Home Blog Page 1475

Dit Intelkam Polda Jatim Gelar Silaturahmi dan Komunikasi Bersama Ketua Pencak Silat

SURABAYA – Direktorat Intelejen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Jatim, Kamis (17/3/2022) sore, menggelar Silaturahmi dan komunikasi bersama dengan para ketua pencak silat yang ada di jatim.

Menindaklanjuti arahan Bapak Kapolda, bahwa silaturahmi yang sudah terjalin antara polda jatim dengan para perguruan silat terutama para ketua untuk terus dilaksanakan. Para ketua perguruan silat ini juga mempunyai tanggung jawab untuk menjaga stabilitas keamanan di jatim.

“Berbagai persoalan – persoalan yang ada di akar rumput sudah bersepakat semua diserahkan ke proses hukum. Tetapi ke depan kita berharap kepada perguruan perguruan punya tanggung jawab untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya potensi konflik di tingkat akar rumput,” kata Kombes Pol Dekananto Eko Purwono, Dirintelkam Polda Jatim, Kamis (17/3/2022).

“Kita menyadari bahwa saat ini pengaruh media sosial cukup luar biasa mempengaruhi potensi gesekan. Hal hal yang kecil kemudian ketika diterimanya berbeda ini kemudian berdampak situasi di lapangan,” lanjutnya.

Sehingga silaturahmi ini sangat penting dan akan membuat sistem lembaga yang nantinya bentuk komunikasi di tingkat polda, kabupaten, kecamatan dan desa. Agar masing masing perguruan pencak silat bisa berkomunikasi.

“Inilah yang kemudian menjadi daya cegah dan tangkal bagi masuknya upaya provokasi yang ingin jatim tidak kondusif,” tambahnya.

Sementara untuk persoalan di akar rumput pihak kepolisian akan melakukan evaluasi faktor faktor penyebab gesekan di akar rumput dengan by data. Kemudian akan membuat sistem bagaimana di akar rumput tidak terjadi.

“Perlu intensitas pertemuan di tingkat akar rumput di tingkat desa, karena masih di pandemi Covid-19 sehingga tidak bisa mengumpulkan orang banyak. Dan saat ini Covid-19 sudah mereda dan kita akan mencoba untuk mempertemukan antar perguruan pencak silat,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur, Supratomo, kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Dir Intelkam polda jatim yang telah mengumpulkan kami para perguruan pencak silat untuk meningkatkan silaturahmi dan komunikasi.

Bahwa sebenarnya antar perguruan pencak silat di jatim ini sangat guyub di jatim dan sering komunikasi dalam wadah IPSI. Dimana IPSI merupakan rumah besar dari perguruan dan pengurusnya dari ketua perguruan.

“Untuk di tingkat akar rumput seperti yang disampaikan oleh pak direktur ini yang perlu ditingkatkan lagi komunikasinya agar tidak muda terprovokasi,” ucapnya. (tim)

Kembangkan Kapasitas Daya Saing Kepemudaan, DISPORA Banyuwangi Gelar Pelatihan Sablon

Banyuwangi–Guna mengembangkan kapasitas daya saing pemuda yang sekaligus sebagai penguatan dan pengembangan potensi kewirausahaan pemuda, Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA) kabupaten Banyuwangi menggandeng beberapa pemerintah desa di kabupaten Banyuwangi.

Hal ini disampaikan Kabid Pemuda Dispora Banyuwangi, Teddy Radiansyah melalui sambungan WhatsApp, Kamis (17 Maret 2022).

Dalam sambungan WhatsApp itu, kepada awak media Gempurnews, Teddy memaparkan bentuk program pelatihan sablon yang diberikan kepada peserta.

“Tujuan dari program ini sendiri, adalah untuk memberikan bekal keterampilan bagi pemuda dan juga bertujuan mengembangkan potensi kewirausahaan pemuda,” paparnya.

Adapun dalam program ini Teddy menambahkan, pihaknya telah menggandeng sepuluh desa dengan masing-masing sepuluh peserta yang penjaringannya dilaksanakan pihak desa. Untuk Pelaksananya sendiri terbagi menjadi dua, lima desa diminggu pertama dan lima desa diminggu kedua.

“Pelaksanaannya di desa yang sebelumnya telah mengajukan permohonan, dibanyuwangi sendiri ada sepuluh desa dan pelaksanaan terbagi menjadi dua, minggu lalu Desa Kembiritan, Desa Margomulyo, Desa Sumberagung, Desa Alasmalang dan Desa Bangunsari. Diminggu ini ada Desa Tamansuruh, Desa Sukojati, Desa Pakistaji, Desa Bareng dan Desa Pengatigan, dan masing-masing durasi waktunya sama, lima hari kerja.” Tambahnya.

Harapannya kedepan dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan potensi kewirausahaan dikalangan pemuda, bahkan guna menunjang keterampilan peserta pasca pelatihan, pihaknya telah bekerjasama dengan Republik Osing selaku penyedia tenaga instruktur.

“Untuk kedepannya mas, pasca pelatihan peserta yang minat untuk melanjutkan pelatihan ketingkatan yang lebih tinggi bisa datang ke tempat produksi Republik Osing selaku penyedia tenaga instruktur, itupun tanpa biaya.” Pungkasnya.

Ditemui disela-sela pelatihan, Emir Abdi selaku instruktur pelatihan sablon memaparkan terkait materi dan tingkatan yang diajarkan kepada para peserta pelatihan.

“Yang kami ajarkan disini hanya sebatas materi dasar, tekhnik sablon sendiri memiliki tiga tingkatan, diantaranya dasar, lanjutan dan mahir.” Papar Emir kepada awak media.

Masih ditempat yang sama Mohammad Nijar Zulmi selaku monitoring dari desa memaparkan beberapa harapan desa dengan adanya pelatihan pemuda di desanya.

“Awalnya memang kami dari pihak desa yang mengajukan, ya tujuannya untuk merangkul anak muda supaya memiliki kreativitas atau keahlian meski disini hanya sebatas materi dasar. Kebetulan saya juga pelaku usaha sablon jadi saya menaruh harapan lebih kepada pemuda desa agar dapat mengembangkan keahlian yang sama dengan saya” Pungkas Nijar yang juga sebagai KADUS Desa Pengantigan.

Selain itu mewakili Pemerintah Desa Pengantigan ia berharap kedepannya kerjasama antara desa dengan Dispora bisa berkelanjutan.

“Disini mereka tidak hanya dibekali materi dan pelatihan, mereka juga mendapatkan fasilitas penunjang dari pihak Dispora, semua program ini divasilitasi Dispora, kami dari pihak desa hanya berketempatan. Harapan kami dari pihak desa, program ini bisa terus berkelanjutan, kerjasama pemdes dengan dispora bila berjalan baik sampai seterusnya.” Tambahnya. (Siget)

Forkopimda Jatim Cek Vaksinasi Presisi komunitas Masyarakat Pesisir dan Nelayan

SURABAYA – Forkopimda jawa timur dalam hal ini Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Dirut Rumah Sakit Haji Surabaya dr.Herlina Ferlina MKes yang mewakili Gubernur Jatim, Dandim Surabaya Utara Kol Inf Sruyono yang mewakili Pangdam V/Brawijaya, Kadispotmar Koarmada II Kol Laut M Bayu P yang mewakili Pangkoarmada II, Danpomal Lantamal V Surabaya Kol Laut Fatalubis, Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Perak Sodikin, Dir polairud polda Jatim Kombes pol Puji Hendro, Pejabat utama polda jatim, Forkopimda Kota Surabaya dan Forkopimda Kab Gresik melakukan pengecekan vaksinasi Presisi yang digelar oleh Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jatim, Kamis (17/3/2022). Ditargetkan 1.000 dosis untuk komunitas masyarakat Pesisir dan Nelayan.

Kegiatan diawali dengan pengecekan pelaksanaan vaksinasi massal di Mako Ditpolairud Polda Jatim, dengan target sebanyak 460 dosis jenis Sinovac dan Pfizer diperuntukan bagi nelayan dan masyarakat pesisir. Dalam kesempatan ini Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako sebanyak 460 paket kepada perwakilan masyarakat Nelayan, dan lansia.

Pelaksanaan vaksinasi serentak ini tidak hanya digelar di Mako Ditpolairud Polda Jatim saja, melainkan juga digelar di 2 titik gerai vaksinasi yang berada di Gresik, yakni di kapal apung pesisir perairan wilayah Gresik dan Mako Satpolairud Polres Gresik.

Untuk peserta yang melaksanakan vaksinasi di kapal apung sebanyak 40 orang dan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Kapolda Jatim kepada 40 nelayan berupa paket sembako.

Usai melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi di kapal apung, Kapolda Jatim lanjut melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi booster pesisir di Mako Satpolairud Polres Gresik, dengan target vaksinasi sebanyak 500 dosis jenis Pfizer dan aztrazeneca, yang di khususkan untuk nelayan dan masyarakat Gresik, sekaligus Kapolda Jatim juga memberikan bantuan sebanyak 500 paket sembako.

Sehingga dari 3 kegiatan acara vaksinasi diantaranya di Mako Ditpolairud polda jatim sebanyak 460 dosis, di kapal apung perairan Gresik sebanyak 40 dosis dan di Mako satpolairud Polres Gresik sebanyak 500 dosis sehingga keseluruhan 1000 dosis vaksin bagi komunitas masyarakat pesisir dan nelayan.

Kapolda Jatim menyampaikan, untuk masyarakat yang belum melaksanakan vaksin dosis dua atau booster khususnya lansia, Kapolda mengajak pada masyarakat untuk segera mendaftarkan diri, supaya bisa divaksin.

“Karena seperti kita ketahui senjata kita dalam hadapi covid ini adalah vaksin, kedua melaksanakan protokol kesehatan, lalu yang ketiga men-download aplikasi Peduli Lindungi, sehingga dalam setiap kegiatan aplikasi peduli lindung ini menjadi bagian di dalam sistem menangani covid,” tandasnya Irjen Pol Nico Afinta.

“Contohnya bila masuk mall, melakukan perjalanan darat, laut, dan udara. Aplikasi menjadi bagian dalam sistem penanganan covid-19. Dan yang paling penting adalah, ayo masyarakat kita hadapi covid ini dengan tiga hal tadi,” pungkasnya Kapolda Jatim usai melakukan pengecekan vaksinasi di Mako Ditpolairud Polda Jatim. (tim)

Polisi di Jombang Amankan Ribuan Butir Pil Koplo

0

JOMBANG – Seorang pemuda yang mengedarkan obat keras berbahaya atau kerap disebut pil koplo di Jombang, Jawa Timur ditangkap anggota Unit reskrim Polsek Jogoroto, Polres Jombang.

Pelaku berinisial AZS (24) diringkus di rumahnya Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang, setelah menjual pil koplo kepada rekannya yang lebih dulu diamankan petugas kepolisian setempat.

Kapolsek Jogoroto, AKP Achmad Darul Huda mengungkapkan, pada Rabu (16/3/2022) jam 15.00 WIB, anggota mengamankan seorang pria bernama TKS, warga Desa Ngumpul, Kecamatan setempat yang berstatus saksi.

“Pria tersebut diamankan oleh petugas piket reskrim ke kantor Polsek karena kedapatan membawa 8 butir pil dobel L,” kata AKP Darul Huda, Kamis (17/3/2022).

Kemudian dilakukan interogasi terhadap TKS hingga didapati keterangan pil dobel L yang dimilikinya didapat dengan cara membeli dari AZS. Seketika itu, petugas bergerak menangkap AZS yang berada di rumahnya.

“Tersangka tidak melawan saat anggota kami menangkapnya. Saat ditangkap, tersangka ada di teras rumahnya sekitar jam 16.30 WIB,” ujar AKP Darul Huda.

Pada penggeledahan di rumah tersangka, petugas menemukan barang bukti berupa 1 plastik klip berisi 8 pil dobel L; 1 botol plastik warna putih berisi 1.000 butir pil dobel L; 85 plastik klip Masing-masing berisi 10 butir pil dobel L dengan jumlah 860 butir.

Lalu 7 plastik klip kosong masing-masing berisi 100 lembar dengan jumlah keseluruhan 700 lembar plastik klip kosong; uang tunai sebesar Rp 490.000; serta 1 unit handphone milik tersangka.

“Barang bukti tersebut ditemukan di dalam kamar tersangka dan diakui milik tersangka,” kata AKP Darul Huda.

Kapolsek Jogoroto menegaskan, tersangka diduga telah mengedarkan sediaan farmasi berupa pil dobel L tanpa ijin dan melanggar Pasal 196 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

“Terhadap tersangka AZS kami lakukan penahanan di mapolsek Jogoroto, dan kami akan berupaya mengembangkan kasus peredaran narkoba ini,” tandasnya. (**)

Jember Gelar Festival Daur Ulang Sampah

0

JEMBER – Pemkab Jember melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar festival daur ulang sampah sebagai langkah mendorong masyarakat agar turut serta peduli penanganan sampah.
Festival tersebut dibuka langsung oleh Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto, ST. IPU. pada Senin (14/03/2022) di TPA pakusari.
Festival ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Daur Ulang Sedunia setiap tanggal 18 Maret.
Festival berlangsung mulai hari senin, 14 Maret hingga 18 Maret 2022.

“Kita semua tanpa terkecuali, memproduksi sampah setiap hari, 187 ton sampah dihasilkan setiap hari di Jember, karena kita yang memproduksi sampah maka kita wajib turun andil dalam pengelolaan sampah melalui salah satunya daur ulang, jadi kita ngurusin sampah yang kita hasilkan sendiri, dimulai dari rumah kita masing-masing, itu wajib hukumnya,” tegas Bupati Hendy Siswanto.
Sehingga pengelolaan sampah ini memang harus gotong royong, sampah bukan tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup saja, tapi tanggung jawab kita semua, pemerintah dan masyarakat sama-sama aktif.
“Lalu ketika didaur ulang menjadi produk yang baru, siapa yang mau membeli, hayo siapa. Ya kita, kita harus punya rasa memiliki tanggung jawab terhadap produk hasil daur ulang sampah, selain juga pihak Pemkab Jember, kalau sudah masyarakat dan pemerintah ini sama-sama aktif dan disiplin mengelola sampah maka harapan terwujudnya zero waste itu bisa perlahan terwujud,” sambungnya.

Dalam Festival Daur Ulang ini diisi dengan berbagai rangkaian pelatihan daur ulang sampah dan bazar produk daur ulang sampah.
Beberapa pelatihan misalnya teknik pemilahan sampah, fenomena sampah saat ini, bagaimana mengubah sampah menjadi barang bernilai ekonomis, penggerakan sadar lingkungan dan bermanfaat bagi masyarakat. (Son)

Pemerataan Fasilitas Kesehatan Sidoarjo Barat, Gus Muhdlor Resmikan Puskesmas Tarik 2

0

SIDOARJO – Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) mengatakan bahwa pembangunan Puskesmas Tarik 2 ini penting karena sebagai bentuk pemerataan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Gus Muhdlor mendorong pelayanan kesehatan di tingkat bawah berjalan baik, salah satu indikatornya, warga tidak kesulitan mengakses layanan kesehatan karena dekat dengan puskesmas.

“Peresmian Puskesmas Tarik 2 ini penting kenapa? Karena memang normalnya satu puskesmas ini bisa meng cover 30.000 warga, jadi jumlah Penduduk di Kecamatan Tarik saat ini kurang lebih 69.564 orang, sehingga dibutuhkan minimal dua puskesmas,” ujar Bupati Gus Muhdlor usai meresmikan Puskesmas Tarik 2, Kamis (17/3) pagi.

Pembangunan Puskesmas Tarik 2 ini bagian dari program peningkatan dan pemerataan kesehatan kepada masyarakat masyarakat. “Bagi warga yang tidak mampu kita pastikan lewat JKMM akan tetap terlayani dan mendapatkan pelayanan utuh serta gratis,” terangnya Gus Muhdlor.

Keberpihakan kepada masyarakat kecil terkait pelayanan kesehatan di Sidoarjo prioritas utama, untuk menumbuhkan SDM-SDM unggul yang sehat dan siap berdaya saing harus di mulai dari bawah. Termasuk juga tentang lokus stunting yang kemarin kita resmikan terkait intervensi penambahan gizi di kecamatan Tarik.

“Pelayanan kesehatan menjadi penting di Sidoarjo, ke depan di seluruh kecamatan tidak ada yang di anak tirikan untuk pelayanan kesehatan dan mendapatkan intervensi lokus stunting untuk menumbuhkan SDM yang sehat dan siap berdaya saing untuk bisa memajukan Kabupaten Sidoarjo,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo drg. Syaf Satriawarman menambahkan bahwa Puskesmas Tarik 2 ini dulu sebagai pustu (puskesmas pembantu) dari Puskesmas Kemuning atau yang disebut Puskesmas Tarik.

“Sejak dibukanya puskesmas Tarik 2 maka Tarik telah memiliki dua puskesmas, sehingga dapat mengcover jumlah penduduknya kurang lebih 69.564 orang. Bedanya, puskesmas Tarik 2 tidak melayani rawat inap hanya rawat jalan saja dengan mengcover pelayanan kesehatan 7 desa,” kata Syaf.

Peningkatan promotif dan preventif untuk mengajak hidup sehat dan sebagainya ini, lanjut Syaf, adalah wilayah puskesmas, “dengan adanya tambahan satu lagi, maka kebutuhan puskesmas di kecamatan Tarik harapannya akan tercukupi, serta bisa menjamin pemerataan pelayanan kesehatan terutama kesehatan untuk masyarakat kecil lewat JKMM ini yang penting,” jelas Syaf. (Kominfo/yl)

Pemkab Sidoarjo Bakal Menggelar “Sidoarjo Tempoe Doeloe-Gajah Mada Street Night Festival”

0

SIDOARJO – Tidak lama lagi, sebelum memasuki bulan Ramadhan, Pemkab Sidoarjo bakal menggelar “Sidoarjo Tempo Doeloe-Gajah Mada Street Night Festival”.

Festival yang digagas Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) itu akan digelar disepanjang jalan utama Gajah Mada setiap hari Sabtu mulai pukul 18.00 Wib – 24.00 Wib.

Dimulai dari Jembatan Buk Legi hingga pertigaan Jasem ada Street Food, Street Art, Street Walking dan Street Show dengan mengusung konsep Sidoarjo Tempo Doeloe, menonjolkan budaya Sidoarjo yang dikemas kekinian.

Rencana digelarnya festival yang bakal meramaikan pusat kota dan menggeliatkan lagi ekonomi kerakyatan warga Sidoarjo itu akan mengikuti perkembangan aturan PPKM.

“Semoga tidak terbentur aturan PPKM, karena menyangkut izin yang harus dipatuhi bersama,” terang Gus Muhdlor. Kamis, (17/3/2022) usai meresmikan Puskesmas Tarik II.

Rencananya, untuk meramaikan festival ini Pemkab Sidoarjo akan menggandeng para seniman dan budayawan lokal Sidoarjo, menghadirkan berbagai kuliner khas kota delta juga menjadi suguhan pengunjung. Festival itu sekaligus memberi ruang kreasi bagi para muda-mudi untuk mengekspresikan hobi dan bakatnya lewat Street Show.

Ada live musik, pameran lukisan dan makanan khas seperti rujak cingur, kelepon, kupang lontong dan masih banyak lagi kuliner dan budaya yang sudah menjadi ciri khas kota delta unjuk gigi di festival itu.

Digelarnya Sidoarjo Tempo Doeloe-Gajah Mada Street Night Festival kata Gus Muhdlor akan menjadi pusat berkumpulnya warga Sidoarjo untuk menghabiskan malam minggunya dengan menikmati kuliner dan budaya dengan suasana tempo doeloe

Salah satu pusat festival yakni di kawasan Masjid Jami’ Al Abror. Sebab lokasi ini, pada zaman dulu merupakan pusa pemerintahan kabupaten Sidoarjo.

“Sepanjang jalan Gajah Mada ini syarat akan nilai sejarah Sidoarjo tempo doeloe”, tuturnya.

Di kawasan jalan Gajah Mada ini ada bangunan tua yang menjadi rumah dinas Bupati Sidoarjo. Sekarang bekasnya masih ada dan sudah menjadi pertokoan. Kalau di kawasan Masjid Al Abror itu dulunya merupakan Alun-Alun Sidoarjo sebelum akhirnya pusat pemerintahannya dipindah ke Jalan A. Yani yang sekarang.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo M. Bahrul Amig yang ditugasi Bupati Sidoarjo merancang festival itu menyampaikan, konsep umumnya di sepanjang jalan Gajah Mada nanti steril dari kendaraan bermotor. Arus lalu lintas akan dialihkan karena disepanjang jalan Gajah Mada diperuntukkan khusus pejalan kaki.

Selain DLHK, dinas yang telibat diantaranya Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM dan Dinas Perhubungan yang akan bertugas mengatur rekayasa lalu lintas.

Ketiga OPD itu akan kolaborasi, seperti DLHK akan mensupport hiasan untuk mempercantik di kawasan jalan Gajah Mada. Sedangkan Disperindag dan Dinkop UMKM terkait dengan pengaturan pedagang.

“Kemarin sudah dirapatkan Pak Bupati, kalau bisa memang sebelum puasa festival ini sudah berjalan. Sekarang masih kita godog lintas OPD,” jelas Amig. (Kominfo/yl).

BPD Yosowilangun Kidul, Selenggarakan Musdes RPJMDES Periode Tahun 2022 – 2027

0

LUMAJANG — Bertepatan dengan Bulan Sya’ban tahun 1443 H (hari kamis tanggal 17 Maret 2022), Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) Yosowilangun Kidul menyelenggarakan Musyawarah Desa RPJMDES ( Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa) Periode tahun 2022 – 2027.

Dalam Musyawarah dihadiri oleh Camat Yosowilangun, seluruh Rt/Rw dan kader – kader Gerbang Mas serta beberapa tokoh masyarakat dari berbagai latar belakang, yang ada didesa.

Dalam Sambutannya Camat Yosowilangun, Agni Asmara Megatrah,S.STP, M.Si. mengajak sekaligus memberi pengarahan apa maksud dan tujuan penyelenggaraan Musdes RPJMDES.

Lebih lanjut menghimbau agar masyarakat turut berperan aktif dalam memberi masukan – masukan demi tercapainya pembangunan Desa Yosowilangun Kidul yang maju Sejahtera dan aman.

Sebelum mengawali pembahasan pokok, ketua BPD meminta kepala Desa untuk mensosialisasikan kembali Visi Misinya ketika mencalonkan kembali pada pilkades 4 Desember 2021 yang baru lalu.

Dalam pemaparannya Kepala desa Yosowilangun Kidul, Jainul Anwar, menegaskan kembali tentang peningkatan pelayanan dikatakan juga menyampaikan pembangunan Infrastruktur yang akan dikerjakan adalah program lanjutan yang tertunda pada periode sebelumnya.

Pada akhir pembahasan disepakati rumusan RPJMDES yang sudah disusun oleh Tim penyusun yang dibentuk oleh Kepala Desa, dan diserahkan kepada Ketua BPD, ditandai dengan penyerahan berkas sebagai pernyataan BPD telah menyetujui Rancangan Penyusunan RPJMDES, untuk kemudian di rumuskan dalam Musrenbangdes RPJMDES Periode 2022 – 2027.

Ketua BPD, Agus Trimurti, menyampaikan bahwa rumusan RPJMDes tersebut telah mengakomodir kepentingan warga masyarakat secara umum, akan tetapi tetap mengedepankan sisi prioritas yakni pemberdayaan masyarakat disaming beberapa infrastruktur.

” Alhamdulillah, Musdes RPJMDes berjalan lancar dan memprioritaskan kepentingan umum yang lebih luas,” ujar Agus Trimurti. (Bamb)

Polda Jatim Tetapkan 5 Orang Tersangka 1 DPO dalam Kasus Mafia Bola Liga 3

0

SURABAYA – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, ungkap mafia bola liga 3 Jatim. Pengungkapan ini setelah adanya laporan dari H. Samiadji Makin Rahmat, selaku Ketua Komite Disiplin (KOMDIS) Asosiasi Provisinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur.

Melaporkan tersangka Bambang Suryo (BS) beserta yang lain diduga melakukan tindak pidana pengaturan skor pada pertandingan Liga 3 PSSI Jatim antara Tim Sepakbola GRESIK PUTRA FC vs NZR. SUMBERSARI pada tanggal 11 November 2021 lalu dan pada pertandingan GRESIK putra FC vs PERSEMA MALANG pada tanggal 15 November 2021.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, menyampaikan, bahwa Ditrektorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim berhasil mengungkap mafia bola liga 3 dan mengamankan 4 orang dan 1 masih menjadi DPO.

“Amankan empat orang dan satu masih DPO,” jelas Kabid Humas Polda Jatim.

Sementara itu Kombes Pol Totok Suharyanto, Dirreskrimum Polda Jatim menjelaskan, bahwa peristiwa ini terjadi di Kota Malang, tanggal 14 dan 15 November 2021. Sedangkan saksi yang sudah diperiksa sebanyak 13 orang.

“Modus operandi yang dilakukan tersangka menghubungi (via HP) dan bertemu bendahara team sepak bola GRESIK PUTRA FC (Eka Wulandari alias ZHA),. Hendra Putra Satrya (Center Back) dan Andy Cahya Kurniawan (Stopper) agar bersedia mengalah pada saat melawan team sepak bola NZR SUMBERSARI pada tanggal 11 November 2021 dan pada saat bertanding melawan team sepak bola PERSEMA Malang pada tanggal 15 November 2021 dengan dijanjikan imbalan uang per-orang Rp.20.000.000,” kata Dirreskrimum Kombes Pol Totok Suharyanto, Rabu (16/3/2022).

Barang bukti yang diamankan 1 (satu) lembar surat mandat tanggal 22 november 2021, 5 (lima) lembar putusan komite disiplin PSSI jawa timur dalam liga 3 ms glow for men asprov pssi jawa timur tahun 2021, tanggal 19 nopember 2021, 6 (enam) lembar putusan komite disiplin PSSI Jatim dalam liga 3 ms glow for men asprov pssi jawa timur tahun 2021, nomor : 002/komdis/pssi-jtm/xi/2021, tanggal 19 nopember 2021, 2 (dua) lembar salinan keputusan komite disiplin PSSI liga 3, tanggal 19 desember 2018, 2 (dua) lembar MATCH SUMMARY LIGA 3 MS GLOW FOR MEN, PSSI JAWA TIMUR 2021 pertandingan SUMBERSARI FC melawan GRESIK PUTRA, Stadion GAJAYANA MALANG, KAB. MALANG, 2 (dua) lembar MATCH SUMMARY LIGA 3 MS GLOW FOR MEN, PSSI JAWA TIMUR 2021 pertandingan PERSEMA MALANG melawan GRESIK PUTRA, Stadion GAJAYANA MALANG, KAB. MALANG, 3 (tiga) lembar Daftar Nama dan Foto Panpel NZR SUMBERSARI 2021, 7 (tujuh) unit Hand Phone berbagai merk, 8 (delapan) SIM card, 4 (empat) memory micro SD.

Dari pengungkapan ini ada 4 orang yang diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka, namun 1 tersangka masih DPO. Kelima orang tersangka yakni, BS, DYP, FA, IAH dan HP (DPO), masing – masing tersangka mempunyai peran berbeda.

Tersangka BS, (52) merupakan warga Perum Bumi Perkasa blok EE No.21 Desa Ngijo, Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang. Yang berperan mengajak Feri Afrianto dan Imam Arif Huda meminta untuk Eka Wulandari alias ZAH timnya mengalah saat melawan PERSEMA FC dengan imbalan uang Rp. 30.000.000.

“Selain itu juga melayani permintaan Dimas Yopy Perwira Nusa dan Hery Prasetyo menawarkan uang sejumlah Rp. 20.000.000, kepada Hendra Putra Surya (Pemain Gestra FC) agar mengalah pada saat pertandingan melawan team sepak bola Persema Malang,” sambungnya.

Memerintahkan Feri Avrianto untuk menawarkan uang sebesar Rp. 5.000.000, kepada Andi Cahya Kurniawan agar mengalah melawan team sepak bola PERSEMA MALANG dengan sekor 1-0.

Memerintahkan kepada Imam Arif Huda dan Ferry Avrianto untuk mencari pemain PERSEMA MALANG sebanyak 11 orang untuk di kondisikan agar bermain seri pada babak pertama pada saat melawan GESTRA dengan imbalan Rp. 20.000.000.

Sementara tersangka DYP, (33) warga Kendangsari No. 8 Sekolahan 52-H Kecamatan Tenggilis Mejoyo Kota Surabaya, yang berperan menghubungi Eka Wulandari alias ZHA meminta untuk mengalah melawan NZR SUMBERSARI.

Bersama dengan Heri Prasety menghubungi Bambang Suryo Admojo untuk mengkondisikan pemain GESTRA FC saat melawan PERSEMA FC dengan imbalan uang sebesar Rp. 30.000.000.

Mengadakan pertemuan dan meminta Febri Avrianto untuk mengondisikan team sepak bola PERSEMA MALANG agar mengalah 1-0 pada babak pertama. Serta meminta bertemu dengan pemain PERSEMA MALANG pada pagi hari sebelum pertandingan dengan menjanjikan uang imbalan sebesar Rp. 20.000.000.

Tersangka FA, (47) warga Jalan Arjuno III No. 1152 Kauman, Kecamatan Klojen Kota Malang. Yang berperan meminta Eka Wulandari alias ZAH menerima tawaran Bambang Suryo Admojo, untuk timnya GESTRA FC mengalah saat melawan PERSEMA FC dengan imbalan uang Rp. 30.000.000.

Selain itu juga ikut meyakinkan Hendra Putra Surya (pemain GESTRA FC) untuk menerima tawaran Bambang Suryo Admojo.

Melaksanakan perintah Bambang Suryo menghubungi Andi Cahya Kurniawan untuk menjanjikan Andi Cahya Kurniawan, jika menang 1-0 melawan PERSEMA MALANG dibabak pertama maka dijanjikan uang Rp. 5.000.000.

Mengkondisikan pemain PERSEMA FC menahan skor seri saat melawan GESTRA FC, dengan imbalan uang sebesar Rp. 20.000.000.

Untuk tersangka IAH, (42) warga Jalan Watu damar RT 15 RW 03 Kelurahan Girimoyo, Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang. Berperan meyakinkan HendrabPutra Surya untuk menerima tawaran Bambang Suryo Admojo.

Melaksanakan perintah Heri Prasetyo dan Bambang Suryo Admojo, untuk mengkondisikan pemain PERSEMA FC menahan skor seri saat melawan GESTRA FC, dengan imbalan uang sebesar Rp. 20.000.000.a

Sementara tersangka HP sampai saat ini masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO), yang berperan bersama dengan Dimas Yopy Perwira Nusa untuk menghubungi Bambang Suryo Admojo, untuk mengkondisikan pemain GESTRA FC saat melawan PERSEMA FC dengan imbalan uang sebesar Rp. 50.000.000.

Meminta kepada Bambang Suryo Admojo, Bambang Suryo Admojo, untuk meminta PERSEMA FC menahan skor seri saat melawan GESTRA FC, dengan imbalan uang sebesar Rp. 20.000.000.

Sedangkan pasal yang diterapkan Pasal 2 UU No.11 Tahun 1980 Tentang Tindak Pidana Suap, Pasal 55 KUHP Ayat ( 1 ), Dipidana sebagai pelaku tindak pidana berisi tentang mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan perbuatan, mereka yang dengan memberi atau menjanjikan sesuatu dengan menyalahgunakan kekuasaan atau martabat, dengan kekerasan, ancaman atau penyesatan, atau dengan memberi kesempatan, sarana atau keterangan, sengaja menganjurkan orang lain supaya melakukan perbuatan.

Ancaman pidana penjara selama-lamanya 5 (lima) tahun dan denda sebanyak-banyaknya Rp.15.000.000,- (lima belas juta rupiah).

Sementara Ketua umum AS Prov PSSI Jatim Ahmad Riyadh, mengungkapkan, untuk posko pengaduan pasca terungkapnya mafia bola bahwa sudah ada di PSSI untuk pengaduan dan Komdis sudah disampaikan untuk setiap pertandingan terutama yang ada di jatim. Dan juga sudah ada tim yang memantau di televisi serta memasang orang di setiap club mengantisipasi.

“Dan di tiga laga terakhir berjalan aman tentram. Yang sebelumnya ada main-main. Ini sok terapi polda jatim sangat membantu PSSI. Karena dengan seperti ini nanti akan menjadi efek jerah,” Ketua umum AS Prov PSSI Jatim Ahmad Riyadh.

Sementara soal pernyataan tersangka BS menyeret nama nama lain, hal ini sangat ditunggu dan dibuka. Karena kalau memberantas hanya di ujungnya sangat rugi dan harus diungkap sampai ke akar akarnya.

“Dulu kan ada yang sudah ditangkap oleh Polda Metro. Kita kepingin yang di Jatim juga diungkap dan membangun sepak bola yang bersih,” tambahnya.

Selain itu terkait dengan wasit yang memimpin pertandingan Persikota lawan Farmel. Setelah pertandingan langsung dipulangkan dan tidak hanya wasit namun semuanya.

“Ini nunggu evaluasi untuk dipermanenkan atau diskor berapa?. Dan saat ini masih nonjob,” lanjutnya.

Selain itu sampai saat ini tidak ada wasit tambahan di liga 3, yang ada tambahan justru di liga 1 sambil menunggu VAR. Maka ditambah 2 wasit dan asisten wasit menjadi 4. Sedangkan antisipasi adanya mafia bola maka akan dilakukan pembinaan kepada wasit dan club.

“Tanpa ada club yang berbuat curang maka tidak ada wasit yang berbuat curang. Maka mutualisme dan saling terkait, wasit di Indonesia ini honornya paling tertinggi di Asian,” pungkasnya. (tim)

Kabid Propam Polda Jatim Pimpin Giat Pembinaan Etika Profesi Polri TA 2022

0

SURABAYA – Kabid Propam Polda Jatim Kombes Taufik Herdiansyah Zeinardi SIK SH MH, Kamis (17/3/2022) pimpin kegiatan pembinaan Etika Profesi Polri TA 2022, yang berlangsung di Gedung Patuh Mapolda Jatim.

Kabid Propam didampingi Wadir Lantas Polda Jatim AKBP Didit BWS mengatakan, bahwa pembinaan Etika Profesi Polri yang digelar itu bukan untuk kali ini saja, tapi nantinya akan terus berkelanjut.

“Kebetulan hari ini Satker lalu linta dan sebelum Satker Reskrim di Polda Jatim. Tapi nantinya seluruh Polres jajaran Polda Jatim juga dilakukan hal serupa yakni pembinaan Etika Profesi Polri,” ujarnya.

Dikatakan, Bidang Propam Polda Jatim melakukan Pembinaan Etika Profesi Polri sebagai tindaklanjut dari implementasi program prioritas Kapolri, yakni transformasi menuju Polri yang Presisi.

Untuk itulah, dalam tranformasi organisasi yang merupakan salah satu wujud yang hari ini dilaksanakan oleh Propam Polda Jatim. Seperti diadakan pembinaan terkait dengan pencegahan perilaku menyimpang yang dilakukan oleh anggota.

“Saat ini terkait dengan pembinaan etika Polri. Kita ketahui pada tahun 2021 dan 2020 memang terjadi penurunan angka dari pelanggaran. Baik itu merupakan pelanggaran disiplin maupun etika dan pidana yang ada di Polda Jatim,” lanjut Kombes Taufik.

Tercatat ada 369 kasus pelanggaran disiplin, kemudian tahun 2021 turun menjadi 352. Hal ini termasuk pelanggaran profesi kode etik dan pidana.

“Kami harapkan dengan pelatihan pembinaan Etika Polri yang terkait dengan penyimpangan perilaku anggota maupun pengaduan masyarakat akan turun juga sehingga citra Polri atau kepercayaan Polri kepada masyarakat akan meningkat,” ujarnya.

Sekali lagi, kata Kombes Taufik, bahwa kegiatan ini nantinya akan dilakujan secara berlanjut. “ Kemarin kami sudah melaksanakan di fungsi Reskrim dan untuk hari ini Lalu Lintas. Termasuk nantinya kami lakukan di Satker Satker baik di tingkat Polda maupun di jajaran Polres sehingga penyimpangan perilaku anggota ini dapat turun,” lanjut Kabid Propam Polda Jatim.
Menurut Kombes Taufik, bahwa dengan kegiatan itu diharapkan dapat mencegah pelangaran pelanggaran anggota akan semakin berkurang.

Sedangkan penegakan hukum kepada anggota sebagai langkah terakhir tidak akan dilaksanakan. Tetapi pencegahan yang lebih diutamakan di tahun 2022 ini.

Sementara pelanggaran etika apa yang sering? Kalau pelanggaran etika, masih kata Kombes Taufik, bahwa bicara pelanggaran disiplin, diantaranya ada yang disersi. Untuk Pidana Etik, seperti terlibat narkoba. (*)