Home Blog Page 1385

Dana CSR PT BEK Cair 3 Milyar, Bupati Barut Tinjau Pekerjaan Jalan Daerah

BARITO UTARA – Bupati Barito Utara, H.Nadalsyah didampingi Kepala Dinas Pekerjaan umum dan Penataan Ruang(PUPR) M. Iman Topik,S.IP,M.Si, Camat Teweh Timur dan Kepala Bidang(Kabid)Bina Marga serta Kepala UPT Alkal DisPUPR, meninjau pengerjaan jalan Simpang Jamut sampai simpang Datan Kecamatan Teweh Timur, Rabu kemarin (8/6/2022). 

Pekerjaan jalan sepanjang 56 km yang diawasi, oleh Bidang Bina Marga DisPUPR Kabupaten, merupakan bentuk CSR dari PT.BEK.Bupati Barito Utara besrta jajarannya, sebelum meninjau pekerjaan jalan tersebut, menyempatkan diri menghadiri undangan 100 hari meninggalnya Almarhum Tobing di Kelurahan Jingah.

Bupati Barito Utara, berharap dengan terealisasinya bantuan CSR dari PT.BEK pada bulan February yg lalu sebesar tiga(3)milyar rupiah dari PT BEK, Maka pekerjaan perbaikan jalan, akses menuju dua Kecamatan ini, melalui Desa Datan akan segera Fungsional, sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat di dua kecamatan, yakni Kecamatan Teweh Timur dan Gunung Purei.

“Dengan dukungan fasilitas Sarpras yang dimiliki oleh Dinas PUPR Barito Utara, untuk menunjang pekerjaan jalan simpang Jamaud dan desa Datan melalui program CSR dari PT BEK, untuk kepentingan masyarakat khususnya warga di dua Kecamatan di Barito Utara.

Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, kami mengapresiasi dan mengucapkan terimaksih kepada Mangement PT BEK yang telah merealisasikan bantuan CSR-nya,”kata H. Nadalsyah.  

Kepada perusahaan atau pun dari pihak ketiga yang beroperasi di wilayah Kabupaten Barito Utara, agar dapat membantu Pemerintah dalam program pembangunan, baik di bidang pembangunan, infrastruktur jalan ataupun sumber daya yang lainnya.”Mengingat adanya keterbatasan anggaran dari pemerintah daerah,mari kita bersama bahu membahu dan bersatu padu untuk membangun Barito Utara,”tegas H.Nadalsyah. 

Terlebih pada saat ini mendekati Hari Jadi  Kabupaten Barito Utara ke-72, diharapkan partisipasi semua pihak, dalam memajukan,Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.”Semoga Barito Utara kedepan kian maju dan kuat dengan telah fungsionalnya infrastruktur jalan ini, semuanya itu demi menunjang perekonomian masyarakat dengan tumbuh dan berkembang sesuai dengan moto Hari Jadi ke-72 Kabupaten Barito Utara,”tutup H.Nadalsyah.   (SS)

30 Tahun Kuliah Dan Baru Raih Gelar Sarjana Hukum, Ketua “MAKI” Langsung Gabung Dengan Organisasi Advokat Tertua Di Indonesia (PERADIN)

JAKARTA – Setelah mendapat gelar Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta, Boyamin Saiman kini bergabung dengan Peradin. Gelar SH itu diraih Ketua Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) setelah kuliah 30 tahun.

“Saya memantabkan hati untuk bergabung dengan organisasi advokat Persatuan Advokat Indonesia (Peradin) dan telah mendapatkan Kartu Tanda Anggota Peradin pada tanggal 3 Juni 2022,” kata Boyamin kepada wartawan, Kamis (9/6/2022).

Sebagai konsekuensi atas kehendak menjadi Advokat, maka Boyamin Saiman akan segera mengikut Pendidikan Profesi Advokat (PPA) yang akan mulai dilaksanakan tanggal 11 Juni 2022 di Surabaya. Selanjutnya mengikuti ujian dan sumpah sebagaimana ketentuan yang berlaku.

“Pilihan mengikuti Peradin adalah organisasi tertua (1964) yang didirikan di Solo sehingga saya sebagai ber-KTP Solo punya ikatan emosional,” ucap Boyamin.

Selain itu, Boyamin Saiman sebagai alumni LBH-YLBHI ingin meneruskan kelanjutan para pendiri YLBHI yang bergabung dalam awal pembentukan Peradin.

“Saya tetap menginginkan terbentuknya organisasi advokat tunggal (single bar) karena ke depannya kehormatan tertinggi profesi advokat (officium nobile) akan lebih mudah terwujud apabila terdapat organisasi tunggal advokat,” tutur Boyamin.

Boyamin Saiman ke depannya menyatakan tetap berkomitmen untuk mendorong dan mengajak seluruh elemen organisasi advokat untuk menuju terbentuknya organisasi tunggal.

Untuk diketahui, Peradin didirikan di Solo pada tanggal 30 Agustus 1964 sebagai organisasi atau wadah persatuan advokat Indonesia. Sejak tanggal 30 Agustus 1964 Peradin menggantikan PAI sebagai singkatan dari Persatuan Advokat Indonesia. Dalam musyawarah tersebut Mr Iskaq Tjokrohadisuryo (mantan Menteri Perekonomian) terpilih sebagai Ketua Umum merangkap formatur DPP Peradin dan ditetapkan pula penyebutan advokat (menggantikan istilah pengacara) untuk semua anggota Peradin.

Saat ini Peradin dipengurusi jabatan Ketua Umum oleh Dr Firman Wijaya SH MH,

Sebelumnya, Wakil Rektor I UMS Bidang Pendidikan Harun Joko Prayitno menjelaskan mengapa Boyamin sudah lewat dari masa studinya tapi bisa lulus SH.

“Cuma universitas memberlakukan pembaruan masa studi (PMS). Jadi PMS, diberlakukan kepada mahasiswa yang tidak bisa menyelesaikan masa studinya tepat waktu, dalilnya itu,” kata Harun Singkat.

Harun menyebut mahasiswa tetap secara sah tercatat di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek). Khusus Boyamin, diberlakukan program Outcome Based Education (OBE).

“Menyusun skripsi tidak harus laporan yang tebal luarannya. Tapi bisa berupa produk hukum, peraturan perundangan, kajian naskah akademik, kalau ini namanya rekayasa sosial, pemberdayaan, advokasi masyarakat, itu dihargai setara skripsi tugas akhir,” Jelasnya.
“Disadur dari berbagai sumber & portal online”. (team)

Dukung Kampanye “We Love Cities 2022” Dengan “We Love Probolinggo”

PROLINGGO – Kota Probolinggo terpilih menjadi salah satu finalis yang memenuhi syarat berpartisipasi pada kampanye We Love Cities (WLC) 2022 yang akan diikuti oleh 72 kota dari 21 negara di penjuru dunia.

Kampanye publik ini dilakukan melalui media sosial yang mengajak seluruh masyarakat dunia untuk menunjukkan dukungannya untuk pembangunan kota berkelanjutan. Pemenang We Love Cities dipilih melalui jumlah vote website, interaksi di media sosial termasuk tagar khas tiap kota, serta saran atau masukan untuk membuat kota tersebut lebih baik.

“Hastag Kota Probolinggo yang digaungkan oleh Wali Kota Probolinggo, I Love Probolinggo maka sesungguhnya We Love Cities adalah We Love Probolinggo. Jadi 2 hastag ini mudah-mudahan membawa kita menjadi dikenal bukan hanya di Kota Probolinggo tetapi dikenal di seluruh masyarakat Indonesia dan mendunia,” ujar Kepala Bappeda Litbang, Tartib Gunawan saat talkshow di Radio Suara Kota, Rabu (8/6).

Tartib menjelaskan, Kota Probolinggo telah mengikuti kompetisi ini mulai tahun 2018 dan berkomitmen untuk pembangunan kota berkelanjutan serta konsistensi untuk beradaptasi terhadap perubahan iklim, dan mengajak seluruh masyarakat Kota Probolinggo untuk terlibat secara aktif di dalamnya.

“Dan alhamdulillah kinerja ini merupakan kinerja secara menyeluruh. Di tahun ini kita patut berbangga, Kota Probolinggo bersama dengan Kota Balikpapan bisa mendampingi DKI Jakarta untuk mengkampanyekan adaptasi perubahan iklim dan memitigasi risiko serendah-rendahnya yang ditargetkan tidak lebih dari 1,5 derajat celcius pada tahun 2030 untuk kenaikan suhu pada perubahan iklim ini,” urainya.

Senada dengan Tartib, Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Litbang Ari Puspita menambahkan, kompetisi ini memang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat dengan menggunakan media sosial.

“Masyarakat akan diminta untuk melakukan vote pada website We Love Cities, serta memberikan saran dan masukan untuk Kota Probolinggo. Kemudian dalam setiap aktivitasnya, masyarakat harus mengupload di media sosialnya masing-masing dengan menyertakan #WeLoveProbolinggo #WeLoveCities. Nantinya yang paling banyak interaksi dan aktivitas di media sosial yang terkait dengan We Love Cities, inilah yang akan menjadi pemenang,”bebernya.

Lebih lanjut Ari mengulas konten yang bisa diupload di media sosial yakni kegiatan yang menunjukkan dukungan dan kecintaan warga pada Kota Probolinggo. Semakin banyak masyarakat yang menunjukkan rasa cintanya pada Kota Probolinggo, maka kota ini akan terus terpelihara dan terawat serta menjadi kota yang aman, nyaman dan berkelanjutan.

“Apa yang kita kampanyekan dan dilakukan bisa menginspirasi masyarakat. Misal, kita menanam mangrove dan diupload di media sosial kita, kemudian banyak yang like, share dan comment maka harapannya dari postingan itu mampu menginspirasi warga lainnya agar lebih mencintai kota ini,” imbuhnya.

Sementara itu, pengendali dampak lingkungan DLH Aricandra menegaskan, kampanye WLC tidak hanya untuk mengkampanyekan kecintaan pada Kota Probolinggo saja, namun tetap harus mengarah pada keberlanjutannya yang mengarah pada peningkatan aksi kita terkait perubahan iklim. Serta bagaimana mitigasi dan adaptasinya dengan melibatkan seluruh masyarakat.

“Salah satunya seperti kegiatan pengelolaan sampah yang tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja tetapi peran masyarakat mulai dari rumah tangga sudah mampu memilah sampah. Karena ketika dibiarkan menumpuk terutama sampah organik maka akan menghasilkan gas metan yang berpengaruh pada peningkatan emisi,” harapnya.

Menurut Ari, ketika masyarakat sudah memiliki kesadaran untuk memilah sampah dari rumah maka taman pembuangan akhir (TPA) akan terkurangi bebannya. Setidaknya sampah organiknya dikompos dari komposter aerob/POC di rumah dan di setiap komplek rumahnya memiliki bank sampah yang menampung sampah anorganik, sehingga sampah benar-benar dapat dimanfaatkan.

“Mari kita tunjukkan kalau benar-benar cinta Kota Probolinggo dibuktikan dengan mengupload kegiatan We Love Probolinggo di tanggal 19 September-31 Oktober 2022 di media sosialnya. Jangan lupa disertakan tagar #weloveprobolinggo di setiap postingan di media sosial. Postingan tidak hanya sebatas kegiatan dari sisi lingkungan saja tetapi juga bisa dari komunitas seni, dan komunitas lainnya untuk mendukung Kota Probolinggo,” tutup Ari. (red)

Video Phone Sex Nya Tersebar Di Dunia Maya, Oknum Pejabat Dinsos KLU Lapor Polisi, Ini Kronologis Lengkap Nya

0

LOMBOK UTARA – Oknum pejabat Dinas Sosial Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Lombok Utara (KLU) inisial RA melapor ke Polda NTB, atas menyebarnya video call sex (VCS), yang diduga menampilkan RA dan lelaki teman teleponnya itu.

Di mana dalam video berdurasi 05.10 detik itu, perempuan diduga RA memperlihatkan payudaranya. Sementara pasangannya dalam VCS itu memperlihatkan penisnya.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima adanya laporan itu dari RA. Kabarnya RA mengaku dirinya sebagai korban atas video yang beredar itu. “Laporannya sudah masuk,” kata Artanto kepada awak media, Rabu (8/6).

Dengan adanya laporan itu, proses penyelidikan pun dilakukan. Tentu pemanggilan saksi untuk dimintai keterangan akan dilakukan juga. “Segera dilakukan pemanggilan untuk dimintai keterangan,” imbuhnya.

Selain mengungkap penyebar VCS itu, motif dari penyebar video juga akan ditelusuri. Hal itu berkaitan dengan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Sebelumnya, Selasa (7/6), RA bersama Kepala Dinsos P3A KLU Fathurrahman menghadap Penjabat Sekda KLU Anding Duwi Cahyadi. Saat dikonfirmasi, Fathurrahman membenarkan pertemuan tersebut membahas VCS diduga RA yang tengah viral belakangan ini. Namun terkait bagaimana hasil pertemuannya, ia enggan menjelaskan. “Pada intinya yang bersangkutan (RA) mengaku sudah melapor ke Polda NTB,” ujarnya.

Terkait apakah RA mengakui bahwa dalam video tersebut adalah benar dirinya, Fathurrahman mengaku belum ada kesimpulan. Saat ini pihaknya menyerahkan sepenuhnya persoalan tersebut ke pihak penegak hukum. “Kita tunggu hasil pemeriksaan. Saat ini saya belum berani memberikan komentar apa-apa,” urainya singkat. (dhw-robhin)

Kasun Nikahi Gadis 16 Tahun, Awalnya Kenalan Melalui Facebook

0

NGAWI – Bermula dari perkenalannya melalui Facebook, kedua insan antara SM (50), seorang kepala dusun Dung Benteng, Kecamatan Kesunggalar Kabupaten Ngawi dengan seorang gadis 16 tahun berinisial SPC, keduanya menjalin hubungan asmara hingga ke jenjang pernikahan siri.

Namun ternyata, kasun SM diketahui telah memiliki istri yang kini menjadi pekerja migran di Taiwan. Atas perbuatannya itu sang istri hendak melapor ke Polisi. Akhirnya Polisi menemukan lokasi pernikahan siri mereka yang digelar secara diam-diam di Desa Pelanglor, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi.

Kapolsek Kedunggalar AKP Juwair mengatakan kisah cinta antara kasun dengan anak yang dinikahi siri itu awalnya kenal di media sosial Facebook.

“Ternyata mereka saling kenal dari media sosial Facebook,” ujar Juwair saat dikonfirmasi media pada Rabu (8/6/2022).

Juwair menambahkan, perkenalan mereka melalui Facebook baru sekitar dua bulan lamanya. Mereka yang semula hanya berbincang melalui messenger Facebook berlanjut saling tukar nomor WhatsApp.

“Kenal baru dua bulan, awalnya hanya ngobrol chatting inbox Facebook dan lama kelamaan saling tukar nomor ponsel WhatsApp,” terang Juwair.

Tak hanya itu, Juwair menjelaskan, setelah keduanya saling tukar nomor WhatsApp, hubungan mereka semakin dekat dan sepakat untuk bertemu. Hingga keduanya menjalin asmara dan menikah secara diam-diam tanpa ada warga dan perangkat yang diundang.

“Setelah saling tukar nomor WhatsApp berlanjut ketemu darat dan menjalin hubungan asmara hingga ke pernikahan siri. Saat pernikahan siri tidak ada tetangga dan perangkat yang diundang karena dirahasiakan,” terangnya.

Juwair menambahkan terkait kasus ini, polisi juga memintai keterangan kepala desa dari kedua belah pihak, yakni mempelai pria dan wanita.

“Kami juga memintai keterangan perangkat desa, termasuk kades kedua belah pihak,” tandasnya.

Sebelumnya, viral di grup Facebook Info Cepat Ngawi Peduli, seorang ibu pemilik akun Bundane Aulia Riski mencari kabar anaknya yang masih di bawah umur dinikahi seorang kasun berusia 50 tahun. Anaknya baru berusia 16 tahun atau berselisih 34 tahun dengan sang kasun.

Dalam unggahannya, sang bunda juga meminta solusi kepada warganet. “Ini ank saya mau nikah sama laki2 yg umurnya dah 50 Thun sedangkan ank saya br 16 Thun bulan 7 nanti..calon nya kamituwo dung banteng mohon solusinya” tulis akun Bundane Aulia Riski.

Belakangan diketahui, pemilik akun tersebut bernama Hartini. Dia kini menetap di Aceh, setelah bercerai dengan ayah SPC. (bam).

Video Viral Pria Menikahi Domba Katanya Dapat Wangsit

0

GRESIK – Video viral seorang pria menikahi domba di Gresik yang diunggah di YouTube ‘rey toet tv’ dengan judul “Viral Pernikahan Pria Asal Gresik Menikahi Seekor Domba katanya Dapat Wangsit’ diadukan Polisi.

Video tersebut menayangkan prosesi pernikahan yang berlangsung layaknya pernikahan antara pasangan manusia.

Tampak sekelompok orang berpakaian adat jawa sedang menjalankan ritual saat pria tersebut menikahi seekor kambing betina yang disimbolkan sebagai anak dari Sri Kinasih dan diberi nama Sri Rahayu bin Bejo.

“Saya terima nikahnya, Sri Rahayu Bim Bejo (Domba), dengan mas kawin uang sebesar 22 ribu rupiah, serta tunduk, patuh, taat dan ikhlas atas perintah dan petunjuk dari gusti yang maha suci ini. Demi mempersatukan bumi nusantara, bumi pertiwi, indonesia tercinta ini,” kata pria itu dalam video.

Lantas sang penghulu berteriak kepada masyarakat yang sedang menyaksikan di sekelilingnya, ‘sah?’, masyarakat pun menjawab ‘sah’ sembari bertepuk tangan.

Setelah mengucapkan akad nikah, masyarakat yang hadir mengucapkan selamat kepada pengantin pria dan domba tersebut.

Namun dalam pengakuannya pengunggah video menyebut pernikahan itu hanya konten.

Meski demikian, sekelompok orang yang menamakan diri Wong Cerdas (WC) Gresik melakukan protes terhadap tayangan konten itu.

Mereka mendatangi Mapolres Gresik untuk mengadukan seluruh pihak yang terlibat dalam ‘pernikahan manusia dengan domba’ tersebut.

Pimpinan WC Gresik, Abdullah Syafii, mengatakan pernikahan dalam konten tersebut telah menistakan agama. Syafii juga menyebut proses pernikahan manusia dengan domba itu seolah-olah dilakukan secara Islam.

“Silakan melakukan klarifikasi apa pun bentuknya, itu hak mereka. Meski konten belaka, kalau soal penistaan atau pelecehan agama tidak bisa dibuat main-main,” kata Syafii, seperti dikutip dari detikJatim, Rabu (8/6/2022).

Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro mengatakan pihaknya telah menerima pengaduan tersebut. (bam).

MDF Award Wadah Para Konten Kreator Millenial Sidoarjo Untuk Terjun di Bisnis Profesional

0

SIDOARJO – Ajang Millenial Digital Fest (MDF) Award 2022 menjadi cikal bakal wadah para millenial Sidoarjo yang menggeluti dunia konten kreator digital. Peluang usaha menjadi seorang konten kreator profesional hari ini sangat menjanjikan dan digandrungi anak muda masa kini yang disebut generasi millenial.

MDF hadir sebagai bentuk apresiasi dari Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor terhadap generasi millenial yang ingin menggeluti bidang ini. Pada kesempatan ini bupati yang juga masuk kategori generasi millenial itu memberikan motivasi dan treatment bagaimana memulai usaha menjadi konten kreator profesioanal. Pasalnya, usaha yang mengandalkan kreativitas seni dan keahlian dalam desaign itu bila digeluti dengan serius akan menghasilkan pundi-pundi uang.

“MDF ini wadah bagi para millenial dalam menggali dan mengembangkan potensinya menjadi seorang konten kreator profesional. Tidak hanya ahli dalam membuat konten, tetapi juga bagaimana menangkap peluang bisnis di dunia maya,” ujar Gus Muhdlor disambut tepuk tangan meriah dari para peserta lomba MDF. Rabu, (8/7/2022) di Bale Majaphit RSUD Sidoarjo.

Konten kreator masuk dalam bidang ekonomi kreatif. Dimana, pemerintah saat ini sedang gencar-gencarnya mendorong sektor ini untuk maju, terutama mereka para millenial yang menerjunkan diri memilih menjadi wiraswasta.

“Pandemi menuntut semua orang untuk kreatif dalam menjalankan roda usahanya. Hadirnya para konten kreator atau influencer millenial ini menjadi peluang usaha baru dalam dunia digital. Ini perkembangan yang sangat bagus bagi ekonomi kreatif Sidoarjo,” jelasnya.

Dalam mendobrak semangat para millenial Sidoarjo, Gus Muhdlor tidak sendiri. Ia bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak Elestianto kompak mengawal dan mendukung langkah para millenial yang ingin menggeluti dunia konten kreator ataupun inflencer.

Wagub Jatim yang juga termasuk kepala daerah millenial itu menjelaskan bagaima karakter dan kriteria yang setidaknya harus dimiliki oleh generasi millenial sekarang yang ingin sukses. Pertama adalah kompetensi, kemudian hirarki, pengembangan talenta dibidang teknologi, hiperkonektivitas dan yang kelima adalah transparansi.

“Untuk menjadi pemimpin muda harus berkutat pada isu big data, smart city dan virtual-augmentedreality, artificial intelegence, cloud computing, 3D printing, advance robotic,” tutur Emil.

Sedangkan bidang lainnya yang juga membawa peluang, yakni game developer, animator dan videograper. “Dalam sektor bisnis isunya bagaimana mengintegrasikan bisnis ke dalam teknologi dan menjaga ritme kerja yang sekarang serba cepat,” imbuj Emil.

Pada kesempatan MDF Award 2022 kali ini, mereka yang karyanya dinilai terbaik mendapat apresiasi penghargaan dari Pemkab Sidoarjo melalui Dinas Komunikasi dan Informatika. Pengarhargaan diserahkan langsung oleh Bupati Sidoarjo kepada para pemenang lomba.

Untuk juara lomba Vlog karya terbaik juara 1 diraih oleh Pandu Rudi Widyatama, juara 2 Muhammad Editya Wahyu dan juara 3 Indi Rachmawati.

Sedangkan lomba fotografi karya terbaik juara 1 diraih oleh Meylia Amanatul Rochma, juara 2 Celly Nomadeni dan juara 3 Annisa Febrianti.

Kategori lomba Citizen Jurnalism juara 1 diraih oleh Nataya Khuria Insani, dan juara 2 oleh Yuni Khoirul Fatimah. Dan kategori yang terakhir lomba City Branding diraih oleh Eko Prasetyo.

Pada kesempatan ini, dihadirkan narasumber dari influencer Sidoarjo yang memberikan infromasi seputar bisnis konten kreator. (Kominfo/YL).

Polres Lumajang ‘Panen’ Tangkapan Dalam Operasi Pekat Semeru 2022

0

LUMAJANG – Kepolisian Resor Lumajang Jawa Timur, merilis hasil ungkap sejumlah kasus dalam Operasi Pekat Semeru 2022. Dipimpin langsung Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K M.H, rilis menghadirkan sejumlah awak media, saat itu dilaksanakan di lobby Mapolres, Rabu (8/6/2022).

Ada sejumlah kasus diurai oleh AKBP Dewa, hasil kinerja dari berbagai satuan fungsi reserse di internal Polres Lumajang.
AKBP Dewa menerangkan, hasil ungkap terbagi diantaranya kasus prostitusi, kasus perjudian, kasus miras ilegal, dan kasus penyalahgunaan narkoba.

“Hari ini kita merilis hasil dari operasi kepolisian kewilayahan dengan sandi pekat Semeru 2022 yang dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 23 Mei sampai dengan 3 Juni,” ungkap Kapolres Lumajang.

Dijelaskan, pelanggaran yang berhasil diungkap yaitu yang pertama untuk kasus prostitusi. “Prostitusi ini kita ada target operasi yang ditetapkan 2, dan kita mengungkap dua target, dengan tersangka totalnya 4 orang,” jelas Kapolres.

Kemudian jiga diurai untuk kasus perjudian, lanjut AKBP Dewa target operasi ada 4 terungkap semua, dan non target operasi terungkap 2. “Jadi total ada 6. Untuk perjudian ini tersangka ada 12 orang,” tukasnya.

Diwaktu yang sama untuk miras, kata Kapolres ada 5 target operasi dan 5 non target operasi, jadi total ada 10, berikut 10 tersangka yang di lakukan proses selanjutnya. Sementara untuk kasus narkoba sendiri, kata orang nomer satu di Kepolisian Resor Lumajang itu, pihaknya ada target ditetapkan 2 dan terungkap semua 2. Juga yang non target ada 3, jadi total 5 dengan keseluruhan tersangka juga 5.

“Jadi pengungkapan dalam operasi pekat Semeru ini, keseluruhan ada target operasi dan non target operasi itu ada 25. Kemudian untuk tersangka target operasi ada 13 orang dan non target operasi ada 18 orang, jadi total tersangka keseluruhan ada 31 orang dalam 14 hari operasi,” ujarnya mendetail.

“Untuk yang prostitusi, perjudian dan narkoba semuanya ditahan. Sementara untuk miras ada sebagian yang masuk kategori tipiring (tindak pidana ringan), akan tetapi dari barang bukti kami sita secara keseluruhan,” pungkasnya.

Sidang PPL Tetapkan Bidang Objek Redistribusi Tanah, Pemkab Lumajang Beri Apresiasi

0

LUMAJANG – Guna menyamakan persepsi terkait penetapan tanah yang sikuasai langsung oleh negara seluas 109.669 m2 sebanyak 150 bidang menjadi 0byek dan subyek redistribusi, digelar Sidang Panitia Pertimbangan Landreform (PPL) Kabupaten Lumajang.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Kantor BPN Lumajang pada Selasa (7/6/2022), dihadiri segenap panitia, Drs. Basuni selaku Ketua Sidang PPL, H.M Rocky Soenoko, SH, MSi, selaku wakil ketua, Drs. Arif Sukamdi MM, selaku sekretaris dan Eko Sugeng Prasetyo MP, selaku wakil sekretaris. Sedangkan para anggota yaitu, Slamet Maryadi,ST, Dondy Soeharto SIP, MSi, Risa Ratna Sari SPd, Fira Yofiyana, SH, dan Iskhak Subagio, SE.

Sidang panitia pertimbangan landreform dilaksanakan dalam rangka membahas obyek penetapan lokasi kegiatan sertifikasi tanah berdasarkan keputusan kepala kantor wilayah Badan Pertahanan Nasional Provinsi Jawa Timur Nomor : 27/SK-35.NP. 02.03/I/2022 yaitu di Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro dan di Desa Oro-oro Ombo Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.

Ketua Panitia Pertimbangan Landreform Kabupaten Lumajang, Drs Basuni mengatakan mewakili Pemerintah Kabupaten Lumajang sangat menyambut baik dan mendukung penuh pelaksanaan sidang panitia pertimbangan landreform di tahun 2022 ini.

“Setelah sidang panitia pertimbangan landreform akan dilakukan pengukuran dan pemetaan serta inventarisasi dan identifikasi untuk memastikan bahwa obyek dan subyek yang diusulkan memenuhi persyaratan,” ujar Basuni dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Rabu (8/6/2022).

Sementara itu, Ketua DPC HKTI Kabupaten Lumajang Iskhak Subagio, SE, selaku anggota PPL menyampaikan adanya potensi konflik tanah negara yang dikuasai masyarakat ada di beberapa kecamatan seperti Desa Pandanwangi Kecamatan Tempeh, Desa Selok Awar-awar Kecamatan pasirian, Desa Sumber Mujur (komplek hunian tetap erupsi Semeru), Desa Pasrujambe Kecamatan Pasrujambe dan Dusun Karanganyar Desa Burno, Desa Kandang Tepus, Desa Ranu Pani Kecamatan Senduro.

“Di samping itu, tanah eks korban erupsi Semeru di Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro dan Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo juga menjadi kajian tersendiri, karena sertifikat dan dokumen tanahnya juga musnah tertimbun abu vulkanik,” tandasnya. (bam).

Satbinmas Polresta Banyuwangi Ajak Santri Tangkal Paham Radikalisme dan Terorisme

BANYUWANGI – Dalam menciptakan dan memelihara Kamtibmas,Polresta Banyuwangi terus melakukan penggalangan dan pendekatan kepada seluruh elemen masyarakat dan stake holder yang ada.

Kali ini melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polresta Banyuwangi mengingatkan dan mengajak para santri selalu melakukan amar ma’ruf nahi mungkar, baik dengan perbuatan maupun secara lisan.

Ajakan tersebut disampaikan Kasatbinmas Polresta Banyuwangi melalui Kepala Urusan Administrasi dan Tata Usaha (Kaurmintu) Satbinmas Polresta Banyuwangi Bripka M. Syafa’at.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Baitul A’la Kelurahan Karangrejo Banyuwangi pada Selasa (07/06/2022) malam itu dalam rangka pembinaan dan bimbingan penyuluhan kepada santri Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa (PPPM) Nurul Huda.

“Kegiatan ini merupakan program kegiatan rutin Polresta Banyuwangi dalam upaya mewujudkan keamanan, ketenteraman, dan ketertiban masyarakat,”kata Bripka Syafa’at.

Anggota Satbinmas Polresta Banyuwangi ini menuturkan, dengan kemajuan teknologi informasi dan dalam era digital saat ini, masyarakat -kalangan santri diharapkan bisa bijak dalam bermedia sosial.

”Gunakan teknologi secara bijak dan produktif serta jangan mudah terprovokasi berita-berita yang belum jelas kebenaranya,”tutur Bripka Syafa’at.

Bripka Syafa’at mengungkapkan terkadang masalah muncul karena ada pihak yang tidak bijak dalam menggunakan media sosial.

“Dengan menyebarkan informasi yang tidak akurat akhirnya mengakibatkan kegaduhan bahkan sampai ada korban harta dan nyawa,” jelasnya.

Sementara itu di tempat terpisah Kapolresta Banyuwangi AKBP Deddy Foury Millewa melalui Kasi Humas Polresta Banyuwangi Iptu Lita Kurniawan membenarkan adanya kegiatan yang dilaksanakan oleh Sat Binmas tersebut.

“Benar,kegitan itu merupakan program kegiatan rutin Polresta Banyuwangi dalam upaya mewujudkan keamanan, ketenteraman, dan ketertiban masyarakat,”kata Iptu Kurniawan di Polresta Banyuwangi,Rabu (8/6/22).

Kasi Humas Polresta Banyuwangi menambahkan dalam kegiatan tersebut diharapkan kalangan santri menjadi pelopor dalam menaati auran dan hukum yang ada.

Mudahnya mengakses informasi digital menurut Iptu Kurniawan butuh kewaspadaan semua pihak.

“Adanya informasi negative seperti penyebaran paham radikalisme dan terorisme yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), ini juga perlu kita waspadai bersama,”tutur Iptu Kurniawan.

Masih kata Kasi Humas Polresta Banyuwangi bahwa Radikalisme dan terorisme saat ini sudah menjangkiti semua golongan mulai dunia pendidikan, para pengusaha maupun aparat keamanan negara.

“Dalam upaya mencegah penyebaran penyebaran paham radikalisme dan terorisme, warga perlu pemahaman agama secara khafah.,”tambah Iptu Kurniawan.

Untuk hal itu kata Iptu Kurniawan perlu adanya kesadaran bahwa negara Indonesia adalah Bhineka Tunggal Ika yang perlu diterapkan dalam kehiduapan bermasyarakat berbangsa dan bernegara dalan NKRI.

Selanjutnya yang tidak kalah berbahaya adalah peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang oleh para pengedar dengan berbagai modus.

Salah satunya pelibatan anak-anak untuk menjadi kurir untuk mengelabui aparat penegak hukum.

”Untuk itu para santri supaya hati-hati dan waspada apabila ada orang yang tidak kenal dan menawarkan barang yang kita tidak tahu. Bisa jadi hal tersebut adalah modus peredaran narkoba,”lanjut Iptu Kurniawan.

Menurutnya kepatuhan dan ketaatan menjalan agama Islam secara khafah menjadi benteng untuk mengatasi degradasi moral yang terjadi dalam era globalisasi saat ini.

Sebelumnya KH Astro Junaidi, ketua DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Banyuwangi, mengungkapkan selama ini hubungan dan kerja sama LDII dengan Polresta Banyuwangi sudah berjalan dengan sangat baik.