Home Blog Page 151

Polwan Raih Medali Perunggu di SEA Games 2025 Thailand

0

Medan – Kabar membanggakan datang dari ajang olahraga bergengsi Asia Tenggara, SEA Games 2025 yang berlangsung di Thailand. Salah satu personel terbaik Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), Bripda Aprilia Eka Putri Lumbantungkup, berhasil mengharumkan nama bangsa dan institusi Polri dengan meraih juara ketiga (Medali Perunggu).

Direktur Samapta Polda Sumut melaporkan langsung pencapaian luar biasa ini kepada Kakorsabhara dan Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri pada Rabu sore (17/12). Bripda Aprilia, yang merupakan Bintara Remaja Ditsamapta Polda Sumut, tampil gemilang dalam rangkaian pertandingan Muangthai yang berlangsung sejak hari Sabtu hingga Rabu di Assumption University, Bangkok.

Dalam laporan resminya, Bripda Aprilia menjalani babak final pada Selasa sore pukul 17.00 WIB. Ia berhasil menembus sesi semifinal setelah melewati serangkaian babak penyisihan yang ketat.

Di babak semifinal, Bripda Aprilia berhadapan dengan atlet tangguh asal Myanmar, May Thazin Htoo. Pertandingan berlangsung sengit selama tiga ronde penuh dengan durasi masing-masing ronde 2 menit. Meski telah memberikan perlawanan maksimal sepanjang 9 menit pertandingan, Bripda Aprilia harus puas menempati posisi juara ketiga Cabang olahraga Muangthai.

Apresiasi Institusi

Prestasi ini merupakan bukti nyata bahwa personel Polri tidak hanya berdedikasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga tingkat internasional.

“Kami sangat bangga atas pencapaian Bripda Aprilia Eka Putri Lumbantungkup. Medali perunggu di SEA Games 2025 ini adalah hasil kerja keras dan disiplin tinggi sebagai anggota Polri sekaligus atlet nasional,” ungkap perwakilan Polda Sumut dalam laporannya.

Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polri, khususnya para bintara remaja, untuk terus menggali potensi diri dan memberikan kontribusi positif bagi Indonesia di mata dunia.

Polres Gresik Bongkar Aplikasi Gomatel yang Sebar 1,7 Juta Data Debitur

0

GRESIK – Satreskrim Polres Gresik Polda Jawa Timur bergerak cepat membongkar praktik penyalahgunaan data pribadi melalui aplikasi ilegal ‘Gomatel – Data R4 Telat Bayar’ yang beroperasi di wilayah Gresik.

Dalam pengungkapan kasus ini, Polisi menemukan sebanyak 1,7 juta data debitur yang disebarluaskan tanpa izin.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu mengatakan, data debitur yang disebar tersebut tidak hanya berasal dari Kabupaten Gresik, namun termasuk data debitur yang berada di luar Kabupaten Gresik.

“Pengungkapan ini berawal dari patroli siber yang rutin dilakukan jajaran Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim,” kata AKBP Rovan, Kamis (18/12).

Dari patroli tersebut, lanjut Kapolres Gresik petugas mendapati informasi viral yang menjadi atensi publik terkait aplikasi yang digunakan oleh oknum debt collector ilegal untuk mengakses data pribadi masyarakat.

Sementara itu, Kanit Tipidter Satreskrim Polres Gresik, Iptu Komang Andhika Haditya Prabu, mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan mendalam setelah menemukan indikasi pelanggaran serius terhadap perlindungan data pribadi.

“Karena data pribadi seseorang disebarluaskan di sana, informasi tersebut kami tindak lanjuti dengan penyelidikan. Saat ini kami telah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi,” ujar Iptu Komang.

Iptu Komang menjelaskan, aplikasi Gomatel Data R4 Telat Bayar dapat diakses secara umum dan bahkan sempat tersedia di Play Store.

Aplikasi tersebut menggunakan sistem berbasis langganan, dimana data debitur diperjualbelikan kepada pihak-pihak tertentu.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui salah satu saksi berperan sebagai pembuat atau aplikator aplikasi ilegal tersebut.

“Salah satu saksi berperan sebagai aplikator. Selain itu, ada saksi lain yang berperan mencari data debitur dengan cara bekerja sama dengan sejumlah finance,” jelasnya.

Hingga saat ini, data debitur yang berhasil diidentifikasi mencapai sekitar 1,7 juta orang, dan jumlah tersebut masih terus didalami oleh penyidik.

Data debitur tersebut kemudian dimasukkan ke dalam aplikasi bernama Gomatel R4 untuk kemudian diperjualbelikan secara berlangganan.

“Kami masih mendalami kemungkinan adanya penambahan data,” beber Iptu Komang.

Tak hanya fokus pada penegakan hukum, Polres Gresik Polda Jatim juga memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tidak menjadi korban intimidasi oknum debt collector ilegal.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak pernah takut bila ada oknum yang mengaku debt collector menghentikan kendaraan di tengah jalan,” tegasnya.

Masyarakat diminta untuk menanyakan legalitas petugas yang mengaku sebagai debt collector.

“Jika tidak bisa menunjukkan legalitasnya, segera lapor ke polisi. Karena tindakan tersebut bisa diidentifikasi sebagai begal berkedok debt collector,” pungkasnya.

Sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, Polres Gresik Polda Jatim membuka layanan pengaduan cepat melalui hotline “Lapor Cak Roma” di nomor 0811-8800-2006, atau masyarakat dapat langsung mendatangi kantor kepolisian terdekat apabila menemukan aktivitas mencurigakan. (*)

Rp 300 MILLIAR HILANG DALAM 14 MENIT: WAJAH BARU KEJAHATAN DI ERA BLOCKCHAIN

Lembang, Gempur News.

Kejahatan di era digital telah mengalami lompatan besar. Tidak lagi selalu hadir dalam bentuk kekerasan di jalanan, melainkan bergerak senyap melalui sistem teknologi. Hilangnya Rp300 miliar aset digital dalam waktu 14 menit menjadi ilustrasi nyata dari ancaman baru tersebut, yang diangkat secara komprehensif dalam NASTRAP Terbaik Sespimti Polri karya Kombes Pol Dr. M. Arsal Sahban.

Kombes Arsal Sahban, seorang perwira Polri, telah menyelesaikan NASTRAP-nya yang membahas tentang strategi Polri menghadapi dampak negatif teknologi blockchain terhadap stabilitas keuangan negara. NASTRAP ini dianugerahi Penghargaan Sanyata Sumanasa Wira Aksara Utama (Novelty) karena mengangkat jenis kejahatan yang belum banyak dibahas dalam NASTRAP maupun tulisan ilmiah sebelumnya.

“Blockchain bukan lagi sekadar teknologi, tapi juga menjadi sarana kejahatan yang dapat mengancam keuangan negara,” kata Kombes Arsal Sahban.

Kasus peretasan Axie Infinity – Ronin Bridge pada tahun 2022 yang menyebabkan kerugian sekitar Rp8,8 triliun dan kasus Worldcoin yang mengumpulkan jutaan data biometrik retina masyarakat Indonesia menjadi contoh nyata dari ancaman kejahatan ini.

“Ini bukan sekadar cybercrime, melainkan cyber dependent financial crime. Kejahatan yang menargetkan ekonomi nasional, bukan hanya individu,” tegas Kombes Arsal Sahban.

NASTRAP Kombes Arsal Sahban ini lahir dari kegelisahan strategis bahwa kejahatan telah berubah wajah, bergerak senyap, lintas batas negara, dan langsung menembus sistem keuangan.

Dengan NASTRAP-nya, Kombes Arsal Sahban menegaskan bahwa tantangan keamanan ke depan menuntut perubahan paradigma kepemimpinan Polri. Kejahatan keuangan berbasis blockchain tidak bisa dihadapi dengan pendekatan lama, karena karakter ancamannya cepat, anonim, lintas yurisdiksi, dan berdampak sistemik terhadap stabilitas keuangan negara.

NASTRAP ini dipaparkan pada 3 Desember 2025 dan diuji pada 4 Desember 2025, kemudian ditetapkan sebagai yang terbaik dan dianugerahi Penghargaan Sanyata Sumanasa Wira Aksara Utama (Novelty) pada yudisium 16 Desember 2025.( Joe).

Hari Jadi Banyuwangi, Bu Ipuk Ziarah ke Makam Bupati Terdahulu

0

Gempurnews.com | Banyuwangi – Momen Hari Jadi Banyuwangi yang jatuh pada 18 Desember, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani ziarah ke makam Bupati Banyuwangi terdahulu. Ziarah ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan sekaligus mengingat kembali jasa para pendahulu yang telah memberikan pondasi yang kokoh bagi berdirinya Banyuwangi.

Usai upacara peringatan Harjaba, Bupati Ipuk berziarah ke kompleks makam Bupati Banyuwangi terdahulu, di Kelurahan Kepatihan, Banyuwangi, yang letaknya tidak jauh dari Pendopo Banyuwangi.

Ziarah diikuti Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Sekda Banyuwangi Guntur Priambodo, Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Arm. Triyadi Indrawijaya, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso, Kajari Banyuwangi Agustinus Octovianus Mangotan, Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono dan Kepala kantor SAR Banyuwangi I Made Oka Astawa.

Di kompleks pemkamanan tersebut bersemayam para Bupati Banyuwangi terdahulu yakni Kanjeng R.T. Wiroguno II (Mas Thalib), Bupati Banyuwangi II (1782-1818); Kanjeng R.T. Suronegoro, Bupati Banyuwangi ke III (1818-1832).

Kanjeng Raden Adipati Wiryodanu Adiningrat, Bupati Banyuwangi IV (1832-1867); Kanjeng R.T Pringgo Kusumo, Bupati Banyuwangi V (1867-1881); Kanjeng R.T Astro Kusumo, Bupati Banyuwangi VII (1888-1889); Kanjeng R.T. Achmad Noto Adisoerjo, Bupati Banyuwangi XI (1920-1930) dan Ir. H. Samsul Hadi, Bupati Banyuwangi XXV (2000-2005).

Bupati Ipuk mengatakan ziarah ini sebagai wujud penghormatan mendoakan atas jasa para pendahulu yang telah mengabdikan hidupnya untuk Banyuwangi. Serta menjadi pengingat bahwa kemajuan yang saat ini digapai adalah hasil dari fondasi yang dibangun oleh para pendahulu.

“Ziarah ini bukan hanya meneruskan tradisi tapi bentuk penghormatan kepada para bupati terdahulu, dan pengingat bagi kita semua bahwa Banyuwangi berdiri kokoh juga berkat perjuangan dan pengabdian para pendahulu,” Kata Ipuk usai melakukan ziarah.

Pada ziarah tersebut Bupati Ipuk dan semua yang hadir membacakan doa yang dilanjutkan dengan menaburkan bunga di atas makam.

“Semoga para bupati terdahulu mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kita jadikan semangat perjuangan, pengabdian, dan ketulusan mereka sebagai teladan menjadikan Banyuwangi semakin maju, sejahtera dan berdaya saing,” ujarnya.

Sebelumnya rangkaian peringatan Harjaba ke 254 diawali dengan Upacara Peringatan Harjaba di Halaman kantor Pemkab Banyuwangi yang dilanjutkan makan nasi bungkus bersama berbagai elemen masyarakat mulai ojol, pesapon, juru parkir dan warga umum. (*)

Hari Jadi Banyuwangi ke-254, Bupati Ipuk: Tandang Bareng Bangun Solidaritas

0

Gempurnews.com | Banyuwangi – Hari ini, 18 Desember Kabupaten Banyuwangi memperingati Hari Jadinya yang ke-254. Pemkab Banyuwangi menggelar sejumlah acara, mulai menggalang solidaritas untuk korban bencana, doa bersama, hingga penampilan aneka atraksi seni oleh anak-anak sekolah.

Peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) diawali dengan upacara yang dipimpin Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani sebagai inspektur upacara, di Halaman Pemkab Banyuwangi, Kamis (18/12/2025). Peserta upacara terdiri dari budayawan, seniman, kalangan pelajar, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga ojol.

Upacara diawali dengan sendratari tentang sejarah berdirinya Banyuwangi yang ditandai dengan Perang Puputan Bayu dibawakan oleh puluhan siswa Sekolah Rakyat Banyuwangi.

Perang Puputan Bayu merupakan pertempuran heroik rakyat Banyuwangi melawan VOC pada 1771–1772, yang dipimpin Mas Rempeg Jagapati, keturunan Prabu Tawang Alun (raja Kerajaan Blambangan).

Pada 18 Desember 1771, terjadi pertempuran habis-habisan yang dikenal istilah Puputan di desa Bayu, yang saat ini masuk wilauah Kecamatan Songgon.

Di perang itu pasukan VOC menderita kerugian besar bahkan komandan mereka, Sersan Mayor Van Schaar, tewas dalam pertempuran tersebut. Namun, Pangeran Jagapati juga gugur dalam perang besar tersebut yang menewaskan puluhan ribu orang itu.

Ratusan siswa SMP dan SMA juga menampilkan tari kolosal khas Banyuwangi. Usai upacara, Bupati Ipuk sarapan bareng berbagai elemen masyarakat mulai tukang becak, pesapon, dan ojol.

“Harjaba sebagai momen untuk mengingatkan kita kembali untuk terus bergandengan tangan, berkolaborasi untuk menghadapi masa depan,” kata Ipuk.

Ipuk mengajak seluruh warga untuk meningkatkan rasa solidaritas. Salah satunya, ucapan Harjaba yang dari tahun ke tahun biasanya berbentuk karangan bunga, mulai tahun ini diimbau dirupakan paket sembako untuk warga pra sejahtera dan korban bencana.

Hasilnya lebih dari seribu paket sembako telah terkumpul mulai 13 Desember hingga hari ini. Hingga hari ini, kiriman paket masih terus berdatangan. Pengumpulan berlangsung hingga 19 Desember.

“Kami juga mengajak ASN untuk berdonasi kepada saudara kita yang tertimpa bencana di Sumatera. Alhamdulillah, mendapat respon yang positif,” kata Ipuk.

Ipuk bersama Forkopimda juga ziarah ke kompleks makam mantan Bupati Banyuwangi.

Selain itu juga akan digelar doa bersama dan sholawat bareng para tokoh agama, Kamis malam (18/12/2025). Banyuwangi akan berdoa bersama untuk kebaikan Indonesia dan Banyuwangi. (*)

Siswa Sekolah Rakyat Banyuwangi Meriahkan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-254

0

Gempurnews.com | Banyuwangi – Puluhan siswa Sekolah Rakyat Banyuwangi menampilkan fragmen dalam Upacara Peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-254 yang digelar halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Kamis (18/12/2025). Para penonton sangat terhibur dengan penampilan mereka dalam fragmen Perang Puputan Bayu.

Meski berlatih hanya tiga hari, 40 siswa jenjang SD hingga SMA Sekolah Rakyat ini berhasil tampil apik. Mereka berlatih di bawah bimbingan Dewan Kesenian Blambangan (DKB).

“Awalnya memang grogi. Tapi setelah itu lancar, dan juga senang bisa tampil di depan banyak orang,” kata Akbar, siswa kelas 7 Sekolah Rakyat Licin, Banyuwangi.

Perasaan yang sama juga diungkapkan Yusuf. Siswa kelas 7 SR Licin itu mengaku terharu, sekaligus bangga bisa ikut meramaikan Harjaba.

“Ini pertama kali tampil di hadapan orang banyak. Apalagi ada Ibu Bupati. Senang sekali,” ujarnya.

Mereka menampilkan fragmen sejarah Perang Puputan Bayu, kisah pertempuran besar antara rakyat Blambangan melawan VOC Belanda pada tahun 1771. Dikisahkan bagaimana kesewenang-wenangan VOC Belanda terhadap rakyat Blambangan. Dari sanalah, muncul semangat perlawanan yang dipimpin oleh Pangeran Rempeg Jogopati, keturunan Prabu Tawang Alun (raja Kerajaan Blambangan).

Pada 18 Desember 1771, terjadi pertempuran habis-habisan yang dikenal istilah Puputan di desa Bayu, yang saat ini masuk wilauah Kecamatan Songgon.

Di perang itu pasukan VOC menderita kerugian besar bahkan komandan mereka, Sersan Mayor Van Schaar, tewas dalam pertempuran tersebut. Namun, Pangeran Jagapati juga gugur dalam perang besar tersebut yang menewaskan puluhan ribu orang itu.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fietiandani menyampaikan bahwa Banyuwangi akan terus memberikan panggung bagi anak-anak muda Banyuwangi. Mulai dari seni, budaya, sains, hingga olahraga.

“Kami rangkul semuanya. Anak-anak muda harus diberikan ruang ekspresi yang seluas-luasnya. Tak terkecuali siswa di Sekolah Rakyat,” ujarnya.

Ipuk sengaja memberikan ruang bagi pelajar Sekolah Rakyat untuk tampil di hadapan publik. “Ini salah satu cara memotivasi agar mereka lebih percaya diri. Tidak perlu minder, karena semua anak memiliki kelebihan dan kesempatan untuk sukses,” tegas Ipuk.

Selain fragmen sejarah perang Puputan Bayu, peringatan Harjaba ke-254 juga dimeriahkan beragam kesenian lainnya. Di antaranya, tari kolosal Jayantara yang menceritakan keberanian rakyat Banyuwangi dalam mempertahankan Bumi Blambangan. Tari kolosal ini disuguhkan oleh puluhan pelajar dari berbagai wilayah di Banyuwangi. Ada juga paduan suara hingga grup gamelan yang seluruh anggonya adalah para pelajar. (*)

Harjaba ke-254, Banyuwangi Beri Penghargaan Warga dan Lembaga Kontributor Pembangunan

0

Gempurnews.com | Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memberikan penghargaan kepada warga dan lembaga yang telah berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Penghargaan tersebut diserahkan Bupati Ipuk Fiestiandani pada peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-254 di halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Kamis (18/12/2025).

“Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas sumbangsih mereka bagi kemajuan Banyuwangi,” kata Ipuk.

Ipuk menjelaskan, penerima penghargaan memiliki latar belakang yang beragam, mulai bidang pendidikan, pendapatan daerah, kesehatan, kearsipan, hingga lingkungan.

Salah satu penerima penghargaan di bidang pendidikan adalah Reyno Felix Altair Hidayat. Siswa MtsN 3 Banyuwangi itu berhasil mengharumkan nama Banyuwangi di kancah dunia dengan prestasinya meraih Medali Perak pada The 22nd International Junior Science Olympiad 2025 di Rusia.

Penghargaan juga diberikan kepada Yusril Ihsan Adinatanegara, siswi SMPN I Banyuwangi, atas capaiannya meraih medali emas pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 bidang Matematika.

Ada juga Ataka Ahnaf Quthbi Zayyan, siswa SD Islam Al Khairiyah, yang baru saja meraih Medali Perunggu pada Asian Mathematics Primary dalam 15th ASMOPSS (Olympiad For Primary and Secondary Schools) 2025.

“Saya berharap prestasi yang diraih anak-anak ini bisa menginspirasi pelajar yang lain. Jangan ragu untuk memiliki mimpi meraih prestasi hingga level dunia. Kuncinya, rajin belajar serta mau menjalani tantangan,” kata Bupati Ipuk.

Ipuk juga memberikan penghargaan kepada Nur Laila Hayati yang telah berkontribusi pada pembangunan bidang kesehatan. Laila merupakan peraih Juara I role model tempat praktik mandiri bidan (TPMB).

Penghargaan juga diberikan kepada sejumlah mitra di sektor pendapatan daerah. Seperti, UP3 PLN Banyuwangi sebagai mitra pajak barang dan jasa tertentu tenaga listrik. Juga UPT Pengelolaan Pendapatan daerah Prov Jatim di Banyuwangi, sebagai mitra Opsen pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor.

Penerima penghargaan lainnya adalah para wajib pajak yang taat dan patuh pajak, sekolah adiwiyata nasional, serta sejumlah desa/kelurahan penyelamat arsip vital desa/kelurahan.

“Dengan penghargaan ini, kami berharap para penerima semakin termotivasi meningkatkan kontribusinya terhadap pembangunan daerah,” pungkas Ipuk. (*)

Jelang Natal dan Tahun Baru, Wali Kota Probolinggo Pastikan Harga dan Stok Bahan Pokok Aman

0

Probolinggo,
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin melakukan pemantauan langsung terhadap ketersediaan pasokan dan harga barang kebutuhan pokok di sejumlah titik strategis, Rabu pagi (17/12). Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah potensi peningkatan permintaan.

Kegiatan pemantauan dibagi menjadi dua tim. Tim pertama dipimpin langsung oleh Wali Kota Probolinggo bersama Polres Probolinggo Kota, Kodim 0820 Probolinggo, Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo, Pengadilan Negeri Kota Probolinggo, kepala perangkat daerah terkait, perwakilan BPS, Dinas Kesehatan dan P2KB, serta Kepala PT Bulog Cabang Probolinggo.

Tim ini menyasar Pasar Baru di Jalan Panglima Sudirman dan Superindo di Jalan Sukarno Hatta. Di Pasar Baru, Wali Kota meninjau kios dan lapak pedagang serta berdialog langsung dengan mereka. Dari hasil pantauan, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, seperti ayam potong yang mencapai sekitar Rp 40 ribu per kilogram, cabai rawit di kisaran Rp 60–65 ribu per kilogram, serta telur broiler yang menyentuh harga Rp 30 ribu per kilogram. Kenaikan tersebut diketahui telah berlangsung hampir sepekan.

Meski demikian, Wali Kota menegaskan bahwa secara umum kondisi pasar masih terkendali. Beberapa komoditas cenderung mengalami kenaikan, meskipun masih stabil. “Stok bahan pokok di Pasar Baru aman, begitu pula cadangan dari Bulog yang akan terus melakukan operasi pasar hingga akhir tahun,” ujar dr. Aminuddin.

Ia juga menambahkan, harga bawang merah yang sempat naik kini kembali stabil, begitu pula beras yang tidak mengalami kenaikan harga dan stoknya mencukupi. “Secara kumulatif, ketersediaan bahan pokok di Kota Probolinggo dalam kondisi aman,” tegasnya.

Di lokasi kedua, Superindo Jalan Soekarno Hatta, Wali Kota meninjau display produk UMKM dan melakukan pengecekan terhadap barang-barang yang berpotensi kadaluarsa bersama manajer Superindo, Febriyanto. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan produk kedaluwarsa sehingga dinyatakan aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Sementara itu, tim kedua yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Kota Probolinggo Rey Suwigtyo melakukan pemantauan di empat lokasi berbeda, yakni Pasar Kronong Mayangan, agen distribusi telur di Kebonsari Kulon, agen distribusi ayam di Sumber Taman, serta GM Toserba di Jalan dr. Soetomo. Tim ini melibatkan jajaran staf ahli, asisten perekonomian dan pembangunan, kepala OPD terkait, hingga Bagian Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Probolinggo.

Dari hasil pemantauan di GM Toserba, masih ditemukan produk roti dengan masa berlaku PIRT yang telah berakhir serta tidak mencantumkan tanggal kadaluarsa. Di Pasar Kronong, petugas melakukan pengecekan harga bawang merah, bawang putih, kentang, dan cabai untuk menyesuaikan dengan harga acuan DKUP, dengan hasil harga di lapangan relatif stabil dan hampir seragam. Pada agen telur diketahui pasokan berasal dari Blitar dengan harga sekitar Rp 27.500 per kilogram untuk kualitas biasa dan Rp 29.500 per kilogram untuk kualitas lebih baik. Sementara di agen ayam, dilakukan pengecekan kesiapan pasokan guna mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang Natal dan Tahun Baru.

Menutup rangkaian kegiatan, Penjabat Sekdakot Probolinggo Rey Suwigtyo menyimpulkan bahwa meskipun masih ditemukan beberapa produk yang belum sesuai ketentuan, secara umum harga dan ketersediaan bahan pokok di Kota Probolinggo terpantau stabil. “Pasokan pangan menjelang Natal dan Tahun Baru dalam kondisi aman, sehingga masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak perlu khawatir,” pungkasnya.(Ali)

Pemuda 21 Tahun Nekat Curi Water Meter PDAM, Polisi Polsek Pemulutan Ogan Ilir Berhasil Mengamankan Pelaku

0

OGAN ILIR, gempurnews.com — Seorang pemuda berusia 21 tahun nekat melakukan aksi pencurian water meter milik PDAM di wilayah Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir. Berkat gerak cepat aparat kepolisian, Polisi Polsek Pemulutan Polres Ogan Ilir berhasil mengamankan pelaku pada Senin (15/12/2025) sore.

Pelaku diketahui berinisial A (21), warga Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir. Ia diduga mencuri water meter PDAM yang terpasang di rumah-rumah warga sehingga menyebabkan kerugian dan terganggunya pelayanan air bersih.

Kapolsek Pemulutan IPTU Nugrah Angga Oktari, S.H. menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan pegawai PDAM terkait maraknya kehilangan water meter di wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, petugas langsung melakukan penyelidikan.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat, petugas mengetahui keberadaan pelaku di tempat persembunyiannya. Tim kemudian bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan,” ujar Kapolsek.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan dua unit water meter milik PDAM yang telah dipotong sebagai barang bukti. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian water meter di wilayah Kecamatan Pemulutan.

Kapolsek Pemulutan menambahkan, pengamanan dilakukan secara humanis guna menghindari tindakan main hakim sendiri dari masyarakat sekitar.

“Pelaku saat ini telah kami amankan di Polsek Pemulutan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencuriani dengan pemberatan. Kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana di lingkungannya.

Humas Polrrs Ogan Ilir

MOH.SANGKUT

Polsek Muara Kuang Dampingi Kegiatan Pembagian Bantuan PIP oleh Anggota DPR RI di SMP Negeri 1 Muara Kuang

0

Muara Kuang, gempurnews.com — Polsek Muara Kuang melaksanakan pendampingan dan pengamanan kegiatan pembagian bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada murid SMP se-Kecamatan Muara Kuang yang dilaksanakan oleh Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Bapak A. W. Noviandi Mawardi, pada Rabu (17/12/2025) sekira pukul 13.00 WIB di SMP Negeri 1 Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir Fraksi Gerindra, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Ilir, Camat Muara Kuang, Kepala SMP Negeri 1 Muara Kuang, para orang tua murid penerima bantuan, serta Kapolsek Muara Kuang yang diwakili oleh Aiptu Boyyono.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak A. W. Noviandi Mawardiu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan terhadap program bantuan pemerintah agar dapat tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para siswa yang berhak menerima.

Polsek Muara Kuang melakukan pendampingan dan pengamanan selama kegiatan berlangsung guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan pembagian bantuan PIP tersebut berakhir sekira pukul 14.30 WIB tanpa adanya gangguan kamtibmas.

Humas Polres Ogan Ilir

MOH.SANGKUT