Home Blog Page 1497

Berhasil Pilah Ribuan Kilo Sampah di Perkantoran – Sekolah

0

PROBOLINGGO,
Surat Edaran (SE) aksi nyata dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2022 dengan tema “Kelola Sampah Kurangi Emisi Bangun Proklim” yang disebar Pemkot Probolinggo melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mendapat respon positif dari berbagai kalangan.

Jumat (18/2) pagi, kerja bakti itu nampak terlihat di berbagai lokasi seperti yang terlihat di area sekolah di Jalan Soekarno Hatta. “HPSN hanyalah momen. Kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan oleh keluarga besar SDN Pilang 1,” ujar Kepala Sekolah, Neri.

Tak hanya di area sekolah, pemandangan tak jauh berbeda juga terpantau di beberapa kantor di kawasan Dr. Saleh, Jalan Panglima Sudirman dan Suroyo. Di area kantor Satpol PP seluruh pegawai bahu membahu melakukan kerja bakti dengan membersihkan sampah-sampah yang ada.

“Memperingati HPSN 2022, (kami melakukan) kerja bakti dengan membersihkan sampah-sampah yang ada di area halaman kantor. Sehingga kelihatan bersih,” ujar Kepala Satpol PP Aman Suryaman.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) melakukan hal serupa. Seluruh staf membersihkan sampah-sampah kertas dan menata ulang ruangan kantor hingga terlihat lebih bersih, rapi dan nyaman.
Aksi nyata pemilahan dan penimbangan sampah hasil kerja bakti yang dilakukan sejumlah Perangkat Daerah, sekolah dan dunia usaha itupun berbuah manis. Hingga berita ini ditulis, sedikitnya telah terkumpul sebanyak 119,6 kg sampah plastik, 206,6 kg sampah kertas, 165,7 kg sampah lainnya. Untuk sampah organik sebanyak 2.700 kg atau sekitar 2,7 ton.

Sampah organik ini mendominasi semua jenis sampah yang sudah terkumpul dari perkantoran.
Sementara itu, Ketua Komunitas Perkumpulan Peduli Sampah (Papesa) Kota Probolinggo Syaifudin Zuhri mengapreasiasi partisipasi dan dukungan terhadap giat ini.

Ia mengaku untuk mendukung giat tersebut, pihaknya juga membentuk tim monitoring yang bertugas melakukan pendataan dan pelaporan keliling untuk memastikan setiap perkantoran melaksanakan SE anjuran kerja bakti ini.
“Kami bentuk enam grup yang bertugas mulai jam enam pagi. Mereka tidak hanya mengumpulkan, tapi juga memilah sampah. Kami yakin kalau budaya memilah sampah dari sumbernya ini terbangun maka sampah-sampah tersebut bisa dimanfaatkan. Sehingga yang finish di TPA akan sangat berkurang,” tegasnya.

Kepala DLH Kota Probolinggo Rachmadeta Antariksa mengatakan, SE HPSN ini adalah sebagai pemicu atau momen agar selalu ingat dalam pengelolaan sampah, yang dimulai dari lingkungan sekitar. Aksi nyata ini bentuk edukasi dan sosialisasi pemilahan sampah serta memperkuat komitmen untuk melaksanakan aksi lokal adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan termasuk diantaranya Program Kampung Iklim (Proklim).
Menurutnya, diperlukan peran serta aktif semua kalangan dalam berbudaya ramah lingkungan melalui pengelolaan sampah dengan menerapkan Reduce, Reuse, Recycle untuk mendukung Indonesia bebas sampah dan terkendalinya perubahan iklim.

“Penerapan tiga R dan partisipasi aktif utamanya para karyawan di lingkungan Pemkot Probolinggo,” tegas Deta- panggilannya.
Dari giat ini Deta berharap, upaya pengelolaan sampah di Kota Probolinggo ke depan akan semakin baik lagi. Sehingga sampah yang masuk ke Taman Pemrosesan Akhir (TPA) bisa ditekan.(Ali)

12 Tim Bertanding di Liga Pelajar Wali Kota Cup 2022

0

PROBOLINGGO –
Sebanyak 12 tim sepak bola akan bertanding di Liga Sepak Bola Pelajar Wali Kota Cup Tahun 2022 yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agus Lithanta, Jumat (18/2) sore di Stadion Bayuangga.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Pra Liga Pelajar Wali Kota Cup Tahun 2021 yang mempertemukan 19 tim sepak bola tingkat SMP/MTS Negeri maupun swasta di Kota Probolinggo.
Membacakan sambutan Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, Agus Lithanta menyampaikan bahwa pelaksanaan kompetisi sepak bola ini telah sesuai dengan arahan Presiden tentang perencanaan olah raga nasional.

“Berdasarkan instruksi presiden nomor 3 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan persepakbolaan nasional dan perpres 86 tahun 2022 tentang desain besar olah raga nasional, maka Pemkot Probolinggo melaksanakan kegiatan kompetisi sepakbola liga pelajar yang bertajuk Wali Kota Cup 2022,” jelasnya.

Dirinya juga memberikan nasehat kepada seluruh pemain agar selalu menjunjung tinggi sportivitas.

”Menang terhormat, kalah pun terhormat. Kalah terus merusak, jangan seperti itu, itu bukan karakter yang baik,” tegasnya.

Tim dalam liga pelajar ini terbagi menjadi dua grup. Grup A terdiri dari SMPN 1, SMPN 7, SMP Sunan Giri, MTs Sunan Giri, SMP Taman Dewasa dan SMPN 8. Sementara grup B terdiri dari SMPN 4, SMPN 3, MTS Negeri, SMPN 6, SMPN 10 dan SMPN 9.
Untuk mengurangi risiko penularan infeksi Covid 19, panitia menetapkan kompetisi digelar tertutup tanpa penonton dan suporter.

Sebelum bertanding seluruh pemain dan official harus di test swab antigen terlebih dahulu.
Plt Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Fadjar Poernomo berharap melalui kompetisi ini bisa menjadi semangat bagi pelajar untuk terus berolahraga.
“Generasi muda terutama di kalangan pelajar ini bisa kemudian bersemangat kembali, bergairah kembali untuk kemudian menggelorakan semangat olahraga,” harapnya.

Selain itu, dirinya juga memiliki keinginan agar pemain-pemain muda ini bisa mengisi regenerasi atlet di klub sepak bola Persipro.

“Bisa menjadi bibit-bibit atlet berprestasi dalam bidang olahraga sepak bola yang tentunya menjadi harapan bagi Persipro Kota Probolinggo untuk berprestasi lebih baik,” pesan Fadjar.

Ketua Koni Kota Probolinggo Rahadian Juniardi, menyambut baik kegiatan Liga Pelajar Wali Kota Cup Tahun 2022 ini, karena mampu memberikan manfaat positif bagi pelajar di tengah keterbatasan pandemi Covid 19.

”Ditengah pandemi ini justru olahraga adalah salah satu upaya untuk meningkatkan imun tubuh dan dengan adanya kegiatan ini positif sehingga ada gerak tubuhnya,” kata Dodik panggilan akrabnya.

Kompetisi ini direncanakan digelar selama 12 hari dari tanggal 18/2 hingga 3/3. Turut hadir menyaksikan antara lain dari perwakilan PSSI Kota Probolinggo serta perwakilan perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkot Probolinggo. (Ali/Wat)

Haru dan Penuh Kenangan, Perpisahan KKN UNEJ di Desa Sumbermujur

0

LUMAJANG – Setelah melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata selama 45 hari di desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro, sebanyak 430 Mahasiswa saatnya ditarik ke kampus, hal itu ditandai dengan acara seremonial perpisahan yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 19 Januari 2022 di kantor desa setempat.

Para mahasiswa berbaur dan menyatu dengan warga masyarakat, melakukan kegiatan bakti sosial sekaligus menerapkan disiplin ilmu yang mereka peroleh dibangku kuliah dengan elaborasi langsung dengan berbagai latar belakang warga itu sendiri.

Semua warga masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut, mulai dari perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan karangtaruna, termasuk Pokdarwis, menerima kadatangan para mahasiswa tersebut dengan baik dan sekaligus ikut aktip dalam kegiatan mereka.

Markasan, selaku kepala dusun menyampaikan bahwa kehadiran peserta KKN banyak membantu masyarakat, baik ilmu pengetahuan, teknologi dan juga ikut bakti dapat menyerap berbagai pengalaman dan masukan, sehingga hal ini nantinya mampu meningkatkan kemajuan diberbagai bidang.

Eko, Sekertaris Desa Sumbermujur, mewakili Kepala Desa dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas kehadiran para mahasiswa yang melakukan KKN dedesanya, diharapkan pula hal ini bisa dilanjutkan untuk berikutnya.

“Desa kami selalu siap menerima adik adik mahasiswa yang melakukan KKN, dan saya harapkan ini bisa dilanjutkan untuk agenda mendatang,” Ujar Eko.

Dalam acara penarikan mahasiswa KKN UNEJ tersebut, juga di serahkan beberapa cenderamata dari pihak kampus, maupun mahasiswa, tentu ini menjadi sebuah ikatan batin yang mengikat untuk antara para mahasiswa dengan warga masyarakat desa Sumbermujur.

Kegiatan yang diakhiri acara ramah tamah , juga foto bareng Para dosen dan mahasiswa dengan perangkat desa bersama warga masyarakat yang hadir, akan tetapi tetap menerapkan protokol kesehatan.

(Markasan)

Kejar target 100 Persen, Polresta Mojokerto Vaksinasi Booster Karyawan Perusahaan

0

MOJOKERTO – Polresta Mojokerto bekerjasama dengan Manajemen PT Kitoshindo International Biotech (Kitoshindo Group) dalam rangka dukungan pencapaian vaksinasi 100 persen yang bertepatan dengan digelarnya Vaksinasi Secara Sersentak yang ditinjau laingsung Presiden Presiden Joko Widodo secara virtual.

PT Kitoshindo Group ini perusahan yang bergerak di bidang kecantikan dan kesehatan sangat antusias dalam mendukung program pemerintah dengan percepatan Vaksinasi dosis booster, Sebanyak 500 orang karyawan menerima vaksin yang disiapkan Polresta Mojokerto di halaman pabrik. Jumat (18/2/2022).

Menyimak secara virtual oleh Pesiden Joko Widodo dalam arahannya menekankan pentingnya capaian vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan (prokes) di tengah pandemi Covid-19 saat ini. “Ada dua hal yang penting saat ini, capaian vaksin dan protokol kesehatan. Dan utamanya memakai masker, itu yang penting,” pesannya.

Presiden mengucapkan terima kasih kepada TNI, Polri dan Pemerintah kabupaten maupun kota se-Indonesia yang selalu masif melaksanakan percepatan vaksinasi dan tetap menerapkan prokes di wilayah masing-masing.

Saat dilokasi vaksinasi, Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan, mengatakan di wilayah hukum Polresta Mojokerto untuk sasaran kepada kelompok lansia dosis 1 sebesar 165,89 persen, dosis 2 sebesar 138, 63 persen dan dosis 3 baru mencapai 32,01 Persen. “Jadi apa yang menjadi kebijaksanaan Bapak Presiden sudah terlaksana di Mojokerto Kota,” ungkapnya.

Tingginya angka capaian vaksin dosis 1 karena banyaknya masyarakat luar wilayah hukum Polresta Mojokerto datang mengikuti vaksin di wilayahnya. Menurutnya, Polresta Mojokerto juga membantu wilayah lain untuk melakukan vaksinasi karena Kota Mojokerto merupakan pusat perdagangan.

“Karena Mojokerto Kota ini menjadi sentra pengobatan, perdagangan, dimana wilayah disekitarnya mencari kuliner ke Mojokerto Kota. Bahkan orang dari daerah lain yang ingin diskusi juga datang ke Mojokerto Kota. Biasanya mereka diskusi di pinggir jalan dan alun-alun Mojokerto Kota,” katanya.

Masih kata Kapolresta, apa yang sudah diperintahkan Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan yang menjadi kebijakan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta di wilayah hukum Kota Mojokerto Kota sudah dilaksanakan dengan optimal. Terutama capaian vaksinasi.

Sebagai Tuang rumah dan penanggung jawab pelaksanaan Vaksinasi, Chief Operational Officer (COO) PT Kitoshindo Group, Hernando Karsten Wilianto mengucapkan terima kasih kepada Polresta Mojokerto yang mendukung vaksinasi booster di PT Kitoshindo Group. “Seluruh karyawan yang jumlahnya 500 lebih ini sudah 100 persen vaksinasi dosis pertama dan kedua,” ujarnya.

Dengan dukungan dari Polresta Mojokerto sehingga kegiatan Vaksinasi Serentak Indonesia di PT Kitoshindo Group menuju pencapaian 100 persen vaksinasi dosis ketiga bisa digelar. Sebagai salah satu perusahaan di Kota Mojokerto, pihaknya berharap upaya tersebut dapat mendukung program dari Presiden Jokowi untuk 100 persen vaksinasi.

“Kami sangat menjaga kesehatan dari karyawan kami sehingga karyawan kami bisa menjaga kesehatan dari seluruh masyarakat karena produk kita digunakan faskes-faskes di seluruh Indonesia. Selain itu kami juga melakukan prokes, 100 persen memakai masker untuk seluruh karyawan yang berada di area PT Kitoshindo ini,” Imbuhnya (tim)

Dispendik Bondowoso Kembali Berlakukan Pembelajaran Secara Daring

0

BONDOWOSO –Setelah beberapa minggu di adakan pembelaran tatap muka (TM) Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Langkah ini dilakukan, untuk mengantisipasi munculnya kluster sekolah atau pendidikan, yang sempat terjadi di Bondowoso,tegasnya jumat,(18/02).

Kepala Dispendik Bondowoso, Dr H Sugiono Eksantoso MM, mengatakan pembelajaran daring diberlakukan kembali untuk menghindari cluster baru penyebaran Virus Corona di Bondowoso ini. “Setelah kami melakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 dan perkembangan penyebaran Virus Corona, disarankan agar lembaga di bawah pembinaan Dispendik ditutup sementara waktu,”tegasnya.
Mulai Senin (21/02/2022) lusa, tegas kepala Dispendik, pembelajaran di KB, TK, SD dan SMP, akan dilaksanakan secara daring atau PJJ. Kesehatan dan keselamatan murid dan guru, bagi kami adalah prioritas utama.

Disampaikan, ada 20 murid SMPN yang terpapar Virus Corona. Yaitu di SMPN 1 ada sebanyak 9 murid dan sisanya murid SMPN 3. Sebelumnya, 3 murid SD Katolik diketahui terpapar Virus dari Cina ini. Hampir seluruh murid yang kena Covid-19, terlihat sehat atau masuk dalam kategori OTG (Orang Tanpa Gejala) “paparnya.(tim).

Dianggap Tidak Transparan, Format Pertanyakan Transparansi Nilai Tambahan untuk Bacakades

0

PASURUAN – Aliansi yang tergabung dalam Forum Masyarakat Timur (Format) mendatangi kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) pada Jum’at (18/02/2022).

Mereka mendatangi kantor yang berada di lantai 2 pusat perkantoran Raci Kabupaten Pasuruan itu untuk meminta penjelasan dan transparansi terkait nilai tambahan keputusan dan sanggahan kelulusan bakal calon kepala desa yang merasa dirugikan.

Permintaan itu dilontarkan pada DPMD, sebab ada salah satu calon bacakades di Desa Rebalas Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan yang merasa kecewa dengan hasil tes baca dan tulis serta hasil nilai tambahan yang diputuskan oleh panitia pemilihan kepala desa.

Bahkan, diduganya pula, dilakukan oleh oknum kecamatan Grati atau desa Rebalas dan disinyalir untuk menjegal seseorang, yakni Joko, yang maju dalam penjaringan bacakades

Atas aduan dari bacakades itulah, Ismail Makki, ketua aliansi Format lantas meminta klarifikasi tentang adanya nilai tambahan yang terkesan ada permainan serta manipulasi data terhadap bakal calon kepala desa, yang notabene sebagai perangkat desa, tersebut.

“Kami menindak lanjuti aduan dari bacalon kades yang merasa tidak puas dengan nilai yang diberikan salah satu bacalon,”

Padahal, terang Makki, kalau dilihat dari nilai itu masuk urutan 3. Sedangkan yang tertulis di lembar penilaian dijelaskan untuk bacalon apabila seorang perangkat yang sudah mengabdi selama 5 tahun 10 tahun sampai 20 tahun ada tambahan sesuai aturan di perbup.

“Namun ini tidak dimasukan sehingga tim Format meminta berkas data pendaftaran untuk meneliti dan mengkaji ulang milik Joko, bacalon kades Rebalas,” jelas Makki.

Ditambahkan Makki, pihaknya mengangkat masalah tersebut karena kebijakan, terutama adanya nilai tambahan, yang dianggapnya kurang transparan.

Di kantor DPMD, Bakti selaku Plt Kepala Dinas mengatakan, bahwa pihaknya sudah melaksanakan keputusan ini sesuai aturan perbup.

“Jika dalam tes ke 6 calon dalam tes tulis, baca dan membaca kitab suci ke semuanya lolos, dilanjutkan ke penilaian tambahan sesuai ijasah dan pernah mengabdikan di Pemeritahan,” jelas Bakti.

Masih kata Bakti, pengabdian di pemerintahan maksudnya adalah pernah menjadi dari perangkat sampai mantan kades yang di atas 5 tahun. Termasuk pernah menjadi anggota TNI, Polri dan ASN lainnya pada masa kerja 5 tahun keatas.

“Sedangkan milik Joko sesuai dokumen yang masuk ke kami tercatat pernah menjadi kepala dusun, sesuai Surat Keterangan tertanggal 27 Februari 2017. Itu artinya masih kurang dari 5 tahun. Jadi yang bersangkutan tidak mendapat nilai tambahan,” jelas Bakti.

Sementara itu, menyikapi permasalahan tersebut, Abdul Muin, ketua DPC LSM Penjara Indonesia kabupaten Pasuruan, mengatakan, jika Perbup No 47 Tahun 2021 hanya menjelaskan adanya nilai tambahan bagi bacakades yang bisa membaca dan menuliskan kembali kitab suci Al Quran.

“Kalau hanya nilai baca tulis dan membaca kitab suci alqur’an yang bisa disanggahkan, sedang untuk nilai tambahan menurut perbup tidak bisa menjadi sanggahan atau keberatan lantas buat apa ada aturan,” ungkap Muin.

Untuk itu, imbuh Muin, dirinya akan meminta pertemuan pada Senin (21/02/2022) lusa untuk meneliti kembali kebenaran berkas data lampiran SK No 17 September 2012 tentang pengangkatan Joko sebagai Kepala Dusun. (arie/tofa)

Ketua MUI Pesanggaran Banyuwangi Terkapar Setelah Ditusuk Salah Seorang Santri

0

GEMPURNEWS, BANYUWANGI – KH Afandi Musyafa yang merupakan ketua MUI Pesanggrahan Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi korban percobaan pembunuhan pada Jumat dini hari (18/2/2022).

Pelaku disinyalir adalah DR warga Dusun Rejoagung, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

Akibat kejadian ini, pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Hidayah, Dusun Tembakur, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, tersebut mengalami luka serius dibagian rahang dan pinggang akibat tusukan benda tajam.

Melalui video yang direkamnya, KH Affandi Musyafa, dia mengaku sekitar pukul 02.00 WIB santri itu menghampiri dirinya dan mengeluhkan sakit.

“Santri ini mengeluh sakit perut. Kemudian langsung minta air agar bisa sembuh. Tapi tiba-tiba saja langsung menyerang saya,” ujarnya dalam video yang dilihat detikJatim.

Kiai Afandi kemudian membuatkan air doa untuk sekadar meringankan sakit yang dikeluhkan. Tanda diduga, langsung menyerang dengan menusukkan belati ke arahnya.

Secara refleks dirinya menangkis dengan tangan. Belati yang hendak ditusukkan ke area badan, mengenai lempeng bagian pipinya.

“Saya refleks untuk mencoba menangkis. Dan kena tangan saya,” tambahnya.

Sesaaat kemudian pelaku kemudian melarikan diri. Pelaku sengaja meninggalkan dua kerabatnya yang masih berada di Pondok pesantren.

Beruntung Kiai Affandi selamat dalam insiden ini, dia sedang menjalani perawatan medis di RS Al Huda Genteng.

Belum diketahui pasti apa motif DR mencoba membunuh KH Afandi Musyafa. Hingga kini aparat Polsek Pesanggaran masih memburu DR.

Untuk diketahui, DR adalah warga Lingkungan Njepit, Dusun Rejoagung, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur. Dia berasal dari Palembang, dan sudah 15 hari berada di Pondok Pesantren Miftahul Hidayah Dusun Tembakur, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, asuhan KH Afandi Musyafa. (siget)

Launching Solo Smart City, Kapolri: Pelayanan Publik Mudah dan Tak Berbelit-Belit

0

SURAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan Gedung Mako Polresta Surakarta, Gedung Satpas SIM Polres Sukoharjo, Gedung Satpas SIM Polres Wonogiri, Rusun Polresta Banyumas, Rusun Polres Demak, hingga me-launching Solo Smart City.

Dalam kesempatan tersebut, Sigit berharap, diresmikannya sejumlah sarana dan prasarana (sarpras) kepolisian dan Solo Smart City tersebut sejalan dengan semangat konsep Presisi terkait transformasi pelayanan publik.

Sigit berharap, dengan dilakukannya hal tersebut, pelayanan terhadap masyarakat akan berjalan semakin optimal. Yang paling terpenting adalah, kata Sigit, masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah dan tidak berbelit-belit.

“Jadi, dari rangkaian, peresmian yang kita laksanakan tadi, tentunya adalah, bagaimana tujuan kita, khususnya kami di Polri untuk wujudkan transformasi pelayanan publik. Sehingga pelayanan semakin baik dirasakan oleh Masyarakat dengan pelayanan yang tidak berbelit-belit dan dirasakan mudah. Ini tentunya hal-hal yang kita harapkan. Kedepan, bisa betul-betul dirasakan oleh masyarakat,” kata Sigit dalam kegiatan tersebut di Polresta Surakarta, Jumat (18/2/2022).

Terkait Solo Smart City, mantan Kabareskrim Polri ini menjelaskan bahwa, konsep tersebut merupakan perpaduan antara pihak Kepolisian dengan seluruh stakeholder di Pemerintah Kota Solo.

Menurutnya, kedepan Polri dan Pemkot Solo akan berkolaborasi untuk memberikan pelayanan masyarakat dengan memanfaatkan teknologi informasi yang ada.

“Untuk kemudian bersama-sama bisa memberikan pelayanan yang bersifat Command Center, Emergency Command Center terhadap peristiwa yang terjadi dan kemudian membutuhkan pelayanan cepat,” ujar mantan Kapolda Banten itu.

Dengan sistem integrasi ini, kata Sigit, nantinya akan saling mengisi untuk segera memberikan pelayanan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan cepat. Dicontohkan apabila terjadinya aksi kriminalitas, kebakaran, dan kecelakaan.

“Dimana masing-masing fungsi dengan satu sistem pelayanan yang ada ini kemudian terkoneksi dengan cepat. Anggota-anggota yang di lapangan melakukan langkah mulai dari mencari, mengamankan, menangkap pelaku dan secara cepat melakukan pemadaman. Ini bisa kita laksanakan dengan baik dan itu semua karena adanya kolaborasi dan integrasi yang kita laksanakan,” ucap Sigit.

Sigit berharap, Solo Smart City ini kedepannya akan terus ditingkatkan untuk menjadi semakin lebih baik. Serta dilakukan evaluasi dengan melakukan perbandingan konsep smart city yang ada di dunia.

“Kita harapkan, Solo Smart city ini bisa menjadi role model yang kemudian kita replikasi, untuk kita kembangkan di kota lain. Bukan hanya tingkat kabupaten, namun juga kita kembangkan di tingkat provinsi. Nanti kedepan kita bisa kembangkan di tingkat nasional atau tingkat lebih besar. Itu tentu menjadi harapan kita. Kita mulai dari Solo Smart City,” papar Sigit.

Sigit menuturkan, konsep integrasi ini dilakukan di Solo, lantaran seluruh stakeholdernya telah siap untuk berkolaborasi serta bersinergi guna memberikan pelayanan masyarakat yang jauh lebih baik lagi.

“Yang paling penting adalah bagaimana kemudian Solo Smart City betul-betul sebagai bentuk pelayanan publik yang dirasakan masyarakat Solo. Sehingga membuat Solo semakin nyaman, aman dan ngangenin, sebagai destinasi wisata dan destinasi-destinasi lain yang akan memanfaatkan Kota Solo yang telah memiliki konsep ini,” tutup Sigit. (tim)

18 Desa di Banyuwangi Terima Pencairan Dana Desa

0

Banyuwangi–Beberapa Desa di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, akhirnya bisa bernafas lega. Hal ini karena aggaran Dana Desa (DD) untuk berbagai keperluan masyarakat sudah mulai cair.

Namun, tidak semua desa dapat menerima pencairan. Hanya 18 desa saja dari 189 desa di Banyuwangi yang sudah pencairan DD, terhitung dari awal tahun hingga 16 Februari 2022.

“Selebihnya masih proses pengajuan, sehingga yang sudah cair hanya 18 desa, itu terhitung hanya sampai tanggal 16 Februari saja,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Banyuwangi, Kusiyadi, Kamis (17/2/2022).

Adapun pagu anggaran DD di tahun ini untuk seluruh desa yang ada di Kabupaten Banyuwangi mencapai Rp222 miliar, dengan nominal berbeda-beda setiap desa.

“Pencairan DD dilakukan secara bertahap, dikarenakan ada beberapa desa yang masih proses pengajuan,” ungkap Kusiyadi.

Sesuai ketentuan, masih kata Kusiyadi, pencairan tersebut dibagi dalam beberapa termin. Tergantung kategori apakah desa itu masuk desa mandiri atau tidak.

“Kalau desa itu mandiri, maka dana desa hanya dicairkan dalam dua tahap. Tahap satu 60 persen, tahap dua 40 persen. Tapi kalau bukan desa mandiri, dana desa itu dicairkan dalam tiga tahap, 40 persen, 40 persen dan 20 persen,” jelasnya.

Kusiyadi menambahkan, dari 18 desa yang sudah menerima pencairan DD, kebanyakan adalah desa mandiri.

“Di Banyuwangi sendiri ada 86 desa yang berstatus mandiri, yang lain juga masih ada desa maju dan berkembang,” terang Kusiyadi.

Selain itu, program BLT-DD juga ada 14 desa yang sudah pencairan selama kurun waktu tiga bulan. Dan tinggal menunggu penyaluran saja.

Penggunaan Dana Desa diprioritaskan untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Selain itu juga untuk peningkatan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan dan dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa.

Pelaksanaan kegiatan yang dibiayai dari DD berpedoman pada pedoman teknis yang ditetapkan oleh Bupati/ Walikota mengenai kegiatan yang dibiayai dari DD. (sigit)

Ketua LSM AMCD Pasuruan Siap Jalankan Amanah Masyarakat Desa Sibon

0

PASURUAN – Pesta demokrasi pemilihan Kepala Desa tinggal menghitung hari, berdasarkan informasi yang didapat pemilihan Kepala Desa serentak se Kabupaten Pasuruan akan dilaksanakan pada Hari Rabu, 23 Maret 2022.

Rencananya, perhelatan pilkades serentak itu bakal digelar di 54 Desa Sekabupaten Pasuruan.

Salah satunya Pilkades dilaksanaka di Desa Sibon Kecamatan Pasrepan Kabupaten Pasuruan.

Direncanakan pula, pengambilan nomor urut cakades akan dilakukan pada 22 Februari 2022 setelah dilakukan tes ulang terkait baca dan tulis kitab suci Al Qur’an.

Di Desa Sibon Kecamatan Pasrepan, setidaknya telah terjaring lima bakal calon kepala desa, setelah sebelumnya 2 orang dinyatakan tidak lolos.

Dari 5 bakal calon kepala desa yang lolos penjaringan, salah satu kandidatnya yakni Hanan.

Hanan merupakan ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Masyarakat Cinta Damai (LSM AMCD) Pasuruan.

Pada Gempur News, Hanan menyampaikan, dirinya siap mengabdikan diri untuk masyarakat.

“Pembenahan dan peningkatkan program desa dengan sebenarnya, termasuk meliputi peningkatan pelayanan, kesejahteraan serta pembangunan infrastruktur di desa Sibon,” paparnya.

Selain itu, Hanan juga menyebutkan visinya dalam pilkades tersebut yakni, Bersatu membangun Desa yang Jujur, Adil, Sejahtera, dan Berbudaya.

Sedangkan untuk misinya, dia akan berusaha untuk mewujudkan pemerintah desa yang jujur, adil, dan tata kelola pemerintahan yang transparan.

Masih kata Hanan, dia juga akan berusaha untuk mengedepankan kejujuran dan musyawarah mufakat guna mewujudkan sarana dan prasarana sebagai penunjang kegiatan perekonomian dan kesejahteraan warga desa.

Pada akhir percakapan, dirinya juga berharap masyarakat desa Sibon bertindak bijak dalam menentukan figur pemimpin yang setidaknya bisa mengakomodir setiap kepentingan masyarakat desa tersebut secara luas.

“Jika diberikan amanah untuk memimpin desa Sibon, saya pastikan tidak akan ditemukan lagi sekat penilaian pendukung atau tidaknya saat Pilkades. Semua akan saya rangkul demi kemajuan desa Sibon,” pungkasnya. (qomar)