Home Blog Page 1425

Kebakaran di Kelurahan Jambu Menghanguskan Tiga Rumah dan Satu Unit Mobil

BARITO UTARA-Telah terjadi Kebakaran hebat pada jam.05.10 Wib di Jalan Cempaka Raya,Rt 10,Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barto Utara(Barut), Kalimantan Tengah,Minggu Subuh(1/5/2022) 

Saksi mata saat terjadi kebakaran,ada warga(AW)kebetulan sedang lewat berjualan keliling melihat api pertama kali,berasal dari sebuah barak milik H.Atta,yang didomisili oleh dua keluarga.

Kebakaran mengakibatkan dua rumah dan satu barak milik warga H.Atta mengalami hangus terbakar. Sedangkan dua unit rumah lainnya ikut hangus terbakar.Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran hebat tersebut.

Setelah mendapat informasi dari warga Kelurahan Jambu.BPBD bersama Staf dan jajarannya berkoordinasi dengan Pimpinan dan pihak terkait.

Dalam tknis pemadaman kebakaran di kelurahan jambu,menurunkan empat unit mobil tangky air suplay perlengkapan dari BPBD dan empat unit mobil tangky air milik Damlar serta satu unit mobil Operasional.Melibatkan personil dari BPBD,Damkar,TNI,Staf Kelurahan Jambu bersama warga.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Perlindungan Masyarakat,Satpol PP Damkar Kabupaten Barut,Tri Indra Hartono, Minggu Siang mengatakan kepada Gempurnews.com,asal mula api diduga dari korsleting listrik.

Dalam kejadian kebakaran itu,tiga Keluarga dengan 14 jiwa kehilangan tempat tinggal.Rumah milik Mauliyadi Hebi dan Rudi Gunawan serta barak dua pintu milik H.Atta,95 sampai 100 persen hangus.Sedangkan dua rumah lainnya milik Johan, terbakar sekitar 35 persen,”ungkap Indra. 

Hingga kejadian kebakaran ini diberitakan,pihak terkait masih menghitung kerugian akibat kebakaran.”Tim pemadam memerlukan waktu sekitar 1,5 jam untuk penanganan di tempat kejadian musibah kebakaran,”terang Indra.  (SS)

Polres Lumajang Sosialisasikan SE Kemenag No. 08 Tahun 2022 Poin E No. 10

0

LUMAJANG – Polres Lumajang Jawa Timur, mensosialisasikan SE ( Surat Edaran ) Kementerian Agama ( Kemenag ) Republik Indonesia Nomor 08 Tahun 2022 yang mengatur tentang pedoman penyelenggaraan ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1443 H / 2022.

Sosialisasi tersebut, menitik beratkan jelang malam takbir, menyesuaikan isi SE Kemenag poin E No. 10 yang isinya ‘Masyarakat dihimbau untuk mengumandangkan takbir pada malam Idul Fitri Tahun 1443 H/2022 M di masjid/musala atau rumah masing-masing’.

Dalam sosialisasinya, Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K M.H turut mengimbau masyarakat, menyadari dasar dari diterbitkannya SE tersebut, salah satunya merupakan upaya pemutusan mata rantai Covid – 19 dan menghindari adanya pelanggan Harkamtibcarlantas.

Senada ia mengajak masyarakat, untuk bersama – sama kompak, menciptakan rasa aman dan nyaman antar sesama, dalam momen giat pelaksanaan ibadah. (tim).

Kapolri Harap Penambahan Kapal dan Dermaga Urai Kepadatan di Pelabuhan Merak

0

BANTEN – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau arus mudik di Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu, (30/4/2022). Dalam tinjauannya, Kapolri memantau baik melalui udara dan mendengarkan langsung pemaparan langsung dari otoritas setempat terkait dengan penanganan serta pengendalian arus mudik.

“Kalau kita lihat di H-4 dan H-3 terjadi peningkatan luar biasa dibanding dengan hari sebelumnya dimana puncak arus mudiknya ada lompatan yang luar biasa. Pada tahun 2019 saat itu angkanya 28 ribu, tapi di H-3 dan H-4 tertingginya diangka 37 ribu. Kemudian sebelumnya ada di angka 31 ribu,” kata Sigit dalam tinjauannya.

Lebih lanjut, Sigit menuturkan kapasitas normal di Pelabuhan Merak yaitu menampung penumpang kurang lebih 19 ribu. Sehingga mau tak mau diperlukan rekayasa tambahan dan langkah dalam mencegah kepadatan.

Beberapa langkah yang dilakukan yakni penambahan kapal dan dermaga. Harapannya, dengan adanya hal itu, bisa menambah kapasitas penumpang, yang tentunya bisa digunakan memberikan pelayanan tambahan pemudik pada H-2 yang sudah mulai padat.

“Kalau kita lihat ekornya sudah di KM 94 namun sudah mulai bergeser artinya ada kepadatan sekitar 4 sampai 6 kilometer. Mudah-mudahan penambahan ini bisa mempercepat masyarakat segera berangkat dari Merak ke Bakauheni,” ujar Sigit.

Kemudian, mantan Kabareskrim Polri ini mengimbau agar masyarakat yang hendak menyebrang dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni agar membeli tiket sebelum jalan. Hal ini dilakukan agar mempercepat proses saat masuk ke Pelabuhan.

“Kalau memang masih belum mudik maka pilihan melaksanakan reservasi tiket melalui aplikasi online jauh lebih bagus dan mempercepat pada saat loading. Namun demikian semuanya akan dilayani baik go show maupun reservasi,” ucap Sigit.

Dalam kesempatan ini, mantan Kapolda Banten ini pun mengingatkan jajarannya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik. Selain itu, anggota diminta memberikan sosialisasi semua kebijakan dan menjawab apa yang menjadi kendala masyarakat.

“Kita harapkan disisa waktu yang ada di H-2, H-1 dan H pelayanan bisa meningkat dan menjadi lebih baik. Dalam menghadapi arus balik kita juga harus mempersiapkan langkah ekstra dan rekayasa yang harus dilakukan di wilayah Bakauheni karena akan terbalik di sana padat dan diperlukan langkah-langkah khusus,” tutup Sigit. (tim)

Dua Kurir Sakaligus Pengguna Sabu.Diamankan Satresnarkoba Polres Barut.

0

BARITO UTARA-Pengungkapan diduga tindak pidana Narkotika jenis Sabu,oleh Sat Resnarkoba Polres Barito Utara jam.15.30 Wib di jalan Pramuka 1 Gang Siaga,Kelurahan Lanjas Muara Teweh.Barito Utara,Juma’at(29/4/2022).

laki-laki yang bernama Dhecky alisa Diki umur 41 tahun telah ditangkap Jajaran Sat Resnarkoba Polres Barito Utara,di barak jalan Pramuka 1 gang Siaga Rt.27.Kelurahan Lanjas Muara Teweh. Alamat lain Desa Nihan Hilir Kecamatan Lahei Barat,Barito Utara.

Ahmad Khairul Fitriadi alias Irul umur 26 tahun dengan alamat jalan Akasia Rt.006 Kelurahan Lanjas Muara Teweh,Barito Utara,juga berhasil ditangkap jajaran Sat Resnarkoba Polres Barito Utara di Barak yang sama jalan Pramuka1 gang Sianga Kelurahan Lanjas Muara Teweh,Barito Utara.

Kapolres Barito Utara AKBP. I Gede Pasek Muliadyana melalui Kasat Narkoba AKP.Syaifullah Sabtu (30/4/2022) membenarkan. Penangkapan terhadap kedua pelaku,pada jumaat petang jam.15.30 saat keduanya ada dalam sebuah barak di jalan Pramuka 1 gang Siaga Kelurahan Lanjas Muara Teweh,Barito Utara.

Dikatakan AKP.Syaifullah, saat mengamankan dua pelaku Diki dan Irul diamankan.Pasalnya kedua pelaku ini sekaligus pemakai dan penjual Sabu.Barang bukti diduga sabu yang telah diamankan sebanyak 8 paket atau seberat 30,31 gram bruto.

Menurut AKP.Syaifullah, keduanya ditangkap berkat laporan masyarakat. Dimana ditempat Barak pelaku,sering terjadi tindak pidana setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual atau menjual, membeli,menjadi perantara dalam jual beli,menukar, menyerahkan atau menerima,memiliki, menyimpan,menguasai, atau menyediakan narkotika jenis Sabu.

Setelah kita lakukan penyelidikan ternyata benar dan kemarin petang jam.15.30 Wib,dilakukan penggerebekan dan penangkapannya.Dua pelaku bersama barang bukti sabu seberat 30,31 gram berhasil diamankan,” ungkap AKP.Syaifullah.

Pengakuan pelaku, lanjutnya,barang merupakan milik Irul yang rencananya akan dibawa ke Kecàmatan Montallat Desa Tumpung Laung, untuk diserahakn kepada seseorang bernama Firman.

Terhadap kedua pelaku, polisi mensangkakan pasal Pasal 114 ayat (2) Jo pasal 112 ayat (2) atau Pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,”tegas AKP.Syaifullah.  (SS) 

Berikan Rasa Aman Pemudik, Polres Jember Bentuk Tim Kalong

0

JEMBER – Untuk memberikan rasa aman warga Jember, khususnya di kawasan perumahan yang ditinggal pemiliknya mudik, Polres Jember terjunkan Tim yang diberi nama Kalong.

Tim yang berada dibawah kendali Satreskrim Polres Jember ini, akan melakukan patroli secara mobile di beberapa kawasan perumahan dan perkampungan yang ditinggal mudik pemiliknya.

“Selama musim mudik dan balik pada libur lebaran tahun ini, kami dari Polres Jember tetap berkomitmen dalam menjaga keamanan warga dengan membentuk tim Kalong yang akan berpratoli ditengah tengah masyarakat, terutama pemukiman atau rumah warga yang ditinggal mudik,” ujar Kapolres Jember AKBP. Hery Purnomo SIK, SH melalui Kasatreskrim AKP. Dika Hardiyan Wiratama SIK.

Menurut Kasatreskrim, tim yang menjaga keamanan warga selama ditinggal mudik diberi nama hewan Kalong, alasannya memiliki filosofi tersendiri.

Dimana hewan Kalong atau kelelawar besar, Indra penglihatan dan penciumannya sangat tajam, terutama di malam hari, sehingga keberadaan tim Kalong ini, diharapkan mampu mendeteksi tindak pidana yang terjadi di masyarakat selama libur lebaran.

Sedangkan untuk masyarakat yang mau mudik dan meninggalkan rumah dalam kurun waktu tertentu, diharapkan mau lapor ke Polisi, bisa melalui akun Instagram maupun Twitter, atau datang langsung ke Satreskrim Polres Jember.

Hal ini untuk mempermudah tim dalam melakukan penjagaan maupun patroli diwilayah warga yang rumahnya kosong selama ditinggal mudik.

“Untuk warga yang mau mudik, silahkan lapor ke Satreskrim Polres Jember, bisa dengan datang langsung, maupun lapor melalui IG dan Twitter resmi milik Satreskrim Polres Jember, nanti kami akan menerjunkan tim untuk melakukan patroli dan penjagaan,” pungkas Kasatreskrim.

Dalam kesempatan tersebut, Kasatreskrim juga menghimbau kepada masyarakat yang akan mudik ke kampung halamannya, agar mengecek segala sesuatunya yang ada dirumahnya, seperti kompor, kran air dan juga aliran listriknya, serta menyampaikan ke tetangganya, agar hal-hal yang tidak diinginkan selama ditinggal mudik, rumah tetap aman. (tim)

Tim Opsnal Sakera Sakti Polres Pamekasan Amankan Ribuan Petasan

0

PAMEKASAN – Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto,. didampingi Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Eka Purnama, Kasihumas Polres Pamekasan AKP Nining Dyah Ps dan Kanit Reskrim Ipda Kadarisman menggelar Konperensi Pers ungkap kasus bahan peledak atau serbuk petasan di wilayah Hukum Polres Pamekasan.

Dalam giat Konperensi Pers yang digelar di Gedung Bhayangkara Polres Pamekasan, Jum’at (29/4/2022). Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto mengatakan, bahwa Tim Opsnal Sakera Sakti Satreskrim Polres Pamekasan berhasil melakukan Penangkapan terhadap 2 (dua) Orang Pelaku, yang diduga menyimpan bahan peledak tanpa Ijin.

Kedua orang pelaku tersebut inisial S. E. (51),warga Dsn. Sentol Tengah Ds. Sentol Kec. Pademawu Kab. Pamekasan dan pelaku inisial S. A. (28) warga Dsn Sentol Selatan Ds. Sentol Kec. Pademawu Kab. Pamekasan.

Kapolres Pamekasan menjelaskan, penangkapan kedua pelaku tersebut berawal dari informasi masyarakat, yang mana dari informasi tersebut Tim Opsnal Sakera Sakti Satreskrim Polres Pamekasan langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan kemudian petugas langsung melakukan penggerebekan pada hari Kamis (28/4) sekitar pukul 23.00 wib ke salah satu rumah pelaku inisial S.E di Dsn. Sentol Tengah Ds. Sentol Kec. Pademawu Kab. Pamekasan.

Dari hasil penggerebekan tersebut petugas mendapati Barang bukti antara lain : 2.056 (dua ribu lima puluh enam) Petasan Siap Ledak berbentuk Silinder berukuran Panjang 7 (tujuh) Cm dengan diameter 2 cm, 662 (enam ratus enam puluh dua), sisanya berupa petasan dengan berbagai ukuran.

“ Dari keterangan tersangka yang diamankan, bahwa kesemua petasan tersebut adalah hasil buatan Pelaku S.A. bersama dengan Pelaku S. E, Pelaku B.H (DPO) dan Pelaku S.N.(DPO). Dari penjelasan Pelaku, Petasan tersebut dibuatnya dengan menggunakan Obat Mesiu yang dibelinya melalui Online di Facebook, Pelaku juga menerangkan bahwa Petasan tersebut dibuatnya untuk menyambut Hari raya Idul Fitri “,jelas AKBP Rogib Triyanto

Kedua pelaku S.A. dan S. E. beserta Barang bukti tersebut di bawa ke Satreskrim Polres pamekasan guna Proses Penyidikan lebih lanjut.

Kedua pelaku diancam dengan Pasal 1 ayat 1 UU Drt No. 12 Tahun 1951 “Barang siapa Membuat, menerima Menguasai, Membawa Mempunyai Persediaan Padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, menyembunyikan suatu bahan peledak tanpa Ijin“ dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara dua puluh tahun. (**)

Kapolres Cek Kesiapan Personel Dan Fasilitas Pendukung Pos Pam Wonorejo

Lumajang, Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D. S.I.K., M.H. melakukan pengecekan pos pengamanan (pospam) Operasi Ketupat Semeru 2022 di terminal Minak Koncar, Desa Wonorejo. Jumat (29/04/2022)

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan menjelang hari raya Idul Fitri 1443 H mulai dari kelengkapan personel yang bertugas maupun fasilitas fasilitas pendukung lainnya antara lain Cafe dan WiFi gratis serta layanan gerai vaksinasi.

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D. S.I.K., M.H. mengatakan operasi ketupat semeru 2022 selain mengamankan kegiatan masyarakat menjelang hari raya idul Fitri sekaligus juga meminimalisir terjadinya gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar lantas) di wilayah Kabupaten Lumajang.

Dalam penanganan mudik kali ini Polres Lumajang mendirikan 7 titik pos pengamanan dan pos pelayanan yang tersebar di seluruh jalur mudik di wilayah Kabupaten Lumajang.

” Pos pos tersebut sudah disesuaikan dengan tingkat kerawanan masing masing.
Ada yang berdasarkan potensi gangguan kamtibmas serta potensi rawan laka maupun rawan macet,” jelas Kapolres

Lebih lanjut, AKBP Dewa Putu Eka D, S.IK., M.H. menjelaskan, pengecekan ini dilakukan melalui google map. Selain itu, ia juga memberikan saran dan masukan kepada jajaran personel pengamanan Polres Lumajang agar mengikuti petunjuk pimpinan terkait tindakan Represif Edukatif kepada masyarakat.

“Tindakan Represif Edukatif kepada masyarakat diatur menggunakan Janur Kuning, dan optimalisasi penindakannya menggunakan dikmas, serta Pos Pelayanan untuk masyarakat pemudik ini haruslah nyaman dan aman dengan inovasi-inovasi pelayanan prima,” terangnya.

AKBP Dewa Putu Eka D, S.IK., M.H. mengimbau masyarakat tidak mudik pada hari-hari mendekati lebaran agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.

“Kita lakukan pengecekan, untuk antisipasi betul Mudik lebaran. Alhamdulilah kita lihat bersama sama pos pos pelayanan dan pengamanan sudah siap dan diharapkan masyarakat pemudik bisa mulai mudik sekarang, tidak pada nanti mulai tanggal 28 April,” jelas Kapolres

“Sampai dengan saat ini belum ada lonjakan arus lalulintas yang signifikan menuju Lumajang arus lalulintas tiga Pos yang dilalui menuju Lumajang dan Jember seluruh kendaraan yang masuk terpantau normal dan lancar” pungkas AKBP Dewa

Perlu diketahui, dari hasil pantauan Kapolres Lumajang dinamika arus mudik lebaran 2022 jalur lalulintas sampai dengan hari ini Jumat (29/4/2022), belum terjadi lonjakan arus mudik. Arus lalu lintas berjalan lancar tanpa hambatan sedikitpun.(Humas)

Antisipasi Kepadatan Jalur Mudik, Dirlantas Polda Jatim Lakukan Pengecekan di Mengkreng Kediri

0

KEDIRI – Jelang perayaan hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah. Masyarakat Jawa Timur berangsur angsur meninggalkan jatim. Baik yang mudik lebaran menggunakan motor maupun mobil pribadi melalui jalur arteri maupun tol.

Guna memastikan tidak terjadi kepadatan di jalur yang digunakan untuk mudik lebaran pada tahun ini. Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Latif Usman, bersama Pejabat Utama (PJU) polda jatim, melakukan pengecekan baik di tol maupun jalur arteri.

Seperti yang dilaksanakan di Mengkreng, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Latif Usman, menjelaskan, data dari pengelola jalan tol yang masuk mulai tadi malam sampai sekarang sebanyak 15 ribu. Dengan demikian, terjadi peningkatan dari hari kemarin.

“Kita masih menunggu nanti malam sampai besok yang diperkirakan puncak arus mudik,” jelas Kombes Pol Latif Usman, Dirlantas Polda Jatim, Jumat (29/4/2022) siang.

Lanjut Latif, seperti di mengkreng. Jalur yang menjadi perhatian nasional masih berjalan lancar. Mudah mudahan akan berlanjut sampai dengan pelaksanaan Operasi selesai.

“Tetapi akan mengantisipasi hari (H) dan (H+3). Karena aktifitas masyarakat untuk berkunjung ke saudara sangat tinggi,” tambahnya.

“Sementara untuk One Way di tol jatim kita mempersiapkan dan direncanakan karena tidak ambil resiko. Apabila terjadi peningkatan itu langkah terkahir yang akan dilaksanakan. Namun untuk saat ini masih belum perlu, kita juga mengetahui sifat arus yang ada di jatim dari arah barat dan timur ini seimbang,” lanjut dia.

Apabila nanti terjadi peningkatan luar biasa baru dilakukan one way. Pengelolaan jalur tol dan arteri harus seimbang. Sehingga masyarakat sudah mulai masuk ke jatim sehingga akan mengelola betul jalur alternatif khususnya tempat wisata dan ziarah.

Sedangkan untuk mobil pribadi yang masuk ke jatim pada hari biasanya sekitar 6 ribu, namun saat ini sudah mencapai 15 ribu.

Sementara untuk kepadatan di Jatim ini merata, seperti di Mengkreng ini bukan terjadi kepadatan tetapi terjadi cros terjadi tiga wilayah. Untuk kepadatan di jatim merata, tidak ada satu titik yang terjadi kepadatan, tetapi nanti yang diperkirakan kepadatan terjadi di tempat tempat wisata.

Plt Wali Kota Cimahi Sampaikan LKPJ 2021 dalam Paripurna DPRD

CIMAHI – Plt. Wali Kota Cimahi, Letkol (Purn) Ngatiyana hadir dalam Rapat Paripurna DPRD dalam rangka penyerahan keputusan DPRD Tentang Catatan Strategis Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Wali Kota Cimahi Tahun Anggaran 2021, pada Jumat (29/04/2022) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Cimahi.

Rapat Paripurna DPRD Tingkat Kota Cimahi Tahun Anggaran 2021 dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Cimahi, Wakil Ketua DPRD, Ketua Komisi beserta Anggota DPRD Kota Cimahi, Kapolres Cimahi, Dandim 0609, Kajari Cimahi, Ketua Pengadilan Negeri Bale Bandung, Sekretaris daerah, Asisten Pemerintah Daerah, Kepala SKPD, Camat dan Lurah Se-Kota Cimahi.

Ngatiyana dalam sambutannya mengutarakan bahwa Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Wali Kota merupakan bagian dari penjabaran visi dan misi dalam (RPJMD) Kota Cimahi Tahun 2017-2022.

Masih katanya, LKPJ merupakan bahan evaluasi dari legislatif terhadap kinerja eksekutif.

“Nantinya catatan-catatan strategis dari badan legislatif ini akan menjadi bahan perbaikan dalam penyelenggaraan badan eksekutif Kota Cimahi,” terangnya.

Dalam paparannya, Ngatiyana juga mengungkapkan bahwa dalam penetapan Belanja Daerah Kota Cimahi dilandasi kepada aturan yang mengacu ke arah dan kebijakan umum serta Strategi Prioritas Pembangunan Kota Cimahi Tahun 2021.

Dari anggaran belanja daerah yang ada, Ngatiyana mengakui penyerapan dana pada beberapa pos belum optimal.

“Kami menyadari bahwa ada beberapa pos anggaran yang belum bisa terserap secara optimal, sehingga catatan strategis dari rekan-rekan Anggota DPRD semoga bisa mengulas hal-hal yang sekiranya bisa diperbaiki untuk tahun anggaran yang akan datang,” ujar Ngatiyana.

Ia pun menambahkan dalam Tahun Anggaran 2021 yang lalu, pos pembiayaan yang dianggarkan direalisasikan sesuai dengan kaidah-kaidah normatif sebagaimana berlaku pada tahun-tahun sebelumnya.

Ngatiyana juga menyampaikan apresiasinya pada seluruh pihak yang telah mendukung dan bersama-sama menyukseskan progam pembangunan Kota Cimahi.

“Tentunya apa yang kita capai selama tahun 2021 lalu merupakan hasil dari kerja sama seluruh pihak, termasuk di dalamnya adalah sinergitas legislatif dan eksekutif dalam mendukung program pembangunan sehingga menjadi sangat berarti dalam menunjang kesinambungan pembangunan,” jelasnya.

Terakhir Ngatiyana berharap sinergitas antara badan legislatif dan eksekutif ini akan terus terjaga dan menyokong kesinambungan pembangunan Kota Cimahi.

“Kesinambungan pembangunan yang terjadi di Kota Cimahi diharapkan dapat menjadi modal dan spirit bagi seluruh Perangkat Daerah yang ada serta masyarakat Kota Cimahi dalam membangun kota cimahi ke arah yang lebih baik,” pungkas Ngatiyana.

Sumber: (Bidang IKPS/Dy)
Reporter: Achmad $

Kapolri Sosialisasikan One Way di Jalan Tol Akan Diperpanjang Hingga H-3

JABAR – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mensosialisasikan kemungkinan diperpanjangnya waktu penerapan rekayasa lalu lintas (lalin) arus mudik One Way dan Ganjil Genap (GaGe) dari Tol Cikampek KM 47 hingga Kalikangkung KM 414, pada H-3 Lebaran.

Strategi rekayasa lalu lintas yang tadinya berakhir pada pukul 24.00 malam, kemungkinan akan diperpanjang hingga pukul 07.00 atau 08.00 WIB, esok hari. Hal itu disampaikan Kapolri saat meninjau langsung situasi terkini arus mudik di Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama), Jawa Barat, Jumat (29/4/2022).

Menurut Sigit, penyesuaian kebijakan tersebut lantaran terdapat prediksi masih ada sekitar 211 ribu masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik. Dimana, angka tersebut mengalami peningkatan 45 persen jika dibandingkan dengan volume kendaraan pada kemarin malam atau H-4 Lebaran.

“Artinya masih ada sisa 211 ribu pemudik yang akan melintas. Sehingga mau tidak mau kita perlu melakukan rekayasa kembali. Yang tadinya One Way kita buka sampai jam 24.00 WIB, kemungkinan akan kita geser disesuaikan dengan jumlah pemudik yang masih ada sisa 211 ribu. Jadi kebijakan akan kita buat sampai jam 07.00 atau 08.00 WIB pagi,” kata Sigit dalam pengecekan langsungnya.

Sementara itu, kata Sigit, ketika nanti memasuki pukul 07.00 atau 08.00 WIB esok hari, kebijakan One Way tersebut akan dinormalkan hingga pukul 16.00 WIB. Atau dengan kata lain, kendaraan yang menuju wilayah Jakarta, tetap bisa melintas di jalan tol dengan pengaturan sistem tertentu.

Diketahui, hingga sore hari ini, penerapan rekayasa lalu lintas One Way diberlakukan mulai dari KM 70 Tol Cikatama hingga Tol Kalikangkung 414. Sedangkan, contra flow satu jalur dari Tol Jakarta-Cikampek dari KM 47 hingga KM 70.

“Kemudian dari timur ke barat akan dinormalkan mulai dari jam 08.00 pagi sampai 16.00 WIB. Itu beberala perubahan yang tentunya akan kita sesuaikan dengan kondisi di lapangan. Namun demikian jalur arteri baik yang ada di Pantura, dalam kota, masih bisa dimanfaatkan untuk masyarakat yang akan kembali mudik dari wilayah timur, tengah ke arah barat,” ujar Sigit.

Sigit menjelaskan, sosialisasi kemungkinan diperpanjangnya massa penerapan kebijakan rekayasa lalu lintas tersebut disampaikan lebih awal, agar masyarakat dapat melakukan kesiapan sejak dini dalam perjalanan mudiknya.

“Mungkin beberapa hal itu yang ingin saya sampaikan ke masyarakat. Nanti akan secara lebih detail disampaikan Kakorlantas. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan informasi dan kemudian bisa sesuaikan waktu-waktu yang akan dijalankan,” ucap Sigit.

Sigit juga menekankan kepada jajarannya untuk melakukan antisipasi dan kesiapan dalam pengendalian arus mudik Lebaran di saat memasuki waktu-waktu favorit masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik.

“Karena memang ada kecenderungan masyarakat lebih memilih jam mudik pada saat pasca buka puasa, kemudian pasca tarawih dan pasca sahur. Jadi jam-jam itu adalah jam yang favorit digunakan masyarakat. Sehingga tentunya ini menjadi perhatian kita,” ucap Sigit.

Lebih dalam, Sigit menyampaikan bahwa, alasanya pihak terkait memutuskan untuk melakukan perpanjangan massa penerapan One Way di jalan tol pada tadi malam atau H-4 Lebaran. Menurutnya, kebijakan tersebut mau tidak mau harus dilakukan lantaran, pada tadi malam volume kendaraan rata-rata per jamnya mencapai lima ribu kendaraan.

“Sehingga kemudian kebijakan terkait One Way yang tadinya pukul 17.00 sampai 24.00, kita perpanjang. Karena kepadatannya luar biasa, kalau tidak dilakukan perpanjangan One Way tentunya akan terjadi kemacetan yang luar biasa. Berbagai pengaturan dan diskresi kepolisian yang diambil akan kami lakukan dengan cermat dengan memperhatikan perkembangan situasi arus lalu lintas dari waktu ke waktu,” papar Sigit.

Disisi lain, Sigit juga menyinggung soal kondisi terkini arus lalu lintas mudik Lebaran dari arah Jakarta menuju Merak, maupun sebaliknya. Ia mengakui, bahwa hingga siang tadi, wilayah itu masih mengalami kepadatan, khususnya di arah menuju Merak.

Terkait hal itu, Sigit menegaskan, pihaknya bersama jajaran lain telah melakukan sejumlah strategi kebijakan lalu lintas untuk mengurai kepadatan. Diantaranya adalah, memindahkan angkutan logistik ke Dermaga Indah Kiat.

“Kemudian pengaturan terkait masalah waktu bongkar muat yang tadinya 1 jam dipercepat menjadi 45 menit. Khusus dua dermaga hanya mengangkut penumpang ke Bakauheni, di Bakauheninya tidak memuat dan segera kembali ke wilayah Merak. Sehingga kemudian kepadatan yang ada di Merak khususnya dari dermaga 1 sampai 7 yang sudah dipadati masyarakat segera bisa cair. Pengaturan rekayasa waktu termasuk juga pembagian dermaga-dermaga tersebut. Ini tadi kita dapatkan informasi saat ini antrean sudah berkurang menjadi kurang lebih 3 kilometer,” tutup Sigit. (tim)