Home Blog Page 1339

Wali Kota Apresiasi Gelaran Rangkaian Belahjimat Mangunharjo

PROBOLINGGO – Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 H diperingati begitu meriah oleh warga Kelurahan Mangunharjo, Minggu (31/7) pagi. Yaitu, Pawai Budaya dan Jamasan Pusaka. Kegiatan itu terangkum dalam giat Belah Jimat (Bersih Lahir dan Jiwa Masyarakat Mangunharjo) pertama kalinya diadakan dari swadaya masyarakat setempat.

Hal itu diutarakan Lurah Mangunharjo Hari Setiyoyani saat acara berlangsung dikerumunan ribuan massa. “Masyarakat sangat mendukung dan antusias sekali. Mengharapkan ini berkelanjutan setiap tahun dan ini baru pertama kalinya dari swadaya masyarakat,” terang Hari.

Walaupun antusias warganya sangat besar, Hari berharap pemerintah turun rembug pada giat ini mendatang. “Bukan dari anggaran pemerintah (melainkan swadaya dari masyarakat). Ada masukan dari masyarakat, kita tampung. Langsung kita kembalikan pada masyarakat dan masyarakat antusias sekali. Jangan sampai putus, pak,” Ujar Hari menirukan aspirasi warganya.

Bertemakan Darma Titah Sagara Bumi, pawai budaya digelar serentak di tiga penjuru dengan menggunakan mobil hias dan diiringi tabuhan musik tradisional. Jabo Sagere dari arah selatan (Jalan Imam Bonjol), Rana Wijaya dari arah timur (Jalan Hayam Wuruk) dan Kelabang Songo dari arah utara (perempatan Jalan Pati Unus) dipecah karena pandemi COVID 19. Ketiga mobil kencana hias itu finish di area Klenteng Tridharma Sumbernaga, masih di kawasan Kelurahan Mangunharjo.

Salah satu peserta Pawai Budaya Belah Jimat, Febbi warga Pati Unus mengungkapkan dirinya mengantongi lima lembar kupon jalan sehat yang ia beli Rp 2.000 dari panitia penyelenggara kegiatan. Perempuan 22 tahun itu berharap giat ini terus ada setiap tahunnya. Ya, selain Pawai Budaya, juga diadakan jalan santai dengan beraneka ragam door prize, juga ada bazar UMKM.

Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin bersama guru Lingkungan Hidup Kota Helsingborg Swedia Mr. Peter Book menyempatkan melihat pelepasan pawai budaya di Perempatan Patiunus. Ia memperkenalkan Kelabang Songo sebagai salah satu dari sekian banyak budaya yang ada di kota.

Saat finish pun Habib Hadi bergabung dengan masyarakat di kawasan Klenteng Tridharma Sumbernaga. Ia mengapresiasi atas keguyuban warga Mangunharjo dalam menyelenggarakan kegiatan yang begitu luar biasa. Ia juga berpesan agar warga saling menjaga kerukunan. “Tahun depan kegiatan ini harus tetap ada dan memberikan doorprize yang lebih besar,” katanya. (Team)

Editor : dhw_robhin

Darurat Perangi Narkoba, Satnarkoba Polres Pasuruan Tangkap Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Jenis Sabu

PASURUAN – Tim Opsnal Satnarkoba Polres Pasuruan kembali melakukan penangkapan terhadap penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, Sabtu (30/07/2022) di dalam rumah di Dsn. Kalitengah, Ds/Kel. Oro-oro Pule, Kec. Kejayan, Kab. Pasuruan.

Tersangka seorang pria berinisial SH (27), Pekerjaan Swasta, alamat Dsn. Kalitengah Rt/Rw. 02/105, Ds/Kel. Oro-oro Pule, Kec. Kejayan, Kab. Pasuruan.

Dari tersangka SH (27) ini telah disita barang bukti berupa :

  1. 2 (Dua) kantong plastik berisi narkotika Gol I jenis Sabu.
  2. 1 (satu) buah timbangan Elektrik warna hitam.
  3. 2 (dua) buah timbel timbangan.
  4. 8 (delapan) bendel plastik klip ukuran kecil.
  5. 1 (satu) buah pipet kaca.
  6. 1 (satu) buah sendok plastik warna ungu.
  7. 1 (satu) buah tas berwarna hitam.
  8. 1 (satu) buah Hp merk Oppo warna biru beserta kartu Smartfren.

Kasat Narkoba Polres Pasuruan AKP Slamet Wahyudi mengatakan, tersangka ditangkap di rumahnya yang sebelumnya dilakukan pengintaian, dan tersangka patut diduga sebagai pelaku karena adanya barang yang ada di tangannya atau dalam penguasannya. Dan hal ini kami selalu konsisten akan kita proses sesuai Undang – undang Narkotika.

“Tersangka ditangkap saat sedang memakai barang haram tersebut di rumah, Tim Kami akhirnya melakukan penggrebekan segera dengancepat menangkap dan mengamankannya,” ujarnya.

“Beberapa barang bukti dan alat prekursor narkoba yang kami temukan dari tangannya, Tersangka ini berpotensi sebagai pengedar dan pemakai, namun demikian tetap kami lakukan pemeriksaan intensif dan profesional serta lebih mendalam apa saja perannya dan siapa saja yang terlibat,” sambungnya.

“Tersangka akan kami proses lebih dalam dan akan di jerat dengan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tegasnya.

Kasat Narkoba menegaskan, siapapun yang terlibat dalam jual beli Narkoba, maka kami tidak akan pandang siapapun dia, karena ini sudah menjadi atensi Bapak Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi, S.H., S.I.K., M.Si. yang bertekad “Pasuruan Zero Narkoba” dan akan kami kejar siapa yang terkait dengan barang haram ini.

“Kami mengajak dan menghimbau kepada seluruh warga masyarakat di wilayah Kabupaten Pasuruan agar lebih peduli dengan lingkungan sekitar, yang tiap saat bisa mengalami perubahan ke hal yang membahayakan terkait peredaran barang haram Narkoba yang bisa merusak kesehatan dan generasi muda, jangan takut dan segan untuk melaporkan peredaran Narkoba yang ada di sekitar kita, Silahkan laporkan ke kepolisian, kami menjamin saksi akan dirahasiakan dan dilindungi oleh undang – undang,” pungkasnya. (Hms)

Editor : dhw_robhin

Shooting Film Berjudul “SANG PEMASAR” Dilaksanakan Di Kota Cimahi

CIMAHI – Minggu(31/072022)
Geliat Dunia perfilman akan semakin membaik setelah beberapa waktu tertahan akibat Pandemi Covid19 yang cukup melelahkan, Salah satu geliat dunia perfilman dimulainya dengan mulai bergeraknya Production House (PH) yang sudah mulai melaksanakan Shooting di berbagai tempat, Salah satunya adalah PH Triduta yang sedang membesut Film dengan judul “Sang Pemasar”.

Bertempat di salah satu Bimbibgan belajar di jalan Gatot Subroto Kota Cimahi. Dalam kegiatan tersebut awak media berhasil mewawancarai Produser Sang Pemasar Bapak Rudi Rukman, atau lebih dikenal dengan panggilan Rudi.

Rudi Rukman menceritakan Ikhwal pembuatan Film”Sang Pemasar” kepada Awak media,
“Alhamdulillah hari ini kita melakukan Shooting untuk film yang berjudul “Sang Pemasar” berlokasi di Jalan Gatot Subroto Kota Cimahi.

Film ini bercerita tentang Perjuangan seorang tenaga pemasaran yang prihatin berjuang, berproses dan sukses menjadi seorang Pemasar atau Salesman. Dalam film ini diceritakan adanya proses diantaranya konflik, intrik namun pada intinya film ini memberikan edukasi, inspirasi dan motivasi bagi Masyarakat khususnya anak muda bahwa dimulai dari seorang Pemasar banyak yang berhasil menjadi seorang Bisnisman yang tangguh. Saya melihat bahwa dari seorang Pemasar itu, kedepan akan memiliki peluang menjadi orang sukses, jadi pada film ini banyak inspirasi dan motivasi yang baik bagi Masyarakat dan Kaum milenial.

Film ini direncanakan akan tayang dalam 52 episode, hari ini merupakan Shooting untuk Episode yang ketiga, Untuk penayangan nya akan dilaksanakan di Inspira TV yang merupakan Sebuah Stasiun TV Digital. Untuk Talent yang ikut dalam film ini kita menggunakan artis-artis lokal yang berbakat dan sering bermain dalam film kami namun ada juga yang bermain di PH yang lain juga, Saya merasa bangga bahwa warga Bandung dan Kota Cimahi nemiliki artis yang bertalenta dibidang akting.” Ungkap Produser Triduta Film, Rudi Rukman kepada Wartawan.

Sementara ditempat yang sama Selaku Asisten Produser Triduta Film sekaligus pimpinan Produksi Film “Sang Pemasar”, Cindi Apriyanti menambahkan,
“Film Sang Pemasar ini direncanakan 52 episode, diharapkan dalam 5 episode pertama yang direncanakan launching di bulan Agustus ini banyak masyarakat yang nonton sehingga dapat menaikan Rating TV Inspira serta iklan yang masuk banyak sehingga rencana 52 Episode dapat terlaksana sesuai eencana, Film yang kami garap adalah Film-film Inspiratif dan mengedukasi, semoga masyarakat menyukai Film kami yang isinya selalu menginspirasi dan memotivasi serta mengedukasi, terakhir ditunggu saja penayangannya di bulan Agustus, terimakasih.”Terang Cindi.

Salah seorang Talent yang ikut ambil bagian dalam Shooting Film”Sang Pemasar” adalah seorang Mojang manis dan cantik, Sabina Anggia Desi. Gadis manis yang berdomisili di wilayah Kabupaten Bandung barat ini, tepat nya Desa Sariwangi Kecamatan Parongpong menuturkan keikutsertaannya dalam Film Sang Pemasar,
“Nama saya Sabina Anggia Desi, dalam Film ini saya berperan sebagai Friska, Semoga dengan keikut sertaan saya dalam Film ini dapat menambah pengalaman khususnya di bidak Akting serta semoga dapat memotivasi diri saya agar lebih baik lagi serta belajar dari para artis senior yang lebih dulu terjun dalam dunia akting, saya berpesan kepada para generasi muda bahwa jika kalian memiliki cita-cita jangan pernah takut untuk menggapainya karena Usaha itu tidak akan mengkhianati hasil jika dibarengi Doa.”Pungkas Sabina Anggia Desi, salah seorang artis pendukung Film” Sang Pemasar”.

Penulis : Achmad $
Editor : dhw_robhin

Memasuki Tahun Baru Islam, Yosowilangun Bersatu Gelar Festival Jenang Suro

LUMAJANG, www.gempurnews.com — Seperti halnya di daerah lain di Lumajang, memasuki tahun baru islam, masyarakat di Desa Yosowilangun Kidul Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menggelar kegiatan festival jenang suro dan tarian tradisional.

Hal tersebut seperti disampaikan Ketua Panitia Yosowilangun Bersatu, Alvi, saat ditemui di lokasi kegiatan, pada Sabtu (30/7/2022) pagi.

Dijelaskannya bahwa, 1 Muharram hakikatnya merupakan tahun baru islam, di mana pada tahun 2022 jatuh pada tanggal 30 Juli 2022.

“Nah, untuk memeriahkan dan menyambut 1 Muharram 1444 H, masyarakat Yosowilangun Kidul mengadakan acara yang berhubungan dengan keagamaan serta mengadakan lomba yang menarik sebagai motivasi untuk warga dalam memeriahkan acara ini,” ujarnya.

Dipaparkannya bahwa, tahun baru hijriyah adalah tahun yang menandai suatu peristiwa penting yang terjadi dalam catatan sejarah Islam. Peristiwa penting itu adalah hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah ke Madinah yang terjadi pada tahun 622 Masehi.

“Maka dari itu kami memaknai hijrah tersebut sebagai suatu perubahan, untuk kemajuan desa agar menjadi lebih baik lagi ke depannya,” urainya.

Sementara itu, Kepala Desa Yosowilangun Kidul Zainul Anwar menyampaikan bahwa, adanya kegiatan ini adalah atas kekompakan warga masyarakat dan bentuk solidaritas dari Organisasi Yosowilangun Bersatu, sehingga kegiatan ini berjalan sesuai yang diharapkan.

Zainul Anwar juga menerangkan bahwa, kegiatan semacam ini belum pernah diadakan sama sekali, semenjak Yosowilangun kidul ini dipecah karena dulunya masih menjadi satu dengan Yosowilangun Lor.

“Untuk itu kami mengajak warga mengadakan kegiatan ini, agar nantinya ketika saya sudah pensiun, bisa dikenang masyarakat bahwa ketika saya menjabat sebagai kepala desa Yosowilangun Kidul, pernah dilakukan kegiatan desa yang meriah seperti Festival Jenang Suro ini,” terangnya.

Setelah diadakannya kegiatan ini, ke depannya, Zainul berharap kepada warga masyarakat agar bisa mendukung jalannya pemerintahan desa yang ia pimpin saat ini, yaitu dengan bersatu, bahu membahu dalam setiap kegiatan demi terwujudnya desa Yosowilangun Kidul yang maju.

“Saya mengimbau kepada warga untuk selalu hidup rukun, guyub, sebagai dukungan untuk saya menjalankan roda pemerintahan desa Yosowilangun Kidul agar menjadi desa yang aman tentram dan bersatu,” imbaunya.

Terpisah, Agus salah satu warga Desa Yosowilangun Kidul ketika ditanya, semeriah apa acara ini? Ia mengatakan, semeriah semangat warga yang ikut berpartisipasi mensukseskan acara ini.

“Kami juga sangat terhibur dengan adanya kegiatan festival jenang suro di desa kami, mudah-mudahan untuk ke depannya bisa dilakukan lagi kegiatan seperti ini,” harapnya.

Kegiatan yang digelar di Kantor Desa Yosowilangun Kidul tersebut dihadiri oleh Camat Yosowilangun Agni Megatrah, Babinsa Yosowilangun Kidul Sertu Wandi Purnomo beserta pihak terkait lainya termasuk Gerbangmas dan tokoh masyarakat.

Reporter : Atman

Kades Sumbermujur Pimpin Rakor Persiapan Grebeg Suro

LUMAJANG – Dalam rangka persiapan acara grebeg suro yang rencananya akan digelar tanggal 30 Juli 2022, Kepala Desa Sumbermujur dan Perangkat desa melaksanakan rapat koordinasi, bertempat di balai desa, Rabu (20/7/2022).

Pada acara tersebut dihadiri oleh para Kepala Sekolah mulai dari TK dan SMP yang ada di Desa Sumbermujur, Tokoh Masyarakat, Ketua RT RW se Desa Sumbermujur serta semua perangkat desa

Kepala Desa Sumbermujur, Yayuk Sri Rahayu menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan rencana kegiatan grebeg suro, mulai dari masalah kebutuhan anggaran, pakaian dan model pelaksanaannya, karena dalam grebeg suro tersebut akan dilaksanakan pemendaman kepala sapi.

Dalam sambutannya Kades Yayuk menjelaskan bahwa momen grebeg suro adalah merupakan momen yang sangat berarti bagi warga Desa Sumbermujur.

“Momen grebeg suro ini merupakan suatu momen selamatan bagi seluruh warga Desa Sumbermujur. Oleh sebab itu pada hari ini sejumlah warga sebagai perwakilan dari seluruh masyarakat dan seluruh lembaga pendidikan yang ada di Desa Sumbermujur ini,” kata Bu Kades.

Dalam kesempatan itu ia meminta kekompakan pada saat pelaksanaan grebek suro nanti sekaligus peran serta dari seluruh RT dan RW.

“Panjenengan semua harus hadir dan harus mendukung acara tersebut, karena pada acara tersebut adalah hari dimana kita untuk bersyukur, karena setiap satu tahun sekali kita punya acara yaitu grebek suro,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama disampaikan kesengajaannya untuk melibatkan lembaga lembaga sekolah yang ada di Desa Sumbermujur, diantaranya SMPN 05 Candipuro, PAUD dan TK Sumbermujur.

“Nanti pada saat kita kirab dari arah masuk ke KUD sampai ke hutan bambu. Saya melibatkan 22 murid. Untuk anak anak SMP saya libatkan untuk tari tarian. Untuk TK dan KB ditiadakan carnaval” imbuhnya.

Namun mengingat masalah perekonomian warga dan masalah pandemi yang masih belum selesai, disamping jalan masih belum memungkinkan, maka untuk karnaval ditiadakan. Apalagi peraturan dari kecamatan belum membolehkan mengadakan karnaval.

“Bagi para kepala sekolah, mohon maaf kami kumpulkan disini untuk berperan, maksudnya kita nanti beriring iringan mengarak untuk memeriahkan suksesnya acara tersebut,” tutur Bu Kades Yayuk.

Dijelaskan pula bahwa desa tidak menekan untuk anak anak harus berpakaian seperti apa, namun semua diserahkan ke masing msing lembaga karena desa tidak menyuplai anggaran seperti tahun sebelumnya.

“Kalau dulu pada waktu kita mengadakan carnival untuk anak PAUD, desa selalu menyuplai anggaran. Tapi pada grebeg suro tahun ini tidak ada suplai anggaran dari desa,” sebutnya.

Oleh sebab itu, masih kata dia, semua disesuaikan dengan kemampuan lembaganya saja. Dan kepada RT RW ia meminta kekompakannya harus hadir dengan pakaian yang akan ditentukan oleh P Sekdes. Demikian pula dengan masalah prosesi dan sebagainya akan dijelaskan oleh P Sekdes.

Adapun Sekdes Sumbermujur, Eko Priyanto menyampaikan kebutuhan yang harus disiapkan pada acara grebeg suro berlangsung.

Untuk Bapak RT RW aktif lagi. Bapak Kasun membuat rancanangan Gunungan. Per dusun ada 3 gunungan dan totalnya nanti ada 21 gunungan dan ubo rampe membawa 3 kepala sapi.

RT RW diminta berpakaian sakera, sedang rute dimulai dari KUD sampai ke hutan bambu jam 8 tepat. Untuk para kepala sekolah dan tomas berpakaian adat jawa.

Sebagai informasi, Grebeg Suro yang dilakukan warga Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro merupakan kegiatan tahunan yang menjadi tradisi warga sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat sekitar atas rezeki yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Penulis : Markasan

Hajah Eti Mukyati Serap Aspirasi Di Desa Batukarut Banjaran Reses Masa Sidang III Kabupaten Bandung

BANDUNG – Bertempat di GOR Desa Batukarut Banjaran Anggota DPRD Kabupaten Bandung Hj. Eti Mulyati Hilman, S.Ip, melaksanakan Reses masa sidang III Tahun 2022. Reses ini merupakan reses yang terakhir yaitu yang keempat.

Hj. Eti bersyukur masyarakat, kepala desa beserta jajarannya antusias mengikuti rese terlihat dari banyaknya yang hadir sampai overload. Berarti mereka ingin tau apa yang ada di Kabupaten Bandung, anggarannya seperti apa, teknisnya bagaimana. Menurut Hj. Eti program yang paling diminati program dari dinas ketenagakerjaan karena dianggap bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Misalnya dari pelatihan-pelatihan mereka mendapat snack makanan, uang saku dan sertifikat yang nantinya bisa digunakan untuk mendapat pekerjaan.

Hj. Eti menghimbau masyarakat untuk bersama-sama jangan hanya mengandalkan pemerintah desa untuk lebih maju. Jika ingin desanya lebih maju masyarakat harus ikut berpartisipasi. (ANDRI)

Editor : dhw_robhin

Kades Sedenganmijen, Adakan Doa Bersama Khaul Kyai Usman dan Sesepuh Desa Sedenganmijen

SIDOARJO – Usai mengambil sumpah jabatan di Pendopo Agung Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo. Selasa 26 Juli 2022, dengan iringan suara Terbang Syalawat Banjari Keris Fatih dan Terbang Jidor Modern Sedenganmijen, Kades terpilih 2022 – 2028 M. Hasanuddin, S.Ag. Menggelar Tasyakuran, Doa bersama dan Pengajian Umum dihalaman rumahnya RT. 10 RW. 04 Desa Sedenganmijen, Sabtu, 30 Juli 2022.

Dalam rangka pelantikan kepala desa, kades terpilih 2022 – 2028 mengelar Tasyakuran dan Doa bersama memperingati Khaul Kyai Usman dan Sesepuh Desa Sedenganmijen. Kegiatan tasyakuran dan doa bersama ini dihadiri ketua ranting NU (Nahdhatul Ulama) Suhadak beserta Tokoh masyarakat dengan pencerahan dari Gus Izza Sadewo (Putra Kyai Haji Imron Zamil) Jombang.

Tampak antusias warga menghadiri Tasyakuran dan Doa bersama dalam rangka pelantikan Kepala Desa Sedenganmijen duduk disepanjang jalan gang Mijen sejauh kurang lebih 500 meter sebanyak kurang lebih 2.500 warga meluangkan waktunya untuk mendengarkan pencerahan dari Gus Izza Sadewo (Putra Kyai Haji Imron Zamil) Jombang.

Rudi pemuda warga sedenganmijen tidak merasa lelah untuk membantu kades terpilih dalam persiapan kegiatan tasyakuran dan doa bersama didepan rumah kades terpilih.

“Saya merasa senang mas, dengan pak Hasan, beliau ini orang yang jujur dan amanah, 2 periode selama menjabat kades Sedenganmijen, pak Hasan ini rumahnya yaa tetap seperti ini tidak berubah, tapi balai desa berubah total, pembangunan semakin banyak dan maju, pelayanan masyarakat lebih baik”. Kata Rudi sambil mengawasi suara sound sistem yang dijaganya.

Diwaktu berbeda Agus Koordinator banser dari Desa Bareng Krajan berjaga di samping panggung mengatakan sosok seorang Ndan Hasan yang sangat disegani dan bijaksana.

“Ndan Hasan ini sosok pembina yang banyak memberi motifasi pemuda di Kecamatan Krian mas, kenapa Banser ini Sosial mas, beliau ini seorang kades, pimpinan masyarakat Desa Sedenganmijen yang selalu sibuk, tapi dalam komunitas Banser beliau ini selalu meluangkan waktunya di komunitas Banser ini.” Kata Agus dengan semangatnya menjaga keamanan dikegiatan Tasyakuran dan Doa bersama.

M. Hasanuddin, S.Ag. Kades terpilih di-Desa Sedenganmijen menyampaikan amanah yang diembannya saat ini berkat doa para kyai, tokoh masyarakat dan warga Desa Sedenganmijen yang memberikan amanah sebagai Kepala Desa Sedenganmijen.

“Tanpa doa para kyai dan tokoh masyarakat beserta masyarakat Desa Sedenganmijen selama ini, saya bukanlah apa-apa mas”. Syukurnya M. Hasanuddin Kades

Masih kata Hasanuddin, dengan sedikit nada terbata-bata didepan masyarakat Desa Sedenganmijen diperiode ketiga dirinya akan lebih amanah lagi untuk membangun Desa Sedenganmijen.

“Saya berjanji kesemua masyarakat Desa Sedenganmijen, dengan terpilihnya saya diperiode ketiga ini, saya akan lebih amanah dari dua periode yang kemarin, dimasa jabatan saya ketiga ini sekuat saya untuk desa Sedenganmijen lebih maju, lebih makmur dan sejahtera”. Pungkasnya Hasanuddin Kades terpilih. (Yuli)

Editor : dhw_robhin

Bertempat Di Sumber Jenon, Diadakan Tasyakuran Dan Doa Bersama Peringati Malam 1 Syuro (1 muharam 1444 H)

0

MALANG RAYA -Bertepatan dengan hari minggu pon jatuh pada tanggal 30-07-2022 jam 21-00 wib warga dan sesepuh desa juga pemdes gunung ronggo kecamatan tajinan beserta masyarakat setempat maupun dari luar kabupaten malang, ikut menghadiri acara tasyakuran malam satu suro 1444 hijryah atau juga di sebut tahun baru islam 1 muharam 1444 hijriyah.

Acara tersebut di pimpin langsung oleh tokoh masyarakat desa gunung ronggo MBAH SISYANDI, yang meneruskan cikal bakal desa tersebut, di tempat wisata yang sudah tidak asing lagi di kabupaten malang “SUMBER JENON”.

Sumber mata air kehidupan bagi masyarakat sekitar maupun desa tetangga, yang mana sumber jenon satu satu nya mata air yang menghidupi desa tersebut dari pertanian maupun kehidupan lainnya.

Menurut salah satu warga, juga mantan kasun di tahun 1974 desa gunung ronggo, muali 85 tahun “acara suroan ini sudah mulai dari dulu mas, karena masyarakat ini tinggal meneruskan leluhur kami yang sudah memberikan sumber kehidupan bagi masyarakat gunung ronggo kecamatan tajinan kabupaten malang, jadi kami anak cucu tinggal meneruskan dan melestarikan apa yang sudah leluhur kami wariskan” Jelas mantan kasun.

Terpisah, ketua adat desa gunung ronggo surahmat, “menyampaikan terimakasih kepada semua masyarakat yang ikut menghadiri di acara suroan atau 1 muharam 1444 hijriyah, yang mana sudah menjadi pesan dari leluhur atau bedah kerawang desa saya ini gunung ronggo mas” Sahutnya.

Salah satu pengunjung dari surabaya, LEYZER MANURUNG, dengan keluarga setiap tahunnya ikut menghadiri acara tersebut, karena sudah menjadi tradisi baginya juga pengunjung yang lainnya.

Semoga di acara tasyakuran suroan atau 1 muharam 1444 hijriyah tersebut kita semua mendapatkan ridho alloh swt dan tetap dalam lindungannya amin.

Penulis : Genes/Agus
Editor : dhw_robhin

Para Jurnalis Dan Wartawan Di F-Wamipro Bakal Gemparkan Probolinggo Dalam HUT RI Ke-77

PROBOLINGGO – Memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) Ke_77 sejumlah jurnalis dan wartawan yang tergabung di F-Wamipro (Forum Wartawan Mingguan Probolinggo) menggelar rapat bersama pada Minggu (30/07/2022) dikantor sekretariatnya di Jl.Ikan Lumba-lumba No:29 Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo.

Dalam acara tersebut,ada tersebut ada beberapa hal yang menjadi pembahasan, selain guna pemantapan serta pematangan kegiatan pada perayaan HUT RI KE-77 mendatang, keluarga besar F-Wamipro juga menggelar pengukuran size terhadap seluruh anggotanya guna untuk pembuatan seragam baru yang berupa jaket.

“Semntara ini kan kita masih punya dua seragam kebesaran,namun semuanya berupa kemeja. Dihari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke _77 ini Alhamdulillah ternyata ada kabar gembira, dimana Ketua F-Wamipro memfasilitasi para anggotanya berupa jaket.”Ungkap bahagia Munir (Anggota F-Wamipro/red)

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua umum F-Wamipro Moch Suhri.Hadir pula dalam acara tersebut para pengurus, pembina dan para anggotanya yang berasal dari Kota/Kabupaten Probolinggo dan Lumajang

Dalam sambutannya,Suhri (sapaan akrabnya/red) menjelaskan bahwa, pihaknya akan memperingati Hari Kemerdekaan RI yang ke 77 ini berbeda dengan peringatan peringatan sebelumnya.

“Kegiatan yang akan kita laksanakan dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini akan lebih meriah dan berbeda dari tahun tahun sebelumnya, tentunya akan lebih meriah dan mengesankan, Apalagi beberapa tahun kemarin kita memperingati hanya biasa biasa saja lantaran Pandemi covid 19”. tuturnya.

Menurutnya, F-Wamipro sebagaai wadah beberapa jurnalis dan wartawan yang ada di Kota/Kabupaten Probolinggo, tentunya akan memberikan contoh terbaik bagi publik bagaimana kita harus menghargai dan menghormati para pejuang dalam mempertahankan bumi Pertiwi Indonesia ini.

“Kita tunjukan kepada publik, bagaimana cara kita menghormati para pejuang kemerdekaan negara Indonesia ini dulu, dan bagaimana kita harus mempertahankan kemerdekaan ini.Apalagi kita sebagai para jurnalis dan wartawan, tentunya kita punya peranan penting dalam memajukan dan mencerdaskan para regenerasi negeri ini demi cita cita para pejuang kemerdekaan.”Jelas Ketua F-Wamipro

Pembina F-Wamipro, Arman kacung menjelaskan,bahwa F-Wamipro adalah salah satu wadah jurnalis dan wartawan yang ada di Kota Kabupaten Probolinggo dan Lumajang,maka sepantasnya memberikan contoh yang positif bagi publik.

“Ini adalah momen yang sangat baik bagi kami selaku jurnalis dan wartawan,dimana kami sebagai warga negara Indonesia, akan selalu mengutamakan kekompakan dan kebersamaan dalam menjaga keutuhan kedaulatan NKRI.Melalui F-Wamipro, kami akan selalu bersinergi dengan pemerintah daerah dan pusat, begitu juga bersama TNI / POLRI.”Pungkasnya (Team)

Grebek Suro Desa Sumbermujur Bertajuk Wahyuning Ratu Manunggaling Kawulo

LUMAJANG – Warga Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang menggelar kegiatan Grebeg Suro memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriah, bertempat di kawasan Hutan Bambu, Desa Sumbermujur, Sabtu (30/7/2022).

Dalam tradisi yang digelar pada tanggal 1 Suro dalam kalender Jawa ini, diramaikan dengan arak-arakan 21 gunungan hasil bumi, kemudian tarian budaya khas Desa Sumbermujur “Tarian Oleng” hingga ritual adat mengubur kepala sapi di dekat sumber mata air hutan Bambu Semeru.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Yuli Haris, hadir pula dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Forkopimca Kecamatan Candipuro dan seluruh perangkat RT RW, Anggota Pokdarwis Sabuk Semeru dan seluruh warga Sumbermujur.

Kepala Desa Sumbermujur, Yayuk Sri Rahayu , menyatakan bahwa Grebeg Suro tahun ini bertemakan “Wahyuning Ratu Manunggaling Kawulo”, yang berarti bersatunya pemimpin perempuan (ratu) dengan rakyatnya.

“Semoga dengan acara Grebeg Suro ini masyarakat Desa Sumbermujur mendapat keselamatan dan bisa hidup tenang dan nyaman. Hidup rukun berdampingan,” kata Yayuk.

Lebih lanjut Yayuk menjelaskan, bahwa tahun ini sengaja mengarak 21 gunungan hasil bumi sebagai ungkapan rasa syukur atas panen yang melimpah .

Yayuk menjelaskan, Grebeg Suro merupakan tradisi yang sulit dihilangkan oleh masyarakat Desa Sumbermujur. Oleh karena itu, pada tahun ini benar-benar meriah setelah adanya kelonggaran protokol kesehatan.

Masyarakat sendiri meyakini acara itu merupakan bentuk dan ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta.

“Acara grebek suro tahun lalu dilaksanakan secara sederhana akibat pandemi, tahun ini panitia sengaja menggelar Grebeg Suro secara meriah, sehingga antusias warga sangat tinggi, jadi banyak yang datang ke sini,” ujarnya.

Usai diarak keliling kampung, ke 21 gunungan hasil bumi langsung jadi rebutan ribuan warga, yang sudah tidak sabar lagi menunggu prosesi penanaman kepala sapi berakhir.

Salah satu warga yang ikut dalam kegiatan acara Grebeg Suro dan berebut gunungan hasil bumi ini, juga berharap dengan semua rangkaian Grebeg Suro ini, yang telah dilaksanakan dapat mendatangkan keberkahan bagi masyarakat Desa Sumbermujur dan sekitarnya, serta jauh dari segala musibah terutama bencana Gunung Semeru. (Markasan)