Home Blog Page 1577

Personel Siaga Bencana Polres Batu Bersihkan Sampah di Sungai Ledok

0

KOTA BATU – Wakapolres Batu Kompol Iswahab bersama personel siaga bencana Polres Batu, melaksanakan pembersihan material kayu penyebab meluapnya sungai Ledok di Dusun Banaran, Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Selasa (23/11/2021).

Iswahab mengatakan, pihaknya sudah melakukan antisipasi apabila terjadi bencana di wilayah Kota Batu.

“Kami sudah melakukan antisipasi dengan menyiagakan personel tanggap bencana yang siap digerakkan setiap saat apabila terjadi bencana di wilayah Kota Batu,” ujar Iswahab.

Ia juga mengungkapkan, Polres Batu sudah berkoordinasi dengan stakeholder lain guna membantu peralatan bila terjadi kendala.

“Sudah kami koordinasikan dengan Stakeholder dan Instansi terkait apabila ada kendala dalam penanganan bencana dibantu dengan alat berat supaya cepat mengatasinya,” katanya.

Meluapnya aliran sungai ledok disebabkan material kayu dan sampah sehingga membanjiri ruas jalan Dusun Banaran, Desa Bumiaji.

Pembersihan material kayu dan sampah dibantu oleh warga masyarakat sekitar sungai ledok.

Lukman (45) warga Dusun Banaran mengucapkan terima kasih kepada Polres Batu dan pihak-pihak yang membantu pembersihan tersebut sehingga aliran sungai ledok tidak tersumbat lagi.

“Saya warga Dusun Banaran mengucapkan banyak terima kasih kepada Polres Batu dan pihak-pihak yang telah membantu pembersihan sumbatan penyebab luapan sungai ledok. Khususnya Polres Batu dan pihak terkait serta warga Dusun Banaran yang bahu membahu membersihkan sumbatan aliran sungai,” pungkas Lukman. (tim)

TPST Banjarbendo Olah Sampah Jadi Briket, Bupati Sidoarjo Dorong Replikasi

0

SIDOARJO – Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mendorong pengelola Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) untuk bisa memanfaatkan potensi ekonomi dan lingkungan dari pengolahan sampah di TPST. Bupati muda ini mencontohkan pengelola TPST Desa Banjarbendo Kecamatan Sidoarjo yang berhasil memanfaatkan sampah rumah tangga yang mesuk ke TPST hingga diolah menjadi briket bahan alternatif untuk industri kecil.

Selain itu, sudah lebih dari satu tahun ini TPST Desa Banjarbendo sudah tidak lagi mengirim sampahnya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jabon. Semua sampah yang diambil dari 10.000 KK itu berhasil diolah habis menjadi Briket dan menjadi menjadi sumber pemasukan bagi 14 orang yang mengelolanya.

“Konsep pengelolaan TPST Banjarbendo ini adalah yang dari awal kita inginkan bersama, bagaimana sampah bisa berkurang, dan justru bisa memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujar Bupati Muhdlor, Selasa (23/11/2021).

Dalam sehari TPST Banjarbendo mengolah sampah sekitar 50 – 60 Ton dan bisa menghasilkan Briket 3 – 5 ton. Sebelum diolah menjadi briket, terlebih dulu dilakukan pemilahan antara sampah oragnik dan non organik. Setelah dipilah, sampah dikeringkan sebelum dimasukkan ke mesin pencetak briket.

Sugito, koordinator pengelolah TPST Desa Banjarbendo menuturkan proses pengolahan sampah dijadikan briket awalnya mencoba-coba. Berbagai ekperimen sudah dijalani.
Alumni Jurusan Mesin Institut Teknologi Suepuluh Nopember (ITS) Surabaya itu mengaku untuk peralatan yang dipakai mengolah sampah jadi Briket itu merupakan hasil karyanya sendiri. Ia mendesain sendiri peralatan dan mesin yang dipakai, mulai dari alat memilah sampah, mengeringkan hingga mesin untuk mencetak briket semua dirakit bersama timnya.

Menurut Sugito yang juga salah satu pegiat lingkungan di Kota Delta modal utama berkecimpung dalam pengelolaan sampah yang paling penting adalah memiliki kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Sementara bienis atau atau ekonominya otomatis akan mengikuti.

“Berangkatnya kita peduli kepada lingkungan, peduli kepada kebersihan. Itu modal utama. Kemudian tidak berpikir orietasi bisnis, kalaupun ada pendapatan yang masuk itu hanya mengikuti saja. Seperti di TPST Desa Banjarbendo ini dikelola 14 orang, kita bisa memberikan penghasilan yang cukup,” tuturnya.

Dalam mengelola sampah di desa tersebut, Sugito mengatakan pengelola menarik iuran kepada setiap Kepala Keluarga (KK) sebesar Rp 5 ribu per bulan sebagai jasa memungut sampah. Iuran ini yang dikelola untuk kebutuhan operasional bulanan TPST.
Bupati Muhdlor menambahkan, keberhasilan TPST Desa Banjarbendo ini bisa direplikasikan ke TPST lain. Ada 113 TPST Desa di Sidoarjo ini yang bisa belajar manajemen pengolahan sampah yang efektif. Selain itu, konsep ini juga akan diaplikasikan di TPA Jabon dimana puluhan ribu ton sampah yang ada di TPA Jabon bisa diolah menjadi Briket bahan bakar. Rencananya proyek ini akan dimulai tahun depan.

Muhdlor berharap pengolahan sampah menjadi Briket bahan bakar pengganti ini bisa mengatasi permasalahan sampah di Sidoarjo. Muhdlor juga minta agar Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan mengawal TPST – TPST mendorong agar pemilahan sampahnya dioptimalkan. Termasuk mencontoh TPST Desa yang berhasil mengolah sampahnya menjadi Briket ataupun Pupuk Organik.

“InsyaAllah proses pengolahan sampah di TPA Jabon dijadikan Briket bisa dimulai awal tahun depan, saya juga sudah instruksikan ke DLHK untuk turun mendampingi, monitoring dan mengawal TPST-TPST. Kita urai permasalahan sampah ini mulai dari hulu sampai hilir. Sambil kita edukasi masyarakat untuk disiplin tidak membuang sampah di kali, karena ini akan nambah satu masalah lagi,” pungkasnya. (Kominfo/Yl).

Tim Opsnal Sakera Sakti Polres Pamekasan Amankan Pelaku Spesialis Curanmor

0

PAMEKASAN – Respon cepat laporan dari masyarakat yang dilakukan oleh Tim Opsnal Sakera Sakti Sat Reskrim Polres Pamekasan, Madura Kembali membuahkan hasil.

Kali ini Tim Opsnal Sakera Sakti telah mengamankan tiga orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka atas perbuatan mereka yang meresahkan masyarakat khususnya di pulau Garam Madura selama ini.

Ketiga tersangka tersebut adalah pria berinisial FA (22) warga Desa Sawah Tengah – Kabupaten Sampang, NR (24) warga Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kadungdung – Sampang dan S ( 30) warga Desa Mapper Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan.

Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto dalam siaran Persnya mengatakan bahwa sesuai pengakuan dari tiga tersangka, selama ini mereka telah melakukan pencurian kendaraan bermotor ( roda dua) di 11 lokasi yang berada di wilayah Madura.

Lokasi yang menjadi sasaran mereka di antaranya, Area parkir Indomaret, Jalan Trunojoyo, Area parkir toko Rumah Mebel, Jalan Segara, Area parkir IAA Babies Shop & SPA, Jalan Segara, Area parkir Toko Lampu Merah, Jalan Pasar Pao, Area parkir Toko Elzatta, Jalan Kabupaten, no 44, Area parkir Indomaret, Jalan Dirgahayu, Area parkir Toko Basmalah, Jalan Kangenan, Area parkir Alfamart, Jalan Pintu Gerbang, Depan toko Jihan, Jalan Gladak Anyar, Area parkir Alfamart, Jalan Raya Panglegur dan Depan Toko Elizabet depan Taman Monumen Arek Lancor Pamekasan.

“Sejak mendapat laporan dari masyarakat, kami segera melakukan penyelidikan dan menindak lanjuti dengan melakukan pengejaran terhadap para terduga pada hari Sabtu (6/11/21) sekira pukul 23.30 WIB,”ungkap AKBP Rogib di Gedung Bhayangkara Polres Pamekasan, Selasa (23/11/21).

Kedua tersangka ini diduga melakukan pencurian motor di depan toko Jihan, Jalan KH Amin Jakfar, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan.

Dari pengejaran itu lanjut Kapolres Pamekasan, pihak Tim Opsnal Sakera Sakti Polres Pamekasan berhasil mengamankan dua orang terduga yaitu FA (22) dan S (30) yang sebelumnya S juga sempat melarikan diri dengan meloncat tembok.

“Hasil pemeriksaan kedua tersangka , muncullah nama NR (24) yang saat ini sudah kami tetapkan sebagai tersangka juga,”tambah AKBP Rogib.

Kini Polisi mengamankan barang bukti 1 unit motor Beat warna putih dengan nopol M 5924 WY dan 1 unit motor Beat warna hitam dengan nopol W 2269 NBG dari tangan tersangka.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dikenakan pasal 363 ayat 1 ke 4, 5 KUHP, dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Kapolres Pamekasan juga menghimbau kepada masyarakat untuk pro aktif menjaga kamtibmas di wilayah masing – masing, sehingga tindak kejahatan yang dapat mengganggu keamanan masyarakat dapat dicegah.

“Kami mohon masyarakat tidak perlu enggan lapor Polisi Ketika melihat atau menjadi korban tindak kejahatan,karena kami akan segera merespon,”pungkas AKBP Rogib.

Untuk diketahui, dalam kegiatan Konferensi Perss Ungkap Kasus Pencurian dengan pemberatan ini, Kapolres Pamekasan juga didampingi oleh Waka Polres Pamekasan, Kompol Azi Pratas Guspitu, Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Tomy Prambana, Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah PS dan Kanit I Reskrim Polres Pamekasan. (tim)

Kapolres Sampang Gandeng Akbid Graha Husada Siapkan 400 Relawan Vaksinator Covid-19

0

SAMPANG – Baru 2 hari menjabat Kapolres Sampang, AKBP Arman S.IK, M.Si langsung mengumpulkan sukarelawan vaksinator Covid-19 dari mahasiswi Akbid Graha Husada Sampang – Madura, selasa (23/11) pukul 09.30 Wib.

Kapolres Sampang AKBP Arman S.IK, M.Si yang di dampingi Kasat Intel Polres Sampang AKP Khoirul Anwar SH, MH dan Paurkes Polres Sampang Ipda Muhson mengucapkan terima kasih atas kedatangan 40 mahasiswi sebagai perwakilan Akbid Graha Husada yang hadir dalam pengarahan dan persamaan persepsi tentang vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sampang.

AKBP Arman S.IK, M.Si mengatakan kepada seluruh undangan yang hadir untuk bekerja sama dengan Polres Sampang menjadi pelopor kesehatan dalam Pandemi Covid-19 dengan mengajak masyarakat lainnya untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan mengajak masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19 yang sudah disediakan pemerintah sebagai betuk kepedulian kepada sesama sekaligus membantu percepatan penanganan Pandemi Covid-19.

“Selain mematuhi protokol kesehatan, Vaksinasi Covid-19 menjadi jalan terbaik untuk membangun kekebalan tubuh (Herd Immunity) terhadap Covid-19. Herd immunity atau kekebalan kelompok adalah keadaan ketika masyarakat sudah kebal (imun) terhadap penyakit menular. Bila sebagian besar orang sudah imun, maka penyebaran Covid-19 semakin kecil, sehingga efek yang ditimbulkannya pun tidak akan separah kondisi awal Pandemi Covid-19” terang AKBP Arman S.IK, M.Si kepada puluhan mahasiswi Akbid Graha Husada Sampang.

Kapolres Sampang juga menjelaskan bahwa Polres Sampang kedepannya akan melibatkan mahasiswi Akbid Graha Husada dalam kegiatan vaksinasi Covid-19 di seluruh wilayah Kabupaten Sampang baik sebagai tenaga administrasi maupun vaksinator.

Humas Akbid Graha Husada Rudy Setiadi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Sampang karena telah diberikan kepercayaan dalam membantu percepatan penanganan Pandemi covid-19 di Kabupaten Sampang. Pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan Urkes Polres Sampang terkait pelaksanaan vaksinasi.

Rudy Setiadi menyatakan kepada Kapolres Sampang bahwa 400 mahasiswi Akbid Graha Husada Sampang siap membantu Polres Sampang dalam pelaksanaan vaksinasi Covid di Kabupaten Sampang. (tim)

Polresta Mojokerto Bongkar Penipuan dan Penggelapan di Mega Finance hingga 1,2 M

0

MOJOKERTO – Sebanyak 10 orang dari 7 tersangka terlibat tindak pidana penggelapan dalam jabatan atau penipuan penggelapan data fiktif kredit sepeda motor yang diamankan anggota Satreskrim Polresta Mojokerto. Saat melakukan aksinya, tersangka utama merupakan Credit Marketing Officer atau Surveyor PT Mega Finance.

Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. didampingi Kasat Reskrim IPTU Hari Siswanto, S.A.P., M.H., Kasat Lantas AKP Heru SBS. dan Kasi Humas IPDA MK Umam, SE serta Kasi Propam Kota IPDA Yuda Yulianto, SH dan Kanit Pidum IPTU Bayu menggelar Konferensi Pers Tindak Pidana Penggelapan Dalam Jabatan Atau Penipuan Atau Penggelapan di Halaman Polres Mojokerto Kota. Senin (22/11/21) siang

“Sebagai Credit Marketing Officer atau Surveyor PT Mega Finance Nanda Agus Dwi Prasetya (24) warga Kelurahan Sengon, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Bersama sembilan pelaku lainnya, dari data keseluruhan yang di input terdapat 77 konsumen yang masuk dalam analis survey para pelaku. Terdapat 62 konsumen (PK) yang mengalami keterlambatan pembayaran dengan total ada empat dealer”, Ucap Kapolresta Mojokerto

Masih Kata AKBP Rofiq Ripto Himawan dalam konferensi pers, “Ada 7 tersangka yang diamankan, mereka memiliki peran masing-masing. seTersangka utama, Nanda disangkakan dengan Pasal 374 KUHP karena dia adalah karyawan dari finance tersebut, dia melakukan manipulasi, menerima duit dari konsumen kemudian mengeluarkan unit kendaraan,” katanya.

Modus operandi yang dilakukan tersangka, lanjut Kapolresta, tersangka mengajak beberapa rekan untuk mencari konsumen dengan maksud meminta persyaratan baik identitas maupun yang lain. Tersangka menginput data tersebut dengan cara fiktif untuk dimasukkan ke dealer yang di tujuh agar sepeda motor bisa didapatkan dari dealer.

“Sepeda motor yang berhasil realisasi dari dealer langsung dijual ke penadah dengan harga Rp 12 hingga 15 juta. Dealer yang menjadi sasaran antara lain dealer Sekawan, Lancar Motor, Merdeka dan Tirto Agung Motor. Petugas masih melakukan pengembangan, tidak menutup kemungkinan masih ada tersangka lain,” urai Kapolresta
Modus tersangka yaitu memasukkan data konsumen yang tidak sesuai kenyataanya, “PT Mega Finance mengalami kerugian sebesar Rp1,2 milyar. Lima tersangka yang ikut serta dalam aksi tersebut dijerat Pasal 378 KUHP atau Pasal 372 jo Pasal 56 KUHP. Sementara penadah disangkakan Pasal 378 KUHP atau Pasal 372 KUHP Jo pasal 480 KUHP.” Tegas AKBP Rofiq. (tim)

Rilis Aroma Korupsi, Jurnalis Asrul Divonis Tiga Bulan Penjara Dalam Kasus UU ITE

0

SULAWESI SELATAN – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kota Palopo, Sulawesi Selatan, menjatuhkan vonis tiga bulan penjara terhadap jurnalis Berita.News, Muhammad Asrul sebagai terdakwa perkara tindaj pidana Undang-Undang ITE.

Dalam sidang di ruang Kusuma Atmadja Pengadilan Negeri Palopo, Selasa (23/11/2021).

Ketua Majelis Hakim Hasanuddin menyatakan, terdakwa Asrul terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 45 ayat 1 jo Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa, oleh karena itu dengan pidana penjara selama tiga bulan, menetapkan masa penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangan seluruhnya dari tindak pidana yang dijatuhkan,” kata Hasanuddin dalam putusannya.

Majelis hakim menyebutkan, hal yang meringankan terdakwa Asrul adalah belum pernah dipidana dan telah menyampaikan permintaan maaf kepada saksi korban yakni Farid Kasim Judas. Dan permintaan maaf tersebut diterima.

Putusan majelis hakim lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Palopo yang menuntut Asrul dipidana penjara selama 1 tahun.

Mendengar putusan majelis hakim, JPU Kejari Palopo Erlysa mengaku masih mempertimbangkan untuk melakukan banding. “Kita dikasih kesempatan satu minggu, ini masih masa pikir-pikir yah,” kata Erlysa.

Diketahui, kasus Jurnalis Asrul berawal saat dia menulis tiga artikel dugaan korupsi di Berita.news seperti “Putra Mahkota Palopo Diduga ‘Dalang’ Korupsi PLTNH dan Keripik Zaro Rp11M” yang terbit pada 10 Mei 2019. 

Ia mengunggah naskah lanjutan berjudul “Aroma Korupsi Revitalisasi Lapangan Pancasila Palopo Diduga Seret Farid Judas” yang terbit 24 Mei 2019, dan terakhir “Jilid II Korupsi Jalan Lingkar Barat Rp 5 M, Sinyal Penyidik Untuk Faird Judas?” yang terbit 25 Mei 2019. (Disadur dari KABARNEWS.COM/red)

Ketua DPD Partai Golkar Jember Sharing dengan Petani Buah di Desa Kaliglagah

0

JEMBER – Selasa, 23 November 2021, ketua DPD Partai Golkar Jember H. Karimullah Dahrudiaji menyapa masyarakat desa Kaliglagah kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember untuk sharing bersama para petani buah manggis dan kopi.

H. Bambang, salah satu petani buah manggis terbesar di desa tersebut, pada pertemuan orang nomor 1 Partai Golkar Jember menyampaikan kualitas produksi buah dari Desa Kaliglagah bisa bersaing dengan daerah lain di seluruh Jawa Timur.

Demikian juga dengan produk kopi Desa Kaliglagah yang menjadi daya tarik banyak pihak.

Melihat potensi yang besar itulah, H. Karim, panggilan akrab ketua DPD Partai Golkar Jember, sengaja menggelar sharing dengan petani buah manggis dan kopi dari desa tersebut.

“Kaliglagah ini punya potensi manggis dan kopi luar biasa,” ujar Haji Karim.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini juga mengatakan kopi saat ini menjadi salah satu komoditas unggulan. Namun sayangnya pemasaran hasil produk kopi lokal ini masih menjadi kendala.

Oleh sebab itu, Haji Karim mendorong pemerintah dapat ikut membantu memasarkan kopi seperti halnya dibuatkan regulasi. (sonz)

Empat Orang Spesialis Pencuri HP Beraksi Di Sirkuit Mandalika, Merintih Diborgol Aparat

0

MATARAM – Sedikitnya empat pencuri yang beraksi di Sirkuit Mandalika ditangkap polisi setelah seluruh pintu keluar Pulau Lombok diblokade petugas. Dari empat pelaku terdiri dari tiga perempuan dan seorang laki-laki.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) Kombes Hari Brata mengatakan para pencuri bukan merupakan warga Pulau Lombok.

Mereka sengaja datang Ke Sirkuit Mandalikan memanfaatkan orang-orang yang lengah saat menyaksikan ajang balap motor World Superbike.

“Mereka sengaja datang ke sirkuit untuk mencuri,” ujarnya.
Menurutnya, para pelaku adalah spesialis pencuri yang sudah biasa beroperasi di tempat keramaian. Bahkan pelaku perempuan salah satu dari mereka adalah residivis dengan kasus yang sama.

“Tim Puma Polda NTB langsung memblokade seluruh pintu keluar Sirkuit Mandalika dan juga Pulau Lombok untuk menangkap para pelaku,” tandasnya.

Penangkapan terhadap pelaku pertama kali dilakukan terhadap DC saat berada di Gate 3 Sirkuit Mandalika.
Hingga akhirnya dilakukan perburuan denngan meringkus tiga orang perempuan berinisial MA, LO, dan AW di Pelabuhan Lembar saat hendak melarikan diri menggunakan kapal Fery.

Kini para pelaku ditahan di Mapolres Lombok Tengah dengan barang bukti di antaranya empat buah ponsel senilai kurang lebih Rp10 juta. (dhw/robhin)

Optimis Siswa Terwujud, Medco Energi Bangun Gedung SMP

0

BARITO UTARA-Dengan Optimis sudah  terwujud saat ini,Siswa lulusan Sekolah Dasar di Desa Karendan.Tika nama sahnya,kini bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lanjutan di tingkat pertama yakni SLTP Bangkanai yang kini ada di Desa Karendan.”Terima kasih Medco dan Pemerintah Daerah, sehingga kami bisa melanjutkan sekolah di kampung kami sendiri,”ujar Tika dan rekan-rekan siswa SMP Bangkanai saat ditemui di bangunan SMP yang baru selesai didirikan Medco Energi Bangkanai Ltd (Medco Energi)pada Minggu lalu.

Sebelumnya,Desa Karendan terletak sangat jauh dari lokasi SMP Negeri 1 Lahei di Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara. Siswa butuh waktu tempuh dua sampai tiga jam dari Karendan dengan kendaraan bermotor menuju SMP yang lokasinya di ibu kota Kecamatan Lahei ini. “Itupun bila dalam kondisi jalan tidak becek setelah ditimpa hujan,”ujar Lead Public Affair Medco Energi, Muhammad Idrus.

Akibat dari jauhnya jarak tempuh maka anak-anak Desa Karendan dan beberapa desa lain sekitar Karendan,harus putus sekolah.Hal ini terungkapkan oleh Sekretaris Desa Karendan Paldi,”Selama ini, sebelumnya banyak siswa tamatan SD di sini tidak dapat meneruskan sekolah karena lokasi sekolah di kabupaten atau kecamatan yang jauh dan butuh biaya. Padahal di sini warga kehidupan ekonominya masih di bawah rata-rata.

Kini,Desa Karendan memiliki gedung SMP sendiri berkat program Pengembangan Masyarakat atau Corporate Social Responsibility(CSR) Medco Energi.Program ini diwujudkan dengan membangun sebuah saran dan praserana pendidikan yaitu gedung SMP Bangkanai.Pembangunan gedung sekolah ini dilakukan secara bertahap sejak tahun 2019. “Program ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial Perusahaan guna memberikan kontribusinya positif di dunia pendidikan,” ujar Muhammad Idrus. 

Sekretaris Desa Paldi berterima kepada Medco Energi terkait kontribusi di bidang pendidikan.Dia juga memohon dukungan dari Pemkab dan Medco Energi Bangkanai,khususnya pengadaaan tenaga guru. “Dengan keterbatasan saat ini,sekali lagi kami mohon dukungan juga dari Pemerintah Daerah,”ujarnya. 

Sementara Kepala SMP Bangkanai Marindu mengatakan mulai membuka tahun ajaran 2021-2022 yang dibuka Juli dan proses pembelajaran pelajar pada bulan September. 

Masih dikatakan,Arif Rinaldi Keberadaan Medco Energi tidak hanya pada program CSR atau pengembangan masyarakat di berbagai bidang saja.Namun keberadaan Perusahaan Energi Swasta Nasional ini di Barito Utara memiliki pran yang sangat penting, posisi strategis sebagai produsen gas.Pasalnya, gas yang diproduksi menjadi bahan baku bagi Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Bangkanai milik  PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero).  

Lanjut dia,Medco Energi menjadi satu-satunya produsen gas di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah yang telah mengembangkan dan mengoperasikan Fasilitas Pemrosesan Gas Karendan (KGPF)sejak tahun 2016. Gas Produksi KGPF langsung di serap oleh PLTMG Bangkanai untuk mengoperasikan generator bagi distribusi listrik.Tenaga listrik yang dihasilkan PLTMG Bangkanai dialirkan untuk memenuhi kebutuhan listrik di empat kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah(Barito Utara,Barito Timur,Barito Selatan dan Murung Raya) serta terhubung juga hingga Kota Palangka Raya, Sampit,juga di satu Kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan(Tanjung Tabalong).Saat ini PLTMG Bangkanai sedang menjalankan pengembangan Phase 2 dengan kapasitas 155 MW untuk jaringan listrik di sebagian wilayah Kalimantan Timur. 

Menurut VP Relation & Security Arif Rinaldi, Medco Energi dalam operasinya selalu berkomitmen untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat sekitar operasi.”Selain itu, dengan begitu strategisnya keberadaan Medco Energi di Barito Utara ini,kami membutuhkan dukungan dari semua pihak agar dapat terus beroperasi dengan aman dan lancar,” ujar Arif.  (SS).

Tingkatkan Kualitas SDM, PWI kalteng (murung raya) Studi Banding Ke PWI Malang Raya

0

MALANG– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, mengajak pengurus PWI Kabupaten Murung Raya Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) periode 2021-2024, kerja sama peningkatan sumber daya manusia (SRM).

Ajakan ini disampaikan Ketua PWI Malang Raya, Cahyono, saat menyambut kehadiran PWI Murung Raya yang dipimpin Reno belajar band ke Malang Raya.

Reno sangat antusias mendapat ajakan itu. Lebih penting ketika berkunjung ke Kampus IKIP Budi Utomo (IBU) Malang, Reno dan beberapa wartawan Kalteng ini berdialog dengan sekretaris Wakil Rektor IV IBU, Jasuli.

Cahyono mengatakan, PWI Malang sudah melakukan sinergi dengan perguruan tinggi yang dipimpin oleh Nurcholis Sunuyeko ini.

“IBU Malang ini memang sudah bekerja sama dengan PWI Malang Raya, dan Pak Rektor juga merupakan Pembina PWI Malang Raya,” ucap Cahyono saat menyambut rombongan, di Kampus C IBU Malang, Jalan Citandui, Kota Malang, Senin (22/11).

Dengan adanya pertemuan ini, Cahyono berharap dapat terjalin kerjasama antara PWI Murung Raya dan IBU Malang, karena IBU memiliki beberapa program beasiswa.

“Setiap tahun IBU menerima seribu lebih mahasiswa, apalagi disini juga ada beasiswa, terutama bagi mahasiswa kurang mampu,” terangnya.

Cahyono juga berharap semoga semoga IBU bisa presentasi di depan siswa SMA, Dinas Pendidikan, bahkan Bupati Murung Raya, melalui kerja sama antara PWI Malang Raya, PWI Murung Raya dan IBU.

Sementara itu, Humas IBU Malang, Jasuli yang mewakili civitas akademika menyampaikan terima kasih kepada PWI Murung Raya yang memlih berkunjung ke IBU.

“Ini adalah sebuah kehormatan bagi IBU yang dapat digunakan oleh wartawan, karena bagaiamanapun perguruan tinggi ini perlu literasi digital,” Imbuhnya.

Dengan adanya kunjungan ini, lanjut Jasuli, IBU Malang berharap silaturahmi ini berjalan dengan baik, sehingga mendatang bisa terealisasi program-program yang berkaitan dengan dunia pendidikan.

“Pak Rektor selau menyampaikan, semangat IBU menggarap yang belum digarap oleh pemerintah di dunia pendidikan. Nilai kebudiutamaan menjadi pembeda IBU dengan perguruan tinggi lain. Banyak alumni IBU yang sukses, bahkan ada yang menjadi Wakil Menteri Pendidikan di Timor Leste,” Lanjutnya

Sementara itu, Ketua PWI Murung Raya, Reno menyebut bahwa kunjungan ini diharapkan menjadi formula dan semangat baru bagi organisasinya dalam meningkatkan SDM.
Reno bahkan merasa bisa bersinergi dengan IBU Malang yang sudah memiliki akreditasi standar nasional.

“Teman-teman (PWI Murung Raya) masih ada yang lulusan SMA. Mendatang kita ingin agar semua bisa mendapat gelar sarjana untuk memenuhi kebutuhan. Apalagi IBU memiliki akreditasi standar nasional,” ujarnya.

Reno juga menyebut Bupati Murung Raya punya program bantuan langsung untuk masyarakat di desa yang ingin kuliah di luar daerah.
Untuk itu, PWI Murung Raya sangat berharap ada tindak lanjut terkait dengan MoU dan lain sebagainya.

“Kita bisa koneksikan. Kami ingin IBU bisa memberikan paparan ke daerah kami. Siapa tahu nanti kita gagas kuliah berani,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat Murung Raya tentu ingin kuliah di IBU dengan sistem berani di saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

L”Sebagai fasilitator, kami (PWI Murung Raya) akan datang bisa maksimal dalam meningkatkan SDM di sana,” tegasnya.

Dalam kunjungan ini, 4 wartawan di antara 10 orang Pengurus PWI Murung Raya yang ikut dalam rombongan menyatakan langsung melamar dan mendaftar sebagai mahasiswa baru di IBU Malang. (dhw/robhin)