Home Blog Page 1714

Percepat Vaksinasi, Kapolres Kediri Kota Lakukan Vaksinasi Door to Door

KEDIRI – Kapolres Kediri Kota pada hari Selasa 13 Juli 2021 melakukan inovasi untuk mempercepat vaksinasi di wilayah hukum Polres Kediri Kota. Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi S.I.K., M.H. melakukan vaksinasi dengan mendatangi warga dirumahnya secara langsung atau door to door. Sasaran pertama vaksinasi door to door ini bertempat dirmh Sdr. Supriadi di Dusun Mayan Rt 05 Rw 02 di Desa Kranding, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri dan berhasil melakukan vaksinasi sebanyak 10 orang warga sekitar rumah Sdr. Supriadi.

AKBP Wahyudi S.I.K., M.H. mengungkapkan inovasi ini dilakukan karena melihat banyaknya warga yang tidak bisa hadir saat melakukan vaksinasi masal di balai desa. Hal ini dikarenakan kesibukan mereka seperti bekerja atau kegiatan lainnya. Oleh sebab itu Polres Kediri Kota mendatangi warga tersebut agar tetap bisa menjalani vaksinasi.

“Inovasi ini kita lakukan untuk agar seluruh masyarakat di wilayah Hukum Kota Kediri ini bisa semua menjalani vaksinasi,” ungkap AKBP Wahyudi S.I.K., M.H.

AKBP Wahyudi S.I.K., M.H. pun meninjau langsung bagaimana proses pelaksanaan vaksinasi door to door yang dilakukan oleh Unit Kesehatan Polres Kediri Kota. Diharapkan dengan adanya inovasi ini bisa mempercepat proses vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah. Sehingga upaya percepatan penanganan Covid-19 di wilayah Hukum Polres Kediri Kota ini bisa segera ditangani.

Vaksinasi door to door ini rencananya akan diterapkan di seluruh Polsek Jajaran Polres Kediri Kota, tidak hanya di Desa Kranding, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Petugas Unit Kesehatan Polres Kediri Kota akan melakukan vaksinasi door to door secara bergilir di desa lainnya.

“Harapannya dengan vaksinasi door to door ini sebagai percepatan penanganan Covid-19 dan wilayah hukum Polres Kediri Kota bisa bebas dari kasus Covid-19. (tim)

Sambut Hari Bhakti Adhyaksa, Kajari Kabupaten Pasuruan Gelar Baksos

PASURUAN – Menyambut Hari Bhakti Adhyaksa ke 61 tahun 2021, jajaran punggawa Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan dibawah kendali Ramdhanu Dwiyantoro menggelar bakti sosial dengan membagi 1000 paket sembako, bagi warga yang terdampak PPKM Darurat.

Paket sembako dibagikan secara door to door pada warga yang membutuhkan, yang tersebar di seluruh kecamatan dan desa se Kabupaten Pasuruan dengan menggunakan 10 mobil dinas Kejari Kabupaten Pasuruan dan mobil milik para jaksa serta dilepas secara langsung oleh Kajari.

“Giat bakti sosial dalam rangka HBA ( Hari Bhakti Adhyaksa) Ke 61 tahun ini merupakan petunjuk dan arahan pimpinan, untuk membantu warga masyarakat yang terdampak PPKM Darurat dengan pembagian 1000 paket sembako,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan H.Ramdhanu Dwiyantoro.

“Seperti diketahui bersama, bahwa dalam rangka pemutusan mata rantai penyebaran covid-19 dengan diberlakukanya PPKM Darurat, tak sedikit warga yang terdampak secara langsung atas hal tersebut, sebagai sarana ikut mensukseskan PPKM dan meringankan beban masyarakat. Sistem pembagian 1000paket sembako itu sendiri, langsung kami berikan pada yang bersangkutan atau door to door.

Hal ini sengaja kami lakukan untuk menghindari kerumunan disama PPKM Darurat. Adapun sasarannya pada setiap masyarakat di seluruh wilayah Kab.Pasuruan, semisal abang becak,pedagang kecil,fakir miskin, pondok yatim piatu ojek konvensional dan buruh tani.

Selain pembagian 1000 paket sembako, pada Kamis lusa (15/7/2021), kami juga akan menggelar donor darah dikantor Gugus Tugas Covid-19 (gedung ex Kejaksaan lama).

Harapannya dari giat tersebut dapat sedikit meringakan beban masyarakat dan ikut serta penyediaan darah bagi pasien,”pungkas Kajari Kabupaten Pasuruan asal Yogjakarta tersebut. (Por)

Forkompimda Jatim Buka Gerakan Lawan Covid-19 di Tuban

TUBAN – Forkompimda Jawa Timur, secara resmi membuka gerakan lawan covid-19, di Kabupaten Tuban, pada Selasa (13/7/2021). Hal ini dilakukan guna mengajak masyarakat untuk bersama-sama melawan covid-19 dengan terus menerapkan protokol kesehatan.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta di dampingi Pejabat Utama Polda Jatim, mengajak masyarakat untuk bersama-sama melawan covid-19.

Gubernur Jatim mengucapkan terima kasih bahwa ada gerakan serentak lawan covid-19 di Kabupaten Tuban.

“Kita harus memberikan apresiasi luar biasa, ada penyemprotan disinfektan di 311 desa, di 17 kelurahan. Secara nasional kita memang harus bisa memaksimalkan vaksinasi. Nah, vaksinasi yang sekarang ditargetkan sepuluh sampai lima belas ribu mudah-mudahan bisa tercapai,” ucap Gubernur Jatim usai membuka gerakan lawan covid-19.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sekarang saya melihat semangatnya untuk mendapatkan vaksin covid-19 dari merek apa pun ya. Itu sudah luar biasa,” lanjutnya.

Selain itu, Khofifah juga menjelaskan, pada saat yang sama meskipun sudah divaksin, tetap menjaga protokol kesehatan, tetap menggunakan masker, tetap menjaga jarak yang aman dan tetaplah mengurangi mobilitas, serta mengurangi interaksi.

“Posisi-posisi seperti ini, maka peran media sangat penting, dari pentahelix approach itu ada pemerintah, ada media, ada masyarakat, kemudian ada private sektor dan ada kampus. Lima ini mudah-mudahan terus bersinergi dalam penanganan dan pengendalian covid-19 di Jawa Timur,” jelasnya.

Berikutnya juga ada swab antigen disini, dan dilakukan format dimana gerakan ini akan menjadi satu kesatuan penanganan secara komprehensif.

“Maka kalau kami hadir, bersama Pangdam, Kapolda, Kajati, dan Kabinda, full team ini penanda keseriusan kami dalam penanganan covid-19.” tambahnya.

Gubernur juga berpesan kepada Bupati dan Forkopimda Kabupaten Tuban, untuk dapat memaksimalkan ikhtiar ini, dan terima kasih atas inisiasinya, mohon terus dimaksimalkan supaya betul-betul covid-19 di Tuban bisa tertangani dengan baik dan di Jawa Timur juga bisa kita tangani dengan baik.

“Saya mohon semuanya memaksimalkan ikhtiar ini. Nah, saat-saat seperti ini, seperti yang saya melihat keluhan bahwa ada kelangkaan obat, maka insyaallah besok itu akan diluncurkan paket obat oleh Pak Presiden, sehingga kebutuhan – kebutuhan terutama yang isolasi mandiri relatif akan bisa ter-support,” tandasnya.

Selain itu, Gubernur memohon kerelawanan kita bersama untuk bisa mengajak kepada masyarakat hari ini kita masih dalam posisi PPKM darurat. Mohon semuanya bisa menjaga segala sesuatunya tetap pada pendisiplinan protokol kesehatan.

Saya ingin mengajak pada saat-saat seperti ini sesungguhnya jangan ada kecenderungan apalagi melakukan menimbun obat. Jangan ada yang melakukan menimbun oksigen. Lengkap tentu dengan tabung atau silindernya.

“Ayo sekarang kita baktikan diri kita semua untuk memberikan terbaik bagi masyarakat yang memungkinkan bisa kita layani,” tutup Khofifah.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Jatim juga menyampaikan dalam menjaga stabilisasi kebutuhan obat dan oksigen agar pendistribusiannya sampai ke bawah, sampai ke lini terdepan, di Puskesmas, di toko-toko atau masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas harga.

Terkait itu semua, Kapolda Jatim telah membentuk Satgas dan membentuk tim. Oleh karena itu, Kapolda menghimbau kepada seluruh masyarakat, kalau membutuhkan obat-obatan dan oksigen datang ke Rumah Sakit Umum Daerah, datang ke Puskesmas, datang ke toko-toko yang telah ditentukan.

“Masyarakat jangan membeli untuk dirinya sendiri ataupun lebih-lebih menjual dengan mengambil keuntungan dalam situasi seperti ini,” tegas Kapolda.

Forkopimda Jatim akan selalu berkomitmen menyediakan kebutuhan tersebut, yaitu ketersediaan distribusi dan stabilitas harga sesuai dengan aturan yang ada.

“Untuk sanksi semua sudah diatur dengan undang-undang, tetapi sekarang ini bukan masalah sanksinya tetapi niat dari masyarakat untuk menimbun, menyimpan obat-obatan dan oksigen, meskipun dirinya tidak kena, itu hal yang salah,” jelas Irjen Pol Nico Afinta dihadapan awak media.

“Apalagi ada oknum-oknum yang menimbun untuk dijual dan mendapatkan keuntungan yang lebih, baik yang menimbun obat-obatan, maupun oksigen. Tim diseluruh Jawa Timur baik dari Polda maupun Polres, bersama-sama untuk menanggulangi itu,” tandasnya.

Kapolda berpesan kepada seluruh masyarakat, untuk yakin bahwa pemerintah sudah menyiapkan, dan semua sedang berupaya untuk menyiapkan hal tersebut.

“Jangan panik, tetap tinggal di rumah, patuhi 5-M, Jaga diri, Jaga Keluarga, dan Jaga Negara,” pungkasnya orang nomor 1 di kepolisian Jawa Timur itu. (tim)

Pemaparan Langkah Bupati Hendy Dalam PPKM Darurat kepada Sekda Provinsi Jatim

JEMBER – Bupati Jember, Ir. H. Hendy Siswanto didampingi Wabup Jember KH. MB. Firjaun Barlaman bersama seluruh jajaran Forkopimda mengikuti video conference (vidcon) rapat koordinasi dalam rangka evaluasi rutin penerapan PPKM Darurat di Jawa Timur dan Bali, Senin (12/07/2021).
Dalam rakor evaluasi yang dipimpin Sekda Prov.Jawa Timur, Dr. Ir. Heru Tjahjono, M.M, Kapolda Jatim serta Pangdam, Bupati Jember Ir. H.Hendy Siswanto memaparkan beberapa kebijakannya dalam penerapan PPKM Darurat di Jember.
“Kami libatkan camat, kepala desa dan RT/RW dalam memonitoring warga, juga kami matikan seluruh lampu PJU mulai pukul 18:00 WIB seluruh Kabupaten Jember baik kota maupun desa untuk mengurangi mobilitas warga,” jelas Bupati Hendy.

Dia juga melakukan klasterisasi terhadap warga yang terpapar Covid-19 di kampung-kampung dan perkotaan, selain itu juga Bupati Hendy memberlakukan penyekatan 10 titik di jalan-jalan krusial.

“Kami juga saat ini sedang memperbaiki infrastruktur jalan raya, jadi masih banyak jalan berlubang di Jember ini kami perbaiki dan ini baru memulai pengerjaannya,” sambungnya.
Bupati Hendy juga rutin melakukan operasi monitoring wilayah terhadap kepatuhan warga akan PPKM Darurat ini, baik siang maupun malam bersama seluruh Kepala OPD secara bergantian turun ke lapangan.

Kepada warga terdampak PPKM Darurat, Pemkab Jember juga telah menyalurkan bantuan sembako dengan target utama warga yang sedang melakukan isolasi mandiri di rumahnya serta pedagang kaki lima.

Warga terdampak Covid-19 menerima bantuan.

JEMBER – Bupati Jember, Ir. H. Hendy Siswanto didampingi Wabup Jember KH. MB. Firjaun Barlaman bersama seluruh jajaran Forkopimda membagikan sembako kepada warga yang terdampak PPKM Darurat, Senin (12/07/2021).

Bupati dan Rombongan menyalurkan sembako kepada warga di perumahan Griya Mangli dan Jl Gajah Mada XXIV dengan target utama warga yang sedang menjalani isolasi mandiri dan Pedagang Kaki Lima (PKL).

“Sembako berupa beras 5,6 kilogram untuk satu orang, untuk 14 hari ke depan. Bertahap terus akan kami beri. Untuk kali ini ada 100 ton,” ungkap Bupati Hendy.

Hendy menjelaskan, sumber bantuan beras tersebut berasal dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP), BTT Covid dan juga dari Kemensos.

Bupati Hendy menghimbau dan mengingatkan
agar masyarakat Jember patuh terhadap peraturan yang dikeluarkan pemerintah agar wabah Covid-19 segera berhenti.

“Kuncinya patuh, masyarakat harus kompak dan patuh. Kalau warga mempermasalahkan PJU mati, pilih mana dengan nyawa mati akibat Covid-19 maka dari itu setelah pukul 18:00 WIB jangan kemana-mana, berdiam di rumah masing-masing saja,” tegasnya, Bupati Hendy.
berharap seluruh masyrakat Jember turut serta bertanggung jawab menjaga keselamatan bersama dengan menjalankan protokol kesehatan dan patuh terhadap ketentuan PPKM Darurat ini.

“Ini (PPKM Darurat) tinggal seminggu lagi, kita harus kompak dan disiplin. Tanggal 20 Juli ini sudah selesai, mari kita semua, jangan keluar kemana-mana, ini kita harus lakukan demi nyawa keluarga kita, mudah-mudahan Covid-19 segera diangkat oleh Allah SWT, amin ya robbal alamin,” pesan Bupati Hendy.

Polrestabes Surabaya Fasilitasi Vaksin Gratis untuk Anak Usia 12-17 Tahun

SURABAYA – Masyarakat semakin antusias dalam menyukseskan program vaksinasi pemerintah. Saat ini, tidak hanya orang dewasa namun juga para remaja dan anak-anak ikut berbondong-bondong mendatangi Polrestabes Surabaya untuk menerima vaksin.

Setelah memberikan fasilitas vaksin gratis untuk warga berusia 18 tahun ke atas, kini saatnya Polrestabes Surabaya berkolaborasi dengan Germas dan Dinas Kesehatan Kota Surabaya gelar vaksinasi anak-anak maupun remaja berusia 12 hingga 17 tahun untuk membantu vaksin masyarakat dengan tujuan percepatan vaksin di Kota Surabaya.

Vaksin ini dimulai sejak pukul 08.00 di Gedung Bharadaksa Polrestabes Surabaya. Meskipun tidak diadakan baris-berbaris seperti sebelumnya program vaksinasi terlaksanakan dengan tertib dan rapih. Petugas Polrestabes Surabaya juga telah menerapkan protokol Kesehatan yang sangat ketat agar tidak terjadi kerumunan.

Anak-anak maupun remaja yang telah memenuhi persyaratan vaksin yang berlaku akan diarahkan petugas menuju tenda-tenda yang sudah tersedia untuk kemudian divaksin.

Dari keterangan Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo, S.I.K., M.H., menjelaskan ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh para calon penerima vaksin remaja atau pelajar tersebut, diantaranya harus membawa fotokopi KTP bagi yang sudah memilikinya, membawa fotokopi KK dan kartu pelajar bagi yang masih belum memiliki KTP.

“Pelaksanaan Gerai Vaksinasi Polri ini tidak mengganggu vaksinasi yang ada di Puskesmas-puskesmas yang berada di wilayah hukum Polrestabes Surabaya, dan program vaksinasi saat ini dikhususkan untuk anak-anak dan remaja usia 12-17 tahun di daerah Surabaya,” tutur Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo, Selasa (13/07/2021). (tim)

Personil Samsat Bangil Ajak Masyarakat Tingkatkan Imun Tubuh dengan Berolahraga

PASURUAN – Di masa tingginya angka penularan covid 19 merupakan akibat dari masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga imun tubuh.

Melihat itu, salah seorang anggota Satlantas Polres Pasuruan, yang bertugas di samsat dipimpin kanit regident sat lantas Polres Pasuruan, Ipda Vani Badra Sadewa STrk untuk berinisiatif untuk mengajak masyarakat dan petugas di KB melakukan olahraga sambil berjemur setiap pukul 09.00 WIB.

Kegiatan itu hanya perlu waktu 15 menit yang kemudian diakhiri dengan membagikan minuman probiotik untuk meningkatkan kekebalan imun tubuh, supaya tidak gampang tertular covid 19

“Jarang dari kita apalagi masyarakat untuk bisa meluangkan waktu untuk berolahraga,” kata Vani saat di jumpai media sesaat setelah melaksanakan olahraga.

Dia berharap, ikhtiar ini bisa bermanfaat untuk memutus mata rantai virus corona.

“Kegiatan ini akan menjadi rutinitas di samsat selama masa pandemi ini,” pungkas Vani. (qomar)

Kapolres Magetan Sebut Pentingnya Bansos Bagi Masyarakat di Tengah PPKM Darurat

MAGETAN – Kembali sejumlah paket sembako dibagikan oleh Polres Magetan beserta Jajaran bersinergi dengan TNI dan Pemerintah Daerah serta Para Tokoh Masyarakat

Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana S.I.K menyebutkan, tidak sedikit masyarakat yang hidupnya kini membutuhkan bantuan sosial, dikarenakan pekerjaan atau usaha mereka terdampak oleh penerapan PPKM darurat.

“,Di tengah kondisi seperti itu memang
bagi masyarakat yg terdampak penerapan PPPKM Darurat, bantuan tersebut sangat dibutuhkan, tentunya mereka hanya bisa bertumpu dan berharap ada datanganya bantuan,” Senin(12/7/2021).

Lanjutnya., akibat penerapan PPKM darurat, banyak pekerjaan dan usaha warga yang terpaksa tutup atau tidak bisa beroperasi secara normal.

Banyak pula pegawai perusahaan yang terpaksa dirumahkan karena tempat mereka bekerja tutup.

“,Ini kan mau tidak mau harus dibantu, mereka akan kesulitan bertahan hidup kalau mereka tidak dibantu. Nah situasi seperti itu bantuan-bantuan sosial dari pemerintah dan pihak-pihak tertentu di harapkan ini bisa mengalir cepat, tepat, dan juga bisa termanfaatkan dengan baik,” imbuhnya..

“Kami akan bersinergi dengan tokoh masyarakat untuk memaksimalkan Baksos walau belum bisa merata. Tapi akan terus berupaya agar kegiatan ini dapat merata,” imbuhnya

Dan juga berpesan kepada seluruh warga masyarakat umumnya dan kepada personel Polres Magetan khususnya untuk senantiasa menjaga kesehatan, terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M.

Kapolres sangat berharap PPKM darurat yang diterapkan pemerintah dapat efektif menekan laju penularan Covid-19, sehingga kebijakan itu dapat segera dicabut dan aktivitas sosial dan ekonomi kembali bergulir. (tim)

LIRA Laporkan Kegiatan Oknum Kades Langgar PPKM Darurat

LUMAJANG – Adanya dugaan pelanggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh oknum Kepala Desa Tunjung Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang beberapa hari lalu membuat masyakat geram. Pasalnya, ketika pergerakan mobilisasi warga dibatasi untuk menekan penularan Covid 19, pelanggaran justru dilakukan oleh aparat pemerintah desa.

Menanggapi hal tersebut, Bupati LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) DPD Lumajang, Angga Dhatu Nagara, bakal melaporkan pelanggaran yang dilakukan oleh oknum kades tersebut pada aparat penegak hukum.

“Apa yang dilakukan oknum (kades) tersebut sangat melukai masyarakat yang tengah menjalani masa PPKM. Pelanggaran itu harus ditindak tegas,” ujar Angga.

Dikatakan Angga pula, kalau oknum tadi berdalih telah menjalankan protokol kesehatan, siapapun bisa melakukan hal yang sama.

“Lihatlah, banyak pedagang yang rela kehilangan penghasilan hanya karena menjalankan PPKM untuk menekan penularan covid. Malah oknum kades tersebut justru menggelar pesta,” katanya, Selasa (13/07).

Sebab itu, masih kata Angga, pelanggaran itu harus mendapatkan sanksi tegas.

“Tindakan tegas pada pelanggar biar menjadi contoh bagi masyarakat yang tengah menjalani masa PPKM,” pungkas Angga. (her)

DPRD Setujui Raperda Perubahan atas Perda  RPJMD

BARITO UTARA-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD)Barito Utara.Melangsungkan Rapat Paripurna IV Masa Sidang III tahun 2021,dalam rangka penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD terhadap Raperda perubahan,atas Perda nomor 1.tahun 2019 tentang RPJMD Barito Utara tahun 2018-2023,telah dilangsungkan di ruang sidang DPRD,Senin(12/7/2021).

Rapat Paripurna IV dipimpin Wakil Ketua II DPRD Barito Utara,Sastra Jaya didampingi Ketua DPRD Ir.Hj.Merry Rukaini,M.IP beserta anggota dari masing-masing Fraksi dan Ketua Komisi satu,dua dan Komisi tiga.

Dalam rapat paripurna masa sidang III dihadiri Wakil Bupati Barito Utara,Sugianto Panala Putra,SH.Mewakili Sekda,Ir.Indriaty Karawaheny serta kepala perangkat daerah lingkup Pemda dan unsur FKPD Barito Utara.

Saat Sidang Dewan berlangsung ada enam fraksi pendukung DPRD yang menyetujui terhdap Raperda tentang perubahan atas Perda nomor.1 tahun 2019 tentang RPJMD Barito Utara tahun 2018-2023 diantaranya.Fraksi Partai Persatuan Pembangunan(PPP)dengan juru bicaranya,Nuriyanto hanya menyampaikan saran yaitu.

“Agar dalam melakukan perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah(RPJMD),harus sessuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.Perubahan dilakukan harus memperhatikan hal-hal yang menjadi prioritas dan disesuaikan dengan kondisi,keadaan Pandemi Covid-19 yang sedang terjadi saat ini.

Pendapat akhir Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan(PDIP).DPRD Barito Utara,disampaikan oleh juru bicaranya,Henny Rosgiaty Rusli,SP.MM,bahwa fraksi PDIP mendukung setiap regulasi dan kebijakan selagi selaras dengan hajat dan kepentingan masyarakat,terutama sekali peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Henny juga mengatakan bahwa,Fraksi PDIP menerima Raperda tentang perubahan atas Perda nomor 1.tahun 2019 tentang RPJMD Barito Utara tahun 2018-2023,untuk dijadikan Perda Barito Utara tahun 2021.

Dalam sambutan Bupati Barito Utara,H.Nadalsyah pada rapat paripurna IV masa sidang III yang dibacakan melalui Wakilnya,Sugianto Panala Putra,SH menyampaikan ucapan terimaksih yang tak terhingga,kepada Fraksi-fraksi pendukung DPRD,bahwa telah menyetujui Raperda atas Perda tentang RPJMD Barito Utara.Hari ini,Kami Intruksikan kepada seluruh perangkat daerah untuk melakukan penuntasan rencana strategis perangkat daerah,”jelas Wabub Sugianto.  (SS).