Home Blog Page 1392

Pengelolaan Pupuk Bermasalah, DPR Rekomendasikan Perbaikan Tata Kelola

0

JAKARTA – Pengelolaan pupuk bersubsidi diakui mengalami berbagai kendala di lapangan dan juga disadari rawan terjadinya penyimpangan.

Hal itu sebagaimana dikatakan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian (Sekjen Kementan), Kasdi Subagyono.

“Kami menyadari ada beberapa yang rawan terjadi di lapangan,” kata Kasdi dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IV DPR RI, Kamis (3/2/2022).

Berbagai kerawanan penyimpangan ini disebabkan oleh sarana pendukung sistem pendataan dan pengawasan penyaluran pupuk yang kurang memadahi.

Selain itu pula disebabkan adanya kendala yang dialami antara lain kapasitas pada petugas pendamping petani yang terbatas jumlah dan kualitasnya. Kementan sendiri mengakui itu.

Oleh karena itu, Panja Komisi IV DPR RI kemudian memberikan rekomendasi atas perbaikan tata kelola pupuk bersubsidi.

Rekomendasi tersebut disampaikan beberapa hal pokok terkait dengan penyediaan dan penyaluran pupuk bersubsidi jenis Urea dan NPK.

Ada enam rekomendasi perbaikan dalam rangka perbaikan tata kelola pupuk bersubsidi tersebut.

Pertama, membatasi jenis komoditas yang mendapatkan pupuk bersubsidi, mengacu Perpres 59/2020 yaitu padi, jagung, kedele, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu rakyat, kopi rakyat dan kakao rakyat.

Kedua, mengurangi jenis pupuk bersubsidi menjadi Urea dan NPK

Ketiga, penetapan lokasi pupuk bersubsidi per Provinsi, Kabupaten/Kota, ditetapkan secara proposional berdasarkan data spesial luasan areal tanam dan komoditas yang disubsidi.

Keempat, meningkatkan pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi secara komprehensif dengan menambah anggaran untuk pengawasan.

Kelima, meningkatkan pendampingan, pelatihan, dan sosialisasi penggunaan pupuk keoada petani seauai dengan dosis yang dianjurkan

Keenam, melaksanakan rekomendasi pada bulan Juli 2022. Berkaitan hal tersebut dimohon agar segera menyiapkan segala sesuatu yang terkait dengan penyediaan dan penyaluran pupuk bersubsidi jenis pupuk bersubsidi Urea dan NPK.

Sementara Ketua HKTI Kabupaten Lumajang, Iskhak Subagyo turut memberiikan komentar terkait pengelolaan pupuk bersubsidi yang juga berimbas di Kabupaten Lumajang Jawa Timur.

“Bicara pupuk subsidi harus di titik beratkan pada pengawasan penyalurannya, karena pemerintah susah payah menganggarkan subsidi itu agar petani terlindungi, untuk itu perlunya sebuah pemahaman bersama terhadap pemberian subsidi ini,” pungkasnya. (bam)

Sosok Dibalik Pembuatan Trailer Film Anak Singkong Dari Situ Lembang Dano

0

CIMAHI – Dalam setiap proses lahirnya sebuah karya, tidak akan lepas dari orang-orang hebat yang berada didalamnya. Seperti halnya dalam pembuatan Trailer Film Anak Singkong dari Situ Lembang Dano, selain para pemain dan Crew yang luarbiasa dalam proses pembuatan Trailer Film tersebut ada Dua sosok yang merupakan Orang yang sangat berjasa dan merupakan ruh dalam pembuatan Trailer Film Anak Singkong dari Situ Lembang Dano,
Siapakah Mereka?

Sutradara Bangun Cahyono, Pria lulusan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) tahun 1992 yang dengan penuh dedikasi mencurahkan segala kemampuannya dalam pembuatan Trailer Film Anak Singkong dari Situ Lembang Dano, Mulai dari perencanaan menyusun naskah sampai hal yang terkecil tak luput dari sentuhan Sutradara Bangun Cahyono. Sungguh suatu perjuangan yang luarbisa, Mas Bangun sapaan akrab Bangun Cahyono berharap Trailer ini akan berlanjut dengan dibuatnya Film Penuh(Full Movie) serta dalam prosesnya Bangun Cahyono berharap adanya dukungan baik dari Pemerintah maupun Pihak swasta.

“Harapan saya setelah proses Film Trailer ini tuntas maka dapat berlanjut ke pembuatan Film Penuh(Full Movie) dan untuk biayaanya saya belum bisa membayangkan untuk saat ini, namun saya berharap tidak terlalu melangkah jauh karena Kepala Desa menyatakan bahwa Situ Lembang Dano akan menjadi Destinasi wisata, Sungguh suatu kebahagiaan bagi kami bahwa dalam pembuatan Trailer Film Anak Singkong dari Situ Lembang Dano ini Bapak Wagub Jawabarat, Bapak UU Rhizanul Ulum berkenan ikut main dalam Trailer ini sebagai Ajengan.

Rencananya kami akan memaksimalkan semua potensi dan kesempatan guna membiayai pembuatan Full Movie nya, setelah selesai proses pembuatan lanjut ke penayangan, Dalam hal penayangan kami akan promosikan melalui aplikasi Bioskop Digital dengan rating penonton terendah dan rating tertinggi sehingga kami tidak terlalu dipusingkan untuk penayangan, namun rumus yang paling utama dalam proses pembuatan sampai penayangan adalah menjaga kerukunan dan kesolidan malah menurut saya ini hal yang paling utama.

Setelah rumus kompak, solid dan rukun serta saling mendo’an Insya Allah semua akan indah pada waktunya, Melalui Film ini saya mengharapkan menambah persaudaraan sebanyak-banyaknya. “Ungkap Sutradara Trailer Film Anak Singkong dari Situ Lembang Dano,Bangun Cahyono kepada Wartawan.

Orang yang paling berjasa dalam pembuatan Trailer Anak Singkong dari Lembang Dano yang lainnya adalah Haji Herman, pengusaha konveksi yang memiliki Logo HRM.Haji Herman kebetulan ikut main dalam Trailer Film ini berperan sebagai Tuan tanah yang memiliki kekayaan luar biasa, dalam keseharian Haji Herman adalah pribadi yang bersahaja dan dermawan namun semua itu tidak beliau tunjukan kepada siapapun karena hal itu hanya dirinya dan Allah yang tahu. Haji Herman berharap Trailer Film Anak Singkong dari Situ Lembang Dano ini akan dilanjut dengan dibuatnya Film Penuh(Full Movie) dengan harapan adanya berbagai fihak yang mendukung baik dari pemerintah maupun pihak swasta dan para Donatur.

“Saya berharap setelah selesainya penggarapan Trailer Film Anak Singkong dari Situ Lembang Dano, diteruskan dengan pembuatan Film penuh (Full Movie) nya dan sukses serta diterima oleh Masyarakat, Dalam hal pembiayaan Saya berharap adanya dukungan baik dari pihak Pemerintah maupun pihak swasta.

Khususnya untuk pihak pemerintah kami hanya berharap rekomendasi untuk menggali CSR, Karena tanpa bantuan mereka saya takut mandeg dalam proses pembuatan Full Movienya, Kami dalam pembuatan Trailer Film Kemarin menggunakan konsep Produksi Mandiri yang hasilnya baru sebatas Trailer saja, Sekali lagi Saya sampaikan semoga ada Banyak pihak yang berkenan mendukung Proses Pembuatan Film Penuhnya Anak Singkong dari Situ Lembang Dano.”Pungkasnya kepada wartawan.
(Achmad S)

Pelepasan siswa siswi Kelas VI SDN 01 Sumbermujur

0

LUMAJANG – Pada sabtu (04/06/2022) Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Sumbermujur Kecamatan Candipuro Lumajang mengadakan kegiatan pelepasan siswa dan siswi kelas VI.

Acara ini dihadiri para orangtua siswa dan para Guru yang digelar di halaman sekolah dan atas inisiatip para orangtua siswa , mengingat sebentar lagi putra putrinya akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu SMP.

Dengan diselenggarakannya acara tersebut sebagai rasa syukur dan terima kasih kepada Guru-guru yang telah membimbing Putra putrinya selama ini.

Dalam sambutannya, Nanang Sugiarto, S.Pd selaku Kepala Sekolah menyampaikan rasa syukyurnya karena SDN 01 Sumbermujur dapat mengadakan kegiatan ini.

“Alhamdulillah atas berkat rahmat ALLOH SWT, siswa siswi SDN 01 Sumbermujur bisa mengadakan pelepasan siswa siswi kelas VI,” kata Nanang

Masih dikatakannya, Hari ini sekolah mengembalikan anak- anak ke orangtuanya setelah mengenyam pendidikan sekolah dasar di SDN 01 Sumbermujur.

“Saya berharap semoga dijenjang berikutnya anak anak bisa terus berprestasi, dapat menjaga nama baik sekolah, jaga nama baik guru dan orangtua,” pesannya.

Salah satu orangtua siswa, Siti Mudrikah mengaku sangat bersyukur dan menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Bapak Kepala Sekolah dan para guru yang telah berjuang mendidik siswa siswi SDN 01 Sumbermujur ini.

“Alhamdulillah dengan acara ini, saya mewakili Orangtua Siswa, mengucapkan banyak terimakasih kepada guru -guru yg telah membimbing putra putri kami, sehingga bisa mendapatkan ilmu dari sekolah ini,” kata Siti.

Dalam kesempatan itu dirinya menyampaikan permohonan maaf apabila selama belajar di sekplah ini ada kesalahan dari putra putri wali miris.

“Mohon doa untuk mereka agar bisa melanjutkan pendidikan lebih tinggi lagi,” imbuhnya.

SDN 01 Sumbermujur merupakan salah satu sekolah yang berada di lereng Gunung Semeru dan berdekatan dengan Wisata Alam Hutan Bambu. (Markasan).

Rakor Wilayah Biro Gempur News

KEDIRI – Media Cetak dan Online Gempur News.com Biro Kediri menggelar rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) bertempat di Warung Gunung Kediri, Jum’at (3/6/2022).

Rapat berlangsung selama dua jam mulai jam 3.00 sore sampai jam 5.30. Hal ini sebagai upaya peningkatan kinerja biro.

Kepala Biro Gempur News Kediri yang kini dijabat Maksum, telah melakukan upaya pengembangan dalam rangka mensinergikan kinerja antar wartawan yang bertugas.

Maksum mengatakan Rakorwil kali ini diadakan bertujuan untuk saling berinteraksi dan membahas berbagai permasalahan, sekaligus merumuskan langkah kedepan yang berkaitan dengan tugas kewartawanan.

“Pertemuan kali ini bertujuan membangun sinergitas antar sesama wartawan yang bergabung di media ini, sebagai upaya peningkatan kinerja,” kata Maksum.

Acara rakor antara lain membahas tindak lanjut kinerja manajemen keredaksian sekaligus kesepakatan penunjukan Koordinator Wilayah yang membawahi 5 Kabupaten antara lain Kediri, Jombang, Blitar, Nganjuk dan Trenggalek.

Peserta rapat yang terdiri dari wartawan Gempur News beserta pimpinan redaksi dan staf bersepakat menunjuk Ruri sebagai koordinator wilayah (Korwil) Karisidenan Kediri. (Bam)

Diduga Ngemplang DD/ADD Tahun 2019, Seorang Oknum Kades
Di Kalipare, Di Borgol Polisi

0

MALANG RAYA – Kades Kalipare, Kecamatan Kalipare, Sutikno ditahan Satreskrim Polres Malang, pada Jumat (3/5) kemarin. Ia ditahan atas dugaan kasus korupsi atau penyelewengan DD/ADD tahun 2019.

Penahanan Kades Kalipare tersebut dibenarkan Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat, saat dihubungi melalui WhatsApp, Sabtu (4/5).

“Betul, itu penyelidikan terhadap kasus dugaan tindak pidana korupsi tahun 2019,” ucap Ferli.
Menurut Ferli, kasus dugaan penyelewengan tersebut terjadi pada tahun 2019 silam, dan baru dilakukan penahanan karena menunggu hasil penghitungan kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Perkara itu tahun 2019 dan mulai dilidik tahun 2021 karena menunggu hasil penghitungan kerugian negara dari BPKP. Saat ini yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka,” tegasnya.

Sebagai informasi, penahanan Sutikno tersebut dilakukan supaya tersangka tidak kabur dan menghilangkan barang bukti.
Tersangka ditahan akibat dugaan penyelewengan DD/ADD tahun 2019 yang seharusnya digunakan untuk proses pembangunan pasar di Desa Kalipare.

Tersangka diduga mengakibatkan kerugian negara total sebesar Rp423 juta, dan Inspektorat Kabupaten Malang sebelumnya telah melakukan pembinaan terhadap tersangka dengan tujuan untuk mengembalikan uang negara yang telah diselewengkan oleh tersangka.(Team)

Waka Polri Lakukan Giat Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid ” MISWANDOKO” Di Kediri

KEDIRI – Waka Polri Komjen Pol Dr Gatot Eddy Pramono M.Si., melakukan peletakan batu pertama dalam pembangunan Masjid Miswandoko di Desa Purwokerto Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri, Sabtu (4/6/2022).

Pejabat Mabes, Polda Jatim, Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho S.I.K, Kapolres jajaran zona 4, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kepala BPN, Kajari, Kepala Desa, dan tokoh agama.

Waka Polri Komjen Pol Dr Gatot Eddy Pramono M.Si, menuturkan pembangunan Masjid Miswandoko ini semoga berjalan dengan lancar dan tepat waktu.

“Saya ucapakan banyak terimakasih kepada semua pihak. Semoga pembangunan Masjid Miswandoko di Desa Purwokerto berjalan dengan lancar sampai tepat waktu,”tutur Waka Polri Komjen Pol Dr Gatot Eddy Pramono M.Si.

Sengaja membangun Masjid di Desa Purwokerto Kecamatan Ngadiluwih karena Nyonya Tutik, istri Waka Polri Komjen Pol Dr Gatot Eddy Pramono asli warga Desa Ngadiluwih.

“Istri saya asli Ngadiluwih. Untuk rencana pembangunan Masjid Miswandoko ini sudah lama dan hari ini bisa terealisasi,”kata Komjen Pol Dr Gatot.

Pembangunan Masjid Miswandoko ini dengan luas kurang lebih 1200 meter lebar 600 meter. Masjid Miswandoko ini akan dibangun dengan konsep kearifan lokal Jawa.

“Masjid Miswandoko ini dibangun dengan konsep kearifan lokal Jawa,”ucap Waka Polri.

Diungkapkan Waka Polri, dibangunnya Masjid Miswandoko ini untuk meningkatkan ibadah dan ketakwaan. Selain itu juga terhindar dari ajaran-ajaran radikalisme.

“Dibangunnya Masjid Miswandoko semoga bermanfaat tentunya untuk meningkatkan ibadah,”ungkap Waka Polri.

Dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Miswandoko di Desa Purwokerto Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri ini berjalan dengan mematuhi protokol kesehatan, Karena Horor Pandemi Virus Corona Belum Betul – Betul Sepenuhnya Hilang. (Ageng)

Cegah Kelangkaan Dan Penimbunan Migor, Team Polsek Gampengrejo Lakukan Pemantauan Rutin Di Lapangan

KEDIRI – Anggota Polsek Gampengrejo Lakukan Upaya pencegahan Terjadinya Penimbunan Dan Kelangkaan Minyak Goreng .

Dalam bentuk upayanya itu anggota Polsek Gampengrejo melaksanakan Sidak ke para pedagang minyak goreng.

Kapolsek Gampengrejo AKP Sunaryo menjelaskan Sidak di tempat pedagang minyak goreng ini untuk mencegah terjadinya kelangkaan minyak goreng dan adanya oknum yang dengan sengaja menimbun.

“Sidak atau pemantauan minyak goreng kepada para pedagang ini rutin kami lakukan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya adanya oknum yang dengan sengaja menimbun minyak goreng,”jelas AKP Sunaryo.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Polsek Gampengrejo melakukan pendataan jumlah minyak goreng serta harga. Sementara itu untuk stok mok goreng di wilayah Kecamatan Gampengrejo masih stabil dan tidak ditemukan adanya kelangkaan.

“Untuk stok minyak goreng di wilayah Kecamatan Gampengrejo masih stabil. Untuk itu masyarakat tidak perlu kawatir,” Urainya. (Ageng)

Thriller Film Berjudul Anak Singkong Dari Situ Lembang Dano Didukung Wagub Jawa Barat

0

CIMAHI – Proses pembuatan Thriller Film berjudul “Anak Singkong dari Situ Lembang Dano” rampung sudah,Selama tiga hari berturut-turut berlokasi di Desa Cipada 1 Lembang Dano,Dalam prose pembuatan Thriller Film tersebut didukung oleh Wakil Gubernur Jawabarat,UU Ruzhanul Ulum yang berperan sebagai Ajengan yang memberikan petuah kepada anak muda dan Orang tua , Anak Singkong dari Situ Lembang Dano mengisahkan Seorang Pemuda miskin bernama Yanto yang diperankan Davi, sementara untuk lawan mainnya Neng diperankan oleh seorang Mojang Cantik Regita.

Film yang dibesut oleh Sutradara Bangun Cahyono ini mengambil Lokasi di Desa Cipada I dimana terdapat sebuah Danau atau Situ daoam bahasa Sunda yang dinamai Situ Lembang Dano.Dalam pembuatan thriller tersebut didukung oleh tidak kurang 50 crew yang didalamnya ada juga Wagub Jawabarat Uu Rhuzanul Ulum.
Thriller Film Anak Singkong dari Situ Lembang Dano syarat dengan Edukasi, Masalah Sosial yang ada di Masyarakat juga menampilkan keindahan Alam Desa Cipada I,Saat ditemui Awak Media Para pemain tampak kelelahan namun terpancar kepuasan dari wajah para Pemain, Sutradara dan Crew.

Disela-sela Istirahat setelah selama 3 hari Shoting di Situ Lembang Dano Desa Cipada I, para pemeran Film dan Crew Thriller Anak Singkong dari Situ Lembang Dano beberapa Peneran dan Crew mengungkapkan Harapannya kepada Awak media,

Pemeran Utama Pria, Mochamad Dafi Herman Putra mengungkapkan harapannya,”Saya berharap setelah selesai pembuatan Thriller ini bisa dilanjutkan dengan Full Movienya, Semoga Film ini dapat diterima oleh masyarakat luas dan sukses tentunya dan tak lupa semoga banyak pihak yang mendukung dalam pembuatan Film ini.”Ungkap Dafi Pemeran Utama Pria dalam Film Anak Singkong dari Situ Lembang Dano.
Hal senada pun di ungkapkan oleh Pemeran utama Wanita, Regita Zavani yang berperan sebagai Neng dalam Film tersebut,”Dalam proses pembuatan Thriller Anak Singkong dari Situ Lembang Dano ini Banyak sekali pengalaman yang didapat apalagi saat Break atau istirahat, dimana saya bisa ngobrol dan menimba ilmu dari para senior yang terlibat dalam Thriller Film ini, Pada kesempatan ini secara khusus saya sangat berterimakasih kepada Sutradara Om Bangun, Om Hari yang telah mengarahkan saya dalam memerankan Neng yang tertutup sangat bertolak belakang dengan keseharian saya, Harapan saya Ful Movienya bisa segera direalisasikan serta diterima oleh Masyarakat luas serta mendapat dukungan dari berbagai pihak.”Ungkap Regita Zavani.

Mewakili dari team Crew Thriller Anak Singkong dari Situ Lembang,Halil menambahkan,”Dalam proses pembuatan Thriller Film Anak Singkong dari Situ Lembang Dano ini banyak juga tantangan dan hambatan, Saya berfikir ini merupakan sebuah proses yang harus dijalani baik dari sisi keinginan atau pendapat banyak yang harus disatukan dalam satu tujuan, Dalam hal ini saya selaku koordinator dalam proses pembuatan Thriller Anak Singkong dari Situ Lembang Dano sangat mengapresiasi Sutradara kami, Mas Bangun yang dengan sabar dan profesional mengarahkan kami sehingga Thriller ini dapat selesai, Mas Bangun melakukan beberapa pekerjaan yang seharusnya tidak dilakukan oleh seorang sutradara karena beliau sangat hati-hati dan teliti agar proses dan hasilnya sesuai ekspektasinya ini merupakan pelajaran berharga bagi Kami. Walaupun prosesnya agak molor dari waktu yang di canangkan, namun Alhamdulillah sesuai dengan yang di harapkan.”Terang Halil Pangkasepna kepada awak media.

Dalam proses pembuatan Thriller Film Anak Singkong dari Situ Lembang Dano ini selain melibatkan Wagub UU Rhizanul Ulum juga didukung oleh Ma Isye dan Ceu Edoh yang merupakan pemain Film “Preman Pensiun” sehingga diharapkan masyarakat dapat tertarik dan menonton Film Full Movienya Nanti, Film yang mengangkat tema sosial di masyarakat dan mendukung program pemerintah seyogyanya mendapat dukungan dari segala lapisan baik Pemerintah,Swasta juga Masyarakat luas,Thriller Film Anak Singkong dari Situ Lembang Dano ini didukung oleh Aktor dan Artis serta pmeran pembantu dan Kameramen serta figuran berjumlah tak kurang Dari 60 orang,diantaranya:
Halil, Fairel, Deva, Sadam, Vicensa, Grace, Regita, Kun-kun, Joya, Ceu Edoh, Mak Isye,H.Herman,Uni Evi, Bang Indra, Sidkia, H.Asnur, Maya, Wihelmina, Iwan,Tomi,Jojo,Lyra,Nabila, Putri Anggraeni,Raisa,Rendy,Shansa,Abie Sulistiawaty,Teh Bening,Teh Tri,Abah Gawir,Ayep,Dafi,Dede.

(Achmad)

Pengerjaan Proyek Jalan Kementrian PU dan Perum Rakyat Tak Terapkan K3, F Wamipro segera bersurat ke Direktorat Jendral Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Di Jakarta.

0

PROBOLINGGO (OPTIMIS) – LSM Macan Kumbang geram melihat protes Masyarakat peduli keamanan kerja K3 atas kelalaian Pejabat Pembuat kebijakan (PPK 1.1) pelaksanaan pekerjaan peningkatan jalan Nasional yang berlokasi di Area 1.1 posisi di depan supermarket Basmalah Pajarakan kabupaten Probolinggo.

Hasil investigasi team Media
Tampak dilapangan bukan kelalaian yang terjadi tetapi ada unsur kesengajaan untuk tidak memberi perlindungan keamanan kepada para pekerja
para pekerja tampak dengan sengaja tidak diberi perlindungan keamanan berupa sepatu lapangan serta Helm sebagai pelindung kepala pekerja
Tampak dengan jelas PPK 1.1 Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat Direktorat Jendral Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional jatim – Bali ada pembiaran pekerja tanpa perlindungan K3 sesuai yang diamanatkan semua pekerja wajib memperoleh perlindungan keselamatan kerja atau K3 dan pelanggaran K3 sesuai dengan Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja yang tentunya akan ada sanksi hukum bagi yang melanggar.
sementara itu
Hasil investigasi team media Hari saptu tanggal 21 Mei 2023 didapat pelaksanaan pekerjaan saluran kualitas pekerjaan dibawah standar dan menyimpang dari Bestek, pasir pasang yang dipergunakan pasir Uruk dan campuran spesinya tidak ditakar dgn alat takaran yang terbuat dari kotak kayu
Tumpukan pasir yang nyaris sama dengan tanah oleh pekerja dituangi semen dan diaduk dgn air sebagai spesi pasangan batu kali untuk pekerjaan saluran tanpa ditakar. semua ini terekam dgn jelas melalui rekaman vidio melalui HP Android campuran spesi untuk pasangan batu kali pekerjaan saluran tidak sesuai dengan standart.
Sementara itu PPK 1.1 Jawa Timur Endy Aktony ST membantah atas apa yang ditemukan team Media Endy Aktony ST menyampaikan semua sudah sesuai dgn spesifikasi Tehnis sudah menggunakan Takaran “ujarnya mengelak, namun ketika ditunjukkan rekaman vidio tentang campuran spesi terpasang serta pasir yang terpasang adalah pasir Uruk semuanya membisu.

Kembali Endy Aktony ST PPK 1.1 mengakui ada kelalaian tentang keselamatan kerja K3 tetapi Dirinya sudah memberi teguran secara lisan dan tertulis kepada penyedia jasa terkait K3 dilapangan terutama agar segera melengkapi APD guna demi keamanan dan kenyamanan kerja ujarnya meski sampai saat ini K 3 masih belum dilaksanakan.

Sementara itu jenis pekerjaan tersebut adalah pekerjaan swakelola Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jendral Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur -Bali nilai Anggaran yang dianggarkan pun tidak diketahui karena Papan nama proyek ini tidak terpasang.
seharusnya pekerjaan dengan Anggaran APBN yang nilainya puluhan milyard harus lebih baik dibandingkan pekerjaan kelas Dana Desa apalagi pekerjaan ini dikerjakan dengan swakelola ironis sekali.

keselamatan kerja (K3) dan pelanggaran K3 sesuai dengan undang undang ketenagakerjaan ada sangsi hukum bagi yang melanggar.
sementara itu Eddi dari LSM Macan Kumbang menyayangkan adanya penyimpangan bestek pekerjaan saluran serta pelanggaran pelaksanaan keselamatan kerja(K3)
dan pihaknya telah bersurat ke Disnaker bidang perlindungan tenaga kerja tingkat propensi di Surabaya “ujarnya

Reporter : Nanang.

Miris Banget, Pasangan Lansia Warga Polowijen Kehilangan Uang Rp 68,5 Juta, Ini Detailnya

KOTA MALANG – Dua orang ibu-ibu dengan membawa anak kecil diduga mencuri uang Rp 68.500.000 milik Rondi (72) dan Siti Aminah (68), pasangan suami istri (pasutri) lansia di Kota Malang, Jawa Timur.

Pencurian itu terjadi pada Rabu (1/6/2022) sekitar pukul 17.00 WIB di warung kelontong yang berada di Jalan Cakalang nomor 188 RT 04 RW 09 Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Saat ini, polisi masih menyelidiki kasus pencurian tersebut.

Ketua RT 04, Supriono mengatakan, awalnya, dua orang ibu-ibu itu datang ke toko tersebut dengan alasan untuk membeli bahan pangan seperti beras, bawang merah dan telur.

Kemudian, salah satu dari ibu tersebut berpura-pura ke toilet untuk buang air. Sedangkan, satu ibu lainnya sibuk berbelanja. Saat itu, pasutri lansia yang merupakan pemilik warung itu sibuk melayani ibu-ibu yang berbelanja.

“Pak Rondi sama Bu Minah sedang melayani belanjaan ibunya yang satu, pesannya banyak, pesan bawang merah setengah kiloan sebanyak 10 kresek, terus Pak Rondi lagi nimbang beras 20 kilogram, sama pesan telur satu kilogram,” kata Supriono saat diwawancara di sekitar lokasi kejadian, Kamis (2/6/2022).

Supriono menyebut, dugaan pencurian itu dilakukan oleh ibu-ibu yang masuk ke toilet. Diduga, pelaku menuju salah satu kamar di dalam toko tersebut dan mengambil uang yang ada di dalam peti.
Peti besar itu dalam kondisi terkunci gembok. Diduga, pelaku membuka gembok itu dengan kunci yang berada tak jauh dari peti tersebut.

“Di dalam peti itu ada tas isinya uang Rp 70 juta, tapi sudah diambil Rp 1.500.000 sebelumnya sama pemiliknya. Oleh pelaku itu, tas sama semua uang di dalamnya itu dibawa kabur, uang itu tabungan rencananya buat umrah,” Imbuh Supriono.

Setelah itu, pelaku kembali ke depan warung. Diduga, pelaku menyembunyikan tas berisi uang itu di balik jaketnya.
Keduanya kemudian memanggil becak dengan alasan tidak muat untuk mengangkut belanjaan menggunakan sepeda motor yang dibawa. Setelah itu, kedua ibu-ibu itu kabur.

“Pak Rondi sama Bu Minah awalnya nggak tahu uangnya dibawa kabur,” katanya.
Uang itu diketahui telah hilang setelah anaknya yang nomor empat datang ke rumah memeriksa barang-barang. Saat itu, uang di dalam peti itu sudah hilang.

Kemudian, keluarga korban melaporkan kejadian itu kepada Supriono selaku Ketua RT dan dilanjutkan ke Polsek Blimbing.
Menurut Supriono, kejadian pencurian di warung milik Rondi dan Siti Aminah itu bukan hanya sekali ini saja. Sebelumnya, warung itu kemalingan beras dan rokok.

“Dulu pernah beras amblas satu sak, rokok. Terakhir sebelum kejadian yang ini, sekitar satu tahun lalu,” katanya.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Blimbing, Kompol Yanuar Rizal Ardianto mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut dan sedang mencari identitas pelaku.
Berdasarkan rekaman CCTV yang ada di depan warung tersebut, pelaku diketahui menggunakan sepeda motor Yamaha NMAX warna hitam yang tidak terpasang pelat nomor.

“Akan segera kita ungkap identitas pelaku, sejauh ini kami masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut,” kata Kompol Rizal saat dihubungi via telepon, Kamis. (dhw_robhin)