Home Blog Page 1421

Berikan Rasa Aman dan Nyaman, Pos Pelayanan Taman Dayu Pandaan Berikan BBM Gratis Pada Pemudik

PASURUAN – Satlantas Polres Pasuruan berikan layanan ekstra untuk pemudik tahun ini. Kali ini memberikan Bahan Bakar Minyak (BBM) gratis bagi pemudik yang kehabisan BBM.

Fasilitas ekstra bagi pemudik tersebut diberikan bagi pengendara roda dua yang kehabisan BBM kepada pemudik saat melintas di kawasan Jalan Raya Taman Dayu, tepatnya di depan Pos Pelayanan Tamandayu Pandaan.

Rombangan pemudik tersebut hendak balik ke kampung halamannya di Malang dengan rute melewati Pandaan, saat melihat didepan Pos Pelayanan Pandaan ada Banner yang menyediakan BBM gratis lalu mereka berhenti untuk meminta bantuan karena kehabisan BBM.

“Saya berterima kasih atas adanya BBM gratis di Pos Pelayanan Tamandayu ini,” ujar Sakhi, salah seorang rombongan pemudik, Jum’at (6/5/2022).

Sementara 60 liter BBM jenis Pertamax disediakan gratis untuk pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua yang akan menuju luar kota yang kehabisan BBM. Selain itu, di Pos Pelayanan Tamandayu Pandaan juga membagikan air mineral dan masker agar pemudik tetap patuhi protokol kesehatan.

“Dapat diketahui juga BBM gratis ini hanya untuk pengguna jalan yang kehabisan BBM di skitar lokasi Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan, BBM di isikan guna membantu pengguna jalan bisa mencapai pom bensin terdekat”, ujar Kasat Lantas Polres Pasuruan.

Aksi bagi BBM gratis kepada pemudik menurut Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Yudhi Anugerah, S.I.K., M.H. dilakukan sebagai upaya bentuk perhatian ke masyarakat yang saat ini diberikan izin mudik oleh pemerintah setelah dua tahun tidak mudik lebaran akibat kondisi pandemi Covid-19. (tim)

DPR Minta Imbauan Kapolri Soal WFH Cegah Macet Arus Balik Ditindaklanjuti

JAKARTA— Imbauan dan saran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar instansi pemerintah dan swasta menerapkan Work From Home (WFH) setelah momen libur lebaran disambut baik anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Anggota komisi III DPR RI Fraksi Golkar, Supriansa mengatakan, imbauan Kapolri ini merupakan langkah bijak agar masyarakat nyaman beraktivitas di tengah puncak arus balik lebaran nanti.

“Saya kira imbauan kapolri merupakan salah satu solusi untuk mengantisipasi kemacetan arus balik. Itu patut dipertimbangkan,” ucap Supriansa saat dihubungi wartawan, Jumat (6/5).

Pasalnya, menurut Supriansa, imbauan Kapolri ini didasari dengan kerja aparat kepolisian yang betul-betul memantau kodisi arus mudik maupun arus balik, sehingga dengan begitu prediksi puncak arus balik kemacetan usai libur lebaran dapat dipastikan tepat.

“Informasi Kepolsian tentu lebih tepat karena jajaran kepolisian berada di lapangan selama 24 jam. Apalagi lebaran kali ini merupakan lebaran yang paling ramai disemua daerah karena sempat tertunda selama dua tahun karena situasi pandemi covid-19,” pungkasnya.

Sementara itu, anggota komisi III DPR RI Fraksi Nasdem Taufik Basari berpendapat, imbauan tersebut sudah tepat lantaran semenjak dibukanya jalur mudik lebaran, para pemudik membludak dan terjadi kemacetan di sejumlah ruas jalan. Hal ini juga dikhawatirkan akan terjadi peningkatan dan kepadatan arus balik lebaran 8 Mei 2022 mendatang.

“Menurut saya ini adalah himbauan yang baik dan tepat dari Kapolri. Diperkirakan arus balik akan lebih padat karena mengejar masuk kantor secara fisik. Dengan membagi waktu gelombang arus balik diharapkan dapat mengurai kemacetan yang diperkirakan akan pasti terjadi,” kata Taufik.

Ketua Fraksi Nasdem MPR RI ini menambahkan, pihaknya meminta agar Kapolri melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi pemerintah dan juga swasta untuk dapat mengatur jadwal WFH dan WFO kepada karyawannya guna mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan.

“Saya mengusulkan himbauan ini dapat dikoordinasikan lebih lanjut dengan membagi lagi sektor-sektor mana yang diharapkan dapat WFH dan mana yang diminta untuk WFO. Untuk bagian pelayanan publik di pemerintahan ataupun swasta seperti bank dan rumah sakit menurut saya tetap menerapkan WFO,” ujarnya.

“Sementara jenis tugas tertentu lainnya bisa WFH. Dengan catatan WFH bukan berarti menambah hari libur melainkan bekerja dan melaksanakan tugas di daerahnya masing-masing yang seluruhnya dimaksudnya untuk membuat kelancaran arus balik,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan saran kepada instansi pemerintah dan swasta untuk menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) setelah momen Lebaran berakhir. Hal ini untuk mencegah terjadinya kemacetan saat arus balik.

Menurutnya, kebijakan WFH dapat diterapkan selama satu minggu setelah puncak arus balik Lebaran yang jatuh pada tanggal 8 Mei 2022.

“Kami juga mengimbau untuk mengurai arus balik, khususnya bagi instansi- instasi baik itu swasta atau pemerintah yang masih memungkin untuk satu minggu ini, bisa melaksanakan aktivitas dengan menggunakan media yang ada ,seperti online maupun work from home,” kata Listyo di Garuda Wisnu Kencana, Desa Unggasan, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (5/5). (tim)

Rumah Tinggal di Perumahan Elite Diduga Jadi Gudang dan Mempekerjakan Anak Dibawah Umur

BANDUNG BARAT – Sebuah rumah tinggal yang seharusnya menjadi tempat tinggal diduga telah beralih fungsi menjadi gudang dan tempat packing produk aksesories.

Parahnya lagi, ditempat tersebut pula mempekerjakan anak dibawah umur dan digaji jauh di bawah standar upah yang digariskan oleh pemerintah. Rumah tinggal tersebut terletak di Perumahan Elite Setra Duta.

Menurut salah seorang karyawan yang ditemui awak media mengungkapkan bahwa rumah tinggal dengan nomor 91 tersebut membayar karyawan harian dengan gaji Rp 37.500. Karyawan bekerja dari jam 08.00 – 17.00 WIB.

Masih menurut sumber tadi, jika kerja lembur, hingga jam 21.00 WIB, diberikan upah Rp 75.500 selama 5 hari kerja. Itu artinya penghasilan karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut dalam seminggu plus lembur bisa mengantongi pendapatan Rp 350.000. Padahal jika bekerja secara normal (dari jam 08.00 sampai dengan jam 17.00 Wib) dalam seminggu (5 hari kerja) hanya mendapatkan penghasilan Rp 187.500.

Hal tersebut, jauh dari aturan pengupahan yang digariskan oleh Pemerintah. Padahal UMR atau UMK /UMR Kabupaten Bandung Barat tahun 2022 telah ditetapkan sebesar Rp 3.742.276.

Terkait hal tersebut saat awak media menanyakan kepada Kepala Desa Sariwangi, Eden menyatakan akan memanggil pemilik perusahaan tersebut.

“Kami akan memanggil perusahaan yang telah mempekerjakan karyawan dengan upah dibawah ketentuan dan juga mempekerjakan karyawan dibawah umur,” ujarnya pada Rabu (06/05/2022).

Namun saat dipanggil ke Kantor Desa Sariwangi, imbuhnya, pihak perusahaan berkelit melakukan pelanggaran sehingga kami mempersilahkan awak media melakukan konfirmasi langsung ke perusahaan tersebut.

Kabar yang berkembang di masyarakat dan informasi yang dikumpulkan, ternyata perusahaan aksesoris tersebut sudah melakukan kegiatannya lebih dari 5 tahun namun pihak perangkat Desa Sariwangi tidak tahu adanya perusahaan aksesories yang ada di wilayahnya.

Sementara dari pihak pengembang Perumahan Setra Duta yang merupakan tempat diduga dijadikan sebagai pabrik saat dihubungi via handphone menyatakan bahwa di Perumahan Setra Duta tidak ada Pabrik yang beroperasi apalagi mempekerjakan karyawan banyak karena ijin yang dikeluarkan sebagai tempat tinggal dan ruko saja.

Dari pihak manajemen Pabrik saat disambangi terkesan berbelit-belit saat ditanyakan terkait adanya dugaan operasional pabrik yang belum berijin serta mempekerjakan karyawan dibawah umur juga upah yang dibayarkan jauh dibawah standar.

“Bapak dari mana? Mana surat tugas peliputan usaha kami?
Maaf saya tidak bisa memberikan keterangan,” kata salah seorang Staf manajemen kepada wartawan.

Saat wartawan berhasil menemui salah seorang karyawan Pabrik yang diduga melanggar aturan tersebut, menjelaskan, dirinya bekerja sudah hampir 3 tahun gaji.

“Gaji yang diterima harian Rp 35.000 kerja dari jam 08.00 hingga16.00 WIB. Jika lembur sampai jam 21.00 WIB kami dibayar Rp 70.000.- 75.000. kami tidak tahu apakah upah yang kami terima sesuai dengan aturan ketenagakerjaan atau tidak,” terangnya. (GIBBY)

Polres Bangkalan Terjunkan Tim Urai Lalulintas Antisipasi Kepadatan Akses Wisata Alam dan Kuliner

BANGKALAN – Volume kendaraan di sejumlah akses wisata alam dan kuliner di kabupaten Bangkalan sepanjang hari Rabu siang hingga sore tadi, (05/05/2022) terpantau padat merayap.

Tingginya antusiasme masyarakat dari berbagai luar daerah untuk mencicipi suguhan masakan khas kabupaten Bangkalan tak terelakkan.

Seperti halnya di akses Jalan Raya Tunjung dimana ada simpang tiga besel yang merupakan jalan alternatif pengguna jalan untuk menuju lokasi wisata Bukit Kapur di Arosbaya dan juga akses menuju wisata kuliner Rumah Makan Bebek Sinjay nampak dipadati oleh kendaraan roda empat.

Tak tinggal diam, tim urai dari personil gabungan Satlantas, Sat Samapta dan Polsek Burneh nampak bersiaga di sepanjang ruas Jalan Raya Tunjung mulai dari pos pertigaan Junok hingga menuju Simpang Tiga Tangkel.

Turunnya personil gabungan untuk mengurai kepadatan arus balik lebaran Idul Fitri 1443 H ini dibenarkan langsung oleh Kapolsek Burneh Iptu Edy Cahyono, S.H.

Ia menjelaskan jika tim urai diterjunkan untuk mengurai kepadatan arus kendaraan yang hendak menuju ke Rumah Makan Bebek Sinjay dari arah Surabaya. Sistem contra flow (buka tutup) pun diberlakukan oleh petugas di lapangan.

“Kami memberlakukan sistem contra flow (jalur buka tutup) di sejumlah titik yang bisa mengurai kepadatan di sepanjang Jalan Raya Tunjung,”jelas Kapolsek Burneh.

Sementara itu di tempat terpisah, Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino, S.I.K. menjelaskan jika tim urai disiaagakan untuk mengurangi antrean volume kendaraan.

“Kami terjunkan Tim urai untuk memastikan bahwa kendaraan yang melintas bisa tetap berjalan normal,” tutur AKBP Alith.

Selain itu,kata Kapolres Bangkalan pihaknya juga menerjunkan tim gabungan untuk melakukan penguraian arus lalu lintas baik dari arah Surabaya maupun yang sebaliknya untuk menghindari kepadatan arus kendaraan yang lebih Panjang . (**)

Polres Lumajang Koordinasi Lintas Sektoral Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas Jelang Arus Balik Lebaran

Lumajang,-Dalam rangka mengurangi kepadatan arus balik mudik pada Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1443 H di jalur selatan Lumajang menuju arah Probolinggo, Polres Lumajang melakukan koordinasi lintas sektoral dengan Polres Probolinggo.

Terkait hal itu, Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan bersama Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi turun langsung melakukan pengecekan ke lokasi jalur utara dari arah Probolinggo menuju Lumajang. Kamis (05/05/22) siang

Dari hasil pantauan dan pengecekan dilokasi, ada beberapa hal yang menjadi penyebab kepadatan kendaraan, diantaranya penyempitan jalur dari arah Lumajang menuju Probolinggo serta adanya perlintasan rel kereta api sehingga laju pengemudi diperlambat. Tak hanya itu adanya peningkatan pada volume kendaraan menjelang arus balik mudik lebaran.

Sehingga untuk bisa mengatasi permasalahan tersebut terutama dalam upaya mengurangi kepadatan arus lalu lintas diperlukan koordinasi lintas sektoral untuk bisa mengurangi kepadatan di beberapa titik jalan.

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka mengatakan pihaknya akan terus berkordinasi dengan Kapolres Probolinggo demi kenyamanan masyarakat selama melaksanakan mudik lebaran.

“Kami terus berkoordinasi dengan Pak Kapolres Probolinggo terutama pada titik-titik kepadatan arus dimana kami telah menempatkan beberapa personel untuk memperlancar arus lalu lintas,” kata Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu saat memantau arus lalulintas di pos pengamanan Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.

Sementara itu, AKBP Teuku Arsya Khadafi menjelaskan, untuk mengurangi kepadatan tersebut Kepolisian telah menyiapkan jalur alternatif untuk para pemudik yang mengarah ke timur yaitu berbelok dari Pos Malasan yang nantinya mengarah ke Dringu, Kabupaten Probolinggo.

“Jalur alternatif yang kami siapkan dapat memberikan kesempatan untuk para pemudik keluar di Dringu dan nantinya dapat menggunakan jalur tol Probolinggo Timur maupun jalur tol Probolinggo Barat sehingga nantinya mereka tidak perlu berlama-lama dalam kepadatan kendaraan,” pungkas AKBP Teuku Arsya Khadafi. (Humas)

Polres Magetan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas dan Siagakan Tim Drogba di Kawasan Wisata Sarangan

MAGETAN – Salah satu destinasi wisata di Kabupaten Magetan yang paling diminati adalah telaga serangan dan Cemoro Sewu.

Pada libur lebaran 2022 hingga saat ini hari ketiga pasca lebaran kawasan wisata telaga Sarangan dan Cemoro Sewu mulai dipadati pengunjung.

Menyikapi situasi kepadatan arus dan antisipasi kemacetan Polres Magetan telah menyiagakan puluhan personel di beberapa titik rawan macet mulai dari pertigaan Sidorejo hingga Cemorosewu.

“Guna mengatur dan mengurai arus lalin jika terjadi penumpukan arus kendaraan maupun kemacetan,” kata Kapolres Magetan AKBP Yakhob Silvana Delareskha, Jumat (6/5/22).

Seperti pantauan beberapa hari ini arus lalu lintas mulai padat kendaraan.

Disampaikan oleh Kapolres Magetan bahwa sesuai data dari pihak pengelola wisata, untuk rata-rata kunjungan diwisata telaga sarangan mencapai 18.000 pengunjung/hari selama lebaran ini.

Maka kepadatan nampak dirasakan jika parkiran yang didalam lokasi wisata udah mulai penuh, meski tersedia 4 kantong parkir yang rata-rata bisa muat 50 kendaraan R.4,.

Salah satu rekayasa lalu lintas yang diterapkan adalah mengalihkan pengunjung ke lokasi wisata lain jika di lokasi wisata tersebut sudah penuh dan rawan menimbulkan kemacetan.

“Jika pengunjung sudah banyak, antisipasi kemacetan kami alihkan ke objek wisata lainnya dan agar tetap mengutamakan keselamatan dan protokol kesehatan. Tidak boleh melebihi kapasitas agar tidak ada kerumunan,” kata AKBP Yakhob Silvana.

Kapolres Magetan juga mengatakan, bagi yang belum vaksin booster, Polres Magetan menyediakan gerai vaksin di beberapa Pos Pam seperti di Pos Pelayanan Simpang Mandoran Pos Yan Alun Alun dan Pos Yan Terminal Maospati.

“Bagi yang belum Vaksin booster kami sediakan pos vaksin di pos Mandoran dekat pintu masuk telaga Sarangan, dan di beberapa Pos pelayanan lainnya” tandasnya.

Guna memberikan pengamanan dan kenyamanan kepada masyarakat selama libur lebaran, Polres Magetan juga menyiagakan tim Drogba (Dorong Ganjal Ban) Samapta Polres Magetan yang disiagakan di beberapa titik tanjakan curam, rawan macet dan mogok.

Hal ini untuk membantu masyarakat mendorong motor atau mobilnya yang terjebak macet atau mogok di tanjakan sepanjang jalan tembus Ngerong Sarangan hingga Cemoro Sewu Magetan. (*)

Cek Pospam Hadapi Arus Balik Lebaran, Kapolrestabes Surabaya Instruksikan Respon Cepat Masyarakat yang Perlu Bantuan

SURABAYA – Kapolrestabes Surabaya melaksanakan pengecekan Pos Pengamanan Lebaran 2022 didampingi Pejabat Utama Polrestabes Surabaya diantaranya melakukan pengecekan di Pospam Polsek Wiyung depan PTC Surabaya, pada Kamis (05/05/2022). 

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol A. Yusep Gunawan menyampaikan, monitoring ini dilakukan untuk melihat kesiapan petugas di beberapa pos pengamanan diwilayah hukum Polrestabes Surabaya yang tersebar di 23 Pos Pam, 1 Pos yan dan 1 Pos Terpadu Operasi Ketupat Semeru 2022, serta arus balik lebaran Idul Fitri 1443 H.

“Tujuan dalam pengecekan ke pos-pos ini yang tak lain adalah, untuk memberikan rasa aman serta memberikan motivasi kepada anggota kami untuk tetap melaksanakan tugas dengan baik” ungkapnya.

Dalam rangka pengamanan tersebut, Orang nomer 1 di jajaran Kepolisian Kota Surabaya ini berpesan kepada petugas gabungan TNI, Polri, Dishub, Dinkes, Sat Pol PP dan GP Ansor agar melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Segera merespon jika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan dan apabila ada peristiwa menonjol agar segera berkoordinasi dengan satuan atas,” katanya.

Selain itu, ia juga mengingatkan “Pada persiapan arus balik ini anggota tetap melaksanakan tugas dengan baik, serta memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat secara humanis. apabila ada masyarakat yang mengalami kesusahan atau kesulitan anggota untuk segera membantu,” ungkap. Kapolrestabes Surabaya, kepada wartawan.

“Harapannya dengan berdirinya Pos Pos pengamanan di 23 Pos Pam, 1 Pos yan dan 1 Posterpadu Operasi Ketupat Semeru 2022, ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat saat dan sesudah melaksanakan perayaan lebaran 1443 H ,” tandasnya. 

Selanjutnya untuk situasi arus balik sampai saat ini secara umum di wilayah hukum Polrestabes Surabaya sangat kondusif, arus lalu lintas lancar sedangkan untuk kejadian menonjol nihil. Terakhir Kombes Pol Yusep berpesan kepada masyarakat jangan lupa tetap menjaga protokol kesehatan.

“Sampai dengan saat ini Alhamdulillah wilayah kota Surabaya masih kondusif dan untuk arus lalu lintas lancar , kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga prokes dalam kondisi apapun” pungkasnya. (tim)

Polres Sumenep Evakuasi Penumpang Kapal Sabuk Nusantara 91 yang Kandas di Pulau Setabok

SUMENEP – Polres Sumenep bantu evakuasi penumpang Kapal Sabuk Nusantara 91 yang mengalami kandas menabrak karang di Pulau Setabok Kec Sapeken Kab. Sumenep. Kamis (05/05/2022) sekira pukul 12.15 wib.

Sebelumnya Kapal Sabuk Nusantara 91 dengan tujuan Pelabuhan Sapeken – Kangean – Kalianget, dengan mengangkut sepeda motor 13 unit dan penumpang sekitar 434 orang, setelah perjalanan sekitar 30 menit Kapal Sabuk Nusantara 91 terlalu melambung sehingga terdengar ledakan keras di lambung kapal, dan ternyata kapal kandas menabrak karang.

Kapal Sabuk Nusantara 91 yang di Nahkodai oleh Kapten Kuseno dengan ABK sebanyak 22 orang berusaha untuk memundurkan kapal agar terlepas dari karang Teluk Sapatako, namun usaha yang dilakukan beberapa kali oleh Nahkoda dan ABK tidak membuahkan hasil, apalagi air laut mulai surut.

Dengan adanya kejadian tersebut Kapolres Sumenep memerintahkan Kapolsek Sapeken Iptu Datun Subagyo berserta anggota membantu evakuasi penumpang dengan menggunakan perahu nelayan untuk kembali ke Sapeken.

Para penumpang Kapal Sabuk Nusantara 91 yang mau dievakuasi kembali ke Sapeken sebanyak 384 orang sedangkan 50 orang bertahan di Kapal Sabuk Nusantara 91 sambil menunggu air laut pasang untuk melanjutkan perjalanan. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, ungkap Kapolres Sumenep Akbp Rahman Wijaya.,S.I.K.,S.H.,M.H

Polres Batu Perketat Prokes di Semua Kawasan Wisata

BATU – Lonjakan wisatawan di kota Batu mengalami peningkatan di hari ke 4 masa lebaran ini

Kapolres Kota Batu AKBP I Nyoman Yogi Hermawan melalui koordinator Pam Wisata Kasat Samapta AKP Ma’ruf untuk memperketat dalam pemberlakuan prokes di setiap lokasi wisata.

Kasat Samapta AKP Ma’ruf mengatakan bahwa hal ini untuk mempersempit penyebaran covid -19

“Kita tidak bosan- bosannya mengingatkan wisatawan untuk mencuci tangan dan memakai masker di setiap lokasi wisata prioritas yakni di Jatim Park 1dan 2. BNS ,Selecta,Baloga,serta Musium Angkot semua personil kepolisaian siaga di sana untuk perketat pelaksanaan protokol kesehatan ” ucapnya (5/5/2022).

Selain itu AKP Ma’ruf mengatakan dalam mengantisipasi lonjakan wisatawan Polres Batu juga memberikan edukasi terkait pentingnya prokes dalam berwisata seperti selalu menjaga jarak .memakai masker dan mencuci tangan agar kita bisa mudik dan berwisata sehat

” Personil tetap siaga dalam penjagaan pelaksanaan prokes kami akan persiapan ekstra di hari sabtu dan minggu mendatang yang diprediksi akan ada lonjakan yang lebih besar lagi. (tim)

Asyiknya Berwisata di Papuma Sekaligus Sedekah Darah

JEMBER – Relawan, pegawai dan pengurus PMI Kabupaten Jember memanfaatkan momentum keramaian tempat wisata dalam liburan Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Sejumlah pegawai, relawan dan pengurus PMI mengajak para pengunjung wisata Papuma Jember untuk donor darah demi membantu sesama. mereka keliling melakukan sosialisasi pentingnya donor darah kepada ribuan pengunjung wisata Papuma.

Dengan menggunakan megaphone, Kepala Markas PMI Kabupaten Jember Rupianto berjalan kaki mengajak masyarakat untuk donor darah. Bahkan, PMI Kabupaten Jember menyiapkan gerai Donor darah di posko kesehatan di Papuma untuk melayani donor darah masyarakat. Pengunjung bisa berwisata sekaligus bersedekah darah dengan ikut donor darah.

“Bagi bapak dan ibu pengunjung wisata Papuma ini, Monggo yang berkenan ikut donor darah di gerai Donor di posko kesehatan Papuma,” Kata Kepala Markas PMI Kabupaten Jember Rupianto, 3 Mei 2022.

Kepla Markas PMI Jember Rupianto menjelaskan bahwa para pengunjung wisata Papuma bisa bersedekah darah dengan ikut donor darah.”Bagi bapak dan ibu yang menunggu anak-anaknya bermain bisa meluangkan waktu sekitar 15 menit untuk sedekah darah,”terangnya.

Dia menjelaskan, darah yang disedekahkan akan sangat bermanfaat bagi pasien di rumah sakit yang membutuhkan darah.”Mari saling membantu sesama dengan donor darah. Barangkali suatu saat, saat kita atau keluarga atau tetangga membutuhkan darah juga disumbang orang lain,” terangnya.

Pasalnya, saat libur Hari Raya Idul Fitri biasanya stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI menipis.”Sampai hari ini stok masih ada tetapi ada beberapa komponen darah yg tipis sehingga Uluran tangan pengunjung Papuma akan sangat membantu bagi pasien yang membutuhkan darah,” ujarnya. Apalagi, libur Hari Raya Idul Fitri 1443 H kali ini cukup panjang mulai 29 April sampai 9 Mei 2022.

Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH menuturkan bahwa saat ini memang membutuhkan keiklasan para pendonor. “Sampai saat ini belum ada yang bisa menggantikan darah sehingga pasien yang butuh darah harus ditransfusi darah dari para pendonor. Monggo saudara-saudara sekalian ikut donor darah,” Kata Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH.

Dia menjelaskan, tim PMI kabupaten Jember tidak hanya menyiapkan gerai Donor darah saja di Papuma.Tim PMI juga mensuport posko kesehatan. bahkan, relawan, pegawai dan pengurus PMI juga keliling dengan megaphone untuk mengingatkan masyarakat berhati-hati saat bermain di pantai Papuma. Pasalnya, gelombang Papuma yg termasuk pantai Selatan sering tak menentu.

Selain itu, tim PMI juga membagikan masker kepada para pengunjung yang tidak mengenakan masker. (Son)