LUMAJANG – Pemerintah Desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro Lumajang Jawa Timur menggelar Vaksinasi gratis untuk warga desa.
Gelaran vaksinasi kali ini dalam rangka akselerasi mendapatkan kekebalan atau menjaga imunitas tubuh bagi warga desa.
Pelaksanaan Vaksinasi ditempatkan di Balai Desa Sumbermujur, Senin (11/10/2021), menyasar 400 orang.
Antusiasme warga Desa Simbermujur sangat jelas terlihat, karena mereka memang dijadwalkan hari ini untuk mendapatkan vaksin.
Setelah mendaftarkan diri untuk mengikuti vaksin, mereka langsung dilayani untuk mendapat vaksin Astra Zeneca
Dalam pelaksanaannya, vaksinasi kali ini melibatkan tenaga vaksinator dari Puskesmas penanggal.
Sekdes Sumbermujur, Eko Supriyanto kepada media ini mengatakan bahwa program ini adalah program Pemerintah dalam rangka mempercepat vaksinasi.
“Pemerintah desa mendukung program vaksinasi demi akselerasi vaksinasi di Kabupaten Lumajang, selain itu dibutuhkan untuk syarat kepengurusan surat surat termasuk sebaai calon penerima BLT” ulas Sekdes Eko.
Dirinya tetap berharap kepada seluruh masyarakat Sumbermujur yang belum pernah mendapat vaksinasi covid-19 agar menggunakan kesempatan vaksinasi gratis ini.
Masyarakat diminta untuk tidak takut, tidak ragu dan sebisa mungkin mengajak keluarganya untuk segera vaksin, terutama bagi masyarakat dari usia 12 tahun hingga lansia.
Untuk itu seluruh lapisan masyarakat di Desa Sumbermujur bermaksud mendukung akselerasi vaksinas ini, dengan cara segera vaksin dan tetap menerapkan prokes 3M guna dapat mengendalikan angka penularan covid-19 di Desa Simbermujur.
PASURUAN – Dalam wujud bentuk apresiasi kepada anggota Polres Pasuruan yang berprestasi , Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si. memimpin apel sekaligus memberi penghargaan langsung kepada anggota Polres Pasuruan yang terpilih sebagai penerima penghargaan.
Apel pemberian penghargaan kepada anggota yg berprestasi ini digelar di Lapangan Sarja Arya Racana, Polres Pasuruan, Senin (11/10/2021), dan diikuti seluruh anggota Polres Pasuruan beserta para Kapolsek jajaran.
Berikut anggota Polres Pasuruan yang mendapatkan penghargaan :
Aiptu Soepriyono NRP 71020151 Jabatan Ps. Kaur Bin Ops SATPOLAIRUD Polres Pasuruan.
Aiptu Inong Ponco Wasono NRP 76060030 Jabatan Ps. Paur Subbag Bin Ops BAG OPS Polres Pasuruan.
Aipda Dwi Prasetya, S.H. NRP 85030860 Jabatan Ps. Paur Min BAG SDM Polres Pasuruan.
Aipda Jama’adi, S.Sos NRP 78081587 Jabatan Baur Paminal SI PROPAM Polres Pasuruan.
Brigadir Adi Sutiyo NRP 91060040 Jabatan Baur Paminal SI PROPAM Polres Pasuruan.
Brigadir Iwan Ari Kurniawan NRP 87120927 Jabatan Bamin SAT SAMAPTA Polres Pasuruan.
Aipda Dhany Eka Saputra NRP 78091087 Jabatan Ps. Kanit BINMAS Polsek Purwosari Polres Pasuruan.
Pemberian Reward / Penghargaan kepada anggota yg berprestasi ini dilaksanakan oleh Kesatuaan Polres Pasuruan melalui seleksi Wanjak / Dewan Kebijaksanaan dengan mengambil penilaian seleksi anggota dari dua faktor yaitu pertama penilaian Personal Integritas Kinerjanya dan yang kedua penilaian Spesific Skill Expert / keahlian keterampilan khusus yang dimiliki anggota kepolisian dalam bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat. (tim)
LUMAJANG – Perkumpulan Penggemar dan Pelestari Puter Seluruh Indonesia (P4SI) mengadakan bursa dan edukasi burung puter pelung di utara Trafic Light Sumberejo. Kegiatan tersebut diselenggarakan selama 2 hari pada Tanggal 9 dan 10 Oktober 2021.
“Kami bersama teman-teman peternak membawa produk ternakan mereka untuk memberikan edukasi seputar burung puter,” ujar Mahmud Fahrozi, Ketua Penyelenggara P4SI.
Mahmud menjelaskan bahwa masyarakat umum yang datang akan mendapatkan edukasi seputar burung puter seperti bagaimana kriteria kualitas suara hurung puter, cara breeding hingga seputar lomba burung puter. Ia juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin bergabung dalam komunitas P4SI Lumajang.
“Kita sosialisasikan kepada masyarakat umum bahwasanya puter pelung tidak mahal, kalau ada komitmen bergabung dengan komunitas ada diskon sampai dengan 50 persen selama bursa yang kita adakan 2 minggu sekali,” jelasnya.
Mahmud bersama komunitas berkomitmen memajukan perkembangan pecinta burung puter di Lumajang. Ia menerangkan bahwa dari komunitasnya tersebut memunculkan multiplier effect khususnya seperti meningkatnya pendapatan UKM pengrajin sangkar.
“Komitmen kita di komunitas mau memajukan puter pelung bagaimana sekiranya masyarakat mengenal lebih dekat, ketika banyak peminat maka akan banyak pengrajin sangkar yang akan mengorbitkan produk mereka,” ujarnya. (red).
LUMAJANG – Puluhan jenis hewan di lereng Gunung Semeru, mulai sulit ditemukan, terutama bagian tenggara, Desa Oro-oro Ombo Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.
Koordinator pelaku wisata Simbar Semeru Suhariyono, mengatakan, jenis-jenis hewan yang mulai sulit ditemukan itu di antaranya, burung Cucak Ijo, Cucak Ranti, Serindit, Trocok, Kutilang, Cucak Kopi, Prenci.
Kemudian ada Cemblek dan beberapa jenis burung lainnya. Selain ada elang jawa dan rangkok.
“Hewan yang juga mulai sulit ditemukan adalah ayam hutan, kijang, trenggiling dan lainnya,” tutur Suhariyono.
Itu sebabnya, perlu dilakukan pencegahan atas musnahnya habitat fauna di kawasan gunung Semeru. Bentuknya, aturan larangan berburu di seputar lereng gunung Semeru.
Tujuannya, agar warisan anak cucu nantinya tidak hanya mengenang gambar, tanpa melihat langsung hewannya.
“Bila keadaan hewan itu bisa dilestarikan tentu bisa dinikmati oleh para pengunjung wisata, selain menjaga warisan anak cucu kita,” terang Hariyono.
Harapan Hariyono tidak hanya fauna yang ingin diselamatkan, namun flora. Karena tidak sedikit jenis tanaman yang sering diburu salah satunya yaitu tanaman anggrek.
“Ada beberapa tanaman yang kedepannya harus dilestarikan salah satunya tanaman anggrek khas Semeru,” harap Hariyono.
Pencegahan untuk menjaga kelestarian alam yang kian hari terlihat semakin sedikitnya flora maupun fauna yang ada di daerahnya.
Larangan tersebut nantinya akan disinergikan dengan aturan keluarnya peraturan pemerintah desa Oro-oro Ombo terkait larangan memburu.
“Penguatan larangan itu akan disinergikan dengan peraturan Desa Oro-oro Ombo, sehingga bisa mempercepat penyelamatan hewan yang mulai punah,” ucap Suhariyono. (fendik)
SURABAYA,- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim. Sabtu (9/10/2021) siang, mendampingi Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi III DPR RI, di Kota Surabaya.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Adies Kadir menyampaikan apresiasi kepada Polda Jawa Timur, yang telah membantu Pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19.
Dibawa kepemimpinan Irjen Pol Nico Afinta, serta Polres jajaran polda jatim, termasuk Polrestabes surabaya. Penanganan Covid-19 cukup baik.
”Tahun lalu saya kesini dimasa Pandemi Covid-19, kami sangat kagum dibawah kepemimpinan Bapak Nico Afinta selaku Kapolda Jatim dan Kapolrestabes Surabaya Bapak Yusef, kami sangat kagum karena banyak perubahan dan pembenahan,” kata Adies Kadir, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, saat berkunjung di Polrestabes Surabaya, Sabtu (9/10/2021) siang.
“Kami di polrestabes juga memantau jalannya vaksinasi dosis pertama terhadap para tahanan,” sambung dia.
Adies menambahkan, penanganan Covid-19 yang dilakukan pihak kepolisian dalam hal ini jajaran Polda Jatim dengan memberikan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat bahkan kepada para tahanan sebagai wujud konkret dalam mendukung pemerintah terkait penanganan Covid-19.
“Pelayanan vaksinasi kepada masyarakat secara mobile. Disana tadi ada beberapa mobil dan Bus vaksinasi yang terus bergerak, sehingga masyarakat sangat terbantu serta mendapat kemudahan,” tambahnya.
Adies menyatakan, bahwa kunjungan kerja (reses) ke wilayah Daerah Pemilihannya (Dapil) selama lima hari ke depan.
”Kunjungan kerja (Reses) kami selama lima hari ke depan, untuk berkunjung ke Polda Jawa Timur juga dengan mitra kami yang lain seperti Kejaksaan, Pengadilan dan yang lainnya,” terang Sekertaris Fraksi Golkar di DPR RI ini.
Sebelum meninjau vaksinasi di Polrestabes Surabaya, rombongan sebelumnya berkunjung ke Polresta Sidoarjo. “Tadi sebelum kesini, kami terlebih dahulu berkunjung ke Polresta Sidoarjo,” lanjut dia.
Diketahui, dalam kunker reses kali ini, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir didampingi anggota Komisi III DPR RI lainnya yakni, Arteria Dahlan. (tim)
CIMAHI – Ada hal yang cukup mengundang simpati warga saat digelar kegiatan pembersihan sungai di Wilayah RW 05 dan RW 08 Kelurahan Cigugur tengah yang diinisiasi oleh Komunitas Zarambah serta Ketua FPRB, Minggu (10/10/2021
Pasalnya, Moonraker, Komunitas motor anak muda yang dikenal sebagai komunitas pembuat onar dijalanan itu, ikut serta bergabung dalam kegiatan bakti sosial membersihkan sampah disungai.
Nampaknya, Moonraker berkeinginan mengubah stigma yang kurang baik di masyarakat, bahkan ingin menunjukkan jati dirinya sebagai komunitas juga mempinyai kegiatan positif.
Seperti halnya pada kegiatan bakti sosial dalam rangka memperingati HUT TNI yang ke 76 dan Bulan Bakti Pengurangan Resiko Bencana kali ini, tampak anggota Moonraker bahu-membahu dengan komunitas lain membersihakan sungai.
Pengurus DPP Moonraker, Deli Juliawan Dewantoro mengatakan bahwa Moonraker juga sering membuat kegiatan positif.
“Pada kenyataannya, sudah banyak kegiatan positip yang sudah kami laksanakan, salah satunya seperti pada kegiatan kali ini,” ujar Deli.
Salah seorang warga masyarakat yang tidak mau disebutkan nama dan identitasnya mengaku takjub pada Komunitas Motor Moonraker itu.
“Saya sangat takjub ketika melihat komunitas Motor Moonraker ikut serta dalam melaksanakan kegiatan Bakti sosial seperti sekarang ini, semoga hal ini dapat menepis anggapan miring yang sering kita dengar tentang mereka,” ujarnya.
Biasanya, komunitas motor Moonraker ini sering melakukan keributan, tapi dengan ikut sertanya Komunitas Moonraker dalam acara ini, ia pun merasa bangga.
“Saya sangat bangga melihat kegiatan positif mereka, ” ungkapnya kepada wartawan.
Sementara salah seorang Pengurus DPP Moonraker yang juga Ketua FPRB Kelurahan Cugugur Tengah, Deli Juliawan Dewantoro menjelaskan bahwa kegiatan kali ini berkolaborasi dengan beberapa unsur.
“Kami berkolaborasi dengan anggota TNI/Polri, unsur masyarakat dan beberapa ormas. Kami dari Moonraker ingin bersinergi, bermanfaat bagi masyarakat serta merubah stigma masyarakat yang sebelumnya menganggap Moonraker selalu membuat keributan atau Gankster,” titur Deli.
Tapi hari ini Moonraker bisa membuktikan jika mereka bisa ikut berpartisipasi membantu masyarakat membersihkan sungai, bisa berfikir positif serta mengedepankan Solidaritas.
“Kami menyerukan kepada anggota Moonraker agar bisa juga bermamfaat bagi masyarakat serta mendukung Program Pemerintah tanpa menghilangkan Identitas atau Semboyan Kita (Moonraker) yakni : Tetap Wanian, tetap semangat juang, ONE FOR ALL, ALL FOR ONE, satu untuk semua dan semua untuk satu dalam artian bahwa kita mengoptimalkan darma dan karya kita untuk masyarakat, Nusa, Bangsa,Negara dan Agama.” Pungkas Pengurus DPP Moonraker, Deli Juliawan Dewantoro Kepada Wartawan. A.E.S
CIMAHI — Minggu (10/10/2021) Ada hal yang cukup menggelitik dan mengundang Simpati warga saat digelar kegiatan pembersihan sungai di Wilayah RW 05 dan RW 08 Kelurahan Cigugur tengah, (10/10/2021), komunitas motor anak muda Moonraker, berpartisipasi dalam kegiatan sosial pembersihan sungai di wilayah Kelurahan Cigugur Tengah khususnya RW 05 dan RW 08.
Kegiatan bakti sosial memperingati HUT TNI yang ke 76 dan Bulan Bakti Pengurangan Resiko Bencana, diinisiasi oleh Komunitas Zarambah serta Ketua FPRB yang juga pengurus DPP Moonraker Deli, Juliawan Dewantoro.
Moonraker ingin mengubah Stigma yang kurang baik bahwa Komunitas Moonraker selalu membuat onar dan pada kenyataannya sudah banyak kegiatan positip yang sudah dilaksanakan, termasuk juga pada kegiatan membersihkan Sungai di wilayah RW 05 dan RW 08 Kelurahan Cigugur tengah, tampak anggota Moonraker bahu-membahu dengan komunitas lain membersihakan sungai.
Beberapa warga mengapresiasi atas keikutsertaan Komunitas Moonraker, seperti yang di ungkapkan salah seorang warga masyarakat yang tidak mau disebutkan nama dan identitasnya,
” Saya sangat takjub ketika melihat komunitas Motor Moonraker ikut serta dalam melaksanakan kegiatan Bakti sosial seperti sekarang ini, semoga hal ini dapat menepis hal miring yang sering kita dengar jika komunitas motor Moonraker sering melakukan keributan, saya sangat Bangga dengan ikut sertanya Komunitas Moonraker dalam acara ini, Mantap.” Ungkapnya kepada Wartawan.
Sementara salah seorang Pengurus DPP Moonraker yang juga Ketua FPRB Kelurahan Cugugur Tengah, Deli Juliawan Dewantoro menjelaskan jika komunitasnya akan selalu aktip dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Disampaikan seperti yang sedang dilaksanakan saat ini, komunitasnya berpartisipasi dalam kegiatan membersihkan sungai dalam rangka HUT TNI yang ke 76 dan Bulan Bakti Pengurangan Resiko Bencana, kami berkolaborasi dengan beberapa unsur, diantaranya TNI/Polri, Unsur Masyarakat, beberapa ormas dan juga dari Moonraker,
Moonraker ingin bersinergi, bermanfaat bagi Masyarakat serta merubah Stigma Masyarakat yang sebelumnya menganggap Moonraker selalu membuat keributan atau Gankster tapi Hari ini Moonraker bisa membuktikan jika Moonraker bisa ikut berpartisipasi membantu masyarakat membersihkan sungai, bisa berfikir positif serta mengedepankan solidaritas.
“Kami menyerukan kepada anggota Moonraker agar bisa juga bermamfaat bagi masyarakat serta mendukung program pemerintah tanpa menghilangkan Identitas atau Semboyan Kita (Moonraker)Yakni : tetap wanian, tetap semangat juang,nONE FOR ALL, ALL FOR ONE, Satu untuk semua dan semua untuk satu dalam artian bahwa kita mengoptimalkan Darma dan Karya kita untuk Masyarakat, Nusa, Bangsa, Negara dan Agama.”Pungkas Pengurus DPP Moonraker,Deli Juliawan Dewantoro Kepada Wartawan.
CIMAHI – Komunitas peduli lingkungan tak kurang dari 15 komunitas, melakukan kegiatan membersihkan Selokan atau saluran air yang berada di wilayah RW 05 dan RW 08 Kelurahan Cigugur Tengah Kecamatan Cimahi Tengah, Sabtu (09/10/2021).
Giat Sosial dalam rangka HUT TNI ke 76 dan Bulan Bakti Penangulangan Resiko Becana tersebut diawali dengan upacara pembukaan yang dilaksanakan di Rusunawa Cigugur Tengah dengan mengusung tema “Bersama Rakyat TNI Kuat – Bersatu, Berjuang, Pasti Menang”
Dalam pantauan Awak media, para penggiat lingkungan membersihkan sampah di selokan. Hadir dikegiatan tersebut Kepala Dinas DPKP Kota Cimahi M.Nur, Lurah Cigugur Tengah, Rusli, serta utusan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Saat dimintai keterangan terkait kegiatan pembersihan selokan dan Saluran, M.Nur menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pegiat lingkingan.
“Saya sangat berterimakasih kepada Komunutas Zarambah dengan menginisiasi kegiatan ini dalam rangka HUT TNI yang ke 76 dan juga dalam pencegahan Bencana Alam,” ungkapnya.
Ia mengaku berbangga hati, karena kerja bakti ini diikuti oleh segenap elemen masyarakat yang ikut ambil bagian melakukan kegiatan sosial.
“Hal ini akan menumbuhkan sesuatu yang pernah hilang di Kota Cimahi ini, yakni sikap gotong royong. Semoga ini bisa menumbuhkan kembali sikap positif bagi Kota Cimahi, bagi lingkungan sekitar terutama untuk menghindari bahaya banjir” kata dia.
Tadinya terlihat banyak sampah yang dibuang ke sungai oleh masyarakat, hingga alirannya menjadi kotor penuh sampah. Pihaknya berharap dengan cara seperti ini masyarakat tergugah kesadarannya untuk tidak lagi membuang sampah ke Sungai.
M Nur mengajak semua warga untuk beesama-sama memelihara lingkungan terutama sungai, karena kalau sungai dipelihara akan menghasilkan manfaat, namun jika sungai tidak dipelihara, maka akan mengakibatkan bencana.
“Nah ini yang harus kita fahami bersama,oleh karena itu hari ini semua elemen masyarakat,mulai dari TNI, Polri, Pemerintah ,Ormas dan PKK, semua turun dalam rangka kegiatan Bakti sosial membersihkan sungai dari sampah. Mungkin itu saja. Saya sangat mengapresiasi Komunitas Zarambah sangat luarbiasa.” Terang Kepala Dinas DPKP Kota Cimahi M.Nur.
Dari unsur TNI juga mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Komunitas Zarambah dalam kegiatan Bakti sosial pembersihan Sungai tersebut.
“Cukup bangga kepada Komunitas Zarambah yang melakukan kegiatan sosial dalam rangka Hari TNI yang ke 76 dan Pengurangan Resiko Bencana” Ungkap Andri, dari unsur ABRI.
Sementara Pembina Komunitas Zarambah Kota Cimahi, Panji mengatakan bahwa dari dahulu TNI bersama Rakyat akan membentuk Negara Kuat. Kemudian, Bulan Bakti Pengurangan Resiko Bencana ini sebenarnya hasil obrolan pada waktu diskusi.
“Hal itu berwal dari kami sewaktu mengadakan diskusi di Kelurahan Cugugur Tengah, diawali permasalahan Cilember yang sering banjir diwaktu musim hujan, Akhirnya diinisiasi oleh FPRB Kelurahan Cigugur yang intinya harus diberskan Daerah atas dahulu yakni dI RW 05 ini.
“Sungainya kita bersihkan untuk mengurangi resiko bencana dan bersama TNI Polri.Ya, maka dilaksanakanlah kegiatan ini didukung oleh 15 Komunitas. Semoga sinergitas ini berjalan berkesinambungan.” Ungkap Panji lebih lanjut.
Pihaknya mengaku hanya menginisiasi kepada FPRB Kelurahan Cigugur Tengah untuk melakasanakan kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini dalam rangka HUT TNI ke 36 juga Bulan Bakti FPRB.
“Kegiatan hari ini didukung oleh 15 Komunitas diantaranya Tagana, Moonraker, FPRB PKK dan yang lainnya. Kami berharap masyarakat tidak membuang sampah ke sungai dan kami berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap minggu oleh masyarakat sekitar sungai yang dibersihkan hari ini, agar tidak terjadi banjir seperti tahun sebelumnya di daerah ini.”Ungkapnya.
Salah satu Komunitas yang ikut serta dalam kegiatan pembersihann sungai dari PAC LDI Cugugur tengah, Undang Sutisna juga menuturkan bahwa dirinya ikut diundang untuk mengikuti kegiatan bersih-bersih sungai dalam rangka HUT TNI yang ke 76 dan Bulan Bakti pengurangan resiko bencana.
“Ya sekitar 15 Komunitas ikut serta dalam kegiatan hari ini, Insya Allah ini pisitif sekali karena saat ini sudah mulai masuk musim penghujan. Sedangkan sungai-sungai sudah mulai dangkal dengan banyaknya sampah, dengan adanya kegiatan ini diharapkan sungai akan bersih dari sampah sehingga dapat menghindarkan bahaya banjir,” kata dia.
Kegiatan ini akan dilaksanakan secara berkesinambungan sesuai arahan dari Baoak Lurah Cigugur Tengah Dan Kepala Dinas DPKP..
Lurah Cigugur Tengah Rusli menyambut Positif terlakasananya kegiatan ini. Dirinya mengapresiasi dan menyambut baik atas adanya inisiasi giatan ini.
“Kebetulan dibulan ini sudah memasuki musim penghujan, dengan adanya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga kelurahan Cigugur tengah, khususnya wilayah RW 05 dan RW 08 karena di wilayah ini merupakan titik pusat akhir banjir,” kata dia.
Saat melaksanakan kegiatan terlihat banyak sekali sampah, artinya kesadaran masyarakat yang masih harus diingatkan.
“Dengan dilaksanakannya kegiatan hari ini kami berkomunikasi lagi dengan masyarakat wilayah yakni RT dan RW agar tidak membuang sampah sembarangan apalagi ke sungai. Dan kami berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan secara berkesinambungan, sebab jika dilaksanakan sekali saja kesadaran masyarakat tidak akan tumbuh.
“Untuk masyarakat kami menghimbau agar menjaga sungai dan jangan membuang sampah ke sungai. Disamping itu agar secara rutin melaksanakan pembersihan Sungai.” Pungkas Lurah Cigugur Tengah Rusli kepada Wartawan.
MATARAM – NTB Menjelang perhelatan event world superbike (WSBK) pada bulan November mendatang dan event MotoGP pada bulan Maret tahun 2022, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah sangat optimis kedua events berskala internasional tersebut, akan menjadi tonggak kebangkitan Ekonomi dan Pariwisata Nasional usai dilanda pandemi covid-19.
Demikian disampaikan Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul itu, dalam dialog Dengan CNN.COM Dan Berbagai Media, Sabtu 9 Oktober 2021, di Jakarta.
Bang Zul mengatakan, kesiapan seluruh infrastruktur untuk menyatukan event WSBK dan MotoGP di Sirkuit Mandalika hampir semua sudah rampung 100%. Mulai dari Bandara, Jalan Baypass dari Bandara ke Sirkuit Mandalika sepanjang 17 km lebih, Pelabuhan, Rumah Sakit Mandalika, Hotel-hotel dan Home Stay sebagai tempat penginapan, semua sudah siap menyambut kedatangan para penonton dari seluruh penjuru tanah air.
Sebagai event perdana di Indonesia, euforia masyarakat menyambut event WSBK dan MotoGP ini memang luar bisa tinggi. Sehingga ada kekhawatiran akan keberadaan Hotel-hotel dan Home Stay di NTB tidak mampu menampung jumlah pengunjung yang besar. Namun, pelaksanaan event di masa pandemi covid-19 saat ini, tentu jumlah penonton tidak seperti keadaan normal, yang sampai ratusan ribu. Di masa pandemi ini jumlah penonton tidak sebanyak itu. Selain itu juga akan diberlakukan protokol kesehatan yang ketat, setiap penonton akan dilakukan rapid antigen, sebagai upaya memastikan event ini tidak menjadi sumber penularan baru Covid-19.
Pemerintah Provinsi NTB menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian pemerintah pusat yang luar biasa bagi NTB. Sehingga pembangunan seluruh infrastruktur pendukung Sirkuit Mandalika berjalan cepat, lancar dan dapat dituntaskan sesuai target.
“Mohon do’a dari seluruh masyarakat Indonesia, semoga event WSBK dan MotoGP ini dapat berjalan lancar dan sukses,” tutupnya”. (dilansir dari CNN.com/dhw-robhin)
KEDIRI — Satu lagi obyek wisata keluarga segera dilaunching, yakni wisata “Panorama Lembah Krepyak” yang berada di desa Langenharjo kecamatan Plemahan, Kediri.
Menurut kepala desa Langenharjo, Drs Slamet Suyono, obyek wisata yang saat ini sudah hampir 90 persen selesai pengerjaannya ini, diharapkan dapat menyerap tenaga yang ada di dekat lokasi tersebut, juga memberikan peluang kepada warga yang mau berusaha.
Dilihat dari lokasinya, sangat potensi untuk dikembangkan, mengingat didalamnya ada pertemuan dua sungai yang mengalir, sehingga dibentuklah sebuah kolam pemandian yang cukup baik dan menarik, terutama dari alamnya, kolam Dewi Langen yang ada didalam obyek wisata tersebut, merupakan sarana pendukung wisata yang utama.
Pengembangan wisata tersebut diharapkan pula sebagai ekowisata yang dapat dikunjungi secara umum, akan tetapi juga dapat untuk melakukan study lapang baik bagi pelajar maupun mahasiswa.
“Saya berharap dengan dibukanya obyek wisata tersebut, dapat tercipta lapangan kerja baru, dan meningkatkan pendapatan warga, sekitar,” Ujar Slamet Suyono.
Dalam pekerjaan wisata tersebut terbentuk panitia, Imam Mudhori selaku ketua TPK, Ali.M, sebagai ketua tim pariwisata, dan Abdul Khanan sebagai pelaksana.
Yang menarik, dengan adanya “Sumber Pethuk” atau pertemuan dua sumber, dipercaya oleh beberapa kalangan, dapat mengabadikan pasangan muda mudi yang hendak menikah, diyakini pula bagi pasangan yang mandi di kolam tersebut tidak akan terpisahkan sampai ajal menjemput.
Abdul khanan, selaku pelaksana menyampaikan jika pembangunan obyek wisata tersebut telah melalui beberapa kajian, dan mengedepankan bahan bahan lokal atau bahan baku dari alam sekitar, sehingga kelihatan asri dan alami.
Sementara saat ini pengerjaan wisata tersebut dikebut, dan rencana di launching akhir bulan Nopember mendatang. ( Maksum).