Home Blog Page 1411

Hari Raya Waisak Membawa Berkah, Empat “WBP ” Lapas Kelas 1 malang Dapat Remisi Khusus

KOTA MALANG – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang mendapatkan remisi khusus Hari Raya Waisak pada Senin (16/5).

Kasi Registrasi, Hengky Giantoro dan Kabid Pembinaan, Sigit Sudarmono yang mewakili Kalapas Kelas I Malang, mengatakan ada empat WBP yang mendapatkan remisi khusus kali ini.

“Sebelumnya, kami mengusulkan empat WBP mendapatkan remisi khusus pada momen hari raya Waisak ini. Dan syukur semuanya disetujui,” ujar Sigit, Senin (16/5).

Ia menambahkan, empat WBP yang terjerat kasus narkoba itu mendapatkan pengurangan masa tahanan berbeda-beda. Mulai dari paling sedikit 15 hari dan terbanyak dua bulan.

“Jadi dari empat WBP itu, satu orang mendapatkan remisi 15 hari, satu lagi dapat dua bulan, dan sisanya dapat remisi satu bulan,” Sambung dia.

Dengan adanya pemberian remisi ini, Sigit berharap WBP bisa berperilaku lebih baik dan tertib selama menjalani masa hukuman di Lapas Kelas I Malang.

“Remisi merupakan wujud kasih Tuhan, karena semua kehendak-Nya. Ini adalah Hak Warga Binaan yang layak diterima dan telah berupaya memperbaiki diri serta bersyukur atas apa yang terjadi,” Urainya.(dhw-robhin)

Polsek Ngancar Gelar Patroli di Wisata Gunung Kelud

KEDIRI – Anggota Polsek Ngancar melaksanakan kegiatan patroli di tempat wisata Gunung Kelud, Senin (16/5/2022).

Dalam kegiatan patrolinya itu memastikan pengunjung mematuhi protokol kesehatan.

Kapolsek Ngancar AKP Priyo Eko Hariono menuturkan kegiatan patroli di tempat wisata menyampaikan sosialisasi protokol kesehatan.

“Kegiatan patroli di tempat wisata ini kami menyampaikan sosialisasi protokol kesehatan kepada para pengunjung yang sedang menikmati liburan,”tutur AKP Priyo.

Dikatakan AKP Priyo, selain itu kepada para pengunjung diimbau bila membawa barang berharga untuk selalu berhati-hati.

“Untuk para pengunjung atau wisatawan jangan teledor dengan membawa barang berharga. Selalu berhati-hati,” jelasnya. (ageng/tim)

Polres Probolinggo Beri Tali Asih ke Ibu yang Viral Melahirkan di Jalan

PROBOLINGGO – Masih ingat seorang wanita yang sempat viral di sosial media karena melahirkan bayi di tengah jalan ?

Wanita itu adalah Susmiati (32), warga Dusun Tunggangan, Desa Wedusan, Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo.

Dengan dibantu tandu dan alat seadanya, ia tetpaksa melahirkan bayi perempuannya di jalan pada hari Senin (13/5/22)

Peristiwa melahirkan ditengah jalan ini terjadi karena akses jalan menuju rumah Susmiati yang sulit ditempuh menggunakan kendaraan roda empat.

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi yang mendengar kabar tersebut segera mengutus Kasat Binmas AKP Taufiq Nurhidayat dan Bhabinkamtibmas untuk mendatangi rumah Susmiati.

Utusan Kapolres Probolinggo ini untuk memberikan bantuan tali asih dalam rangka wujud kepedulian dan memperkuat tali silaturahmi dengan warga masyarakat.

“Kami (Polres Probolinggo) mengucapkan selamat kepada ibu Susmiati karena telah melahirkan bayinya dengan selamat dan sehat,” ucap Kapolres Probolinggo.

Lebih lanjut, Kapolres Probolinggo juga mengapresiasi atas kekompakan dan keguyuban masyarakat Dusun Tunggangan Desa Wedusan karena telah bergotong royong membantu kelahiran putri Ibu Susmiati.

“Kekompakan antar warga ini dapat menjadi contoh untuk masyarakat lainnya dalam membantu tetangga disekitarnya secara gotong royong,” kata Kapolres Probolinggo, Senin ( 16/5/22).

Sementara itu, keluarga Susmiati dan warga setempat mengucapkan terima kasih atas perhatian dari Kapolres Probolinggo.

“Terima kasih bantuannya bapak Kapolres Probolinggo, semoga terjalin terus kedekatan antara polisi dengan masyarakat,” tutur Susmiati. (tim)

Momen Terindah, F-Jinlu Laksanakan Halal Bi Halal

LUMAJANG – Forum Jurnalis Independen Nasional Lumajang (F-Jinlu) mengadakan kegiatan Halal Bi Halal di Kantor Sekretariat Jalan Iptu Jama’ari GG III/15, pada Senin (16/5/2022) pagi.

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh komunitas wartawan independen tesebut sekaligus menjadi ajang silahturahmi anggotanya.

“Kegiatan Halal Bi Halal ini sekaligus mejadi ajang silaturahmi sesama anggota komunitas untuk mempererat tali persaudaraan,” kata Ketua F-Jinlu, Moch Misdi SH MH mengawali sambutan.

Pada kesempatan itu Misdi menyampaikan selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H dan mengucapkan minal aidin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin.

“Kita tahu; tradisi halal bihalal menjadi kegiatan tahunan yang bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan saling memaafkan. Untuk itu, di kesempatan yang baik ini ijinkan saya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri mohon maaf lahir dan batin,” ungkapnya.

Misdi mengaku senang karena hingga saat ini masih kompak menjaga pertemanan. Dirinya bangga rerhadap kekompakan anggota, terlihat dari ketika akan melaksanakn kegiatan.

“Setiap rencana akan mengadakan kegiatan pasti terwujud, walaupun sebelumnya hanya melalui rapat kecil di warung kopi saja,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekjen F-Jinlu, Eko Santoso mengungkapkan rasa syukurnya atas kesolidan anggota hingga saat ini. Ia menganggap pertemuan anggota disaat lebaran seperti ini merupakan rejeki dari Tuhan yang maha kuasa.

“Rezeki tidak selalu uang, tapi persaudaraan dan silaturahmi merupakan rezeki yang sangat mulia. Dengan saling memaafkan satu sama lain, persaudaraan kita tetap terjaga,” ujar Eko .

Sementara Prio Suwoko selaku Pembina F-Jinlu memberikan petunjuk, bimbingan dan pembinaan terkait kebersamaan menjaga silaturahmi antar sesama anggota.

“Saya bangga dan terharu atas pertemuan hari ini. Sebab teman teman masih kompak dalam menjaga silaturahmi. Makna tali silahturahmi ini sangatlah luas sekali,” ungkap Priyo.

Priyo menambahkan, meskipun semua anggota yang tergabung di F-Jinlu ini sekedar persahabatan saja namun dalam menjaga hubungan seolah memiliki hubungan pertalian darah.

Acara halal bi halal ditutup dengan do’a dilanjutkan dengan acara ramah tamah dan menyantap hidangan lontongan. (bam).

Gus Muhdlor Gelontor Sejumlah Program Untuk Mendukung Keberadaan BUMDes

SIDOARJO – Pembangunan infrastruktur desa terus digenjot Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor. Mulai dari program peningkatan jalan, penambahan penerangan jalan umum (PJU), program perbaikan fasilitas olahraga serta kebijakan yang berorientasi pada kemajuan ekonomi desa.

Salah satu kebijakan yang kini dirasakan desa yaitu adanya Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa. Dari anggaran BKK ini bupati mendorong pemerintah desa di Sidoarjo berlomba-lomba membangun perekonomian desanya masing-masing. Baik itu melalui pengelolaan BUMDes maupun unit usaha lainnya.

“Kemajuan daerah tergantung dari kemajuan desa. Oleh sebab itu kami mendorong dan memberikan dukungan melalui anggaran yang bisa dikelola pemdes untuk mengembangkan potensi ekonomi desa,” terang Gus Muhdlor usai meresmikan BUMDes Desa Bangah, Kecamatan Gedangan. Sabtu Malam, (14/5/2022).

Diketahui terdapat 322 desa di Sidoarjo dengan beragam potensi yang dimiliki. Sejak awal dilantik, bupati alumni Fisip Unair Surabaya itu sudah menunjukkan komitmennya membangun desa tujuannya agar ekonomi kerakyatan tumbuh. Oleh sebab itu banyak program yang Ia gulirkan untuk desa.

Program tersebut lebih banyak fokus pada mendukung berkembangnya sektor ekonomi kerakyatan. Seperti program kredit murah Kurda Sayang yang kini dinikmati para pelaku ekonomi kreatif atau UMKM.

Sejak Gus Muhdlor menjabat, sudah ada sejumlah BUMDes yang diresmikan, diantaranya BUMDes wisata petik buah Kelengkeng di Desa Simoketawang, Kecamatan Wonoayu. Kemudian BUMDes Mitra Usaha Desa Sidorejo Krian yang bergerak pada pengelolaan warung Lapangan dan BUMDes Tri Karya Agung Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono.

“BUMDes di Sidoarjo saat sudah banyak yang berkembang dan maju. Bahkan sudah ada yang masuk kategori BUMDes mandiri. Kita akan terus mendorong agar tiap desa memiliki BUMDes dan tugas pemerintah memberikan dukungan anggaran dan pendampingan sampai BUMDes tersebut mandiri,” terangnya.

Untuk menjaring masukan dan aspirasi masyarakat putra pengasuh Ponpes Bumi Sholawat Lebo itu tak segan turun langsung ke desa-desa. Lewat program Gus Muhdlor Sambang Deso, Ia membangun komunikasi lamgsung dengan masyarakat. Program tersebut saat ini sudan dirasakan warga Sidoarjo. Berkat Gus Muhdlor Sambang Deso, keluhan dan masukan bisa direspon dengan cepat.

“Keluhan PJU, jalan rusak dan renovasi sekolah yang disampaikan warga dari hasil saya turun ke beberapa desa yang lalu sekarang sudah ditangani. Ada juga keluhan yang penanganannya butuh proses, seperti perbaikan sekolah yang menyangkut alokasi anggaran, tapi tetap akan ditangani,” tuturnya.

Gus Muhdlor mengapresiasi berdirinya BUMDes Desa Bangah yang mengelola lapangan sepakbola dan kolam renang. Keberadaannya akan membangkitkan usaha kecil warga sekitar. Ia mencontohkan, salah satu tanda sebuah daerah maju adalah adanya fasilitas olahraga yang mendukung untuk aktivitas malam hari, karena olahraga dimalam hari sudah menjadi lifestye di daerah maju. Seperti halnya desa Bangah. Dengan dukungan dari pemkab Sidoarjo lapangan sepak bola Desa Bangah sekarang terpasang PJU.

“Ketika kerja dari pagi sampai sore, kapan kita punya waktu untuk olahraga? Salah satunya di malam hari. Sehingga banyak perputaran uang ada di malam hari, salah satunya lewat sarana olahraga. Disini sudah ada lapangan bola, tempat futsal, ini kalau disewakan saya yakin akan berdampak pada kemajuan desa,” ujarnya.

Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo itu berharap semoga BUMDes Bangah menjadi prototype kemajuan desa, “menuju Bangah yang lebih mandiri, sekaligus percontohan bagi daerah lain,” pungkasnya. (Kom/Yl)

73,8 Persen Masyarakat Puas Penyelenggaraan Mudik dari Presiden Jokowi dan Polri

JAKARTA – Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia menyatakan bahwa masyarakat Indonesia menyatakan puas terhadap penyelenggaraan dan penanganan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 2022 yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta Polri.

Kepuasan masyarakat tersebut tergambar dalam hasil survei yang dilakukan sejak tanggal 5 hingga 10 Mei 2022, dimana 73,8 persen masyarakat Indonesia puas terhadap penanganan mudik.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan, dalam survei itu sebanyak 61,2 persen masyarakat cukup puas dengan penyelenggaraan mudik tahun ini.

“12,6 persen sangat puas, 61,2 persen cukup puas, 6,8 persen kurang puas, 1,1 persen tidak puas sama sekali, dan 18,3 persen tidak menjawab,” kata Burhanuddin dalam rilis hasil survei dalam tayangan virtual, Jakarta, Minggu (15/5/2022).

Dari hasil survei itu, alasan paling utama masyarakat puas dengan penanganan arus mudik adalah bisa berlebaran di kampung halaman sebanyak 30 persen. Lalu, 27,9 persen, warga menyebut bahagia karena bisa kembali berkumpul bersama keluarga.

Selanjutnya, kehidupan kembali normal sebesar 17,6 persen. Kemudian, 6,2 persen warga puas akan insfratruktur dan moda transportasi yang semakin baik. Lalu, memberi manfaat perekonomian sebanyak 3,4 persen.

Selanjutnya, Lebaran menjadi lebih nikmat dirasakan oleh warga sebesar 3,4 persen. Syarat vaksinasi memberi rasa aman 1,9 persen. Kemudian menjawab lainnya sebanyak 6,4 persen dan 3,1 persen tidak menjawab.

Burhanuddin menekankan, kepuasan masyarakat tersebut lantaran tahun ini Pemerintah memperbolehkan masyarakat untuk mudik setelah dua tahun adanya larangan mudik akibat Pandemi Covid-19.

“Dukungan publik terhadap pelonggaran pembatasan pergerakan sehingga warga bisa mudik mencapai lebih dari 91.3%, dan 73.8% warga puas terhadap kinerja pemerintah dalam menangani arus mudik Lebaran tahun ini,” tutur Burhanuddin.

Dalam survei rilis ini, Indikator menggunakan metode kontak telepon kepada responden. Target populasi survei ini adalah warga negara Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon/cellphone, sekitar 83% dari total populasi nasional.

Pemilihan sampel dilakukan melalui metode random digit dialing (RDD). RDD adalah teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak. Dengan teknik RDD sampel sebanyak 1228 responden dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening.

Margin of error survei diperkirakan ± 2.9% pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi simple random sampling. Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang dilatih. (tim)

Tercium Aroma Kolusi dan Nepotisme, FKPWL Lakukan Monitoring dan Evaluasi Proyek PL di Lumajang

LUMAJANG – Mencium adanya dugaan praktik kolusi dan nepotisme terkait proyek penunjukan langsung (PL) di Dinas PUTR Lumajang menarik perhatian beberapa LSM yang tergabung dalam Forum Kajian dan Pengembangan Wacana Lokal (FKPWL) Kabupaten Lumajang.

Forum ini bersepakat untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan pekerjaan sejumlah proyek PL di lingkup Pemkab Lumajang. setelah beredar kabar adanya beberapa rekanan mengeluhkan hal ini.

“Sebagai putra Lumajang, marilah kita bersatu rapatkan barisan untuk melakukan monitoring dan mengevaluasi pengerjaan proyek PL,” ujar Koordinator FKPWL, Rusman Zaelani, saat berdiskusi di Cafe Kebun milik salah satu anggota, Sabtu (14/5/2022).

Dalam pertemuan itu mencuat kecurigaan terhadap adanya dugaan praktik kolusi dan nepotisme atau kedekatan dan kekerabatan dari salah satu oknum pejabat pemberi pekerjaan paketan PL di Lumajang.

“Kabar yang beredar dikalangan kontraktor, nyaris dari sejumlah proyek PL di lingkup Dinas PUTR diduga kuat dikuasai oleh salah satu rekanan kerabat penguasa. Sebab, proyek berpagu anggaran di bawah Rp 200 juta ini, biasanya tidak melalui proses lelang atau tender,” imbuh Rusman.

Rusman menambahkan bahwa pengadaan atau pelaksanaan proyek PL dilakukan dengan cara menunjuk langsung, kontraktor atau perusahaan yang bermitra dengan dinas atau pemerintah setempat.

Dengan adanya dugaan yang beredar liar itu, seluruh anggota FKPWL berhadap aparat penegak hukum, Tipikor Polres, Kejaksaan maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK ), sedianya segera menyelidiki hal ini.

“Kalau praktek–praktek seperti ini tidak segera tersentuh oleh aparat penegak hukum, kami khawatir akan menjadi budaya dan bertumbuh subur di Lumajang,” cetus peserta diskusi lainnya.

Dengan beredarnya oknum kontraktor yang senantiass mendapatkan proyek PL tersebut, perlu lebih dipertanyakan lagi. Sebab, kata dia, ada yang terindikasi menjadi pengepul bagi–bagi proyek jenis PL.

“Sesungguhnya ada apa dan kenapa dibalik dugaan itu. Jadi itu yang kami harap agar segera terbongkar.Tragisnya, rekanan Kontraktor yang ada Lumajang, informasinya rata – rata hanya mendapat jenis paketan PL dengan besaran nilainya dibawah dari Rp 40 Juta,” tukas Wulan, Ketua LSM Garda Nusantara.

Dari sebab itu, kata dia, demi kebaikan di Kota Lumajang, sebaiknya pekerjaan jenis paketan PL – PL di Kota Lumajang tersebut, agar diaudit forensik supaya kualitas pekerjaannya diketahui dan kalau terindikasi ada praktek–praktek aroma yang melanggar hukum supaya terbongkar.

“Kepolisian, Kejaksaan Maupun KPK segera turun tangan. Kami siap membantu untuk menelisik proyek – proyek sejenis PL yang ditengarai kualitasnya buruk,” pintanya.

Sebelumnya, viral di beberapa media terkait pengerjaan proyek PL irigasi yang ambrol di wilayah Selokambang Kecamatan Sumbersuko, dengan judul belum lama pekerjaan diselesaikan, irigasi sudah ambrol.

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Lumajang saat dihubungi melalui WA via ponselnya terkait dugaan bagi bagi proyek PL sampai berita ini dikabarkan, yang bersangkutan belum memberikan keterangan. (duk)

Polsek Papar Sidak Ketersediaan Minyak Goreng di Pedagang

KEDIRI – Anggota Polsek Papar melakukan upaya pencegahan terjadinya penimbunan dan kelangkaan minyak goreng. Dalam bentuk upayanya itu anggota Polsek Papar melaksanakan Sidak ke para pedagang.

Salah satunya, melakukan pemantauan di tempat minimarket wilayah Kecamatan Papar Kabupaten Kediri, Minggu (15/5/2022). Dalam kegiatan Sidak tersebut anggota Polsek Papar menyampaikan imbauan kepada para pedagang minyak goreng.

Kapolsek Papar AKP Chardi Kukuh Wicaksono menjelaskan Sidak di tempat pedagang minyak goreng ini untuk mencegah terjadinya kelangkaan minyak goreng dan adanya oknum yang dengan sengaja menimbun.

“Sidak atau pemantauan minyak goreng kepada para pedagang ini rutin kami lakukan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya adanya oknum yang dengan sengaja menimbun minyak goreng,”jelas AKP Chardi Kukuh.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Polsek Papar melakukan pendataan jumlah minyak goreng serta harga. Sementara itu untuk stok mok goreng di wilayah Kecamatan Papar masih stabil dan tidak ditemukan adanya kelangkaan.

“Untuk stok minyak goreng di wilayah Kecamatan Papar masih stabil. Untuk itu masyarakat tidak perlu kawatir,” jelasnya. (ageng)

Koramil 0820/09 Lumbang Karya Bhakti Membangun Air

PROBOLINGGO – Sebagai upaya untuk mewujudkan kemanunggalan antara TNI dengan rakyat.Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0820/09 Lumbang ikut serta bersama warga dalam Karya Bakti TNI Manunggal Membangun Air bersih-bersih sungai dan saluran Irigasi.

Yang berlokasi di saluran irigasi Desa Lumbang,Kecamatan Lumbang,Kabupaten Probolinggo, sekitar pukul 08.00 WIB.Rabu (11/5).

Kapten Czi Lalu Fahrial Danramil 0820/09 Lumbang mengatakan dalam melaksanakan kegiatan kerja bakti ini mari kita saling menjaga kebersihan irigasi ini dengan penuh rasa tanggung jawab,supaya irigasi bersih dari sampah.

Kegiatan Karya Bakti ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dengan Rakyat, sehingga terbangun soliditas yang Kokoh antara masyarakat dengan Prajurit TNI.Kata Danramil

Sementara itu Babinsa serda Edi menambahkan kegiatan ini dilakukan karena bentuk kepedulian Kodim 0820/ Probolinggo pada kebersihan sungai dan irigasi yang ada di wilayah Koramil 0820/09 Lumbang sehingga diharapkan warga masyarakat sadar dan tidak akan membuang sampah ke sungai,” tuturnya. (tim)

RSD dr.Soebandi Jember Telah Memiliki Dokter Ahli Jantung

JEMBER – RSD. dr. Soebandi Jember kini memiliki dua dokter penyakit jantung, Bagi masyarakat yang memiliki penyakit jantung, Warga setempat tidak perlu lagi pergi ke luar kota atau luar Negeri, cukup ditangani di Jember saja,” kata Kepala RSD. dr. Soebandi Jember, dr. Hendro Soelistijono disalah satu ruangan, Sabtu (14/5/2022).

Namun demikian, Hendro mengaku, terkait operasi jantung yang dilakukan itu, masih dibawah bimbingan dr. Heroe Soebroto dan rekan-rekan.

“Harapannya nanti, bisa mencakup semua kasus-kasus jantung yang ada di Jember,” ucapnya.

Diketahui, RSD. dr. Soebandi merupakan rumah sakit kelas B yang memiliki jumlah dokter yang cukup banyak. Dan hari ini, melaksanakan operasi jantung terbuka untuk pertama kalinya.
Sedangkan untuk dua dokter jantung itu, yakni dr. Setiadi Drajad Kurniawan dan dr. Muhammad Zakiy Muntazhar.

Sementara, ditemui ditempat yang sama Bupati Jember H.Hendy Siswanto mengatakan, untuk meningkatkan pelayanan akan membangun gedung khusus untuk ruang operasi jantung.
Bupati mengatakan, ada sekitar 15 ribu pertahun penderita jantung di wilayah setempat.

“Sayangnya mereka harus pergi keluar daerah hingga keluar negeri untuk berobat. Itupun harus menunggu antrian panjang,” diakui

Bupati menyatakan, penyakit jantung itu memiliki resiko yang cukup tinggi. Informasi dari rekan-rekan dokter, banyak masyarakat yang masih belum selesai ditangani.
Oleh sebab itu, kata Hendy, masalah kesehatan harus didahulukan, soalnya menyangkut nyawa manusia. Jadi prioritas yang lain, dalam kebijakan Pemkab harus digeser.

“Tahun ini dan tahun depan, kami akan berkomitmen menyelesaikan pembangunan gedung khusus jantung terpadu dan kanker. Gedungnya akan disesuaikan dengan saran dr. Heroe Soebroto dan dr Soetomo,” imbuhnya. (son)