Home Blog Page 1555

Bupati Sidoarjo Terkesan dengan Peninggalan Arya Wiraraja Penguasa Lumajang

0

SIDOARJO – Kejadian erupsi Gunung Semeru beberapa hari yang lalu, tepatnya Sabtu Sore (6/12) membuat mata publik fokus pada Kabupaten Lumajang. Bantuan dari berbagai daerah berdatangan di Kabupaten Lumajang, karena daerah ini yang paling terdampak dan menimbulkan puluhan korban jiwa, ribuan warga ikut diungsikan ke tempat yang dinilai aman, karena pasca erupsi pertama masih ada susulan dengan skala lebih kecil.

Sidoarjo termasuk salah satu daerah yang mengirimkan bantuan setelah 3 hari kejadian erupsi. Senin pagi (6/12) Pemkab Sidoarjo mengirim tujuh tenaga medis, beserta obat-obatan. Besoknya, hari Selasa (7/12) Rombongan PKK Sidoarjo yang dipimpin Ketuanya, Sa’adah Muhdlor datang langsung ke lokasi pengungsian di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang dengan membawa bantuan sembako dan mainan anak-anak.

Selang satu Minggu kemudian, tepatnya hari Selasa, (14/12) Pemkab Sidoarjo kembali mengirim bantuan uang tunai senilai 575 juta rupiah yang dikumpulkan dari donasi Forkopimda dan pegawai ASN dan Non ASN di lingkungan Pemkab Sidoarjo.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor kepada Bupati Lumajang Thoriqul Haq di Pendopo Arya Wiraraja, Kabupaten Lumajang.

Saat berkunjung ke Pendopo Arya Wiraraja inilah Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengajak Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor melihat-lihat barang bersejarah yang ada di dalam pendopo. Salah satunya adalah tempat tidur kuno. Menurut cerita Thoriq tempat itu merupakan peninggalan Arya Wiraraja, penguasa pertama wilayah Lumajang sekaligus pernah menjadi penasehat Kerajaan Singosari.

Tempat tidur kuno yang berada disalah satu ruang kamar utama Pendopo itu dipenuhi dengan ornamen ukiran yang menarik perhatian Bupati Sidoarjo. Putra KH. Agoes Ali Masyhuri (Gus Ali) pengasuh Ponpes Progresif Bumi Sholawat, Desa Lebo itu memang memiliki ketertarikan dengan sejarah masa lalu, terutama sejarah kerajaan. Karena di Sidoarjo sendiri merupakan daerah yang kaya dengan sejarah. Seperti sejarah kerajaan Jenggala yang diyakini pusatnya ada di wilayah Sidoarjo.

Terbuat dari kayu Jati tua dan masih terlihat kokoh menandakan kalau tempat tidur Arya Wiraraja itu dirawat dengan baik oleh Pemkab Lumajang. Dari sisi artisitik dan seni nampak mewah pada zamannya. Hanya sebagian kecil saja yang diperbaiki dengan sedikit sentuhan dan tambahan kayu Jati baru.

“Ini peninggalan sejarah yang memang harus dijaga. Sejarah masa lalu patut dipelajari dan menjadi cerita bagi peradaban masa sekarang dan masa depan,” ucap Muhdlor.

Diperkirakan usia tempat tidur penguasa Lumajang itu sudah berumur lebih dari 700 tahun. Arya Wiraraja berkuasa di Lumajang pada abad 13 Masehi. Sebelum menjadi penguasa Lumajang, Arya Wiraraja sempat menjadi Adipati Sumenep Madura.

“Arya Wiraraja ini sosok yang cerdas dan pekerja keras, seperti halnya Airlangga pendiri kerajaan Kahuripan dan Kerajaan Jenggala. Dua tokoh menjadi kebanggaan daerah masing-masing. Peninggalan Airlangga yang paling fenomenal di wilayah Sidoarjo adalah membuat 7 (tujuh) bendungan air (bendungan Wringin Pitu) untuk mengaliri lahan pertanian. Tinggal sekarang ini, kita yang menjadi generasi penerus ini menjaga dan melestarikan yang dulu dengan susah payah dibangun,” jelas Bupati muda alumni Unair Surabaya itu.

Berbeda dengan Sidoarjo, di Lumajang ada petilasan Arya Wiraraja yang berada di Dusun Biting, Desa Kutorenon Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lamajang. Dikomplek situs Biting ini banyak dipenuhi makam-makam kuno, salah satunya diyakini masyarakat Lumajang adalah makam Arya Wiraraja.

Sedangkan petilasan Airlangga diyakini masyarakat berada di Gunung Penanggungan, salah satunya adalah Situs Jolotundo, Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Sedangkan jejak Raja Airlangga di Sidoarjo dibuktikan dengan peninggalan-peninggalan prasasti, seperti Prasasti Kamlagyan di Dusun Klagen, Desa Tropodo, Kecamatan Krian. Prasasti Kamlagyan dibuat Airlangga tahun 1037 Masehi atau 959 Saka. (Kominfo/Yl).

Bupati Sidoarjo Serahkan Bantuan Kemanusiaan Rp575 Juta ke Korban Erupsi Semeru

0

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo menyerahkan bantuan kemanusiaan senilai Rp 575 juta kepada Pemkab Lumajang untuk penanganan dampak erupsi Gunung Semeru.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali kepada Bupati Lumajang Thoriqul Haq, Selasa ( 14/12/2021)

“Bantuan yang diserahkan ini merupakan gotong royong dari semua ASN Pemkab Sidoarjo. Hanya selama tiga hari terkumpul Rp 575 juta,” kata Bupati Sidoarjo yang akrab dipanggil Gus Muhdlor, Selasa (14/12/2021).

Gus Muhdlor berterima kasih atas solidaritas semua ASN Pemkab Sidoarjo, yang bersama Forkopimda telah peduli kepada warga Lumajang yang terdampak erupsi Gunung Semeru.

“Ini adalah misi sosial dan kemanusiaan. Kita bergerak dituntun rasa kemanusiaan, melampaui batas-batas administrasi kewilayahan,” ujar Muhdlor.

“Hari ini kita sampaikan uang tunai sesuai rekomendasi dari teman-teman di Lumajang, agar uang itu bisa berguna untuk tahap pemulihan pasca bencana. Karena yang dibutuhkan bukan hanya sembako tetapi juga rumah yang layak untuk relokasi ke depannya karena sekarang masih menempati pengungsian dan posko,” ujar bupati muda tersebut.

Beberapa hari sebelumnya, Pemkab Sidoarjo juga sudah mengirimkan sembako, obat-obatan, vitamin, perlengkapan perempuan, kebutuhan balita, dan sebagainya.

“Kami mengapresiasi empati yang tinggi terhadap ASN dan Forkopimda Sidoarjo yang peduli terhadap warga yang terdampak Semeru,” jelas Gus Muhdlor.

Sementara itu Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Pemkab Sidoarjo ini.

“Terima kasih Gus Muhdlor. Bupati Sidoarjo ini punya empati yang luar biasa. Bantuan ini sangat berarti bagi kami terutama kita saat ini sedang fokus, melakukan relokasi untuk masyarakat yang terdampak untuk segera pulih dan recovery dari bencana,” ujarnya.

“Semua bantuan yang masuk akan kita fokuskan relokasi membuatkan tempat rumah baru fasilitas sarana baru di pemukiman baru yang dalam waktu dekat akan kita relokasi. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada bupati Sidoarjo bersama forkopimda Sidoarjo,” tandas Thoriqul. (Kominfo/Yl).

Seniman Reog “Singo Taruna Sakti” Peduli Semeru

0

LUMAJANG–Banyak cara untuk menggalang dana bagi penyintas erupsi Gunung Semeru diantaranya seperti yang dilakukan oleh seniman Reog “Singo Taruna Sakti” asal Desa Duren Wetan, Klakah, Lumajang.

Acara yang digelar pada Selasa (14/22/2021) bertempat di balai desa Duren mengangkat tema “Seniman peduli penyintas erupsi Semeru”, mengadakan pertunjukan guna menghimpun dan menghibur masyarakat untuk mengumpulkan dana bagi penyintas erupsi Semeru.

Yudi selaku pimpinan kesenian reog Singo Taruna Sakti mengatakan, seni pertunjukan yang digelar ini merupakan bentuk kepedulian terhadap saudara kita yang terkena dampak erupsi Semeru. “Acara ini terselenggara bekerjasama dengan Karang Taruna Sekar Wangi Desa Duren selaku tuan rumah,” ungkapnya.

Reog yang dirintis pada 2011, masih menurut Yudi Alfiano, diprakarsai sendiri oleh dia sendiri dibantu Zubaidah dan Roni Wijaya. Dalam merintis karir sebagai seniman reog, Yudi juga mengalami kendala berupa kekurangan peralatan seperti Gamelan, Kenong, Gong, dan Gendang. Namun, dengan kesabaran dan ketekunannya akhirnya kendala itu juga bisa teratasi.

Daerah yang pernah mengundang Reog Singo Taruna Sakti yaitu Ranuyoso, Jatiroto, Duren, Ranuwurung dan Sumberwringin. Penampilan dalam rangka penggalangan dana untuk penyintas erupsi Semeru digelar dalam dua sesi yakni sore hari dan malam hari.

Dalam kesempatan yang sama, Khoirur Roni Jufri ketua Karang Taruna Sekarwangi Duren berharap agar saudara yg terdampak erupsi Semeru dapat terbantu melalui penggalangan dana bekerjasama dengan Reog Singo Taruna Sakti. “Hasil donasi akan disetorkan melalui Baznas Kabupaten Lumajang,” paparnya.

Acara yang digelar di halaman balai Desa Duren Klakah ini didukung oleh Sound sistem RJS Audio Duren Krajan pimpinan Kampung Rohmad. (Afaz)

Tuntaskan Verifikasi 1.357 Bidang, Bupati Muhdlor Libatkan Pemuda Selamatkan Aset Sidoarjo

0

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo terus mempercepat proses sertifikasi aset daerah untuk memberi kejelasan status tanah dan bangunan aset daerah guna mencegah potensi korupsi atau pengusaaan oleh pihak lain. Tim percepatan sertifikasi aset daerah yang dibentuk Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali saat ini terus melakukan verifikasi dan validasi data aset.

Total ada 1.926 bidang aset yang sudah masuk sistem Kartu Inventarisasi Barang (KIB) dan akan diproses untuk diajukan pembuatan sertifikat ke Badan Pertahanan Nasional (BPN). Dari jumlah itu yang sudah diinvetarisasi oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sidoarjo dan sudah diajukan ke BPN sebanyak 1.357 bidang aset. BPKAD menargetkan sampai akhir tahun 2021 ada penambahan 350 bidang aset lagi yang rampung dan diajukan ke BPN.

“Sesuai arahan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), semua aset milik pemerintah wajib disertifikasi. Ini untuk menghindari penyalahgunaan, untuk menghindari korupsi,” ujar Bupati Muhdlor, Selasa (14/12/2021).

“Tim percepatan sudah kita bentuk November kemarin dan sampai hari ini berhasil memproses 1.357 bidang aset dan sudah diserahkan ke BPN untuk dilakukan verifikasi lapangan,” imbuhnya.

Penyelamatan aset milik Pemkab Sidoarjo itu juga melibatkan 40 pemuda yang tergabung dalam relawan “Ranger Aset Daerah”. Relawan pemuda ini diminta Bupati Muhdlor membantu verifikasi data di lapangan, termasuk survei dan pengukuran.

Bidang aset yang dilakukan percepatan sertifikasi diantaranya Ruas Jalan Kabupaten, Rumah Dinas Pengairan, Sekolah Dasar Negeri, Sekolah Menengah Negeri, Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Prasarana Umum atau Fasilitas Umum, Gedung dan Perkantoran milik Pemkab Sidoarjo, termasuk rumah dinas dokter puskesmas dan pasar.

“Penyelamatan aset pemkab ini harus cepat dilakukan untuk mencegah potensi korupsi, termasuk diambil atau dikuasai oleh pihak-pihak tertentu. Oleh sebab itu kita libatkan relawan yang memang punya kemampuan di bidangnya. Kita libatkan dalam verifikasi lapangan, kemudian data itu akan diproses dan dicek oleh BPKAD Sidoarjo,” terang Bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor ini.

Diketahui bidang aset yang paling banyak ada di bawah Dinas PU BM SDA dengan total 920 bidang, kemudian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ada 513 bidang, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan ada 159 bidang, BPKAD ada 70 bidang, Dinas Kesehatan ada 51 bidang, Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang ada 32 bidang dan sebagian ada di OPD lain. (Kominfo/Yl).

Pemkot Cimahi Terima Penghargaan WTP Ke 8 Dari Kemenkeu

0

CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi kembali menerima piagam dan plakat penghargaan WTP untuk yang ke 8 kali dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan tersebut diberikan kepada Plt. Wali Kota Cimahi Letkol. Purn Ngatiyana oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Barat Drs. Dedi Sopandi, M.A.P. yang didampingi oleh Kepala KPPN Bandung 1 Hermawan Sukoasih, S.Sos., ME. di Ruang Rapat Wali Kota Cimahi pada Senin (13/12/2021).
Kementerian Keuangan memberikan penghargaan kepada pemerintah, lembaga, dan pemerintah daerah sebagai entitas pelaporan keuangan. Penghargaan diraih atas perolehan opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) pada tahun anggaran 2020. 

Letkol. Purn. Ngatiyana yang didampingi Asisten Administrasi Umum Tata Wikanta, Kepala BPKAD Kota Cimahi Chanifah Listyarini dan Inspektur Inspektorat Kota Cimahi Ipung Mustopa mengatakan bersyukur karena Pemerintah Kota Cimahi menerima piagam dan juga plakat penghargaan dari Kementrian Keuangan RI terkait dengan capaian dan raihan dari predikat  Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-8 kali berturut-turut pada Tahun 2021.
“pada siang hari ini pemerintah Kota Cimahi menerima piagam dan plakat dari Kementerian Keuangan tentang WTP yang kita dapatkan..…Alhamdulillah mudah-mudahan kita dapat mempertahankan penghargaan WTP ke 8, mudah-mudahan ke 9 nya juga bisa diraih, karena itu perlu komitmen kita, kerja keras kita para SKPD, sekda, asisten dan semuanya dalam bekerjasama bagaimana memberikan yang terbaik bagi pemerintah Kota Cimahi…..saya ucapkan terima kasih kepada seluruh ASN yang bekerja keras yang mana Kota Cimahi mendapatkan WTP. Mudah-mudahan semakin maju semakin meningkat..” ” ungkapnya dalam wawancara pers seusai menerima penghargaan.
Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atau Unqualified Opinion artinya Laporan Keuangan (LK) telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material, posisi keuangan (neraca), Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Arus Kas, laporan operasional, laporan perubahan ekuitas, laporan perubahan sisa anggaran lebih, dan catatan atas laporan keuangan, semua dinilai telah sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan, memenuhi kecukupan sistem pengendalian internal dan juga kepatuhan terhadap Undang-Undang. Ini merupakan raihan tertinggi dalam hal pelaporan keuangan.

Sumber : bidang IKPS

LBPH CAKRA Bersama LSM Alap-Alap Laksanakan Penguasaan Lahan di Dago 265 dan 250

0

KOTA BANDUNG – Penguasaan fisik atas lahan di Jalan Dago 265 dan 250 dilakukan oleh LBPH CAKRA berjalan kondusif. Berdasarkan Surat Kuasa dari para ahliwaris alm. Enar Ahmad dengan No.Kohir 1987 dan 965 dengan Persil 75, berdasrkan Segel Jual Beli Tahun 1952.

Pelaksanaan Penguasaan fisik atas lahan tersebut didukung oleh hampir 200 pengurus beserta anggota LBPH CAKRA, serta para ahli waris yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut, Senin (13/12/2021).

Ketua umum LBPH CAKRA Sunardi dalam keterangannya menyampaikan

“Hari ini Pukul 08.00 WIB, kami dari team LBPH CAKRA, mendampingi ahli waris alm.Enar Ahmad menguasai fisik atas lahan di Jalan Dago 265. Untuk hal-hal yang menyangkut hukum pidana atau hukum perdata.” Terang Ketua Umum LBPH CAKRA.

Pihaknya menunggu 1X24 Jam dengan harapan pihak kepolisian menurunkan Police Line agar kedua belah pihak jelas dengan alat buktinya masing-masing.

Selesai menyampaikan Kererangan dilanjutkan dengan penggembokan geebang di lahan Jalan Dago 265.

Selanjutnya di tempat yang sama Ketua Umum LBPH CAKRA bersama salah seorang ahli waris alm. Enar Ahmad menunjukan bukti-bukti kepemilikan.

“Kami memiliki alat bukti kepemilikan lahan diantaranya, KTP pemilik, nama berikut saksi-saksinya. Perlindungan hukum untuk dusampaikan ke Polda Jabar, Letter C , Girik tanah, Ipeda dan lain lain, semuanya asli dan dari awal kami pegang atas dasar ahli waris Ebar Ahmad sebagai bukti awalnya namun ternyata sudah ada pemindahan atas Hak.

Demikian keterangan dari LBPH CAKRA sebagai penerima kuasa baru menguasai fisik dengan harapan pihak kepolisian segera nenurunkan Police Line agar tercipta suasana yang kondusif, Kota Bandung yang kita cintai, Aamiin.” Ungkap Ketua Umum LBPH CAKRA, Sunardi menegaskan.

Sementara Dari perwakilan ahli waris alm.Enar Ahmad mengungkapkan,
“Saya selaku ahli waris alm. Enar Ahmad bersama LPBH CAKRA melakukan penguasaan fisik atas lahan di Jalan Dago 265 , Kohir 1987 dan 965 persil 75 berdasarkan Segel Jual-beli pada Tahun 1952. Kami menyatakan sikap bahwa keputusan kepemilikan tanah tersebut belum ada Inkrag Keputusan.” Ungkap salah seorang Ahli Waris Enar Ahmad didepan Awak Media.

Sempat ada sedikit percikan argumentasi, namun tetap Kondusif, sampai berita ini diturunkan lokasi masih dijaga oleh Anggota LBPH CAKRA.

Achmad $

Tercatat Berprestasi, Puluhan Anggota Polres Bondowoso Mendapat Penghargaan

0

BONDOWOSO – Sebanyak 12 anggota Polisi di Polres Bondowoso berprestasi diganjar penghargaan, Senin (13/12/2021) di halaman Mapolres setempat.

Mereka yang diberi penghargaan adalah yang tercatat telah berprestasi dan dedikasi serta inovasinya di beberapa bidang.
Hal tersebut seperti diungkapkan oleh Kapolres Bondowoso AKBP Herman Priyanto,usai memberikan penghargaan.
“Bripka Mustakim di Ba Satreskrim Polres Bondowoso diberi penghargaan karena dedikasinya melakukan penyuluhan secara rutin kepada para santri Ponpes di wilayah Bondowoso,” ungkap Kapolres,Senin (13/12/2021).

Kemudian Bripka Erly Witikno berkat dedikasinya meredam ilegal logging dengan penyuluhan berkebun kopi dan peternakan lebah madu pada puluhan warga Dusun Petung, Desa Kretek, Kecamatan Taman Krocok.
“Bripka Erly ini jabatannya sebagai Kasium Polsek Taman Krocok,”lanjut AKBP Herman.

Sementara sepuluh lainnya berdedikasi di bidang kesehatan, di antaranya Pengatur TK I Reni Maya Puspitasari selaku Kasidokkes Polres Bondowoso, Penda Ida Setyowati, Pengatur TK I Wakiman, Pengatur TK I Triana Diantari selaku PNS Sidokkes Polres Bondowoso.

“Kemudian Diana Fitra, Shinta Mariana, Heni Purwaningsih, Lukman F, Denisa Violita dan Joko Susanto sebagai PHL Sidokkes Polres Bondowoso,”jelas Kapolres Bondowoso.

AKBP Herman Priyanto berharap, pemberian penghargaan ini dapat memotivasi anggota yang lainnya untuk lebih semangat lagi dalam melaksanakan tugas sehari – hari sesuai dengan tugas pokok fungsinya.

“Tetap kedepankan tugas wewenang dan tanggungjawab terutama dalam pelayanan kepada masyarakat,”pungkas Kapolres Bondowoso. (tim)

Peringati HKN ke 57, Kabid Dokkes Polda Jatim Dapat Penghargaan

0

MOJOKERTO – Puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 57 Tahun 2021, yang berlangsung di Ballroom Ayola Hotel, Mojokerto pada Senin (13/12/2021). Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol Erwinn Zainul Hakim bersama pemerintah daerah lain, mendapat penghargaan dari pemerintah provinsi Jawa Timur, atas upayanya dalam menangani Pandemi Covid-19 di Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, seluruh penghargaan tersebut, merupakan sebuah bentuk reminder. Bahwa dalam upaya penanganan covid-19 di Jatim adalah sebuah kerjasama yang kuat.

“Kita bisa sampai diposisi sekarang adalah hasil dari strong partnership kita semua,” tandaanya.

Adapun Penanganan Covid-19 terbaik di Provinsi Jatim kategori Pemerintah daerah diberikan kepada Kota Blitar, Kota Surabaya, Kota Mojokerto dan Kabupaten Lamongan.

Penghargaan Penanganan Covid-19 Terbaik di Jatim terdiri dari beberapa kategori. Untuk kategori Tim Penanganan Covid-19 bidang kesehatan diberikan kepada Ketua Gugus Kuratif Satgas Penanganan covid-19 Jatim Dr. Joni Wahyuadi, Ketua Gugus Tugas Tracing Satgas Penanganan covid-19 Jatim dr. Kohar Hari Santoso, Ketua Gugus Tugas Vaksinasi Satgas Penangan Covid-19 Jatim Dr. Herlin Ferliana, Ketua Gugus Tugas Logistik Satgas Penangan Covid-19 Jatim Suban Wahyudiono, Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Jatim dr. Erwinn Zainul Hakim.

Sedangkan untuk kategori TNI diberikan penghargaan kepada Kodim Banyuwangi, Kodim Lamongan, Kodim Situbondo.

Untuk Kategori Polri diberikan penghargaan kepada Polrestabes Surabaya, Polres Tuban, Polres Situbondo.

Selanjutnya, untuk kategori RS Rujukan Kelas A diberikan kepada RSUD Dr. Soetomo Surabaya, RSUD Saiful Anwar Kota Malang, RSPAL Dr Ramelan Kota Surabaya. Untuk RS Rujukan Kelas B diberikan kepada RS Universitas Airlangga, RSUD Sidoarjo, RS TK.II dr. Soepraoen Kota Malang.

Untuk RS Rujukan Kelas C penghargan diberikan kepada RSUD Simpang Lima Gumul  Kabupaten Kediri, RSU Universitas Muhammadiyah Malang, RSUD Dolopo Kabupaten Madiun.

Untuk RS Rujukan Tipe D penghargaan diberikan kepada RSUD Mohammad Noer Kabupaten Pamekasan, RSUD Pasirian Kabupaten Lumajang, RSUD  Dungus Kabupaten Madiun.

Selanjutnya untuk Kategori RS Darurat/Lapangan milik Provinsi diberikan kepada Kepala Rumah Sakit Lapangan  Kogabwilhan II Surabaya, Rumah Sakit Lapangan Ijen Boulevard Malang, Rumah Sakit Lapangan Joglo Dungus Madiun, Rumah Sakit Lapangan Bangkalan.

Untuk Kategori RS Darurat/Lapangan milik Pemerintah Kota/Kabupaten penghargaan diberikan kepada Kepala Pondok Observasi dan Rehabilitasi Pasien Covid-19 Kabupaten Gresik, Rumah Sakit Darurat Covid-19 Rusumawa & Mahad IAIN Kabupaten Tulungagung, Rumah Sakit  Darurat Panggul Kabupaten Trenggalek, Rumah Sakit  Darurat Agro Techno Park (ATP) Ngrambe Kabupaten Ngawi.

Dalam kesempatan ini juga diberikan penghargaan kepada tenaga teladan berprestasi Tingkat Nasional dalam penanganan covid-19 di Jatim diberikan dalam dua kategori. Untuk kategori pertama yakni Kategori Ahli Teknologi Laboratorium Medis (ATLM) Puskesmas yang diberikan kepada Badriatus Solichatin asal Puskesmas Temayang, Kabupaten Bojonegoro. Untuk kategori Sopir Ambulance RS diberikan kepada Sigit Bantomo Putro asal RSUD Dr. Soetomo Kota Surabaya.

Juga diberikan kepada Ka Dinas Prov Jatim atas Penanganan Covid-19 terbaik di Jatim sekaligus menerima penghargaan RS Darurat/Lapangan Bangkalan. (tim)

Plt.Walikota Cimahi Launching Bantuan Sosial Tunai (BST) Bagi Keluarga Terdampak PPKM Tahun 2021.

0

CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DINSOSP2KBP3A), mulai menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) bagi 18.269 keluarga terdampak PPKM tahun 2021.

Pemberian bantuan yang bersumber dari APBD Kota Cimahi Tahun 2021 tersebut secara resmi di launcing dan diserahkan secara simbolis oleh Plt. Wali Kota Cimahi Letkol. Purn. Ngatiyana, bertempat di selasar gedung B Pemkot Cimahi pada hari Senin (13/12/2021).

“Pada hari ini Pemerintah Kota Cimahi melaunching yaitu memberikan bantuan sosial tunai kepada masyarakat kurang mampu yang terdampak PPKM yang sama sekali belum pernah menerima bantuan baik dari pusat maupun dari pemerintah daerah yang berdasarkan data cek real di lapangan mendapat 18.269 orang/KK yang mendapatkan bantuan uang tunai sebesar Rp. 300.00,- per orang/KK,” terang Ngatiyana.

Lebih lanjut Ngatiyana menyampaikan, bahwa pemberian bantuan tersebut adalah sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah, untuk membantu meringankan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu dan kelompok masyarakat rentan lainnya yang terdampak PPKM, dan belum mendapatkan bantuan apapun selama pandemi Covid-19, yaitu terdiri dari keluarga miskin/kurang mampu yang terdaftar di DTKS dan non DTKS, keluarga pelaku UMKM, keluarga pelaku seni, juru parkir dan sopir angkot, penyandang disabilitas, serta korban PHK. 

Adapun pemberian bantuan sosial tunai ini akan dilaksanakan selama dua hari (Selasa-Rabu) tanggal 14 sd 15 Desember 2021 bertempat di 15 kelurahan di Kota Cimahi.

Khusus bagi Kelurahan Cigugur Tengah, dilaksanakan mulai tanggal 14 sampai dengan tanggal 17 Desember 2021, karena jumlah Kelompok Penerima Manfaatnya (KPM) cukup banyak.

Penyaluran bantuan tunai juga dibantu oleh bank jabar banten (bjb) melalui aplikasi “Sosial Fund Transfer” afar dapat dulaksanakan secara ternsparan dan akuntabel.

Sumber : Diskominfo arpus.

Kapolda Jatim Dampingi Kunjungan KSAD ke Lokasi Bencana Erupsi Semeru

0

LUMAJANG – Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afianta mendampingi peninjauan yang dilakukan oleh Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Dudung Abdurachman di posko pengungsi yang berada di Lapangan Candipuro, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Senin, 13 Desember 2021 pagi.

Dalam kunjungan itu, KSAD meninjau beberapa posko pengungsian, serta pengecekan terhadap kesiapan anggotanya dalam penanganan bencana, termasuk adanya upaya penanggulangan terhadap para pengungsi yang sebelumnya sudah dilakukan oleh pihak Polda Jatim, dan Polres Lumajang.

Bukan hanya itu saja, di lokasi tersebut KSAD dan Kapolda menerima usulan dari Bupati Lumajang, Thoriqul Haq terkait adanya rencana relokasi yang nantinya akan dilakukan oleh pihak Pemkab Lumajang.

Relokasi itu, nantinya akan dilakukan di 3 Desa yang menjadi dampak erupsi Gunung Semeru beberapa waktu lalu. Lokasi relokasi pun, sudah disediakan oleh pihak Pemkab. Bahkan, relokasi itu nantinya melibatkan aparat TNI-Polri.

Diketahui, beberapa upaya sebelumnya telah dilakukan oleh pihak Polda Jatim dalam penanggulangan erupsi Gunung Semeru tersebut.

Beberapa upaya itu, diantaranya pengerahan ratusan personel Kepolisian, hingga pendirian beberapa fasilitas umum di lokasi pengungsian.

Selain merusak pemukiman dan beberapa fasilitas umum yang ada di beberapa Kecamatan yang ada di Lumajang, erupsi itu juga menelan korban jiwa sebanyak 46 warga, 18 mengalami luka berat dan 12 warga mengalami luka ringan.

Bahkan, hingga saat ini aparat gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD dan para relawan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap warga yang dilaporkan hilang ketika erupsi terjadi.

Selain itu, pihak DVI dari Mabes Polri pun masih terus melakukan identifikasi terhadap beberapa jenazah korban erupsi Semeru. (tim)