BONDOWOSO Kepala polisi Resort(Kapolres)Bondowoso AKBP WIMBOKO SIK bersama jajarannya meninjau pelaksanaan vaksinasi tahap I,II,III di rumah Nurudin KBO Narkoba,grujugan lor (21/3/2022)
Hadir dalam acara vaksinasi masal ini Kodem 0822 beserta jajarannyà,koramil Tamanan,Dansub koramil jambesari,kapolsek jamesari ds beserta jajarannya,kepala desa dan perangkatnya berserta 600 peserta vaksinasi.
Vaksinasi yang dilaksanakan hari ini diikuti elemen masyarakat Grujugan lor dan dari masyarakat umum,dengan sasaran 600 peserta
Kapolres Bondowoso AKBP.Wimboko saat diwawancara beberapa awak media dilokasi kegiatan vaksinasi, mengatakan untuk kegiatan vaksinasi massal ini kita memang menyediakan shodaqoh sebagai penyemangat bagi masyarakat untuk ikut vaksinasi.
Perlu diketahui juga,AKBP. Wimboko Kabupaten Bondowoso ini, data vaksin kita ,tahap satu saat ini sudah mencapai 78 persen lebih.Untuk tahap dua yang masih sekitar 53 persen.Ini yang kita kejar terus,hingga mencapai target,”katanya.
Selain itu kata Kapolres. Pelaksanaan vaksinasi ini juga kita membagikan shodaqoh beras 2.5 kg“Mudah-mudahan dengan ini masyarakat lebih menyadari kesehatannya melalui vaksin,”tutur AKBP Wimboko.
Lebih lanjut Kapolres terangkan,untuk daerah-daerah yang capaian vaksinnya masih rendah. Petugas akan mengintrogasi dan bergabung dengan TNI, pemerintah akan bersinergi dengan tripika untuk menghimbau melalui door to door.
“Semoga masyarakat bisa tergugah ikut vaksin.Dengan vaksinasi inilah akan menguatkan imun tubuh kita dan sebagai penangkal paling kuat agar terhindar dari penyebaran Covid-19,”harap Kapolres Bondowoso.
Kapolres juga menambahkan kepada warga masyarakat di Bondowoso,jangan percaya dengan berita HOAX yang beredar,bahwa vaksin itu tidak aman atau Covid itu tidak ada.Vaksin adalah salah satu cara yang paling efektif untuk menangkal penyebaran covid-19. (Ari)
JEMBER – Melihat kondisi jalan raya jurusan Kecamatan Jombang sampai Puger, Senin, 21 Maret 2022, komunitas AWAS ( Asosiasi Wartawan Selatan- Jember), melakukan aksi sosial dengan melakukan pengecatan ditiap lubang jalan yang rusak dengan lingkaran warna putih.
Hal ini untuk menghindari adanya jatuh korban dari pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.
Bakti sosial tersebut dimulai jam 9 dengan mengambil start di kecamatan Kasiyan dilanjutkan sampai titik batas sesuai agenda.
Kegiatan yang diikuti sekitar 30 wartawan dari berbagai media tersebut, merupakan gerakan moral untuk memberi keamanan dan kenyamanan kepada warga pengguna jalan, sekaligus bentuk kritikan terhadap pemerintah menyangkut pelayanan dan fasilitas umum.
Nur Yasin Humaidi, kordinator aksi, menyampaikan jika aksi sosial tersebut merupakan bentuk kepeduliannya terhadap pengguna jalan sekaligus kritikan moral terhadap pemerintah yang kurang memperhatikan kepentingan publik.
” Kami, tergerak untuk melakukan aksi ini, karena sudah banyak jatuh korban akibat parahnya kondisi jalan,” Ujarnya.
Menurutnya, pihak pemerintah segera membenahi akses jalan yang rusak tersebut, dan juga menjalankan aturan dalam penetapan beratnya muatan barang( tonase).
Sampai berita ini diturunkan, para peserta masih melaksanakan aksinya hingga finish. ( Jen)
PONOROGO – Dalam menciptakan dan memelihara Kamtibmas,Polres Ponorogo menggandeng seluruh elemen masyarakat termasuk tokoh Agama ( Toga ),Tokoh Masyarakat (Tomas) dan seluruh perguruan pencak Silat di Kabupaten Ponorogo.
Seperti yang dilakukan Kapolres Ponorogo AKBP Catur C. Wibowo dalam acara silaturahmi dengan ketua perguruan pencak silat dan beladiri pada Jumat (18/3/22) malam kemarin misalnya.
Dalam acara silaturahmi tersebut Kapolres Ponorogo AKBP Catur C. Wibowo mengajak semua pihak agar turut serta berperan dalam menciptakan Stabilitas Keamanan di Wilayah Kabupaten Ponorogo.
“Kegiatan yang berlangsung di Padepokan Persatuan Rasa Tunggal Ds. Lembah Kec. Babadan Kab. Ponorogo ini adalah untuk menjalin sinergitas dalam rangka menciptakan dan memelihara Kamtibmas di Ponorogo,”ungkap AKBP Catur di Mapolres Ponorogo,Senin (21/3/22).
Kapolres Ponorogo juga menyampaikan bahwa waktu menjelang bulan Ramadhan dan hari Raya Idul Fitri terdapat kerawanan yang menjadi perhatian semua pihak di wilayah Kabupaten Ponorogo.
“Kerawanan tersebut adalah tradisi penerbangan Balon Udara tanpa awak yang digantungi petasan oleh warga masyarakat,” ujar jelas AKBP Catur saat diwawancarai usai pimpin apel pagi
Penerbangan Balon udara tanpa awak ini menurut Kapolres Ponorogo bisa berakibat fatal mengganggu transportasi udara dan bisa mengakibatkan kebakaran dimana bolon tersebut jatuh dan bagi pelakunya bisa dipidanakan.
“Perbuatan tersebut melanggar Undang-undang serta mengganggu stabilitas keamanan,”tegas Kapolres Ponorogo.
Maka dalam kesempatan tersebut Kapolres Ponorogo mengajak kepada para sesepuh perguruan silat Se-Kabupaten Ponorogo untuk ikut serta menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya masing-masing.
“Ingatkan jika ada warga masyarakat yang masih nekat untuk menerbangkan balon udara dan petasan. Bilamana ada permasalahan silahkan telepon saya, insyallah satndby 24 jam, mari kita duduk dan bicara untuk mencari solusinya,”pinta Kapolres Ponorogo.
Disisi lain Kapolres Ponorogo mengatakan bahwa Ponorogo adalah gudangnya atlit silat. Sehingga diharapkan kedepan bisa mencetak atlit berprestasi mulai dari tingkat regional ataupun internasional.
“Saya yakin jika pencak silat ini dibrending akan memiliki nilai jual yg lebih bagi Kabupaten Ponorogo,” pungkas Kapolres Ponorogo.
Untuk diketahui dalam acara yang digelar Polres Ponorogo tersebut dihadiri oleh PJU Polres Ponorogo, Forpimcam Babadan, Ketua PRT, Ketua FKPSB, Ketua IPSI Kab. Ponorogo dan Perwakilan Perguruan & beladiri yg tergabung IPSI Kab. Ponorogo. (tim)
KOTA MOJOKERTO – Satsamapta Polresta Mojokerto berhasil menyita sebanyak 430 botol miras. Barang bukti itu diamankan dari 11 pengedar miras ilegal selama tiga bulan terakhir. Jelang bulan Ramadan, razia peredaran miras terus digencarkan.
Ratusan botol miras didominasi jenis arak Bali, arak Jawa, bir, dan anggur. Selain itu terdapat sejumlah minuman berlakohol dengan merek terkenal. Miras-miras tersebut diperjualbelikan secara ilegal alias tanpa izin. ’’Modusnya sebagian besar lewat media sosial (medsos),’’ kata Kasi Humas Polresta Mojokerto IPTU MK Umam, kemarin (17/3).
“Hasil sitaan minuman keras atau miras akan dikembangkan proses identifiksinya ke produsen miras, dan masih akan ke jaringan-jaringan yang mendistribusikan miras sampai ke induster”. Kata Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K, S.H, M.H.
Penindakan terhadap peredaran dilakukan secara rutin oleh unit tipiring Satsamapta Polresta Mojokerto. Selain menindak warung-warung yang menyediakan miras, petugas juga memantau akun-akun penjual miras di beragam platform medsos.
IPTU MK Umam mengatakan, sejak Januari hingga pertengahan Maret ini, polisi telah menindak 11 pengedar miras. Dari tangan mereka, sebanyak 430 botol dengan berat 238 liter berhasil disita. Para pengedar dijerat Perda Kota Mojokerto Nomor 2 Tahun 2015 dan Perda Kabupaten Mojokerto Nomor 3 Tahun 2016 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol.
Proses terhadap pelaku dilakukan melalui sidang tipiring di Pengadialan Negeri (PN) Mojokerto. Ada yang divonis hukuman percobaan, ada pula yang didenda. Umam menegaskan, penindakan peredaran miras ilegal menjadi atensi serius. Sebab, selain tak berizin, miras kerap membahayakan nyawa dan memicu gangguan kamtibmas. Seperti menyulut tawuran, bentrok, hingga kejadian kecelakaan lalu lintas.
Kapolresta mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K, S.H, M.H menghimbau agar masyarakat kota mojokerto meninggalkan minuman keras karena di larang oleh agama, negara, dan juga dilarang oleh pemerintah, apalagi miras yang ilegal, karena belum ada jaminan bahwa miras tersebut aman untuk dikonsumsi, sehingga dapat berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi oleh masyarakat.
Jelang bulan suci Ramadan ini, penindakan itu terus ditingkatkan. ’’Kami juga menggelar Operasi Aman Nusa dalam hal ini salah satu tujuannya pemberantasan miras,’’ jelasnya.
Barang bukti miras itu dikumpulkan untuk kemudian dimusnahkan. (tim)
PROBOLINGGO- Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin mendapat kunjungan dari Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Jatim, yakni Ketua Dewan Syariah Wilayah Muhammad Ajir Abdi Moenib, Minggu (20/3) pagi, di Rumah Dinas Wali Kota.
Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin mengatakan pertemuan tadi sekaligus juga sebagai ajang untuk berdiskusi terkait perkembangan dan dinamika yang terjadi di pemerintahan. Ia menambahkan, diskusi -diskusi ringan dan terbuka yang dijabarkan dalam pertemuan tadi, harapannya akan menimbulkan persamaan pola pikir atau persepsi serta konsep untuk melakukan hal-hal baik demi kemaslahatan masyarakat Kota Probolinggo. Termasuk dalam memutuskan atau mengeluarkan kebijakan nantinya.
“Saya sebagai kepala daerah tentunya harus bisa menyampaikan dan membangun komunikasi yang baik, pada semua partai, untuk menyamakan persepsi terkait pembangunan di Kota Probolinggo semakin lebih baik. Saya kira itu,” katanya.
Didampingi unsur DPTD PKS Kota probolinggo, BPD Agung sasongko, Ketua PKS Syaiful Rohman, Ketua Majelis Pertimbangan Daerah Dasno, Ketua Dewan Etik Daerah Chudori dan Ketua Kaderisasi Sugeng Budiono, Muhammad Ajir Abdi Moenib menyampaikan tujuannya tak lain adalah untuk bersilaturahmi untuk mempererat jalinan komunikasi yang sudah terbangun selama ini.
“Secara umumnya silaturahmi-lah. Semakin mempererat jalinan komunikasi yang selama ini sudah kita bangun,” katanya. Pertemuan tadi juga membahas dinamika yang tengah terjadi saat ini. Mulai dari pembangunan rumah sakit baru, program vaksinasi yang gencar dilakukan hingga isu tentang minyak goreng serta solusi untuk mengatasi persoalan tersebut.
Apa yang dilakukan Pemkot Probolinggo sendiri, menurutnya, selaras dengan tema Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKS yakni Semangat Transformasi dan Kolaborasi. “Semangat transformasi, artinya gelora membangun transformasi atau perubahan pelayanan menuju hal yang lebih baik, dengan terus melakukan kolaborasi bersama. Yang harapannya bisa memberikan manfaat lebih bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Ajir, Kota Probolinggo dibawah kepemimpinan Habib Hadi, telah banyak menorehkan prestasi dan citra positif di mata masyarakat. “Kami apresiasi dengan banyaknya raihan prestasi-prestasi yang dimunculkan, meskipun tidak dipungkiri masih perlu pembenahan dan pengawasan di berbagai sektor juga sebagai kontrol. Tentu hal ini menjadi poin plus, mengingat beliau baru tiga tahun memimpin,” ucapnya.
Ke depan ia berharap Pemkot Probolinggo juga dapat melihat peluang atau potensi-potensi yang bisa dikembangkan di wilayahnya. Baik dari aspek wisata dengan pemanfaatan jalur transportasi dalam hal ini exit tol, yang mampu mengakses kemudahan warga luar kota menuju Kota Transit, ataupun peluang destinasi wisata dan geliat UMKM atau potensi pembangunan lainnya yang bisa ditawarkan.
Pesan dalam Rakerda DPTD PKS Kota Probolinggo Tak lama usai menerima kunjungan DPW PKS Jatim Wali Kota Habib Hadi menghadiri rapat kerja daerah (rakerda) DPTD PKS di Jalan Barito. “Selamat dan sukses atas terselenggaranya Rakerda DPTD PKS,” ujarnya.
Pemkot Probolinggo dan PKS, tambahnya, selalu bersinergi dengan program-program pemerintah, berkomitmen menjadi penguat kesuksesan pembangunan dan kemaslahatan masyarakat Kota Probolinggo dengan penuh rasa tanggung jawab.
“Saat ini kita boleh lelah, tapi bukan untuk menyerah. Rasakan pedihnya sakit, namun itulah titik untuk bangkit. Semoga ini menjadi momentum untuk kita mengawal dan mengemban amanah yang tidak mudah. Rakerda adalah wadah untuk menyampaikan masukan dan momen saling menguatkan, untuk membuka pola pikir dan menyamakan persepsi dalam menggiring suatu hal yang positif demi kemaslahatan masyarakat,” ucapnya.
Wali Kota berharap, dari rakerda ini akan menghasilkan poin-poin penting yang bisa menjadi perhatian pemerintah. Sehingga pihaknya dapat mempertimbangkan masukan tersebut dengan menyesuaikan kondisi realita di lapangan, sebelum memutuskan kebijkan apa yang akan diambil.
Ketua PKS Kota Probolinggo Syaiful Rohman memaparkan, rakerda tahun ini mengusung tema “Semangat Transformasi dan Kolaborasi”. Tema ini diharap sebagai momen pengukuhan semangat anggota untuk senantiasa berkolaborasi dan bertransformasi, sehingga dapat maksimal dalam menghadapi pemilihan umum 2024.
“Mari kita saling bersinergi untuk bertransformasi lebih baik dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Kita bertekad meraih lima kursi di 2024,” katanya. Syaiful berharap seluruh anggota PKS bisa senantiasa berkolaborasi dalam menjalankan tugasnya di lapangan.
Baik dengan sesama anggota, masyarakat dan stakeholder lainnya. Semangat kolaborasi ini diharapkan dapat memberi kontribusi maksimal bagi pembangunan Kota Probolinggo (Ali)
CIMAHI – Minggu(20/03/2022) Dalam rangka Ulang Tahun yang ke 1, omunitas Baroedak Baheula Djati Lintas Generasi laksanakan sunatan massal dan Gelar Seni Budaya, bertempat di Aula Kelurahan Cibabat Kecamatan Cimahi Utara Jalan Sirnarasa No.20, hadir dalam kegiatan tersebut Camat Cimahi Utara Endang,S.Ip.,M.T. serta Lurah Cibabat Karsa Hudan W.,S.H.,M.H.
Kegiatan Sunatan Masal tersebut berhasil menjaring 21 anak yang di khitan.
Kordinator pelaksana kegiatan sunatan masal dari iomunitas Baroedak Bageula Djati Lintas Generasi, Adi menjelaskan, dirinya selaku koordinator Baroedak Baheula Djati Lintas Generasi hari ini Alhamdulillah,Telah melaksanakan kegiatan Khitanan Masal serta Gelar Seni Budaya.
Kegiatan ini dapat terlaksana berkat dukungan dari Baroedak Baheula Djati (Anak Djati Dahulu) yang kebetulan sedang berada diluar daerah, dari Baroedak Djati Baheula yang ada di Kampung Djati juga atas sumbangsih dari Perusahaan dan Tokoh Masyarakat, untuk anak yang dikhitan hari ini berjumlah 21 orang yang berasal dari Kelurahan Cibabat Kecamatan Cimahi Utara, ujarnya.
“Kegiatan hari ini Alhamdulillah diresmikan oleh Pak Camat Cimahi Utara dan Lurah Cibabat, kegiatan Sunatan Masal hari ini juga dimeriahkan oleh Seni tari Jaipong dari Sanggar tari Rengganis dan Pencak Silat serta Elektone, saya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini, kegiatan ini terselenggara atas kerjasana Komunitas Baroedak Dajati Baheula dan Semua pihak diantaranya ada Paguyuban Sundawani DPD Kota Cimahi dan semua pihak,” Ungkap Koordinator Kegiatan, Adi kepada wartawan.
Sementara Camat Cimahi Utara, Endang, S.Ip.,M.T. saat dimintai keterangannya terkait kegiatan Sunatan Masal, menjelasakan melalui aplikasi WA,
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut yang memiliki kepedulian terhadap yang membutuhkan, masih banyak masyarakat kita yang terkendala untuk melaksanakan khitanan ini dan Alhamdulillah dapat terbantu, selanjutnya berkaitan dengan kondisi sekarang yang masih adanya Covid, saya tadi telah menyampaikan dalam sambutan saya bahwa kegiatan ini wajib melaksanakan Prokes dengan sebaik-baiknya walaupun sekarang sudah ada kelonggaran.Saya berharap kedepan kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan oleh komunitas yang lainnya sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama,” terangnya
Salah seorang anggota paguyuban Sundawani DPD Cimahi, Abah Ozi, yang ikut mendukung acara sunatan massal tersebut mengungkapkan, kebanggaannya.
“Saya sebagai anggota Paguyuban Sundawani DPD Kota Cimahi sangat bangga bisa ikut serta dalam kegiatan yang bersifat sosial ini, semoga kedepan Paguyuban Sundawani DPD Kota Cimahi bisa mengikuti jejak komunitas Baroedak Baheula Djati untuk melaksanakan kegiatan sosial seperti yang hari ini dilaksanakan.” Ungkap Abah Ozi.
PASURUAN – Menjelang bulan Ramadan, banyak lembaga, mulai dari Madrasah Diniyah, TPQ dan ponpes yang mengadakan haflah akhir Sanah.
Salah satunya adalah TPQ dan Madin Roudlotul Hamdi yang berada di Rembang Kabupaten Pasuruan.
Pada Sabtu (19/03/2022) kemarin TPQ Roudlotul Hamdi menggelar wisuda sebanyak 23 santri.
Acara tersebut dimulai sejak pukul 13.00 hingga 16.30 WIB dan dihadiri oleh Kepala Kasi PD Pontren Kabupaten Pasuruan, Drs H Sa’ad.
Dalam gelaran wisuda tersebut juga dihadiri oleh ketua FUP Kabupaten Pasuruan yakni Abdulloh Mahfud S.Pd.
Tak hanya itu, dalam acara tersebut juga nampak sosok Bu Nyai kondang yang biasa mengisi di TV nasional yakni Umi Qurrotuayun dari Jakarta.
Dalam sambutannya, Sa’at memberikan motivasi kepada wali santri terkait dengan pendidikan di TPQ.
“Kalian yang menjadi santri di sini harus menjadi santri yang super. Santri memiliki wawasan luas, kemampuan agama dan berbahasa Arab dengan baik,” katanya.
Sa’at juga berpesan kepada para santri untuk selalu memohon doa kepada orangtua. Sebab, doa orangtua merupakan kunci sukses bagi santri.
“Kalian jangan hanya meminta uang atau barang keperluan saja pada orangtua. Tapi juga harus minta untuk didoakan. Sebab kalau selalu dapat doa orangtua, meskipun belajar sedikit Insyaallah berkah,” tuturnya.
Selain itu, Sa’at juga menyerahkan Piagam Izin Operasional pada kepala TPQ Roudlotul Ilmi Perumpas yang merupakan TPQ dibawah naungan yayasan Pesantren Roudlotul Hamdi Al Islamiyyah
Sementara itu, Abdulloh Mahfud, dalam sambutannya menyampaikan, bagi para wisudawan diharapkan melanjutkan ke program terjemah Al Qur’an.
Diterangkannya, niat dalam mencari ilmu adalah untuk menghilangkan kebodohan, baik kebodohan diri sendiri maupun orang lain.
“Karena tidak semua orang beruntung bisa menjadi santri. Kalian yang beruntung nantinya harus ikut menghilangkan kebodohan di kampung-kampung kalian. Jadi bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain,” katanya.
Sedangkan Umi Qurrotuayun dalam tauziahnya dihadapan undangan, juga sempat memanjatkan doa untuk semua santri TPQ Madin Roudlotul Hamdi agar kelak bisa menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa.
Diketahui, santri yang diwisuda pada saat itu berjumlah 241 anak didik. (qomar)
PASURUAN – Haflatul imtihan adalah salah satu tradisi dari para alim ulama para pendiri Nahdlatul Ulama (NU) yang sampai saat ini tetap membudaya di lingkungan pondok pesantren. Adanya majelis ilmu dan silaturahim di dalamnya patut disyukuri oleh para wali santri dan dewan guru pada lingkungan pesantren.
Hal ini juga seperti yang dilakukan oleh Pondok Pesantren besutan tokoh ternama di pasuruan KH. Abdul Hamid bin Abdulloh, yakni ponpes Salafiyah Kecamatan Panggung rejo kota pasuruan yang memperingati Hafiah Imtihan Wisuda 3 Aliyah Muaddalah dan TPQ, PP Salafiyah Minggu 20 /3/ 2022 .
Tampak Haflah imtihan kali ini dihadiri oleh ratusan undangan dari tokoh masyarakat,pejabat dan TNI/POLRI serta wali santri tampak hidmat mengikuti acara sejak pukul 08.00 wib hingga selesai.
Pengurus yang juga pimpinan yayasan Pondok Pesantren Salafiyah, Gus Najib pada sambutannya menyatakan bahwa hari ini sudah terbentuk forum pesantren muadalah yang terdiri dari seluruh pesantren salafiyah di Indonesia.
Sementara di ponpes salafiyah sendiri pendidikan Muadalah di mulai sekitar tahun 2007.
“Di Pasuruan ada 2 model pendidikan muadalah yakni di ponpes Salafiyah dan Ponpes Sidogiri,dan berkat perjuangan ponpes salafiyah atau muaddalah muncul undang undang pesantren seperti saat ini. Hal ini merupakan apresiasi pemerintah atas sumbangsih Pondok Pesantren dalam pembangunan, utamanya pembentukan karakter dan ahlak manusianya,” ungkapnya.
Gus Najib menambahkan bahwa penyelenggara pesantren muaddalah adalah pesantren yg tidak menyelenggarakan pendidikan formal seperti halnya di ponpes salafiyah yang saat ini meluluskan sekitar 30 anak Aliyah Muaddalah tahun 2022.
Sejalan dengan yang di sampaikan Gus Najib, sebagai ketua yayasan KH. Idris Abdul Hamid selaku pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah pada sambutannya dihadapan ratusan peserta Haflah imtihan mengucapkan terimakasih atas antusiasme wali santri dalam keistiqomahanya untuk mendidik anaknya di ponpes salafiyah sebagai wujud komitmen dalam membentuk karakter manusia yang berilmu, bertakwa dan berpengetahuan demi mengisi pembangunan dimasa depan lebih baik.
“Hari ini tidak ada dikotomi atau perbedaan pendidikan antara pondok pesantren Salafiyah dengan pendidikan formal lainnya di Indonesia. Oleh karenanya setelah menempuh pendidikan di ponpes Salafiyah para santri bisa melanjutkan pendidikan formal lainya di perguruan tinggi sesuai dengan kapasitas dan cita citanya,” terangnya.
Kiyai Idris Hamid (Gus Idris) putra KH. Abdul Hamid (Mbah Hamid) Kota Pasuruan ini menjelaskan bahwa hari ini ada 2 anak santri salafiyah yang berangkat ke Mesir dengan Beasiswa seperti juga tahun sebelumnya, hal ini merupakan bentuk pengakuan negara dan dunia terhadap pendidikan pesantren salafiyah.
Oleh karenanya pada wali santri tidak usah ragu terhadap stigma Pondok Pesantren Salafiyah itu kolot, karena kita sudah membuktikan bahwa lulusan pesantren sama dengan lulusan pendidikan formal lainya.
“Jadi tergantung seperti apa kemauan dan dukungan bapak, ibu selaku wali santri ingin seperti apa anak anaknya nanti, apa mau jadi dokter, insinyur atau pejabat dan lainnya,” jelas Kyai Idris. (qom)
LUMAJANG – Puluhan abang becak dan beberapa janda menerima pembagian beras pada acara HUT ke 3 Forum Jurnalistik Independen Nasional Lumajang (F-Jinlu), Minggu (20/3/2022).
Acara tersebut digelar bersamaan dengan HUT Media cetak & Online Merdeka News yang ke 20, mengambil tempat di Hall SMAN 2 Lumajang Jalan HOS Cokroaminoto 159 Lumajang
Selain abang becak dan beberapan para janda, sebanyak 26 anak yatim yang berada dibawah naungan komunitas Latanza, juga dihadirkan untuk mendapatkan santunan dari panitia.
Bang Sum (59) warga Ditotrunan penerima paket beras mengatakan, sebelum pembagian, dirinya diminta untuk hadir di tempat acara dengan mendapat pesangon 25 ribu rupiah dari salah seorang panitia.
“Kami datang ke tempat acara dengan membawa becak setelah disuruh oleh mas Eko (panitia F-Jinlu- red), lalu masuk dalam gedung dan duduk bareng lainnya,” kata abang becak yang biasa mangkal di pertigaan Suruji.
Dirinya mengaku senang dengan bantuan yang diterimanya. Dia mengaku, sebulan terakhir ini pendapatannya dari mengayuh becak sangat sepi.
“Alhamdulillah, bisa meringankan beban kami. untuk kebutuhan sehari hari. Sejak musim Covid 19 ini mbecak sangat sepi mas,” imbuhnya.
Sementara Sekretaris F-Jinlu, Eko Santoso mengatakan, sebanyak 30 paket beras berisi 10 kg didapatkan dari bantuan Polres Lumajang, dan dibagikan kepada abang becak dan para janda.
Tidak hanya itu, kegiatan berbagi merupakan program kerja F-Jinlu setiap tahun, termasuk kegiatan berbagi beras dan santunan anak yatim seperti hari ini.
“Tugas kami hanya menyalurkan bantuan para donatur saja mas. Seperti pada kegiatan hari ini, bantuan berqs kan dari P Kapolres Lumajang. Sedang santunan anak yatim tadi kan upaya dari Merdeka News,” ujar Eko kepada media. (RED)
LUMAJANG – Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, S.IK., M.H. menghadiri serta turut serta dalam kegiatan Funbike yang digelar depan Stadion Semeru Jalan A Yani Kabupaten Lumajang,. Minggu (20/3/2022).
Kegiatan funbike tersebut dilaksanakan sebagai persiapan menuju Porprov Jatim VII 2022 dan dilepas langsung oleh Bupati Lumajang Thoriqul Haq yang diikuti oleh peserta berjumlah ribuan peserta dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.
Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati, Dandim 0821 Lekol Czi Gunawan Indra Y.T , ketua KONI Lumajang Ngateman, Kepala Dinas Pemuda Dan olahraga Kabupaten Lumajang serta beberapa tamu undangan yang ikut andil dalam kegiatan funbike tersebut.
Dalam kesempatan tersebut Kapolres Lumajang AKBP DEwa Putu Eka D. S.I.K.,M.H., menerjunkan puluhan personel Polres Lumajang untuk melakukan pengamanan pada jalur yang akan dilalui oleh peserta fun bike.
Adapun rute yang dilalui peserta yaitu start Jalan. A Yani ke pertigaan Sukodono Biting belok kiri hingga arah selatan menuju Desa Dawuhan Lor sesampai Desa Kebonagung dilanjutkan ke arah kota Lumajang dan Finish di Stadion Semeru Lumajang.
“ kami lakukan pengamanan di Jalur rute yang akan dilewati peserta fun bike sehingga jalur atau rute yang akan dilalui peserta fun bike tidak terjadi kemacetan dan mempengaruhi arus lalu lintas. Dengan demikian arus lalulintas tetap lancar serta situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga,” ucapnya.
Tak hanya itu Kapolres menegaskan kepada personelnya untuk memberikan imbauan kepada peserta terkait protokol Kesehatan dengan memakai media papan yang bertuliskan penggunaan masker. Tak hanya itu 5000 masker juga dibagikan untuk peserta fun bike.
“ kita berharap meskipun saat ini trend kaus covid mengalami penurunan, namun dengan imbauan yang terus menerus kita lakukan, masayarakat tidak abai dan terus disiplin dalam melalakukan protocol kesehatan,” tegasnya (Bamb)