Home Blog Page 1540

Kapolri: Lebih Baik Kumpul Keluarga di Rumah saat Tahun Baru

0

SULSEL – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Celebes Convention Center, Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (31/12/2021). Selain vaksinasi di Makassar, Kapolri juga memantau pelaksanaan vaksinasi serentak di 6.006 titik di 34 provinsi.

Pelaksanaan vaksinasi serentak di 34 provinsi ini dilakukan guna mencapai target 70 persen angka vaksinasi pada akhir tahun untuk mencapai kekebalan komunal, sebagaimana harapan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam sambutannya, Sigit mengatakan, perlu kerja keras dan sinergi stakeholder terkait untuk mencapai target 70 persen vaksinasi. Sebab menurutnya, vaksinasi adalah salah satu langkah untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 varian omicron yang saat ini sudah masuk di beberapa negara, termasuk Indonesia.

“Kita harapkan makin ditingkatkan semangat masyarakat yang belum vaksin, kemudian bisa berbondong-bondong karena kita dihadapkan dengan varian baru omicron yang mau tidak mau, harus kita jaga bersama. Salah satunya adalah gimana melakukan akselerasi vaksinasi untuk mencapai target yang diharapkan pemerintah,” kata Sigit.

Dalam kesempatan ini, mantan Kabareskrim Polri ini mengimbau agar masyarakat untuk tidak berkumpul di luar rumah dan lebih baik di rumah saja saat perayaan akhir tahun. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 terutama varian omicron.

“Kita imbau kepada masyarakat untuk akhir tahun ini perayaan yang biasa dilaksanakan kita hindari dulu. Lebih baik berkumpul bersama keluarga di rumah, tidak berkumpul di luar rumah,” ujar Sigit.

Ia pun berharap Indonesia bisa melewati akhir tahun dan awal tahun dengan kondisi pertumbuhan laju Covid-19 bisa terkendali. Sebab, jika angka Covid-19 bisa terkendali maka akan berdampak dengan segala macam aktivitas, terutama peningkatan pertumbuhan ekonomi.

Mantan Kapolda Banten ini meminta masyarakat mematuhi segala yang diatur pemerintah, terutama penguatan protokol kesehatan (prokes) dalam segala kegiatan. Selain itu, ia pun kembali mengingatkan bahwa akselerasi vaksinasi perlu ditingkat di wilayah yang belum mencapai 70 persen.

“Kita harapkan semua bisa lakukan akselerasi, lakukan langkah dan strategi sehingga kita bisa mengejar target yang diberikan pemerintah. Ini semua kita lakukan agar kita betul-betul bisa kendalikan Covid-19 dengan baik,” ucap Sigit.

Dalam pelaksanaan vaksinasi hari ini, sasaran vaksinasi sebanyak 1.108.052 orang yang terdiri dari tenaga pendidik, lansia, pelajar dan masyarakat umum. Sebanyak 69.999 vaksinator gabungan dari TNI-Polri, Dinkes dan relawan dikerahkan dalam vaksinasi massal di 34 provinsi.

Kapolri juga menyempatkan berdialog dengan beberapa Polda terkait capaian vaksinasi dan kendala yang dihadapi dalam akselerasi vaksinasi di wilayah. Ia pun meminta jajarannya memaksimalkan waktu akhir tahun untuk mencapai target vaksinasi 70 persen.

“Kalau masalah stok vaksin bisa diminta jika kurang. Untuk masalah masyarakat tak mau vaksin yakinkan bahwa vaksin aman dan lakukan langkah-langkah bersinergi dengan forkopimda guna mempercepat capaian vaksinasi,” tutur Sigit.

Selain akselerasi vaksinasi, Sigit juga menitipkan pesan untuk jajarannya melakukan langkah-langkah pengendalian Covid-19 di wilayahnya, terutama menghadapi varian omicron yang memiliki penularan lima kali lebih cepat.

“Maksimalkan waktu akselerasi vaksinasi karena ini salah satu cara mencegah penyebaran laju Covid-19, selain pengetatan protokol kesehatan (prokes),” tutup Sigit. (tim)

Tingkatkan Profesionalisme Jurnalis, Dinas Kominfo Kabupaten Bondowoso Gelar Bimtek

0

BONDOWOSO – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bondowoso, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Jurnalis, yang dilaksanakan di ballroom Hotel ijen view selama dua hari, tanggal 30-31 desember 2021.

Dalam sambutanya, Wakil bupati H. Irwan Bahtiar Rahmat, SE.MSI, sekaligus membuka secara resmi Bimtek Peningkatan Kapasitas Jurnalis, menyampaikan bahwa yang namanya wartawan merupakan sebuah profesi yang mulia serta menyangkut hal yang berhubungan dengan nasib seseorang.

Jurnalis yang baik adalah mencari faktanya itu yang harus akurat dan ada data dan menghimpun berita, mencari fakta, menyebarkan (informasi), juga disini ada sisi etika,”ujarnya.

Menurutnya, sebagai sebuah profesi, seorang wartawan harus memiliki standar kompetensi sebagai alat ukur profesional wartawan, dan dalam menjalankan tugasnya, wartawan harus mematuhi Kode Etik Jurnalistik (KEJ), Standar Perusahaan Pers (SPP), Standar Perlindungan Wartawan (SPW) dan Standar Kompetensi Wartawan (SKW).

SKW sangat diperlukan guna melindungi kepentingan publik dan hak pribadi masyarakat untuk menjaga kehormatan pekerjaan wartawan, bukan untuk membatasi hak-hak warga negara menjadi wartawan.

Pers sebagai profesi yang berwibawa, serta dihormati sebagai profesi yang mulia, terlebih, Pers ini adalah seoarang profesional yang memiliki kode etik Jurnalis, jadi intinya kami terima kasih kerja samanya selama ini dengan rekan-rekan pers, tapi pers ini yang berwibawa, dihormati sebagai profesi yang mulia, tukasnya.

Wabup juga menginstruksikan kepada Dinas kominfo Bondowoso agar kedepan menganggarkan pers Bondowoso mengikuti Uji Kompetisi Wartawan (UKW) agar Wartawan di Bondowoso lebih profesional dalam menjalankan tugas, pokok dan fungsinya (Tupoksi).

Sementara itu, Kepala Diskominfo kabupaten Bondowoso, Ghazal Rawan, mengatakan, kegiatan ini di ikuti oleh kurang lebih 55 peserta yang terdiri dari beberapa perwakilan organisasi Pers yang ada di Kabupaten Bondowoso, dengan salah satu tujuan diselenggarakannya acara ini adalah meningkatkan kapasitas dan peran jurnalis dalam penyebarluasan informasi.

Lebih lanjut Ghazal Rawan menandaskan, kegiatan Bimtek dengan mengambil tema peningkatan kapasitas jurnalis media daerah, (dengan) tujuan menjalin tali silaturahmi diantara organisasi (pers) di Kabupaten Bondowoso, meningkatkan kapasitas dan peran jurnalis dalam penyebarluasan informasi, ketiga membuka wawasan dan pengetahuan jurnalis dalam penyebar luasan berita yang lebih akurat, independen dan obyektif.

Di sesi terakhir Kepala Dinas Kominfo Bondowoso Ghozal Rawan, menyampaikan bahwa Televisi analok akan berubah menjadi televisi digital, ini suatu program pemerintah melalui kominfo di tahun 2022 ini.

Televisi digital adalah telivisi dalam tayangan gratis tanpa prabayar, tapi yang masih televisi tabung atau analok jangan kecil hati, nantinya pemerintah melalui Dinas Kominfo akan mendata warga miskin yang masih memakai TV analok, akan dibantu alatnya yakni set top box(STB) suatu alat yang disambungkan ke TV analok menjadi Televisi digital, “tegas ghozal Rawan.

Acara bimtek yang diikuti oleh puluhan wartawan baik media cetak, elektronik, online tersebut dihadiri nara sumber sekaligus Ketua Dewan Kehormatan PWI, Joko Tetuko, Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim, Drs.Machmut Suhermono, wakil ketua PWI Jatim dan seluruh staf Dinas Kominfo, dan dalam pelaksanaan bimtek tersebut tetap mengikuti prosedur prokes covid 19.(dar).

Kapolres Sampaikan, Gangguan Kamtibmas di Lampung Utara Tahun 2021 Turun 18 Persen

0

LAMPUNG UTARA-
Di penghujung tahun 2021, Polres Lampung Utara menutup kinerjanya dengan keberhasilan menekan angka Gangguan Kamtibmas hingga 18 persen. Keberhasilan itu didapat dari data Gangguan Kamtibmas selama 2020 sebanyak 1017 kasus sedangkan pada Tahun 2021 terjadi 825 kasus. Sehingga menurunkan jumlah kasus sebanyak 192 kasus dari total keseluruhan kasus yang terjadi.

Kapolres Lampung Utara, AKBP Kurniawan Ismail, S.H., S.I.K., M.I.K. secara langsung menyampaikan pencapaian hasil kerja jajarannya pada acara  Konferensi Pers akhir tahun 2021 Polres Lampung Utara di dampingi pejabat utama, di Mako Polres setempat, Jumat (31/12/2021). 

Terangnya, pada tahun 2021 ini Gangguan Kamtibmas di dominasi oleh pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan penyalahgunaan narkotika serta korupsi.

“Dari keseluruhan kasus yang ditangani, Polres Lampung Utara berhasil menyelesaikan 72 persen atau 600 kasus dari 825 kasus yang diterima laporanya,” ungkap Kapolres Lampung Utara.

Selain Gangguan Kamtibmas , penekanan terhadap kasus pelanggaran lalu lintas juga berhasil dilakukan.
selama tahun 2021, Polres Lampung Utara dapat menekan angka kecelakaan dari 162 kasus pada tahun 2020 menjadi 156 kasus pada tahun 2021 sehingga terjadi penurunan sebanyak tiga persen.

“Tentunya pencapaian Polres Lampung Utara ini tidak lepas dari kinerja personil Polres Lampung Utara dan Polsek jajaran serta peran aktif personil dalam memberikan edukasi tertib berlalu lintas serta kehadiran personil di titik rawan kecelakaan dan rawan kriminalitas,” ujarnya.

Untuk meminimalisir terjadinya Gangguan Kamtibmas utamanya 3C, ke depan kita akan kembangkan pokdar kamtibmas di wilayah  hukum Polres Lampung Utara, melibatkan peran aktif masyarakat desa untuk bersama-sama melakukan upaya upaya pencegahan memperkuat sistem keamanan.

Kapolres juga mengharapkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap mengantisipasi tetap waspada terhadap penyebaran covid-19 masih saat ini masih menjadi potensi ancaman penyebaran covid-19 apalagi saat ini sudah masuk varian baru.

“Kita ingin masyarakat proaktif untuk penuh kesadaran melakukan vaksin karena melalui upaya vaksinasi ini kita bisa mencegah atau menghambat penyebaran virus covid-19 dan mau peduli mau sadar untuk menerapkan protokol kesehatan mengingat ancaman covid masih menjadi perhatian di seluruh dunia

Selain itu Kapolres AKBP Kurniawan juga mengingatkan kepada warga masyarakat, merujuk kepada inmendagri no 65 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), bahwa pada malam pergantian tahun baru ini tidak ada warga yang melaksanakan pawai arak-arakan, berkumpul ataupun pesta petasan karena akan berpotensi timbulnya penyebaran Covid-19, diharapkan lebih baik masyarakat di rumah saja bersama keluarga “imbuhnya (windra)

Kadivre Hadiri Penyerahan Bantuan Ternak Kambing, Sebagai Kagiatan Sosial ATM

0

NGANJUK – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang dalam kegiatan kelola sosial Agroforrestry Tebu Mandiri (ATM) Perhutani untuk pengembangan usaha produktif LMDH/KMDH di wilayah Kabupaten Nganjuk menyerahkan bantuan ternak kambing, Kamis (30/12/2021).

Kegiatan yang digelar di tengah hutan BKPH Ngujung Barat, dihadiri Kepala Devisi Regional (KADIVRE) Jawa Timur Ir. Karuniawan Purwanto Sanjaya, Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, ADM KKPH Jombang Muklisin Shut, Camat, Kapolsek, Danramil Gondang, dan 11 LMDH se Kecamatan Gondang.

Sebanyak 241 kambing diserahkan kepada 11 LMDH sebagai bentuk kegiatan sosial ATM (Agroforestry Tebu Mandiri) dan 17 Anak yatim berupa santunan.

Kadivre Perhutani Jawa Timur Kuruniawan Purwanto Sanjaya, menyampaikan, untuk penanaman tebu kita tidak boleh menanam seperti tanah sendiri, kita akan menanam sebagai tanaman tegakan seperti yang dilakukan PLT Bupati Nganjuk tadi.

Sementara Administratur / KKPH Jombang, Muklisin, mengatakan, Perum Perhutani yang diberi amanah dari BUMN dan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, untuk bisa memenuhi kebutuhan gula dengan cara menanam tebu sebagai kegiatan sosial ATM ( Agroforestry Tebu Mandiri) Perhutani untuk pengembangan usaha produktif LMDH/KMDH.

PLT Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, dalam sambutannya sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan Perhutani kepada masyarakat Nganjuk, hal ini dapat meningkatkan tarap kehidupan masyarakat.

“Harapan saya agar kerjasama antara Perhutani dengan Pemkab Nganjuk bisa semakin bisa bersinergi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat Nganjuk khususnya yang berdampingan dengan hutan”, ujar Marhaen Djumadi.

Ditemui usai kegiatan, Plt Bupati Nganjuk mengatakan, pemerintah harus mensupport dan juga sharing dengan masyarakat Kabupaten Nganjuk menjadi masyarakat yang sejahtera.

“Banyak program-program dari sektor vertikal, yaa kita dukung penuh”, tuturnya.

Kang Marhaen, sebutan Marhaen Djumadi, juga menghimbau untuk yang menerima bantuan kambing tersebut agar di evaluasi bagaimana produktivitas setelah mempunyai kambing tersebut.

“Kambingnya beranak atau tidak, jangan sampai nanti dijual. Ya ini biasanya yang dulu-dulu tapi bukan di wilayah sini, dibantu tapi dialihkan ke orang lain, kemudian ada juga yang dijual atau ada yang mati. Maka kita betu-betul harus amanah untuk masyarakat sekitar hutan, Ayo kita jaga kepercayaan dari perhutani”, Pungkas Plt Bupati Nganjuk. (Anwar)

Kapolda Jatim Pimpin Apel Gelar Pasukan Persiapan Perayaan Tahun Baru 2022

0

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta memimpin Apel Gelar Pasukan Persiapan Perayaan Tahun Baru 2022 di halaman Mapolda Jawa Timur, Jumat (31/12/2021) Pagi. Apel ini diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) beserta seluruh personel Polda Jatim.

Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan bahwa nanti malam seluruh personel Polda Jatim agar siap siaga bila dilibatkan dalam pengamanan perayaan tahun baru.

“Saya minta kepada para PJU agar memploting anggotanya beserta Kasubdit atau Kasatker-nya untuk terlibat dalam Pam tahun baru 2022. Sementara yang tidak terlibat agar tetap stay di mako bila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk pengamanan,” kata kapolda.

Nico juga meminta dalam pengaman tahun baru nanti malam agar anggotanya mengedepankan sisi humanis saat menghimbau masyarakat sehingga semuanya berjalan lancar.

“Perayaan Tahun baru ini biasanya banyak terjadi mobilitas masyarakat di tempat-tempat umum, oleh karena itu harus kita antisipasi namun tetap dengan mengedepankan sisi humanis,” tuturnya.

Kapolda juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap berada di rumah mengingat virus Covid-19 di Indonesia masih ada, bahkan muncul varian baru yakni Omricon.

“Karena data menunjukkan bahwa Indonesia sangat baik dalam penanganan Covid-19. Oleh karena itu harus kita jaga bersama sehingga kita semua terlindungi,” ucap Nico.

Apel gelar pasukan ini juga akan dilaksanakan kembali pada pukul 15.00 WIB. (tim)

Humas PMI Jember bekali relawan dasar jurnalistik, Untuk Sebarkan Informasi Kepalangmerahan

0

JEMBER – Road Show ke beberapa sekolah untuk melatih anggota PMR dan KSR secara intensif tentang jurnalistik dasar akan segera dilakukan oleh Unit Hubungan Masyarakat PMI Kabupaten Jember.

Kegiatan tersebut akan dilakukan secara bertahap mulai awal tahun 2022 untuk memberikan tambahan wawasan pada anggota PMR dan KSR yang selama ini membantu tugas penyebarluasan kepalangmerahan.

“Kami berharap teman teman yang tergabung dalam keanggotaan PMR maupun KSR memiliki tambahan keilmuan, tidak hanya kepalangmerahan namun juga memiliki keahlian lain yang nantinya bisa menjadi bekal mereka di sekolah maupun perguruan tinggi,” kata E. A Zaenal Marzuki, Ketua PMI Jember, Jum’at (31/12/21).

Selain menjaring potensi yang dimiliki anggota PMR, KSR dan TSR Tujuan utama kegiatan tersebut untuk memudahkan penyampaian pesan ke masyarakat tentang kepalangmerahan.

Unit Humas PMI Jember akan mengunjungi masing-masing sekolah secara bertahap pada seluruh anggota PMR, KSR Markas & Perti maupun relawan SIBAT yang ada di kecamatan. “Mereka akan diberi pelatihan seputar jurnalistik dasar sehingga relawan tersebut bisa menyampaikan informasi kepalangmerahan dengan baik ke masyarakat, ” tutur Zaenal Marzuki.

Dengan bekal pelatihan tersebut, informasi yang berisi pesan kepalangmerahan akan diterima masyarakat dengan baik dan benar hingga ke pelosok desa yang selama ini belum banyak memahami tentang kepalangmerahan.(son)

Polres Pasuruan Menggelar Press Release Akhir Tahun

0

PASURUAN – Kepolisian Resor Pasuruan menggelar Press Release Akhir tahun di ruang Rupatama Polres Pasuruan, Jumat (31/12/2021) pukul 10.00 WIB. Acara yang di pimpin oleh Kapolres Pasuruan, AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si. dan didampingi Kasat Reskrim, Kasat Lantas, Kabag Ops, dan Kasat Narkoba Polres Pasuruan, serta dihadiri para PWI Kabupaten Pasuruan.

Kapolres Pasuruan mengatakan, tingkat kriminalitas di wilayah Kabupaten Pasuruan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, yang terjadi di tahun 2020 tercatat sebanyak 306 kasus, sementara di tahun 2021 tercatat 598 kasus, Dari peningkatan angka tersebut, kemungkinan besar disebabkan karena mobilitas masyarakat di tahun 2021 lebih meningkat dibandingkan di tahun 2020.

“Pada tahun 2020 diberlakukan WFH (Work From Home), sehingga masyarakat banyak melakukan aktivitas di dalam rumah daripada di luar rumah, sedangkan di tahun 2021 mobilitas masyarakat meningkat karena diperbolehkannya aktivitas diluar ruangan dengan aturan yang berlaku di berbagai sektor, sehingga membuat tingkat kejahatan kriminalitas meningkat hingga 65% dalam kurun waktu setahun,” terangnya.

Sementara, pada kasus Narkoba, Kapolres menjelaskan bahwa pada tahun 2021 Polres Pasuruan mengalami peningkatan ungkap kasus Narkoba yakni berhasil mengungkap kasus Sabu-Sabu sebanyak 2 Kilogram dan untuk Pil Koplo dan Pil lainnya berjumlah 1.000 butir.

“Untuk kasus kecelakaan Lalu Lintas di Kabupaten Pasuruan, di tahun 2021 terdapat 819 kasus dengan korban meninggal dunia di jalan mencapai 221 orang dengan usia yang tergolong produktif yakni antara 25 – 45 tahun, dimana terjadi peningkatan lonjakan kasus kecelakaan Lalu Lintas dari tahun sebelumnya. Hal ini juga disebabkan karena meningkatnya mobilitas masyarakat sehingga kasus kecelakaan di jalan raya juga meningkat,” jelas Kapolres.

“Kasus Kriminalitas maupun penyalahgunaan Narkoba di wilayah Kabupaten Pasuruan sebagian besar terjadi di wilayah Kecamatan Pandaan, Gempol, dan Beji sedangkan untuk peredaran Narkoba mendominasi Kecamatan Prigen dikarenakan di Prigen merupakan tempat wisata serta terdapat Hotel dan Villa sehingga momen ini dimanfaatkan para pelaku sebagai tempat transaksi barang haram tersebut,” Imbuhnya.

Dengan sekumpulan kasus diatas, Kapolres Pasuruan memberi perintah anggotanya untuk lebih rutin melakukan kegiatan Patroli, baik siang maupun malam khususnya di wilayah Pandaan, Gempol, dan Beji yang merupakan tempat lonjakan kasus kriminalitas di Kabupaten Pasuruan ditahun 2021. Dan untuk mencegah bertambahnya angka kecelakaan lalu lintas, diharapkan kepada anggota Lantas untuk lebih ketat lagi dalam mengatur arus lalu lintas agar tidak timbul kemacetan maupun kecelakaan.

Sedangkan untuk kasus peredaran Narkoba, harapan Kapolres kepada anggota Satresnarkoba untuk mengungkap dan mengusut tuntas sampai ke akarnya terkait peredaran maupun penyalahgunaan Narkoba agar tidak semakin banyak merusak generasi bangsa ini. (qomat)

Kapolri Tegaskan Kawal Seluruh Strategi Wujudkan Ketahanan Pangan

0

SULSEL – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara Gebyar Ekspor Tutup Tahun 2021, di Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (31/12).

Dalam kesempatan tersebut, Sigit menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta kepada Gubernur, Bupati, Wali Kota untuk menggali potensi ekspor di wilayahnya, khususnya di bidang pertanian, perkebunan dan peternakan. Menurutnya, hal itu dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan ekspor komoditas pertanian unggulan Indonesia di dunia

“Dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan saya kira semua tahu ini bagian dari strategi dan program dari Kementan. Tidak hanya ketahanan pangan tapi bagaimana meningkatkan daya saing komoditas pertanian yang berkelanjutan dengan lima strategi yaitu peningkatan kapasitas produksi, diversifikasi pangan lokal, penguatan cadangan dan sistem logistik pangan. Ini yang harus betul dikawal adalah pengembangan pertanian dan gerakan tiga kali lipat ekspor,” kata Sigit dalam sambutannya.

Dalam mewujudkan ketahanan pangan, mantan Kapolda Banten tersebut juga memaparkan bahwa, saat ini, Pemerintah bersama dengan TNI, Polri dan Stakeholder lainnya juga mengembangkan kawasan Food Estate berbasis korporasi petani. Yang dimana, pengembangan itu diarahkan sebagai sistem agrobisnis yang kuat di pedesaan dengan berbasis pemberdayaan masyarakat adat ataupun lokal sesuai dengan kekayaan alam yang kita miliki.

“Itu semua bisa berhasil manakala terjadi sinergitas dan soliditas antara pemangku kepentingan untuk melakukan aksi satu tekad dari hulu sampai hilir dengan seluruh stakeholder dan fungsi Kementerian terkait serta salah satunya Polisi,” ujar Sigit.

Terkait hal itu, mantan Kabareskrim Polri itu memastikan bahwa, seluruh Polda jajaran telah diinstruksikan guna mendukung dan mengawal seluruh program ketahanan pangan nasional.

“Alhamdulilah pak Mentan, beliau sampaikan dan saya baru tahu maksudnya selama ini di setiap beliau keliling daerah beliau selalu menghubungi kami untuk bisa menghubungi para Kapolda dan Kapolres untuk mendampingi beliau. Saya kira ada apa ini tapi rupanya, hari ini terjawab itu dilakukan dalam rangka mengawal program. Alhamdulilah hasilnya yang tadi sudah disampaikan,” ucap Sigit.

Menurut Sigit, sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi Polri untuk diberikan kepercayaan dalam hal mengawal, menjaga dan mendampingi seluruh agenda nasional terkait mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan ekspor.

Dalam hal ini, Sigit menekankan, jajaran Polri selalu menyerap segala permasalahan yang dirasakan para petani. Seperti, tengkulak, kelangkaan pupuk bersubsidi, mafia. Menurutnya, hal itu yang mengakibatkan berkurangnya tingkat nilai tukar petani.

Menyadari hal itu, Sigit menegaskan, Polri telah berperan aktif dalam mendukung program ketahanan pangan dengan melaksanakan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementan, guna memberikan pendampingan dan pengawalan serta penegakan hukum atas segala permasalahan yang dihadapi oleh para petani.

“Kita lakukan MoU dan beberapa diperbaiki disertai 11 perjanjian kerjasama dimana di dalamnya mengikuti pengamanan dan penegakan hukum terkait dengan kegiatan strategis dan barang milik negara, pendampingan pengamanan kegiatan fasilitas dan diikuti pengembangan holtikultura, penegakan hukum di bidang strategis holtikultura, pendampingan dan pengamanan juga penegakan hukum penyaluran pupuk dan peredaran pestisida, pendampingan dan pengamanan pengendalian pemotongan hewan ternak dan pendampingan intelijen dalam pemotongan hewan ternak,” papar Sigit.

Dengan begitu, Sigit memastikan bahwa, kedepannya Polri bakal terus meningkatkan dukungan dan pengawalan di sektor pertanian. Ia juga menyambut baik, ajakan dari Mentan terkait polisi menanam jagung.

“Penting dan wajib kita untuk mendorong petani, peternak untuk bisa terus meningkatkan kesejahteraannya dengan cara mengawal dan menjaga. Sehingga produk pertanian bisa unggul, nilai petani bisa kita jaga, petani bisa dapat nilai cukup bahkan lebih pada saat menjual hasil pertanian dan peternakan. Sehingga itu semua tentunya akan meningkatkan kesejahteraan petani. Bagaimana kita mampu mewujudkan ketahanan pangan, swasembada pangan, kita mampu mencukupi kebutuhan pertanian dengan hasil pertanian kita dan sisanya bisa kita ekspor, ini cita-cita kita bersama dan kita ingin masa kejayaan pertanian kita kembali dan itu kita harapkan dan saya yakin bisa terjadi di era saat ini,” tegas Sigit.

Di tengah Pandemi Covid-19, Sigit menyebut pertumbuhan perekonomian Indonesia sempat terdampak. Namun, kata Sigit, peran di sektor pertanian, telah memberikan pertumbuhan ekonomi sebesar 16,24 persen.

“Ini angka besar, tahun 2021 saat pertumbuhan nasional naik di angka 3,31 persen, sektor pertanian 12,92 persen ini adalah angka menggembirakan dan kita harapkan bisa dipertahankan. Kita harus optimis, kerja keras dan modernisasi di bidang pertanian. Sehingga pelan-pelan kebutuhan kita terhadap impor bisa kita kurangi, semua kebutuhan kita, bisa kita lengkapi dari hasil pertanian dan peternakan kita dan ke depan kita harapkan ekspor kita menguasai dunia,” harap Sigit.

Sementara itu, Mentan Syahrul Yasin Limpo sangat mengapresiasi Kapolri Jenderal Sigit karena telah menyempatkan waktu untuk hadir dalam acara ini. Menurutnya, selama ini, jajaran Polri telah ikut mendukung segala program Pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Terima kasih pak Kapolri sudah datang dan mohon pengarahan serta sekaligus melepas. Ditempat ini Presiden melepas ekspor sama-sama saya sebelum dia menjadi Presiden. Persis ditempat ini gitu pak, saya masih Gubernur (Sulsel), beliau (Presiden) masih Gubernur DKI. Kami tandatangan MoU disini. Jadi seperti itu mudah-mudahan ini mengenergi seluruh Indonesia,” kata Syahrul.

Lebih dalam, selain meminta seluruh Polres jajaran menanam jagung, Syahrul juga berharap, adanya peran Polri dalam rangka karantina bagi pangan yang masuk maupun ke luar Indonesia. Hal itu mencegah terbawanya hama yang dapat merusak sektor pertanian.

“Saya titip karantina saya pak Kapolri. Insya Allah bersama pak Kapolri sukses selalu. Kepolisian tidak hanya jaga keamanan sekaligus jaga makannya rakyat. Subhanallah,” tutup Syahrul. (tim)

Kapolda Jatim Terima Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama dari Presiden RI

0

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, mendapat anugrah Bintang Bhayangkara Pratama dari Presiden RI Ir. Joko Widodo.

Upacara Penganugrahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kamis (30/12/2021), yang dilaksanakan di Rupatama Mabes Polri dan diikuti secara Virtual oleh Kapolda Jatim di Ruang kerja kapolda jatim.

Tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama dalam upacara hari ini diberikan kepada 74 perwira tinggi (Pati) dan ASN, terdiri dari 61 Pati Polri, 8 Pati TNI dan 5 pejabat dari ASN.

Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengucapkan terima kasih kepada perwira tinggi TNI yang telah membantu kegiatan operasi yang dilaksanakan oleh Polri serta ASN yang telah berkontribusi terhadap transformasi organisasi Polri.

“Kepada perwira tinggi Polri yang menerima tanda kehormatan laksanakan transformasi kepada seluruh anggota dengan memberikan contoh yang baik, sehingga tidak terjadi kembali penyimpangan yang dilakukan oleh anggota Polri,” kata Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo, dalam sambutannya, Kamis (30/12/2021).

Berikut daftar 8 pati TNI dan 5 ASN yang mendapatkan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama :

Pati TNI

  1. Letjen TNI Muhamad Herindra, M.A., M.Sc., jabatan Wamenhan RI

2.Letjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi jabatan Irjen AD

  1. Letjen TNI Eko Margiyono, M.A., jabatan Kasum TNI

4.Letjen TNI A.M. Putranto, S.Sos., jabatan Dankodiklatad

  1. Letjen TNI Joni Supriyanto, jabatan Kabais TNI
  2. Letjen (Mar) TNI Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr. (Han), jabatan Irjen TNI
  3. Marsdya TNI Imran Baidirus, S.E., jabatan Pangkogabwilhan II
  4. Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M., jabatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Aparatur Sipil Negara

  1. Pembina Utama Muhammad Yusuf Ateh, Ak., M.B.A., jabatan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan
    Pembangunan
  2. Pembina Utama Rini Widyantini, S.H., M.P.M., Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian
    Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia
  3. Pembina Utama Askolani, S.E., M.A., jabatan Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Republik
    Indonesia.
  4. Pembina Utama Prof. Dr. Diah Natalisa, M.B.A., jabatan Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementrian
    Pendayagunaan Aparatur negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia
  5. Pembina Utama Dr. Ir. Slamet Soedarsono, M.P.P., Q.I.A., C.R.M.P., C.G.A.P. jabatan Deputi Bidang Politik,
    Hukum, Pertahanan dan Keamanan Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Bappenas. (tim)

Forkopimda Jatim dan Kepala BNPB Gelar Rapat Koordinasi Kesiapan Penanganan Pelaku Perjalanan Luar Negeri

0

SURABAYA – Forkopimda Jawa Timur, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Plh Sekda Prov Heru Tjahjono bersama para pejabat utama Kodam V dan pejabat utama Polda Jatim serta stakeholder terkait, Kamis (30/12/2021) sore, melaksanakan Rapat Koordinasi terkait dengan kesiapan penanganan kedatangan Pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) baik PMI dan Non PMI yang dilaksanakan di Kantor Otoritas Bandara III Juanda, yang dipimpin oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.

Ada beberapa pembahasan yang disampaikan oleh kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto, terkait dengan kesiapan penanganan PPLN baik PMI dan Non PMI.

Letjen TNI Suharyanto, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, di Indonesia saat ini terdapat 68 orang yang sudah terkonfirmasi Positif Covid-19 jenis Omicron dan semua itu terjangkit dari perjalan Internasional sehingga perlu dilakukan penanganan dan persiapan secara matang.

“Pelaksanaan karantina PMI dilaksanakan selama 10 hari, sedangkan penanganan karantina PMI yang ada di Jakarta dapat dijadikan referensi oleh Provinsi Jatim,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto.

Lebih jauh dijelaskan, dibukannya Bandara Juanda terkait menerima kedatangan PPLN. Diharapkan dapat mengurangi beban penanganan PMI yang ada di Jakarta. Kedatangan PMI di Bandara Juanda akan dilakukan secara bertahap dengan menerapkan kedatangan 1-2 fligh/hari dan semua PMI dan non PMI wajib dilakukan karantina.

“Pelaksanaan karantina mandiri PMI dapat dilaksanakan dengan mempedomani SE No. 26 Satgas BNPB,” pungkas jenderal TNI berbintang tiga yang juga mantan Pangdam V/Brawijaya.

Pada kesempatan yang sama Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Nurchahyanto, mengatakan, Satgas Penanganan PMI telah melaksanakan gladi terkait mekanisme dari kedatangan sampai pelaksanaan karantina.

“Sedangkan akomodasi sarana dan prasarana juga telah disiapkan dan pihak Hotel yang akan menampung kedatangan PMI telah diberikan sosialisasi terkait penanganan karantina PMI,” kata Pangdam V Brawijaya.

Sedangkan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, manyampaikan, Forkopimda Provinsi Jatim, telah merencanakan melakukan koordinasi dan mempersiapkan terkait penanganan PPLN di bandara Juanda Surabaya.

“Diantaranya dengan menyiapkan personil, sarana dan prasarananya. Sedangkan di Provinsi Jatim, telah dibuat grup Whatsapp untuk memonitoring dan Laporan terkait PPLN yang datang di bandara Juanda Surabaya,” ungkap Irjen Nico. (tim)