Home Blog Page 1542

Tim DVI Polda Kembali Identifikasi 5 Jenazah Korban Erupsi Semeru

0

LUMAJANG – Tim DVI Polda Jatim kembali berhasil mengungkap identitas para korban erupsi Semeru.

Setidaknya, terdapat 5 jenazah korban erupsi Gunung Semeru yang telah teridentifikasi dan diserahkan ke pihak keluarga. Rabu, 29 Desember 2021 pagi.

Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol Erwin Zainul Hakim menjelaskan jika pihak DVI telah menerima 38 jenazah dan 9 bodypack. Dari 39 jenazah itu, 35 diantaranya telah teridentifikasi. “Nah ini yang kita serahkan 5,” ujar Kabid Dokkes.

Lebih lanjut Kabid Dokkes menyampaikan identitas 5 jenazah yang telah berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI Polda Jatim, dari 5 jenazah tersebut seluruhnya adalah berjenis kelamin laki-laki.

“Untuk diketahui, 5 jenazah itu ialah jenazah B-007 atas nama Agus Sriwanto (31) warga Curah Kobokan Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo yang teridentifikasi melalui DNA, jenazah B-008 atas nama Giman (87) warga Curah Kobokan Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo yang teridentifikasi melalui DNA,” ungkap Kabid Dokkes.

“Jenazah lainnya, adalah B-012 atas nama Mistono (45) warga Dusun Kebondeli Utara Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro yang teridentifikasi melalui sekunder, jenazah B-018 atas nama Mulyanto (28) warga Dusun Curah Kobokan Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo yang teridentifikasi melalui DNA dan jenazah B-022 atas nama Sofyan Fauzi (31) warga Bumiaji, Kota Batu yang teridentifikasi melalui DNA,” Imbuhnya.

Kombes Erwin kembali menambahkan jika pihaknya masih mendalami 3 jenazah yang saat ini masih memasuki tahap identifikasi oleh pihak DVI Polda Jatim. “Karena data DNA-nya, beberapa hari lalu diambil. Sehingga butuh waktu pencocokan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu Kombes Erwin juga mengungkap ciri-ciri dari 3 jenazah yang belum teridentifikasi, pihaknya juga mengimbau bagi warga terdampak erupsi yang merasa kehilangan keluarganya untuk segera melaporkan kepada Posko DVI di RSUD dr. Haryoto Lumajang.

“Adapun 3 jenazah yang belum teridentifikasi dengan ciri-ciri diantaranya, Label B/023, jenis kelamin laki – laki, tinggi badan antara 170-180 cm, umur diatas 25 tahun, botak, ditemukan di wilayah sumbewuluh, Label B/031, jenis kelamin wanita, tinggi badan antara 160 – 170 cm, usia diatas 40 tahun, ditemukan di Kampung Renteng, Label B/043,jenis kelamin laki – laki, tinggi badan antara 145 – 155 cm, ditemukan di Kamar Kajang,” jelas Kombes Erwin.

Sementara itu, Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengungkapkan, posko DVI itu bakal dibuka hingga 3 Januari tahun depan.

Kapolres juga memastikan jika pihaknya bakal memberikan pelayanan penuh terhadap masyarakat yang kehilangan pihak keluarga.

“Ini sangat kami perlukan. Keluarga dekat, adalah orang yang sangat membantu untuk data antemortem atau identifikasi,” kata AKBP EKa Yekti.

Terpisah, apresiasi pun diberikan oleh pihak Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang dr. Ig. Bayu Wibowo terkait adanya keberhasilan Tim DVI yang berhasil mengungkap satu-persatu identitas korban erupsi Semeru itu.

“Kami mewakili Pemkab Lumajang, mengucapkan banyak terima kasih kepada Tim DVI Polda Jatim yang terus membantu kami sehingga dapat mengungkap identitas korban erupsi Gunung Semeru,” ujar Bayu.

Sementara itu, Kepala RSUD Haryoto dr. Halimi mengatakan, masih terdapat 4 korban erupsi yang saat ini menjalani perawatan di RSUD dr. Haryoto Lumajang. Halimi menuturkan, 1 diantara 4 korban tersebut tengah dirawat di ICU.

“Korban rata-rata mengalami luka bakar akibat erupsi Semeru,” ujarnya.(tim)

Klinik Pratama, di Tingkatkan Jadi Klinik Utama PMI

0

JEMBER – Impian PMI Jember memiliki rumah sakit akan segera terwujud, Klinik Pratama yang ada di jalan Brawijaya No 61A, Kecamatan Sukorambi akan segera ditingkatkan dengan tersedianya 10 ruang rawat inap. Peningkatan tersebut setelah Klinik Pratama PMi jember dipercaya oleh BPJS Kesehatan untuk melayani masyarakat umum yang menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Peningkatan Klinik Pratama PMI Jember tersebut untuk memberikan kemudahan layanan kesehatan pada masyarakat khususnya warga jember yang ada di wilayah barat selain layanan yang sudah berjalan mulai dari pelayanan IGD, Poli Umum, Poli Gigi, Pelayanan KIA, Ambulan, Home Care, Apotek dan donor darah.

“Nanti klinik Pratama PMI Jember tersebut akan kita tingkatkan, tahap pertama kita buat 10 ruang rawat inap dulu disana untuk memberikan layanan pada masyarakat, dan setelah terbangun dan berjalan, nanti akan kita evaluasi kembali sehingga layanan yang diberikan oleh PMI Jember benar benar dirasakan oleh masyarakat”, kata E.A Zaenal Marzuki saat ditemui Rabu (29/12/21).

Bahkan di Unit Markas PMI Jember, Jalan Jawa No.57, Kecamatan Sumbersari, juga akan dibangun klinik PMI Jember untuk memberi kemudahan layanan pada masyarakat sekitar termasuk diantaranya kalangan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta.

“Disini di Unit Markas juga akan kita bangun klinik, ini untuk memberikan layanan kesehatan pada masyarakat, apalagi ada di tengah kawasan pendidikan,” tambah Zaenal. Setelah semuanya itu terwujud, barulah PMI Jember akan mencari tempat lagi untuk membangun Rumah sakit yang lebih besar.

Keyakinan tersebut setelah PMI Jember saat ini memiliki Sumber daya manusia yakni tiga dokter umum, satu dokter gigi, perawat dan bidan didukung sarana dan prasarana pendukung terwujudnya Rumah Sakit PMI Jember.(son)

Malam Tahun Baru 2022, Satgas Covid 19 : Tempat Publik Harus Tutup

0

JAKARTA – Untuk mencegah lonjakan penularan virus akibat kerumunan perayaan pesta tahun baru 2022, tempat publik terutama alun alun ditutup. Hal ini diungkapkan oleh Satgas Covid 19.

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas COVID-19 Sonny Harry B. Harmadi dalam Dialog Produktif Selasa Utama bertajuk Mulai Tahun Baru Dengan Kebiasaan Baru yang diikuti secara daring di Jakarta, meminta masyarakat tetap memperhatikan masalah ini.

“Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh masyarakat karena pemerintah pusat menyampaikan bahwa sebaiknya perayaan tahun baru ini dilakukan di rumah saja,” kata dia, Selasa (28/12/2021).

Sonny menjelaskan, penutupan seluruh alun-alun untuk mencegah adanya pawai maupun arak-arakan, yang biasa dilakukan oleh masyarakat. Bahkan untuk mencegah terjadinya lonjakan mobilitas, akan ada pemantauan aktivitas masyarakat.

Satgas COVID-19 juga mendorong pengelola fasilitas publik wajib untuk membentuk Satgas protokol kesehatan sebagai syarat perizinan operasional.

“Bila tempat tersebut tidak memilikinya, maka disarankan tidak melakukan operasi,” ujarnya. (tim/red)

Pemkab Lumajang Terima Penghargaan Impelementasi Perhutanan Sosial

0

LUMAJANG – Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati menerima penghargaan atas dukungan Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam implementasi Integrated Area Development (IAD) berbasis perhutanan sosial pada acara Rapat Koordinasi Sinergitas Pasca Persetujuan Perhutanan Sosial dan pengembangan Integrated Area Development (IAD) Perhutanan Sosial Provinsi Jawa Timur Tahun 2021 di Hotel Shangri-La Surabaya, Selasa (28/12/2021).

Penghargaan tersebut diberikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Direktur Jenderal PSKL Bambang Supriyanto yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan perkembangan program perhutanan sosial kerja bersama pusat dan daerah serta konsep IAD perhutanan sosial.

“Salah satunya adalah Program Reforma Agraria melalui TORA (Tanah Objek Reforma Agraria) perhutanan sosial dimaksudkan untuk memberikan kepastian hukum terhadap pemukiman, Fasum, Fasos yang ada di kawasan hutan, itu diselesaikan melalui TORA dan akan dikeluarkan dari hutan sesuai Permen-P nomor 7 Tahun 2021,” ujarnya.

Ia menambahkan pada Tahun 2022 akan ada penataan Hutan Jawa yang bertujuan memberi kesempatan kepada masyarakat yang ada di kawasan hutan untuk menjadi pengelola perhutanan sosial.

Sementara itu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta kepada para bupati dan walikota agar dapat memberikan penguatan sesuai dengan sektornya dalam pengelolaan perhutanan sosial.

“Saya berharap kita semua gayung bersama dan mulai melakukan pemetaan dengan adanya perluasan area pengembangan perhutanan sosial di wilayah Jawa Timur yang terintegrasi dengan sektor tertentu,” harapnya.

Penghargaan juga diberikan kepada Gubernur Jawa Timur atas perannya sebagai Pembina Pemberdayaan Masyarakat Perhutanan Sosial Provinsi Jawa Timur. (Fer)

Penghargaan KALPATARU dari Pemerintah Diserahkan

0

JAKARTA – Sebanyak 10 orang/kelompok menerima penghargaan KALPATARU tahun 2021 atas kepeloporannya memelihara dan melestarikan lingkungan hidup dan kehutanan di Indonesia. Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya di Jakarta, Kamis, (14/10).

Penghargaan KALPATARU merupakan penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup dan kehutanan yang telah dianugerahkan sejak 41 tahun lalu, tepatnya dimulai pada tahun 1980. Pemberian Penghargaan KALPATARU bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, membuka peluang bagi berkembangnya inovasi, kreativitas, dan prakarsa masyarakat, serta sebagai bentuk apresiasi dan motivasi kepada individu maupun kelompok yang telah berpartisipasi aktif dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan. 

“Penghargaan KALPATARU merupakan amanah bagi penerimanya, untuk tetap menjaga dan meningkatkan kepeloporan, serta upaya-upaya pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan.” tutur Menteri Siti.

Menteri Siti melanjutkan jika pada hari ini Pemerintah memberikan Penghargaan KALPATARU kepada 10 orang/kelompok yang terbagi dalam 4 kategori, yaitu: 4 (empat) orang dari kategori Perintis Lingkungan: 1) Purwo Harsono, S.P. (Bantul, DIY), 2) Damianus Nadu (Bengkayang, Kalimantan Barat), 3) Darmawan Denassa (Gowa, Sulawesi Selatan), 4) Muh. Yusri (Mandar, Sulawesi Barat). Sementara 1 (orang) orang dari kategori Pengabdi Lingkungan yaitu: Suswaningsih, S.TP (Gunung Kidul, DIY). Selanjutnya, 3 (tiga) kelompok masyarakat dari kategori Penyelamat Lingkungan, yaitu: 1) Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Pasar Rawa Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, 2) Forum Pemuda Peduli Karst Citatah (FP2KC) Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, 3) Sombori Dive Conservation Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Dan, 2 (dua) orang dari kategori Pembina Lingkungan, yaitu: 1) K.H. Zarkasyi Hasbi, Lc. (Banjar, Kalimantan Selatan), dan 2) Suhadak (Lampung Timur, Lampung).

 “Penerima penghargaan KALPATARU adalah tokoh penting dalam bidang lingkungan hidup dan kehutanan. Mereka bukanlah orang sembarangan, mereka adalah champion, sosok yang khusus baik perseorangan maupun kelompok,” imbuh Menteri Siti.

Mereka terpilih secara selektif dan ketat, mulai dari seleksi dan rekomendasi di tingkat daerah, verifikasi administrasi dan teknis oleh tim khusus yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu, serta disidangkan oleh 9 (sembilan) orang Dewan Pertimbangan Penghargaan KALPATARU yang memilki pengetahuan dan pengalaman luar biasa di bidang lingkungan hidup dan kehutanan.

Menteri Siti pun mengungkapkan jika tahun ini Pemerintah memberikan Penghargaan Khusus kepada Saudara Ali Topan dari Kabupaten Pinrang Provinsi Sulawesi Selatan sebagai Pemuda Inspiratif untuk Advokasi Lingkungan. Penghargaan khusus ini sebagai bentuk perhatian Pemerintah kepada generasi muda. Dimana Indonesia kedepan akan menghadapi bonus demografi, sensus tahun 2020 mengungkapkan jika saat ini lebih dari 52% penduduk Indonesia adalah generasi muda. Mereka harus didorong untuk peduli lingkungan hidup dan kehutanan. Kreativitas generasi muda pun menjadi poin penting yang diharapkan dapat dikelola untuk menunjang pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Dalam kesempatan ini Menteri Siti juga menyampaikan jika agenda Forest Land Use (FoLU) Netsink 2030 yang sedang digaungkan oleh Kementerian LHK dalam mengendalikan Perubahan Iklim, kedepan akan dijadikan pengembangan dalam desain konseptual pemberian Penghargaan KALPATARU. FoLU Netsink 2030 merupakan suatu kondisi  yang ingin dicapai  melalui upaya penurunan emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan dan lahan di Indonesia hingga mencapai net emisi di tahun 2030. 

“Untuk itu saya meminta kepada Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan KLHK, Bambang Supriyanto dan Dewan Pertimbangan Penghargaan KALPATARU untuk bisa mengembangkan lagi desain dan konseptualisasi yang sedemikian rupa untuk tujuan FoLU Netsink 2030, dengan menyempurnakan segala macam dimensinya dari sarana kebijakan, langkah dan kerja lapangan untuk kehutanan dan land use Indonesia yang semakin baik,” pintanya. (Hum)

Puji Terobosan Sidoarjo, Khofifah: Ini Mal Pelayanan Publik Virtual Pertama di Jatim

0

SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo meluncurkan aplikasi Sistem Pelayanan Rakyat Sidoarjo (SiPraja) versi 2.0. Aplikasi versi baru itu dibangun dengan konsep “Mal Pelayanan Publik (MPP) is Virtual” yang mengintegrasikan layanan yang ada di instansi Pemkab Sidoarjo dan instansi vertikal dan lembaga lainnya.

Jenis layanan yang sudah terintegrasi dengan SiPraja 2.0 yakni layanan mengurus administrasi kependudukan, perizinan, dan non-perizinan. Dalam tahap awal, terdapat 30 layanan yang masuk dalam aplikasi SiPraja 2.0 dan pemohon bisa melakukan cetak mandiri dari rumah.

“Ini baru tahap awal. Kami akan terus kembangkan. Nantinya semua pelayanan terdigitalisasi. Semakin tidak ada pertemuan fisik, mengurangi potensi pungli, dan membuat pelayanan semakin optimal karena semua by system,” ujar Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali saat peluncuran aplikasi tersebut, Selasa (28/12/2021), yang dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

“Terima kasih Ibu Gubernur berkenan hadir. Insight dari Ibu Gubernur jelas sekali, bahwa kita semua harus berinovasi meningkatkan pelayanan publik,” beber Gus Muhdlor, sapaan akrabnya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi terobosan Pemkab Sidoarjo. SiPraja dinilai Khofifah menjadi satu-satunya mal pelayanan publik virtual pertama di Jatim.

Aplikasi SiPraja, menurut Khofifah, bukan hanya layanan berbasis online tetapi juga layanan yang mudah, cepat dan transparan karena masyarakat bisa memantau prosesnya.

“SiPraja 2.0 ini mal pelayanan publik virtual pertama di Jatim. Saya beberapa kali mendorong kehadiran mal pelayanan publik tapi biasanya berbasis space atau tatap muka. Dan hari ini ada hal yang saya rasa semua memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dilakukan Pemkab Sidoarjo bahwa yang baru saja diresmikan adalah mal pelayanan publik virtual,” kata Khofifah.

“Karena pada dasarnya tren hari ini dan yang akan datang adalah sangat banyak akses-akses dan layanan digital. Dan itu sudah dimulai dari Sidoarjo bahkan sudah banyak mendapatkan penghargaan dari berbagai lembaga dan kementerian di tingkat nasional,” imbuhnya.

Gus Muhdlor menambahkan, sejumlah
instansi vertikal yang sudah masuk dalam layanan SiPraja 2.0 adalah Kementerian Agama, Pengadilan Agama, dan Pengadilan Negeri. Layanan itu diantaranya urusan administrasi perkawinan dan perceraian yang bisa dilakukan secara online dan antar gratis. Selain itu, ada integrasi layanan PT Pos untuk pengiriman dokumen warga.

Muhdlor menegaskan peningkatan layanan SiPraja merupakan bagian dari komitmennya membangun Sidoarjo yang lebih baik.

“Filosofi kita adalah filosofi ‘mesra’, melayani dengan sukarela. Tidak boleh berpuas diri. Aplikasi ini akan terus kita tambah layanannya. Bahkan ke depan ada layanan hukum. Misalnya kepala desa ingin konsultasi soal pengelolaan keuangan desa dari aspek hukum, di sini langsung terintegrasi dengan lembaga terkait. Ketika pelayanan dasar sudah jalan, pelayanan administrasi jalan, pelayanan bidang hukum jalan, maka Sidoarjo akan semakin maju,” ujarnya.

Bupati Muhdlor juga akan menjadikan SiPraja sebagai instrumen big data.

“SiPraja 4.0 kita arahkan ke Big Data sebagai grand design Sidoarjo ke depan tentang arah kependudukan, ekonomi dan sebaginya. Oleh karena itu kita kawal dan koordinasikan bersama-sama stakeholder,” terangnya.

Pada kesempatan ini, Bupati Sidoarjo juga mengukuhkan 784 operator SiPraja yang sebelumnya sudah mendapatkan pelatihan khusus untuk melayani warga. Aplikasi SiPraja sendiri bisa merupakan aplikasi Android yang tersedia di PlayStore dan juga bisa diakses melalui website sipraja.sidoarjokab.go.id. (Kominfo/Yl).

Bakal Bentuk Relawan PMI di Tiap Kecamatan,
PMI Jember Terus Perkuat Pelayanan

0

JEMBER – PMI kabupaten Jember bakal memperkuat pelayanan pada masyarakat hingga tingkat kecamatan. PMI kabupaten Jember berencana membentuk relawan PMI hingga tingkat kecamatan. Para relawan ini nantinya akan dibawah koordinasi ketua PMI Kecamatan yang dipegang oleh sekretaris camat.

Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH dalam musyawarah kerja (muker) PMI Tahun 2021 yang digelar di aula maskar PMI Jalan Jawa Selasa (28/12) minta kepengurusan PMI Kecamatan dilengkapi. “Tahun depan kami bentuk relawan PMI kecamatan, di tiap kecamatan ada relawan PMI-nya,” kata Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH.

Dia menjelaskan, saat ini kepengurusan PMI ditingkat kecamatan masih belum lengkap. Yang ada baru ketua PMI-nya yang otomatis dipegang sekretaris camat. “Nanti saya minta Pak sekcam sebagai ketua PMI kecamatan didampingi dari Polsek dan Koramil ditambah enam pengurus lain dari unsur lain,” imbuhnya.

Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH menjelaskan, PMI saat ini mendapatkan kepercayaan masyarakat yang besar. Bahkan, presiden Jokowi dan Gubernur Jatim Khofifah Indarparawansa menyebut PMI sebagai organisasi yang benar-benar bisa dipercaya dalam membantu pemerintah.

Dengan adanya relawan PMI di tingkat kecamatan, sambungnya, maka pelayanan PMI akan jauh lebih baik. “Saat ini Pelayanan PMI Sudah baik, tetapi akan lebih baik lagi kalau ada relawan PMI di tiap kecamatan. Mereka akan membantu tugas pokok dan fungsi PMI, terutama dalam penyediaan stok darah untuk pasien rumah sakit serta kegiatan kemanusiaan lain,” imbuhnya.

Untuk itu, Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH minta kepada ketua PMI Kacamatan untuk segera melengkapi kepengurusannya sesuai regulasi yang ada. “Pak Sekcam, Pak Kapolsek dan Danramil sering dimutasi, kalau pas dimutasi maka bisa dipikul tanggungjawabnya oleh pengurus PMI kecamatan yang ada,” ujarnya. (Son)

Gubernur Jatim Mengajak Kepala Daerah Untuk Mengawasi Aset Milik Negara

0

LUMAJANG – Bupati Lumajang, Thoriqul Haq menghadiri Penyerahan Sertifikat Tanah Untuk Rakyat Provinsi Jawa Timur yang diadakan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/Kepala BPN) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (27/12). 

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya penyelamatan aset milik negara melalui sertifikasi atas tanah dan bangunan. Hal Ini penting karena aset negara dapat digunakan untuk kemajuan ekonomi dan kesejahteraan kepada rakyat.

Khofifah Indar Parawansa juga menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja BPN Provinsi Jawa Timur yang dinilainya telah maksimal dalam proses percepatan sertifikasi aset tanah daerah. Hal ini terlihat dari hasil capaian di mana Jatim merupakan wilayah dengan penyelesaian sertifikasi tertinggi di Indonesia. 
 
“Saya ingat dulu Bapak Menteri Agraria dan Tata Ruang datang ke BPN Jatim. Beliau dulu bertanya kenapa target sertifikasi tanah tercapai 100% meskipun di tengah pandemi. Ini tentunya kinerja luar biasa dari Pak Kanwil dan kepala cabang se-Jawa Timur beserta para staf. Terima kasih atas kerja keras yang luar biasa”.

Demi mempertahankan capaian itu, Gubernur Khofifah juga mengajak para kepala daerah untuk turut mengawasi aset milik negara yang diserahterimakan kepada para kepala daerah. 
 
“Para bupati/walikota diharapkan bisa memastikan bahwa aset-aset milik kabupaten/kota yang mereka pimpin ini sudah termonitor sesuai dengan target yang harus dicapai masing-masing daerah,” pesannya. (kom)

Banyak Raih Prestasi, Walikota Kediri di Nobatkan “The Most Inspiring Kecakot Award 2021”

KEDIRI — Kota Kediri di bawah kepemimpinan Abdullah Abu Bakar meraih banyak prestasi. Baik prestasi dari tingkat provinsi hingga nasional berhasil diraih. Wali Kota Kediri ini juga dinilai mampu membawa Kota Kediri ke arah lebih baik dengan program-program dan inovasinya.

Atas keberhasilannya membawa Kota Kediri menjadi lebih baik dan berprestasi, Wali Kota Kediri dinobatkan sebagai The Most Inspiring. Penghargaan tersebut diberikan oleh Karang Taruna Kecamatan Kota dalam Kecakot Award 2021.

Humas Karang Taruna Kecamatan Kota Hadianto menuturkan The Most Inspiring ini diberikan kepada Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar karena menjadi sosok insprirasi bagi pemuda-pemuda di Kota Kediri. Berbagai prestasi berhasil di raih Kota Kediri di masa kepemimpinannya. “Penghargaan ini diberikan kepada Pak Wali karena menjadi sosok yang menginspirasi para pemuda. Khusunya bagi karang taruna. Pak Wali juga mendukung berbagai karya yang dihasilkan karang taruna,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Kediri mengungkapkan rasa syukurnya karena atas penghargaan yang diberikan Karang Taruna Kecamatan Kota. Ia juga mengajak pemuda-pemuda yang ada di Kota Kediri khususnya karang taruna untuk berkolaborasi bersama membangun Kota Kediri. “Terima kasih untuk penghargaan yang diberikan kepada saya. Kota Kediri dapat meraih berbagai prestasi atas kolaborasi berbagai pihak,” ungkapnya. (Hum/ Kariyaji)

Bangkitkan Semangat Dunia Pendidikan, Kapolres Pasuruan Kota sebagai Narasumber Diklat Online dalam Rangka HUT PGRI ke-76

0

KOTA PASURUAN – Kapolres Pasuruan Kota AKBP R.M Jauhari S.H S.I.K M.SI menghadiri kegiatan Diklat Online dalam rangka memperingati HUT PGRI Ke-76 dan Hari Guru Nasional Kota Pasuruan Provinsi Jawa Timur Tahun 2021 dengan tema “Mewujudkan Lembaga Pendidikan Yang Prima Pelayanan, Bermartabat dan Terlindungi” bertempat di Gedung Pascasarjana Universitas Wiranegara Jl. Ki Hajar Dewantara Kel. Tembokrejo Kec. Purworejo Kota Pasuruan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor Uniwara Pasuruan Dr. Daryono, M.Pd., Dr. Iva Evry Robiyansah, Ketua PGRI Kota Pasuruan Moh. Aminurrahman, Kepala cabang dinas pendidikan wilayah Pasuruan Dr. Hj. Indah Yudiani, M.Pd, Kapolsek Purworejo AKP Tatuk Slamet Irianto S.H, Perwakilan guru dan tenaga pendidik se-Kota Pasuruan

Selain menghadiri kegiatan, Kapolres Pasuruan Kota AKBP R.M Jauhari S.H S.I.K M.SI juga sebagai narasumber memberikan materi “Peran Serta Polri Dalam Lembaga Pendidikan”.

Ketua Umum PB PGRI Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Pasuruan Kota yang telah hadir dalam kegiatan Peringatan HUT PGRI Ke-76 dan Hari Guru Nasional di Gedung Pascasarjana Universitas Wiranegara Kota Pasuruan.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan Kota AKBP R.M Jauhari S.H.S.I.K M.SI merasa sangat bangga, saya selaku Kapolres Pasuruan Kota bisa hadir sebagai narasumber untuk memberikan beberapa materi terkait bagaimana peran Polri dalam mensukseskan lembaga pendidikan.

Pendidikan adalah kebutuhan dasar dari semuanya. Kapolres mengajak semua pihak, perayaan Hari Guru Nasional ini dijadikan momentum dalam membangkitkan semangat dunia pendidikan di Kota Pasuruan.

“Hari guru adalah hari yang sangat bermakna bagi seluruh insan manusia, tanpa guru kita tidak akan menjadi apa-apa. Dan saya berdiri di sini juga berkat jasa para guru-guru yang telah mendidik saya selama ini” ucap Kapolres.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP R.M Jauhari S.H S.I.K M.SI menambahkan bahwa seorang pemimpin terlahir dari peran serta dari para tenaga pengajar atau guru dan perlu diketahui bersama bahwa tugas pokok Polri adalah melindungi mengayomi dan melayani masyarakat di mana tugas pokok tersebut sesuai dengan tema kita yaitu mewujudkan lembaga pendidikan yang prima pelayanan, bermartabat dan terlindungi. Dalam pendidikan secara berjenjang dapat mempersiapkan murid murid untuk mencapai cita citanya menjadi anggota Polri atau TNI.

“Ayo kita menjadi generasi muda yang taat kepada Tuhan YME dan selalu semangat belajar agar menjadi penerus bangsa yang sukses dan bermartabat.” kata Kapolres.

“Saat ini terdapat jenjang pendidikan yang bertujuan untuk menciptakan atau mempersiapkan murid-murid untuk mencapai cita cita menjadi anggota Polri atau TNI.” Lanjut Kapolres.

Bahwa era teknologi saat ini sangat berpengaruh dalam peran tumbuh para murid-murid dimana terdapat dampak positif yaitu memberikan informasi dengan cepat menambah pengetahuan karena cakupan menunjang pembelajaran pada masa pandemi dengan media daring namun juga terdapat dampak negatif seperti penghinaan, pencemaran nama baik menghasut untuk tindak pidana akses situs porno ujaran kebencian menyebar hoax.

“Polri mempunyai peran perlindungan profesi guru dalam upaya paksa antara lain Polri melakukan penyelidikan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut waktu pada saat kegiatan proses pembelajaran, situasi dan tempat kegiatan proses pembelajaran, menjaga harmonisasi antara guru dengan peserta didik” imbuh AKBP R.M Jauhari.

“Sekali lagi kami bangga dengan pencapaian saat ini dimana itu terdapat peran serta dari guru yang telah mengajari saya selama ini, saya ucapkan selamat HUT ke-76 PGRI,” ucapnya di akhir sambutannya. (tofa)