Home Blog Page 1419

Tim Kesehatan PMI Beri Pertolongan Pemudik yang Sakit

JEMBER – Tim kesehatan PMI Kabupaten Jember lebih sibuk pada akhir Libur Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Tim Kesehatan PMI Kabupaten Jember yang berada di Posko Klinik Pratama PMI Jubung memberikan pertolongan pertama kepada pemudik yang sedang sakit. Seorang pemudik diketahui mengeluh sakit perut karena diare, badan panas serta mengigil pada minggu 8 Mei 2022.

Tim Kesehatan PMI juga memberikan layanan pemeriksaan tensi gratis kepada pemudik yang merasa pusing. “Hari terakhir ikut jaga Posko Lebaran 1413 H, tim kesehatan di Pos Klinik dengan sigapnya membantu dan memberikan pertolongan pertama kepada pemudik yang mengalami sakit perut karena diare badannya panas dan menggigil,” kata H EA Zaenal Marzuki SH MH, ketua PMI Kabupaten Jember setelah mendapatkan laporan dari tim PMI dari Posko Klinik Pratama PMI di Jl Brawijaya Jubung Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember.

“Disamping itu Pos Klinik juga memberikan layanan pemeriksaan tensi gratis kepada pemudik yang merasa pusing,” imbuhnya. Pelayanan pemeriksaan kesehatan dan tensi gratis dilakukan tim kesehatan PMI selama Libur Lebaran Idul Fitri 1443 H. Ada sejumlah pemudik yang datang langsung ke Klinik Pratama Jubung untuk memeriksakan diri.

Sementara itu, untuk Pos Siaga Lebaran PMI Kabupaten Jember yang lain standby dan memantau arus lalin di posnya masing-masing. “Kemudian untuk pos mobile secara terus menerus memberikan sosialisasi kepada seluruh pengunjung yang ada di pantai Wisata Watuulo dan Papuma, khususnya memasuki hari 8 libur Lebaran pengunjung wisata Watuulo dan Papuma membludak sehingga kemacetan arus lalin dari Watu ulo ke Papuma sempat macet total,” ujarnya.

Sehingga petugas gabungan dari TNI, Polri, PMI, dan para pihak terkait berjuang keras untuk mengurai kemacetan tersebut. Bahkan, sekitar pukul 11.00 wib terjadi kecelakaan mobil yang mengalami rem blong yang mengakibatkan beberapa orang menjadi korban. “Tim Kesehatan PMI juga membantu memberikan pertolongan pertama kepada korban yg mengalami luka ringan di TKP,” ujarnya.

Sedangkan tim PMI di Pos Garahan juga melayani pemudik satu keluarga beristirahat. Pemudik tersebut dalam perjalanan dari Banyuwangi menuju Surabaya. “Saat istirahat mereka diberi masker medis Karena tidak memakai masker selama dalam perjalanan,” ujarnya. Sedangkan layanan donor darah PMI Kabupaten Jember dan layanan toilet gratis tetap dijalankan dengan sepenuh hati untuk melayani wisatawan. Dan setelah sekitar 10 hari stand by tim posko siaga PMI Kabupaten Jember ditarik kembali. (Son)

Polres Bondowoso dan Tim Evakuasi Temukan Pendaki Gunung Ijen yang Hilang

BONDOWOSO – Survivor yang dinyatakan hilang saat mendaki ke Kawah Ijen akhirnya ditemukan, Minggu (8/5/2022) pagi sekitar pukul 10.45 WIB.

Survivor bernama Gavila Debi Atdrian, ditemukan di blain spot atau di jurang sangat dalam, sekitar 25 meter dari jalan menuju Kawah Ijen.

Kapolres Bondowoso, AKBP Wimboko, yang turut langsung melakukan evakuasi mengatakan survivor berusia 18 tahun itu ditemukan dalam keadaan selamat.

“Setelah ditemukan titiknya, tim gabungan turun untuk melakukan evakuasi korban menggunakan troli penambang belerang,” ujar AKBP Wimboko.

Kapolres Bondowoso menerangkan setelah berhasil dievakuasi korban langsung diangkut ke Paltuding menggunakan troli penambang belerang. Dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Sempol untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“”Pada saat ditemukan korban memang dalam kondisi lemas tapi, tak ada patah tulang atau pun luka-luka berat. Mungkin karena memang sudah tidak makan sejak hilang kemarin, jadi kondisinya lemas,” kata AKBP Wimboko.

Proses pencairan survivor sendiri berlangsung sejak pukul 07.00 pagi. Yakni dengan membagi tim pencarian yang terdiri dari Basarnas, BPBD Bondowoso, TNI-Polri, Sar TWA Gunung Ijen, serta masyarakat sekitar.

“Tadi pencarian dibagi menjadi empat tim. Jumlah per timnya beragam, dari lima orang sampai ada yang 12 orang,”tambah AKBP Wimboko.

Disinggung kemungkinan survivor terjatuh, kata Wimboko, diperkirakan salah satu kemungkinan (korban terjatuh, red) karena kejadiannya di malam hari dan korban sendiri bukan asli orang sini jadi memang tak tahu medan yang dihadapi sehingga, tersesat.

“Pada saat itu (ditemukan pertama kali, red) survivor dalam kondisi duduk menggunakan sarung,” kata AKBP Wimboko.

Kapolres Bondowoso ini juga menghimbau seluruh wisatawan yang mau mendaki ke Kawah Ijen agar pendakiannya mengikuti aturan dari pemandu wilayah sini. (tim)

Cek Pos Pam Lebaran Polres Lumajang, ini pesan Wakapolda Jatim

Lumajang – Wakapolda jatim Brigjen Pol. Drs. Slamet Hadi Supraptoyo didampingi Dirreskrimum, Kapolresta Sidoarjo dan Wadir lantas melaksanakan pantauan Pos Pam dan Pos Yan, Minggu (8/5/2022)

Pos Pam dan Pos Yan di wilayah hukum Polres Lumajang yang dikunjungi diantaranya Pos Pam Wates Wetan Ranuyoso perbatasan Lumajang dengan Probolinggo, dan Pos Yan Terminal Minak Koncar Wonorejo Lumajang.

Dalam arahannya di pos pengamanan Wates wetan Ranuyoso perbatasan Lumajang Probolinggo dan Pos Yan Terminal Minak Koncar Lumajang yang disambut Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, S.IK., M.H., bersama PJU, Wakapolda mengatakan bahwa pelayanan pos pam dan pos yan merupakan unit kecil awal penanganan sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat.

“Tingkatkan patroli yang berkesinambungan dengan Dishub, Pol PP, Dinkes, Satgas dan Saka Bhayangkara agar semua area dan wilayah bisa terpantau anggota pos pam,” pesan Wakapolda Jatim.

Wakapolda Jatim berpesan kepada Kepala Pos Pengamanan dan Pos Yan agar memberikan semangat anggota yang bertugas di lapangan agar memotivasi moril anggota dalam melayani masyarakat yang melaksanakan mudik maupun merayakan hari raya lebaran. (Humas)

Pastikan Penerapan Prokes dan Kamtibmas, Polsek Gamperejo Lakukan Patroli di Tempat Wisata

KEDIRI – Anggota Polsek Gamperejo melaksanakan kegiatan patroli di tempat wisata Bendungan Gerak Waru Turi Desa Gampeng Kecamatan Gamperejo Kabupaten Kediri, Minggu (8/5/2022).

Kegiatan patroli di tempat wisata ini dilakukan guna memastikan penerapan protokol kesehatan (Prokes) serta keamanan dan keselamatan masyarakat yang berkunjung.

Kapolsek Gamperejo AKP Sunaryo mengatakan, pihaknya mengimbau pengelola objek wisata agar memberikan pemahaman kepada para pengunjung untuk memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19.

“Anggota yang melaksanakan patroli di tempat wisata memberikan imbauan protokol kesehatan kepada, guna menekan angka penyebaran Covid-19,”tutur AKP Sunaryo.

Dari hasil pantauan di lapangan masih ditemukan masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Anggota Polsek Gamperejo memberikan teguran hingga imbauan dan membagikan masker secara gratis.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan pesan kepada pengunjung agar berhati-hati membawa barang bawaan atau barang berharga lainnya agar tidak menjadi korban kriminalitas.

“Kami juga menyampaikan imbauan kepada para pengunjung untuk tetap berhati-hati membawa barang berharga. Jangan sampai menjadi korban tindak kejahatan,” jelas Kapolsek Gamperejo. (ageng)

Puncak Lebaran 1443, Pengunjung Melihat Ratusan Kera di Hutan Bambu

LUMAJANG – :Pada puncak libur lebaran 1443 H, ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati lokasi wisata alam Hutan Bambu di Desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang, Minggu (8/5/2022).

Kawasan yang memiliki luas kurang lebih 14 hektare yang berada tepat di lereng 123 Semeru ini, menawarkan suasana dingin dengan pemandangan pohon-pohon bambu yang rimbun dan menjulang tinggi.

Tak hanya menarik bagi wisatawan, Hutan Bambu juga menjadi rumah bagi ratusan ekor kelelawar dan monyet ekor panjang. Tak sedikit pula para pesepeda yang kebetulan menjelajah ke area sekitarnya menyempatkan singgah untuk untuk sekedar melepas penat.

Rahmi, salah satu pengunjung dari Bondowoso menuturkan jika dirinya dalam liburan lebaran tahun ini sengaja mengajak seluruh keluarganya untuk menikmati keindahan alam Hutan Bambu Sumbermujur

“Liburan tahun ini saya bersama keluarga besar sengaja berkunjung ke wisata hutan bambu ini untuk menikmati sensasi dinginnya hutan bambu yang masih asri,” tuturnya.

Fitriani, pengunjung asal Kelurahan Jogotrunan Lumajang juga mengatakan bahwa tiket masuk cenderung dipadati antrian pengunjung yang terus membludak. Selain itu tempat parkir kendaraan roda dua nampak penuh.

“Ramai sekali pengunjungnya, tiketnya laris, tempat parkirnya penuh. Wow, asyik memang. Hawa sejuknya memang terasa sekali. Menikmati wisata disini rasanya enggan beranjak pulang,” papar Fitriani.

Lebih asyiknya lagi, di sepanjang hutan bambu ini para wisatawan juga bisa melihat ratusan kera jinak dan Kelelawar yang bergelantungan di Pohon- Pohon bambu.

Tak sedikit para wisatawan nampak menyempatkan diri berinteraksi dengan ratusan hewan kera liar dan jinak tersebut dengan cara memberi makanan ringan .

“Masih banyak kera, kalong dan kelelawar juga,” tambahnya.

Untuk menjaga kawasan ini, pemerintahan desa melalui kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Sabuk Semeru Sumbermujur telah melakukan upaya inovatif dalam menarik wisatawan terbukti dengan terus ditambahnya sejumlah fasilitas wisata yang mendukung indahnya pemandangan alam seperti kolam renang dan fasilitas jalan. (Markasan)

Meski Diimingi Nilai yang Fantastis, Ujang Laip bersama Sang Adik Tak Menjual Salinan Naskah Kuno Hasil Karyanya

CIMAHI – Yudistira Purana Sakiakirti atau lebih akrab disapa Mang Ujang Laip bersama Sang Adik Nanang Hafidz (Mang Ino) telah selesai menduplikasi dan menyalin beberapa Naskah Sunda Kuno diantaranya Naskah Sanhyang Siksa Kanda(ng) Karesiyan, Sewaka Darma, Carita Parahyangan, Bujangga Manik dan Sasana Maha Guru.

Dalam proses menyalin dan menduplikasi naskah-naskah tersebut, harus dilakukan dengan sangat berhati-hati dan membutuhkan ketelitian. Sebab hasilnya harus lengkap dan semirip mungkin dengan naskah aslinya.

Setelah berjalan beberapa waktu, proses duplikasi dan menyalin naskah itu pun selesai.

Sedangkan naskah aslinya masih tersimpan di beberapa museum, baik di dalam maupun di dalam negeri.

Pekerjaan untuk menduplikasi dan menyalin naskah yang dilakukan Mang Ujang Laip bersama adiknya Mang Ino, dilakukan secara mandiri tanpa bantuan atau perhatian dari pijak pemerintah sekalipun.

Bahkan mereka rela harus merogoh kocek dengan cukup dalam dan mengorbankan waktu hingga berbulan-bulan lamanya untuk menyelesaikan duplikasi naskah-naskah tersebut.

Padahal seyogyanya, budayawan seperti mereka mendapat perhatian dari pihak Pemerintah. Pasalnya, keberadaan budayawan sudah sangat jarang. Apalagi orang yang memiliki kemampuan terkait Aksara Kuno.

Menurut informasi yang beredar, naskah hasil salinan dan duplikasi tersebut sempat ada yang berniat membelinya, yakni dari pihak American Library.

Meski dengan nominal yang cukup menggiurkan, dan jika dikonversikan cukup untuk membeli 5 buah rumah. Namun Mang Ujang Laip dan Mang Ino tidak berkenan dikarenakan Pihak American Library meminta tidak memperbanyak duplikasi dan salinan naskah tersebut.

“Naskah yang akan di beli oleh pihak American Library merupakan salinan dan duplikasi naskah kuno yang tersimpan rapi di beberapa museum baik di dalam maupun di luar negeri. Sempat ada penawaran jika dikonversikan 5 naskah yang telah di duplikasi ini senilai 5 rumah, namun dengan syarat yang diminta oleh pihak Museum Library kami tidak berkenan untuk menjualnya,” ungkap Ujang Laip, Minggu, 8 Mei 2022. (A.S)

Antisipasi Kelangkaan, Polsek Gurah Cek dan Awasi Peredaran Migor di Pasaran

KEDIRI – Anggota Polsek Gurah melaksanakan kegiatan pengecekan dan pengawasan di sejumlah para pedagang yang menjual minyak goreng di wilayah Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri, Minggu (8/5/2022).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan minyak goreng dan penimbunan.

Kapolsek Gurah AKP Roni Robi Harsono, mengatakan pengecekan dan pengawasan ketersediaan minyak goreng di sejumlah pedagang terus dilakukan.

“Kami akan terus mengawasi untuk ketersediaan minyak goreng. Hal ini kami kami lakukan untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan minyak goreng di wilayah Kecamatan Gurah,”AKP Roni.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Polsek Gurah menyampaikan kepada para pedagang yang menjual minyak goreng untuk tidak melakukan penimbunan.

“Bila ada oknum yang dengan sengaja menimbun minyak goreng tentu kami tindak tegas sesuai proses hukum yang sudah diatur,”ujar AKP Gurah.

“Kepada masyarakat kami mengimbau untuk tidak panik dan kawatir. Selain itu juga jangan sampai memborong,” jelas AKP Roni. (ageng)

Tinjau Arus Balik di Bakauheni , Kapolri Minta Masyarakat Manfaatkan WFH dan Libur Sekolah

MERAK – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau sekaligus mengecek kesiapan pengamanan arus balik Lebaran 2022 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Sabtu (7/5/2022).

Menurut Sigit, jika melihat grafik arus balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni mulai dari dua hingga tiga hari ke belakang, mengalami peningkatan kapasitas penumpang. Dari 15.000 orang kemudian naik 16.000 dan naik lagi 31.000. Dan kemungkinan malam hari ini bisa naik 41.000.

Menurut dia, untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan, pihaknya sudah mendengar dan melihat bagaimana skema persiapan yang dilakukan rekan-rekan yang melakukan pengamanan di pelabuhan untuk menghadapi puncak arus balik.

Mulai dari mengatur rest-rest area sebagai tempat menampung, manakala terjadi kepadatan di dermaga sampai dengan menambah jumlah dermaga di Bakauheni yaitu dermaga Panjang dan BBJ serta juga jumlah kapal.

“Saya kira dengan rekayasa yang baik ini, kemacetan yang terjadi di Pelabuhan Merak kemarin bisa dihindari di Pelabuhan Bakauheni,” kata Sigit.

Mantan Kapolda Banten ini mengungkapkan ada beberapa skema yang disiapkan petugas antara lain hijau, kuning dan merah. Merah berarti sudah padat. Dan dalam beberapa hari ini baru masuk situasi hijau. “Saya harap situasi ini dapat bertahan terus,” imbuh Sigit.

Sigit mengimbau masyarakat selama beberapa hari ke depan untuk memanfaatkan relaksasi yang diberikan sejumlah instansi atau lembaga agar tidak buru-buru balik Lebaran untuk menghindari kepadatan.

Melalui relaksasi itu, masyarakat tanpa mengurangi kewajiban tugasnya bisa bekerja di rumah atau WFH. Kemudian memanfaatkan waktu libur anak-anak khusus sekolah di Jakarta masuk tanggal 12 Mei.

“Relaksasi tersebut harus dimanfaatkan dan diatur saat balik sehingga kepadatan di arus balik bisa dihindari dan bisa diurai. Yang lebih penting lagi masyarakat bisa kembali dengan nyaman dan selamat. Kami, pemerintah dan stakeholder terkait akan memberikan pelayanan terbaik,” papar mantan Kabareskrim Polri ini.

Demikian juga untuk wilayah timur yang akan ke barat kata Sigit, tentu mengalami hal yang sama. Pihaknya melakukan beberapa upaya untuk mengurai kepadatan. Mulai dari contraflow, mengubah sistem one way dari titik Tol Kalikangkung dan KM 3.500 dan bisa dilanjutkan sampai Tol Semanggi sesuai situasi dan kondisi di lapangan.

“Upaya itu kita siapkan sebagai skenario apabila terjadi kemacetan panjang dan ini akan terus kita evaluasi sehingga semuanya berjalan dengan baik,” ucap Sigit.

Lebih lanjut, mantan Kadiv Propam ini juga meminta jajarannya untuk tetap melakukan pengawalan dan pengamanan di jalan alternatif saat pemberlakukan one way.

“Dengan begitu diharapkan semua berjalan dengan baik dan lancar,” tutup Sigit.

Selain mengecek Pelabuhan Bakauheni, Kapolri juga menyempatkan untuk menyapa langsung para pemudik yang menyeberang dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa. (tim)

Jelang Akhir Libur Hari Raya, Ribuan Pengunjung Padati Pantai Paseban

JEMBER – Pada hari ke-6 momentum Idul Fitri 1443 H, pantai Paseban di Kecamatan Kencong Kabupaten Jember dipadati ribuan pengunjung.

Tak hanya dari Jember, pengunjung juga berasal dari berbagai daerah.

Menurut Danramil Kencong Kapten Agus Teguh, pantai Paseban merupakan tempat wisata yang sangat strategis.

“Pantai Paseban sangat strategis karena berdekatan dengan kabupaten Lumajang. Insha Allah kepadatan ini akan berkurang pada hari efektif yang akan dimulai Senin (9/5/2022) besok,” terangnya.

Sementara itu, salah seorang pengunjung dari Desa Keting bernama Hadi mengatakan, setiap tahun dia dan keluarganya berkunjung ke Pantai Paseban.

“Bahkan saya berkemah di sini dengan teman teman sedesa saya,” ujarnya.

Diketahui, untuk biaya masuk Pantai Paseban, pengunjung cukup merogoh kocek sebesar 5000 rupiah saja. Sedangkan untuk parkir roda dua juga 5000 rupiah. Semua biaya tersebut merupakan pendapatan Desa Paseban Kecamatan Kencong.

Di lokasi wisata, salah seorang pembantu keamanan, dari anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) wilayah 07 Jember yakni Sahri berharap pengunjung tetap mematuhi protokol kesehatan dan imbauan dari petugas terkait keselamatan pengunjung. Pasalnya, Pantai Paseban terkenal memiliki gelombang yang besar.

“Semoga semuanya aman dan terkendali. Tidak terjadi apa-apa pada pengunjungnya mas,” pungkas pria asal Dusun Jatisari Desa Wonorejo Kecamatan Kencong tersebut. (jen)

Kapolri: Kemungkinan One Way Waktunya Diperpanjang

CIKAMPEK – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan pengecekan langsung terkait dengan situasi arus balik Lebaran 2022 serta penerapan rekayasa lalu lintas skema one way, di Tol Cikampek Utama (Cikatama) KM 70, Sabtu (7/5/2022) malam.

“Baru saja kita melaksanakan peninjauan dan melakukan rapat untuk mengetahui perkembangan terkait dengan arus balik khususnya pantauan dari KM 70 di Tol Cikatama,” kata Sigit dalam pengecekan langsungnya.

Berdasarkan tinjauan langsungnya, Sigit mengungkapkan bahwa, volume kendaraan terus mengalami peningkatan hingga saat ini. Menurut Sigit, berdasarkan laporan, diprediksi malam ini jumlah kendaraan yang melintas akan mencapai angka 160 ribu per jamnya, dan akan terus meningkat sampai dengan esok hari.

“Tentunya angka-angka ini menjadi perhatian kita. Kemudian di Kalikangkung kita lihat juga terjadi peningkatan khusus mulai dari jam 15.00, 16.00, 17.00 WIB, angkanya terus naik di atas 5.000. Sehingga kecenderungan akan berdampak enam atau tujuh jam kemudian di wilayah Cikatama. Oleh karena itu terkait evaluasi terhadap fluktuasi kenaikan angka-angka tersebut terus kita lakukan bersama,” ujar mantan Kabareskrim Polri itu.

Dengan adanya peningkatan volume kendaraan yang signifikan tersebut, Sigit menyatakan bahwa, kemungkinan strategi kebijakan lalu lintas skema one way akan diperpanjang waktunya serta ruas jalannya.

“Maka ada kemungkinan bahwa akan dilakukan perpanjangan waktu one way. Nanti secara detail dan teknis akan disampaikan Kakorlantas. Karena memang dari angka-angka yang ada one way harus kita tambahkan waktunya. Kemudian khusus untuk one way sampai di KM 28 ataukah Sampai di KM 3.500 Halim tentunya akan kita lihat, kita sesuaikan dengan kondisi dilapangan,” ucap Sigit.

Meski begitu, Sigit menekankan, hal itu akan dilakukan dengan memperhatikan situasi dan kondisi yang terjadi setiap waktunya. Sehingga, waktu ataupun perpanjangan ruas tetap melihat dinamika arus lalu lintas yang berkembang dilapangan.

“Namun demikian perkembangannya tentu akan disesuaikan dengan tingkat kepadatan arus balik yang akan kita hadapi malam hari ini dan besok. Jadi beberapa hal yang tentunya menjadi perhatian rekan-rekan Kepolisian dan Jasa Marga untuk memantau kemudian melakukan langkah-langkah koordinasi di lapangan untuk mengevaluasi dan sekaligus penyesuaian perpanjangan waktu one way,” papar eks Kapolda Banten ini.

Lebih lanjut, Sigit pun mengimbau kepada masyarakat untuk terus mengupdate informasi terkini soal kebijakan strategi rekayasa lalu lintas yang diterapkan oleh kepolisian untuk mencegah kepadatan serta mengurai kemacetan.

Ia telah meminta kepada seluruh jajarannya untuk terus menyalurkan informasi terbaru soal penanganan arus balik Lebaran kepada masyarakat melalui media sosial ataupun media massa.

“Namun demikian kita terus informasikan kepada masyarakat khususnya pengguna jalan. Sehingga informasi ini bisa sampai lebih awal dan juga tentunya bisa dipergunakan oleh masyarakat yang akan melaksanakan balik ke Jakarta atau sebaliknya dari Jakarta ke Jawa Tengah. Kemudian bisa menyesuaikan dengan informasi-informasi yang disampaikan,” tutup Sigit. (tim)