaksanaan patroli, Satlantas Polres Barito Utara telah mendapati sejumlah kendaraan yang menggunakan knalpot, ( Brong) tidak sesuai spesifikasi diduga digunakan untuk aktivitas balapan liar, dan sebanyak 20 (Dua Pukuh) unit kendaraan berhasil diamankan dalam kegiatan ini.

Namun demikian, tindakan penegakan hukum dilakukan secara persuasif. Petugas tidak memberikan tilang, akan tetapi pengendara diberikan peringatan, edukasi serta diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi pelanggaran serupa.

Advertisement

Kapolres Barito Utara AKBP Singgih Febiyanto, S.H., S.I.K. melalui Kasubsipenmas Sihumas IPTU Novendra Warta Putra mengatakan bahwa penanganan kegiatan Patroli ini mengedepankan langkah preventif dan persuasif. 

“Dalam kegiatan Patroli yang dilaksanakan oleh Satlantas Polres Barito Utara, tidak langsung melakukan penindakan berupa tilang, namun memberikan peringatan, pembinaan serta meminta pengendara membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi pelanggaran. Pendekatan ini sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tetap tertib dan mematuhi aturan lalu lintas,” tegasnya.

Pengendara juga diwajibkan mengganti knalpot, dengan standar pabrikan serta melengkapi persyaratan teknis kendaraan lainnya seperti spion dan plat nomor. Setelah kendaraan memenuhi standar, pemilik diperbolehkan membawa kendaraannya kembali.

Melalui kegiatan ini, Polres Barito Utara berharap tumbuhnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, dan meminimalkan potensi kecelakaan lalu lintas serta gangguan kenyamanan publik. Selama kegiatan berlangsung, situasi secara umum aman, terkendali, dan kondusif.   (SS)

RELATED ARTICLES

Most Popular