
Pemadaman 48 jam di Karimun, Aktivitas Ekonomi di Karimun Lumpuh.
Warga Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau digegerkan dengan pemadaman listrik total yang berlangsung selama 2 hari. Padamnya aliran listrik sejak Senin 20 Juli 2026 yang menyebabkan aktivitas masyarakat dan pelaku usaha lumpuh total.
Pemadaman terjadi di hampir seluruh wilayah Karimun, mulai dari Tanjungbalai, Tebing, hingga Meral. Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian kapan listrik akan kembali normal.
Salah satu Masyarakat Herison Tambunan ketika di minta tanggapannya terkait hal ini di Kedai kopi Golden jalan Jendral Ahmat Yani,Kec. Sungai Lakam mengatakan warga sangat terdampak. “Sudah 2 hari ini gelap total. Air susah, HP tidak bisa di-charge, usaha warung juga sepi. Kami minta PLN segera beri kepastian,” ujarnya. Selasa 21/Juli/2026.
Dampak pemadaman juga dirasakan instansi pemerintahan, sekolah, dan rumah sakit yang terpaksa menggunakan genset. Sementara pelaku UMKM seperti kuliner dan toko kelontong mengalami kerugian karena barang dagangan rusak.
Hingga malam ini warga masih berharap pihak terkait segera menormalkan listrik agar aktivitas kembali berjalan seperti biasa.
Pemerintah Kabupaten Karimun diharapkan dapat berkoordinasi dengan PLN untuk mempercepat penanganan dan memberikan kompensasi kepada warga terdampak.










