Home Blog Page 1472

Membuka Kejurda Pertama di Jawa Timur, Ratusan Atlit Se-Jawa Penuhi Banyuwangi

BANYUWANGI — Ratusan atlet atletik se-Jawa Timur berkumpul di Banyuwangi. Kedatangan mereka untuk mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik Jatim 2022, yang digelar di GOR Tawangalun selama dua hari pada 19-20 Maret.

Ini merupakan Kejurda pertama yang digelar Jawa Timur tahun ini. Kejurda ini diikuti oleh 22 Pengcab Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) dan 56 klub atletik dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, berterima kasih telah mempercayakan Banyuwangi sebagai tuan rumah Kerjurda Aletik Jatim 2022.

“Selamat datang di Banyuwangi. Terima kasih atas kepercayaannya menjadikan Banyuwangi sebagai tuan rumah,” kata Ipuk, saat menghadiri Rakerda PASI Jatim, di Pendopo Banyuwangi, Jumat malam (18/3/2022).

“Nanti setelah berjuang untuk menjadi yang terbaik di ajang Kejurda, silahkan berkeliling menikmati berbagai destinasi wisata dan kuliner Banyuwangi,” tambah Ipuk.

Ipuk mengatakan olahraga menjadi salah satu perhatian Banyuwangi. Berbagai agenda sport tourism telah rutin digelar melalui Banyuwangi Festival.

Banyuwangi juga tercatat merupakan daerah pertama yang menjadi tuan rumah tunggal pada pagelaran Porprov pada 2015 lalu.

“Tahun ini kami juga telah banyak mengagendakan berbagai ajang olahraga, seperti balap sepeda, BMX, lari, paralayang, tenis, dan lainnya. Bahkan Banyuwangi juga akan menjadi tuan rumah kejuaraan surfing dunia, Internasional World Surf League (WSL) Championship,” tegasnya.

Selain menjadi tuan rumah Kejurda, di Banyuwangi Pengrov PASI Jatim juga menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang diikuti oleh seluruh pengurus.

Kejurda ini memperlombakan 18 nomor putra dan putri. Nurhasan mengatakan Kejurda kali ini juga menjadi ajang pemanasan bagi kabupaten/kota sebelum tampil di Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) VII yang juga digelar tahun ini di tiga kabupaten Lumajang, Jember, dan Situbondo.

“Banyuwangi kami pilih sebagai tuan rumah Kejurda, karena kami nilai selama ini Banyuwangi merupakan salah satu daerah yang peduli olahraga dengan konsen menggelar berbagai event olahraga,” kata Ketua Umum Pengprov PASI Jatim, Nur Hasan.

“Selain itu dipilihnya Banyuwangi sebagai tuan rumah, juga untuk mendukung dan mendongkrak pariwisata daerah ini,” tambah Nurhasan.

Kejurda ini dijadwalkan akan dibuka langsung oleh Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Marves) yang juga Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Panjaitan. (Sgt)

Warga Bakungpringodani Ruwah Deso, Gelar Wayangkulit

SIDOARJO – Dalam mengungkapkan rasa syukur terhadap kenikmatan yang di berikan oleh Allah SWT, warga dusun plumpung, Desa Bakungpringodani Kecamatan Balongbendo Sidoarjo, mengelar acara Ruwah Desa mengelar pagelaran wayang kulit dan campursari dengan Ki Dalang Harnowo.

Guyuprukun warga desa bakungpringodani dalam mengikuti sesi acara Ruwah Desa tersebut, para sesepuh desa bahkan jajaran pemerintahan desa bakungpringodani ikut bersama warga memeriahkan acara sakral yaitu Ruwah Desa, acara tersebut juga dihadiri M.Nizar selaku Bupatinya LSM LIRA Sidoarjo, juga tokoh masyarakat yang sangat di hormati akan kebijakannya dalam memantau semua kegiatan desa maupaun aktivitas pemerintahan Desa Bakungpringodani, Kecamatan Balongbendo Sidoarjo.

Sa’i selaku Kepala Desa Bakungpringodani menyampaikan rasa syukur dan menghimbau warganya agar tetap mematuhi Protokol Covid.

“Syukur Alhamdulillah setelah dua tahun kita bisa menggelar lagi Ruwah Desa, agar setelah apa yang kita alami dengan adanya pandemi Covid, saya menghimbau agar warga Desa Bakungpringodani mematuhi Prokes Covid, dan semoga setelah acara Ruwah Desa warga Bakungpringodani sehat semua.” Ungkap Sa,i selaku Kepala Desa Bakungpringodani.

Diwaktu berbeda Sudibyo selaku panitia pelaksanaan Ruwah Desa bakungpringodani mengatakan, perlunya ungkapan rasa bersyukur tersebut kepada Allah SWT, karena tanpa adanya rasa syukur kita akan menjadi manusia atau masyarakat yang tidak bermartabat,” pungkas Sudibyo (Yuli)

Syah!!! Anak Petani Kontestan Calon Kades Desa Bendotretek Dengan Nomor Urut 2

0

SIDOARJO – Sunyoto. S.H Lelaki berusia (47) tahun kelahiran Dusun Doplang RT 03 RW 02 Desa Bendotretek Kecamatan Prambon Sidoarjo. Syah menjadi Kontestan calon Kades Desa Bendotretek Kecamatan Prambon, Sidoarjo dengan nomor urut 2.

Sunyoto, S.H, anak petani kelahiran 1974 ini menyampaikan, dirinya nekat mencalonkan kades karena dukungan warga masyarakat Desa Bendotretek. Saya akan membawa Visi dan Misi secara Transparan, “Transparansi Penguatan Bumdesa, Transparansi Pembangunan Irigasi, Transparansi Pembanqunan Sarana Olahraqa, Penyediaan Lapangan Kerja dan
Penyediaan Internet Desa
transparan Menyelenggarakan pemerintahan yang bersih, transparan dan bertanggungjawab untuk
mewujudkan masyarakat Desa Bendotretek, mandiri, dan sejahtera serta berkesadaran
lingkungan.” Kata Sunyoto Calon Kades Nomor Urut 2

Bersih dalam pemerintahan dengan niatan yang tulus ikhlas dan suci serta dilandasi dengan semangat pengabdian yang tinggi.

Transparan di setiap keputusan yang diambil dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka dan dapat diakses oleh masyarakat.

Bertanggungjawab dalam arti pemerintahan yang wajib menanggung segala sesuatunya dan menerima pembebanan sebagai akibat sikap tindak sendiri atau pihak lain. Kalau terjadi apa-apa boleh dituntut, dipersalahkan dan diperkarakan.” Konsekwensinya Sunyoto

Masih kata Sunyoto anak petani, ia menyampaikan tentang kemandirian melalui Bumdes Desa Bendotretek. “Mandiri dalam arti bahwa kondisi atau keadaan masyarakat Bendotretek dengan prakarsa dan potensi lokal mampu memenuhi kebutuhan hidupnya melalui Program Bumdes,” Pungkasnya (Yuli)

Jelang Akhir Jabatan, Ketua DPC HKTI Lumajang Audiensi Dengan Bunda Indah

0

LUMAJANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Lumajang melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Lumajang Ir. Indah Amperawati, Msi.

Dalam audiensi tersebut dibahas beberapa hal berkaitan dengan pertanian bebasis pola pemupukan organik untuk mewujudkancita cita Pemerintah Kabupaten Lumajang yaitu Lumajang Bumi organik.

Dalam arahannya bunda Indah Masdar, memaparkan visi dan misi pertanian organik di Kabupaten Lumajang yang arahnya disamping menjaga kesuburan tanah juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani, kami berkolaborasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar cita cita tersebut bisa segera terwujud.

Bunda Indah menambahkan bahwa dengan pola pemupukan organik merupakan sebuah solusi jika subsidi pupuk dihapus oleh pemerintah yang pasti petani kita memiliki daya saing karena produk yang dihasilkan akan memilik daya saing karena ada keunggulan komparatif yang dimiliki.

Sementara itu, Ratna Dewi, ketua Perempuan Tani HKTI Lumajang organisasi sayap HKTI, memohon dukungan kepada bunda indah untuk program integrated farming yang bebasis edu wisata yang nantinya mensinergikan pola pertanian organik yang dikemas dengan sekolah lapang.

Tujuan menjadi sarana belajar bagi petani petani sambil berwisata, petani sekarang harus meningkatkan kemampuannya dengan menerapkan pola teknologi pertanian yang tepat guna.

Sementara DPC HKTI Lumajang akan berkomitmen mendukung Lumajang Bumi Organik dalam kesempatan ini disampaikan pula bahwa HKTI mulai melakukan pendataan luas lahan pertanian produktif di Kabupaten Lumajang, hal ini dilakukan untuk mengakses program kemitraan yang akan dilakukan oleh Kementerian Pertanian.

Petani nantinya akan mendapat support bibit dan pupuk organik dengan sebuah kontrak kerjasama dengan pengusaha untuk membeli hasil panen petani yang pemupukannya menggunakan pupuk Organik.

Dalam kesempatan ini, Iskhak Subagio, selaku ketua DPC HKTI Lumajang juga berpamitan karena masa Bhakti pengurus HKTI masa bhaktinya habis tahun 2022, selanjutnya mohon restu akan melaksanakan musyawarah cabang (muscab) untuk memilih pengurus baru masa Bhakti 2022-2027.

Mewakili pengurus, Iskhak memohon maaf jika dalam pengurusan yang dipimpinnya ada ketidaknyaman dengan pemerintah daerah, juga kurang maksimalnya kontribusi HKTI terhadap pembangunan sektor pertanian khususnya peningkatan SDM petani. (red)

Hadiri Pagelaran Wayang Kulit, Wakil Bupati Sidoarjo : Kalau Ada Jalan Rusak, Silahkan Lapor ke Kita

0

SIDOARJO – Jumat malam (18/03/2022), Wakil Bupati Sidoarjo, didampingi Istri juga putrinya hadiri acara pagelaran wayang kulit di Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo. Ini termasuk rangkaian acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Buncitan beserta warga dalam rangka sedekah bumi 2022.

Warga terlihat begitu antusias dalam mengikuti acara. Wajar saja, sudah genap dua tahun masyarakat tidak dapat menyelenggarakannya dikarenakan pandemi Covid-19 yang melanda negeri. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sidoarjo Subandi, S. H mengingatkan warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan dalam setiap aktifitas.

“Alhamdulillah tahun ini bapak – ibu sudah dapat menyelenggarakan acara. oleh karena itu monggo bapak – ibu, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah dianjurkan pemerintah agar usaha kita bersama selama ini tidak sia-sia. Kalau pandemi Covid-19 cepat teratasi, nantinya perekonomian bisa lekas bangkit, otomatis pembangunan pun bisa lebih cepat tercapai. Maka dari itu, saya ingatkan lagi, mari kita jaga protokol kesehatan agar Covid-19 tidak melonjak lagi”, ucap beliau.

Wakil Bupati yang akrab disapa Abah Subandi mengapresiasi kegiatan sedekah bumi. Selain sebagai wujud pelestarian budaya, kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur masyarakat, sekaligus sebagai pengingat untuk lebih mencintai bumi. “Kita bertahun-tahun menginjakkan kaki disini, (bumi) tidak pernah sambat, kita tiap hari minum air, tak pernah habis, oleh karena itu lewat acara sedekah bumi ini kita diingatkan lagi untuk lebih mencintai bumi. Mari kita jaga, kita rawat apa yang ada”, lanjutnya.

Sebagai penutup, beliau berpesan kepada masyarakat agar tak segan melaporkan, atau menyampaikan masukan kepada Pemerintah Daerah, OPD, juga perangkat desa terkait.

“Kalau bapak – ibu menemui jalan rusak, lampu jalan yang mati, atau warga yang kurang mampu untuk berobat misalnya, mohon untuk disampaikan ke kita, bisa lewat kepala desa, karena itu juga sebagai wujud kita dalam mencintai bumi dan sesama”, ujar Abah Subandi. (Kominfo/Yl)

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Wilayah JLT, Sejumlah Pohon Tumbang

LUMAJANG – Hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jum’at (18/3/2022). Akibatnya, sejumlah pohon tumbang ke jalan.

Praktis, para pengguna jalan harus mencari jalur alternatif untuk menghindari pohon tumbang tersebut.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Joko Sambang mengaakan hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan pohon tumbang.

“Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan banyak pohon tumbang dan beberapa atap rumah warga pun rusak”, kata Joko.

Atas kejadian itu, petugas dari BPBD hersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang diterjunkan ke lokasi. Dibantu warga mereka membersihkan pohon yang melintang di tengah jalan.

“Petugas dari BPBD sudah di lokasi kejadian. Alkhamdulillah pohon tumbang itu sudah berhasil diamankan. Jalan sudah dapat dilalui kendaraan,” ujar Joko

Menurut Haris, warga Desa Boreng mengungkapkan, hujan mengguyur sangat deras disertai angin berhembus kencang.

“Banyak pohon roboh melintang di jalan. Kami bersama warga melakukan pembersihan,” kata Haris (bam)

Bupati Bondowoso Salwa Arifin Terus Melakukan Safari Jum’at

BONDOWOSO – Bupati Bondowoso KH.Salwa Arifin terus melakukan safari jumat dari Masjid satu ke Masjid lain. Lewat program safari jumat, pengasuh PP. Mambaul Ulum, Tangsil Wetan itu ingin mempererat ukhuah islamiah antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam kesempatan ini safari jum’at di Desa Kasemek, Kecamatan Tenggarang, Jumat (18/3/2022),

Dalam sambutannya, Bupati KH.Salwa Arifin menegaskan bahwa tidak lebih mulia seorang pejabat dibanding rakyat biasa. Tidak dibedakan manusia hanya karena kaya dengan miskin. Menurutnya, semua sama di hadapan Allah Swt, yang membedakan hanya ketaqwaannya.

“Kepala ditaruh dibawah Sujud, Artinya sama-sama sujud kepada Allah Swt. Derajatnya sama di mata AllahAllah,” jelasnya.

Berangkat dari kesadaran itu, Bupati Salwa Arifin berharap kepada semua jamaah sholat jumat untuk berlomba-lomba dalam menjalankan ibadah. Salah-satunya dengan gemar datang ke Masjid untuk bermunajat bersama kepada Allah SWT.

“Menyambung tali persaudaraan sesama mahluk Allah Swt. Baik yang punya jabatan, pangkat, bahkan rakyat biasa, bertemu,” terangnya.

Selain memperbaiki hubungan baik secara vertikal kepada Allah Swt, Bupati Salwa Arifin juga ingin secara horizontal hubungan antar sesama juga harus senantiasa dijalin. Hal itu, sambungnya, secara tidak langsung akan terjalin baik jika dia sudah sering menjalankan ibadah bersama.

“Harus bagus kepada Allah Swt dan hubungan sesama manusia juga, ” harapnya.

Lebih lanjut Bupati Salwa Arifin, ingin kemegahan Masjid diiringi dengan kegemaran warga setempat dalam beribadah. Sehingga tak hanya masjidnya yang bagus, melainkan kwalitas ibadah masyarakatnya pun bagus.

“Jangan hanya masjidnya yang bagus, ibadah masyarakatnya juga harus bagus,” sambungnya.

Selain sholat jum’ at Bupati Bondowoso melalui Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) memberikan tali asih berupa bantuan uang tunai sebesar Rp. 10 juta. Selain itu juga ada bantuan beberapa alat-alat kebutuhan Masjid dari masing-masing Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Ini semua pemerintah lakukan agar ada peningkatan dalam menjalankan ibadah. Itu yang terpenting,” papar Kabag Kesra Abdul Mufid.

Mewakili seluruh warga, Kepala Desa Kasemek, Hanaki, mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati Salwa Arifin dan jajarannya atas saran dan bantuan yang telah diberikan.
dan mohon maaf jika ada kekurangan kami dalam menyambut dan memberikan jamuan, “tuturnya.(dj)

Rehap Jalan Poros Grujugan Lor – Tamanan di Kerjakan

BONDOWOSO – Pelaksanaan pekerjaan rehap proyek perkerasan dan perbaikan jalan pada tahun anggaran 2021-2022 oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, di gelar Trial perkerasan jalan berlokasi di Grujugan lor Jumat (18/03/2022).

Dalam pelaksanaan rehap proyek pengerasan jalan tersebuat di patau langsung oleh KADIS PUPR Kabupaten bondowoso

Menurut Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bondowoso, Drs. Munandar, Sp, ST, MM, tujuan dari Trial ini untuk mendapatkan standart kualitas AMP yang akan digunakan sebagai acuan untuk pelaksanaan pekerjaan perkerasan jalan dilingkungan Dinas PUPR kedepan, antara lain berkaitan dengan kepadatan, ketebalan dan metode standarisasi dari Dinas PUPR.

Di sanping Trial ini,untuk menguji standart kualitas dari pengusaha dalam melaksanakan pekerjaan, sehingga hal ini akan menjadi acuan untuk proyek selanjutnya”,papar Munandar.

Dalam pelaksanaan pekerjaan rehap jalan poros grujugan lor- tamanan berjalan dengan lancar.(ari)

Pemkot Cimahi Sosialisa Perubahan Perizinan Dasar

CIMAHI – Adanya perubahan dalam mekanisme perizinan dasar direspon Pemerintah Daerah Kota Cimahi melalui Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cimahi dengan menyelenggarakan Sosialisasi Perizinan Dasar pada hari Jumat (18/3/2022) di Gedung Cimahi Technopark.

Kegiatan Sosialisasi Perizinan Dasar ini dihadiri oleh ± 225 orang yang terdiri dari perwakilan masyarakat Kota Cimahi mulai dari Ketua RW, Ketua RT, Ketua LPM, Kader PKK Kota Cimahi, Tokoh masyarakat, Karang Taruna, Camat, Lurah dan Para Kasi Sarpras Kecamatan dan Kelurahan di lingkungan pemerintahan Kota Cimahi.

Hadir sebagai narasumber pada kegiatan sosialisasi ini Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Fungsional Penata Ruang Ahli Muda, Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cimahi, Fungsional Teknik Tata Bangunan dan Perumahan pada Bidang Tata Bangunan dan Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Pentaan Ruang Kota Cimahi.

Sosialisasi Perizinan Dasar diselenggarakan untuk memberikan informasi terhadap masyarakat di wilayah Kota Cimahi terkait regulasi tentang perizinan dasar sesuai dengan ketentuan dalam Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja beserta peraturan-peraturan turunannya, memberikan fasilitasi pelayanan konsultasi atas kebutuhan masyarakat di Kota Cimahi yang akan mengajukan permohonan persetujuan bangunan gedung melalui Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG), serta mewujudkan penyelenggaraan pelayanan prima di bidang pelayanaan perizinan dasar untuk menunjang perizinan berusaha di Kota Cimahi.

Plt. Wali Kota Cimahi, Ngatiyana dalam sambutannya menyebutkan bahwa ada beberapa perubahan dalam Undang-undang terkait perizinan dasar sejak disahkannya undang undang cipta kerja, maka telah diterbitkan peraturan pemerintah sebagai turunan dan penjelasan dari undang – undang tersebut, di antaranya Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 tentang peraturan pelaksanaan Undang – undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang bangunan gedung, Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan penataan ruang dan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Ngatiyana mengungkapkan perubahan pada undang-undang tersebut dilakukan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus perijinan.

“Untuk kita pahami bersama bahwa kemudahan dan kepastian dalam perijinan ini juga dapat memperluas bidang untuk investasi dan terciptanya lapangan kerja dan akan terwujud tujuan akhir yaitu kesejahteraan masyarakat di Kota Cimahi khususnya ,” Ungkapnya.

Dalam sosialisasi perijinan dasar ini disampaikan juga cara pendaftaran persetujuan bangunan gedung melalui Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung(SIMBG).Perubahan ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 tentang pelaksanaan Undang-undang no. 28 Tahun 2002 tentang bangunan gedung.

Persetujuan Bangunan Gedung ini menggantikan aturan lama yaitu Izin Mendirikan Bangunan(IMB).Dimana PBG sendiri memiliki fungsi untuk memastikan pembangunan bangunan gedung berstatus legal dan memastikan penyelenggaraan bangunan gedung memenuhi standar yang menjamin keselamatan,kenyamanan,kesehatan dan kemudahan bagi penggunanya.

Melalui Sosialisasi Perizinan Dasar ini Ngatiyana berharap akan tercapainya percepatan penyebarluasan informasi kepada masyarakat di seluruh wilayah Kota Cimahi serta mewujudkan kepastian hukum dan kejelasan pelayanan perizinan dasar.

Sumber : IKPS/ Syafei

Tinjau Sekolah Lapang Budidaya Ikan Lele, Ini Pesan Habib Hadi

PROBOLINGGO –
Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin bersama Sekda Kota drg. Ninik Ira Wibawati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Setiorini Sayekti dan Kabag Perekonomian Setda Kota Heri Astuti meninjau kolam lele di Sekolah Lapang (SL) Budidaya Ikan Lele Paguyuban Kelompok Tani (Poktan), di rumah Ketua Poktan UD. Bumi Barokah, Jalan Kiai Syafi’i Kel Kedopok, Jumat (18/3).

Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) melihat potensi dan peluang budidaya ikan lele untuk dijadikan sumber pendapatan keluarga, menjadi ketertarikan tersendiri bagi masyarakat. Demikian juga dengan 22 kelompok tani yang ada di Kota Probolinggo, yang tergabung dalam Poktan.

“Melalui pengajuan pada Wali Kota yang lalu mendapat respon positif, akhirnya terealisasikan sekolah lapang budidaya ikan lele bagi 440 peserta yang tergabung dalam 22 kelompok tani se-Kota Probolinggo Tahun Anggaran 2022,” ujar Kepala DPKPP Kota Probolinggo Aries Santoso.

Giat itu dilaksanakan secara bertahap dalam 7 gelombang mulai Februari lalu. Dengan maksud sebagai pengembangan diversifikasi usaha kelompok tani, dengan tujuan untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan keterampilan bagi kelompok tani serta meningkatkan produksi budidaya ikan air tawar.

Wali Kota Habib Hadi mengatakan situasi dan kondisi di tengah wabah pandemi Covid-19 telah mempengaruhi perekonomian masyarakat. Di sektor pertanian misalnya, ia menyebut, rantai pasokan pangan menjadi melambat, terganggunya suplay dan demand pasar serta terjadinya kerusakan sumber daya pangan. Namun bagaimanapun, sektor pertanian ini harus tetap berjalan, demi pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.

“Alhamdulillah sekolah lapang sudah berjalan. Peran pemerintah sendiri dalam hal ini melakukan pemantauan, kontrol atas edukasi dan tata cara dari program yang sudah berjalan. Sehingga upaya apa yang dilakukan pemerintah, didukung dengan pelaksanaan yang penuh tanggung jawab oleh Poktan,” katanya.

Program padat karya melalui diversifikasi usaha adalah salah satu solusi dampak dari pandemi. Petani tak hanya melakukan pertanian namun juga dapat melakukan aktivitas peternakan maupun perikanan.

Habib Hadi menilai SL budidaya ikan lele merupakan implementasi dari pelaksanaan program tersebut. Dimana petani diajarkan cara budidaya ikan yang baik dan benar, sehingga ilmu yang diajarkan menjadi usaha baru yang dapat menambah pendapatan. SL budidaya ikan lele akan mencetak pembudidaya baru dari sektor perikanan, dapat menambah potensi produksi perikanan air tawar dan mendukung program ketahanan pangan daerah. Sehingga sektor pertanian dan perikanan mampu menjadi ujung tombak dari kestabilan ekonomi di Kota Probolinggo.

Pagi itu, Habib Hadi juga menyerahkan sarana bantuan/bahan praktik berupa terpal kolam pada perwakilan Poktan, dengan harapan bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebagaimana peruntukannya. “Yuk kita samakan persepsi. Buka pola pikir terkait bantuan yang telah diberikan pemerintah. Jek sampek disalahartikan, bantuan yang diberikan lantas disalahgunakan atau dipindah tangankan,” ujarnya mengingatkan.

Selain itu, bantuan bibit unggul yang berasal dari DPKPP diharapkan bisa melengkapi bantuan-bantuan lain yang sudah diterima. Sehingga adanya bantuan tersebut benar-benar bisa dimanfaatkan secara maksimal dan dikelola dengan penuh tanggung jawab.

“Senyampang saya bertemu dengan kelompok tani, saya ingatkan kepala dinas untuk memberikan bibit unggul. Jadi adanya bantuan ini betul-betul dirasakan manfaatnya. Jangan sampai bantuan yang diberikan hanya sebatas simbol seremonial tanpa bisa dimanfaatkan oleh petaninya, karena kesalahan memilih bibit,” pesannya.

Wali kota berharap ke depan keberadaan usaha budidaya ikan lele terus dikembangkan pada semua Poktan yang ada di Kota Probolinggo secara menyeluruh, baik dari segi bantuan, pengetahuan dalam ilmu perikanan. Sehingga dapat mengaplikasikan dan mengembangkan usaha budidaya ikan lele menjadi usaha sampingan yang produktif.

“Tentunya dampaknya dapat meningkatkan kecerdasan dan konsumsi ikan masyarakat. Sehingga keberadaannya pun mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat dan membangkitkan perekonomian di wilayah masing-masing,” pungkasnya.(Wat)