LUMAJANG,- Primkoppol Polres Lumajang menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tutup buku 2021 bertempat di Hall Amanda di Jalan Panjaitan, Kecamatan Lumajang. Senin (27/03/2022) siang.
Dalam kegiatan Rapat Anggaran Tahunan ini dipimpin langsung Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D., S.I.K., M.H., dihadiri Perwakilan Dinas Koperasi dan usaha Mikro Kabupaten Lumajang, Utusan Otoritas Jasa Keuangan Regional 4, PJU Polres Lumajang serta Polsek Jajaran.
Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D., S.I.K., M.H., dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan Rapat Anggaran Tahunan itu merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh pengurus Koperasi setelah menyelesaikan tugas dan tanggung jawab pengelolaan usaha Koperasi selama setahun.
“Kegiatan ini sangat penting, karena forum ini dapat dijadikan sebagai wahana untuk mengevaluasi segala kegagalan maupun keberhasilan program yang dijalankan pada tahun yang lalu. Melalui evaluasi yang jujur dan transparan diharapkan hasilnya dapat dijadikan sebagai landasan untuk merancang program dan kebijakan ke depan, sehingga mampu memberikan manfaat yang besar bagi seluruh anggotanya,” Ucap Kapolres Lumajang.
Dalam kesempatan itu AKBP Dewa Putu Eka D., S.I.K,.M.H juga menekankan kepada seluruh pengurus koperasi untuk amanah dalam menjalankan tugasnya.
“Tidak hanya profesional dan memiliki kompetensi tetapi juga bertanggung jawab, transparan dan akuntabel,” tegasnya
Karena pentingnya fungsi Koperasi, untuk itu Kapolres selalu mendukung setiap kebijakan maupun kegiatan yang lakukan, dalam upaya untuk mengoptimalkan pelaksanaan program primkoppol termasuk dukungan untuk kebutuhan sarana dan prasarana termasuk penyediaan kantor baru yang diinventarisasi sebagai tambahan aset yang dimiliki oleh Primkoppol Polres Lumajang.
“Harapannya Primkoppol Polres Lumajang, bisa berkembang tak kalah dengan primkopol primkoppol polres lainnya, sehingga bisa membantu mengatasi kesulitan ekonomi agar bisa mendukung kesejahteraan seluruh anggotanya,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Primkoppol Polres Lumajang Purnawirawan Ngateman dalam sambutannya menyampaikan, agar dalam pembahasan rencana kerja, anggota harus aktif memberikan masukan dan saran kepada pengurus.
“Sehingga semua kegiatan yang akan dilaksanakan oleh pengurus pada Tahun Buku 2022 sudah tercakup secara menyeluruh,” tutup Ngateman. (Bamb)
SURABAYA – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jatim, pada Minggu (20/3/2022) sekira pukul 02.00 WIB. Mengamankan 5 (lima) orang terduga pengguna narkoba yang dilakukan di salah satu tempat hiburan malam di Jalan Kenjeran No.143, Gading, Kecamatan Tambaksari, Surabaya.
Kabid Humas Polda Jatim KBP Dirmanto menjelaskan, Ditresnarkoba Polda Jatim berhasil mengungkap peredaran narkoba di tempat tempat hiburan malam, berdasarkan informasi dari masyarakat.
“Mengamankan 5 orang terduga pengguna narkoba, inisial IS, AM, SA, CA dan DZ, kemudian dilakukan serangkaian pemeriksaan,” kata KBP Dirmanto, Senin (28/3/2022).
Ditemukan bahwa dari 5 terduga, 1 orang merupakan pengedar atas nama IS, kemudian pengguna satu orang atas nama AM, sedangkan yang lain tidak ditemukan adanya bukti penggunaan narkoba.
Sementara itu, Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Jatim Kompol Alex Sandy Siregar, menjelaskan, terkait peredaran narkoba ini berawal informasi dari masyarakat, sehingga dilakukan penelusuran dan pengejaran dan tim mengamankan barang bukti.
“Team berhasil menemukan sejumlah barang bukti dalam penguasaan tersangka IS berupa Pil warna biru logo tengkorak diduga Narkotika jenis Ekstasi dengan jumlah 9 butir dan Pil warna abu-abu logo Mitsubishi diduga Narkotika jenis Ekstasi dengan jumlah 9 butir. Total keseluruhan 18 butir dengan berat kotor seluruhnya 6,03,” jelas Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Jatim Kompol Alex Sandy Siregar.
Pasal yang disangkakan untuk tersangka IS, Pasal 114 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
Sementara untuk tersangka AM, dikenakan Pasal 127 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika yang berbunyi “Dalam hal Penyalah Guna sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dibuktikan atau terbukti sebagai korban penyalahgunaan Narkotika, Penyalah Guna tersebut wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial. (Qomar/Jon)
LUMAJANG – Organisasi Sosial Sahabat Yatim Dhuafa Wilayah utara (SYD WIRA) menggelar acara Silaturahim antar ormas, Kajian Keislaman, dan Santunan Yatim Dhuafa pada Ahad (27/3/2022) di sekretariat SYD WIRA Dusun Curah Lengkong Desa Curahpetung, Kedungjajang, Lumajang.
Ach. Fauzan LH, S.Pd selaku ketua SYD WIRA menyatakan, pihaknya sangat berterima kasih sekali pada semua pihak yang telah berkontribusi baik tenaga, pikiran, maupun materi atas terlaksananya acara ini.
Selain itu, masih menurut Fauzan, berdirinya SYD ini adalah untuk membantu pemerintah dalam upaya mengentaskan para fakir miskin dan anak-anak terlantar. “Hal ini sesuai dengan amanat UUD ’45 Pasal 34 ayat (1) yang berbunyi: Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama Akhmad Faisol, S.Sos yang menjabat sebagai Camat Kedungjajang menyampaikan sangat mengapresiasi sekali dengan adanya acara santunan ini. “Sebab dengan adanya acara seperti ini masyarakat juga peduli dengan sesamanya sehingga dapat membantu pemerintah untuk mensejahterakan rakyatnya,” tuturnya.
Kapolsek Kedungjajang Iptu Maryanto, SH. dalam sambutannya menekankan akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan juga bila ada masyarakat yang belum vaksin diharapkan segera melakukan vaksinasi. “Sebab dengan melakukan vaksinasi maka imunitas tubuh akan bertambah dan juga mendapatkan sembako,” sambungnya.
Selain itu, Komandan Koramil 0821/21 Kedungjajang Peltu Kilooh Andhira Bhakti juga memberikan pengarahan yang intinya mengajak masyarakat untuk ikut pula menjaga kondusifitas lingkungan.
Dalam santunan SYD WIRA kali ini ada 2 guru TPQ yang mendapat santunan yakni Ust. Zubairi dan Ust. Aminullah. Terdapat 10 Yatim Dhuafa yang mendapatkan sembako berasal dari desa Curahpetung.
Tausiah diisi oleh Ust. Suharyo AP, SH., Ketua MUI Kab. Lumajang. Beliau berpesan untuk mencapai Taqwa ada 3 hal yaitu: Dzikrullah, menjaga sholat Jama’ah, dan puasa.
Turut hadir dalam acara ini, Ketua MWC NU Kedungjajang Ust. Ismam, Ketua BMS Lumajang Mortamin, relawan SYD, tokoh masyarakat, dan Muslimat NU Curahpetung. (Afaz)
LUMAJANG – Sebagai bukti karya bakti TNI terhadap rakyat dan pengabdian terhadap negara, serta manunggalnya TNI bersama rakyat, Danramil 0821/07 Randuagung, bersama anggotanya berbaur dengan warga melakukan kerjabakti bersama memperbaiki jalan poros yang menghubungkan dua desa yakni Desa Buwek dan Desa Pejarakan.
Jalan sepanjang satu kilometer tersebut, sebelumnya masih berupa tanah, berlubang dan ditumbuhi rumput, disamping itu lebar jalan tersebut belum tertata, sehingga di beberapa ruas masih harus mengeruk tanah dan menguruk sehingga lebar jalan bisa seragam sesuai yang direncanakan.
Akses jalan tersebut, sangat dibutuhkan masyarakat, karena disamping menjadi jalan sehari hari bagi anak sekolah, masyarakat juga sebagai sarana penunjang bagi pendukung perekonomian masyarakat sekitar.
Sesuai yang direncanakan, jalan tersebut dilakukan pengerasan dengan pemasangan paving, dengan demikian disamping kenyamanan pengguna jalan, ada keindahan serta dapat menerima resapan air hujan.
Danramil 0821/07 Randuagung, Kapten Inf. Sujono, menyampaikan, kerjabakti ini merupakan bentuk nyata pengabdian TNI terhadap rakyat, termasuk kegiatan kegiatan sosial lainnya, TNI selalu hadir ditengah tengah masyarakat.
Dalam kegiatan karyabakti tersebut, diikuti ratusan warga setempat, mereka saling bahu membahu berbaur dengan semangat yang sama, membangun jalan poros untuk lebih baik lagi.
” Saya berharap kepada warga masyarakat, untuk tetap semangat merawat budaya adiluhung bangsa kita, yakni gotongroyong,” Tegas Kapten Inf. Sujono.
Ditambahkan pula, aset bangsa yang paling berharga dan harus tetap dijaga dimasyarakat, yakni saling peduli, rasa empati sesamanya, sehingga tercipta suasana damai dan penuh kekeluargaan.
“Tidak ada yang berat hidup bermasyarakat, dengan kekuatan persatuan kita, semua akan terasa ringan,” tegas Kapten. Inf. Sujono. (Asil)
PAMEKASAN – Dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas menjelang bulan suci ramadan, Polres Pamekasan melaksanakan operasi gabungan Cipta Kondisi (Cipkon) dengan sasaran beberapa titik penginapan atau rumah – rumah kos yang ada di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur,Sabtu (26/03/2022) malam.
Kabag Ops Polres Pamekasan, Kompol Wahyudi selaku pimpinan operasi Cipkon dari lokasi (rumah kos) menyampaikan bahwa, untuk Cipkon malam ini pihaknya tidak menemukan adanya pelanggaran – pelanggaran.
“Malam ini tidak kami temukan pelanggaran, baik dari pengusaha rumah Kos dan penghuninya, kami sudah periksa KTP dan kita tanyakan tujuan tinggal di sana termasuk kita tanyakan aturan – aturan yang diterapkan di rumah kos tersebut”, terang Kompol Wahyudi.
Kompol Wahyudi juga menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Pamekasan agar tidak melakukan pelanggaran berupa baik itu tempat prostitusi, jual beli minuman keras (miras), perjudian termasuk kenakalan remaja berupa balap liar (Bali) di beberapa titik di Kabupaten Pamekasan apalagi memasuki bulan ramadan.
“Sesuai hasil rapat menjelang bulan suci ramadan kami pasti akan melakukan operasi rutin dan dalam hal ini sudah disambung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan untuk mendorong dengan akan diedarkan aturan – aturan yang berkenaan dengan bulan ramadan”, pungkasnya.
Sementara itu Kapolres Pamekasan, AKBP. Rogib Triyanto, S.I.K mengatakan bahwa, kegiatan ini dalam rangka menciptakan suasana aman kondusif menjelang bulan penuh berkah bagi umat muslim dalam menjalankan puasa dibulan suci ramadan.
“Menjelang bulan ramadan ini kita melaksanakan operasi gabungan cipta kondisi, sasarannya adalah Kos – kosan dan titik rawan terjadinya gangguan Kamtibmas,” kata Kapolres Pamekasan.
AKBP. Rogib juga menyampaikan dalam operasi cipkon pihaknya dibantu oleh personel Kodim 0826/Pamekasan, Polisi Militer (PM), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan personil dari Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan.
“Cipkon malam ini bisa dikatakan awal atau Pra sebagai peringatan bagi para pengusaha kos – kosan dan penghuninya agar tidak melakukan hal – hal yang kurang baik, selanjutnya kami dalam satu minggu kedepan akan cek lagi secara rutin”,terang Kapolres Pamekasan.(Qomar)
NGANJUK – Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson, S.H., S.I.K., M.H. bersama Forkopimda Kabupaten Nganjuk mendampingi Dirbimas Polda Jatim Kombes Pol Asep Rosadi, S.I.K., M.PA. menyerahkan kursi roda dan sembako kepada penyandang disabilitas, tuna netra, janda, dan tukang becak pada Sabtu(26/03/2022).
Acara Peduli Kasih ini dilakukan dalam rangkaian lomba menembak Kapolres Nganjuk Cup 2022 dan peresmian program Wayahe Lapor Kapolres di Lapangan Tembak Reaksi Parama Satwika Polres Nganjuk.
“Kursi roda dan sembako ini kami berikan kepada lima perwakilan penerima yang berdomisili di sekitar lapangan tembak. Ini hanya simbolis dan sisa bantuan lainnya akan dilanjutkan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Tentunya bantuan ini diberikan kepada yang benar-benar berhak menerimanya,” ucap AKBP Boy Jeckson.
AKBP Boy Jeckson berharap kegiatan ini dapat memunculkan “sense of humanity” atau rasa kemanusiaan dari pihak lain untuk melakukan hal serupa serta menguatkan solidaritas di antara masyarakat Kabupaten Nganjuk.
Sementara itu Kombes Pol Asep Rosadi tidak menyangka akan ada acara pemberian bantuan kemanusiaan kepada penyandang disabilitas dan warga sekitar lapangan tembak yang membutuhkan.
“Saya turut berbahagia dengan penyelenggaraan program Peduli Kasih ini berbarengan dengan perlombaan menembak. Ini unik sekali bahwa kegiatan lomba bisa dilakukan sekaligus beramal,” katanya.
Bapak Jani (64 tahun) alamat Lingkungan Pengkol Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk tidak bisa menyembunyikan rasa harunya setelah menerima bantuan kursi roda dan sembako.
“Saya ucapkan puji syukur kepada Tuhan dan terimakasih kepada Polres Nganjuk atas bantuannya, semoga bantuan seperti ini dapat terus berjalan sehingga lebih banyak lagi penyandang disabilitas seperti saya ini dapat tertolong,” tuturnya. (Qomar/Anwar)
KEDIRI – MI ( Madrasah Ibtidaiya) Islamiyah, Desa Sukoharjo Kecamatan Plemahan Kediri, meraih juara umum dalam ajang lomba OPEN TOURNAMENT drum band yang diadakan oleh SMK PGRI Kertosono.
Sebanyak 56 siswa dari MI Islamiyah dikirim untuk mengikuti lomba yang berjalan selama dua hari mulai tanggal 26 sampai 27 Maret 2022 tersebut.
Sebelumnya anak anak tersebut telah dipersiapkan dengan melakukan latihan secara intensif selama satu setengah bulan, dengan rentang waktu seminggu dua kali.
Kholis, selaku pelatih drum band, di MI Islamiyah dengan sabar memberi motivasi penuh kepada para siswanya, sehingga mereka berlatih dengan semangat dan bersungguh sungguh.
Keberhasilan para siswa tersebut, tidak lepas dari para dewan guru yang lain juga selalu mendampingi dan memberikan support kepada para siswanya, yakni Misbahul Munir dan Binti Azizah yang dengan setia mendampingi siswa mulai berlatih hingga usai perlombaan.
Tak sia sia, perjuangan dan kerja keras pelatih, dewan guru dan keseriusan anak didik dalam berlatih, membuahkan hasil yang memuaskan, dengan meraih juara umum dan menyisihkan beberapa peserta dari wilayah sekitar.
Kepala Sekolah MI Islamiyah, Rofikul Huda, yang selalu mengawal para siswanya dalam lomba tersebut, menyampaikan kepuasannya, dan bersyukur atas prestasinya dalam ajang lomba drum band tersebut.
Diharapkan, kemenangan ini menjadi support kepada para siswa dan guru untuk terus bersemangat baik dalam meraih prestasi diberbagai perlombaan.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras para siswa dan pelatih, sekolah kami menjadi juara umum dalam open TOURNAMENT drum band ini,” ujar Rofikul Huda.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Desa Sukoharjo, Ahmadi, dirinya merasa puas atas prestasinya sekolah yang ada di desanya tersebut.
Dan berharap prestasi ini dapat dipertahankan untuk kedepannya, dan juga dapat meraih prestasi dibidang lainya.
“Saya merasa bangga dengan prestasi anak anak MI Islamiyah ini, tentu ini menjadi motivasi positif untuk perkembangan siswa dan sekolah ini,” Ujar Kepala Desa Ahmadi. (Maksum)
PROBOLINGGO- Setelah menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kota Probolinggo selama 1 tahun 3 bulan, Danang Utaryo akhirnya meninggalkan kota ini.
Danang bakal menduduki jabatan baru sebagai Ketua PN Kotabaru Kalimantan Selatan.
Bersama Ketua PN Boedi Haryantho dan jajarannya PN setempat, pihaknya bersilaturahmi ke rumdin wali kota.
Bagi Danang, selama menjadi wakil ketua PN, menyisakan sejumlah kenangan. Ia menceritakan dengan detil, mulai dari sambutan masyarakat, alam, lingkungan hingga kultur budaya disini membuat Danang berat meninggalkan kota ini.
“Karena terus terang begitu kami sampai di rumah dinas, yang tidak bisa kami lepaskan itu adalah banyaknya Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di sekitaran rumdin yang selalu ada suara pengajian melantunkan ayat suci Al-Qur’an. Mudah-mudahan di Kotabaru kami menemukan situasi yang seperti itu,” jelasnya dihadapan sejumlah forkpompimda yang ikut mengantar pelepasannya.
Tak hanya itu, yang membuat Danang betah hidup disini adalah banyaknya kuliner yang dijual murah dan enak, selain itu, bukan tanpa sebab jika Kota Probolinggo begitu membekas di hatinya.
Karena pada bulan Juli 2021, ia mendapat musibah, Ibundanya meninggal dunia dan di waktu bersamaan salah satu kakak kandungnya terkonfirm positif COVID-19 parah hingga akhirnya dirawat di RSUD dr Mohamad Saleh.
Namun demikian, tak dipungkiri baginya walaupun terasa berat ia tetap harus melanjutkan tugas di Kotabaru.
Ia juga mengucapkan permohonan maaf jika selama bergaul mewakili Pengadilan Negeri dalam acara forkopimda, terdapat hal-hal yang kurang berkenan, juga memohon doa restu kepada segenap tamu undangan yang hadir untuk melepasnya dengan iringan doa di tempat baru ia bertugas.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin berkeyakinan Kotabaru bakal memiliki suasana seperti di Kota Probolinggo, yakni banyaknya majelis pengajian.
Danang juga diminta dapat beradaptasi di tempat baru dan bisa membawa kemaslahatan, sehingga dapat menjalankan pekerjaan yang diamanahkan dengan baik.
“Alhamdulillah selama ini sudah terbangun dan terjaga kekompakan, karena tanpa ada kebersamaan mustahil bisa menyempurnakan kekurangan-kekurangan yang ada,” ungkapnya.
Walaupun terpisah jarak, Habib Hadi mengingatkan pada Danang untuk tetap menjalin silaturahmi. ( Ali)
LUMAJANG — Gelaran rutin bulanan wawasan kebangsaan/ sosialisasi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Propinsi Jawa Timur Daerah Pemilihan (DAPIL) Lumajang dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hari Putri Lestari (HPL), bertempat di Gedung Narawita Agung, hari ini minggu 27 Maret 2022.
Acara tersebut mengusung tema “Waspadai dampak krisis air bersih terhadap kesehatan ekonomi dan lingkungan” mendapat sambutan hangat dari para undangan.
Diawal paparannya dihadapan 125 orang undangan yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, relawan sosial, relawan lingkungan dan kaum difabel, HPL yang merupakan anggota komisi E yang membidangi sosial, kesehatan dan kebencanaan menganggap isu air bersih ini layak diangkat dan di kawal regulasinya, karena kualitas air menentukan kualitas lingkungannya.
Menurutnya, manusia sangat bergantung dengan air dalam kehidupannya, semakin bagus kualitas air yang dikonsumsi maka berpengaruh pada jiwa yang sehat dan raga yang kuat.
Disinggung juga, akibat pencemaran lingkungan utama air juga berakibat pada bencana banjir dan jebolnya dam atau bendungan yang berakibat petani tidak bisa bercocok tanam, karena saat ini masih marak perilaku masyarakat yang menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah.
HPL berpesan pola hidup sehat dengan tidak mencemari lingkungan untuk dimulai dari diri sendiri, terus keluarga baru lingkungannya.
Dalam forum ini HPL menyajikan dua narasumber yang berkompeten yakni Prigi Arisandi, aktivis sungai, lingkungan nasional, dalam zoom meeting dihadapan undangan memaparkan beberapa data dan hasil penilaian lapangan tentang perairan sungai, laut dan air tanah.
Dari pemaparan tersebut yang mencengangkan bahwa masivnya pembuangan sampah kesungai yang bermuara di laut ini meninggalkan pekerjaan, yaitu 4,5 juta ton sampah yang belum bisa dikelola, hal ini mengakibatkan ekosistem air terganggu, banyak ikan yang memakan limbah plastik sehingga tidak akan aman saat di konsumsi manusia.
Disisi lain, air sungai yang merupakan bahan baku air bersih diperkotaan juga tercemar bahan plastik sehingga tingkat kesehatan air yang dikonsumsi juga tidak terjaga, disamping kandungan bakteri ecoli yang akan mengganggu proses pencernaan, belum lagi masyarakat yang mengkonsumsi air minum dalam kemasan (AMDK) yang juga mengandung bahan plastik dari kemasannya, sehingga kualitas air minumnya perlu di cemaskan, belum lagi sampah kemasan air minum itu sendiri.
Prigi menghimbau agar gerakan kebersihan sungai harus selalu digaungkan untuk mengedukasi masyarakat agar tidak membuang air ke perairan melainkan harus didaur ulang.
Kandungan micro plastik dan kandungan lain yang dikonsumsi oleh ikan akan berakibat pada penyakit berbahaya seperti stunting dan stroke karena bahan bahan tersebut akan masuk ke peredaran darah manusia, hal lain yang ditemukan adalah populasi ikan jantan dilaut hanya 20 persen sedang yang betina 80 persen, ini menandakan ekosistem yang tidak seimbang yang mengakibatkan kurangnya populasi ikan itu sendiri.
Achmad Arifulin Nuha, direktur Perumdam Tirta Mahameru, menyampaikan bahwa kondisi mata air yang debit airnya mulai berkurang saat musim kemarau, ini menyulitkannya dalam pelayanan kepada masyarakat, disisi lain harus berupaya meminimalkan kebocoran distribusi air dalam pipa distribusi, karena pipa yang sudah tua juga adanya perilaku tak terpuji dari oknum pelanggan yang melakukan tindakan tindakan yang tidak sesuai kaidah teknis, berakibat pada tingkat kebocoran yang nyaris 50 persen dari produksi air bersih harian.
“Kami menghimbau agar masyarakat juga merubah perilaku agar ketersediaan air dapat terjaga dan murah,” himbaunya.
Arif menutup paparannya dengan sebuah ucapan yaitu Perumdam bisa besar asal pelanggannya bertanggung jawab dengan membayar tagihannya tepat waktu dan dalam tanda kutip tidak mencuri air dengan sengaja.
Tampil sebagai moderator dalam acara ini Iskhak Subagio selaku Ketua DPC HKTI Lumajang, juga memaparkan betapa pencemaran air berimbas pada kadar keasaman tanah dan kadar kesuburan tanah yang makin buruk.
Diuraikan bahwa sawah ekosistemnya rusak, karena pencemaran limbah rumahtangga seperti popok sekali pakai dan sampah rumah tangga lain yang tidak bisa diurai dengan mudah, sehingga mustahil kalau tanah kita sakit bisa menghasilkan hasil panen yang optimal.
Dia menyimpulkan, masalah pencemaran air ini bisa diselesaikan dengan tiga hal yaitu, regulasi, perubahan perilaku dan penegakan hukum akan regulasi yang ada.
Disamping itu, tambah Iskhak, bahwa di Lumajang ada 50.000 ha lahan di daerah tangkapan air ditanami tanaman industri jenis sengon dan balsa, ini berpengaruh pada turunnya kemampuan tanah menyimpan air, akibatnya banyak sumber air yang mati.
“Kami menghimbau agar pengusaha di bidang pengolahan untuk bertanggung jawab juga akan kerusakan ekosistem ini, kami dan beberapa komunitas lingkungan akan mendesak para pengusaha tersebut untuk bertanggung jawab melalui CSR nya untuk kembali melestarikan mata air,” tuturnya.
Selaku moderator, Iskhak Subagio, menutup acara ini dengan sebuah kesimpulan bahwa “Apa yang kamu buang akan kamu makan, dan sungaiku bukan tempat sampahmu”. (Red)
JAKARTA-Keinginan Presiden Joko Widodo agar Kementerian dan Lembaga mengurangi belanja impor mendapat dukungan dari Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, bahkan dirinya sudah mengingatkan sejak Agustus 2021 lalu terkait hal itu.
Ketika itu, LaNyalla memang mengulas tentang kehadiran banyak marketplace kelas besar di Indonesia, dimana produk yang dijual didominasi produk impor.
Sementara anak bangsa kita hanya menjadi drop shipper atau penjual saja di lapak tersebut.
“Saat sidang bersama DPR dan DPD 16 Agustus 2021, Presiden dan Wapres hadir, saya sampaikan dalam pidato saya, bahwa marketplace besar, sekelas unicorn yang ada di Indonesia, faktanya didominasi barang impor dari Tiongkok,” tandas LaNyalla, Minggu (27/3/2022).
Soal itu, tambah mantan Ketua KADIN Jatim itu, perlu ia sampaikan, karena Presiden Jokowi sangat mendorong unicorn dan decacorn tumbuh di Indonesia. Tetapi perlu digarisbawahi, bahwa mereka juga menjadi penyumbang besar masuknya barang-barang impor.
“Penjualnya orang lokal, produknya impor. Ini tentu membuat prihatin, mengingat nilai transaksi belanja online kita tahun 2020, mencapai angka di kisaran 266 triliun rupiah. Dari angka itu, para penjual hanya mengambil margin dari harga jual, sementara nilai tambah utamanya ada pada produsen di luar negeri,” jelasnya.
Apalagi para decacorn ini semakin membesar di Indonesia. Bahkan ada yang sudah merger, seperti Gojek dan Tokopedia.
“Mereka juga siap-siap IPO untuk menjaring dana publik. Tapi fakta, isi di dalamnya masih lebih banyak barang impor,” imbuh LaNyalla.
“Sebagai amanat kedaulatan, negara harus hadir untuk memastikan bahwa dominasi produk yang ada di market place bukan barang impor. Tetapi memberi ruang, sekaligus memastikan market size ada bagi produk lokal, jangan dipaksa masuk, tetapi market size-nya sudah dikapling barang impor yang lebih murah,” pungkasnya. ( Sony)