Home Blog Page 1575

Buka Kejurkab Bulutangkis, Bupati Muhdlor Berharap Lahir “Ginting-Greysia” dari Sidoarjo

SIDOARJO – Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali berharap muncul bibit pebulutangkis handal dari Sidoarjo hasil dari pembinaan bertahap dan berkualitas di level kabupaten. Hal ini disampaikan Gus Muhdlor, sapaan akrab Bupati Muhdlor,di sela pembukaan Kejurkab Bulutangkis Sidoarjo di GOR Sidoarjo, Rabu (24/11/2021).

“Kita ingin muncul bibit pebulutangkis skala internasional seperti Anthony Ginting, Jonatan Cristie, atau Greysia Polii dari Sidoarjo. Memang tidak mudah, tapi itu bisa dicapai dengan pembinaan dan kompetisi berkualitas seperti Kejurkab ini,” kata Gus Muhdlor.

Bupati muda ini menambahkan, Pemkab akan selalu mendukung perkembangan olahraga di Sidoarjo melalui pembinaan atlet usia muda serta penyelenggaraan kompetisi berkualitas. Selain itu, Pemkab Sidoarjo juga memberikan dukungan berupa fasilitas olahraga yang memadai.

“Kita juga menyiapkan skema kolaborasi pengembangan olahraga di Sidoarjo dengan dua basis, yaitu sport science dan sport industry. Sport science memastikan perkembangan cabor dan atletnya terarah. Sport industry memastikan keberlanjutan ekosistem olahraganya, sehingga tidak mandek di tengah jalan karena kehabisan ongkos,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sidoarjo, Ainur Rahman mengapresiasi dukungan Bupati dan Pemkab Sidoarjo pada perkembangan bulutangkis di Sidoarjo salah satunya melalui dukungan pada Kejurkab kali ini.

Ainur menambahkan, Kejurkab Bulutangkis ini diikuti oleh 426 atlet yang terbagi di 17 kelas berdasarken kelompok usia.

“Dengan dilaksanakannya kompetisi pada berbagai jenjang usia seperti ini diharapkan muncul regenerasi berkelanjutan pada atlet-atlet bulutangkis di Sidoarjo,” ujar Ainur.

Kejurkab ini akan dilaksanakan selama 5 hari dari tanggal 24 sampai 28 November 2021. (Kominfo/Yl).

Oknum Kades Di Kabupaten Malang Di Duga Korupsi Dana Desa Rp 240 Juta, Kejari Langsung Lakukan Penahanan

0

Malang – Kejari Kabupaten Malang menahan Kepala Desa (Kades) Tulus Besar, Kecamatan Tumpang, Hudi Mariyono.

Penahanan terkait kasus dugaan kasus korupsi atau penyelewengan dana desa (DD) tahun 2020 sebesar Rp 240 juta, sebelum ditahan, Hudi mulanya menjalani pemeriksaan lanjutan di Kejari Kabupaten Malang.

Pasca pemeriksaan Hudi langsung mengenakan rompi tahanan warna oranye dan kemudian dibawa ke Lapas Klas I Lowokwaru, Kota Malang.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Malang Edi Suhandojo melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Agus Hariyono membenarkan adanya penahanan Kades Hudi Mariyono.

“Benar (ada kepala desa) sudah ditahan. Sudah sembilan orang saksi yang kami periksa dalam perkara korupsi DD tahun 2020,” kata Agus saat dikonfirmasi wartawan, Selasa(23/11/2021).

Menurut Agus, penahanan dilakukan untuk mencegah tersangka melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.

Dari hasil pemeriksaan, Hudi menyelewengkan anggaran yang meliputi Dana Desa dan Anggaran Dana Desa (ADD) yang seharusnya untuk proses pembangunan di Desa Tulus Besar.

“Jadi tersangka membuat laporan fiktif, dari situ, kerugian negara sesuai hasil perhitungan inspektorat sebesar Rp 240 juta,” beber Agus.

Agus menambahkan tersangka dilakukan penahanan selama 20 hari sejak Senin ,22 November 2021, sementara Kejaksaan sejauh ini sudah memeriksa 9 orang saksi.

Jaksa penuntut segera akan menyusun surat dakwaan bagi tersangka dan kasus segera bisa dilimpahkan ke pengadilan.

“Secepatnya kami susun surat dakwaan, untuk kemudian kami limpahkan ke Pengadilan Negeri Kabupaten Malang” Urai Agus. (Dhw/robhin)

Pemkot Cimahi Lakukan Sosialisasi Penyerahan PSU Perumahan dari Pihak Pengembang

0

CIMAHI — Banyaknya pengembang perumahan (developer) yang lalai dalam melakukkan proses penyerahan prasarana, sarana dan utilitas perumahan, menyebabkan timbulnya berbagai permasalahan terkait perumahan di perkotaan.

Padahal seperti yang sudah diketahui bersama bahwa pengembang perumahan memiliki kewajiban untuk menyediakan sebagian dari luas lahan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) yang biasa kita sebut fasilitas umum dan fasilitas sosial.

Prasarana, sarana dan utilitas yang dimaksud pada umumnya terdiri dari ruang terbuka hijau publik perumahan, dan sisanya adalah prasarana, sarana dan utilitas lainnya, seperti jalan, Penerangan Jalan Umum (PJU), bangunan pertemuan warga, rumah ibadah, pos keamanan, saluran air limbah, drainase, saluran air minum, persampahan dan lainnya, dan juga lahan pemakaman di lokasi di luar kawasan perumahan, semua PSU tersebut tertuang di dalam siteplan perumahan yang disahkan oleh Pemerintah Kota Cimahi.

PSU yang sudah dibangun pada perumahan tersebut wajib diserahkan kepada Pemerintah Kota dan menjadi aset Pemerintah Kota, sebagaimana tertuang di dalam PERMENDAGRI No 9 Tahun 2009 Tentang Pedoman Penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Perumahan dan Permukiman di Daerah.
Banyaknya perumahan yang sudah ditinggalkan oleh pengembang tetapi belum melakukan penyerahan PSU, maka disusunlah Peraturan Daerah Kota Cimahi Nomor 10 Tahun 2017 Tentang Penyediaan, Penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Perumahan dan Permukiman dari pengembang kepada Pemerintah Kota sebagai pedoman untuk melakukan penyediaan dan penyerahan PSU perumahan dan permukiman kepada Pemerintah Kota Cimahi.

Sosialisasi terkait Peraturan Daerah mengenai penyerahan prasarana, sarana dan utilitas perumahan diselenggarakan Pemerintah Kota Cimahi pada hari Rabu, 24 November 2021, di Simply Valore Hotel, Cimahi.

Kegiatan yang dibuka oleh Plt. Wali Kota Cimahi, Letkol (Purn.) Ngatiyana ini turut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cimahi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Cimahi, tim verifikasi proses penyerahan PSU perumahan kepada Pemerintah Kota, Kepala Dinas PUPR Kota Cimahi, Aparat Wilayah Kecamatan Kota Cimahi, Organisasi Perangkat Daerah Kota Cimahi, pihak Real Estate Indonesia (REI) Jawa Barat dan para pengembang perumahan di Kota Cimahi.

Sosialiasi ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman pengembang perumahan terhadap PERDA Nomor 10 Tahun 2017 yang tujuan akhirnya tidak lain untuk kesejahteraan masyarakat, yakni agar PSU perumahan dapat bermanfaat secara optimal bagi kepentingan seluruh masyarakat dan asetnya dapat dikelola dan dipelihara dengan baik oleh Pemerintah Kota Cimahi.

Ngatiyana berharap melalui sosialisasi ini para pengembang dapat meningkatkan kesadaran agar segera menyerahkan prasarana lingkungan, utilitasi umum dan fasilitas sosial kepada Pemerintah Daerah Kota Cimahi.

Dalam wawancara dengan awak media setelah sosialisasi selesai, Ngatiyana mengungkapkan bahwa dengan diselenggarakannya kegiatan ini salah satunya bertujuan untuk penertiban administrasi para pengembang perumahan, untuk menertibkan tata cara penyerahan prasarana, sarana dan utilitas bagi para pengembang yang ada di Kota Cimahi.

Ngatiyana pun menyebutkan akan bekerjasama dengan Kejaksaan untuk menyelesaikan proses penyerahan PSU dari developer perumahan yang sudah lama.

“Kita akan bekerjasama dengan Kejaksaan, kita akan cari di mana aset-aset kita, RTH (Ruang Terbuka Hijau), yang belum diserahkan oleh para pengembang sehingga nanti akan tercipta ketertiban, yaitu tertib administrasi,” tukas Ngatiyana.
(Humas/ Syafei)

Mahasiswa ITB WIGA Raih Juara Nasional Lomba Debat Bahasa Inggris

0

LUMAJANG — Kemampuan penguasaan bahasa asing menjadi softskill yang mutlak dimiliki insan akademisi.

Hal ini dibuktikan oleh tim Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang yang telah berhasil merebut juara 3 dalam perlombaan yang bertajuk English Debating Championship yang diselenggarakan oleh IAIN Ponorogo Jawa Timur, Selasa, 23 November 2021.

Tim tangguh ITB WiGa yang dikomandani oleh Rizka Juliana Syafira dan Muhammad Syamsul Hadi ini berhasil mencuri perhatian dewan juri di tahap Grand Final yang dilaksanakan secara offline di panggung besar Gedung Kampus IAIN Ponorogo.

Dengan mengusung tema “Education more essentials than money”, tim ITB WiGa beradu argumentasi dengan pihak lawan yang disetting sedemikian rupa untuk menggoyang pendirian tim ITB WiGa.

Tak kurang dari tiga puluh menit durasi waktu yang ditentukan panitia, tim ITB WiGa ber- cas cis cus menerjang argumentasi lawan.

Hingga di detik-detik terakhir, pihak lawan tak mampu mengcounter pendirian kuat dari tim ITB WiGa.

Walhasil, tim ITB WiGa dikukuhkan sebagai Juara 3 di event bergengsi ini dan berhasil membawa pulang sebuah medali dan sejumlah uang.

“Kita hanya kalah satu set dengan yang juara 1 dan 2, selisih beberapa menit saja, yang menentukan kami juara 1, 2 dan 3″, ujar Rizka sesaat setelah pengukuhan juara lomba.

Dengan keberhasilan para mahasiswanya, Rektor ITB WiGA, DR. Ratna Wijayanti Daniar Paramita, S.E, M.M, memberikan apresiasi dan mendorong para mahasiswanya untuk bersaing di kancah yang lebih bergengsi lagi.

“Kami mengapresiasi atas keberhasilan anak-anak kami sehingga meraih juara”, ungkapnya, saat menyambut kedatangan tim juara.

“Kami berharap ke depan ITB WiGa terus berkomitmen untuk mewujudkan satu mahasiswa satu prestasi di segala bidang baik akademik maupun non akademik”, tandasnya.
(Hum/Red).

Bertugas Sebagai Bhabinkamtibmas, Polwan Peduli Janda Lansia

0

SITUBONDO – Tugas Polri itu tidak hanya melakukan penindakan bagi para pelanggar juga memiliki Sisi Humanisnya, seperti yang di lakukan oleh Briptu Ika Fitriyah seorang Polwan yang betugas sebagai sebagai seorang Bhabinkamtibmas desa Wringinanom.

Ditengah kondisi pendemi Covid-19 menimbulkan dampak sosial ekonomi di masyarakat terutama sangat dirasakan bagi yang tidak mampu atau miskin. Kondisi inilah yang membuat sisi kemanusiaan Briptu Ika tergerak untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi warga didesa binaannya.

Selain melaksanakan sosialisasi edukasi kepada warga tentang protokol kesehatan dan vakinasi untuk pencegahan Covid-19, Briptu Ika juga rutin berkeliling melakukan sambang warga yang tidak mampu terutama orang tua dan memberikan bantuan sembako.

Seperti hari ini, kegiatan Briptu Ika mengujungi dan mengantarkan sembako untuk Mbah Samiyati yang sudah berumur 90 tahun yang tinggal di rumah gubuk namun sesampainya disana rumah tersebut kosong. Setelah ditanyakan ke warga sekitar, ternyata Mbah Samiyati sedang sakit dan dibawa kerumah anaknya.

Saat bertemu Briptu Ika, Mbah Samiyati menyampaikan sebenarnya tidak ingin pindah kerumah anakanya karena kondisinya ekonomi juga tidak mampu namun kondisi rumah yang bocor membuatnya terpaksa pindah kerumah anaknya.

Menurut Briptu Ika, sengaja memilih orang tua terutama janda tua karena menganggap mereka adalah orang tuanya yang patut dihormati, disayangi, dan memastikan mereka tidak susah untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari terutama untuk makan.

“Memang nilainya tidak besar, akan tetapi Saya ikhlas dan merasa terharu karena melihat warga senang karena menerima sembako yang bisa sedikit membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari “ pungkasnya. (tim)

Kapolres Sumenep Cek Kesiapan Pengamanan Pilkades Serentak 2021

0

SUMENEP – Pilkades Serentak 2021 di Kab Sumenep akan berlangsung, Kamis besok ( 25/11/2021 ). Kapolres Sumenep, Akbp Rahman Wijaya mendapingi Dansat Brimob Polda Jatim melakukan pengecekan kesiapan BKO Personel pengamanan Pilkades ke sejumlah kecamatan di Sumenep.

Terdapat 84 desa tersebar di 27 kecamatan yang akan melaksanakan pilkades serentak 2021, baik daratan dan kepulauan. Pengamanan Pilkades di siagakan BKO dari Personil Polda Jatim, Brimob dan Polrestabes/Polresta/Polres Jajaran Polda Jatim.

Kapolres Sumenep Akbp Rahman Wijaya mengingatkan bahwa seluruh personil harus menjaga protokol kesehatan di tengah masyarakat serta para kontestan pilkades karena pelaksanaannya di tengah situasi pandemi covid-19. Dan personil pengamanan jangan segan untuk mengingatkan dan bahkan menindak siapa saja yang melanggar protokol kesehatan.

Pengecekan kesiapan personel, pertama dilakukan oleh Dansat Brimob ke wilayah Kecamatan Saronggi dan Desa Karduluk Kec Peragaan. “Sebanyak 461 personil Brimob yang disebar di 27 Kecamatan telah siap mengamankan pilkades serentak Kab Sumenep agar aman dan kondusif,” ucap Dansat Brimob Kombes Pol Amostian.

Agar pesta Demokrasi Sumenep berjalan aman dan kondusif, para personil agar melakukan komunikasi dengan lembaga-lembaga di desa dan tokoh agama untuk diajak bersama-sama menyukseskan Pilkades Serentak Kab Sumenep secara jujur, adil, bersih dan bermartabat. Beda Pilihan Tetap Bersaudara (tim)

Peringati Hari HAM, Polri Gelar Lomba Orasi Unjuk Rasa

0

JAKARTA – Divisi Humas Polri bakal menggelar lomba orasi unjuk rasa Piala Kapolri 2021 yang bakal diselenggarakan pada 10 Desember mendatang. Kegiatan itu sekaligus dalam rangka momentum peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) se-dunia.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, lomba orasi ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan ruang dan wadah kepada masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan ekspresinya.

“Memberikan wadah atau ruang bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan ekspresinya sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat cara menyampaikan aspirasi sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku,” kata Dedi dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Rabu (24/11).

Adapun tema yang diusung adalah “Memperingati Hari Hak Asasi Manusia”. Sementara, sub tema acara tersebut bersifat bebas. Atau dengan kata lain, peserta nantinya dibebaskan untuk menyampaikan orasi dalam bentuk kritik ataupun masukan yang membangun.

Dedi menambahkan, kegiatan ini merupakan komitmen dari Polri yang sangat menghargai aspirasi-aspirasi dari masyarakat yang merupakan salah satu dari hak asasi manusia. Hal itu sebagaimana dengan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 Pasal 28 dan UU Nomor 9 Tahun 1998 Tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat Dimuka Umum.

“Polri selalu menghormati dan menghargai hak asasi manusia dalam bentuk mengawal demokrasi dengan melindungi warga negara yang menyampaikan pendapat di muka umum,” ujar mantan Kapolda Kalimantan Tengah itu.

Teknis lomba orasi itu nantinya akan melalui proses seleksi di tingkat Polda yang nantinya akan disaring untuk masuk ke tingkat Mabes Polri. Seluruh unsur elemen masyarakat pun boleh ikut dalam kegiatan ini. Mulai dari mahasiswa, buruh, tani dan elemen lainnya. Lomba ini terdiri dari 1 tim yang bisa berisikan 5-15 orang.

Pendaftaran lomba sendiri dimulai sejak tanggal 25 November 2021 sampai 30 November 2021. Setelah melewati proses penyaringan di tingkat Polda, nantinya pada tanggal 10 Desember peserta yang juara 1 di daerah akan tampil di tingkat pusat atau Mabes Polri.

Polri menyiapkan hadiah senilai Rp50 juta untuk juara pertama. Kemudian, Rp30 juta untuk juara kedua dan Rp20 juta bagi peserta juara ketiga.

Diketahui, Polri bukan yang pertama menggelar kegiatan terkait menyalurkan kebebasan berekspresi dan berpendapat. Pasalnya, Korps Bhayangkara telah sukses menyelenggarakan festival lomba mural pada 30 Oktober 2021 lalu. (tim)

ITB WIGA, Raih Anugerah Kampus Unggulan LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur

0

MALANG — Hari ini Rabu 24 November 2021, bertempat di Hotel Grand Mercure Malang, Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang menerima penghargaan Anugerah Kampus Unggulan dari LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur Tahun 2021.

Dari beberapa kategori anugerah, ITB WIGA berhasil meraih penghargaan sebagai Perguruan Tinggi Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Terbaik.

Moment ini menjadi titik awal bagi Kampus ternama di Lumajang ini menuju kampus Unggul di Bidang Ekonomi Bisnis dan Informatika berwawasan IPTEK dan berjiwa kewirausahaan pada tahun 2040.

“Hal ini merupakan prestasi di penghujung STIE dan menjadi prestasi yang mengawali ITB”, ungkap Rektor ITB WiGa Lumajang, Dr. Ratna Wijayanti Daniar Paramita, S.E., M.M. di sela-sela acara.

Diuraikan, ITB WiGa akan senantiasa mengawal dan menjamin mutu Kampus baik akademis maupun non akademis, sehingga akan membawa Widya Gama menjadi Perguruan Tinggi yang bermutu, berkarakter dan berkualitas.

Sementara itu di kesempatan yang lain Wakil Rektor I Bidang Akademik ITB WiGa menyampaikan, bahwa apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh civitas akademika ITB WiGa, khususnya kepada Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) yang berhasil mengantarkan Widya Gama meraih anugerah penghargaan ini.

” Ini buah manis dari komitmen seluruh civitas akademika dalam menjalankan penjaminan mutu Perguruan Tinggi, karena kampus akan mati jika tidak bermutu”, jelas Warek I, Noviansyah Rizal, S.E., M.M., Ak., C.A., C.FrA.

Ditemui di tempat lain Ketua LPM ITB WiGa, Khoirul Ifa, S.E., M.SE., menyampaikan bahwa implementasi SPMI di STIE Widya Gama yang kini telah menjadi Institut Teknologi dan Bisnis diawali dengan mengimplementasikan Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian dan Peningkatan (PPEPP) pada semua lini baik akademik maupun non akademik.

“Sebagai wujud penyampaian kinerja SPMI, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) rutin menyampaikan pelaporan SPMI melalui Aplikasi MISHEQA, semua data telah terekam dengan baik dalam aplikasi tersebut, dan WiGa masuk dalam klaster hujau di kinerja SPMI”, jelasnya.

“Berdasarkan kinerja tersebut tak heran jika Widya Gama meraih anugerah penghargaan di kategori Implementasi SPMI terbaik dari LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur”, pungkasnya.
( Hum/DHW)

Wabup Subandi Apresiasi Kumpulan Emak – Emak yang Menggelar Vaksinasi Covid-19

0

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo selalu mendukung pihak-pihak yang ikut dalam upaya percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo. Seperti yang dilakukan Emak-emak Arimbi Merah Putih (EEAMP) yang menggelar vaksinasi Covid-19 dosis kedua di Ruko perumahan Villa Jasmine Desa Suko Kecamatan Sidoarjo, Rabu, (24/11). 500 dosis vaksin Astrazeneca dan sinovak disiapkan dalam vaksinasi Covid-19 tersebut. Puskesmas Urangagung Sidoarjo digandeng EEAMP dalam kegitan tersebut.

Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi SH serta Ketua DPRD Sidoarjo H. Usman M.Kes diundang Hj. Nofitasari Assegaf selaku Ketua Umum EEAMP dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang digelar di depan kantor sekretariatnya pagi tadi. Dalam sambutannya Wabup H. Subandi selaku pimpinan daerah memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya vaksinasi Covid-19 seperti ini. Menurutnya apa yang dilakukan EEAMP seperti ini sangat luar biasa. Semangatnya membantu pemerintah dalam upaya percepatan vaksinasi Covid-19 sangat tinggi.

“Kita disini sungguh bangga, semangat emak-emak disini sangat luar biasa,”ucapnya.

Wabup H. Subandi mengatakan apa yang dilakukan EEAMP merupakan bentuk kepedulian bersama menghentikan pandemi Covid-19. Dirinya yakin dengan peran serta emak-emak seperti ini, pandemi Covid-19 dapat dilalui.

“Peran serta emak-emak ini sungguh luar biasa, saya yakin dengan berjuang bersama, inshaalloh pandemi ini dapat kita lalui,”yakinnya.

Wabup H. Subandi mengungkapkan capaian vaksinasi Covid-19 saat ini sudah melebihi target. Namun Pemkab Sidoarjo tidak berpuas diri. Percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo akan terus didorong. Diungkapkannya data capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo sudah 78 persen. Vaksinasi terhadap Lansia juga sudah mencapai 68,7 persen. Melihat data tersebut menurutnya Kabupaten Sidoarjo semestinya sudah masuk level 1 zona Covid-19.

“Kita tidak boleh lengah, percepatan vaksinasi akan terus kita dorong,”ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut Wabup H. Subandi menghimbau kepada masyarakat untuk tidak lengah terhadap penyebaran Covid-19. Masyarakat diminta tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid. Dirinya menghimbau masyarakat mewaspadai penyebaran Covid saat natal dan tahun baru nanti. Masyarakat diminta menahan diri untuk tidak merayakannya.

“Kita tidak boleh lengah apalagi sebentar lagi mendekati natal dan tahun baru, mari kita jaga agar nanti tidak timbul kluster baru, sementara ini tahan dulu melakukan kegiatan-kegiatan perayaan,”pintanya. (Kominfo/Yl).

Curah Hujan Tinggi, Normalisasi Sungai di Sidoarjo Terus Dikebut

0

SIDOARJO – Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor mengintruksikan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air untuk mempercepat pengerjaan proyek normalisasi sungai guna mengantisipasi banjir di berbagai titik di Sidoarjo. Saat ini, normalisasi sedang dikerjakan di belasan titik di wilayah Sidoarjo.

“Saat ini normalisasi terus berjalan. Kita antisipasi menyusul mulai tingginya intensitas curah hujan yang merata di Sidoarjo,” kata Gus Muhdlor, sapaan akrab Bupati Ahmad Muhdlor Ali, Rabu (24/11/2021).

Proses normalisasi sungai yang sudah rampung saat ini di antaranya Saluran afvoer Ngingas Desa Balongtani Kecamatan Jabon, Saluran Kemasan 1 Desa Becirongengor Kecamatan Wonoayu, Saluran Purboyo Desa Jedongcangkring Kecamatan Prambon, Saluran Porong Kanal Kecamatan Tarik, dan Kali Desa Simoketawang Kecamatan Wonoayu serta belasan sungai yang saat ini masih dalam proses pengerukan.

Selain normalisasi sungai, Muhdlor menginstruksikan untuk menambah jumlah dan kapasitas pompa penyedot banjir di titik-titik rawan banjir, salah satunya di bawah kolong tol depan Lippo Mall yang kemarin sempat tergenang saat hujan deras.

Prediksi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Pulau Jawa termasuk Sidoarjo akan terkena dampak Badai La Nina yang puncaknya diprediksi terjadi pada bulan Desember. Selain itu, air laut pasang atau banjir rob juga harus diantisipasi yang prediksinya juga terjadi pada bulan Desember.

Selain Dinas PUBM dan SDA, Gus Muhdlor juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo untuk siaga 24 jam. BPBD diminta merespons dengan cepat apabila melihat atau mendapatkan laporan kejadian adanya bencana. Baik itu angin puting beliung maupun bencana banjir. (Kominfo/Yl).