HomeJawa TimurRS. Siti Khodijah Gelar Skiring KJB Di Pendopo Kabupaten Lumajang

RS. Siti Khodijah Gelar Skiring KJB Di Pendopo Kabupaten Lumajang

Hari sabtu, 23 Mei 2026 digelar acara bhakti sosial oleh Amal Usaha Muhamadiyah Kesehatan (AUM-KES) Rumah Sakit Siti Khodijah (RSSK) cabang sepanjang Sidoarjo bertempat di Pendopo Kabupaten Lumajang, sebanyak 41 pasien hadir dalam acara ini.
Kegiatan ini merupakan event tahunan yang diselenggarakan oleh RSSK yang kebetulan tahun ini ditempatkan di Kabupaten Lumajang.

Menggandeng Yayasan Adventure Makelar Surga (AMS) serta Komunitas Adventure Makelar Surga yang konsisten sejak 2017 konsisten mendampingi pasien Kelainan Jantung Bawaan (KJB) Di Kabupaten Lumajang, tercatat sebelum ini ada 264 pasien KJB yang didampingi komunitas ini.

Dalam sambutannya, Bupati Lumajang Ir. Hj I Indah Amperawati, Msi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dari Pemerintah Kabupaten Lumajang atas terpilihnya Kabupaten Lumajang sebagai Lokasi Kegiatan Bhakti Sosial (BAKSOS) Tahun ini, seperti data yang ada pasien KJB kita cukup banyak dan harus di mendapatkan perhatian serius, kedepannya harus banyak edukasi tentang KJB ini, Alhamdulillah kita punya asset komunitas AMS, yang rela blusukan ke desa-desa untuk membantu Pemkab mengedukasi bahkan mendampingi pasien KJB yang 70% adalah keluarga tidak mampu.
Hal yang sama disampaikan juga oleh wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, SH dalam sambutannya yang menitikberatkan sinergi dan kolaborasi antara Pemkab dengan komunitas dalam segala hal terutama di bidang kesehatan.
Di Lumajang tidak ada dokter spesialis jantung anak, hal ini membutuhkan tindak lanjut kedepannya.

Advertisement

Dr. dr. H. Muhammad Hamdan Sp.S (K) Direktur Holding AUMKES PCM Sepanjang menuturkan dari catatan RSSK pasien KJB asal Kabupaten Lumajang cukup banyak, hal inilah kami menempatkan kegiatan ini disini, kedepannya kita akan terus bersinergi dan berkolaborasi agar pasien KJB ini mendapakan pelayanan terbaik.

Dari hasil skrining hari ini didapatkan hampir 80% terdeteksi sebagai pasien KJB, kedepannya akan dilakukan tindakan survey ke rumah rumah hingga pendampingan pemeriksaan lanjutan pasien KJB ini untuk mendapatkan tindakan yang cepat dan tepat, tutur Dr. Niken Suyanti, SH, MM selaku ketua yayasan AMS, tugas lanjutan ini merupakan komitmen yang tetap kita jaga konsistensinya, kami meminta dukungan semua pihak, baik Pemkab, Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa, hal ini mutlak dilakukan agar tercapai kolaborasi yang prima (madaER)

RELATED ARTICLES

Most Popular