Home Blog Page 1401

Pembinaan kepada Anak Punk, Upaya Polres Mojokerto Wujudkan Kamtibmas

0

MOJOKERTO – Adanya anak usia sekolah yang memilih hidup di jalanan memerlukan perhatian khusus dalam penanganannya baik oleh orang tua ataupun pemerintah, untuk mencari akar permasalahan penyebab anak-anak mengapa lebih memilih untuk hidup di jalanan.

Hal tersebut seperti diungkapkan oleh Kapolsek Pacet AKP Amat saat dikomfirmasi mengenai kegiatan pembinaan anak jalanan atau anak punk yang dilaksanakan oleh Polres Mojokerto dan Polsek jajaranya.

“Saat ini menjadi suatu fenomena yang banyak kita temui semakin banyak anak-anak yang biasa kita sebut sebagai anak punk,ini yang juga menjadi atensi kami untuk memelihara Kamtibmas,”jelas AKP Amat,Jumat (27/5/22)

Masih menurut AKP Amat, pihaknya akan rutin berpatroli dan melakukan pembinaan kepada anak – anak punk agar mereka bisa menjalani kehidupan yang layak.

“Kami akan lakukan pembinaan dan akan kami pulangkan ke daerah asalnya atau kepada keluarganya,” kata Kapolsek Pacet ini.

Seperti pantauan media ini, Unit Patroli Samapta Polsek Pacet pada Jumat, (27/05/2022) di kawasan pertokoan Pandanarum wilayah hukum Polsek Pacet tampak memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada anak-anak punk.

Dengan humanis beberapa anak laki-laki dan perempuan yang masih usia sekolah berpenampilan ala punk yang sedang mengamen ini didatangi oleh Iptu Ikhwanul anggota Unit Patroli Polsek Pacet.

Iptu Ikhwanul lalu memberikan pembinaan dan mengajak anak – anak punk ini untuk kembali bersama keluarganya.

Sementara itu di tempat terpisah Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar melalui Kasi Humas Polres Mojokerto IPTU Tri Hidayati membenarkan bahwa Polres Mojokerto dan Polsek yang ada di jajaran sedang melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan untuk anak – anak jalanan.

“Anak – anak yang hidup di jalanan dengan berbagai atribut dan penampilan yang ekstrem, bertato, rambut dicat warna-warni, pakaian serba hitam dan ala rocker tersebut ahirnya bisa menciptakan stigma negatif pada masyarakat,”kata Kasi Humas Polres Mojokerto.

Menurut IPTU Tri Hidayati, pihak Polres Mojokerto siap bekerjama dengan instansi terkait baik itu Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Bakesbangpol ataupun yang lainya untuk penanganan anak-anak ini.

“Mereka itu ( anak punk…red) harus kita dorong untuk menjalani kehidupan yang wajar seperti anak – anak yang lainya,karena sebenarnya mereka adalah generasi penerus bangsa yang seharusnya bisa mendapatkan perhatian khusus dari keluarga maupun pemerintah,”terang IPTU Tri.

Untuk itu masih kata Kasi Humas Polres Mojokerto ini, dalam menciptakan dan memelihara kamtibmas pihaknya akan terus melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada anak – anak punk ini bila diketemukan berada di wilayah Kabupaten Mojokerto.

“Apalagi mereka masih usia sekolah, jadi sekali lagi anak-anak ini harus kita dorong untuk kembali kerumah karena disanalah tempat terbaik mereka dan kembali kesekolah untuk menuntut ilmu untuk masa depannya,” pungkas Tri. (tim)

Polres Pasuruan Kota Ungkap Pelaku Curanmor

0

KOTA PASURUAN – Gerak cepat Satreskrim Polres Pasuruan Kota memburu pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) akhirnya membuahkan hasil.

Dua tersangka berhasil diamankan berikut beberapa barang bukti antara lain dua unit sepeda motor Vario,1 buah kunci T,dua bilah sajam (celurit),plat nomor dan barang bukti pendukung lainnya.

Adapun kedua tersangka mempunyai peran yang berbeda. Satu tersangka berinisial IP (25) warga Karangketug Kec. Gadingrejo sebagai pelaku pencurian.Sementara tersangka inisial MI (36) warga Kebunrejo Kec. Grati berperan yang menjualkan hasil curian.

Hal tersebut seperti disampaikan oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari,SH,SIK,MH saat menggelar Konferensi Pers di depan loby Polres Pasuruan Kota,Jumat (27/5/22).

“Kedua tersangka ini mempunyai peran yang berbeda,namun masih satu jaringan,”ungkap AKBP Jauhari di hadapan para awak media.

Kapolres Pasuruan Kota yang didampingi Kasi Humas Iptu Merdhania Pravita menambahkan tersangka IP (25) dalam melakukan aksinya menggunakan kunci T yang sebelumnya ia merusak kunci motor terlebih dahulu.

“Pengakuan tersangka, kunci motor dirusak terlebih dulu lalu tersangka memakai kunci T untuk menghidupkan mesin motor milik korban,”tambah AKBP Jauhari.

Masih kata Kapolres Pasuruan Kota,tersangka selain melakukan pencurian di rumah kos Jl.Arjuna Rt/Rw 5/1 kel.Kandangsapi Kec.Panggungrejo Kota Pasuruan, juga pernah melakukan pencurian di 3 tempat lainya di wilayah Kabupaten Pasuruan.

“Berdasarkan keterangan tersangka bahwa uang hasil dari penjualan sepeda motor curian sebagian besar dipergunakan untuk membeli dan mengkonsumsi narkoba jenis sabu,”terang Kapolres Pasuruan Kota.

Atas perbuatannya,tersangka dikenakan pasal yaitu Pasal 363 Ayat 1 ke 5e KUHP dengan hukuman penjara selama-lamanya 7 tahun dan Pasal 480 ke 1e, 2e KUHP dengan hukuman penjara selama-lamanya 4 tahun.

Kapolres Pasuruan Kota juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati – hati dalam memarkir atau saat meninggalkan kendaraan bermotornya.

“Jangan lupa kunci stang, pasang pengaman tambahan seperti gembok yang dipasang pada lubang cakram depan, dan bila perlu menambahkan sistem alarm anti maling pada kendaraan bermotor,” pungkas Kapolres Pasuruan Kota. (tim)

Kapolri Komitmen Bangun Ruang Demokrasi yang Positif untuk Jaga Persatuan

0

YOGYAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menutup kegiatan festival musik jalanan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-76 di museum Benteng Vrederburgh, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (26/5/2022) malam.

“Baru saja kita melaksanakan kegiatan penganugerahan terhadap 10 peserta finalis terbaik festival musisi jalanan yang kita selenggarakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun Bhayangkara ke-76. Tentunya ini bagian dari rangkaian yang ada,” kata Sigit.

Menurut Sigit, kegiatan ini mewakili komitmen dari Polri yang terus berbenah dan memperbaiki diri dalam memberikan wadah ataupun membangun ruang demokrasi bagi masyarakat yang positif demi menjaga persatuan dan kesatuan Negara Indonesia.

Dalam memberikan ruang demokrasi, Sigit menekankan, Polri telah membuat beberapa kegiatan untuk masyarakat menyampaikan aspirasi dan ekspresinya. Sebelum festival musik ini, Korps Bhayangkara telah sukses menggelar lomba mural dan orasi.

“Maka hari ini kita ajak rekan-rekan untuk memanfaatkan musik sebagai bagian dari kegiatan perayaan hari bhayangkara, untuk bisa digunakan menyampaikan ekspresi. Jadi ini ruang-ruang demokrasi yang kita bangun untuk selalu dimanfaatkan. Karena kita lihat banyak seniman-seniman besar yang kemudian juga menyampaikan ekspresi-ekspresi melalui musik,” ujar mantan Kabareskrim Polri ini.

Kegiatan festival musik Bhayangkara 2022 yang bertemakan ‘Setapak Perubahan, Pesan Cinta Untuk Indonesia’ ini dibagi ke dalam dua sub tema, yakni ‘Suara Hati untuk Polri’ dan ‘Persembahan Karya Jalanan untuk Indonesia’. Komunitas musisi jalanan hingga kelompok musisi difabel diberikan kesempatan menyalurkan, kritik, saran dan aspirasinya dalam kegiatan tersebut.

Lebih dalam, menurut Sigit, penyampaian ekspresi atau aspirasi melalui musik bisa menjadi lebih efektif dan dapat mewakili suara hati masyarakat luas. Sehingga, pesan yang disampaikan kepada para pemangku kebijakan akan lebih mudah diserap.

“Tentunya kami akan terus mendorong hal-hal seperti ini. Sehingga disatu sisi bagaimana kita menghadapi situasi di tahun politik tentunya akan banyak kegiatan yang menjadi bagian dari menyampaikan ekspresi. Yang selalu kita ingatkan bagaimana bahwa ruang demokrasi dan politik tersebut dapat kita manfaatkan dengan baik, dengan memanfaatkan ruang ekspresi yang betul-betul bisa kita jaga, kita salurkan secara positif,” ucap eks Kapolda Banten tersebut.

Meski begitu, Sigit menekankan, yang paling terpenting adalah penyampaian ekspresi di ruang demokrasi tersebut, tetap selalu mengutamakan untuk menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

“Namun disisi lain aspirasi tersebut, yang paling penting adalah bagaimana kedepan kita selalu menjaga persatuan dan kesatuan. Walaupun kita berbeda-berbeda, karena kemajemukan, itu yang harus kita jaga. Polri tentunya selalu siapa mengawal, mengamankan ruang demokrasi yang tentunya menjadi bagian untuk terus-menerus harus diisi, diekspresikan sebagai bentuk kritis kita, bentuk kepedulian, kecintaan kita terhadap masyarakat, bangsa dan negara,” papar Sigit.

Sebelum mengakhiri pernyataannya, Sigit menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, dewan juri, musisi jalanan dan pihak yang terlibat dalam menyukseskan acara festival ini.

Sigit berharap, dengan adanya ruang aspirasi dan ekspresi ini, seluruh kritik ataupun masukan dapat dijadikan bahan evaluasi untuk menjadi institusi yang lebih baik lagi kedepannya agar dapat semakin dicintai dan menjadi seperti yang diharapkan oleh masyarakat Indonesia.

“Silahkan untuk sampaikan hal-hal yang khususnya buat kami Polri untuk bisa di kritik. Sehingga kita juga mendapatkan masukan-masukan, untuk kita terus berbenah diri. Dan tentunya kami juga titip kepada seluruh musisi jalanan bagaimana kita terus membangun kecintaan terhadap Bangsa dan Negara Indonesia,” tutup Sigit. (tim)

Respon Cepat Polisi dan Masyarakat Probolinggo Tangani Banjir

0

PROBOLINGGO – Hujan lebat mengguyur wilayah Kabupaten Probolinggo pada Kamis (26/5/2022).

Hujan mulai pagi hingga sore itu mengakibatkan luapan air pada sebagian sungai pun tidak tahan menampung volume debit air dan meluap.

Hal ini berimbas pada beberapa ruas jalan di jalur pantura Desa Sebaung dan Brumbungan Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo tergenang luapan air.

Banjir dengan ketinggian kurang lebih 50-100 cm itu mengakibatkan terjadinya kepadatan kendaraan baik yang mengarah ke arah Situbondo maupun yang mengarah ke Kota Probolinggo.

Menindak lanjuti kejadian tersebut, Kapolres Probolinggo merespon cepat dengan menginstruksikan personilnya yang terdiri dari Satuan Lalu Lintas, Samapta dan Polsek Gending serta Polsek Pajarakan terjun dilokasi guna mengatur dan memperlancar arus lalu lintas.

“Kami dari Polres Probolinggo telah menerjunkan puluhan anggota ke lokasi guna memperlancar arus di jalur pantura,” kata Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, kemarin Kamis (26/5/2022)

Lebih lanjut, Kapolres Probolinggo menambahkan selain membantu kelancaran arus lalu lintas, personilnya juga membantu dalam penyurutan air yang menggenangi jalur pantura di Kecamatan Gending dan Pajarakan.

“Polres Probolinggo bersama warga setempat terus berusaha membantu kelancaran arus lalu lintas dan mempercepat air surut yang menggenangi ruas jalan dengan cara membuka penutup selokan atau gorong gorong” pungkas Kapolres Probolinggo. (tim)

Berita Duka, Mantan Ketum PP Muhammadiyah Buya Syafii Ma’arif Berpulang Ke Pangkuan Ilahi, Ini Profil Singkatnya

0

YOGYAKARTA – Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif meninggal dunia, Jumat (27/5/2022).

Buya Syafii Maarif wafat di usianya yang mendekati 87 tahun pada 31 Mei nanti.

Kabar meninggalnya Buya Syafii Maarif ini membuat bangsa Indonesia, khususnya keluarga besar Muhammadiyah berduka.

Dari akun Twitter PP Muhammadiyah yang Disadur Gempurnews.com, Guru Besar IKIP Yogyakarta ini berpulang pada pukul 10.15 di RS PKU Gamping.

Diketahui, Buya Syafii Maarif dikenal sebagai ulama dan cendekiawan di Indonesia.
Buya Syafii Maarif sempat menjabat sebagai Ketua PP Muhammadiyah periode 1998-2005.

Setelah meninggalkan posisinya sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah, beliau aktif dalam komunitas Maarif Institute.
Di samping itu, ini, juga rajin menulis, di samping menjadi pembicara dalam sejumlah seminar.
Bukunya yang sudah terbit antara lain berjudul: Dinamika Islam dan Islam, Mengapa Tidak?, kedua-duanya diterbitkan oleh Shalahuddin Press, 1984.

Kemudian Islam dan Masalah Kenegaraan, yang diterbitkan oleh LP3ES, 1985. Atas karya-karyanya, pada tahun 2008 Syafii mendapatkan penghargaan Ramon Magsaysay dari pemerintah Filipina.

Selamat Jalan Bapak Dan Tokoh Bangsa, Karya Dan Pengabdianmu Akan Tetap Kami Kenang. ” Disadur Dari Akun TWITER PP MUHAMMADIYAH” (Team)

Ikatkan Tali Grobak Ke Tiang Listrik Saat Hujan, 2 Orang Pedagang Sayur Meregang Nyawa

0

LOMBOK TIMUR—Peristiwa nahas menimpa dua buruh Pasar Paokmotong, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, yakni Agus Septin Hadi (21) dan Sahtum (35) warga Gubuk Bagek Gaet, Dusun Paokmotong Utara, Desa Paokmotong. Keduanya tewas kesetrum Kamis (26/5/2022) sekitar pukul 15.20 WITA.

Kejadian ini mengagetkan buruh lainya. Keduanya sempat dilarikan ke puskesmas terdekat untuk diberikan pertolongan. Namun nyawa kedua korban tidak bisa tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Tim Inafis Polres Lotim langsung ke lokasi untuk menggelar oleh TKP termasuk meminta keterangan para saksi.
Kapolsek Masbagik AKP Eri Armunanto membenarkan kejadian ini. Berdasarkan keterangan para saksi, kronologis kejadian bermula ketika korban Agus Septian Hadi akan mengikat keranjang tomat di lapak depan Pasar Paokmotong,
Ketika itu kondisi baru selesai hujan. Seketika korban terpeleset, Secara spontan kedua tangan korban memegang tiang lapak yang ternyata teraliri listrik. Tiang ini dari kanal spandeks.

“Salah seorang rekan korban yang juga buruh melihat tubuh korban kejang namun temannya itu mengira korban bercanda. Saat temannya itu memegang yang bersangkutan merasakan ada sengatan arus listrik sehingga korban langsung dilepas,” tuturnya.

Tak lama kemudian datang buruh lainnya yang berusaha mendekati korban, Namun dilarang karena ada sengatan listrik. Mendengar teriakan saksi atas nama Ridwan, seketika datang korban Sahtum menolong Agus Septin Hadi dengan cara memeluk sambil menarik tubuh korban.

“Namun korban Sahtum ikut tersengat aliran listrik kemudian saksi Ridwan berteriak agar stop kontak listrik dimatikan dan barulah kedua tubuh korban lemas dan terlepas dari tiang lapak pasar yang terbuat dari alumunium. Selanjutnya oleh para buruh lainnya berusaha menolong kedua korban dengan membawa ke Puskesmas Masbagik,” terang dia.

Kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsek setempat. Kemudian Polsek berkoordinasi dengan Inafis Polres Lombok Timur. Setibanya di lokasi petugas memasang garis polisi termasuk meminta keterangan para saksi. Dari hasil penyelidikan sementara kedua korban dipastikan meninggal karena tersengat listrik.

“Kedua korban meninggal akibat sengatan aliran listrik yang aliran kabelnya terkelupas dan menempel pada kanal spandeks. Berdasarkan keterangan tenaga medis Puskesmas Masbagik, kedua korban saat dilakukan pemeriksaan sudah meninggal dunia dan diduga sudah meninggal di tempat kejadian. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan proses autopsi dan jenazah korban pun diserahkan ke pihak keluarga. (dhw_robhin)

HUT PDAM Tirta Mahameru ke-39, Wabup Harapkan Peningkatan Layanan

LUMAJANG – Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) menghadiri kegiatan Peringatan HUT Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Mahameru Kabupaten Lumajang ke-39 di Narawita Agung Lumajang, Rabu (25/5/2022).

Dalam kesempatan itu, Bunda Indah mengharapkan, di 39 tahun dalam melayani masyarakat Lumajang, ada peningkatan pelayanan yang dilakukan, sehingga masyarakat puas dengan pelayanan yang berikan.

“Selamat hari ulang tahun kepada PDAM Tirta Mahameru, mudah-mudahan kita bisa bekerja bareng-bareng untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, diungkapkan Bunda Indah, bahwa pelayanan PDAM Tirta Mahameru kepada masyarakat semakin hari semakin baik. Hal itu terlihat dari sedikitnya keluhan yang disampaikan masyarakat baik melalui media sosial maupun keluhan yang masuk ke whatsapp bupati maupun wabup.

Oleh karena itu, dirinya berharap pelayanan yang sudah bagus itu terus ditingkatkan.

“Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan menanggapi keluhan masyarakat secara cepat itu salah satu ciri-ciri dari perusahaan yang bagus,” terang dia.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirta Mahameru Kabupaten Lumajang, Ahmad Arif Ulinuha mengatakan, bahwa komitmen yang dibangun terkait pelayanan akan diwujudkan. Pada usia ke 39 tahun, sudah seharusnya PDAM Tirta Mahameru memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

“Semangat kami, ingin membangun soliditas diinternal PDAM dengan support semua pihak sehingga apa yang kita inginkan untuk komitmen pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ungkapnya. (Kominfo-lmj/Fd)

Seorang Warga Temukan Melon Berlafal Allah Muhammad

LUMAJANG – Hal tidak terduga ditemukan seorang warga kota Madiun di kebun miliknya. Salah satu melon yang dipetik berlafadkan Alloh dan Nabi Muhammad SAW. Temuan tersebut baru pertama kali ditemukan sejak empat tahun terakhir menanam melon.

Adalah Putri Ayu Nurisyak, warga Kelurahan Patihan, Kota Madiun. Dirinya mengaku sempat tercengang saat mendapati salah satu buah melon Jepang yang disortirnya.

Sebuah melon yang dipetik dari perkebunannya itu tampak lain daripada yang lain. Sebab di kulit sebuah melon seberat 600 gram itu terdapat motif aksara Arab atau memiliki guratan berlafadz Allah dan mirip lafadz Muhammad.

“Umtuk proses sortir lanjut ke packing, melon kan harus dipisah dari ukuran besar dan kecil. Ketika saya teliti satu per satu, kemudian saya menemukan ada Lafadz Allah dan Muhammad,” kata Putri saat ditemui media ini di rumahnya, Kamis (19/5/2022).

Ia mengaku baru kali pertama menemukan hasil panennya berlafadz Allah setelah hampir empat tahun dirinya menanam melon. Ia pun tidak memiliki niat untuk menjual melainkan akan disimpan sebagai koleksi.

“Nggak ada rencana untuk menjual, kita simpan saja karena ini unik dan saya baru menemukan ini. Lebih ke bersyukur, senang dan terenyuh juga,” katanya.

Perempuan berusia 35 tahun ini menyatakan, melon unik berlafadzkan Allah dan Muhammad merupakan jenis melon Jepang yang tengah ia budidayakan di greenhouse miliknya berukuran 12×20 meter, area persawahan, Desa/Kecamatan Sukorejo, Ponorogo.

Putri mengatakan dalam setahun dirinya bisa memanen buah melon tersebut bisa 3 – 5 kali, dan skali panen mampu nmenghasilkan 1,5-2 ton buah melon. (rrr)

Ketua Umum Berharap LSM AMCD-P Bekerja Secara Tulus Agar Dicintai Masyarakat

PASURUAN – Untuk mengevaluasi dan pemantapan kinerja organisasi, Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Masyarakat Cinta Damai Pasuruan (LSM AMCD-P) yang diketuai oleh Hanan menggelar rapat koordinasi yang digelar secara rutin setiap tiga bulan.

Kali ini, Rabu (25 Mei 2022), rapat koordinasi rutinan digelar di rumah makan Bu Anis, yang terletak di Gondangwetan.Pp

Menurut Hanan, dalam pertemuan tersebut, semua anggota bisa saling sharing dan melakukan evaluasi atas kinerjanya.

Pada kesempatan itu pula, Hanan juga berharap, anggota LSM AMCD harus bisa menyampaikan segala aspirasi masyarakat.

“Bagi semua anggota jangan pernah membuat resah masyarakat. Justru sebaliknya, kita harus bisa membantu masyarakat yang membutuhkan kita untuk menyampaikan aspirasinya,” harap Hanan.

Dia juga menegaskan, dalam membantu masyarakat, anggotanya tidak boleh memiliki rasa pamrih agar bisa dicintai masyarakat

“Semakin kita dicintai masyarakat semakin besar pula tugas kita untuk mengabdi. LSM AMCD-P harus amanah dan mengedepankan rasa tanggung jawab, tegas dalam menjalankan tupoksi, loyal dan solid. Kita harus kompak dan satu komando dalam setiap pergerakan,” tegas Hanan dihadapan seluruh anggota.

Ditambahkannya pula, semua anggota LSM AMCD-P harus mempunyai sifat kesatria, jujur, amanah dan bertanggung jawab, serta setia pada UUD 45 dan Pancasila, demi menjaga keutuhan NKRI.

“Kita juga harus mempunyai semangat juang yang tinggi, loyalitas dan semangat yang membara, demi membela dan memperjuangkan masyarakat yang tertindas serta sekaligus demi kemajuan lembaga kita ini,” pungkasnya. (qomar)

Pemkot Cimahi Kembali Raih Predikat Opini “WTP”, Plt Wali Kota Cimahi: Ini Adalah Hasil Kerja Keras Bersama

0

CIMAHI – Pemerintah Daerah Kota Cimahi kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas laporan keuangan tahun 2021. Hasil pemeriksaan tersebut diserahkan oleh Plt. Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Arif Agus S.E., M.M., Ak., CPA., CSFA., LHP kepada Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Cimahi, Letkol (Purn.) Ngatiyana di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Barat, Rabu (25/5).

“Alhamdulillah Kota Cimahi telah menerima LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) dari BPK RI pPerwakilan Jawa Barat, yang mana Kota Cimahi telah mendapatkan predikat Opini WTP yang ke-9 kali di tahun 2021,” ungkap Ngatiyana selepas menerima hasil penilaian.

Opini WTP atau Unqualified Opinion artinya Laporan Keuangan (LK) telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material, posisi keuangan (neraca), hasil usaha atau Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Arus Kas, sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku. Predikat ini merupakan penghargaan tertinggi dari BPK terkait pengelolaan anggaran di kementerian atau lembaga negara.

Dengan pencapaian predikat Opini WTP ini menandakan bahwa Kota Cimahi telah mampu menyajikan laporan keuangan dengan baik.
Raihan predikat Opini WTP yang ke-9 kalinya ini menjadi kebanggaan bagi Kota Cimahi.

Keberhasilan Pemkot Cimahi mendapat Opini WTP selama 9 tahun sejak tahun 2013-2021 dikatakan Ngatiyana sebagai usaha dan kerja keras bersama yang melibatkan banyak pihak. Oleh karenanya, Ngatiyana mengucapkan rasa terimakasihnya pada pihak-pihak yang telah membantu Pemkot Cimahi mendapatkan predikat Opini WTP.
Ia mengungkapkan bahwa keberhasilan ini dapat diraih atas bantuan dari Badan Eksekutif Kota Cimahi, yakni Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cimahi dalam hal pengelolaan keuangan. Selain itu perolehan predikat Opini WTP juga merupakan hasil dari kerja keras seluruh ASN Kota Cimahi.

“Saya selaku Pemerintah Daerah Kota Cimahi mengucapkan terimakasih kepada seluruh ASN Kota Cimahi yang telah bekerja keras dalam rangka pemeriksaan BPK RI yaitu penyerahan LHP dari BPK RI Perwakilan Jawa Barat, dan juga saya ucapkan terima kasih kepada pimpinan DPRD beserta jajarannya yang telah bekerjasama menjadikan Kota Cimahi lebih baik dalam pengelolaan keuangannya,” ucap Ngatiyana.

Dengan diraihnya predikat Opini WTP yang ke-9 kalinya, Pemkot Cimahi akan lebih berusaha untuk concern dalam mengelola keuangan dan menyampaikan laporan keuangan dengan lebih baik lagi agar predikat Opini WTP ini dapat di pertahankan di masa depan. Turut hadir mendampingi Plt. Wali Kota Cimahi dalam menerima hasil penilaian terrsebut Ketua DPRD Kota Cimahi Achmad Zulkarnain, Sekda Kota Cimahi Dikdik Suratno dan Kepala BPKAD Kota Cimahi Chanifah Listyarini.
Sumber: Bidang IKPS/Dy. (Achmad s)