Home Blog Page 1561

MEDCO GELAR WEBINAR (LKJ).UNTUK JURNALIS KALTARA dan BARUT

0

BARITO UTARA-Peran jurnalis dalam mendukung industri hulu minyak dan gas bumi(migas)dalam menjaga ketahanan energi nasional sangat penting. Oleh karena itu,jurnalis sebagai unjung tombak pemberitaan di media massa,perlu memahami seluk beluk industri hulu migas serta kode etik jurnalistik dalam menciptakan berita.Hal ini agar informasi yang diterima publik,menjadi tepat dan berimbang.   

Dalam upaya menjadikan pemberitaan tepat dan berimbang ini,PT.Medco E&P Tarakan dan Medco Energi Bangkanai Ltd (Medco)bersama SKK Migas,Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul)menggelar kegiatan,Webinar Edukasi dan Lomba Karya Jurnalistik (LKJ)bersama jurnalis di area kerjanya yaitu di Kota Tarakan, Kaltara dan Muara Teweh Kabupaten Barito Utara Kalteng.Kegiatan ini sebagai salah satu upaya Perusahaan,terus memberikan informasi tentang industri hulu migas,mengingat besarnya peran jurnalis dalam menyampaikan informasi pada masyarakat.Selain itu,kegiatan dimaksud sebagai upaya Medco terus menjalin silaturahim, dengan jurnalis dan pemangku kepentingan di kedua area kerja ini dalam masa pandemi

Kegiatan yang berlangsung online ini,digelar pada Selasa (7/12/2021)ini bertema,”Peran dan Dampak Positif Industri Hulu Migas bagi Pembangunan Daerah di Bangkanai dan Tarakan”,  diikuti oleh puluhan wartawan di kedua wilayah tersebut dan dibuka oleh Walikota Tarakan dr.H. Khairul M.Kes serta dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Barito Utara,H.Mochamad Ikhsan,Kepala SKK Migas Perwakilan Kalsul,Azhari Idris,General Manager Kalimantan Asset,Herman Fauzi dan VP Relations & Security Medco E&P,Arif Rinaldi dan narasumber wartawan senior yang juga adalah pengurus Persatuan Wartawan Indonesia(PWI)Pusat, Nurcholis Basyari. Sementara untuk LKJ dibuka untuk jurnalis cetak, online dan radio yang bertugas di Barito Utara dan Kaltara.

Walikota Tarakan,Khairul dalam sambutannya menyatakan peran Medco E&P di Kota Tarakan cukup strategis,terutama dalam menyediakan gas kota. Selain itu,dia juga berharap Perusahaan terus meningkatkan program-program CSR-nya. 

Kepala Dinas Kominfosandi Barito Utara, Mochammad Ikhsan berharap,para wartawan dapat menyampaikan pemberitaan industri hulu migas dengan berimbang. “Peran Medco di Kalimantan Tengah cukup penting, jadi perlu diperhatikan dalam penulisan berita yang berimbang,”ujarnya.  

“Kegiatan ini juga sebagai bagian dari bentuk kemitraan Medco E&P dan organisasi jurnalis di wilayah Barito Utara dan Tarakan.Selain itu,juga untuk memberikan apresiasi pada jurnalis dalam memberitakan informasi,yang bermanfaat pada masyarakat terkait industri hulu migas sehingga operasi di wilayah ini berjalan aman dan lancar,”ujar VP Relations & Security Medco E&P,Arif Rinaldi. (SS).

Kapolres Pasuruan Kota Kirim Bantuan Sembako, Obat – Obatan dan Tim Trauma Healing Pada Korban Bencana Erupsi Gunung Semeru

0

KOTA PASURUAN – Selasa, 7 Desember 2021, Polres Pasuruan Kota mengirimkan bantuan sembako dan Obat- obatan bagi warga yang terdampak bencana alam erupsi gunung semeru.

Dalam pemberian bantuan ini Kapolres Pasuruan Kota AKBP R. M. Jauhari, S.I.K., S.H., M.Si di dampingi Ketua Bhayangkari Cabang Pasuruan Kota bersama dengan Wakapolres Pasuruan Kota dan para pejabat utama Polres Pasuruan Kota. Bertempat di lapangan apel Gedung Wicaksana Laghawa

Adapun bantuan yang diberikan adalah Paket sembako 40 dos, Air Mineral 50 dos, Mie Instan 78  dos, Masker Medis 6.000 pcs, Minyak goreng 40 liter, Biskuit 88 Biji, Minyak telon 57 Botol, Pembalut 960 pcs, Selimut Tidur 30 Biji, Pakaian Bayi 1 dos, Beras 460 Kg, Gula Pasir 45 Kg, Kecap 40 Botol, Popok bayi 354 pcs, Hand Saniteser 36 botol, macam- macam obat- obatan, dan Sejumlah uang tunai untuk warga terdampak bencana alam.

Kapolres Pasuruan Kota mengatakan kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Polri terhadap warga Lumajang dan diharapkan bisa membantu mengurangi beban yang diderita.

“Mudah- mudahan bantuan yang kami berikan dari jajaran Polres Pasuruan Kota bersama jajaran Bhayangkari Cabang Pasuruan Kota bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.”

AKBP R. M. Jauhari, S.I.K., S.H., M.Si menambahkan, selain memberikan paket sembako kepada warga terdampak bencana alam, Polres Pasuruan Kota mengirimkan Tim Psikologi untuk memberikan trauma healing kepada warga masyarakat, kegiatan trauma healing bertujuan untuk warga disekitaran terdampak erupsi tidak trauma adanya kejadian tersebut dan dapat menjalani kehidupan seperti biasanya. (tofa)

PMI dan KOICA Kenalkan Kesiapsiagaan Bencana ke Anak-Anak

0

PEKALONGAN – Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Korean International Cooperation Agency (KOICA) menggandeng 150 anak-anak dari mulai TK dan SD untuk mengenalkan sejak dini pencegahan penularan Covid-19, kesiapsiagaan bencana, pertolongan pertama serta keselamatan. Adapun kegiatan tersebut dilakukan selama tiga hari menyasar 5 lokasi di Pekalongan mulai 4-7 Desember 2021.

Seperti di Pondok Pesantren (Ponpes) Walindo, Desa Boyoteluk, Kecamatan Siwalan, sebanyak 30 anak usia dini mendapatkan materi tentang kesiapsiagaan bencana. Pemateri dari kepompong Indonesia menjelaskan dengan metode mendongeng dan bernyanyi kepada anak-anak.

“Kita memberitahu apa yang dilakukan anak-anak ketika ada banjir, tanah longsor, sampai mempunyai luka di bagian tubuh,” kata Pendongen Yudi Agus Priyanto, Jumat (4/12/2021).

Yudhi menjelaskan metode pembelajaran dengan dongeng dilakukan agar anak dapat senang dan ceria serta tidak bosan. Sehingga materi yang diberikan bisa ditangkap anak lebih cepat.

“Kami memberikan materi dongeng dengan boneka-boneka lucu sehingga anak tertarik konsentrasi tidak terpecah,” lanjut Yudi.

Salah seorang peserta Zidan Susilo (12) mengaku senang bisa mendapatkan materi kesiapsiagaan bencana melalui program dari PMI dan Konica. Dirinya kini mengerti apa yang dilakukan ketika banjir, genpa bumi dan pertolongan pertama.

“Sekarang saya tahu ketika banjir matikan sumber listrik, tidak bermain di kubangan, ke tempat yang lebih tinggi. Kalau ada gempa saya harus menghindari kaca, menutup kepala, berlindung dibawah meja serta keluar rumah,” ujar Zidan.

Titis Andi Susilo selaku Kepala Markas PMI Kabupaten Pekalongan menjelaskan bahwa program PMI bersama Koica di kabupaten pekalongan bertujuan mengenalkan kesiapsiagaan bencana kepada anak sejak dini. Bahkan untuk Koica For Kids menyasar pada anak-anak pendidikan non formal seperti TPQ.

“Kita mendukung program pemerintah tentang kesiapsiagaan bencana sejak dini. Oleh karenanya PMI dan Koica hadir ditengah mereka,” kata Titis.

“Kita wajib bergerak bersama supaya anak-anak bisa memahami dan mengetahui yang harus mereka lakukan ketika dihadapkan saat bencana, temannya terluka, ataupun kondisi kedaruratan lainnya,” tambahnya.(Son)

PMI Jember Kirim Tim Wash ke Semeru

0

JEMBER – PMI Kabupaten Jember bakal memgirim relawan bencana alam gunung Semeru yang lagi meletus. PMI Kabupaten Jember mengirim relawan yang memiliki kemampuan wash, dapur umum, Pertolongan pertama (PP), Asessmen, Evakuasi. Sekaligus mengirimkan bantuan sarana prasarana serta armada pendukungnya.

“Besok Rabu (8/12) PMI Kabupaten Jember akan mengirimkan relawan ke Gunung Semeru di Lumajang,” kata Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH. Relawan PMI Kabupaten Jember akan bersinergi dengan relawan PMI dari Kabupaten lain. Sekaligus berkolaborasi dengan relawan lainnya.

Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH menjelaskan, bahwa tim relawan PMI Kabupaten Jember baru dikirim karena menunggu hasil assesmen dari PMI Kabupaten Lumajang dan PMI Provinsi Jatim,“Kita koordinasi dengan PMI Lumajang, hasil asesment ternyata kita diperlukan untuk penanganan bencana gunung Semeru,” terangnya.

Tim relawan dijadwalkan berangkat dari markas PMI Kabupaten Jember Rabu pukul 07.00. Mereka akan dilepas/ dipimpin langsung Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH.

Dia menambahkan, sejatinya PMI Kabupaten Jember siap untuk mengirim relawan ke lokasi bencana di Gunung Semeru. Tetapi, PMI Kabupaten Jember tidak langsung mendapatkan jawaban dari PMI Lumajang. “Begitu ada letusan gunung Semeru, kita PMI Jember langsung koordinasi dengan PMI Lumajang,” ujarnya.

Selain itu, sambungnya, PMI Kabupaten Jember juga siap menyalurkan donasi dari masyarakat untuk korban bencana gunung Semeru. “Kalau ada yang donasi, apapun bentuknya, PMI Siap menyalurkan ke para korban,” sambungnya. Dia menegaskan, bahwa donasi yang lewat PMI dilakukan secara akuntabel. Perolehan dan penyaluran donasinya dipublikasikan kepada masyarakat umum. (Son)

Jokowi Pantau Lokasi Pengungsian Erupsi Gunung Semeru

0

LUMAJANG – Presiden Joko Widodo tiba di lapangan Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang yang dijadikan lokasi pengungsian bagi korban terdampak erupsi Gunung Semeru, Selasa (7/12/2021) pagi.

Presiden didampungi Gubernur Jawa Timur, Menko PMK, Kapolri serta Menteri PUPR, menuju dan meninjau arah tenda-tenda dan meninjau fasilitas yang ada di Posko pengungsian.

Jokowi memantau langsung penanganan tanggap darurat pengungsi erupsi Gunung Semeru serta mencermati fasilitas yang ada di posko pengungsian serta kebutuhan asupan makanan pengungsi.

Informasinya, setelah itu Presiden dijadwalkan akan mengunjungi Dusun Renteng di Sumber wuluh yang merupakan daerah terdampak paling parah, dan juga melihat Jembatan Gladak Perak yang putus akibat diterjang lahar. (mas)

Polresta Sidoarjo Raih Presisi Award dari Lemkapi

0

SIDOARJO – Kerja keras Polresta Sidoarjo dan jajarannya, dalam upaya akselerasi vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat Kabupaten Sidoarjo, menarik perhatian dari Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi). Sehingga layak mendapatkan Presisi Award 2021.

Penganugerahan Presisi Award 2021 tersebut diserahkan Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Saputra Hasibuan kepada Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro dan Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana di Mapolresta Sidoarjo, Selasa (7/12/2021).

“Selama dua bulan lebih kami lakukan penelitian di institusi Polri yang mewujudkan program Presisi Kapolri. Kami salut dan mengapresiasi tinggi atas dedikasi dan loyalitasnya Polresta Sidoarjo serta jajaran dalam penanggulangan Covid-19 di wilayahnya. Khususnya akselerasi vaksinasi bagi masyarakat,” kata Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Saputra Hasibuan.

Menurutnya, terobosan akselerasi vaksinasi dan penyaluran bantuan sosial yang dilakukan Polresta Sidoarjo dan jajaran begitu luar biasa. Seperti dengan mendirikan gerai vaksinasi di 18 kecamatan, menyediakan layanan vaksinasi beserta kendaraan bermotornya untuk menyasar berbagai wilayah, sampai tingkat pedesaan, hingga membuat inovasi posko vaksinasi 24 jam.

Diterimanya Presisi Award 2021 dari Lemkapi, menurut Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro tidak lepas dari sinergitas yang terjalin. Dari Polri, TNI, Forkopimda Sidoarjo dan masyarakat. “Percepatan vaksinasi dan keberhasilan penanganan pandemi Covid-19, tentu tidak lepas dari sinergitas kita semua. Dari Forkopimda Sidoarjo, TNI, Polri dan terlebih masyarakat Sidoarjo yang telah melaksanakan dengan baik protokol kesehatan, serta vaksinasi,” jelasnya.

Meskipun capaian vaksinasi di Kabupaten Sidoarjo saat ini, sudah mencapai 80 persen dan orang lanjut usia sudah tembus 70 persen, Kapolresta Sidoarjo akan terus memasifkan vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Dalam kesempatan ini, Presisi Award 2021 juga dianugerahkan kepada Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana, Kabagops Polresta Sidoarjo Kompol Kadek Oka Saputra, Kasat Intelkam Polresta Sidoarjo Kompol Meby Trisono, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar Stefanus Setjo dan Kasat Lantas Polresta Sidoarjo AKP Yanto Mulyanto. Masing-masing telah melaksanakan tugas penuh dedikasi dan loyalitas, dalam mewujudkan Polri Presisi. (Hum,Pol/Yl)

Bupati Sidoarjo, Instruksikan Jajarannya Segera Atasi Banjir di Tanggulangin

0

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo menetapkan status ”tanggap darurat” atas kejadian banjir di Kecamatan Tanggulangin, tepatnya di tiga desa yaitu Desa Kedungbanteng, Desa Banjarasri, dan Desa Banjarpanji. Status ini berlaku mulai 7-21 Desember 2021.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mengecek dan berkeliling ke tiga desa itu hingga tengah malam, Senin (6/12/2021). Dia berkeliling dan berbincang dengan warga. Sembari memastikan bantuan sembako terdistribusi dengan baik, Bupati Muhdlor juga berdialog dengan warga di Balai Desa Banjarpanji.

Muhdlor menginstruksikan ke jajaran terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas PU BMSDA, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Camat Tanggulangin serta tiga pemerintah desa untuk bersama-sama bergerak mempercepat penanganan banjir di tiga desa tersebut.

Penanganan yang dilakukan selama tanggap darurat di antaranya percepatan pengurukan material pasir dan batu di jalan Desa Banjarpanji yang tergenang air setinggi 30-40 cm. Selainn itu, menyiagakan sejumlah pompa penyedot air yang akan ditempatkan di tiga desa. Pemerintah juga mempercepat pembuatan Kisdam (bendungan sementara) dan menyiapkan bantuan sembako bagi warga yang terdampak.

“Mulai besok (Selasa, hari ini) sudah dimulai dilakukan pengurukan sirtu di jalan Desa Banjarpanji. Pompa penyedot air juga kita siagakan. Ada 7 pompa yang sudah siap dan rencananya akan ditambah lagi 8 pompa,” jelas Muhdlor, Senin malam, (6/12/2021).

Ketiga desa itu menurut Muhdlor sudah dalam pantauan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sejak 2018. “Yang jelas bahwa sebenanrnya 3 desa ini adalah desa yang masuk dalam pantauan mulai dari 2018 hingga 2020 mengalami penurunan tanah. Dan angkanya cukup tinggi bahkan tertinggi penurunan hingga 30 sentimeter,” ujarnya.

Muhdlor juga menyampaikan prediksi dan peringatan darj BMKG bahwa akan datang air rob yang diperkirakan puncaknya terjadi pada Desember.

“Pemkab Sidoarjo sudah mewanti-wanti karena 3-6 Desember ini sesuai analisis BMKG, memang air rob tinggi, air laut naik cukup tinggi sekitar 1,5-2 meter,” ungkapnya.

Bupati muda alumnus Universitas Airlangga (Unair) itu juga mengatakan, pada daerah Desa Banjarpanji, ketika hujan dari hulu ke hilir, maka kemudian air tidak bisa sampai ke laut karena air laut naik ke arah daratan.

“Maka penyediaan pompa itu hal yang tidak bisa diganggu gugat karena memang tanahnya mengalami penurunan. Jadi ketiga desa ini adalah desa-desa yang mengalami penurunan tanah dan lebih rendah dari desa lainnya. Nanti kita akan tambah pompa. Kalau memang tidak memungkinkan, kita sewa secepatnya,” ucapnya.

Selain faktor air rob, curah hujan yang tinggi juga menjadi pelengkap terjadinya banjir di tiga desa tersebut. Pemkab Sidoarjo memastikan bahwa manajemen pompa harus berjalan sekaligus memberikan bantuan kepada warga.

“Ini penting bahwa kehadiran pemerintah harus dirasakan masyarakat, harus mau turun mendengarkan aspirasi warga,” imbuhnya.

Terkait pembangunan kisdam, Gus Muhdlor menegaskan bahwa masalah pembangunan kisdam sedikit terhambat karena permukaan airnya tidak kunjung menurun. Maka Pemkab Sidoarjo akan membangun kisdam sementara di beberapa titik.

“Jadi masalah kisdam ini kita akan membangun 6 kisdam, namun masalahnya ketika air naik, maka pembangunan terhambat. Secepatnya kita bikin kisdam sementara di ujung desa sekitar. Karena kondisi sekarang ini mirip mangkok, sehingga kita pastikan di ujung tiga desa ini ada kisdam untuk kita pompa,” pungkasnya. (Kominfo/Yl).

Tinjau RS Korban Erupsi Semeru, Kapolri Instruksikan Beri Perhatian Khusus ke Lansia, Ibu Hamil dan Anak

0

LUMAJANG – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta Ketua Umum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo melihat langsung kondisi korban erupsi Gunung Semeru yang dirawat di RSUD Pasirian Lumajang. Mereka berdua berinteraksi dengan korban dan mendengar langsung proses penanganan dan perawatan dari tim dokter.

Usai melihat secara langsung korban, Sigit menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk memberikan perhatian khusus kepada warga lanjut usia (lansia), ibu hamil dan anak-anak yang menjadi korban bencana alam erupsi Gunung Semeru.

Sigit menyebut, kepada seluruh jajaran harus memaksimalkan seluruh kekuatannya untuk menjamin keselamatan dan kesehatan dari warga yang jadi korban dan yang harus mengungsi, khsusunya para lansia, ibu hamil dan anak-anak tersebut.

“Saya minta kepada seluruh personel Polri di lapangan agar memberikan perhatian khusus kepada para korban dan pengungsi terutama lansia, ibu hamil, dan anak anak sehingga mendapat jaminan keselamatan dan kesehatan,” kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/12/2021).

Menurut eks Kapolda Banten itu, dengan hadirnya personel dan seluruh sarana-pra sarana yang dimiliki Polri, akan dapat membantu meringankan beban para masyarakat yang menjadi korban bencana alam erupsi tersebut.

“Kehadiran Polri di lokasi bencana merupakan wujud kehadiran Negara di tengah-tengah masyarakat yang diharapkan mampu menanggulangi bencana secara cepat dan baik serta dapat meringankan beban korban dan dampak bencana alam,” ujar eks Kabareskrim Polri ini.

Dalam bencana alam ini, Sigit memastikan, TNI-Polri bersama dengan Pemda dan Kementerian terkait terus memberikan upaya terbaik dalam rangka melakukan mitigasi bencana dengan berupaya maksimal dalam pencarian dan penyelamatan korban serta penyaluran bantuan logistik.

Sigit menyadari, situasi pasca-bencana alam saat ini memang sulit untuk semua pihak, terutama para masyarakat yang menjadi korban. Namun, kata Sigit, dengan seluruh pihak bergerak bersama dan bergandengan tangan, maka beban itu akan terasa ringan.

“Situasi ini merupakan saat-saat yang sulit bagi kita semua, namun yakinlah ketika kita bersatu bersama-sama kita tangguh dan mampu melewati segala tantangan dan hambatan yang ada,” tutup Sigit. (tim)

PAC Banser Bersama IPNU Ippnu Fatayat Rembang Galang Donasi Untuk Korban Guguran Awan Panas Gunung Semeru

0

PASURUAN – Guguran awan panas Gunung Semeru, pada 4 Desember 2021 lalu, menerjang beberapa kecamatan dan desa di kabupaten Lumajang.

Bencana tersebut mengakibatkan puluhan korban jiwa dan luka-luka serta hancurnya ribuan tempat tinggal dan berbagai infrastruktur.

Salah satu infrastruktur yang mengalami kerusakan parah adalah jembatan Gladak Perak.

Diketahui, jembatan tersebut merupakan penghubung antara kabupaten Malang dan Lumajang.

Rasa empati atas penderitaan warga terdampak guguran awan panas gunung tertinggi di pulau Jawa itu, mendorong PAC Banser Kabupaten Pasuruan untuk bahu-membahu meringankan beban para korban yang hidup di pengungsian.

Acara yang dikomando oleh Abdul Rohman, selaku Satkoliyon Banser Rembang tersebut juga dibantu oleh PAC IPNU ippnu Fatayat.

Rohman, di sela kegiatan mengatakan, hal ini merupakan bentuk dukungan dari Banser Rembang Kabupaten Pasuruan, untuk saudara-saudara yang tertimpa musibah bencana alam.

“Dalam keadaan seperti ini, perlu ada aksi nyata untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak guguran awan panas gunung Semeru,” ucap Rohman, Selasa (7/12/2021).

Kegiatan penggalangan donasi untuk korban awan panas Gunung Semeru tersebut dilakukan di jalan protokol kecamatan Rembang.

Dikatakan Rohman pula, melalui penggalangan dana, warga terdampak guguran awan panas Gunung Semeru, bisa sedikit terbantu.

“Kami juga berharap, makin banyak pihak ikut tergerak untuk turut memberi dukungan bagi korban bencana alam di Lumajang yang kehilangan sanak saudara dan tempat tinggal,” katanya.

Rohman juga menyampaikan, warga juga sangat antusias melihat kegiatan yang digelar oleh Banser kecamatan Rembang ini.

“Dukungan dari warga benar-benar kami rasakan. Banyak yang memberi sumbangan. Ini bentuk dukungan dari kita semua untuk korban bencana alam gunung Semeru,” pungkasnya. (qomar)

Kapolri Paparkan Langkah Jangka Pendek dan Menengah Tangani Erupsi Gunung Semeru

0

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi langsung penanganan bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, Senin (6/12/2021).

Dalam peninjauan ini, Kapolri melihat kesiapan satgas gabungan baik dari Basarnas, BNPB, Pemprov, TNI dan Polri dalam melakukan langkah-langkah mulai dari evakuasi hingga penanganan korban selamat.

“Kita lihat kesiapan dari satgas untuk melakukan langkah-langkah mulai dari bagaimana merawat masyarakat yang ditemukan dalam kondisi luka, kemudian ada juga kesiapan dari tim DVI untuk mendapatkan masukan dari masyarakat sekitar yang tentunya dilakukan dengan kegiatan evakuasi dan pencarian bagi masyarakat yang dilaporkan hilang. Tadd dilaporkan ada 22 orang yang ditemukan dan ada proses mengenali antemortem dan postmortem,” kata Sigit di Lumajang.

Kemudian, Sigit menuturkan ada juga kegiatan satgas gabungan yang mengelola masyarakat untuk ke tempat pengungsian karena memang tempat tinggalnya terdampak. Selain itu, satgas gabungan juga melakukan trauma healing kepada korban dampak erupsi.

“Semuanya berjalan dengan baik. Teman-teman dari basarnas, BNPB, TNI, Polri semuanya bekerja sangat baik bersinergi,” ujar Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini menjelaskan ada beberapa langkah yang dilakukan satgas gabungan baik dalam jangka pendek maupun menengah pasca terjadinya erupsi Gunung Semeru.

Jangka pendeknya, satgas gabungan melanjutkan proses pencarian dan evakuasi terhadap korban yang belum ditemukan.

“Kemudian jangka menengah tadi kami mendapat banyak masukan dan harapan dari masyarakat karena ada jembatan putus yang menghubungkan lokasi Lumajang ke arah Malang,” kata mantan Kapolda Banten tersebut.

Menurutnya hal ini penting dan perlu dilakukan langkah cepat untuk membuat jalur alternatif transportasi yang baru agar distribusi bantuan dan perawatan korban luka bisa berjalan dengan baik.

“Ini perlu ada langkah cepat alternatif jalur transportasi yang baru dan ini sangat penting tentunya untuk mengirimkan distribusi bantuan dan tentunya perawatan lanjutan terhadap korban-korban saat ini sedang dirawat karena memang ada beberapa kondisi yang sudah membaik, dan ada juga dalam kondisi kritis dan ada perawatan di rumah sakit,” ujarnya.

Sigit pun meminta satgas gabungan merelokasi masyarakat sekitar lokasi erupsi Gunung Semeru. Hal ini dilakukan agar tak ada lagi korban jiwa jika terjadi erupsi susulan.

“Sekali lagi kami memberikan semangat ke rekan-rekan yang bertugas dan kita harapkan seluruh kegiatan pasca bencana ini betul-betul bisa terlaksana dengan baik dan semuanya bisa menjalankan aktivitas sehari-hari, setelah tahapan-tahapan yang dilaksanakan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Sigit menyempatkan untuk meninjau langsung posko darurat bencana, penanganan rumah sakit, posko DVI dan tempat trauma healing. (tim)