Home Blog Page 1556

Forkopimda Jatim Peringati Hakordia 2021

SIDOARJO – Forkompimda Jawa Timur, peringati hari anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2021, dengan mengusung tema “Satu Padu Bangun Budaya Anti Korupsi”. Peringatan yang berlangsung di pondok pesantren Bumi Sholawat, Lebo, Sidoarjo ini, juga diikuti oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Firli Bahuri, secara virtual, pada Senin (13/12/2021).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Pangdam V Brawijaya di wakili oleh Kolonel Infanteri Parawita, dan Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, serta KH. Agoes Ali Mashuri atau yang akrab disapa Gus Ali, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Bumi Shalawat Lebo Sidoarjo, peringati Hakordia 2021 untuk Satu Padu Bangun Budaya Anti Korupsi.

Dalam sambutannya, Ketua KPK Komjen Pol (Purn) Firli Bahuri menyampaikan, apresiasi untuk pemerintah provinsi Jawa Timur, yang memiliki semangat untuk menjadikan korupsi sebagai musih bersama.

“Kami menyampaikan apresiasi, Jawa Timur adalah yang memiliki semangat yang sama dengan KPK. Dan segenap pemerintah provinsi, kementrian lembaga yang sama-sama kita punya tekad sama. Menjadikan korupsi sebagai musuh bersama kita. Jadi korupsi adalah musuh kita bersama,” ucap Firli.

Firli juga mengatakan. Kita tentu sama-sama memiliki kepedulian tujuan utama, tentulah ini didasari karena semangat kebangsaan selaku sesama anak bangsa yang punya tanggung jawab untuk mewujudkan tujuan negara.

“Alhamdulillah di dalam Undang-Undang Dasar negara Indonesia. Tahun 1945, di dalamnya disebutkan bahwa kemerdekaan atas rahmat tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, kita segenap anak bangsa memiliki kewajiban melindungi segenap bangsa Indonesia, dan seluruh tumpah darah Indonesia,” tegasnya.

“Tetapi punya tujuan yang sama, memajukan kesejahteraan umum. Mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut aktif memelihara ketertiban dunia. Berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Itulah tujuan cita-cita semangat kita bersama untuk mewujudkan hal tersebut,” lanjut Ketua KPK.

Selain itu, Ketua KPK Juga mengatakan kenapa temanya satu padu bangun budaya anti korupsi? Karena undang-undang korupsi sudah ada, penegak hukum sudah ada, regulasinya sudah sangat cukup, lembaga-lembaga juga sudah disiapkan. Tetapi kenapa tindak pidana korupsi masih saja ada.

“Salah satunya adalah karena budaya antikorupsi belum hidup dan bersembunyi serta berkembang, nopang di dalam setiap jiwa dan semangat seluruh anak bangsa,” tandasnya.

Lanjut Firli mengatakan, melalui kesempatan ini, dirinya bersama segenap insan KPK menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Timur dan segenap para pejabat struktural, rekan-rekan Forkopimda Jawa Timur, dan segenap rakyat Jawa Timur, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas upaya-upaya untuk tidak melakukan korupsi.

“Pada kesempatan ini pun kami sungguh merasa prihatin karena Jawa Timur saat ini sedang menghadapi suatu bencana, yang salah satu juga dari sekian banyak persoalan kebangsaan. Kita sungguh memahami, setidaknya ada empat persoalan kebangsaan yang kita hadapi. Yang pertama adalah bencana alam dan non alam, Korupsi, narkotika, dan terorisme, serta radikalisme,” ujarnya.

“Setidaknya saya dan kawan-kawan semua, kita sangat prihatin atas kejadian yang menimpa Jawa Timur kami memohon mudah-mudahan Gubernur dan segenap pimpinan yang ada di Jawa Timur diiberikan kekuatan bersama-sama dengan elemen masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, mampu terhadapi dan menyelesaikan persoalan-persoalan yang sebutkan termasuk menghadapi bencana alam Semeru,” paparnya

Tetap semangat seluruh anak-anak bangsa yang ada di Jawa Timur. Katakan untuk saat ini bahwa kita mampu menyelesaikan persoalan-persoalan kebangsaan, kita pun mampu akan menyelesaikan bencana alam yang saat ini sedang kita hadapi. Kita pun mampu mengatakan dan bertindak untuk tidak melakukan korupsi. Kita pun mampu untuk membangun budaya antikorupsi.

“Kami berharap dan mengajak kita semua, marilah kita berkarya untuk rakyat, bangsa, dan negara. Kita serahkan diri kita, semangat kita, komitmen kita, untuk mengabdi kepada negeri, bebaskan NKRI dari praktek-praktek korupsi,” pungkasnya Ketua KPK saat memberikan sambutan Hakordia secara virtual. (tim)

Pembukaan Pendidikan dan Latihan Integrasi Dikmaba TNI AD dan Diktukba Polri TA 2021

MOJOKERTO – Sekolah Polisi Negara (SPN). Senin (13/12/2021) pagi, menggelar upacara Pembukaan Pendidikan dan Latihan Integrasi Dikmaba TNI AD dan Diktukba Polri TA 2021. Yang dilaksanakan di SPN Polda Jatim. Dalam upacara tersebut, dibuka secara langsung oleh Brigjen TNI R. Edi Setiawan S.H, selaku Dirren Kodiklat AD, dan didampingi Brigjen Pol Drs. Mujiono S.H, M.Hum, selaku Katim Integrasi Lemdiklat Polri.

Upacara ini merupakan awal dimulainya rangkaian kegiatan Diklat Integrasi TNI-POLRI dalam bentuk latihan kolaborasi untuk peserta didik Dikmaba TNI AD dan peserta didik Diktukba POLRI. Yang dilaksanakan selama 5 (lima) hari di seluruh Satdik Polri dan di 14 lembaga pendidikan TNI AD.

“Kegiatan diklat integrasi TNI-POLRI merupakan implementasi tindak lanjut dari perjanjian kerjasama antara TNI AD dan POLRI. Nomor: PKS/29/2021 DAN NOMOR: PKS/39/IX/2021 tanggal 15 September 2021. Tentang penyelenggaraan kegiatan terintegrasi pada pendidikan pembentukan atau pendidikan pertama,” jelas Brigjen TNI R. Edi Setiawan, saat membacakan amanat, Senin (13/12/2021) pagi.

Pendidikan pengembangan atau pendidikan pembentukan perwira dan pendidikan pengembangan umum. Sebagai tindak lanjut upaya peningkatan kerjasama dan kolaborasi yang baik dapat diwujudkan dengan melaksanakan integrasi pendidikan di semua tingkat pendidikan TNI-POLRI.

“Pelatihan sinergitas yang dilaksanakan menitik beratkan pada ketrampilan perorangan dalam berkomunikasi, memotivasi diri, kemampuan memecahkan permasalahan, kerjasama tim dan kepemimpinan yang memiliki jiwa samapta,” lanjutnya.

Untuk mendapatkan ketrampilan perorangan perlu dilaksanakan pelatihan sinergitas sebagai salah satu upaya dalam mewujudkan terbangunnya rasa kebersamaan dan Esprit De Corps. Antara peserta didik Dikmaba TNI AD dan Diktuk Bintara Polri yang meliputi penanaman dan sikap tata nilai jiwa sinergitas, pengetahuan pendukung dan implementasi nilai nilai sinergitas yang meliputi:

Ketrampilan komunikasi efektif, kemampuan membangun sinergitas dan membentuk fisik yang samapta, kemampuan membangun rasa kesetiakawanan dan menumbuhkan rasa kepedulian serta solidaritas antar sesama, kemampuan menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan kerjasama dalam tim peningkatan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, ketrampilan mengasah kemampuan diri dalam bidang seni, kemampuan memahami sejarah TNI-POLRI dan kemampuan memahami tugas pokok TNI-POLRI.

“Kegiatan tersebut diharapkan mampu menguatkan sinergitas antara TNI-POLRI. Sebagai komponen yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan Nasional,” lanjut dia.

Pelaksanaan kegiatan latihan kolaborasi antara peserta didik Dikmaba TNI AD dan Diktukba POLRI. Yang sedang berlangsung di Satdik Polri dan Rindam TNI AD. Diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh peserta didik Dikmaba TNI AD maupun peserta didik Dittukba POLRI.

“Sehingga terjalin Silaturahmi dan sinergitas antara TNI AD dan POLRI. Yang dimulai dari lembaga pendidikan sampai nantinya bertugas di satuan masing masing,” harapnya.

Kegiatan diklat integritas TNI-POLRI. Pada level pendidikan pembentukan Bintara, merupakan kali pertama dilaksanakan secara serentak di seluruh Satdik Polri dan lembaga pendidikan TNI AD. Kedepan, dapat menjadi agenda rutin untuk pelaksanaan bidang pendidikan dan pelatihan.

Kepada peserta didik, laksanakan dan ikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan keikhlasan, jalin persahabatan dengan rekan rekan TNI dan POLRI. Sehingga mampu meningkatkan peran yang nyata dalam kerjasama dan kolaborasi antara TNI dan POLRI.

Kegiatan kolaborasi ini menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan sinergitas melalui kegiatan kegiatan yang membangun rasa kebersamaan, kekompakan dan kesetiakawanan. (tim)

Jelang Nataru, Harga Cabai Merangkak, Armuji Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan

0

SURABAYA-Memasuki minggu keempat November harga cabai rawit, cabai merah besar, maupun cabai merah keriting di berbagai pasar rakyat Jawa Timur fluktuatif cenderung mulai merangkak naik, tak terkecuali juga di Kota Surabaya.

Bahkan, menjelang Natal dan tahun baru (Nataru), harga cabai di Pasar Pabean semakin ”pedas”. Kenaikan harga menembus hingga 200 persen. Cabai rawit, misalnya, kini dijual Rp 40-45 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 12-15 ribu per kilogram. Harga 1 kilogram cabai merah naik dari Rp 12 ribu menjadi Rp 30 ribu.

Faktor cuaca menjadi salah satu penyebab kenaikan harga. Musim hujan mengakibatkan keterlambatan jadwal panen di daerah distributor, seperti Madura, Probolinggo, dan Lamongan.

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mencermati hal tersebut dan menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menggelar operasi pasar di 31 kecamatan di Surabaya. Salah satu komoditi yang dijual dalam Operasi pasar itu adalah cabai.

“Memang menjadi siklusnya saat pergantian musim dan bertepatan dengan natak dan tahun baru. Selain itu, turunya level PPKM menyebabkan permintaan cabai tinggi karena restoran sudah buka kembali,” kata Armuji

Oleh karena itu, ia mengajak warga mengoptimalkan lahan – lahan pekarangan yang ada di sekitar rumah untuk bisa ditanami tanaman pangan produktif seperti cabai, terong, buah – buahan dan sayur mayur.

“Nanti bibitnya busa disediakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Dengan begitu, kemandirian pangan kita akan lebih terjaga. Tidak butuh lahan luas, ada yang menggunakan pot bisa tumbuh seperti cabai,” ungkap Cak Ji.

Ia juga mengaku selama ini rutin merawat tanaman produktif di halaman rumahnya, mulai dari Alpukat, jambu, Kelengkeng, Sayur – Mayur dan Tomat.

“Sebelum berangkat kerja selalu menengok dan merawat dahulu tanaman di halaman, kalau panen kan bisa dibagi ke warga sekitar,” pungkasnya.(Hum/Jono)

Tumbuhkan Aspek Psikologis Prima, Pemkot Kediri Adakan Bimbingan Untuk Warga Barak Semampir

0

KEDIRI–Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Sosial selenggarakan kegiatan Pemberian Bimbingan Fisik, Mental, Spiritual, dan Sosial sebagai wujud kepedulian terhadap para penghuni barak semampir. Perlu diketahui, Barak semampir merupakan barak penampungan sementara yang diperuntukkan bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial atau disebut dengan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial.

“Kegiatan hari sudah direncanakan dengan matang dengan lebih mengutamakan pada bimbingan spiritual dan mental, terutama dengan psikososial yang berkaitan hubungan antar manusia bagi warga penghuni di sini” jelas Triyono Kutut Purwanto, Kepala Dinas Sosial Kota Kediri. Kegiatan rutin Dinas Sosial ini bertujuan untuk menciptakan keselarasan antara layanan sosial kebutuhan dasar, layanan rehabilitasi sosial, serta bimbingan fisik, mental, dan spiritual.

Dalam kegiatan yang diikuti 200 peserta ini, turut mengundang Ustadz Mohammad Hatta sebagai narasumber yang memantik spiritualitas peserta. Melalui acara ini, Kutut berharap agar warga penampungan barak semampir memiliki semangat yang kuat untuk memperbaiki kehidupan, serta menjalin hubungan yang harmoni antar masyarakat.

“Saya berharap kita semua dapat mencermati dan mengamalkan pesan yang disampaikan di acara bimbingan psikososial dan spiritual ini. Saya juga berharap kita jaga kondusivitas lingkungan ini. Menjaga sinergitas antara penjaga dan penghuni barak” tutur Kutut.

Di samping Ustadz Hatta sebagai penyejuk rohani, tak lupa Bhabinkamtibmas juga turut memberikan pengarahan kepada penghuni barak terkait peraturan PPKM Nataru. Hal tersebut disampaikan agar masyarakat paham peraturan pemerintah yang mengimbau masyarakat untuk membatasi kegiatan guna memangkas tumbuhnya klaster Covid-19 baru.

Menurut Yanti, warga setempat, program kegiatan ini sangat bermanfaat untuk warga, terutama untuk mengisi waktu di sela-sela kesibukannya sebagai Ibu Rumah Tangga. Ia berpesan kepada para penghuni agar selalu menjaga kebersihan demi kenyamanan bersama.
(Kom-Kariyaji)

Bupati Bondowoso, KH. Salwa Arifin, Kukuhkan Pengurus Muallimil Qur’an Kabupaten

0

BONDOWOSO– Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin, mengukuhkan pengurus Persatuan Muallimil qur’an Kabupaten Bondowoso masa hidmat 2021-2026, di
Aula skertariat lembaga pemgembangan tilawatil qur’an kab Bondowoso, senin(13/12/2021).

Dalam acara ini juga dihadiri sekertaris daerah Bondowoso serta pengurus guru ngaji 32 pengurus kabupaten dan 115 pengurus kecamatan se – kabuapaten Bondowoso.

Dalam sambutannya, Bupati KH. Salwa, mengapresiasi atas kinerja pengurua Muallimil Qur’an, dan dikatakan, bukan manusia yang akan menjamin keperluan di dunia ini, Alloh yang akan menjamin bagi orang orang yang mengurus AL QUR’AN.

Di samping itu bupati juga menghimbau kepada pengurus muallimil qur’an untuk mengajar al qur’an harus mengikuti zaman yaitu dengan metode, banyak sekali metode seperi metode iqro’ ,yambu’a dan masih ada metode lain untuk lebih cepat cara membaca al qur’an.

“Dalam waktu dekat saya selaku ketua pengurus kabupaten bondowoso akan berkoordinasi dengan pengurus kecamatan ( korcam) untuk mengadakan pelatihan bagi guru ngaji di tiap tiap desa dengan metode yang standart seperti iqro’ atau yambu’a, agar lebih cepat dan tepat cara membaca al qur’an,”papar ustad Nasir.

Pengukuhan Muallimil qur’an hari
ini merupakan program kabupaten Bondowoso untuk menjadikan kabupaten yang masyarakatnya selalu membaca Al qur’an dan Al qur’an menjadi pedoman hidup sehari hari, lanjutnya.

Kegiatan tersebut tetap mengedepankan protokol kesehatan covid 19 secara ketat. (Ar).

PMI BANTU PENUHI KEBUTUHAN AIR BERSIH PENGUNGSI

0

LUMAJANG – Palang Merah Indonesia (PMI) mendistribusikan air bersih ke sejumlah lokasi pengungsian bencana awan panas guguran Semeru, Lumajang, Jawa Timur (12/12/2021).

Kebutuhan air bersih warga terdampak bencana di pengungsian disebut sangat tinggi. Koordinator Air dan Sanitasi PMI di TDB APG Semeru, Mirtha mengungkapkan, penggunaan air bersih perhari mencapai 975.000 liter perhari.

“Dalam sehari perkepala membutuhkan 15 liter air, menurut data jumlah warga yang mengungsi mencapai 65 ribu,” ungkapnya.

Untuk menunjang pendistribusian air bersih, Tim Air dan Sanitasi PMI telah memasang 22 unit tandon air dari target 50 unit. Fasilitas tersebut juga ditunjang dengan toilet portable sejumlah 10 unit.

PMI mengerahkan 11 unit truk tanki air bersih untuk beroperasi setiap hari ke sejumlah sumber mata air dan mendsiribusikannya.

Sampai Minggu (12/12/2021), PMI telah mendistribusikan 58.800 liter air bersih.(son)

Perkuat Syiar Islam Rahmatan Lil Alamin, Bupati Sidoarjo Dukung Kesenian Hadrah ISHARI

0

SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen mendukung penuh perkembangan kesenian hadrah di Sidoarjo yang diwadahi organisasi Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia (ISHARI).

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mengatakan kesenian hadrah yang kerap mengiringi kegiatan sholawat ini merupakan salah satu bentuk kesenian yang dapat memperkuat syiar Islam dan mengenalkan nilai-nilai positif pada generasi muda.

“Memang ada banyak ragam kesenian di tanah air yang patut diapresiasi dan didukung perkembangannya, salah satunya kesenian hadrah melalui wadah organisasi ISHARI. Kesenian ini sangat banyak manfaatnya, selain menjauhkan generasi muda dari perilaku hidup tidak sehat juga bisa sebagai sarana syiar nilai-nilai Islam yang Rahmatan Lil Alamin,” ujar Bupati Muhdlor, Minggu (12/12/2021).

Ia pun siap mendukung penuh perkembangan kesenian hadrah dan organisasi ISHARI. Salah satunya melalui pengadaan alat hadrah berupa rebana atau yang biasa dikenal masyarakat dengan istilah Terbang.

“Saya ingin semua daerah di Sidoarjo punya grup hadrah, jika kesulitan alat, lapor ke saya akan saya bantu. Saya juga akan buka pintu pendopo Sidoarjo selebar-lebarnya untuk digunakan kegiatan ISHARI,” tegas Gus Muhdlor, panggilan akrab Bupati.

Sehari sebelumnya, sekitar 1000 orang anggota ISHARI Kabupaten Sidoarjo memadati Pendopo Delta Wibawa untuk menampilkan kesenian hadrah dan Sholawat. Acara iki dihadiri langsung Bupati dan perwakilan pengurus PCNU Sidoarjo. (Kominfo/Yl).

Kapolres Pasuruan Lakukan Pemantauan Wilayah Erupsi Gunung Semeru Lumajang Jawa Timur

PASURUAN – Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si. bersama Kapolres Pasuruan Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari S.H S.I.K M.SI melaksanakan tugas pemantauan gunung semeru di Lumajang Jawa Timur sesuai instruksi dari Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta terhadap seluruh Polres Jajaran Jawa Timur.

Pemantauan dilakukan dalam rangka memantau para pengungsi yang ada di posko pengungsian akibat dari imbasnya erupsi gunung semeru untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan baik kepada para korban, Minggu (12/12/21).

Kapolres pasuruan mengatakan bahwa selain melakukan pemantauan terhadap para korban bencana erupsi gunung semeru, juga melakukan pengecekan jalur evakuasi yang aman bagi para Tim Evakuasi gabungan yang terdiri dari personel TNI,Polri, dan para Relawan yang ikut mencari para korban yang belum ditemukan.

“Sesuai arahan dari Kapolda Jawa Timur, Kapolres Pasuruan bersama Kapolres Pasuruan Kota meninjau langsung jalur evakuasi para korban erupsi gunung semeru, kami berharap agar bencana ini segera reda dan kondisi wilayah Lumajang terutama di kecamatan Pronojiwo segera pulih dan masyarakat bisa melakukan aktivitas normal kembali dan untuk para korban yang masih belum ditemukan, kita doakan semoga mereka segera ditemukan.”, ujarnya.

Kapolres Pasuruan dan Kapolresta Pasuruan juga meninjau lokasi dapur umum dan mengecek basemen tempat pengungsian warga korban bencana erupsi gunung Semeru di Desa Penanggal Kec. Candipuro yang sementara ditempatkan di Balai Desa Penanggal, di Puskesmas dan di rumah-rumah warga serta bertatap muka dengan para pengungsi.

Setelah berkunjung dari basecamp pengungsi di Balai Desa Penanggal, Kapolres Pasuruan melanjutkan lagi perjalanan menuju kantor BMKG di Desa Gunung sawur Kec.Candipuro untuk bertemu langsung dengan petugas BMKG Candipuro sambil memantau up date perkembangan aktivitas Gunung Semeru dari waktu ke waktu.

Kami ucapkan terimakasih dan apresisasi kepada para Tim Evakuasi yang membantu pencarian para korban erupsi gunung semeru, semoga mereka selalu diberi keselamatan dan kesehatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan kepada saudara kita di Lumajang,” pungkasnya. (tim)

Jelang Nataru, Polresta Sidoarjo Bagikan Masker Kepada Pengendara

SIDOARJO – Perayaan Natal dan Tahun Baru semakin dekat seiring memasuki bulan Desember. Menghadapi Nataru dan lonjakan Covid-19, Sabtu malam (11/12/2021) Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol Kusumo Wahyu Bintoro membagikan masker kepada pengendara dan penggunaan jalan yang lewat.

Hal ini merupakan pencegahan dari Polresta Sidoarjo dalam rangka pengendalian pandemi Covid-19 yang masih ada. Disamping itu, Polresta Sidoarjo masih terus memasifkan pelaksanaan vaksinasi di gerai yang telah disediakan.

“Kami lakukan tindakan pencegahan agar pandemi Covid-19 ini dapat dikendalikan menjelang Nataru,” Ucap Kapolresta Sidoajro.

Seperti yang kita ketahui bersama, di wilayah Sidoarjo belum sepenuhnya terbebas dari Covid-19. Kapolresta Sidoarjo juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan serta melakukan penyuluhan terkait vaksinasi mengingat adanya varian baru Omnicron yang telah sampai di negara tetangga.

“Saya himbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, karena varian baru Omnicron telah sampai di negara tetangga. Bagi masyarakat yang belum vaksin silahkan untuk mendatangi gerai vaksin yang telah kami sediakan,” jelasnya (Hum,Pol/Yl)

Pacu Prestasi Menembak, Kapolresta Sidoarjo Resmikan Delta Shooting Club

SIDOARJO – Delta Shooting Club Sidoarjo, sebuah wadah bagi penggemar olahraga penembak yang ada di Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (11/12/2021) resmi dikenalkan ke masyarakat. Lokasinya di Lapangan menembak Kompi IIB, Porong, Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro meresmikan Delta Shooting Club Sidoarjo yang diketuai Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana. Ditandai dengan olahraga menembak bersama yang diikuti pejabat utama Polresta Sidoarjo, Kapolsek jajaran, Kodim 0816 Sidoarjo dan Forkopimda Sidoarjo.

Diresmikannya Delta Shooting Club Sidoarjo, menurut Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro tidak hanya menampung penggemar menembak dari Polri dan TNI saja, bahkan masyarakat umum yang gemar olahraga menembak pun dipersilahkan bergabung.

“Sehingga terjalin kebersamaan dari kita semua di dalam Delta Shooting Club Sidoarjo. Dengan tujuan mewujudkan atlet-atlet menembak berprestasi dari Sidoarjo. Karenanya mari berlatih bersama di sini, serta dapat meningkatkan kemahiran menembak khususnya bagi anggota Polri maupun TNI,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

Lebih lanjut, menurutnya menembak merupakan olahraga yang memiliki kepiawaian khusus. Sebab itu, siapa saja termasuk masyarakat yang memiliki hobi menembak, nantinya dapat berlatih bersama dengan anggota Delta Shooting Club.

“Anggota-anggota opsnal di Polresta Sidoarjo juga nantinya akan di latih di tempat ini guna meningkatkan kemahirannya dalam menembak. Dapat juga diadakan kejuaraan menembak bersama Delta Shooting Club sehingga mampu menggali prestasi penembak kita,” tambahnya. (Hum,Pol/YL)