Home Blog Page 147

Sat Samapta Tingkatkan Patroli Daerah Rawan pada Malam Libur, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Wilayah Hukum Polres Ogan Ilir

0

Ogan Ilir Sumsel, gempurnews.com – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif pada malam libur, Sat Samapta Polres Ogan Ilir meningkatkan kegiatan Patroli Perintis Presisi di sejumlah daerah rawan, Sabtu malam, 20 Desember 2025, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan patroli dipimpin oleh Kanit Patroli Sat Samapta Polres Ogan Ilir, AIPDA Beni Harmoko, dengan melibatkan personel patroli roda empat (R4) dan roda dua (R2). Patroli menyasar titik-titik rawan gangguan kamtibmas, seperti kawasan perbankan, pertokoan, serta lokasi yang berpotensi terjadinya kriminalitas maupun balap liar pada malam libur.
Sasaran patroli meliputi antisipasi tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor), pencegahan balap liar, pungutan liar, aksi premanisme, serta gangguan kamtibmas lainnya. Selain itu, personel juga melakukan pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat guna memastikan aktivitas warga berjalan aman dan tertib.
Kasat Samapta Polres Ogan Ilir, AKP Sutopo, menyampaikan bahwa peningkatan patroli pada malam libur merupakan langkah preventif kepolisian untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.
“Patroli Perintis Presisi ini kami tingkatkan terutama pada malam libur dengan menyasar daerah-daerah rawan. Tujuannya untuk mencegah tindak kriminalitas, balap liar, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang beraktivitas pada malam hari,” ujar AKP Sutopo.
Selama pelaksanaan patroli, personel Sat Samapta juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap waspada, mematuhi aturan lalu lintas, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polres Ogan Ilir. Kegiatan patroli berjalan dengan aman dan lancar.

Humas Polres Ogan Ilir

MOH.SANGKUT

Polres ogan ilir melalui Polsek Indralaya Amankan Kegiatan Wisuda Ponpes Al-Ittifaqiah Kampus D Tahun 2025

0

Ogan Ilir, gempurnews.com – Polres ogan ilir melalui Polsek Indralaya melaksanakan pengamanan kegiatan Wisuda Mahasiswa dan Mahasiswi Institut Agama Islam Qur’an Ittifaqiah (IAIQI) Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Kampus D, Desa Tanjung Lubuk, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, Minggu (21/12/2025).
Kegiatan wisuda yang dimulai sekira pukul 09.00 WIB tersebut diikuti oleh sebanyak 336 orang wisudawan dan wisudawati yang berasal dari empat fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Tarbiyah, Fakultas Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, serta Fakultas Pendidikan Anak Usia Dini.
Acara wisuda ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Wakil Bupati Ogan Ilir M. Ardani, S.H., M.H., Kasdim OKI–OI Mayor CKE Jauhari, Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A., Ketua Baznas Provinsi Sumatera Selatan Ahmad Marjundi, S.P., M.Si., Ketua Baznas Kabupaten Ogan Ilir Drs. H. Sidharta, S.E., M.Si., Staf Khusus Gubernur Sumsel Kemar H. Khoirul Mukhlis, unsur Kakanwil Kemenag Sumsel dan Bengkulu, Camat Indralaya Selatan, Kepala Desa Tanjung Lubuk, serta unsur pengamanan dari Polsek Indralaya.
Pengamanan kegiatan dilakukan oleh personel Polsek Indralaya yang dipimpin langsung oleh jajaran Polsek guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Hingga kegiatan berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan aman dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas.
Kapolsek Indralaya AKP Junardi, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan wisuda IAIQI merupakan agenda rutin tahunan yang selalu mendapat perhatian khusus dari pihak kepolisian, mengingat besarnya jumlah peserta dan tamu undangan yang hadir.
“Polsek Indralaya berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam setiap kegiatan kemasyarakatan, termasuk kegiatan pendidikan dan keagamaan seperti wisuda ini. Alhamdulillah, kegiatan dapat berjalan dengan aman dan kondusif,” ujar AKP Junardi.
Polsek Indralaya akan terus melakukan pemantauan hingga seluruh rangkaian kegiatan wisuda selesai, serta akan melaporkan setiap perkembangan situasi .

Humas Polres Ogan Ilir

MOH.SANGKUT

MELAWAN MISINFORMASI, JWI KOTA CIMAHI EDUKASI SEKOLAH TENTANG LITERASI MEDIA

0

Cimahi,Minggu(21/12/2025)
Dalam arus deras informasi di era digital, kemampuan masyarakat untuk memilah dan memilih sumber berita yang kredibel menjadi kian krusial. Tak hanya bagi individu, lembaga dan instansi juga dituntut bijak dalam memilih mitra media untuk menyebarluaskan informasi mereka. Merespons tantangan ini, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Kota Cimahi mengambil inisiatif dengan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pengenalan jurnalistik, yang secara khusus menyasar pelaku di sektor pendidikan.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 80 peserta perwakilan dari SD dan SMP se-Kota Cimahi ini digelar untuk membangun pemahaman yang proporsional tentang media dan tugas-tugas jurnalistik. Sasaran para kepala sekolah, guru, dan humas sekolah ini dinilai tepat mengingat sektor pendidikan sering bersinggungan dengan kegiatan publikasi dan pemberitaan.

“Kami melihat masih banyak lembaga atau individu yang enggan, bahkan takut bekerja sama dengan media, karena pengalaman negatif menjadi korban oknum,” ujar perwakilan panitia dalam sambutannya. “Hal ini seringkali berakar dari ketidaktahuan publik dalam mengidentifikasi media dan wartawan yang kredibel, yang berpegang pada Kode Etik Jurnalistik.”

Melalui sosialisasi ini, JWI Kota Cimahi, yang resmi terbentuk 10 Februari 2025 ini, bertujuan membekali peserta dengan kemampuan mengenali karakteristik media, memahami hak dan kewajiban jurnalis, serta hak publik dalam interaksi dengan media. Pemahaman ini diharapkan menjadi pertimbangan vital sebelum lembaga menentukan pilihan media untuk kerja sama publikasi.

Materi dari Para Pakar

Untuk memastikan kualitas materi, kegiatan ini menghadirkan pemateri yang berkompeten di bidangnya:

  1. Hendra Gunawan, S.Sos, M.Si. (Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkot Cimahi, mantan Kadis Kominfo Cimahi) yang memberikan perspektif kebijakan komunikasi publik.
  2. Iman S Nurdin (Akademisi dan mantan Ketua IJTI Jawa Barat) yang menyampaikan dasar-dasar jurnalistik dan etika profesi.
  3. Heryana Surya (Praktisi media dan penyiar PR FM Bandung) yang membagikan pengetahuan praktis tentang karakteristik media dan cara kerja di dalamnya.

Salah satu fokus materi adalah bagaimana peserta dapat secara komprehensif mengenal lembaga publikasi. “Setiap media memiliki karakteristik berbeda yang didasarkan pada konsep dan kebijakan perusahaannya. Masyarakat perlu paham tugas, fungsi, dan batasan ruang kerja seorang jurnalis,” jelas pemateri.

Kegiatan ini bukan sekadar teori. Para peserta diajak untuk membedakan antara praktik jurnalistik yang benar dan tindakan oknum yang menyimpang. Diharapkan, dengan literasi media yang memadai, sekolah-sekolah di Cimahi dapat menjadi mitra yang cerdas bagi media, sekaligus garda terdepan dalam menyebarkan informasi yang akurat dan bertanggung jawab kepada masyarakat luas.

Inisiatif JWI Kota Cimahi ini mendapat apresiasi positif dari peserta. “Kami jadi lebih mengerti cara memilih media partner yang tepat dan tidak lagi takut berinteraksi, asal tahu rambu-rambunya,” ungkap seorang peserta yang merupakan kepala sekolah.

Sebagai organisasi profesi wartawan yang berkomitmen menegakkan kredibilitas dan etika, JWI menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus digulirkan untuk berbagai segmen masyarakat, guna membangun ekosistem informasi yang sehat dan berintegritas di Kota Cimahi.

Achmad Syafei

Menbud: Angklung bukti keberagaman budaya Indonesia

0

BALI – Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mengatakan bahwa angklung merupakan bukti dari keragaman budaya Indonesia yang terus diwariskan secara turun-temurun.

Ia juga menegaskan bahwa menciptakan ekosistem seni angklung sama pentingnya dengan memeliharanya secara berkelanjutan.

“Selain alat musik gamelan dan kolintang, angklung juga sudah ditetapkan menjadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Saat ini, angklung sudah mulai mendunia dan banyak dimainkan di berbagai tempat, misalnya di dalam selebrasi atau perayaan hubungan diplomatik Indonesia dengan negara-negara lain. Bisa dibilang, angklung adalah satu instrumen yang sudah semakin dikenal di panggung internasional,” ujar Menbud dalam keterangan yang diterima di Bali, Minggu.

Lebih jauh, Fadli menerangkan bahwa seni bambu merupakan salah satu warisan budaya Sunda yang luar biasa kaya. Apabila pemanfaatan dan pengembangannya dilakukan secara maksimal.

Menbud Fadli optimistis seni bambu dapat menjadi motor penggerak ekonomi kreatif dan industri budaya (Cultural and Creative Industry/CCI).

“Di masa lalu, nenek moyang kita banyak menggunakan bambu sebagai material untuk kehidupan sehari-hari. Bambu bahkan menjadi alat untuk merekam dan mencatat manuskrip di bambu. Bambu juga punya fungsi bermacam-macam, seperti menyimpan air, menahan longsor, dan sebagainya. Kearifan lokal dan khazanah inilah yang perlu kita rawat dan ke depannya kita jadikan sumber ekonomi budaya,” jelasnya.

Fadli turut mengapresiasi para guru seni budaya wilayah Bogor yang telah hadir dalam seminar dan lokakarya untuk mewariskan ilmu seni kepada murid didik.

Workshop dan seminar bambu “Warisan Hidup, Kreasi Berkelanjutan” merupakan inisiasi Direktorat Sarana dan Prasarana Kebudayaan bersama Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX yang berlangsung pada tanggal 18-20 Desember 2025 yang menghadirkan pameran produk workshop dan resital orkestra angklung oleh 100 lebih peserta guru seni dari wilayah Kabupaten dan Kota Bogor.

Fadli berharap generasi muda dapat melahirkan inovasi baru sekaligus meneruskan pelestarian seni bambu. **

Pemkot Probolinggo – Bank Jatim Launching Kartu ATM Co-Branding Amanah, Dorong Transparansi dan Digitalisasi Layanan

0

BATU,,
Pemerintah Kota Probolinggo bersama Bank Jatim resmi meluncurkan Kartu ATM Co-Branding Amanah Non Kemiskinan. Kartu debit ini dirancang khusus dengan pencantuman logo Pemerintah Kota Probolinggo dan Bank Jatim, sekaligus menjadi identitas resmi bagi mitra dan penerima manfaat berbagai program pemerintah setempat.

Kegiatan launching pada Sabtu (20/12), dihadiri Wali Kota Aminuddin, Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Kapolres Probolinggo Kota Rico Yumasri, perwakilan Forkopimda, Ketua TP PKK Evariani Aminuddin, Direktur Keuangan dan Global Services Bank Jatim Raden Mas Wahyu Kusuma Wisnubroto, pimpinan Bank Jatim Probolinggo Selvi Taurussia, Kepala BPS Mouna, kepala perangkat daerah, serta camat se-Kota Probolinggo.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Aminuddin menyerahkan kartu secara simbolis kepada perwakilan RT dan RW sebagai penerima Kartu Amanah Non Kemiskinan. Kartu atm berwarna silver ini akan digunakan sebagai alat transaksi keuangan digital yang terintegrasi, transparan, dan akuntabel, khususnya untuk penyaluran honorarium serta dukungan kegiatan lembaga kemasyarakatan kelurahan (LKK).

“Kartu Amanah ini bukan sekadar kartu ATM, tetapi wujud nyata janji politik yang saya dan bu Ina yang hari ini direalisasikan. Masyarakat, khususnya mitra pemerintah di tingkat kelurahan kini dapat memanfaatkan akses transaksi keuangan yang lebih luas, mudah, dan transparan,” urainya.

Selain itu, nantinya juga ada Kartu Amanah jenis berbeda yang dikhususkan bagi penerima bantuan pemerintah khususnya desil 1 sampai desil 5. Yang membedakan, jenis warna di ATM tersebut. Dokter Amin, panggilan akrab wali kota, menuturkan jika program tersebut selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya membangun dari kelurahan dan perangkat paling dekat dengan warga seperti RT dan RW.

“Di era efisiensi, dukungan dan kolaborasi menjadi kunci, dan kami berterima kasih kepada Bank Jatim atas kemitraan yang terus diperkuat. Melalui sistem digital yang terintegrasi, kami ingin memastikan penyaluran honorarium dan dukungan kegiatan LKK berlangsung tepat sasaran, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan. Harapannya, ini semakin memperkuat peran lembaga masyarakat sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan dan pemberdayaan warga,” terang wali kota.

Kartu ATM Co-Branding Amanah memungkinkan penerima seperti mitra Dinsos, antara lain RT/RW, kader Posyandu, Tagana, dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), mengakses rekening melalui ATM Bank Jatim serta jaringan ATM Bersama dan Prima. Fungsinya mencakup tarik dan setor tunai, transfer, transaksi EDC, pembayaran telepon, air, PBB, pembelian pulsa, dan transaksi keuangan lainnya. Seluruh mekanisme dirancang untuk memudahkan distribusi insentif yang bersumber dari APBD secara tepat sasaran.

Secara simbolis diserahkan kepada Solihin (RW 3), bersama Tri Susiana (RW 2) dan Imron Prayogo (RW 12). Salah satu penerima, Tri Susiana (RW 2) dari Kelurahan Kebonsari Kulon menyampaikan apresiasi atas fasilitas tersebut. Mereka mengaku telah memahami manfaat dan tata cara penggunaan kartu ATM Co-Branding ini. Selanjutnya, kartu ini akan didistribusikan kepada RT/RW serta mitra Dinsos lainnya.

Direktur Keuangan dan Global Services Bank Jatim Raden Mas Wahyu Kusuma Wisnubroto menyampaikan jika peluncuran Kartu Amanah Non Kemiskinan menegaskan konsistensi kolaborasi Pemkot Probolinggo dan Bank Jatim dalam mendukung program kerja pemerintah daerah, sekaligus memperkuat kepercayaan publik melalui tata kelola keuangan yang modern dan bertanggung jawab.(Ali)

Tempatkan Capaian Positif Pembangunan Fondasi Strategis Pastikan Pemanfaatan BTT

0

LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten Lumajang menempatkan capaian positif pembangunan sebagai fondasi strategis dalam memastikan pemanfaatan Bantuan Tidak Terduga (BTT) berjalan efektif, kredibel, dan berkelanjutan. Penegasan itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan Daerah terkait pemanfaatan BTT yang digelar di Ruang Nararya Kirana, Kantor Bupati Lumajang, Jumat (19/12/2025).

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menilai perbaikan sejumlah indikator pembangunan menjadi modal kepercayaan dalam pengelolaan kebijakan fiskal, termasuk BTT. Ia menyoroti penurunan angka stunting dari 29,9 persen menjadi 23,4 persen serta penurunan angka kemiskinan dari 9 persen menjadi 8 persen. Di bidang tata kelola keuangan, Lumajang juga mencatatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama tujuh tahun berturut-turut.

“Capaian ini menunjukkan tata kelola yang relatif kuat. Kepercayaan yang telah dibangun menjadi modal penting agar BTT tidak dipersepsikan sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan yang kredibel,” ujar Indah Amperawati.

Dari perspektif pemerintah pusat, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni, menegaskan bahwa rekam jejak kinerja daerah menjadi faktor penentu dalam memperkuat kepercayaan terhadap pengelolaan BTT. Menurutnya, daerah dengan tata kelola anggaran yang baik cenderung lebih siap memanfaatkan BTT secara cepat, tepat sasaran, dan akuntabel.

“Ketika tata kelola sudah terbukti solid, BTT tidak hanya berfungsi sebagai instrumen tanggap darurat, tetapi juga mendukung agenda pembangunan manusia, kesejahteraan sosial, dan mitigasi risiko secara berkelanjutan,” kata Fatoni.

Rapat koordinasi tersebut memperlihatkan bahwa keberhasilan Lumajang menekan stunting, mengurangi kemiskinan, serta menjaga disiplin keuangan publik telah membentuk fondasi kebijakan yang kuat. Dengan modal kepercayaan itu, pemanfaatan BTT diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan respons darurat dan arah pembangunan jangka panjang.

“Kinerja positif bukan sekadar deretan angka, melainkan fondasi untuk memastikan setiap keputusan fiskal termasuk penggunaan BTT memberi dampak nyata bagi kesejahteraan warga Lumajang,” pungkas Indah Amperawati (Red).

Polres Kediri Kota Intensifkan Razia Tempat Hiburan Malam, Dua Pelanggar Terjaring Bawa Miras

0

KEDIRI KOTA – Dalam rangka menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Polres Kediri Kota menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 20–21 Desember 2025.

Razia yang berlangsung mulai pukul 23.30 WIB hingga 01.00 WIB tersebut dipimpin oleh Kabag Ops Polres Kediri Kota dan melibatkan personel gabungan lintas fungsi dengan kekuatan sekitar 35 personel.

Sebelum pelaksanaan razia, seluruh personel mengikuti apel kesiapan di Mako Polres Kediri Kota. Selanjutnya, dilakukan pengecekan kesiapan personel dan kelengkapan di Pos Pengamanan Operasi Lilin Semeru 2025 di kawasan Jalan Dhoho, Kota Kediri.

Dalam kegiatan razia di beberapa lokasi hiburan malam di wilayah hukum Polres Kediri Kota, petugas mendapati dua orang yang kedapatan membawa minuman keras. Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan barang bukti berupa empat botol miras dan terhadap para pelanggar diberikan sanksi tindak pidana ringan (tipiring) sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, di lokasi hiburan malam lainnya yang turut diperiksa, petugas tidak menemukan adanya minuman keras maupun penyalahgunaan narkoba.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H. menegaskan bahwa kegiatan razia tersebut merupakan langkah preventif Polri dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

“Razia ini merupakan upaya preventif Polres Kediri Kota untuk menekan peredaran minuman keras dan mencegah potensi gangguan kamtibmas, khususnya pada malam hari dan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Kami berkomitmen menjaga Kota Kediri tetap aman, tertib, dan kondusif,” tegas Kompol Iwan.

Usai pelaksanaan razia, personel gabungan melanjutkan kegiatan patroli harkamtibmas guna memastikan situasi keamanan di wilayah Kota Kediri tetap terkendali.

Polres Kediri Kota menegaskan akan terus melaksanakan razia dan patroli secara rutin dan berkelanjutan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat serta upaya penegakan hukum guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Masjid dan Rumah Warga di Pasuruan

0

PASURUAN — Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan, Sabtu (20/12/2025).

Akibat cuaca ekstrem tersebut, atap kanopi Masjid Babussalam di Kecamatan Wonorejo ambruk, sementara sebuah rumah warga di Kecamatan Kejayan mengalami kerusakan berat. Tidak ada korban jiwa dalam dua peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Di Kecamatan Wonorejo, angin puting beliung terjadi sekitar pukul 13.45 WIB dan menyebabkan atap spandek atau kanopi di halaman Masjid Babussalam, Dusun Sudan, Desa Wonosari, ambruk. Peristiwa itu terjadi saat hujan deras disertai angin berintensitas tinggi melanda kawasan tersebut.

Kapolsek Wonorejo AKP Sugiyanto, S.H. memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp30 juta.

“Akibat kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan sekitar tiga puluh juta rupiah,” ujar AKP Sugiyanto.

Sementara itu, hujan lebat disertai angin kencang juga melanda wilayah Kecamatan Kejayan pada sore hari. Sekitar pukul 16.30 WIB, rumah milik seorang warga bernama Sumarlin (45), di Dusun Krajan, Desa Klangrong, mengalami kerusakan parah. Atap rumah roboh di bagian kamar mandi, dapur, dan musala akibat tidak kuat menahan terpaan angin.

Kapolsek Kejayan AKP Agus Purnomo, S.H., M.H. mengatakan, bangunan yang roboh merupakan atap dengan penyangga bambu. Kerugian material akibat kejadian tersebut ditaksir sekitar Rp7 juta. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerusakan bangunan cukup signifikan akibat angin kencang,” jelas AKP Agus.

Menanggapi dua kejadian bencana tersebut, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan segera melaporkan kepada aparat atau pemerintah desa jika terjadi kondisi darurat,” tegas AKBP Jazuli.

Pasca kejadian, jajaran Polsek Wonorejo dan Polsek Kejayan bersama unsur tiga pilar telah melakukan pengecekan lokasi, pendataan dampak kerusakan, serta berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Pasuruan untuk langkah penanganan lanjutan dan penyaluran bantuan kepada warga terdampak.

SDN Kalisat 1 Resmikan Gedung Perkemahan dan Gelar Bazar Bersama Warga, Sinergi Stakeholder Pendidikan Diperkuat

0

Pasuruan – SDN Kalisat 1 mengukuhkan komitmennya dalam pengembangan pendidikan berbasis karakter dan kerjasama dengan masyarakat melalui peresmian gedung baru perkemahan Gugus 19003-19004.

Acara yang dipadukan dengan Bazar Paguyuban dan Warga tersebut digelar di halaman sekolah, Jalan Raya Kalisat Krajan No. 18, Kecamatan Rembang, pada Sabtu (20/12/2025) sore.

Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIB ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, mencerminkan dukungan menyeluruh dari berbagai elemen masyarakat.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori, tokoh agama, Kepala Desa Kalisat, serta Sekretaris Camat (Sekcam) Rembang yang mewakili pemerintah kecamatan. Dari dunia pendidikan, tampak hadir Kepala Seksi Wilayah (Korwil) / Pengawas Kecamatan Rembang, Komite Sekolah, dan sejumlah Tokoh Masyarakat Kalisat.

Mereka hadir untuk memberikan dukungan sekaligus menyaksikan langsung hasil kolaborasi yang dibangun sekolah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Shobih Asrori memberikan apresiasi sekaligus tantangan. Beliau menegaskan bahwa sekolah harus selalu berbenah untuk menciptakan kenyamanan bagi para siswa.

“Kehadiran gedung baru ini harus diikuti dengan komitmen berkelanjutan. SDN Kalisat 1 harus menjadi contoh SPT (Sekolah Pintar Terpadu) yang terus berinovasi. Kunci utamanya adalah sinergi dan kolaborasi semua pihak untuk mewujudkan sekolah yang sehat dan ramah anak,” tegas Gus Shobih, mengingatkan pentingnya komitmen jangka panjang.

Sedangkan Kepala Sekolah M. Machrus Sulton, menyampaikan bahwa gedung perkemahan ini merupakan buah dari gotong royong yang solid antara sekolah, orang tua siswa, dan seluruh stakeholder.

“Fasilitas ini bukan akhir, tetapi awal dari komitmen kami untuk menciptakan ruang belajar yang beragam, di mana pendidikan karakter dan kepramukaan bisa tumbuh optimal. Kami bersyukur atas dukungan penuh dari Bapak/Ibu sekalian,” ujar Machrus.

Peresmian secara simbolis ditandai dengan pengguntingan pita bersama oleh Kepala Sekolah, perwakilan Sekcam Rembang, Korwil Pendidikan, dan Ketua Komite.

Gedung yang diresmikan akan menjadi sarana utama kegiatan kepramukaan, perkemahan, dan kegiatan edukatif luar ruang bagi siswa SDN Kalisat 1 serta gugus sekolah di sekitarnya.

Sementara itu, Bazar yang digelar oleh Paguyuban Kelas dan warga setempat berlangsung semarak, menawarkan aneka kuliner khas dan produk usaha rumah tangga.

Kegiatan bazar tidak hanya memeriahkan acara, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan ekonomi warga dan sarana penggalangan dana untuk mendukung program sekolah ke depan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi segitiga emas pendidikan, yaitu sekolah, keluarga (orang tua/masyarakat), dan pemerintah daerah, dalam memajukan dunia pendidikan di tingkat dasar.(mar)

Peran Strategis Perempuan di Politik: Menuju Kebijakan Cimahi yang Lebih Berkeadilan

0

Cimahi,Sabtu(20/12/2025)
Dalam rangka menyambut Hari Ibu 2025, anggota Komisi IV DPRD Kota Cimahi, Dra. Aida Cakrawati Konda, menekankan pentingnya keterwakilan perempuan di lembaga legislatif untuk melahirkan kebijakan yang tepat sasaran. Dalam sebuah diskusi radio, beliau memaparkan bahwa kehadiran perempuan di politik bukan sekadar pemenuhan kuota, melainkan kebutuhan mendesak untuk menyuarakan isu-isu spesifik seperti kesehatan reproduksi, pendidikan anak, dan kesejahteraan keluarga.

Menurutnya, partisipasi aktif perempuan adalah kunci utama dalam memastikan kebijakan publik yang diambil lebih berpihak pada keadilan gender dan kebutuhan domestik masyarakat.

Ibu Aida juga menyoroti tantangan nyata yang dihadapi perempuan politisi, terutama mengenai beban ganda antara peran rumah tangga dan tanggung jawab publik. Beliau berbagi pengalaman bahwa kunci keberhasilan dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat selama empat periode adalah komunikasi yang kuat dengan keluarga serta manajemen waktu yang disiplin.

Di Kota Cimahi sendiri, fokus utama yang tengah diperjuangkan meliputi pemberdayaan ekonomi bagi perempuan kepala rumah tangga melalui pelatihan keterampilan dan permodalan, serta penguatan perlindungan bagi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Menutup pembahasannya, Ibu Aida mengajak seluruh perempuan di Kota Cimahi untuk tidak ragu terjun ke dunia politik atau setidaknya melek terhadap isu-isu politik yang ada. Beliau mendorong para perempuan untuk berani bersuara dan memilih pemimpin yang memiliki kepedulian nyata terhadap hak-hak perempuan dan anak.

Melalui momentum Hari Ibu, diharapkan semakin banyak perempuan yang mengambil peran strategis di ruang publik demi mewujudkan tatanan masyarakat yang lebih sejahtera dan inklusif bagi semua kalangan.

Achmad Syafei