Home Blog Page 1625

Kejar PPKM Level 1, Bupati Hendy Genjot Vaksinasi

0

JAKARTA – Kunjungan kerja Bupati Jember Hendy Siswanto ke Kantor Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Republik Indonesia di Jakarta, Jumat sore (08/10/2021) rupanya membawa misi terkait penyediaan vaksin Covid 19 untuk warga Jember.

Hal ini berkaitan dengan situasi PPKM Jember dari Level 1 yang tiba-tiba kembali masuk Level 3 beberapa hari lalu. Peraturan pemerintah terbaru memang menyatakan bahwa daerah yang masuk Level 1 minimal harus mencapai target 50 % dari jumlah warga yang tuntas divaksin. Sementara Jember sampai berita ini ditulis baru di angka kurang dari 30 %.

Disambut langsung oleh Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Bupati Hendy langsung berkoordinasi terkait situasi yang terjadi di Jember, terutama kendala dan hal-hal yang berkaitan dengan ketersediaan vaksin.

Hal ini langsung direspon positif oleh Menko Marvest RI Luhut BP yang langsung berkoordinasi dengan Kemenkes RI guna segera menyediakan 500ribu vaksin dosis 1 untuk mempercepat pencapaian target vaksinisasi warga agar kembali masuk PPKM Level 1.

“Alhamdulillah laporan kami terkait kondisi dan situasi pandemi di Jember langsung mendapat respon dari Bapak Menko Marvest,” ungkap Bupati Hendy yang juga menyampaikan dalam laporannya terkait tingginya tingkat kesadaran dan kepatuhan masyarakat Jember atas Prokes 5M selama PPKM Jawa Bali berlangsung.

“Selain penanganan Covid 19, kami juga sempat membahas banyak hal termasuk masalah ekonomi dan investasi di Jember,” kata Bupati Hendy yang rencananya berada di Jakarta sampai hari Minggu besok untuk menyelesaikan agenda-agenda koordinasi dengan kementerian dan stakeholder pusat.(son)

Vaksinasi, PMI Blusukan ke Daerah Pinggiran
Masyarakat Antusias, Tim Vaksinator Tambah Bersemangat

PMI JEMBER – Tim Vaksinator PMI menyasar daerah pinggiran dalam menjalankan program sentra vaksinasi PMI kemarin (8/9). Ternyata antusiasme warga daerah pinggiran untuk vaksinasi cukup tinggi di Desa Pondokdalem Kecamatan Semboro, Desa Rowoasri Kecamatan Sumberjambe dan Desa Sukorejo Kecamatan Bangsalsari. Kegiatan Vaksinasi yag dilakukan PMI kerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember.

Sentra vaksinasi PMI yang dilaksanakan tim vaksinator PMI Kabupaten Jember dengan sasaran 1.400 orang di pinggiran. Menggunakan vaksin sinovac untuk dosis pertama dan dosis kedua. “Alhamdulillah, vaksinasi yang dilaksanakan PMI di tiga lokasi berjalan lancar dan masyarakat dipinggiran ternyata antusias untuk vaksin,’ kata drg Ayu Dwi Anggraeni, Penanggungjawab tim vaksinator sentra vaksinasi PMI Jember.

Dokter Ayu, sapaan karibnya, yakin kesadaran masyarakat untuk vaksinasi yang meningkat akan mempercepat menciptakan herd immunity COVID-19. “Kesadaran masyarakat untuk vaksin yang besar seperti ini akan mempercepat herd immunity COVID-19,” ungkap kepala klinik pratama PMI Kabupaten Jember yang bermarkas di Jl Brawijaya Desa Jubung Kecamatan Sukorambi tersebut.

Dia menjelaskan di tiga lokasi vaksinasi, PMI Kabupaten Jember mengerahkan 13 tim vaksinator yang dibantu tenaga kesehatan dari dinkes yang bertugas puskesmas setempat. “Ini program sentra vaksinasi PMI yang kerja sama dengan dinas kesehatan,” imbuh perempuan cantik asal Desa Seruni Kecamatan Jenggawah tersebut.

Melihat antusiasme warha untuk vaksinasi, sambungnya, tim vaksinator PMI juga makin tambah semangat. Sebab, prosentase warga Jember yang sudah vaksin masih rendah. “Informasi yag kami terima masih 26 persen, harapannya segera sampai 50 persen agar statusnya yang kini level 3 turun menjadi level 1,” imbuhnya.

Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH menjelaskan bahwa program Sentra Vaksinasi PMI merupakan program PMI pusat. “Ada sejumlah PMI yang diberi kepercayaan oleh PMI Pusat untuk menjalankan program sentra vaksinasi PMI, salah satunya PMI Kabupaten Jember,” terangnya.

Dia menjelaskan, bahwa PMI Kabupaten Jember sejak muncul pandemic COVID-19 sangat proaktifdalam upaya penanganan COVID-19.”Sejak awal PMI Jember proaktif dalam upaya pencegahan sampai penengan COVID-19, termasuk pegantaran jenazah sampai memporoduksi plasma konvalesen, kini ganti menyelenggarakan vaksinasi sendiri,” terangnya.

Sebelumnya, PMI hanya mensuport kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan lembaga lain.kini PMI menyelanggaran vaksinasi sendiri. “Kami harap masyarakat berbondong-bondong ke sentra vaksinasi agar pandemi COVID-19 segera berakhir dan kehidupan kembali normal lagi,”pungkasnya. (Son)

Kapolres Cek Penerapan Aplikasi Pedulilindungi di Wilayah Bangkalan

BANGKALAN – Kabupaten Bangkalan terus berupaya untuk menekan angka laju penyebaran covid-19 dengan menerapkan aplikasi Pedulilindungi di wilayah Mapolres Bangkalan dan pusat perbelanjaan di kabupaten berjuluk kota dzikir dan sholawat. Seperti yang terlihat pada hari ini, Kamis (07/10/2021) di Mapolres Bangkalan seluruh personil Polres Bangkalan harus ‘login’ ke aplikasi Pedulilindungi sebelum masuk Mako.

Tak hanya untuk personil, masyarakat yang ingin mengurus pelayanan seperti di SIM, SKCK dan SPKT harus menggunakan Qr-code Pedulilindungi untuk bisa berada di wilayah Mapolres Bangkalan. Hal ini dilakukan bukan tanpa sebab, melainkan untuk mencegah penyebaran virus corona dan meminta masyarakat untuk melakukan vaksin bagi yang belum divaksin hingga detik ini.

Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino, S.I.K. menjelaskan jika penggunaan Aplikasi Pedulilindungi tak hanya digunakan di Polres Bangkalan, tapi juga di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Madura, yakni Bangkalan Plaza. Penggunaan Pedulilindungi untuk masyarakat yang ingin berbelanja di Bangkalan Plaza merupakan bentuk dari antisipasi pencegahan penularan covid-19.

Orang nomor satu di Mapolres Bangkalan ini menegaskan jika aplikasi Pedulilindungi memiliki banyak manfaat seperti di pusat perbelanjaan, moda transportasi umum, dan sejumlah perkantoran kini telah menerapkan penggunaan Pedulilindungi untuk mencegah terjadinya lonjakan virus corona. “Saya mengajak seluruh masyarakat kabupaten Bangkalan untuk mengunduh aplikasi Pedulilindungi di IoS dan Playstore karena aplikasi Pedulilindungi ini memiliki manfaat yang sangat banyak. Saat ini, Pedulilindungi telah dipakai di hampir seluruh instansi pemerintahan serta pusat perbelanjaan untuk mengurangi penyebaran wabah pandemi corona,” terang AKBP Alith.

Selain itu, dengan pemberlakuan Pedulilindungi bisa memantau kapasitas apakah menimbulkan kerumunan atau tidak. “Pedulilindungi memiliki fasilitas untuk memantau jumlah keterisian suatu tempat dan dari situ kita bisa mengecek apakah tempat tersebut sudah full atau tidak,” lanjut AKBP Alith. Pedulilindungi ini juga bisa memantau apakah status kita sudah divaksin atau belum. Oleh karena itu, AKBP Alith pun menghimbau masyarakat untuk tetap berperan serta mensukseskan program vaksinasi di kabupaten Bangkalan agar herd immunity segera tercapai.

“Aplikasi Pedulilindungi bisa mengecek status kita apakah sudah divaksin atau belum. Oleh karena itu, saya tidak jemu-jemunya memberikan himbauan dan juga edukasi kepada masyarakat yang mungkin masih takut akan vaksin. Jangan khawatir, vaksinasi covid-19 aman dan halal. Dengan divaksin dan mengunduh aplikasi Pedulilindungi, maka masyarakat kabupaten Bangkalan bisa melakukan aktivitasnya dengan tetap memperhatikan dan mengutamakan protokol kesehatan di mana saja,” tutup perwira berpangkat melati dua di pundak tersebut. (tim)

Vaksinasi Door To Door Untuk Lansia dengan Gunakan Motor Vaksin Keliling

MOJOKERTO – Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. didampingi pejabat utama dan vaksinator menggunakan motor vaksin keliling dalam rangka melaksanakan Vaksin Door To Door kepada 32 lansia di Kota Mojokerto sekaligus memberikan bantuan sosial berupa paket Sembako dan Vitamin serta obat-obatan. Jumat(08/10/21) Sore.

Kegiatan yang Dipimpin langsung Perwira lulusan Akpol 2001 ini menjelaskan, “vaksinasi lansia hingga kini masif dilaksanakan di wilayah aglomerasi yang levelnya turun ke level 3 berdasarkan hasil akhir anev Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves)”, Ucap Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H.

Sementara, Kota Mojokerto masuk dalam aglomerasi Surabaya Raya. “Termasuk capaian vaksinasi lansia yang masih rendah. Dan kita targetkan dengan banyaknya kendala dari masyarakat yang lanjut usia tapi harus tetap mengikuti vaksin,” Tambah Rofiq.

Vaksin Keliling secara door to door ini, tak lain untuk mengatasi permasalahan atau kendala-kendala yang menyebabkan sejumlah lansia divaksinasi. Problem tersebut diantaranya, kesulitan transportasi, informasi yang tidak detail terkait vaksinasi sampai ke masyarakat, hingga lokasi tempat tinggal warga yang jauh dari pusat-pusat kegiatan vaksinasi.

“Kita hadir disitu, menggunakan Motor Vaksin Bersama Vaksinator Secara door to door melayani vaksin tahap pertama dan kedua. Supaya bisa segera cepat capaian vaksinasi. Khusus untuk wilayah Mojokerto Kota capaian vaksin lebih dari 58 persen. Target harus 70 persen,” Tutup Kapolresta.

Sementara itu Kasi Humas Polresta Mojokerto Menambahkan, “hari ini Polresta Mojokerto melaksanakan Vaksin Door To Door dengan sasaran lansia, sebanyak 32 lansia yang kita berikan vaksin dari rumah ke rumah sekaligus memberikan bantuan sosial berupa paket Sembako dan Vitamin serta obat-obatan” Terang Kasi Humas IPDA M.K Umam, S.E

Berikut Data 32 Lansia Penerima Vaksinasi :

  1. Karni, 68 Th, Kel. Gunung Gedangan, Kec. Magersari Kota Mojokerto
  2. Poniti, 66 Th, Kel. Gunung Gedangan, Kec. Magersari Kota Mojokerto
  3. Sikah, 63 Th, Kel. Meri, Kec. Kranggan Kota Mojokerto
  4. Kasri, 62 Th, Kel. Gunung Gedangan, Kec. Magersari Kota Mojokerto
  5. Suparlik, 57 Th, Kel. Meri, Kec. Kranggan Kota Mojokerto
  6. Kusni, 56 Th, Kel. Meri, Kec. Kranggan Kota Mojokerto
  7. Koirul, 53 Th, Kel. Gunung Gedangan, Kec. Magersari Kota Mojokerto
  8. Sukiati, 52 Th, Kel. Meri, Kec. Kranggan Kota Mojokerto
  9. Subekti, 53 Th, Kel. Meri, Kec. Kranggan Kota Mojokerto
  10. Mokhamad Suwanan, 50 Th, Kel. Gunung Gedangan, Kec. Magersari Kota Mojokerto
  11. Slamet, Kel. Gunung Gedangan, Kec. Magersari Kota Mojokerto
  12. Anang Hariwantoro, Kel. Meri, Kec. Kranggan Kota Mojokerto
  13. Anifah, Kel. Gayaman, Kec. Mojoanyar Kabupaten Mojokerto
  14. Ulfah,Kel. Meri, Kec. Kranggan Kota Mojokerto
  15. Yayuk,Kel. Gunung Gedangan, Kec. Magersari Kota Mojokerto
  16. Yati, Kel. Gunung Gedangan, Kec. Magersari Kota Mojokerto
  17. Juli Mulipah, Kel. Gunung Gedangan, Kec. Magersari Kota Mojokerto
  18. Sanik, Kel. Meri, Kec. Kranggan Kota Mojokerto
  19. Sudartik, Kel. Gunung Gedangan, Kec. Magersari Kota Mojokerto
  20. Moch. Yunus, Kel. Gunung Gedangan, Kec. Magersari Kota Mojokerto
  21. Diah Jama Wijayanti,Kel. Meri, Kec. Kranggan Kota Mojokerto
  22. Nurhayati, Kel. Meri, Kec. Kranggan Kota Mojokerto
  23. Taminem, Kel. Meri, Kec. Kranggan Kota Mojokerto
  24. Heri Siswanto, Kel. Meri, Kec. Kranggan Kota Mojokerto
  25. Sri Lestari, Kel. Gunung Gedangan, Kec. Magersari Kota Mojokerto
  26. Rudi Hartanto, Kel. Gunung Gedangan, Kec. Magersari Kota Mojokerto
  27. Setiana Purwandhini, Kel. Kranggan, Kec. Kranggan Kota Mojokerto
  28. Wulanti Feriyani, Kel. Magersari, Kec. Magersari Kota Mojokerto
  29. Dwi Winarti, Kel. Gunung Gedangan, Kec. Magersari Kota Mojokerto
  30. Danik Ika Ningsih, Kel. Gunung Gedangan, Kec. Magersari Kota Mojokerto
  31. Jumaroh, Kel. Meri, Kec. Kranggan Kota Mojokerto
  32. Francis Yonga B, Kel. Meri, Kec. Kranggan Kota Mojokerto. (tim)

Kapolda Jatim Hadiri Opening Ceremony Jatim Fair dan Launching Logo 76 Tahun

SURABAYA – Forkopimda Jawa Timur hadiri opening ceremony “Jatim Fair Hybrid Online dan Offline” 2021, pada Jum’at (8/10/2021) di Grand City Surabaya, yang merupakan rangkaian hari jadi Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang ke-76, tahun 2021, sekaligus Launching logo 76 Hari Jadi Pemprov Jatim.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim mengikuti serangkaian opening ceremony Jatim fair yang dihelat di Grand City Surabaya, pada 8 sampai dengan 12 Oktober 2021.

Sebanyak 170 stand pameran produk unggulan dari berbagai daerah di Jawa Timur, dapat kita jumpai disini, dari mulai kerajinan tangan, hingga kuliner khas masing-masing daerah dapat kita temui disini.

Gubernur Khofifah mengatakan, Jatim Fair ini merupakan rangkaian dari HUT Pemprov Jawa Timur yang ke 76, sesungguhnya 2 minggu lalu Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) juga sudah melakukan expo yang sama, namun sekarang ini merupakan bagian resminya Jatim Fair, sekaligus kita me-launching logo 76 Provinsi Jawa Timur.

“Kita memulai dengan Jatim fair, ini adalah ekspo dari produk-produk unggulan dan andalan Jawa Timur. Kita lakukan secara hybrid, jadi ada yang offline, ada yang visual, karena memang suasananya masih harus kita bangun dengan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat, dan tentu kita ingin saat yang sama ekonomi kita bangkit,” jelasnya Gubernur Jatim.

Selain itu, Khofifah juga menyampaikan, tema dari HUT Pemprov ke 76 ini adalah ‘Jatim bangkit’. Kalu kemarin ada pelemasan, pelemahan, dari pertumbuhan UM UKM, terutama di bulan Juli dan Agustus, karena ada PPKM darurat dan PPKM berlevel, maka berseiring dengan Jawa Timur sudah level 1 asesmen Kemenkes dan ini sudah lebih dari bulan, serta aglomerasi Surabaya juga menurut asesmen level Kemenkes juga level 1.

“Maka memang kita harus mulai menyeiringkan antara gerak ekonomi masyarakat, gerak ekonomi pelaku UMKM dan IKM dan gerak ekonomi korporasi di Jawa Timur,” tandasnya Gubernur Jatim.

“Oleh karena itu, kalau tadi ada testimoni dari importir produk yang diekspor dari Jawa Timur, maka sesungguhnya koneksitas dengan negara-negara tujuan para buyer juga harus terus ditumbuh kembangkan, kita berharap bahwa ini bisa mendorong semangat untuk kebangkitan ekonomi di Jawa Timur yang lebih signifikan, dan tentu kita berharap bahwa pergerakan ekonomi ini akan tetap berseiring dengan upaya pengendalian dan pelandaian covid-19 di Jawa Timur,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Khofifah berterimakasih kepada masyarakat Jawa Timur atas support-nya, doa dan ikhtiar bersama, bahwa kita memang harus menyeiringkan antara bangkitnya ekonomi kita, dengan upaya yang terus dikendalikan dari penyebaran covid-19 di Jawa Timur. (tim)

Kapolres Apresiasi dan Beri Reward Kepada 5 Kepala Puskesmas di Kabupaten Lumajang

LUMAJANG – Selain memberikan penghargaan kepada 11 anggota Polri di jajaran Polres Lumajang, Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si. juga memberikan penghargaan kepada 5 Kepala Puskesmas yang ada di Lumajang atas dedikasinya dalam upaya akselerasi capaian vaksinasi pada upacara pagi ini. Kamis (7/10/21)

Kelima Kepala Puskesmas itu, adalah Drg. Krisna Kumala Dewi, Kepala Puskesmas Candipuro, Dr. Citra Rahmania Sari, Kepala Puskesmas Labrak Kidul, Dr. Lya Aristini, Kepala Puskesmas Penanggal, Dr. Fahrur Rozi, Kepala Puskesmas Tempursari dan Dr. Tanti Umiyati, Kepala Puskesmas Jatiroto.

Kepada 5 Kepala Puskesmas tersebut masing-masing diberikan penghargaan atas upayanya untuk memberikan pelayanan vaksinasi kepada warga Lumajang sehingga capaian percepatan vaksinasi di wilayah kerjanya dinilai tinggi.

Dalam kesempatan itu Kapolres menyampaikan, bahwa patut diberikan penghargaan kepada 5 Kepala Puskesmas tersebut atas dedikasinya bersama-sama dengan TNI dan Polri dalam mensukseskan program percepatan vaksinasi nasional.

“Saya sangat mengapresiasi kepada Drg. Krisna Kumala Dewi Kepala Puskesmas Candipuro, Dr. Citra Rahmania Sari Kepala Puskesmas Labrak Kidul, Dr. Lya Aristini Kepala Puskesmas Penanggal, Dr. Fahrur Rozi Kepala Puskesmas Tempursari dan Dr. Tanti Umiyati Kepala Puskesmas Jatiroto, atas kepedulianya, atas upayanya, dan atas pelayanannya kepada masyarakat dalam percepatan vaksinasi nasional,” ungkap Kapolres.

“Ya, saya kira tanpa Kepedulian yang diwujudkan dalam upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat, saya kira percepatan vaksinasi nasional di Kabupaten Lumajang akan terkendala,” Imbuh Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan bahwa tugas Pemerintah, Polri, TNI dan Nakes belum usai, pencapaian vaksinasi di Kabupaten Lumajang tetap harus ditingkatkan, untuk itu Kapolres mengajak seluruh elemen Pemerintah baik TNI dan Polri untuk bersama-sama meningkatkan upaya dengan strategi dan inovasi dalam rangka akselerasi vaksinasi di Kabupaten Lumajang ini.

“Saya harapkan bahwa akselerasi vaksinasi di Kabupaten Lumajang dalam minggu ini bisa meningkat tajam, ini membutuhkan kerja keras dan kerjasama dari semua pihak baik Pemerintah, TNI dan Polri, kita harus bekerjasama, mari kita berinovasi dan menggunakan strategi yang memberi kemudahan masyarakat untuk mengakses informasi dan mudah mendapat pelayanan vaksinasi dengan cepat dan tepat, tentunya dengan harapan seluruh masyarakat di Kabupaten Lumajang ini segera mendapat vaksin Covid-19,” harap Kapolres.

Kapolres menjelaskan pentingnya akselerasi vaksinasi tersebut guna mengembalikan kondusifitas Kabupaten Lumajang yang selama pandemi covid -19 ini sangat berpengaruh bagi masyarakat Lumajang.

“Saya tekankan di sini, bahwa akselerasi pencapaian vaksinasi ini adalah salah satu upaya kita bersama untuk membentuk immunitas komunal “Herd Immunity”, ini sangat penting guna mengembalikan situsasi kondusif, bayangkan saja ketika immunitas komunal terbentuk, kita akan mencapai level 2, bahkan level 1 PPKM atau tidak mustahil kita akan sama sekali terbebas dari covid-19, maka secara otomatis tempat-tempat usaha dibuka, pariwisata aktif kembali, masyarakat, pedagang dan buruh juga bisa bekerja secara normal dan optimal, ini akan berpengaruh pada perekonomian masyarakat, jika perekonomian kondusif maka rakyat semakin produktif,” jelasnya.

Kapolres juga tidak lupa menghimbau kepada masyarakat untuk segera vaksin bagi yang belum vaksin, dan bagi yang sudah mendapatkan vaksin, Kapolres mengajak untuk tetap menerapkan prokes dan melengkapi diri dengan aplikasi Peduli Lindungi untuk memudahkan mendapat akses layanan publik.

Pada kesempatan itu, penghargaan diberikan atas capaian vaksinasi Puskesmas Candipuro sejumlah 9.579 dosis, Puskesmas Labrak Kidul sejumlah 10.430 dosis, Puskesmas Penanggal sejumlah 6.991 dosis, Puskesmas Tempursari sejumlah 9.403 dosis dan Puskesmas Jatiroto sejumlah 15.124 dosis. (tim)

Seminggu Berjalan, Vaksinasi Drive Thru Polres Malang Tidak Pernah Sepi Peminat

POLRES MALANG – Masyarakat Kabupaten Malang resmi memiliki layanan vaksinasi Covid-19 Drive thru. Layanan yang diluncurkan oleh Forkopimda Malang Raya pada pekan lalu ini, terus malanjutkan eksistensinya dalam memberikan pelayanan vaksinasi kepada warga kabupaten Malang.

Seperti yang terlihat di halaman Pendopo Pujasari Singosari, tim Vaksinasi Drive thru Polres Malang yang bekerjasama dengan relawan vaksinasi dari Rumah Sakit Universitas Brawijaya dan Mahasiswa STIKES Kepanjen ini, tak kenal lelah memberikan layanan vaksinasi kepada pengendara yang hendak vaksin.

Berbeda dengan pelaksanaan vaksinasi konvensional biasanya mewajibkan masyarakat mendaftar melalui Google Form beberapa hari sebelum kegiatan. Namun untuk layanan Drive thru ini, peserta dapat datang secara langsung untuk mendaftar di lokasi pelaksanaan. Caranya, masyarakat cukup membawa identitas KTP atau Kartu Keluarga (KK).

Kapolres Malang AKBP R. Bagoes Wibisono melalui Kasat Lantas AKP Agung Fitransyah mengatakan, terobosan layanan vaksinasi ini bertujuan untuk memudahkan, mempercepat, dan menghindari terjadinya kerumunan.

Pelaksanaan ini juga dimaksudkan untuk percepatan capaian target dalam pemerataan vaksinasi di kabupaten Malang.

“Untuk optimalisasi capaian vaksinasi di wilayah kabupaten Malang,” ucap pria berpangkat tiga balok kuning dipundaknya ini, jumat (8/10/2021).

Selain untuk mengurangi kerumunan, keberadaan layanan ini juga bertujuan membantu masyarakat yang kesulitan mengikuti vaksinasi karena kesibukan aktivitas pekerjaannya.

Demi mengefektifkan peran program vaksinasi Drive thru ini, Layanan ini nantinya akan mobiling di beberapa pusat-pusat kegiatan masyarakat.

“Sementara disini, mungkin kedepan akan kita jadwalkan untuk bergeser di tempat lain,” jelasnya.

Adapun mengenai mobil vaksinasi layanan tanpa turun milik Polres Malang ini, Agung menjelaskan, bahwa mobil diawaki oleh satu tim vaksinasinator yang bertugas mulai dari pendaftaran, input data, screening, vaksinator hingga observasi yang selalu siap membantu peserta vaksin.

Dalam pelaksanaan hari ini (8/10), tim berhasil menyalurkan sekitar 150 dosis vaksin kepada masyarakat dengan vaksin Covid-19 jenis Sinovac.

“Setiap harinya, hampir sekitar seratus lima puluhan masyarakat yang datang,” tambahnya.

AKP Agung berharap, masyarakat sudah dalam keadaan siap apabila hendak mengikuti layanan vaksinasi Drive thru ini. Kemudian juga menyediakan persyaratan administrasi seperti KTP, atau Kartu Keluarga (KK) bagi usia 12 tahun ke atas yang belum memiliki KTP.

Dengan adanya layanan ini, agar target capaian vaksinasi masyarakat di Kabupaten Malang bisa segera tercapai.

“Agar kabupaten Malang segera mendapatkan hasil yang maksimal dalam capaian vaksinasi,” tandasnya.

Salah satu warga Singosari, Yuli wanita 31 tahun, mengaku sangat senang dengan adanya layanan vaksinasi Drive thru, Pasalnya, melaksanakan vaksinasi disini lebih cepat.

“Ini tadi pulang jemput anak dari sekolah saya mampir kesini, ternyata lebih enak karena cepat selesai dan tidak antri,” ungkapnya. (tim)

Launching Yankes Luar biasa, Polda Jatim Beri Jaminan Kesehatan Anak Yatim Piatu Korban Covid-19

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta resmi canangkan Pelayanan Kesehatan (Yankes) Luar Biasa, dan sekaligus pemberian kartu Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) prioritas, bagi anak yatim piatu korban covid, sebanyak 7.700 orang. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri jajaran Jawa timur ini berlangsung di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, pada Jumat (8/10/2021).

Kapolda mengapresiasi inisiatif yang menghadirkan seluruh rumah sakit dan unsur pelaksananya, untuk menyamakan visi misi, sehingga tugas kedepan, komunikasi, koordinasi dan kolaborasi bisa dilaksanakan dengan baik.

“Kemarin saya prihatin, karena dalam menghadapi pandemi covid, seluruh anggota kita berjibaku di bawah dan sebagian juga karena menghadapi masyarakat yang terkena covid mereka terpapar, dan ada juga sebagian yang meninggal. Nah itu menjadi pemikiran saya, dan sekarang ini itu adalah langkah maju untuk mewujudkan mana anggota kita bisa menjadi sehat, bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Termasuk ASN dan keluarga Polri,” paparnya.

“Saya juga mengapresiasi tadi ada kerja sama dengan BPJS, karena ada 7.700 anak-anak yang menjadi yatim piatu di seluruh Jawa Timur karena orang tuanya meninggal akibat covid19. Untuk itu jajaran Polda Jatim melalui Biddokkes akan melaksanakan kerja sama dengan BPJS, pelayanan kesehatan 7.700 anak ini akan dibayarkan melalui biaya rumah sakit sebesar 2.2 Milyar. Sehingga anak ini akan mendapatkan pelayanan kesehatan dengan kartu BPJS,” lanjutnya Kapolda Jatim.

Selain itu, seluruh anak-anak ini akan diberikan kartu RSB prioritas, ini diberikan kepada tiap-tiap anak sehingga bila nanti anak ini datang ke rumah sakit Bhayangkara, akan mendapatkan pelayanan dari Rumah Sakit Bhayangkara termasuk pelayanan home care, datang ke rumah. Jadi tinggal telepon butuh pelayanan, nanti akan didatangi.

“Ini sesuai dengan program bapak Kapolri dalam mewujudkan Polri yang presisi,” ucap Kapolda saat memberikan sambutan.

Polda Jatim juga bekerja sama dengan dinas sosial, sehingga untuk masa depan anak-anak yatim piatu ini bisa secara sinergi antara Dinas Sosial, BPJS, Polda, untuk bisa melakukan perawatan untuk masa depannya.

” Kami akan melakukan beberapa MOU, yang akan direncanakan Kabidokes, sehingga landasan normatif yuridisnya apabila nanti kita berpindah hal itu bisa menjadi landasan untuk melangkah ke depannya,” tambahnya.

Kapolda juga mengapresiasi atas dedikasi, semangat seluruh jajaran bidokers, dan kepala rumah sakit di Jawa Timur, karena banyak perkembangan-perkembangan positif di dalam melaksanakan tugas, baik pelayanan tugas kepada anggota Polri di internal, maupun pelayanan kepada masyarakat di dalam melaksanakan program penanganan covid-19.

“Baik melaksanakan vaksinasi, perawatan kepada masyarakat yang masuk ke rumah sakit kemudian sinergi dengan Kadinkes, Kakesdam, ini hal-hal yang positif yang saya kira seluruh kepala nanti bisa melakukan langkah-langkah komunikasi, koordinasi dan kolaborasi sehingga apa yang diinginkan oleh bapak Kapolri, bapak Panglima TNI, maupun bapak presiden. Terkait dengan penanganan covid-19, khususnya di Jawa Timur bisa berjalan baik,” pungkasnya. (tim)

Ditreskrimum Polda Jatim Ringkus 2 Tersangka Penggelapan Emas 7 Kilo Dengan Nilai 6 Milyar

SURABAYA,- Unit V Subdit III Jatanras, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, meringkus dua orang pelaku tindak pidana penggelapan emas 7 (tujuh) Kilo.

Dua orang tersangka yang berhasil diamankan yakni, DJ, (38) warga Banda Aceh, yang tinggal di Surabaya, disebuah mess, selaku karyawan PT IGS. Satu lagi yakni SB, (34) warga Kediri, yang kos di Sidoarjo.

Penangkapan terhadap kedua pelaku ini dilakukan di lokasi yang berbeda, tersangka DJ, diamankan di Cafe Introjazz Tress Park City Apartemen, Kota Tangerang, pada tanggal 1 Oktober 2021, sedangkan tersangka SB, diamankan di Pasar Wadung Asri, Jalan Raya Kundi, Kecamatan Waru Sidoarjo, pada tanggal 2 Oktober 2021.

Waka Polda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, saat rilis di Gedung Konfrensi Pers, Bid Humas Polda Jatim, menyebutkan, bahwa tanggal 31 Agustus 2021, sekira pukul 14.00 WIB, pelapor PS, menghubungi WL, selaku Wakil Kepala Gudang PT IGS, agar mengambil emas batangan sebanyak 7 batang seberat 7 kilo untuk dimurnikan.

“Sekira pukul 15.00 WIB. WL, memerintahkan tersangka (DJ), selaku kurir dan diantar oleh ML, untuk mengambil emas batangan sebanyak 7 batang seberat 7 kilo, dari toko emas Sumber Baru di Pasar Atum, Surabaya, milik PL,” jelas Waka Polda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, saat konfrensi pers, Jumat (8/10/2021).

“Emas sebanyak 7 batang dengan berat 7 kilo tersebut, yang diambil oleh tersangka DJ, dari PL. Telah dibawa kabur oleh tersangka. Sehingga PT IGS mengalami kerugian kurang lebih 6 Milyar,” sambungnya.

Saat membawa emas batangan tersebut, tersangka DJ sempat berputar putar di wilayah Sidoarjo. Yang bertujuan menjual emas yang sudah di potong kecil-kecil. Usai memotong emas tersebut, tersangka DJ, menjual ke tersangka lain yakni, SB di Pasar Wadung Asri, Waru, Sidoarjo.

“Emas yang sudah di potong kecil-kecil dengan berat 20 gram, dijual oleh tersangka DJ ke tersangka SB dengan harga 8 juta. Selain menjual di wilayah Sidoarjo, tersangka DJ. Juga menjual ke pasar Stasiun Tangerang Banten,” lanjutnya.

Dari kejadian ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa, 6 (enam) batang emas utuh dengan berat masing-masing 1,43 kg, satu batang emas sudah dipotong berat 727,55 gram, uang tunai Rp 7,5 juta.

Sedangkan kedua tersangka akan dikenakan Pasal 374 KUHP, Sub Pasal 372 KUHP dan Pasal 480 KUHP. (tim)

Bupati Jember Bahas Raperda P-APBD 2021 Dalam Paripurna Dengan DPRD

JEMBER – Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Nota Pengantar Rancangan Perda Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (Raperda P-APBD) Tahun Anggaran 2021 dilaksanakan di ruang paripurna Gedung DPRD Jember, Jumat (08/10/2021).

Rapat paripurna ini dihadiri oleh Wakil Bupati Jember, jajaran pimpinan DPRD, serta 29 orang anggota DPRD secara daring dan 13 orang anggota DPRD secara luring.

Wakil Bupati Jember, KH. MB. Firjaun Barlaman menyampaikan nota pengantar Raperda P-APBD Jember di depan para anggota anggota DPRD Jember.

Percepatan menuju Jember bangkit menjadi tema utama P-APBD 2021 ini.

“P-APBD diprioritaskan untuk pertama, mendorong pertumbuhan ekonomi pada UMKM dan pertanian, kedua mendorong konektivitas antar wilayah untuk pemerataan pembangunan dan mengurangi kemiskinan, ketiga meningkatkan pembangunan SDM, keempat membangun pariwisata yang berbasis pada kearifan lokal dan kelestarian budaya, dan kelima memperkuat layanan infrastruktur untuk mendorong perekonomian daerah,” ungkap Wabup Firjaun dalam pidatonya.

Keenam menjaga keberlangsungan lingkungan dan meningkatkan ketahanan bencana daerah, ketujuh membangun tatakelola pemerintahan yang baik dan berbasis teknologi.

Wabup Firjaun menerangkan, P-APBD 2021 mengalami kontraksi penurunan pendapatan yang tajam, sangat mempengaruhi kemampuan fiskal di tahun anggaran 2021 ini. Guna memastikan sasaran prioritas dapat mencapai outputnya sampai akhir batas waktu tahun anggaran maka telah dilakukan rasionalisasi belanja daerah, khususnya belanja operasi untuk barang dan jasa, belanja pegawai maupun belanja lainnya dengan tujuan menjaga performa APBD 2021 agar tetap terkendali serta mencerminkan optimisme dan kehati-hatian.

“Oleh karena itu belanja daerah pada P-APBD 2021 diprioritaskan pada pertama refokusing penanganan Pandemi Covid-19, kedua untuk menuntaskan program kegiatan yang dipastikan dapat tercapai output yang terukur dan berdampak langsung pada pelayanan publik, ketiga optimalisasi belanja modal sebagai daya dukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah di Kabupaten Jember, keempat belanja prioritas dan strategis yang berkelanjutan untuk kesiapan pelaksanaan program tahun 2022,” pungkasnya.(son)