Home Blog Page 1391

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya, Malang Raya Dapat Jatah 300 Unit, Ini Detail Nya

0

MALANG RAYA – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) disalurkan di wilayah Malang Raya. Total ada 300 rumah tak layak huni yang dibedah melalui program itu.

Anggota DPR RI dapil Malang Raya M Hasanuddin Wahid mengalirkan dan menyatukan langsung program tersebut pada Ahad (5/6).

Program BSPS merupakan bantuan pemerintah bagi masyarakat menjadi rendah (MBR) untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan masyarakat dalam peningkatan kualitas rumah layak huni.
Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) merupakan salah satu program prioritas di RPJMN 2020-2024 dalam hal peningkatan infrastruktur pelayanan dasar dan peningkatan akses perumahan dan memanggil yang layak, aman, dan terjangkau.
Cak Udin, sapaan akrabnya mengatakan setiap penerima program BSPS mendapat fasilitas rumah sebesar Rp20 juta. Pengerjaan dibatasi. hanya satu bulan mulai Juni 2022.

“Bekerja sama dengan pengurus PKB di masing-masing kecamatan, kita sisir dan data masyarakat yang layak menerima bantuan ini. Dibantu oleh pemerintah desa setempat,” ungkap pria kelahiran Kota Batu itu.

Ia mengatakan langkah ini adalah murni instruksi dari Ketum PKB Muhaimin Iskandar untuk membantu meningkatkan taraf kehidupan masyarakat yang lebih baik, khususnya di sektor pembangunan.

“Untuk pemeliharaan kita lepas setelah dibangun karena sifatnya stimulan. Ke depan akan terus ada dan dilanjutkan,” jelasnya.

Cak Udin menjelaskan, rumah layak huni merupakan kebutuhan dan harapan seluruh masyarakat Indonesia. Karena itu pemerintah hadir. Ia berharap bantuan tersebut bermanfaat bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan primer yakni tempat tinggal yang layak huni.

“Baiti jannati. Rumahku surgaku. Tempat tinggal yang nyaman akan ketenangan dan ketentraman bagi penghuninya,” tutupnya.(dhw_robhin)

Peselancar Australia Jack Robinson Juarai “WSL G-Land “2022

0

BANYUWANGI – Ajang World Surf League (WSL) Championship Tour Quiksilver Pro G-Land Banyuwangi 2022 berhasil dimenangkan oleh peselancar asal Australia Jack Robinson.

“Terimakasih G-Land. Terimakasih semuanya yang telah membantu. Terimakasih kepada semua pihak,” ungkap Jack saat penganugerahan juara, Sabtu petang (4/6/2022).

Jack Robinson berhasil juara setelah meraih nilai 13.50 poin yang dikumpulkannya dari 5 kali percobaan dari 8 ombak yang terbentuk selama babak final. Ia unggul tipis dari pesaingnya, Filipe Toledo, yang mengumpulkan 13.16 poin. Ia berhasil menyalip pada menit-menit akhir.

“Ekspetasi saya tidak sejauh ini. Saya hanya berupaya untuk fokus. Kemudian saya akhirnya mendapatkan ombak yang cukup bagus,” ungkap Jack.

Sementara itu, untuk nomor perempuan  WSL Championship Tour Quiksilver Pro G-Land dimenangkan oleh peselancar Prancis Johanne Defay.

Atlet dengan peringkat ketiga pada rangkaian WSL Championship Tour ini mengakui jika G-Land merupakan salah satu pantai dengan ombak terbaik yang pernah dijajalnya. Dirinya berharap bisa datang lagi dan kembali menantang ombak terbesar kedua dunia ini.

“Ombak di G-Land benar-benar luar biasa. Semua peselancar benar-benar menunggu ombak bagusnya G-Land,” ungkap atlit kelahiran 1993 itu.

“Saya tidak tahu kapan bisa kembali lagi ke G-Land ini dan merasakan sensasi ombak seperti ini. Orang-orang di sini dan segala sesuatu di sini (Banyuwangi) sangat nyaman dan membuat semua orang bahagia tentunya,” tambah Defay.

Hampir semua peselancar dunia yang mengikuti ajang Championship Tour di G-Land kali ini merasa puas dengan penyelenggaraannya hingga kualitas ombaknya. Hal ini sebagaimana diakui oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PB PSOI) Tipi Jabrik.

“Mereka berharap bisa berlaga lagi di sini tahun depan. Semoga saja nanti G-Land bisa dijadwalkan untuk menjadi tempat Championship Tour tahun depan,” ungkapnya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengaku senang dengan suksesnya penyelenggaraan WSL di G-Land kali ini. Ia berharap ini akan menjadi kampanye positif untuk pariwisata Banyuwangi di kancah global.

“Semoga ini bisa memberikan dampak positif bagi pengembangan sport tourism di Banyuwangi. Tentunya, juga bisa mengungkit ekonomi lokal,” harap Ipuk.

Lebih jauh, Ipuk juga bakal menjadikan momentum WSL ini, untuk kembali menggenjot event-event berskala internasional di Banyuwangi. “Ini bakal jadi momentum untuk menggelar event berskala internasional yang selama pandemi kemarin sempat terhenti,” Urainya. (team)

Lansia Yang Terlantar Di Tegaldlimo Mendapat Respon Bupati Ipuk

0

BANYUWANGI – Merespon peristiwa lansia yang terlantar di Tegaldlimo. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani kembali mengingatkan segenap jajaran Pemkab Banyuwangi untuk lebih peka dan responsif terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat Banyuwangi.

Menurutnya, penanganan berbagai persoalan, terutama masalah kemiskinan, harus dilakukan secara sinergis dan simultan. Secara terbuka Ipuk juga menyampaikan permintaan maaf lantaran di Banyuwangi masih terdapat warga lansia sebatang kara yang hidup telantar.

“Saya sangat mohon maaf. Kejadian ini menjadi evaluasi, muhasabah, untuk perbaikan,” tuturnya. Jumat (3/6/2022)

Hal itu disampaikannya dalam rapat bersama camat, kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Rapat tersebut digelar untuk menindaklanjuti peristiwa yang dialami Mbah Waras, warga lanjut usia (lansia) yang hidup telantar di Kecamatan Tegaldlimo.

Ipuk sangat menyesalkan apa yang dialami oleh pria berusia 72 tahun yang hidup sebatang kara karena istri dan dua anaknya meninggal dunia. Mbah Waras juga menderita stroke yang membuatnya hanya terbaring. Kini, dibantu pihak kecamatan, Mbah Waras sudah dibawa ke panti untuk mendapat perawatan yang lebih baik mengingat hidupnya yang sebatang kara sehingga tidak memungkinkan ditinggal di rumah sendirian.

Bupati Ipuk juga langsung menggelar rapat bersama camat, kepala Puskesmas, dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Ipuk mengajak semuanya introspeksi.

“Kita lihat foto ini. Andai ini terjadi di keluarga bapak/ibu, apa yang bapak/ibu rasakan. Andaikan ini terjadi pada orang tua kita, apa rasanya. Tinggal di suatu daerah, bapaknya ditelantarkan, kita punya orang tua ditelantarkan oleh pemerintah, bagaimana rasanya,” ujarnya dalam video yang diunggah di akun instagram-nya, @ipukfdani yang juga diunggah di akun Youtube Kabupaten Banyuwangi.

“Walaupun tadi saya dapat laporan, sudah dapat bantuan sosial, teman-teman puskesmas katanya rajin turun periksa kesehatan bapak ini, tapi kok kondisinya masih seperti ini. Berarti bantuan, pemeriksaan, hanya sekadarnya saja. Hanya sekedar menjalankan tugas memberikan bantuan, setelah itu selesai,” imbuh Ipuk.

Ipuk mengajak seluruh jajaran untuk peka dan responsif. “Berbagai alasan yang saya dapat dari dinas, dari camat. Bahwa Dinas Sosial menyampaikan ini sudah dapat bantuannya, sudah dapat bantuannya. Oke bantuan sudah dapat, BPNT, bantuan pangan, PKH, bantuan uang, tapi bapak ini stroke, tidak bisa jalan, tidak bisa bangun. Mau belanja punya uang, siapa yang belanjain. Dapat bahan pangan, mau masak, siapa yang masakin,” beber Ipuk kepada jajarannya.

“Jadi, mari bapak ibu semuanya bekerja bukan hanya sekadar kinerja saja. Bekerja bukan hanya karena bupati. Saya ini manusia biasa, bukan Tuhan, bukan malaikat, bukan nabi. Ayo bekerja untuk ibadah,” papar Ipuk.

Penanganan warga miskin, menurut Ipuk, harus dilakukan secara simultan. Tidak sekadar kebutuhan makan yang dipenuhi, melainkan banyak hal lain yang juga perlu diperhatikan. Seperti, kelayakan tempat tinggal, kebersihan lingkungan, dan kesehatannya.

“Saya kembali tegaskan camat, kepala desa (kades)/lurah, dan kepala puskesmas. Jika ada warga miskin, pastikan segera ditangani,” tambah bupati kelahiran 10 September 1974 tersebut.

Ipuk juga menegaskan, penanganan kemiskinan wajib dilakukan secara sinergis oleh lintas OPD. Terutama yang bersinggungan dengan masyarakat langsung seperti kecamatan dan Puskesmas. Baik Camat maupun Kepala Puskesmas wajib berkoordinasi dengan Kepala Desa atau Lurah untuk terjun langsung memantau warga miskin. 

“Penanganan kemiskinan adalah urusan wajib semua. Setelah didata, cek mana yang harus ditangani segera. Pokoknya, semua masalah kemiskinan harus tertangani dan harus ada solusinya. Kita semua harus peduli, kalau ada anak putus sekolah baik di tingkat desa, kecamatan langsung ditangani dan laporkan ke dinas terkait apabila tidak bisa mengatasi,” tutupnya. (red)

Bupati Gugah Kembali Event Kesenian dan Kebudayaan di Lumajang

0

LUMAJANG – Bupati Lumajang Thoriqul Haq (Cak Thoriq) mengajak seluruh pelaku seni budaya untuk menggugah dan merencanakan kembali agenda acara kesenian dan kebudayaan, termasuk beberapa sarana dan prasarananya.

“Konsep kami memang ingin mengembalikan nilai sejarah yang ada di Kabupaten Lumajang, karena itu merupakan keunggulan Kabupaten Lumajang,” ungkap dia saat membuka acara Pameran Seni Rupa, yang bertempat di Perpustakaan Mula Malurung Kabupaten Lumajang, Sabtu (4/6/2022) malam.

Cak Thoriq juga mengungkapkan, bahwa dirinya juga berkeinginan agar setiap tahun Kabupaten Lumajang memiliki kalender kegiatan yang berisi semua event yang nantinya akan rutin diselenggarakan. Mengingat, dua tahun kemarin semua event atau kegiatan yang sudah terjadwal tidak bisa digelar karena masa Pandemi COVID-19.

“Alhamdulillah, tahun ini kita bisa memulai memikirkan kembali kegiatan atau event, sehingga dengan event itu Kabupaten Lumajang semakin dikenal dan orang semakin mendapatkan informasi tentang Kabupaten Lumajang,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Cak Thoriq juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi pihak penyelenggara pameran seni rupa, karena kegiatan tersebut bisa menambah nilai budaya Kabupaten Lumajang dan menambah event kalender kegiatan yang itu tentunya akan menyemarakkan Kabupaten Lumajang.

Senada dengan hal itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Yuli Harismawati menjelaskan, bahwa kegiatan pameran seni rupa yang diselenggarakan oleh Forum Perupa Lumajang (FPL) merupakan suatu wadah para seniman untuk mengekspresikan dan membuat suatu karya.

Dirinya berharap, agar kalender event tahun depan bukan hanya kalender event yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang, tetapi bisa juga dilaksanakan oleh para komunitas yang ada di Kabupaten Lumajang, dengan bertemakan “Overweight Class Ferry Sinaro Vs Bung Tiok Battle Visual Art Exhibition”.

“Harapan kami kegiatan ini menjadi inspirasi buat komunitas lain dan menjadi salah satu ajang yang dapat mendorong bergeraknya industri pariwisata, ekonomi kreatif, dan menjadi pintu bagi bangkitnya perekonomian di Kabupaten Lumajang,” pungkasnya. (bam/hum)

Berebut Bintang di Kali Sejuk Purwosono

0

LUMAJANG – Sebanyak 95 penyanyi papan atas Lumajang, bersaing untuk memperebutkan gelar Bintang Karaoke piala Pemuda Pancasila ( PP ) Lumajang, dalam rangkaian acara memperingati hari lahir Pancasila yang ke – 77.

Acara tersebut bertempat di wisata Kali Sejuk Dusun Darungan Desa Purwosono Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang, pada Minggu (5/6/2022) malam.

Dalam lomba ini terbagi menjadi 2 kategori yakni, Musik Dangdut dan Musik POP memperebutkan tropy dan uang pembinaan.

Setelah melakukan penilaian tiga juri handal yakni, Disgan seorang musisi handal , Dian Surya pelatih vokal dan Atok, kemudian menentukan pemenang.

Adapun pemenang Bintang Karaoke tingkat Kabupaten Lumajang yakni,

Katagori Musik Dangdut,
Juara 1 : Nilai 801 No 93, atas nama Holili
Juara 2 : Nilai 788 No 86, atas nama Heni
Juara 3 :Nilai 786 atas nama Btaros
Juara 4 : Nilai 719 No 65, atas nama Arini.
Juara Favorit nilai 714 atas nama Bayu

Katagori Musik POP yakni,
Juara 1 : Nilai 771 No 1, atas nama Lili
Juarà 2 : Nilai 705 No 31, atas nama Naura
Juara 3 : Nilai 701 atas nama Sergi
Juara 4 : Nilai 675 No 20, atas nama Noval
Juara Favorit nilai 675 No 21, atas nama Marsha

Penyerahan tropy dilakukan langsung Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila ( PP ), Agus Setyawan didampingi Kepala Desa Darungan, Purwosono.

Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Agus Setyawan mengucapkan trimakasih yang sebesar besarnya, karena acara berjalan lancar dan sukes.

“Hal ini berkat kerjasama antara panitia, pemerintah desa (pemdes) Purwosono, pengurus dan seluruh jajaran anggota Pemuda Pancasila,” ujarnya.

Agus berharap pemenang Bintang Karaoke yang bersinar bisa mengembangkan bakatnya dalam olah vokal di event yang lebih besar.

“Pemenang jangan menilai besar hadiah tapi pengalaman tampil, bisa jadi ilmu,” pesannya.

Sebagai tempat wisata desa Kali Sejuk Purwosono bahkan mendapatkan apresiasi penuh dari Kecamatan Sumbersuko sampai TP PKK Kabupaten Lumajang, karena dinilai mampu mendongkrak kebersamaan warga sekaligus potensi UKM ada di sini. (bam)

Plt Bupati Timbul Buka Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan Dan Pembangunan Desa

0

PROBOLINGGO – Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko membuka workshop evaluasi pengelolaan keuangan dan pembangunan desa tahun 2022 yang digelar oleh Perwakilan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Provinsi Jawa Timur di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Jum’at (3/6/2022).

Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, para camat, kepala desa dan pendamping desa se-Kabupaten Probolinggo. Sekitar 200 orang mengikuti secara langsung di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo dan sisanya mengikuti secara virtual di kantornya masing-masing.

Selama kegiatan, para peserta mendapatkan materi peran DPR-RI terhadap pembangunan desa khususnya dalam masa pemulihan perekonomian desa oleh anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbahun dan prioritas penggunaan Dana Desa dalam masa pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi desa oleh Koordinator Fasilitasi Pengembangan Partisipasi Masyarakat/Penggerak Swadaya Masyarakat Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Andrey Ikhsan Lubis.

Selanjutnya, mekanisme penyaluran dan pertanggungjawaban Dana Desa oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jawa Timur Taukhid serta kolaborasi pengawasan pengelolaan keuangan, pembangunan dan aset desa dalam mengatasi tingkat kemiskinan serta meningkatkan kemandirian desa oleh Direktur Pengawasan Akuntabilitas Keuangan, Pembangunan dan Tata Kelola Pemerintahan Desa BPKP Wasis Prabowo.

Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko mengatakan pada tanggal 13 April 2022 telah dilantik sebanyak 249 kepala desa hasil pilkades serentak yang dilaksanakan pada bulan Pebruari 2022.

“Dalam waktu paling lama 3 bulan sejak pelantikan, kepala desa wajib menyelesaikan RPJMDes,” katanya.

Dalam rangka percepatan penyelesaian RPJMDes tersebut jelas Plt Bupati Timbul, diperlukan langkah-langkah strategis salah satunya adalah pendampingan untuk memberikan peningatan pemahaman kepala desa terpilih tentang beberapa regulasi yang mengatur tentang perencanaan, penganggaran, pengelolaan, penatausahaan, dan pertanggungjawaban program dan kegiatan yang ada di desa.

“Terdapat beberapa temuan dari MCP KPK yang harus segera ditindaklanjuti oleh kita bersama. Yaitu sinkronisasi dan mengonlinekan antara Siswaskeudes dan Siskeudes, sehingga desa dituntut untuk konsisten dan tertib dalam entry data di Siskeudes,” jelasnya.

Menurut Plt Bupati Timbul, untuk menindaklanjuti amanat dari Peraturan Bupati Nomor 37 Tahun 2021 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa dan untuk mempermudah sistem transaksi di desa, Pemerintah Kabupaten Probolinggo berikhtiar untuk segera melaksanakan sistem transaksi non tunai desa bekerjasama dengan Bank Jatim, BPKP dan PT Lawang Sewu Technology sebagai penyedia server Siskeudes untuk melaksanakan kegiatan tersebut yang pelaksanaannya dalam waktu dekat ini.

“Isu strategis lainnya adalah memasukkan pendapatan dari hasil sewa tanah kas desa ke APBDesa sebagai Pendapatan Asli Desa yang dalam penggunaanya dapat dilaksanakan untuk menunjang pembangunan di desa,” terangnya.

Tak kalah pentingnya juga terang Plt Bupati Timbul, proses transformasi eks PNPM-MPd yang dikenal dengan nama dana bergulir PNPM Pedesaan menjadi BUMDesma yang harus dikawal bersama dan untuk Kabupaten Probolinggo sudah sampai pada tahap review laporan keuangan oleh Inspektorat Kabupaten Probolinggo dan harus segera ditindaklanjuti.

“Selanjutnya adalah pemutakhiran data desa melalui profil desa dan kelurahan (Prodeskel) beserta pemutakhiran Indeks Desa Membangun (IDM) yang harus segera dilakukan dengan cepat dan tepat serta akurat karena data dari kegiatan tersebut menjadi dasar penentuan besaran Dana Desa tahun 2023 dan status desa menjadi dasar penentuan kebutuhan jumlah perangkat desa,” tegasnya.

Sementara anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbahun mengungkapkan bahwa pihaknya terus berupaya bagaimana mengawal Dana Desa tetap optimal di dalam APBN, khususnya di Kabupaten Probolinggo. Sebab sebenarnya Kabupaten Probolinggo kalau dilihat potensinya sangat luar biasa sekali.

“Sekarang saatnya Kabupaten Probolinggo untuk bangkit kembali. Bagaimana Dana Desa bisa optimal untuk masyarakat. Sebagai ujung pemerintahan para kepala desa inilah instrumen pemerintahan yang paling tahu siapa rakyatnya,” ungkapnya.

Misbahun menjelaskan sebelum Covid-19 program pemerintah sangat luar biasa. Orang kalau bicara tentang Kabupaten Probolinggo tentunya yang akan diingat adalah pertanian tembakau dan pariwisata Gunung Bromo. Kabupaten Probolinggo kaya akan potensinya, namun jarang orang yang tahu potensi di Kabupaten Probolinggo.

“Saya terus berupaya agar jangan sampai Dana Desa di Kabupaten Probolinggo berkurang. Ini saya lakukan dalam rangka untuk melakukan pembinaan pengelolaan pencairan dan proses pertanggungjawaban. Mudah-mudahan pengelolaan Dana Desa bisa dapat dilakukan dengan sesuai dengan alur yang sudah ditetapkan. Saya mempunyai komitmen untuk mengawal Dana Desa di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (team)

Koramil Gending Laporkan Progres Renovasi Rutilahu

0

PROBOLINGGO – Koramil 0820/19 Gending melaporkan kemajuan fisik (Lapjusik) terkait progres kegiatan renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) tahun anggaran 2022 di wilayah teritorialnya.

Kapten Inf M Yahuddin Danramil 0820/19 Gending menyampaikan bahwa laporan kemajuan fisik dalam program Rutilahu adalah suatu kewajiban dengan maksud komando atas dapat mengetahui sejauhmana progres hasil pengerjaanya.

“Untuk wilayah Koramil 0820/19 Gending ada 8 rumah milik masyarakat tidak mampu yang mendapatkan bantuan program renovasi Rutilahu tahun anggaran 2022 ini,” kata Kapten Inf M Yahuddin, Minggu (5/6).

Ia mengungkapkan bahwa untuk saat ini progres hasil pengerjaan renovasi 8 rumah yang mendapatkan program Rutilahu tidak sama. Dari 8 rumah yang akan kami renovasi untuk 2 rumah pengerjaan sudah mencapai 60 persen dan 10 persen.

” Untuk 8 rumah warga yang kami renovasi dalam program Rutilahu tentunya tersebar di beberapa desa di wilayah Koramil 0820/19 Gending sebagai bentuk pemerataan,”ujarnya.

Ditambahkan bahwa program renovasi rumah tidak layak huni yang dikhususkan bagi warga yang kurang mampu ini bertujuan untuk menekan angka kemiskinan.

” Dengan adanya program renovasi Rutilahu yang tepat sasaran maka diharapkan masyarakat yang kurang mampu dapat mewujudkan untuk memiliki rumah idaman yang layak huni,” ungkapnya.

Ditegaskan bahwa dalam program renovasi Rutilahu pihaknya akan berkoordinasikan dengan komando atas dan pemerintah daerah setempat sehingga program ini dapat dilaksanakan secara terus-menerus yang muaranya untuk memberikan rumah yang layak huni bagi rakyat miskin.

“Semoga dengan segala usaha dan upaya yang kami lakukan ini bisa membawa dampak positif bagi kita dan selalu bisa bersinergi untuk negeri, ” urainya. (red)

Dugaan Pungli PTSL, Oknum Perangkat Desa Ditetapkan Tersangka

LUMAJANG – Oknum Perangkat Desa Barat Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, SGT (54), akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dugaan pungli Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2019.

Kanit Tipikor Polres Lumajang Aipda Irwan Lukito Hadi mengatakan bahwa tersangka terjaring operasi tangkap tangan ( OTT ) pada Rabu, (1/6/2022) malam di salah satu rumah warga Dusun Ngesong Desa Barat.

“Malam itu pelaku kami amankan dan langsung kami periksa,” terang Irwan, Minggu (05/06/2022) siang.

Irwan menegaskan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka, pihaknya masih akan melakukan pengembangan ke tersangka lain. Karena tersangka diduga melakukan aksinya tidak sendirian.

“Dari penangkapan dan pemeriksaan ini kami akan terus mendalami,” ujarnya.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, oknum tersebut kini mendekam dibalik jeruji besi. Adapun barang bukti berupa dokumen dan uang tunai senilai Rp 64 juta diamankan. (bam).

Empat Orang Terduga Pengedar Sabu Dilumpuhkan BNNP Jatim, Ini Penampakan Nya

SURABAYA – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim menangkap empat pelaku peredaran gelap narkotika jenis sabu. Mereka ditangkap dari tiga lokasi berbeda di Jawa Timur.

Kasus pertama melibatkan Ali Fauzan, 36, warga Dusun Jati Pasir, Desa Kajarharjo, Kalibaru, Banyuwangi. Dia ditangkap petugas saat mengambil paket di kantor pos Jalan Raya Jember, Kalibaru, Banyuwangi, Sabtu (28/5). Modusnya, paket sabu tersebut di masukkan dalam paket sepatu yang dikirim melalui pos.

“Jadi, paket berisi sepasang sepatu dikirim dari Pekanbaru. Tapi, setelah digeledah di dalamnya terdapat dua bungkus sabu berat total 146 gram,” ujar Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol M Aris Purnomo, Kamis (2/6).

Paket tersebut dikirim dari Riau oleh bos tersangka inisial B. Tersangka sudah dua kali mengambil paket sabu atas suruhan B. Setelah diambil rencananya sabu akan diedarkan kembali menjadi paket klip kecil di wilayah Alas Kumitir, Banyuwangi.

“Tersangka diberi upah Rp 1 juta untuk mengambil paket. Dia juga diberi bonus mencicipi sabu,” sebutnya.

Kasus kedua melibatkan tersangka Tinggal, 36, warga Dusun Palampean, Desa Gunung Eleh, Kedundung, Sampang.
Tersangka diringkus petugas di rumahnya, Senin (30/5). Dari penggerebekan tersebut ditemukan 12 paket sabu dengan berat 16,58 gram. Dari hasil penyidikan tersangka mengaku mendapatkan barang haram itu dari temannya I seharga Rp 700 ribu per gramnya.

“Terakhir, tersangka membeli ke I sebanyak 50 gram dua minggu lalu,” lanjutnya.
Sabu tersebut kemudian dipecah kembali dan dijual tersangka dalam bentuk paket klip kecil seharga Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu.

“Barang bukti 12 klip itu sisanya yang belum terjual,” imbuhnya.
Sementara kasus ketiga melibatkan tersangka Agus Widodo, 47, warga Dusun Iburaja, Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari, Lumajang dan M Arifin, 28, warga Jalan Semeru, Dusun Krajan, Desa Tirtomoyo, Ampel Gading, Malang.

“Dari keduanya, disita barang bukti 212 gram sabu,” terangnya.
Keduanya dibekuk setelah petugas mendapat informasi dari masyarakat adanya pengiriman narkoba. Selanjutnya, petugas melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap tersangka di pintu Tol 2 Sidoarjo, Kamis (2/6) dini hari.
Keduanya saat itu membawa mobil pikap Gran Max. Setelah dihentikan dan dilakukan upaya paksa dan penggeledahan ditemukan dua bungkus sabu.

“Tersangka mendapat perintah dari P (buron) mengambil sabu di yang diranjau di bawah rambu Jalan Gunungsari,” bebernya.

Setelah mengambil, tersangka bermaksud pulang ke Malang. Namun lebih dahulu dicokok petugas. (Team)

Antisipasi Gejolak Harga Sembako, Polsek Ngasem Lakukan Sidak Dan Pemantauan Rutin
Ke Beberapa Toko

KEDIRI – Anggota Polsek Ngasem melakukan inspeksi mendadak (Sidak), ke pedagang minyak goreng, Minggu (5/6/2022). Sidak itu bertujuan untuk mengantisipasi kelangkaan minyak goreng.

Kapolsek Ngasem Iptu Dyan Purwandi mengatakan selain memastikan ketersediaan minyak goreng dan kelancaran distribusinya juga memastikan harga jual minyak goreng ke masyarakat.

“Sidak ini dilakukan guna memastikan tidak ada penimbunan minyak goreng.” ujar Iptu Dyan.

Diungkapkan Iptu Dyan, Sidak pemantauan minyak goreng ini dilakukan di sejumlah pedagang sembako yang ada di wilayah Kecamatan Ngasem.

“Untuk sekarang stok minyak goreng masih stabil,”jelas Kapolsek Ngasem.

Kapolsek Ngasem lebih lanjut menyampaikan, diimbau kepada masyarakat untuk tidak panik atau kawatir serta melakukan aksi borong minyak goreng.

“Bila ada oknum yang melakukan penimbunan minyak goreng tentunya akan kami proses secara hukum yang sudah diatur,” jelas Iptu Dyan. (Ageng)