BANDUNG — Wajah yang cantik, muda serta didukung dengan Fostur tubuh yang ideal, tinggi semampai dibarengi dengan keinginan yang kuat untuk mencapai cita-cita sebagai seorang Aktris,tampak terpancar dari wajah seorang Mojang Bandung, Rifka Hawa Masika atau biasa dipanggil Kika.
Kika merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara, lahir dari pasangan Bapak Imung dan Ibu Ugan, Kika tercatat sebagai siswi SMK 10 Bandung, dalam keseharian Kika menyibukkan diri dengan kegiatan Modeling, Akting dan Dancer, untuk urusan modeling Kika bergabung dengan Joe Manajemen.
Dara cantik yang berdomisili di Bojong soang Asri II ini telah banyak meraih penghargaan, diantaranya , Juara I lomba Vlog Heritage Kota Cimahi, sebagai artis di web Series Antara Dua Jendela, Iklan Anak Indonesia Bangkit, ikut dalam Film Kuntilanak Merah, Film Dreams, juara I acara Inbox di SCTV, ikut serta dalam acara Runaway Hijab, juara I Baju Cardinal, Cover Majalah Cardinal.
Ditemui di salah satu rumah makan dan Cafe di bilangan Cibabat Kota Cimahi, Rifka Hawa Masika (Kika), tampak santai dan anggun menjelaskan kegiatan yang dijalaninya setiap hari, berbalut gaun putih dipadu dengan jeans, tampak Kika semakin cantik dan tidak akan pernah menyangka usianya baru 15 tahun.
“Kegiatan sehari-hari selain kegiatan sekolah, diantaranya akting, modeling dan dancer, namun akting lebih mendapatkan porsi lebih dari kegiatan yang lainnya, karena sekarang lebih banyak kegiatan dibidang akting ujarnya.
Dalam hal modeling sekarang Kika bergabung di Joe Management, rencana dan keinginannya cenderung menekuni bidang akting dan cita-citanya menjadi seorang aktris Film, untuk mewujudkan itu semua, dia sudah mulai mempersiapkan dengan melakukan banyak latihan dan mengikuti hal-hal yang berhubungan dengan akting, diantaranya kemarin mengikuti lomba Vlog yang diadakan oleh DKKC Kota Cimahi dan mendapatkan juara pertama.
Kemudian di beberapa Event juga ikut aktif seperti di web Series antara dua jendela, Iklan Anak Indonesia Bangkit,bFilm Kuntilanak Merah, Film Dream dan lain-lain.
Jika ingin melihat aktivitas saya kebetulan saya ada youtube: KikaHawa Official dan Instagramnya : Kika_Hawa Jangan lupa di Follow,” Ungkap Rifka Hawa Masika (Kika) Kepada Wartawan.
BATANG – Permintaan Kayu Gaharu sangat tinggi baik di pasar nasional maupun pasar internasional. Menjadikan populasi pohon gaharu di hutan Indonesia terancam punah. Pohon Gaharu atau Agarwood merupakan salah satu tanaman yang terkenal memiliki nilai ekonomis hingga mencapai ratusan juta.
Pohon Gaharu memiliki bau wangi dan sudah terkenal manfaatnya untuk obat herbal yang terkenal sejak jaman dulu. Dalam 7 tahun terakhir petani Batang mulai banyak yang membudidayakan Pohon Gaharu.
“Pendampingan atau berbagi keahlian kepada para petani menjadi upaya Indonesia dalam memutus rantai ketergantungan kayu gaharu yang dipanen dari hutan,” kata pendamping sekaligus pegiat Gaharu asal Blitar Jawa Timur, Dewi Fortuna, saat ditemui di Desa Sempu, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Sabtu (13/11/2021).
Untuk menjaga kelestarian alam dari kepunahan, salah satunya solusi budidaya dengan metode rekayasa seperti menyuntik pohon dengan cara dibor kemudian diberikan serum untuk merangsang Pohon Gaharu menghasilkan getah.
Namun, lanjut dia, karena salah penanganan, ribuan tanaman bernama latin Aquilaria Malaccensis tersebut tidak banyak produktif sehingga potensi ekonominya kurang maksimal.
Setelah ada upaya pendampingan dari tim ahli dari luar daerah dengan metode yang benar selama 3 bulan, hasilnya mulai dapat dirasakan seperti kembalinya tanaman tersebut memiliki harapan untuk bisa dipanen.
“Seperti metode pendampingan budidaya Pohon Gaharu di Desa Sempu kecamatan Limpung, Batang. Para petani Batang setempat diberikan pelatihan cara penyuntikan Pohon Gaharu dengan serum atau vaksin yang dibuat sendiri, sehingga bisa menghemat biaya dari Rp300.000 hingga Rp1.000.000,00 untuk satu kali suntik,” jelasnya.
Saat ini hampir 5.000 pohon yang dibudidayakan sudah dalam kondisi tersuntik, dan harapan untuk bisa dipanen pun terbuka.
Dengan adanya metode yang benar dari hasil pelatihan sekaligus pendampingan membuka harapan petani untuk memanfaatkan potensi Kayu Gaharu tanpa melanggar hukum, termasuk kesempatan menghasilkan nilai tambah tanaman gaharu.
“Olahan Kayu Gaharu menjadi produk sangat bernilai jual tinggi seperti teh daun gaharu, kopi gaharu, sahun herbal gaharu, dupa, hiu dan parfum dari ekstrak kayu gaharu yang disuling,” terangnya.
Ia juga menjelaskan, pangsa pasar produk turunan Kayu Gaharu tersebut sangat terbuka baik pasar lokal Indonesia, Timur Tengah hingga sampai Eropa.
Sementara itu, petani Gaharu Desa Sempu kecamatan Limpung, Suprapti mengatakan, dengan kegagalan atau salah penanganan kemarin ada sekitar 90 Pohon Gaharu yang dimilikinya hanya teraisa 30 pohon yang masih hidup.
Hal itu menjadi pengalaman agar kedepana dalam merawat dan memilhara Pohon Gaharu harus ditangani para ahli dan profesional dibadang Pohon Gaharu.
Oleh karenanya, ia mengajak petani Gaharu di Kabupaten Batang untuk belajar bersama yang didampingi oleh pegiat Gaharu dari Kabupaten Blitar Jawa Timur yang sudah memiliki catatan sejarah sukses.
“Rencana kami berencana akan membentu kelompok tani yang dikuatkan dengan kelembagaan agar proses menghasilkan produk turunan kayu Gaharu bisa terwujud,” ungkapnya.
Diharapkan, ada keberpihakan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk mendukung petani Gaharu, karena hasil produksi turunan kayu gaharu nantinya akan ada mata rantai ekonomi yang dapat meningkatkan mensejahteraan masyarakat. *
PALANGKA RAYA – Meskipun di tengah situasi pandemi, masih banyak cara mempertahankan beragam warna seni dan budaya. Melalui teknologi pun bisa dimanfaatkan untuk menciptakan karya-karya terbaru maupun menciptakan kreatifitas meski di tempat terbatas atau dari rumah.
Demikian disampaikan Kepala UPT Taman Budaya Kalteng Suraji pada gelaran seni budaya di panggung pertunjukan terbuka UPT Taman Budaya Kalteng, Jalan Temanggung Tilung, Palangka Raya, pada Jumat (12//11/2021) malam lalu.
Suraji menyampaikan, dalam keadaan pandemi ini tentu tidak semua kegiatan seni budaya dapat bertemu langsung. Namun semua kegiatan masih dapat dilaksanakan, baik dengan luring dan daring.
“Ini sebagai upaya kreatif dan inovatif dalam mempertahankan seni budaya di tengah pandemi,” tambahnya.
Dengan adanya kegiatan seni budaya setidaknya menjadi momentum mewujudkan gotong royong aksi nyata saling menguatkan, dan saling mendukung antar pegiat seni budaya untuk bersama melawan Covid-19.
Saat ini pihaknya betul-betul fokus melakukan proses perlindungan, pembinaan dan pengembangan seni budaya dan kearifan lokal di Kalteng.
“Seperti 17 peserta kegiatan seni budaya ini, yang menampilkan beragam seni dari sejumlah daerah. Tentu ini adalah warna seni budaya yang mampu mewujudkan rasa kebersamaan,” ujarnya.
Adapun gelaran seni budaya yang digelar terbatas dengan protokol kesehatan ketat itu, dihadiri Sekretaris Dinas Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kota Palangka Raya, DPW KSBN Provinsi Kalteng, DPC KSBN Kota Palangka Raya, Dewan Kesenian Kota Palangka Raya, ketua dan pengurus sanggar, peguyupan dan komunitas di Kota Palangka Raya.
Acara diisi dengan kegiatan seni dan tari, seperti tari pedalaman, tari mandau, tari jaipongan serta musik etnik, musik kecapi dan karungut yang dibawakan sanggar, peguyuban dan komunitas. *
MAGETAN – (14/11/2021), Perum Perhutani melakukan rebranding wisata alam melalui peningkatan kualitas produk dan pelayanan, sesuai dengan program strategis Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mendorong brand image wisata yang dikelola Perhutani.
Direktur Utama Perum Perhutani Wahyu Kuncoro, mengungkapkan hal tersebut dilakukan untuk menangkap peluang pasca pandemi Covid-19, karena diperkirakan akan terjadi ledakan pengunjung (rebound) ekowisata sehingga perlu dimanfaatkan secara optimal.
Wahyu menerangkan dalam rebranding wisata alam Perhutani terdapat 5 kegiatan utama action plan, yakni, Penerapan Standar Pariwisata untuk meningkatkan kualitas produk, pengelolaan dan pelayanan meliputi Cleanliness Health Safety & Environment Sustainability (CHSE – Indonesia Care) Kemenparekraf, SNI Pengelolaan Pariwisata Alam, yang kedua digitalisasi melalui pengembangan Virtual Reality, payment gateway, dan integrasi Union E-ticketing Perhutani untuk memudahkan pemantauan kinerja secara real time melalui sistem dashboarding.
Berikutnya penambahan, perbaikan fasilitas untuk meningkatkan daya tarik wisata, kualitas aksesibilitas, dan daya saing, pengembangan Produk diversifikasi dan wisata minat khusus untuk meningkatkan customer experience, customer spending, dan revenue generator, serta product Identity Branding, mempromosikan brand wisata Perhutani melalui penempatan Logo and Brand Message pada berbagai media.
Untuk menanamkan pesan kepada para pelaku wisata Perhutani terkait rebranding wisata alam tersebut, Perum Perhutani menggelar acara bertajuk ‘BoD messages to frontliners’ yang disampaikan langsung oleh Board of Directors (BoD) kepada para pengelola hingga jajaran terdepan, dengan harapan dapat bersama-sama menyukseskan program ini.
Kegiatan dilaksanakan dengan safari bermotor/ touring pada 11-13 November 2021, dimulai dari acara pembukaan/ pelepasan di wisata Gunung Puntang Jawa Barat, menyusuri lintas Selatan Pulau Jawa menuju Pantai Menganti di Jawa Tengah dan berakhir di wisata Mojosemi Jawa Timur, dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 serta prosedur keamanan touring.
Safari bermotor diikuti oleh BoD Perum Perhutani, Kepala Divisi Perhutani Kantor Pusat, segenap Kepala Divisi Regional, segenap Administratur, dan peserta undangan lainnya, dengan diikuti 200 peserta.
Acara pembukaan dihadiri oleh Direktur Komersial Perhutani Ahmad Ibrahim, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Perhutani Kemal Sudiro beserta jajaran.
Ahmad Ibrahim menyampaikan pandemi Covid-19 telah mengubah lanskap industri pariwisata serta perilaku konsumen atau wisatawan yang telah menyesuaikan diri dengan kondisi new normal.
“Maka, para pelaku di industri pariwisata harus bisa segera beradaptasi dengan ‘era disrupsi’ yaitu era dimana terjadinya perubahan besar-besaran yang disebabkan oleh adanya inovasi yang mengubah sistem dan tatanan bisnis ke taraf yang lebih baru agar bisa bertahan dan bangkit.” Ungkap Ibrahim.
Rebranding wisata alam Perhutani dilaksanakan secara bertahap, untuk tahun 2021 terdapat dua lokasi wisata yaitu Wana Wisata (WW) Gunung Puntang dan WW Ranca Upas yang melaksanakan 5 action plan secara lengkap.
Lokasi wisata lain yang sudah mulai berproses melaksanakan rebranding wisata alam di Jawa Barat adalah Kawah Putih, Patuha Resort, Cikole Jayagiri, Curug Cilember, Curug Panjang, Galunggung, Karaha Bodas, serta di Jawa Timur Tanjung Papuma, Padusan, Kakek Bodo, Dlundung, Putuk Truno, Foresta Resort Tretes, Coban Rais, dan Coban Talun.
Ditargetkan pada tahun 2024 Sejumlah 100 lokasi wisata Perhutani dapat memenuhi Implementasi 5 action plan rebranding tersebut secara lengkap.
Yang cukup menggembirakan, kegiatan yang menggandeng Forest Rider Community (FRC) tersebut mendapat sambutan hangat dari Bupati Magetan DR. Suprawoto saat di Wana Wisata Alam Mojosemi Magetan, pada Sabtu (13/11).
Kami mendukung sekali program Perhutani dalam merefresing wisata alam, karena hutan telah memberikan banyak manfaat, dampak yang luar biasa terutama dalam hal, meningkatkan ekonomi masyarakat Magetan, kegiatan yang memihak kepada masyarakat tanpa merusak alam itu sangat penting dan perlu didukung.
Wisata itu merupakan kebutuhan atau kewajiban saat ini, sehingga dampak ini betul-betul dapat dipetik, bahwa hutan itu harus memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya sepakat dengan Perhutani yang telah merubah dan merebranding kembali wisatanya, bahwa untuk meningkatkan ekonominya tanpa harus merusak alam,” ujar Suprawoto.
Pada bagian lain Suprawoto juga merencanakan penanaman bersama Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat di lahan-lahan kosong, kegiatan tanamnya itu diaplikasikan melalui Peraturan Bupati (Perbub) Kabupaten Magetan No. 11 Tahun 2020 tentang “Gerakan Wajib Menanam Pohon”.
Dalam kegiatan tersebut dilakukan penanaman pohon secara simbolis dan penanaman tersebut segera dilaksanakan secara masiv di semua lahan yang masih kosong.
Magetan ini memiliki banyak potensi wana wisata untuk ditingkatkan kwalitasnya, dan Perhutani berterima kasih sekali kepada Pemerintah Kabupaten Magetan yang telah mensupport program kami khususnya wisata yang berbasis alam, selain wisata Pemkab juga mendukung kami dalam upaya merehabilitasi lahan, dan itu saya dengar sendiri dari pak Bupati sendiri bahwa dalam rangka memulihkan alam, dan meningkatkan ekonomi itu tidak harus merusak alam, itu program yang sangat bagus, kami yakin bahwa kita bisa bekerjasama dan berkolaborasi,” ujar Natalas Anis Direktur Operasional dan Perhutanan sosial.
Rencananya event ini merupakan agenda tahunan, dalam rangka membangun wana wisata Perhutani yang berbasis alam. (Kompers Divre/red)
SIDOARJO – Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro dalam menjalin soliditas bersama anggotanya, serta mendekatkan diri dengan masyarakat. Saat akhir pekan melakukan olahraga bersama, jalan sehat keluar mako untuk berinteraksi dengan warga.
Usai berolahraga bersama di lapangan Mapolresta Sidoarjo, Sabtu (13/11/2021) pagi, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, mengajak anggota Polri dan Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP) untuk jalan sehat bersama. Dengan rute melewati Jalan Raya Cemengkalang, Bundaran TPI ke arah Pagerwojo lalu terakhir ke tujuan Pasar Sono, Buduran.
Sambil berjalan dan menyapa warga memberikan himbauan agar tetap jaga jarak dan memakai masker, Kapolresta Sidoarjo bersama anggotanya membagikan masker juga membeli dagangan yang ditawarkan para pedagang di Pasar Sono, Buduran.
“Melalui olahraga bersama ini, selain untuk menjaga soliditas anggota juga menjaga imunitas tubuh kita agar sehat. Kemudian saat kami jalan sehat, menyapa masyarakat dan pedagang pasar dengan membantu membeli dagangannya, agar membangkitkan perekonomian imbas dampak adanya pandemi,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.
Masyarakat yang saat ini mulai beraktifitas kembali, para pedagang kaki lima maupun warung, diharapkan Kapolresta Sidoarjo untuk kembali bersemangat menjalankan usahanya. “Namun jangan lengah dan jangan abai bahwa pandemi masih ada. Tetap terapkan protokol kesehatan,” pesannya.
Sulastri, salah satu pedagang sayur yang dagangannya di beli anggota Polresta Sidoarjo mengaku senang. “Sempat kaget didatangi polisi, ternyata sedang olahraga berikan himbauan pakai masker dan membeli sayuran kami,” ujarnya. (Hum,Pol/Yl)
MALANG – Seorang petani menemukan mayat berjenis kelamin laki-laki, di sebuah pematang sawah yang berada di Desa Klampok Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Sabtu (13/11/2021) pagi.
Kapolsek Singosari Kompol Achmad Robial membenarkan penemuan mayat tersebut. “Mayat itu ditemukan di sebuah pematang sawah di Desa Klampok,” kata Achmad Robial saat dikonfirmasi awak media (13/11) siang.
Achmad Robial menjelaskan, penemuan mayat itu bermula saat seorang petani bernama Senan (63) hendak melihat sawah miliknya. Saat tiba di lokasi sawah miliknya, Senan berkeliling di sekitar sawah miliknya. Lalu ia melihat ada seseorang dengan posisi tengkurap, setelah didekati seseorang tersebut ternyata sudah tak bernyawa.
Senan pun berusaha mencari pertolongan namun waktu itu tidak ada orang. Tak lama kemudian datanglah Asmasri (55), dan Senan segera memberitahu kalau ia menemukan seorang mayat laki – laki yang lokasinya tidak jauh dari sawahnya. Selanjutnya laporan itu diteruskan ke Polsek Singosari. Setelah penyelidikan, polisi mengetahui mayat itu merupakan Ari Imam Santoso (52), warga Dusun Pasrepan RT. 03, RW. 03, Desa Purwoasri, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
Sebelum ditemukan tewas, kata Achmad Robial, keterangan dari keluarga menyebutkan korban memiliki riwayat sakit jantung. Menurut Achmad Robial, hasil pemeriksaan fisik jasad korban tidak ditemukan bekas luka atau penganiayaan.
“Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan, dan menurut keluarganya bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung,” terangnya. Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan outopsi, dan menerima kematian korban karena takdir.
“Jenazah korban telah kami serahkan kepada keluarga korban,” Tutupnya. (Dhw/robhin)
PROBOLINGGO – Dalam upaya untuk membentuk Herd Immunity bagi masyarakat yang berada di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, pelaksanaan vaksinasi terus dilaksanakan.
Seperti yang dilakukan oleh Tenaga Kesehatan (Nakes) Kecamatan Dringu, dengan didampingi oleh Anggota Koramil 0820/22 Dringu, Serda Supriadi, mereka melaksanakan vaksinasi di Desa Tamansari Kecamatan Dringu, Sabtu (13/11/21).
Pada saat pelaksanaan vaksinasi tersebut, banyak warga yang hadir baik yang masih remaja maupun lansia. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terkait vaksinasi sudah mulai ada di masyarakat Desa Tamansari
Pada kesempatan ini, anggota Koramil selain melaksanakan pendampingan, juga memberikan Edukasi tentang manfaat dari pelaksanaan vaksinasi. Selain itu pentingnya menjaga protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker agar terhindar dari penularan virus COVID-19.
Upaya pelaksanaan vaksinasi bagi tersebut, sangat diapresiasi oleh masyarakat karena saat ini masyarakat sudah mulai sadar akan arti pentingnya vaksinasi, dimana untuk membentuk Herd Immunity di dalam tubuh bagi setiap orang, sehingga minimal dapat mencegah penularan virus. (doko)
MALANG– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya mengajak PT Sumber Alfaria Trijaya atau biasa disebut Alfamart menyambut Hari Pahlawan dengan memberikan perhatian dan mengapresiasi para wartawan senior yang sudah tidak aktif dalam dunia kejurnalistikan.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, Cahyono mengatakan wartawan sebenarnya tidak mengenal pensiun. Hanya masa bakti di perusahaan media yang dibatasi oleh aturan. Selain itu Cahyono juga mengucapkan terima kasih atas perhatian Alfamart kepada para wartawan senior yang tergabung dalam PWI.
“Wartawan itu juga pahlawan tanpa tanda jasa. Mereka ini senior kami. Kami perlu banyak belajar ke para wartawan senior ini,” sambut Cahyono di Graha Malang post, Ruko WOW, Sawojajar, Jumat (12/11).
Menurut Cahyono, mempersembahkan bingkisan paket sembako ini hasil kerja sama PWI Malang Raya dengan Alfamart, yang diserahkan secara simbolis kepada tujuh perwakilan wartawan senior di Malang Raya.
“Hari ini kami menyerahkan secara simbolis, selanjutnya akan kami antar ke rumah masing-masing. Total ada sekitar 30 wartawan senior. Semoga bingkisan ini bisa bermanfaat bagi mereka dan keluarganya,” tegasnya.
Sementara itu, Corporate Communication Regional Manager PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart), M Faruq Asrori mengatakan, mempersembahkan paket bingkisan sembako ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) Alfamart melalui payung ‘Alfamart for All’. “Ini merupakan wujud kepedulian Alfamart kepada para wartawan senior. Pemberian paket bingkisan sembako ini juga merupakan program CSR (Corporate Social Responsibility) kami,” jelasnya
Faruq menjelaskan, selama ini Alfamart sudah banyak berkontribusi memalui program CSR-nya melalui enam pilar, yaitu Alfamart Care, Alfamart Smart, Alfamart Vaganza, Alfamart Sport, Alfamart UKM, dan Alfamart Clean dan Green.
“Seperti Alfamart Care, merupakan kepedulian Alfamart terhadap kesehatan dan kelayakan hidup masyarakat. Kemudian Alfamart Smart, peran Alfamart dalam pengembangan SDM Indonesia,” tandasnya.
Selain itu, lanjut Faruq, juga ada Alfamart Vaganza, bentuk kepedulian Alfamart dengan seni dan budaya, serta Alfamart Sport, peduli terhadap olahraga.
“Tidak hanya itu, kami juga punya Alfamart UKM, kepedulian Alfamart akan meningkatkan UKM. Dan juga ada Alfamart Clean & Green, bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” pungkasnya. (dhw/robhin)
JEMBER – Warga terdampak Banjir di Desa Semboro telah 3 hari rumah mereka terendam air luapan sungai. Banyak sumur penduduk yang tak lagi dapat menyediakan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Dalam situasi krisis air bersih ini, Polres Jember mengerahkan water canon untuk mengurangi masalah. Tak ayal kendaraan yang dapat memuat 7000 liter air diserbu warga Semboro begitu sampai di lokasi. Mereka rela antri untuk mendapatkan air bersih.
Hari Susanto salah satu warga semboro mengatakan sangat terbantu oleh kahadiran para pemangku kebijakan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Salah satu kepedulian yang nyata adalah mobil tangki polisi ini. Kami sangat terbantu dalam kebutuhan air bersih. Yang mengharukan juga, sekarang ini semua kompak. BPBD juga hadir memenuhi kebutuhan kami,” katanya ketika diwawancarai tim Humas Polres Jember, Rabu siang (12/11/2021) di Semboro.
Dirinya berharap para pemangku kebijakan dapat menyentuh seluruh warga, sekalipun medannya sulit dijangkau.
Operasi penyaluran air bersih dipimpin oleh Kanit Turjawali IPDA Sudarno. Desa Pondokjoyo Kecamatan Semboro, Dusun Songon dan Dusun Pondokrampal menjadi target hari ini.
“Sesuai intruksi Kapolres, dengan kapasitas tanki air 7000 liter ini kami laksanakan sesegera mungkin. Lumayan meski kapasitas segitu hanya cukup untuk 2 dusun di Desa Semboro. Kita akan lakukan setiap hari,” katanya.
Ipda Sudarno berharap keperdulian Polres Jember dalam hal memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak banjir akan mengurangi kesulitan dan menjaga ketenangan masyarakat. (tim)
MATARAM-Tersangka penembak polisi berinisial Bripka MN telah menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP). Keputusannya, polisi yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Polsek Wanasaba, Polres Lombok Timur (Lotim), itu dipecat tidak hormat.
Namun Bripka MN tidak terima dengan putusan tersebut. Dia telah mengajukan banding atas putusan sidang KKEP. ”Ya, tersangka lakukan banding atas putusan sidang etik,” kata Kabid Propam Polda NTB Kombes Pol Awan Hariono, Kamis (11/11).
Bidpropam Polda NTB menghargai upaya banding yang dilakukan. Karena itu haknya. ”Nanti tunggu hasil sidang bandingnya,” ujarnya.
Jika putusan Komisi Banding menguatkan hasil putusan sidang KKEP, proses pemecatan bakal dilakukan. Pemecatan akan dilakukan melalui mekanisme dan prosedur yang sudah ditetapkan. ”Kalau hasil banding sudah final baru kita akan lakukan proses pemecatannya,” kata dia.
Diketahui, Bripka MN terseret ke sidang KKEP atas tindakannya menembak rekannya sesama polisi Briptu HT. Peristiwa penembakan itu terjadi di rumah Briptu HT, kompleks Perumahan Griya Pesona Madani, Selong, Lotim, Senin (25/10) lalu. Akibat tembakan tersebut, polisi yang bertugas di Seksi Humas Polres Lotim meninggal dunia. Peluru senjata V2 Sabhara yang digunakan Bripka MN menembus bagian dadanya. Ada indikasi, Bripka MN menembak Briptu HT karena cemburu, sebab istrinya kerap berhubungan melalui telepon dengan HT.
Kabid Hukum Polda NTB Kombes Pol Abdul Azas Siagian menambahkan, komisi banding sudah dibentuk. Sidang tinggal dilaksanakan. ”Sidang banding sudah siap,” kata Azas. Komisi banding beranggotakan Bidang Hukum, Inspektorat, Bidang Propam, serta Biro SDM. Mereka nantinya bakal menguji permohonan banding dari Bripka MN. ”Kita kaji dari segi formil maupun materil,” kata dia. Dia memastikan, komisi banding akan mempertimbangkan secara objektif sesuai ketentuan yang ada. ”Pasti objektif sidangnya. Tidak subjektif,” tegasnya.
Selain menjalani sidang etik, Bripka MN juga terjerat pidana. Dia disangkakan pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Kini dia masih mendekam di sel tahanan Polres Lotim. Munculnya indikasi pembunuhan berencana berdasarkan fakta Bripka MN yang sengaja mengambil senjata api jenis V2 Sabhara. Senjata itu diambil secara diam-diam di Mapolsek Wanasaba. Dia mengambil senjata yang berisi peluru tajam, lalu bergegas ke rumah Briptu HT. Setibanya di sana langsung menembak Briptu HT yang baru selesai mandi. (dhw/robhin)