Home Blog Page 109

Peredaran Sabu Skala Besar Digagalkan, Satresnarkoba Polres OKI Amankan DuaPelaku

0

OKI, gempurnews.com –
Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Ogan Komering Ilir (OKI) kembali menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika.
Kali ini, aparat berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan barang bukti lebih dari satu kilogram di wilayah Kelurahan Tulung Selapan Ulu, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten OKI, pada Kamis (28/1/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua orang pria yang diduga kuat berperan sebagai bandar sekaligus penyalahguna narkotika. Kedua tersangka masing-masing berinisial D (40) dan H (38), yang diketahui merupakan warga setempat.
Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto, SH, SIK, MH dalam konferensi pers menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang diduga sebagai transaksi narkotika di wilayah Tulung Selapan. Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Satresnarkoba Polres OKI segera melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya berhasil mengamankan para tersangka beserta barang bukti.
“Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan narkotika jenis sabu seberat 1.060 gram yang dikemas dalam plastik bening dan disimpan di dalam bungkus teh berwarna merah bertuliskan Guanyinwang,” ujar Kapolres OKI.

Selain narkotika, polisi juga mengamankan dua unit telepon genggam yang digunakan para tersangka sebagai sarana komunikasi dan transaksi dalam menjalankan bisnis haram tersebut.

Lebih lanjut AKBP Eko Rubiyanto mengungkapkan, kedua tersangka menjalankan aksinya dengan cara bekerja sama dan bersepakat untuk mengedarkan narkotika jenis sabu. Modus operandi yang dilakukan adalah dengan menyimpan, menguasai, serta menjadi perantara dalam peredaran barang haram tersebut.

“Barang bukti sabu ini rencananya akan diedarkan kembali di wilayah Kecamatan Tulung Selapan dan sekitarnya. Ini merupakan bentuk kejahatan serius yang sangat meresahkan masyarakat,” tegasnya.
Kapolres OKI menambahkan, pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polres OKI dalam memerangi peredaran narkotika hingga ke pelosok desa. Ia juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian.

“Pengungkapan ini adalah hasil kerja keras anggota di lapangan yang didukung oleh peran aktif masyarakat. Dari barang bukti yang berhasil diamankan, kami memperkirakan sekitar 2.000 orang dapat diselamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” ungkap AKBP Eko Rubiyanto.
Ia menegaskan, Polres OKI tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi pelaku peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Penindakan tegas akan terus dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap generasi muda dan keamanan masyarakat.

“Narkotika adalah ancaman serius bagi masa depan bangsa. Tidak ada toleransi bagi siapa pun yang terlibat dalam peredaran gelap narkotika,” tegasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua tersangka mengakui perbuatannya dan berperan sebagai pihak yang menyimpan serta akan mengedarkan narkotika jenis sabu tersebut. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 609 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ancaman hukuman yang dikenakan tidak main-main, yakni pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun, serta denda maksimal hingga Rp2 miliar.
Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres OKI guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Polres OKI juga kembali mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi demi bersama-sama memberantas peredaran narkotika di Kabupaten Ogan Komering Ilir.

ALI IMRON

Polres Sumenep Amankan Tersangka Pengedar Sabu di Talango

0

SUMENEP – Satresnarkoba Polres Sumenep Polda Jatim bersama Polsek Talango berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu.

Pada Selasa tanggal 27 Januari 2026 pukul 03.00 WIB dini hari petugas melakukan penangkapan terhadap seorang pria berinisial AW (48), yang terbukti memiliki dan mengedarkan sabu.

Kasat Narkoba Polres Sumenep, AKP Anwar Subagyo menegaskan penangkapan ini merupakan langkah nyata Polres Sumenep Polda Jatim dalam memberantas peredaran Narkoba.

Ia mengatakan kasus ini terungkap berawal dari laporan masyarakat yang curiga dengan aktivitas tersangka di rumahnya di Dusun Jubluk Barat, Desa Gapurana, Kecamatan Talango.

Berdasarkan informasi tersebut, tim Satresnarkoba Polres Sumenep Polda Jatim melakukan penggerebekan dan berhasil menemukan barang bukti berupa sabu seberat 2 gram, alat hisap, serta sejumlah uang tunai.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain : 2 paket sabu seberat masing-masing 1 gram, Seperangkat alat hisap berupa bong, 30 plastik klip kecil, uang tunai sebesar Rp 680.000, dan 1 unit ponsel.

Setelah dilakukan pemeriksaan, AW mengakui bahwa narkotika jenis sabu tersebut adalah miliknya, yang diduga akan diedarkan di wilayah Sumenep.

“Kami juga mengajak semua pihak untuk terus berkolaborasi dalam memerangi peredaran narkoba,” ujar AKP Anwar, Jumat (30/1/26).

Tersangka kini diamankan di Mapolres Sumenep untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kasat Narkoba juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam upaya pemberantasan narkoba.

“Kami berharap dengan pengungkapan kasus ini, masyarakat semakin sadar akan bahaya narkoba dan berani melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar,” tandas Akp Anwar Subagyo.

Polres Sumenep Polda Jatim akan terus berupaya maksimal dalam memerangi peredaran narkotika demi terciptanya lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi masyarakat. (*)

Pererat Silaturahmi, Bikers Stylo160 Tanjung Pinang Gelar Gathering Bersama Honda

0

Tanjung Pinang – PT Capella Dinamik Nusantara kembali menghadirkan kegiatan kebersamaan bagi para pengguna Honda Stylo160 melalui agenda komunitas yang dikemas santai dan interaktif. Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi antar bikers sekaligus memperkuat solidaritas komunitas dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan di Kota Tanjung Pinang.

Kegiatan diawali dengan titik kumpul di area D’Green City Tanjung Pinang. Sebelum rangkaian acara dimulai, peserta mengikuti sesi briefing yang dipandu oleh Pulihanafiah Harahap selaku PIC Community PT Capella Dinamik Nusantara. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai susunan kegiatan serta edukasi keselamatan berkendara melalui kampanye #Cari_Aman.

Selain menjadi ajang berkumpul, kegiatan ini juga diisi dengan aktivitas kebersamaan yang mempererat hubungan antaranggota komunitas. Suasana santai dan penuh keakraban terasa sejak awal, mencerminkan semangat positif komunitas Honda yang menjunjung tinggi solidaritas dan kekompakan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada konsumen setia Honda sekaligus langkah awal membentuk Komunitas Stylo160 di Kota Tanjung Pinang. Selain menjadi wadah menyalurkan hobi, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa komunitas motor di bawah naungan Capella Honda Kepri adalah komunitas yang solid dan menjunjung tinggi keselamatan berkendara,” ujar Duri Yanto.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan di Cafe Ruang Langit, salah satu kafe favorit anak muda Tanjung Pinang. Di lokasi ini, peserta diarahkan menuju area kegiatan yang telah disiapkan panitia untuk mengikuti sesi gathering yang dikemas santai dan interaktif.

Suasana semakin meriah dengan berbagai lomba menarik seperti Relay Race Carrying a Glass Using Balloons dan Guess the Color of the Bottle, lengkap dengan hadiah seru. Kegiatan juga diisi dengan sesi sharing & discussion bersama HCID, makan bersama, serta sesi foto sebagai simbol kebersamaan para bikers Stylo160.

“Acara ini luar biasa, Kami senang bisa ikut berpartisipasi karena kegiatannya variatif. Tidak hanya berkumpul bersama komunitas, tapi juga ada aktivitas seru dan suasana yang akrab. Kami benar-benar menikmati setiap momennya,” ungkap Didie, salah satu peserta (Gokkon)

Pemkab Bondowoso Bagikan 9.000 Bibit Tanaman Sayur dan Buah Kepada Warga Kecamatan Pakem

0

Bondowoso,Gempur News – Pemkab Bondowoso membagikan 9.000 bibit tanaman sayur dan buah-buahan kepada warga Kecamatan Pakem. Seluruh bibit tersebut diberikan secara gratis untuk ditanam di lahan pekarangan masing-masing warga.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Bondowoso, Molyadi, mengatakan ribuan bibit yang dibagikan terdiri dari berbagai jenis tanaman pangan dan hortikultura.

“Bibit yang diberikan di antaranya cabai dan terong masing-masing 4.000 bibit, serta alpukat dan durian sebanyak 1.000 bibit. Gratis semua ini,” ungkap Molyadi usai penanaman simbolis di pekarangan Kantor Kecamatan Pakem, Jumat (30/1/2026).

Menurut Molyadi, program pembagian bibit ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk mengajak masyarakat melestarikan lingkungan sekaligus menciptakan sumber pangan dan potensi ekonomi keluarga.

Program tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan (SK) Bupati Bondowoso, yang menetapkan setiap organisasi perangkat daerah (OPD) memiliki satu kecamatan sebagai wilayah binaan.

“Program ini merupakan tindak lanjut SK Bupati. Masing-masing OPD diberi satu kecamatan sebagai binaan,” ungkapnya.

Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, mengatakan gerakan menanam di pekarangan memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat, terutama dalam menghadapi kondisi ekonomi dan situasi global yang tidak menentu.

“Gerakan menanam di pekarangan ini punya fungsi besar terhadap ketahanan pangan. Sekaligus sebagai kiat-kiat untuk bertahan dalam kondisi saat ini,” ujarnya.

Beliau menambahkan, hasil panen dari pekarangan warga ke depan memiliki berbagai kemungkinan pemanfaatan.

Dari sisi ekonomi, pemanfaatan pekarangan dinilai mampu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga,” pungkasnya.**

Menu MBG Dinilai Tak Sebanding Anggaran, LP-KPK Minta Diaudit

0

Lumajang — Gardanusantaranews ,com/ Adapun program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan. Kali ini, kritik datang dari orang tua wali murid SDN Kalipenggung 01 dan lembaga pemantau kebijakan setelah beredar paket menu MBG dari SPPG Sunan Kalijogo Tunjung Kecamatan Randuagung, yang dinilai tidak layak dan tidak sebanding dengan nilai anggaran yang selama ini disampaikan ke publik.(01-30-2026)

Berdasarkan pantauan di lapangan, satu paket menu kering MBG yang diterima siswa hanya berisi roti, susu kemasan, camilan kacang, dan satu buah jeruk. Menu tersebut memunculkan Rasa penasaran dan menimbulkan pertanyaan serius dari wali murid terkait nilai gizi, kepantasan menu, serta transparansi penggunaan dana.

Seorang wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku terkejut saat menghitung estimasi harga makanan tersebut.

Kalau dihitung harga pasar, ini tidak sampai Rp10 ribu. Roti, susu sekolah, jeruk satu, sama kacang. Pertanyaannya sederhana, sisanya ke mana?”tuturnya.

LP-KPK: Indikasi Awal Masalah Tata Kelola

Sorotan tersebut mendapat perhatian dari Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah Dan Keadilan (LP-KPK). Ketua LP-KPK, Dodik, menilai temuan di lapangan ini tidak bisa dianggap sepele dan harus segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret.

,”Kalau benar nilai menu yang diterima siswa jauh di bawah standar anggaran, ini indikasi awal persoalan tata kelola. Jangan sampai MBG berubah dari program gizi menjadi program formalitas,” tegas Dodik kepada Globaltoday.id, Jumat (30/1).

Menurutnya, MBG merupakan program strategis nasional yang menyangkut hak dasar anak, sehingga setiap rupiah wajib bisa dipertanggungjawabkan.

“Ini uang negara, uang rakyat. Harus jelas berapa anggaran per porsi, bagaimana standar gizinya, dan siapa yang mengawasi. Kalau tidak transparan, ruang penyimpangan selalu terbuka,” lanjutnya.

Dorongan Audit dan Keterbukaan Publik

LP-KPK mendorong agar pemerintah daerah dan pengelola MBG membuka rincian biaya per porsi, termasuk komposisi menu dan mekanisme pengadaan bahan makanan.

“Kami minta audit terbuka, bukan hanya administrasi di atas kertas, tapi audit faktual di lapangan. Bandingkan anggaran dengan makanan yang benar-benar sampai ke anak-anak,” ujar Dodik.

Ia juga menekankan pentingnya melibatkan masyarakat, wali murid, dan lembaga independen dalam pengawasan MBG agar tujuan meningkatkan gizi anak tidak melenceng.

Wali Murid: Jangan Korbankan Anak

Sementara itu, wali murid berharap pemerintah tidak defensif menanggapi kritik. Mereka menegaskan bahwa sorotan ini bukan untuk menjatuhkan program, melainkan memastikan MBG berjalan sesuai tujuan.

“Kami mendukung MBG, tapi jangan anak-anak yang dikorbankan. Kalau memang anggarannya besar, harus terasa di kualitas makanan,” kata wali murid tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak penyelenggara MBG setempat terkait perbedaan antara nilai anggaran dan menu yang diterima siswa.(Djk.P)

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Karimun Panen Ikan dan Sayur.

0

Karimun – Polres Karimun terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Pada Jumat 30 Januari 2026, bertempat di belakang Gedung Satya Haprabu Polres Karimun, telah dilaksanakan kegiatan panen rutin dan budidaya ikan air tawar dan sawi pakcoy dalam rangka program ketahanan pangan Polres Karimun.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani, S.I.K., M.Si, dan turut dihadiri Wakapolres Karimun KOMPOL Salahuddin, S.I.K., M.H., Plt. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Karimun Sapridin, S.Pi, serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Karimun.

Rangkaian kegiatan diawali dengan panen rutin ikan lele, ikan nila dan sawi pakcoy yang dilakukan oleh Kapolres Karimun bersama Plt. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Karimun dan diserahkan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan. Selanjutnya, dilaksanakan penyebaran benih ikan nila sebagai bagian dari keberlanjutan program budidaya ikan air tawar.

Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret Polres Karimun dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya ketersediaan protein hewani bagi masyarakat.

“Program panen rutin dan budidaya ikan air tawar ini adalah bentuk nyata kontribusi Polres Karimun dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Selain memanfaatkan lahan yang ada secara produktif, hasilnya juga diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar,” ujar AKBP Yunita Stevani.

Melalui kegiatan ini, Polres Karimun berhasil menghasilkan stok ikan konsumsi secara berkelanjutan, sekaligus memaksimalkan pemanfaatan lahan di lingkungan Polres Karimun agar memiliki nilai guna dan nilai tambah. Program ini diharapkan dapat menjadi contoh sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah Kabupaten Karimun.

Ketua Umum PP Polri Tegaskan Loyalitas Purnawirawan, Wakapolri: Kedudukan Polri di Bawah Presiden Fondasi Strategis

0

Jakarta — Ketua Umum Persatuan Purnawirawan (PP) Polri, Jenderal Pol (Purn) Drs. H. Bambang Hendarso Danuri, M.M., menegaskan bahwa PP Polri tetap memiliki komitmen tegak lurus terhadap almamater Kepolisian Negara Republik Indonesia dan menjaga marwah institusi di mata masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PP Polri juga menyampaikan instruksi tegas agar seluruh purnawirawan Polri tidak melakukan tindakan yang bersifat mengkhianati atau mencederai nama baik Korps Bhayangkara.

Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menegaskan bahwa kedudukan Polri yang berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia merupakan posisi strategis dalam memperkuat efektivitas transformasi kelembagaan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Hal tersebut disampaikan Wakapolri dalam sambutannya saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) VI Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Tahun 2026, yang turut dihadiri para mantan Wakapolri, tokoh senior Polri, serta pimpinan organisasi purnawirawan TNI–Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri menyampaikan bahwa dukungan terhadap penguatan kedudukan Polri di bawah Presiden disampaikan langsung oleh Ketua Umum PP Polri.

“Dukungan ini menjadi energi besar bagi seluruh jajaran Polri untuk terus melaksanakan transformasi secara menyeluruh. Kedudukan Polri di bawah Presiden merupakan fondasi strategis dalam memperkuat reformasi serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, humanis, dan berkeadilan,” tegas Wakapolri.

Wakapolri menambahkan, Polri berkomitmen penuh menindaklanjuti arahan Presiden melalui penguatan transformasi struktural, kultural, dan instrumental, guna membangun institusi kepolisian yang modern, adaptif, dan dipercaya masyarakat.

“Transformasi Polri bukan sekadar perubahan sistem, tetapi perubahan cara berpikir, bersikap, dan bertindak seluruh personel. Tujuannya satu, menghadirkan Polri yang semakin presisi dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakapolri menekankan pentingnya sinergi antara Polri, para purnawirawan, akademisi, serta seluruh elemen bangsa dalam mengawal keberlanjutan transformasi Polri.

Melalui momentum Munas VI PP Polri ini, Wakapolri berharap semangat kebersamaan, pengabdian, dan loyalitas kepada bangsa dan negara terus terjaga, sekaligus memperkuat komitmen Polri dalam mendukung kebijakan nasional serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Dengan dukungan seluruh pihak, kami optimistis Polri mampu menghadirkan perubahan nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat, sejalan dengan semangat Transformasi Polri menuju Polri Presisi,” pungkas Wakapolri.

Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Dukung Reformasi Polri

0

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si. menegaskan komitmen Polda Jawa Timur (Jatim) dalam mendukung penuh Reformasi Kepolisian.

Pernyataan tegas itu disampaikan oleh Kapolda Jatim saat menerima kunjungan kerja spesifik Komisi III DPR RI masa persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Mapolda Jawa Timur, Kamis (29/1/2026)

Irjen Pol Nanang menyampaikan apresiasi atas kunjungan Komisi III DPR RI serta keterbukaan institusinya terhadap masukan konstruktif dari parlemen.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI di Polda Jawa Timur. Kami berkomitmen penuh mendukung semangat Reformasi Polri dan sangat terbuka terhadap setiap masukan, saran, maupun kritik konstruktif,” ujar Irjen Nanang.

Kapolda Jatim menegaskan dengan semangat Jogo Jatim, Polda Jawa Timur mendukung reformasi Polri serta komitmen
pengimplementasian KUHP dan KUHAP yang baru.

“Kami memastikan penerapan KUHP dan KUHAP dapat
berjalan secara profesional, akuntabel, dan berkeadilan,
sehingga mampu memberikan kepastian hukum sekaligus
menjawab harapan masyarakat terhadap penegakan hukum
yang humanis dan berintegritas,” tegas Irjen Nanang.

Kapolda Jatim menjelaskan, sepanjang tahun 2025 situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jawa Timur terjaga aman dan kondusif.

“Situasi aman dan kondusif di Jawa Timur dapat terwujud berkat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan Forkopimda se-Jawa Timur,” tegas Irjen Nanang

Irjen Pol Nanang juga menegaskan, Polda Jawa Timur siap mengawal kepastian hukum dan investasi di seluruh wilayah hukumnya.

“Polri Presisi siap mengawal investasi untuk kesejahteraan rakyat dan memastikan setiap jengkal wilayah hukum Jawa Timur memiliki tradisi penegakan hukum yang kuat, terpercaya, dan tidak meragukan,” pungkas Irjen Nanang. (*)

Sinergi Polsek Pemulutan Polres Ogan Ilir, TNI dan Dinas Perhubungan Amankan Jalur Kunker Gubernur Sumsel

0

Ogan Ilir Sumsel, gempurnews.com – Polsek Pemulutan Polres Ogan Ilir bersinergi bersama TNI dan Dinas Perhubungan Kabupaten Ogan Ilir melaksanakan kegiatan pengamanan jalur perlintasan kunjungan kerja Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan pengamanan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Pemulutan AKP Nugrah Angga Oktari, S.H., serta melibatkan personel gabungan dari Polres Ogan Ilir, Polsek Pemulutan, Koramil Pemulutan, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Ogan Ilir.

Rombongan Gubernur Sumsel melintasi wilayah Kecamatan Pemulutan dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat dalam formasi konvoi dan iring-iringan. Untuk menjamin kelancaran dan keselamatan perjalanan, pengamanan jalur dilakukan secara menyeluruh mulai dari Desa Babatan Saudagar hingga Desa Sungai Ondok, yang merupakan perbatasan dengan Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir.

Setibanya di Jembatan Desa Babatan Saudagar, Gubernur Sumsel menyempatkan diri berhenti sejenak dan menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi kepada Kapolsek Pemulutan dan Danramil Pemulutan atas kesiapan serta pelaksanaan pengamanan jalur kunjungan kerja yang berjalan aman dan tertib.

Kapolsek Pemulutan AKP Nugrah Angga Oktari, S.H. menyampaikan bahwa pengamanan jalur ini merupakan wujud sinergitas Polri, TNI, dan pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan kunjungan kerja pejabat negara di wilayah Kabupaten Ogan Ilir. “Kami bersama TNI dan Dinas Perhubungan melaksanakan pengamanan jalur secara maksimal guna memastikan kegiatan kunjungan kerja Gubernur Sumsel berjalan aman, lancar, dan kondusif,” ujar Kapolsek Pemulutan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas terpantau aman dan kondusif, serta arus lalu lintas di sepanjang jalur yang dilalui rombongan Gubernur Sumsel dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan berarti.

Humas Polres Ogan Ilir

MOH.SANGKUT

Gas Elpigi 3 kg Mulai Langka Aparat Cek Ketersediaan dan Penyaluran

0

Bondowoso,Gempur News – Kelangkaan gas melon atau elpiji 3 kilogram subsidi terjadi di Kabupaten Bondowoso. Sebuah video antrean panjang warga saat membeli gas viral di sejumlah media sosial, memicu perhatian aparat kepolisian.

Peristiwa itu diketahui terjadi di salah satu pangkalan yang berada di sekitar Pasar Induk, Kecamatan Kota, Kabupaten Bondowoso. Terlihat puluhan warga berdesakan dan saling berebut demi mendapatkan satu tabung gas melon.

Menanggapi kondisi tersebut, aparat kepolisian Satreskrim Polres Bondowoso langsung mendatangi lokasi pangkalan serta agen untuk melakukan pengecekan ketersediaan LPG bersubsidi.

Namun saat petugas tiba di pangkalan, seluruh stok gas melon telah habis terjual. Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui jatah LPG 3 kilogram di pangkalan tersebut sebanyak 100 tabung.

Sementara jumlah konsumen yang datang mencapai sekitar 150 orang. Kondisi ini diduga terjadi akibat sulitnya warga mendapatkan LPG di wilayah masing-masing, sehingga banyak yang terpaksa berburu gas ke kawasan Pasar Induk Bondowoso.

Dampaknya, warga justru dihadapkan pada antrean panjang yang mengular sejak pagi hari. Demi memperoleh satu tabung gas, warga rela berdesakan dan menunggu berjam-jam di depan pangkalan.

Kasatreskrim Polres Bondowoso, IPTU Wawan Triono mengatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan secara menyeluruh. Dari hasil pengecekan lapangan, diketahui warga yang datang ke pangkalan tidak hanya berasal dari wilayah kota, melainkan juga dari sejumlah kecamatan lain di Kabupaten Bondowoso.

“Warga yang datang cukup banyak dan berasal dari berbagai wilayah, diantaranya Tamanan, Pujer, Grujugan dan kecamatan lain. Kami akan melakukan pengecekan lebih lanjut terkait distribusi dan penyaluran LPG 3 kilogram agar tepat sasaran,” jelasnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak panik atas kondisi ini. Warga diminta tetap tenang dan membeli LPG sesuai kebutuhan, sehingga distribusi gas bersubsidi dapat berjalan lebih merata dan tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat,”pungkasnya.(d4r)