LUMAJANG – Relawan kaki gunung Semeru (REKGS) melaksanakan pendidikan latihan (Diklat) kebencanaan untuk anggota relawan, yang di ikut 32 anggota. Tujuan Diklat ini adalah menambah pengetahuan dasar yang berkaitan dengan kebencanaan.
Menurut Nur kholis ketua REKGS kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk peningkatan skill anggota agar jika terjadi kebencanaan anggota sudah tau manajemen kebencanaan yang benar tanpa menunggu komando.
“Yang penting kita bisa meminimalisir terjadinya korban, karena kinerja relawan ini di titik beratkan pada minimal nya jumlah korban,” kata Nurkholis, Ssbtu (14/5/2022).
A’ak Abudullah Al Kudus selaku pembina relawan ini dalam amanatnya menyampaikan bahwa relawan harus mandiri dan berbuat tanpa menunggu bantuan dari pemerintah, relawan harus mampu mewujudkan fungsinya tanpa tergantung dari pihak lain.

“Relawan tentu harus mandiri dan berbuat tanpa menunggu bantuan dari pemerintah,
dengan begitu kecepatan gerak sangat optimal dan lebih banyak lagi korban yang di selamatkan,” ungkapnya.
Acara ini akan di gelar berkala bila hari ini, sabtu 14 mei 2022 sampai minggu 15 mei 2022 diselenggarakan di Desa Sumber Wuluh dan sarasannya adalah anggota relawan.
Kedepan akan di laksanakan di Desa Sumbersari Kecamatan Pronojiwo, Desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro dan Desa Pasrujambe Kecamatan Pasrujambe, dengan sasaran pemerintah desa dan masyarakat. Ini penting dilakukan, agar kesiagaan bencana dapat terdistribusi hingga ke masyarakat.
“Langkah strategis ini harus dilakukan agar kesadaran bencana sejak dini bisa tersebar luas kemasyarakat,” tambahnya.
Acara ini sebenarnya sudah mengundang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Muspika Kecamatan Candipuro akan tetapi hingga acara ini dilaksanakan, pihak pihak yang diundang tidak ada yang datang.
Dikesempatan sama Nur Kholis menuturkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini murni didanai oleh relawan sendiri.
“Aset yang dimiliki relawan ini sudah mumpuni, mulai alat komunikasi HT yang berbasis repeater untuk komunikasi dengan para relawan dan cctv yang dipasang di 4 titik dan online bisa dilihat masyarakat dari HP pintarnya dengan mengunduh aplikasi jaga semeru di hp yang dimiliki masyarakat,” jelasnya. (red)



