Home Blog Page 1620

Kapolresta Mojokerto: Terkait Berita Hoax, Cari Sumber dan Ahlinya

MOJOKERTO – Guna memantapkan dukungan Polri dalam penanganan Covid-19 dan penguatan penanganan konflik sosial, Kapolresta Mojokerto menginisiasi kegiatan rakyat dengan nama CANDIMAS atau Cangkruan Diskusi Kamtibmas bareng Tokoh Lintas Agama, Tokoh Masyarakat, Kades Se Kecamatan, Ketua perguruan Silat dan Forkopimka Gedeg di Balai Kecamatan Gedeg Mojokerto. Rabu (13/10/21) Malam Kamis.

Giat masyarakat yang dilaksanakan secara santai dan menerapkan prokes ini, Camat Amsar Azhari Siregar, S.H., M.M. menyampaikan suatu kehormatan bagi masyarakat Gedeg, yang mana bapak Kapolres, para tokoh lintas agama, kepala desa dan masyarakat gedeg sudah berkenan hadir dalam rangka cangkrukan diskusi kamtibmas guna memberikan kesempatan masyarakat untuk berdiskusi

“Terkait upaya penanganan kasus Covid-19 di wilayah gedeg, kami akan berupaya se maksimal mungkin sesuai dengan kebijakan Pemerintah pusat, yang sudah mendukung dalam penanganan Covid-19, dan memaksimalkan percepatan vaksinansi. semoga kedepan tujuan kita bersama dapat tercapai dengan lebih baik lagi,” Amsar Azhari Siregar

Sebagai bentuk penghormatan Kapolresta Mojokerto menyapa menyebut Tokoh Lintas Agama, Tokoh Masyarakat, Kades Se Kecamatan, Ketua perguruan Silat dan Forkopimka Gedeg dalam acara cangkruan se santai mungkin untuk berdiskusi terkait permasalahan Penanganan Vaksinasi yang ada di wilayah gedeg

Kades Kemantren Zaidi mengatakan dalam diskusi Terkait pencapaian Vaksin dosis 1 dan 2 adanya perbedaan data dengan data desa, kami yakin data desa kami sangat valid karena desa kami menggunakan kader PKK atau secara manual

Dalam kesempatan yang sama Kapolresta menjelaskan “Terkait perbedaan data agar kepala desa, bhabinsa, dan bhabinkamtibmas untuk memperbaiki data tersebut dengan berkoordinasi dengan pihak puskesamas atau petugas gugus tugas setempat, karena data yang ada di polres itu juga valid”,Jawab AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H.

Menyambung pertanyaan dari Ketua DMI Gedeg Ust. Muji’ “terkait Adanya berita Hoax bahayanya vaksinasi”, Kapolresta Mojokerto menghimbau, “Terkait berita Hoax bapak ibu sekalian harus pintar – pintar memilah dengan cara melihat berita harus jelas sumbernya dan kebenarannya, yang terpenting cari kebenarannya terhadap sumber terpercaya dan ahlinya” tutup AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H.,

Dalam kegiatan ini pemberian sarana kontak oleh Kapolresta Mojokerto kepada warga Kec Gedeg berupa Senter sorot, Senter Lantas, Rompi pengaturan lalu lintas, dan Borgol yang di terima oleh Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa secara simbolis.

Sebelum menutup kegiatan candimas ini, Kapolresta Mojokerto mengingatkan kepada warga Kecamatan Gedeg, “Mari kita melayani masyarakat dengan Iklhas dan benar di masa pandemi Covid-19, Jangan ada tindakan penyimpangan pada pejabat Publik, Saya berharap di saat situasi pandemi ini, kita semua bersama sama berbuat kebaikan dan dapat memberikan manfaat sesama umat.untuk menuju New Normal” Pungkas AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. (tim)

Camat Sukorambi, Pantau Vaksinasi Oleh PMI Yang Gandeng Pemdes Jubung

JEMBER – Upaya vaksinasi terus dilakukan semua pemangku kebijakan di Kabupaten Jember untuk mempercepat capaian vaksin 70 persen pada akhir tahun, namun hingga saat ini, target dari capaian tersebut masih jauh dari harapan, dimana capaian vaksinasi hingga saat ini masih dibawah 50 persen.

Dengan kenyataan tersebut PMI bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Jubung menggunakan kiat dengan menggelar vaksin di rumah warga, seperti yang digelar pada Kamis (14/10/2021) di Dusun Jubung Lor Desa Jubung Kecamatan Sukorambi Jember

Hasilnya, dengan menggelar vaksin di rumah warga, animo masyarakat lebih tinggi dibandingkan digelar di balai desa, dari 200 sasaran, jumlah peserta melonjak menjadi 400, sehingga petugas medis harus menambah dosis vaksin.

“Ini memang upaya kita untuk mendekatkan diri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dimana saat kegiatan vaksin beberapa waktu lalu digelar di balai desa, jumlah warga dari Dusun Jubung Lor tidak begitu banyak, makanya kita buat vaksinasi digelar di rumah warga, dan hasilnya cukup memuaskan,” ujar Kepala Desa Jubung Bhisma Pradana.

Bhisma menjelaskan, bahwa vaksinasi yang digelar ini merupakan kerjasama antara Pemdes Jubung dengan PMI Jember dan Dinkes, dimana beberapa waktu lalu pihaknya sempat mengajukan vaksin ke Dinkes namun stoknya habis, begitu ada dosis vaksin di PMI Jember, pihaknya langsung gerak cepat dengan mengajukan vaksinasi.

“Memang dulu kita pernah minta 1000 dosis untuk vaksin warga kami, namun persediaan di Dinkes waktu itu habis, dan hanya mendapat jatah 300, namun kemarin ketika ada dosis di PMI, langsung kami mengajukan untuk menggelar di desa kami,” jelas Bhisma

Selain itu, antusiasme warga dalam mengikuti vaksin yang digelar dirumah warga, selain mendekatkan pelayanan ke masyarakat, juga ada faktor lain yang mempengaruhi animo warga, salah satunya warga yang enggan meninggalkan rumah karena adanya pekerjaan.

Yulia Purnamasari selaku Camat Sukorambi yang ikut memantau langsung kegiatan vaksin dirumah warga tersebut mengapresiasi langkah yang sudah dilakukan Kades Jubung, menurut camat perempuan satu satunya di kabupaten Jember ini, terlebih mindset di masyarakat saat ini mau ikut vaksin kalau ada ajakan dan himbauan dari tokoh masyakarat di lingkungannya.

“Apa yang dilakukan kades Jubung ini bisa ditiru oleh kades yang lain, karena memang ajakan vaksin di desa, banyak warga yang enggan vaksin, namun ketika ada tokoh sekitarnya yang mengajak, mereka akan berbondong bondong, sehingga peran tokoh masyarakat juga sangat penting,” ujar Yulia.

Sementara E.A. Zaenal Marzuki, SH, MH selaku Ketua PMI Kabupaten Jember, dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa saat ini PMI Kabupaten Jember mendapat bantuan 5000 dosis vaksin Sinovac dari PMI Jatim.

Dan selama 1 minggu ini, pihaknya sudah melakukan vaksin ke beberapa lokasi di pedesaan dan pesantren, untuk membantu pemerintah daerah dalam mempercepat capaian vaksinasi, hingga saat ini, sedikitnya sudah mencapai 3000 dosis vaksin yang sudah disuntikkan ke warga.

“Alhamdulillah, dalam satu minggu ini sudah 4000 dosis yang sudah disuntikkan ke warga dari 5000 dosis yang kami terima dari PMI Jatim, saat ini tersisa 1000 dosis, dan dalam waktu dekat sudah habis, karena sudah ada beberapa titik yang,mengajukan vaksin lewat PMI,” pungkas Zaenal. (Sony)

Medco E&P SKK Migas Tandatangai Dokumen Kegiatan Rehabilitasi DAS

0

BARITO UTARA-PT.Medco E&P Indonesia(Medco E&P)terus mendukung pelestarian lingkungan hidup di wilayah kerja operasionalnya.Salah satu adalah merehabilitasi Daerah Aliran Sungai(DAS)di Kawasan Hutan Produksi Tetap(KHPT)di wilayah DAS Barito Sub DAS Tumbang Lahung,Permata Intan,Kabupaten Murung Raya,Kalimantan Tengah (Kalteng)dengan seluas 83 hektar.Kemudian di lokasi lain pada Kawasan Hutan Lindung Meranti Sungai Merah Sub Das Banyuasin, Sumatera Selatan(Sumsel) yang juga seluas 18,83 hektar.

VP Relations & Security Medco E&P Arif Rinaldi mengatakan,kegiatan rehabilitasi ini telah dilakukan oleh Medco E&P Blok Rimau dan Medco Energi Bangkanai Ltd bersama Satuan Kerja, Khusus Pelaksanaan Kegiatan Industri Hulu Migas(SKK Migas)di kedua wilayah kawasan hutan tersebut. 

Rehabilitasi DAS di wilayah operasional ini,dilakukan sebagai kewajiban dari Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan(IPPKH)yang diperoleh Medco E&P,dari Pemerintah Pusat,”ungkapnya.

“Masih lanjut Arif Rinaldi,Pemerintah telah menyatakan keberhasilan program ini dan selanjutnya,membuat berita acara keberhasilan tersebut serta tertuang dalam Dokumen serahterima,hasil program kegiatan rehabilitasi dan telah ditandatangani oleh senior VP onshore Asset Medco E&P,Imron Gazali. 

Oleh karena itu,Medco E&P bersama SKK Migas melakukan serah terima hasil kegiatan tersebut secara virtual kepada Direktorat Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai(DAS)dan Hutan Lindung(Ditjen PDASHL)Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan(KLHK), Selasa(12/10/21)pada hari yang lalu,”jelas Arif.

Menurut Arif Rinaldi, Perusahaan bekerjasama dengan pemerintah dalam rehabilitasi lahan,pekerjaan ini dapat terus dilanjutkan,karena yang sudah dilakukan terbukti dapat berjalan dengan baik,”harapnya. 

“Kami terlibat aktif dalam pelestarian lingkungan dengan menanam berbagai jenis tanaman diantaranya,meranti merah, pulai,tengkawang,nangka, durian,kemiri.Semoga kerjasama rehabilitasi ini bisa terus ditingkatkan,” kata Arif Rinaldi.  (SS).

Kapolres Lumajang Hadiri Peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-76 Secara Virtual

LUMAJANG – Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K.,M.Si. menghadiri upacara peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-76 tahun 2021.

Meski berjalan dengan sederhana, peringatan Hari Jadi Pemprov Jatim ke-76 secara virtu yang digelar di Pemkab Lumajang tersebut berjalan dengan penuh khidmat. Rabu (13/10/21).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke 76 tersebut, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Dalam kesempatan itu ia mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas pencapaian kemajuan yang diberikan kepada Pemerintah Jawa Timur.

“Pada hakekatnya merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa atas perjalanan sejarah yang penuh dinamika, dimana ketegaran sikap, kekuatan mental dan ketenangan dalam melangkah dalam situasi yang normal maupun sulit telah mengantarkan kita kepada segala kemajuan yang kita dapatkan hari ini,” ungkap Khofifah.

Menurutnya, kemajuan pembangunan yang sudah dicapai Jawa Timur saat ini, merupakan buah kerja keras dari kegigihan usaha dan doa masyarakat Jawa Timur secara keseluruhan, dalam menggerakan pembangungan di Jawa Timur. untuk itu Khofifah mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk terus berkontribusi dalam pembangunan.

“Marilah kita jadikan Provinsi Jawa Timur sebagai provinsi yang paling kondusif dan produktif. Saya mengajak masyarakat Jawa Timur, para milenal untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Khofifah memberikan apresisasi setinggi-tingginya kepada para atlet Jawa timur yang dengan gigih membela nama baik Jawa Timur dalam perhelatan PON XX Papua, Khofifah juga mengucapkan terima kasih kepada para Atlet Jawa Timur yang telah berhasil meraih prestasinya, dengan perolehan medali hingga saat ini sebanyak 97 emas, 79 perak, dan 70 perunggu, 8 Cabor diantara menjadi juara umum. Khofifah mengaku bangga dengan capaian Tim Panahan yang berhasil mempertahankan juara umum hingga 10 kali berturut-turut.

Ditemui usai acara tersebut, Kapolres menjelaskan berjalannya acara itu tak lepas dari adanya penerapan protokol kesehatan yang saat ini menjadi senjata ampuh memutus rantai pandemi Covid-19.

“Walaupun kita peringati secara sederhana, Protokol kesehatan tetap dilaksanakan. Sebab, itu cara ampuh menghadapi pandemi Covid-19,” ujar Eka.

Dirinya menambahkan, berkaitan dengan momentum Hari jadi Provinsi Jatim tahun ini, Eka berharap sinergitas antara Pemkab dan Polres Lumajang yang sebelumnya sudah terwujud dengan baik, bisa terus dipelihara dan ditingkatkan, terlebih dalam upaya penanggulangan Covid-19.

“Banyak sinergitas kegiatan yang telah kita lakukan, saya berharap sinergitas antara Polres dan Pemkab Lumajang dapat terpelihara baik dan ditingkatkan, terutama soal penanganan pandemi Covid-19 di Lumajang, ” bebernya.

“Ya seperti yang tadi disampaikan Ibu Khofifah, mari kita pertahankan situasi kondusif dan produktif di Jawa Timur, tentunya kita tidak bisa sendirian, kita harus bersinergi dengan semua elemen, baik elemen pemerintah maupun masyarakat harus bersatu, Sebab, sinergitas ini adalah kunci utama menciptakan suatu pembangunan yang berkemajuan, seperti tema hari ini Jawa Timur Bangkit,” tutup Eka.

Usai mengikuti upacara secara virtual, Kapolres Lumajang serta jajaran Forkopimda Kabupaten Lumajang menggelar prosesi potong tumpeng dan pemberian santunan kepada anak yatim di lobi Kantor Bupati Lumajang. (tim).

Polres dan URC Gojek Jember Bagikan Masker, Vitamin dan Penyemprotan Desinfektan pada Driver Gojek

JEMBER – Kabupaten Jember baru-baru ini naik pada level 3, Polres Jember dan URC Gojek Jember menggelar Aksi Penyemprotan Desinfecktan Kepada Driver Gejek Jember, hal tersebut untuk mengkampanyekan bahwa masyarakat Jember harus tetap tangguh dalam keadaan apapun. Kegiatan tersebut di kemas dalam acara “Sosialisasi Masyarakat Tangguh Bencana dan Aksi Pencegahan Penularan Covid-19” yang dilaksanakan pada Rabu siang (06/10/2021) di halaman Pujasera BP. Soedirman, Sumbersari, Jember.

Hadir pada kegiatan tersebut AKBP Arif Rachman Arifin, SIK., MH. Kapolres Jember, Perwakilan BPJS Tenaga Kerja Jember, Andi Sakti Jaya Ketua URC Gojek Jember, Charis Sakti Fitriadi Pembina URC Gojek Jember dan Mohamad Isriadi Sekretaris Jember SAE.

Perwakilan BPJS Tenaga Kerja Kabupaten Jember mengatakan, sebanyak 600 orang ojek online yang telah terdaftar, para ojek online akan mendapatkan hak-hak mereka ketika terjadi sesuatu pada saat beroprasi.

“Sudah merupakan tanggung jawab kami, dalam memberikan pelayanan maksimal pada seluruh anggota BPJS, khususnya kepada para anggota URC Gojek Jember ini berupa Jaminan Keselematan Kerja dan Jaminan Kematian,” katanya. Dirinya berharap pada kegiatan kali ini adalah bentuk keperdulian mereka dalam menjalankan tugasnya.

Andi Risqian Jaya, Ketua URC Gojek Jember dalam laporannya mengatakan, untuk kegiatan hari ini ada sebanyak 400 orang yang secara bergiliran dilakukan penyemprotan saat akan melaksanakan pekerjaannya yang sekaligus membagikan paket vitamin dan masker yang di support oleh Polres Jember.

“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan lancar, dari kemarin kita telah melaksanakan penyemprotan kepada para anggota URC Gojek Jember sebanyak 350 orang diver Gojek roda dua, agar supaya masyarakat merasa aman jika menggunakan ojek online,” ungkapnya.

Sementara itu, AKBP Arif Rachman Arifin SIK., MH. Kapolres Jember sangat mengapresiasi kegiatan URC Gojek Jember sebab dengan apa yang dilakukan oleh mereka membuktikan bahwa para pengemudi Gojek sangat perduli akan keselamatan penumpangnya bukan hanya dari kecelakaan melainkan dari penularan covid-19.

“Aksi semacam ini perlu dukungan dari semua pihak, keterlibatan mereka dalam rangka menekan laju penyebaran covid-19, saya rasa juga sebagai penggerak perekonomian di Kabupaten Jember dan teman-teman gojek lebih dekat dengan masyarakat secara langsung. Minimal ikut serta mensosialisasikan informasi positif kepada masyarakat. Agar masyarakat bisa patuh akan protokol kesehatan dan tidak terpengarun informasi yang tidak benar,” katanya.

Lalu dirinya berharap apa yang dilakukan URC gojek Jember ini adalah Tauladan bagi masyarakat Jember, Sebab tauladan baik adalah jalan menuju membangun masyarakat dalam berinteraksi sosial dengan nilai-nilai luhur di dalamnya, sekaligus hal ini merupakan syarat untuk membangun “trust” pada masyarakat secara keseluruhan untuk berbuat kebaikan. (tim)

Ditreskrimsus Polda Jatim Ungkap Jual Beli Satwa Dilindungi

SURABAYA – Unit I Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim, ungkap kasus dugaan tindak pidana Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (KSDAHE). Yang terjadi pada (05/10/2021) di dua lokasi yang berbeda, di Tulungagung dan Jember.

Sementara untuk yang di lokasi Tulungagung, terjadi di Dusun Sodo, RT 01/ RW 01, Desa Sodo, Kecamatan Pakel. Sedangkan pengungkapan yang di wilayah Jember. Terjadi di Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, dan di Dusun Krajan RT 08/ RW 07, Kelurahan Glagahwero, Kecamatan Kalisat.

Dari pengungkapan ini, Anggota Unit I Subdit IV Ditreskrimsus Polda Jatim. Berhasil mengamankan dua orang tersangka, VRW berusia 29 tahun dan SFSS berusia 25 tahun.

Kronologinya, pada hari Selasa tanggal 5 Oktober 2021, sekira pukul 19.30 WIB. Petugas unit I subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim. Mengamankan yang diduga pelaku inisial VRW.

“Penangkapan terduga pelaku ini dilakukan di rumahnya daerah Dusun Sodo RT 01/ RW 01, Desa Sodo, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung. Kemudian petugas melakukan pengembangan terhadap terduga pelaku yang sudah diamankan,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Rabu (13/10/2021).

Berdasarkan keterangan dari tersangka VRW, pada tanggal 6 Oktober 2021, sekira ukul 02.15 WIB. Petugas unit I subdit IV Tipidter, mengamankan terduga pelaku SFSS, di rumahnya di Dusun Kamal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, dan di Dusun Krajan II RT 08/ RW 07, Kelurahan Glagahwero, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember.

“Kedua tersangka diamankan, karena melanggar dasar hukum mengenai memperniagakan satwa dilindungi dalam keadaan hidup dan mati,” lanjut dia.

Sementara itu Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Oki Ahadian, menjelaskan, bahwa anggota mendapatkan informasi dan akurat, sehingga dilakukan penyelidikan dan mengerucut kepada satu orang tersangka VRW. Yang diamankan di Tulungagung, setelah mendapatkan bukti yang didapat, mengarah ke satu tersangka lain yang ada di wilayah Jember.

“Tim bergerak cepat dan akhirnya dilakukan penangkapan tersangka lain inisial SFSS. Yang diamankan di wilayah Jember. Setelah diamankan, kemudian diperdalam lagi. Dan diketahui kedua tersangka ini sering menjual hewan langkah dalam kondisi hidup maupun mati,” sambung dia.

Sedangkan untuk kedua tersangka, mereka ini sama – sama mencari dan membeli hewan langkah yang kemudian mereka jual lagi melalui media sosial.

“Sampai saat ini kami masih mendalami kasus tersebut yang diduga masih banyak jaringan mereka,” pungkasnya.

Dari pengungkapan ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti, dari tersangka VRW, satu unit HP, dua buku tabungan, dua ekor satwa Lutung Jawa dalam keadaan hidup, dua ekor Lutung Jawa dalam keadaan mati dan satu ekor Binturong dalam keadaan hidup, satu ekor burung Rangkong keadaan hidup dan Kemasan Bekas Pembungkus Pengiriman Satwa.

Sedangkan dari tangan tersangka SFS, polisi mengamankan barang bukti antara lain, dua unit HP, dua tabungan, enam ekor burung Rangkok anakan, satu ekor Binturong, satu ekor Landak, satu ekor Musang Rase, tiga kurungan besi dan empat keranjang buah plastik.

Kedua tersangka akan dikenakan Pasal 40 ayat (2) Jo Pasal 21 ayat (2) huruf a,b, dan d Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990, tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Ancaman pidana 5 tahun dan denda 100 juta.

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor: P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Nomor: P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 Tentang Jenis Tumbuhan Dan Satwa Yang Dilindungi. (tim)

Kapolda Jatim Terima Penghargaan Lencana Jer Basuki Mawa Beya

SURABAYA – Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Pejabat Utama Polda Jatim, mengikuti upacara dan tasyukuran peringatan Hari Jadi ke-76 Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pada Rabu (13/10/2021). Peringatan hari jadi tahun ini bertemakan ‘Jatim Bangkit’, diharapkan tahun ini Provinsi Jawa Timur dapat segera bangkit dari pandemi virus Covid-19.

Kegiatan diawali dengan prosesi upacara hari jadi Ke-76 Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dilanjutkan dengan penghormatan kepada Lambang Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta Lambang Penghargaan RI Samkarya Parasamya Purnakarya Nugraha.

Dalam rangkaian kegiatan upacara ini, sejumlah Tokoh mendapatkan penghargaan berupa lencana Jer Basuki Mawa Beya, dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yang dinilai telah berjasa membantu dalam penanganan pandemi Covid-19, maupun mengharumkan nama Jatim di kancah internasional.

Penganugerahan Tanda Kehormatan lencana Jer Basuki Mawa Beya tersebut, diantaranya diberikan kepada tiga Forkopimda Jatim, yakni Pangdam V Brawijaya – Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jatim – Irjen Pol Nico Afinta, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim – M. Dhofir.

Penghargaan lainnya diberikan kepada empat Kepala Daerah, yakni tiga Bupati dan 1 Walikota. Masing masing Walikota Surabaya – Eri Cahyadi, Bupati Tuban – Aditya Halindra Faridzky, Bupati Magetan – Suprawoto, dan Bupati Sumenep – Achmad Fauzi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, peran TNI Polri, dalam membantu penanganan Covid-19, telah mampu menjadikan Jatim selama sebulan ini berstatus Level 1 asessmen Kementerian Kesehatan. Bahkan, 32 Kabupaten Kota juga berhasil Level 1.

“Kami ingin menyampaikan terima kasih kepada Pak Pangdam izin, kepada Pak Kapolda izin, Terima kasih kami kepada Babinsa, Terima kasih kami kepada Bhabinkamtibmas, Terima kasih kami kepada Biddan desa, Terima kasih kami kepada Lurah dan Kepala Desa. Merekalah yang secara kontinyu, luar biasa melakukan tresing dan testing,” ujarnya.

Selain itu, Khofifah juga mengatakan. Petugas yang bekerja dilini paling bawah inilah yang menjadi penguat Level 1, dan yang bisa dipertahankan, baik di berbagai kabupaten kota maupun di tingkat provinsi Jawa Timur.

“Perkembangan yang baik ini tentu tidak dapat dilepaskan dari rahmat Allah subhanahu wa ta’ala dan kerja keras yang kita lakukan bersama-sama. Bersama-sama di mana sampai saat ini kita telah berhasil melakukan vaksinasi 13 juta dosis, dosis pertama, dan 8,7 juta dosis kedua,” ucapnya.

Selain penghargaan bagi Forkopimda dan sejumlah Kepala Daerah, Pemprov Jatim juga memberikan penghargaan kepada yang berjasa di bidang olahraga, yakni Khalimatus Sadiyah, atlet bulutangkis yang berhasil meraih medali emas pada paralympic games Tokyo 2021.

Lalu satu lencana lainnya, dianugerahkan kepada Titik Winarti. Pelaku usaha dibidang kerajinan tangan dari kain, namun seluruh pekerjanya adalah difabel. Bahkan sebagian pegawainya, mampu mandiri dan memiliki penghasilan sendiri.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan. Sinergitas Forkopimda Jatim sangat baik. Dalam kesempatan ini Kapolda juga menyampaikan sebuah pepatah, apa yang kau dapat hari ini karena kemarin, dan apa yang kau dapat nanti, karena hari ini.

“Sehingga apa yang kau dapat hari ini, itu adalah buah kerja sama yang sangat erat, itu adalah wujud lukisan dari perasaan kita, rasa persatuan, wujud dari pemikiran kita bersama – sama untuk mewujudkan Jawa Timur Bangkit, dan kita melaksanakan dengan bekerja seiring, seiya, sekata,” ujaranya Jenderal asli Suroboyo itu.

Usai upacara, kegiatan dilanjut dengan acara tasyakuran dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke–76 Provinsi Jawa Timur tahun 2021, yang diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu. (tim)

Balon Kades di Kabupaten Bondowoso, Ikuti Tes Tulis

BONDOWOSO —
Bakal Calon Kepala Desa di Kabupaten Bondowoso mengikuti Tes Tulis, rabu, 13 Oktober 2021.

Pelaksanaan tes tertulis untuk bakal calon kepala desa (balon kades) pada pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2021 di Kabupaten Bondowoso dilaksanakan di empat tempat yang diikuti oleh 171 desa di Kabupaten Bondowoso.

Empat tempat pelaksanaan tes tersebut yakni gedung Sabh bina 1, Sabha bina 2, Gor pelita dan SKB, pelaksanaan tes dimulai tepat pukul 08,00 WIB, sampai pukul 11,00 WIB, sesion kedua juga di tempat yang sama mulai pukul12,30WIB sampai pukul 15,30 WIB.

Kepala DPMD Kabupaten Bondowoso yang kerap di sapa Bunda Heriyah mengatakan, pelaksanaan tes tertulis Pilkades 2021 diikuti oleh sekitar 591 peserta dari 171 desa, dari hasil seleksi yang lulus adminitrasi, dari 600 bakal calon kepala desa se-Kabupaten , ada 9 bakal calon kades yang tidak lolos adninistrasi, papar Kadis DPMD.

Hal ini akan di lakukan dua tahap pada tanggal 13/10/2021 tahap pertama dan dua sesion sebanyak 301 peserta, dilanjutkan besok 14/10/2021, tahap dua juga dua sesion di tempat yang sama sebanyak 290 peserta, lanjutnya.

Untuk hari ini di SKB dapat kehormatan, dalam tes tulis bakal calon kepala desa karena di hadiri wakil DPRD Bondowoso dari komisi 4, Subangkit.

Kepada media, Subangkit, mengatakan jika tes tulis ini merupakan persyaratan dari bakal calon kepala desa setelah lulus adminitrasi, bisa jadi bakal calon kepala desa ini tidak lulus dalam tes tulis kalau nilainya kurang memuaskan, dalam hal lulus tidaknya bakal calon kepala desa ini semua yang menentukan PAN Kabupaten Bondowoso.

Dalam acara tes tulis hari ini berjalan dengan lancar sesuai protokol kesehatan.( ARI).

Kapolri Tekankan TNI-Polri Terus Bersinergi Wujudkan Target Vaksinasi

0

JAKARTA – Ketua MPR Bambang Soesatyo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kegiatan serbuan vaksinasi dan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Akabri 89 di Gedung Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (13/10/2021).

Dalam kegiatan yang masih dalam rangka HUT TNI ke-76 dengan tema ‘Pengabdian 33 Tahun TNI-Polri AKABRI 89’ itu, mereka juga menyempatkan secara langsung untuk menyapa Kodam V/Brawijaya dan Kodam VI/Mulawarman secara virtual.

Sigit menekankan, Indonesia sempat mengalami laju pertumbuhan Covid-19 yang cukup tinggi. Namun, kata Sigit, saat ini kasus aktif harian telah mengalami penurunan drastis berkat kerja keras dan soliditas penanganan Pandemi virus corona dari TNI, Polri, Pemda, Dinas kesehatan dan seluruh stakeholder.

“Alhamdulilah berkat kerja keras seluruh rekan-rekan semua khususnya TNI-Polri hari ini kasus harian kita sudah dibawah seribu dan ini berkat kerja keras dan soliditas TNI-Polri dan seluruh masyarakat yang tergabung dalam hal ini Dinkes, relawan dan seluruh rekan-rekan yang tergabung dalam menghadapi Pandemi Covid-19,” kata Sigit dalam tinjauannya.

Disisi lain, mantan Kapolda Banten ini juga memaparkan bahwa Indonesia telah melampaui 150 juta suntikan vaksinasi. Hal itu berdasarkan data yang disampaikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Namun, Ia berharap, akhir tahun nanti suntikan vaksin di Indonesia bisa mencapai angka 200-250 juta.

Sigit juga menyebut, berkat kerja keras dari seluruh pihak yang mendukung kebijakan Pemerintah, Indonesia menjadi peringkat pertama di Asia Tenggara dalam penanganan Covid-19. Namun, Sigit meminta, seluruh pihak terus melakukan upaya-upaya terkait akselerasi vaksinasi guna target dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dapat segera terwujud.

“Ada PR yang harus kami selesaikan bahwa memang untuk bisa mempertahankan dan mencapai terbentuknya kekebalan komunal sampai 70 persen mau tak mau kami harus melanjutkan akselerasi vaksinasi sebagaimana yang diharapkan Bapak Presiden untuk mencapai laju suntikan 2 juta dalam satu hari,” ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Selain itu, Sigit juga meminta kepada seluruh jajaran TNI-Polri untuk menyiapkan penanganan yang tepat bagi kontingen-kontingen perwakilan daerahnya setelah bertanding di PON ke-XX di Papua.

“Kita tahu beberapa hari lalu ada 86 orang terkonfirmasi positif. Dan ini tentunya mereka akan kembali ke wilayah masing-masing. Dalam kesempatan ini tolong terkait dengan SOP prokes yang saat ini telah kami laksanakan, tolong betul-betul dilakukan sehingga tidak terjadi munculnya klaster baru paska-PON di wilayah rekan-rekan semua,” ucap Sigit.

Menurut Sigit, setiap wilayah harus menyiapkan tahapan protokol kesehatan karantina dengan matang. Tujuannya, agar tidak terjadinya penyebaran virus corona yang berpotensi menimbulkan lonjakan kasus harian bertambah. Hal itu juga harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas masyarakat.

“Ini menjadi tantangan dan tugas bersama karena ada penurunan level yang disertai kelonggaran aktivitas masyarakat. Selalu diingatkan agar masyarakat menegakan aturan prokes secara kuat. Karena kalau tidak akan ada situasi dimana kalau kita abai angka Covid-19 naik. Oleh karena itu kita lanjutkan apa yang disampaikan Pak Presiden mengejar 2 juta vaksinasi dalam satu hari,” papar Sigit.

Oleh karena itu, Sigit tak lelah menyampaikan kepada jajarannya untuk tetap melakukan sosialiasi dan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya penerapan prokes guna mencegah pertumbuhan virus corona.

“Tetap ingatkan masyarakat prokes yang baik. Terima kasih telah memberikan bantuan ke masyarakat yang terdampak karena memang aturan penurunan level harus kita laksanakan secara bertahap. Terima kasih rekan dan senior yang tergabung dalam Altar 89 terus solid, terus sinergi, kita bersatu, kita berjuang, kita pasti menang,” tutur Sigit.

Dikesempatan yang sama, Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi sinergitas dan soliditas TNI-Polri yang telah bekerja keras membantu Pemerintah dalam mengawal penanganan Pandemi Covid-19.

“Bagaimana kita lihat dan saksikan bersama-sama, kita lihat sinergitas TNI-Polri yang makin solid. Dimotori oleh Altar 89, Akabri angkatan 89, kami liat sama-sama kerjasama yang sangat baik selama ini terbangun TNI-Polri. Itu berikan pesan ke kita semua bahwa kita tidak boleh biarkan kita sendirian hadapi masalah berat selama Pandemi. Kita bersyukur Covid-19 makin lama makin mereda, sekarang ini sudah landai,” kata Bamsoet.

Karenanya, Bamsoet berharap, soliditas dan sinergitas TNI-Polri bisa menjadi cerminan bagi masyarakat untuk terus mau membantu Pemerintah menghadapi Pandemi virus corona.

“Semoga soliditas TNI-Polri mendorong dan membuat kita semua terinspirasi tidak boleh berdiam diri bila melihat tetangga kita, saudara-saudara kita menghadapi masalah kesulitan akibat pandemi inilah nilai gotong royong yang diajarkan,” ujar Bamsoet. (tim)

Kapolres Pasuruan Ikuti Upacara Hari Jadi Provinsi Jawa Timur Ke-76 Tahun 2021

PASURUAN – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Timur Ke-76, Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si. bersama Kapolres Pasuruan Kota, dan Komandan Kodim 0819 Pasuruan serta Forkopimda Kabupaten Pasuruan turut diikuti juga Camat se-Kabupaten Pasuruan melaksanakan upacara di Pendopo Kabupaten Pasuruan.

Pelaksanaan upacara memperingati hari jadi provinsi jawa Timur ini digelar secara virtual oleh Gubernur Jatim dan diikuti oleh seluruh kecamatan se-Kabupaten Pasuruan pada Rabu, (13/10/2021).

Dalam kegiatan kali ini, Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan turut mengundang dan memberikan santunan paket bantuan kepada beberapa anak yatim yang ada di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengucapkan terimakasih atas kerjasama TNI-POLRI terutama para Nakes dalam pelaksanaan program vaksinasi kolaborasi serentak bagi masyarakat untuk mencegah dan menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Pasuruan. (tim)