Home Blog Page 155

Jelang Nataru, Polres Gresik Tandai Jalan Berlubang Untuk Keselamatan Pengendara

0

GRESIK – Menjelang libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Polres Gresik Polda Jawa Timur melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) mengambil langkah antisipatif dengan melakukan survei sekaligus penandaan jalan rusak di jalur utama wilayah utara.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut petugas menyasar sepanjang Jalan Raya Deandles, Kecamatan Manyar dan beberap ruas jalan raya lainya di wilayah Kabupaten Gresik.

Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin mengatakan, upaya ini dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan yang diprediksi meningkat selama arus libur akhir tahun.

“Kami telah melakukan survei jalur dan berkoordinasi dengan BBPJN agar perbaikan segera dilakukan,” ujar AKP Nur Arifin, Senin (15/12).

Sementara itu, lanjut AKP Nur Arifin penandaan jalan berlubang ini adalah langkah cepat untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, khususnya menjelang arus mudik dan balik Nataru yang diperkirakan meningkat.

“Untuk meminimalkan risiko, kami Satlantas Polres Gresik segera melakukan tindakan cepat dengan memberi tanda berupa lingkaran menggunakan cat semprot (pylox) pada lubang-lubang jalan tersebut,” jelas AKP Nur Arifin.

Ia mengatakan bahwa penandaan ini berfungsi sebagai peringatan visual agar pengendara lebih waspada saat melintas.

Selain penanganan awal di lapangan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari koordinasi aktif antara Polres Gresik Polda Jatim dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) sebagai pihak berwenang, guna percepatan perbaikan infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan.

Kasat Lantas Polres Gresik menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta menyesuaikan kecepatan kendaraan, terutama saat melintasi jalur rawan dan kondisi jalan yang belum sepenuhnya diperbaiki.

Dengan sinergi semua pihak, diharapkan perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. (*)

Wakapolri Dorong Perwira Polri Adaptif dan Responsif terhadap Kebutuhan Masyarakat

0

Semarang — Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia Polri sejalan dengan arah pembangunan nasional RPJPN 2025–2045 menuju Indonesia Emas 2045, serta selaras dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yang menempatkan pembangunan SDM unggul sebagai prioritas nasional.

Dalam konteks tersebut, tuntutan masyarakat Indonesia saat ini mengharuskan setiap perwira Polri hadir secara nyata, adaptif, dan responsif dalam menjawab berbagai persoalan di lapangan. Penegasan itu disampaikan pada Penutupan Pendidikan dan Pelantikan Perwira Polri Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Gelombang II T.A. 2025 Batalyon Pratistha Gunawisesa di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang.

Wakapolri menyampaikan apresiasi kepada 99 Perwira Remaja Polri lulusan SIPSS Tahun 2025, yang terdiri dari 73 Polisi Laki-laki (Polki) dan 26 Polisi Wanita (Polwan). Capaian tersebut dinilai sebagai hasil kerja keras, disiplin, serta dedikasi para perwira dalam menjalani proses pendidikan, pelatihan, dan pembinaan.

“Hari ini saudara secara sah menyandang pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda) dan siap mengemban tugas sebagai anggota Polri. Ini bukan sekadar kelulusan, tetapi awal dari tanggung jawab besar kepada masyarakat,” tegas Wakapolri.

Para perwira lulusan SIPSS selanjutnya akan ditempatkan berdasarkan kompetensi yang dimiliki serta kebutuhan organisasi yang telah dipetakan sejak proses rekrutmen. Kebijakan tersebut mencerminkan komitmen Polri dalam menempatkan sumber daya manusia secara tepat agar mampu beradaptasi dengan dinamika dan tantangan tugas ke depan.

“Polri membutuhkan perwira yang adaptif, profesional, dan mampu hadir menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat, tepat, dan proaktif,” ujarnya.

Penguatan kualitas SDM Polri menjadi kunci dalam menjawab kompleksitas permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah meningkatnya ekspektasi publik terhadap kinerja kepolisian. Perwira remaja SIPSS dengan latar belakang disiplin ilmu yang beragam dipandang sebagai modal strategis untuk menghadirkan pendekatan yang lebih komprehensif dan solutif.

Menutup kegiatan tersebut, Wakapolri menekankan pentingnya menjaga nama baik institusi, menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme, terus meningkatkan kompetensi diri, serta menjaga kesehatan jasmani dan rohani sebagai bekal dalam menjalankan tugas kepolisian.

“Setiap perilaku anggota Polri adalah cerminan institusi dan berdampak langsung pada tingkat kepercayaan publik. Jadilah Bhayangkara sejati yang mengabdi dengan integritas, dedikasi, dan tanggung jawab demi kemajuan Indonesia,” pungkasnya.

Polresta Banyuwangi Dukung Penanaman Pohon untuk Mitigasi Bencana di Pesanggaran

0

Banyuwangi – Polresta Banyuwangi mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui kegiatan Penanaman Pohon Bersama sebagai langkah mitigasi bencana hidrometeorologi di kawasan Gunung Gamping BKPH Pesanggaran, Perhutani, Dusun Sungai Lembu, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Selasa (16/12/2025).

Kegiatan ini dihadiri Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono, S.I.K., Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., Danpuslatpurmar 7 Lampon Letkol Mar ZA Tanjung, M.Tr.Opsla., jajaran Perhutani, Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi, unsur Forkopimka Pesanggaran, serta para kepala desa se-Kecamatan Pesanggaran.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel bersama, doa, penandatanganan kolaborasi lintas sektor, dan dilanjutkan penanaman pohon secara simbolis. Penanaman ini bertujuan memperkuat daya dukung lingkungan guna mengurangi risiko longsor, banjir, dan dampak bencana hidrometeorologi, khususnya di wilayah selatan Banyuwangi.

Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono,S.I.K., menyampaikan bahwa penanaman pohon merupakan langkah strategis dan berkelanjutan dalam menjaga keseimbangan alam serta keselamatan masyarakat.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari mitigasi bencana jangka panjang. Kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk menjaga lingkungan dan meminimalkan risiko bencana yang berdampak langsung pada masyarakat,” ujarnya.

Wakapolresta Banyuwangi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut merawat tanaman yang telah ditanam agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Polresta Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pelestarian lingkungan sebagai bagian dari peran Polri dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan kesejahteraan masyarakat. (*)

“Pasuruan :Satlantas Polres Pasuruan Raih Dua Penghargaan dari Polda Jatim”

0

PASURUAN – Kinerja maksimal yang ditunjukkan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan membuahkan hasil manis. Atas dedikasi dan loyalitasnya dalam melayani masyarakat, Satlantas Polres Pasuruan menerima penghargaan bergengsi dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur bertempat di Ballroom Suites Surabaya. (16/12)


Dalam penganugerahan tersebut, Satlantas Polres Pasuruan sukses menyabet dua kategori sekaligus, yaitu Terbaik 1 Kategori Teguran Presisi dan Terbaik 1 Pengisian Aplikasi E-Turjawali.


Penghargaan ini merupakan representasi dari kehadiran Polantas yang selalu siap sedia di tengah masyarakat. Keaktifan anggota di lapangan, baik dalam memberikan edukasi melalui teguran simpatik maupun pelaporan kegiatan rutin (Turjawali), dinilai sangat efektif dalam menciptakan ketertiban dan kelancaran alur lalu lintas personil di lapangan.


“Ini adalah wujud komitmen kami untuk selalu memberikan pelayanan terbaik. Kehadiran anggota kami di jalan bukan hanya untuk menegur, tetapi untuk memastikan masyarakat selamat sampai tujuan,” ujar Kasat Lantas AKP Derie Fradesca.


Dampak dari kinerja apik ini sangat dirasakan oleh masyarakat Pasuruan. Selain pelayanan yang semakin responsif, upaya masif personel di lapangan berimbas positif pada penurunan angka kecelakaan lalu lintas secara signifikan. Kesadaran masyarakat akan keselamatan berlalu lintas di wilayah hukum Polres Pasuruan pun kian meningkat.


Dengan raihan ini, Satlantas Polres Pasuruan berkomitmen untuk mempertahankan kinerja dan terus berinovasi demi keselamatan seluruh pengguna jalan.

Kapolres Kediri Beri Penghargaan 69 Personel Berprestasi

0

KEDIRI– Komitmen Polres Kediri Polda Jawa Timur dalam menghargai kinerja dan dedikasi anggota diwujudkan melalui pemberian penghargaan kepada personel berprestasi, yang digelar dalam Apel Jam Pimpinan di Lapangan Apel Mapolres Kediri, Senin (15/12/2025) pagi.

Sebanyak 69 anggota dari berbagai satuan kerja menerima penghargaan atas capaian kinerja dan kontribusi nyata selama periode Desember 2025. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan institusi terhadap kerja keras personel, baik dalam tugas operasional, penegakan hukum, maupun bidang pendukung lainnya.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh anggota yang menerima penghargaan. Menurut Beliau, capaian tersebut lahir dari kerja yang konsisten, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Penghargaan ini adalah bentuk kepercayaan dan penghormatan institusi kepada rekan-rekan yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan prestasi. Semoga menjadi motivasi untuk terus memberikan yang terbaik,” ujar Kapolres Kediri.

Sejumlah prestasi menonjol yang mendapat apresiasi di antaranya keberhasilan pengungkapan kasus narkoba, yang berdampak langsung pada upaya menjaga generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada personel yang berhasil mengharumkan nama Polres Kediri melalui prestasi nasional dalam lomba video Pamapta, yang dinilai unggul dari sisi kreativitas, pesan, dan profesionalisme.

Kapolres Kediri menambahkan, keberhasilan anggota dalam berbagai bidang tersebut menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya diukur dari hasil penegakan hukum, tetapi juga dari kemampuan beradaptasi, berinovasi, dan membangun citra positif Polri di tengah masyarakat.

“Kinerja yang baik pasti berangkat dari semangat belajar, kekompakan, dan keikhlasan dalam bertugas. Jadikan penghargaan ini sebagai penyemangat, bukan tujuan akhir,” imbuh Beliau.

Polri Kembali Saluran 2,1 Ton Bantuan Logistik Ke Aceh Tengah

0

Banda Aceh — Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Baharkam Polri kembali menunjukkan komitmennya dalam penanganan bencana alam di Aceh. Sebanyak 2,1 ton bantuan logistik bencana kembali diberangkatkan menuju Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah, untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tengah, Senin (15/12/2025).

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto, S.I.K. menjelaskan bahwa proses pencatatan, pengamanan, dan pendistribusian bantuan tersebut dilaksanakan oleh personel Liaison Officer (LO) Polda Aceh Posko Bencana Bandara Kualanamu, bekerja sama dengan Posko Sumatera Utara sebagai penanggung jawab pengamanan dan distribusi logistik di Bandara Kualanamu.

“Bantuan logistik dari Baharkam Polri ini diberangkatkan menggunakan pesawat Polri jenis Poker melalui Terminal Kargo Bandara Kualanamu dan ditujukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana alam di wilayah Aceh Tengah,” ujar Kombes Pol Joko Krisdiyanto.

Bantuan dengan total berat 2.193 kilogram tersebut terdiri dari berbagai kebutuhan pokok dan darurat, meliputi bahan pangan, keperluan bayi, obat-obatan, perlengkapan mandi, pakaian, alat kebersihan, hingga dukungan kelistrikan berupa genset portable. Seluruh barang telah melalui proses pendataan dan pengecekan untuk memastikan kelayakan serta ketepatan sasaran distribusi.

Lebih lanjut, Kabid Humas Polda Aceh menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam pendistribusian bantuan ini merupakan bagian dari tugas kemanusiaan Polri dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana serta meringankan beban masyarakat yang terdampak.

“Kami memastikan seluruh proses pengantaran berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran. Sinergi antara Polda Aceh, Posko Sumut, dan seluruh unsur terkait menjadi kunci kelancaran distribusi bantuan ini,” tambahnya.

Kegiatan pengiriman bantuan tersebut dilaksanakan pada Senin, 15 Desember 2025, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di Terminal Kargo Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara.

Di akhir keterangannya, Kombes Pol Joko Krisdiyanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga solidaritas dan kebersamaan dalam menghadapi dampak bencana alam, serta mendoakan agar kondisi masyarakat Aceh yang terdampak segera pulih.

Polres Jombang Bongkar Budidaya Ganja di Rumah Kontrakan,110 Batang Disita

0

JOMBANG – Satuan Reserse Narkoba Polres Jombang Polda Jatim mengungkap praktik budidaya ganja skala rumahan yang disamarkan layaknya greenhouse di Dusun Mojongapit, Desa Mojongapit, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Senin (15/12/2025).

Pengungkapan tersebut saat Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K, CPHR memimpin langsung penggerebekan di sebuah rumah kontrakan di Jalan Pakubuwono, Desa Mojongapit, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas menemukan sebanyak 110 batang tanaman ganja hidup yang ditanam di dalam pot.

Selain itu, Polisi juga menyita ganja yang telah dipanen dengan berat total 5,3 kilogram, serta sejumlah ganja yang direndam di dalam toples.

Berbagai peralatan elektronik yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas penanaman turut diamankan sebagai barang bukti.

Kapolres Jombang mengatakan, dalam operasi itu pihaknya menangkap seorang pria berinisial R (43), warga Surabaya, yang diketahui mengontrak rumah tersebut.

“Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya,” ujar AKBP Ardi Kurniawan kepada wartawan di lokasi penggerebekan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengungkapan kasus ini berawal pada Minggu (14/12/2025).

Saat itu, tim Satresnarkoba Polres Jombang Polda Jatim melakukan pengintaian dan berhasil menangkap Y, warga Ngoro, bersama dua rekannya usai melakukan transaksi sabu-sabu dan ganja kering di wilayah Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.

Dari hasil interogasi, Y mengaku memperoleh ganja dari R yang tinggal di rumah kontrakan di Desa Mojongapit.

Berbekal pengakuan tersebut, petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap R pada Senin (15/12/2025) siang, dilanjutkan dengan penggeledahan rumah kontrakan yang disaksikan oleh perangkat desa serta ratusan warga sekitar.

Hasil penggeledahan, Polisi menemukan 110 batang tanaman ganja hidup serta ganja kering seberat 5,3 kilogram.

Tanaman terlarang tersebut ditemukan di Dua kamar tidur, dapur, serta ruang belakang rumah.

Lokasi penanaman dilengkapi dengan fasilitas pendingin ruangan untuk menunjang pertumbuhan tanaman.

Kepada petugas, R mengaku ganja yang ditanam di rumah kontrakannya berasal dari bibit berbentuk biji yang dibeli secara daring dari luar negeri.

“Tersangka membeli bibit ganja secara online. Bibit tersebut berasal dari luar negeri dengan lebih dari 15 jenis ganja,” ungkap AKBP Ardi.

Menurut pengakuan awal tersangka, aktivitas penanaman ganja tersebut telah berlangsung selama sekitar tiga bulan dan sudah satu kali melakukan panen.

Namun demikian, Polisi masih terus mendalami keterangan tersebut.

“Pengakuan itu masih kami dalami lebih lanjut,” tambahnya.

AKBP Ardi juga menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan awal, motif tersangka menanam ganja adalah untuk kepentingan pribadi.

Meski demikian, penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Atas perbuatannya, R dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar. (*)

Polri Raih Predikat Informatif Tertinggi dan Badan Publik Terbaik dari KIP

0

Jakarta – Polri meraih predikat Informatif dengan nilai 98,90, sekaligus menempati peringkat pertama kategori Lembaga Negara dan Lembaga Pemerintahan Non-Kementerian (LNNK) dari Komisi Informasi Pusat (KIP). Dalam acara ini, Polri juga menerima penghargaan Arkaya Wiwarta Prajanugraha, yaitu penghargaan tertinggi yang diberikan Komisi Informasi kepada badan publik terbaik secara nasional.

Penganugerahan ini berlangsung dalam Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (Monev KIP) Tahun 2025 yang diselenggarakan Komisi Informasi Pusat RI, Senin (15/12/2025). Monev KIP merupakan agenda tahunan Komisi Informasi Pusat untuk mengukur tingkat kepatuhan badan publik terhadap Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Kegiatan ini bertujuan mendorong transparansi, akuntabilitas, serta partisipasi publik dalam penyelenggaraan negara.

Proses penilaian Monev KIP dilakukan secara sistematis dan bertahap, mulai pengisian kuesioner penilaian mandiri (self-assessment questionnaire/SAQ), verifikasi faktual melalui uji akses dan uji petik, presentasi dan wawancara publik, hingga penetapan hasil akhir dan penganugerahan. Dalam tahapan tersebut, Komisi Informasi menilai berbagai aspek, antara lain sarana dan prasarana layanan informasi, kualitas dan jenis informasi publik, komitmen organisasi, inovasi pelayanan, serta optimalisasi digitalisasi.

Ketua Komisi Informasi Pusat RI Dr Donny Yoesgiantoro menyampaikan bahwa capaian Polri menunjukkan keseriusan dan konsistensi dalam menjalankan prinsip keterbukaan informasi publik.

“Nilai 98,90 dengan predikat Informatif menempatkan Polri pada kategori tertinggi. Ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya patuh secara administratif, tetapi juga mampu menghadirkan layanan informasi publik yang berkualitas, mudah diakses, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujar Dr Donny Yoesgiantoro dalam keterangan yang diterima, Senin (15/12).

Polri Dinobatkan sebagai Badan Publik Terbaik Nasional
Dalam penilaian Monev KIP 2025 ini, Polri memperoleh predikat Informatif dengan nilai 98,90, yang merupakan nilai hampir sempurna dan tertinggi pada kategori Lembaga Negara Non-Kementerian (LNNK). Capaian tersebut menempatkan Polri sebagai peringkat pertama, mengungguli berbagai lembaga negara lainnya.

Atas capaian tersebut, Polri berhak menerima penghargaan Arkaya Wiwarta Prajanugraha. Penghargaan ini diberikan setelah Polri dinilai unggul dalam berbagai aspek, mulai pengumuman dan penyediaan informasi publik, ketersediaan dokumen, sarana dan prasarana, pengadaan barang dan jasa, hingga pengembangan kelembagaan dan website.

Selain itu, Polri dinilai terbaik dalam aspek komitmen pimpinan, visi dan misi, kesesuaian dokumen, inovasi, serta kelembagaan sehingga Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo turut memperoleh predikat pimpinan badan publik terbaik bersama enam kementerian dan lembaga lainnya.

Ketua Komisi Informasi Pusat RI Dr Donny Yoesgiantoro menyampaikan bahwa capaian Polri mencerminkan implementasi keterbukaan informasi publik yang dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Nilai 98,90 dengan predikat Informatif menunjukkan bahwa Polri telah melaksanakan keterbukaan informasi publik secara sangat baik. Tidak hanya patuh pada regulasi, tetapi juga mampu menghadirkan pelayanan informasi yang berkualitas, mudah diakses, serta didukung komitmen kuat dari pimpinan,” ujar Dr Donny Yoesgiantoro.

Ia menambahkan, penghargaan Arkaya Wiwarta Prajanugraha merupakan bentuk apresiasi tertinggi Komisi Informasi kepada badan publik yang berhasil menjadikan keterbukaan informasi sebagai bagian dari tata kelola organisasi.

“Kami berharap capaian Polri ini dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi badan publik lainnya untuk terus memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Penghargaan Arkana Wiwarta Prajanugraha dalam Anugerah KIP 2025 ini menjadi tonggak penting bagi Polri, sekaligus menegaskan posisinya sebagai Badan Publik Terbaik Nasional dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik di Indonesia.

Polres Pasuruan Tangkap Pengedar Sabu dengan 32 Poket Sabu di Bangil

0

PASURUAN – Satuan Reserse Narkoba Polres Pasuruan berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Seorang pria berinisial SO (35) diamankan bersama puluhan poket sabu siap edar.

Pengungkapan kasus tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/284/XII/2025/SPKT.SATRESNARKOBA/POLRES PASURUAN/POLDA JATIM tertanggal 4 Desember 2025.

Kasatresnarkoba Polres Pasuruan mengungkapkan, bahwa pihaknya telah melakukan penangkapan di sebuah rumah yang berada di Dusun Manaruwi, Desa Manaruwi, Kecamatan Bangil, Kamis 4 Desember 2025 sekitar pukul 04.00 WIB.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 32 poket plastik kecil berisi narkotika jenis sabu.

“Tersangka berinisial SO kami amankan bersama barang bukti sabu dengan berat netto 4,819 gram. Yang bersangkutan berperan sebagai pengedar,” kata Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan, Kamis (4/12/2025).

Menurut AKBP Jazuli, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti oleh petugas dengan melakukan penyelidikan di wilayah Bangil. Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku memperoleh sabu tersebut dari seorang pria berinisial JL yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Ini hasil kerja sama yang baik antara masyarakat dan kepolisian. Kami masih mengembangkan kasus ini untuk membongkar jaringan di atasnya,” tegasnya.

Selain sabu, polisi juga mengamankan barang bukti lain berupa satu unit ponsel merek Vivo warna hitam, satu timbangan elektrik warna silver, serta satu bendel plastik klip kosong. Total berat barang bukti sabu yang diamankan sekitar 3,021 gram.

Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku mendapat keuntungan sekitar Rp150 ribu per gram dari hasil penjualan sabu dan juga dapat menggunakan barang haram tersebut secara gratis.

Atas perbuatannya, tersangka SO dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara minimal 5 tahun hingga maksimal seumur hidup atau hukuman mati.

Polres Pasuruan mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi terkait peredaran narkotika demi menjaga keamanan dan keselamatan generasi muda.

Jelang Nataru Terminal Arjosari Pastikan Ramp Chek Jamin Keamanan Penumpang

0

MALANG – Jelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pengelola Terminal Tipe A Arjosari Malang laksanakan ramp check untuk memastikan keselamatan penumpang.

Kepala Terminal Arjosari Kota Malang, Mega Perwira Donowati di Kota Malang, Jawa Timur mengatakan, pihaknya selalu melakukan ramp check kendaraan bus.

“Namun saat menjelang Natal 2025 dan Tahun 2026 ini, setiap harinya kami lakukan ramp check untuk 60 kendaraan,” kata Mega, Senin (15/12/2025).

Pelaksanaan ramp check dilakukan ketika setiap bus antara kota dalam provinsi (AKDP) dan antara kota antara provinsi (AKAP) yang akan keluar dari kawasan Terminal Arjosari untuk menuju ke daerah tujuan.

Sedangkan pelaksanaan pengujian telah dimulai pada 15 Desember 2025, dimana petugas Terminal Arjosari Malang mendapati adanya satu bus AKDP yang dinyatakan belum sepenuhnya laik jalan, karena mengalami retak pada bagian kaca depan, sabuk pengaman yang tidak utuh, hingga alat pemadam api ringan (APAR) dalam sudah kadaluarsa.

Petugas meminta kepada sopir bus segera melaporkan kondisi unitnya ke pihak perusahaan agar segera diperbaiki.

“Masih pelanggaran ringan maka kami melakukan peringatan. Kami juga akan bersurat ke perusahaan untuk temuan hari ini,” ujarnya.

Selain kondisi fisik, petugas juga menemukan bus AKDP yang masa berlaku syarat administrasi telah kadaluarsa selama tiga hari.

Terminal Arjosari memastikan segera melakukan verifikasi terkait administrasi angkutan itu, sebab kru bus memberikan keterangan bahwa dokumen baru dan masih aktif tidak terbawa.

“Kalau memang itu hanya alasan dari kru maka kami akan lakukan tilang,” ucapnya.

Mega menambahkan petugas juga mendapati adanya bus yang rodanya vulkanisir atau diperbarui karena alur sudah menipis.

Temuan roda vulkanisir itu membuat petugas terminal meminta kepada kru bus agar segera melaporkan temuan ini dan segera ditindaklanjuti.

“Ini menyangkut keselamatan penumpang tidak ada alasan untuk itu,” tuturnya. **