LUMAJANG – Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan pemerintah daerah terus bersinergi dengan Pertamina untuk memastikan distribusi elpiji 3 kg berjalan tertib dan tepat sasaran. Tambahan pasokan yang digelontorkan menjadi penguat di lapangan, namun yang paling penting adalah memastikan penyalurannya tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat.
“Tambahan pasokan itu penguat di lapangan, tapi yang paling utama distribusinya harus tepat sasaran dan tidak menimbulkan kepanikan,” ujar Bupati Indah, Sabtu (12/4/2026).
Untuk menjaga keteraturan penyaluran elpiji bersubsidi, Pemkab Lumajang mengandalkan Surat Edaran Bupati Lumajang Nomor 500.10/1/427.14/2026 sebagai instrumen utama pengendalian distribusi. Dengan pengawasan bersama antara pemerintah daerah, Pertamina, aparat TNI-Polri, dan agen, diharapkan elpiji 3 kg benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak.
Bupati juga mengimbau masyarakat melakukan pembelian elpiji bersubsidi melalui pangkalan resmi. Dengan membeli di pangkalan resmi, warga memperoleh harga sesuai HET Rp18.000 serta jaminan kualitas dan kuantitas tabung.
“Kalau beli di pangkalan resmi, harganya sesuai HET Rp18.000 dan takarannya dijamin. Ini demi melindungi hak masyarakat kecil,” tegasnya.
Pemkab Lumajang meminta warga aktif melaporkan jika menemukan penjualan di atas HET maupun dugaan penimbunan, agar penindakan bisa dilakukan cepat dan distribusi elpiji 3 kg tetap stabil. (bm)
