Home Blog Page 1727

Peringati Hari Bhayangkara ke-75, Polres Lumajang Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa

LUMAJANG – Dalam rangka Hari Bhayangkara ke 75, Kepolisian Resor (Polres) Lumajang Jawa Timur mengibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di wisata Air terjun Coban Sewu Panorama Tumpak Sewu, Kecamatan Pronojiwo, Kamis (1/7/2021).

Bendera raksasa tersebut berukuran panjang 100 meter x 6 meter di kibarkan di tebing air terjun Coban Sewu dan Tumpak Sewu.

Hadir dalam pengibaran bendera, Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno S.I.K., M.Si, Kasat Lantas AKP Bayu Halim Nugroho, S.H., S.I.K. Kasat Sabhara, AKP Jauhar Ma’arif, S.Sos, M.H., 7 orang profesional dari Dear Traveller Adventure Team yang dipimpin oleh Ernold (Komando 71) dan 81 orang personel Polres Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno menuturkan Pengibaran bendera merah putih raksasa berukuran 100 meter x 6 meter tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara Ke-75

“Hari ini kita melaksanakan pengibaran bendera raksasa merah putih 100 m x 6 m di tebing air terjun coban sewu dan panorama tumpak sewu,” ujarnya

AKBP Eka Yekti menjelaskan, jadi kegiatan tersebut bertujuan untuk mempromosikan obyek wisata di Kabupaten Lumajang dan juga dalam rangka memperingati HUT Polri yang ke-75.

“Jadi pengibaran bendera tersebut juga dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara pada tanggal 1 Juli ke-75,” ujarnya.

Menurutnya, Jadi nilai-nilai kepahlawanan, nilai-nilai nasionalisme harus ditularkan kepada generasi muda juga wisata alam yang luar biasa yang dimiliki oleh Kabupaten Lumajang yang kebetulan berbatasan juga dengan Kabupaten Malang.

“Air terjun coban sewu dan panorama Tumpak Sewu bisa disebut niagara nya bangsa kita bangsa Indonesia,” tutur Kapolres

Lebih lanjut, AkBP Eka Yekti mengatakan, dalam kegiatan ini tentunya banyak hambatan banyak kendala, intinya faktor alam karena lokasi di alam, jadi kendala angin, dan tekanan angin, tekanan air itu sangat mempengaruhi. Kemudian juga banyaknya semak, kontur tebing yang tidak lurus, jadi banyak sekali celah-celah.

“Itu menyulitkan kita untuk melakukan beberapa manufer pengibaran bendera merah putih,” pungkasnya. (hms/tim)

Satgas dan Kelompok Patriot Desa Andungbiru Gencarkan Sosialisasi Prokes

PROBOLINGGO – Dalam rangka menegakkan disiplin protokol kesehatan (Prokes), Satuan Tugas (satgas) penanggulangan covid 19 bersama kelompok Patriot Desa Andungbiru Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo melaksanakan komunikasi sosial (Komsos), pada 24 Juni lalu.

Pada kesempatan itu, Supriadi selaku Banbinsa mengimbau masyarakat setempat, agar di saat melaksanakan kegiatan di tempat umum jangan lupa memakai masker sesuai anjuran pemerintah. Hal itu untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Kami mengimbau perangkat desa dan masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan dengan cara mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Bhabinkamtibmas, Yuniarto juga menegaskan pentingnya penerapan protokol kesehatan demi menghindari paparan covid 19.

Sekretaris Desa Andungbiru, Asrawi juga mengharapkan pada masyarakat untuk tetap menerapkan physical distancing atau jaga jarak perorangan dalam kegiatan di luar rumah, dan selalu mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir.

Dikatakan, walaupun saat ini wilayah Desa Andungbiru khususnya masih aman dari penyebaran Covid-19, namun menerapkan protokol kesehatan tetap harus dilakukan dengan teratur dan disiplin.

Sementara, itu salah satu warga setempat, menyampaikan terima kasih kepada tim satgas yang selalu aktif, menyambangi warga sekaligus mengimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai ketentuan yang ada.

“Dengan selalu melakukan imbauan, semoga pandemi ini cepat berlalu dan masyarakat bisa kembali ke kehidupan normal seperti sebelumnya,” katanya.

Presiden: Penggunaan Kewenangan Polri Harus Didukung oleh Perkembangan Teknologi Mutakhir

JAKARTA – Sejalan dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, Polri harus berpacu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) untuk melawan bentuk-bentuk ancaman terhadap kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.

Saat memberikan amanat dalam Peringatan ke-75 Hari Bhayangkara pada Kamis, 1 Juli 2021, di Istana Negara, Jakarta, Presiden Joko Widodo, mengingatkan bahwa Polri harus menggunakan kewenangannya secara bijak dan bertanggung jawab.

“Polri juga harus berpacu menguasai Iptek agar tidak kalah dengan pelaku kejahatan. Penggunaan kewenangan Polri harus juga didukung oleh perkembangan teknologi mutakhir,” tuturnya.

Selain itu, Indonesia merupakan negara Pancasila, negara demokrasi, dan negara yang menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia sehingga Polri dituntut tidak hanya harus tampil tegas dan tanpa pandang bulu, tetapi juga harus tampil sebagai pengayom dan pelindung masyarakat.

“Polri juga harus berwajah ramah dan selalu bersifat melayani masyarakat luas. Polri harus presisi dalam menjalankan wewenangnya, harus akurat dalam membuat keputusan, harus merujuk pada peraturan perundang-undangan, dan harus menjunjung tinggi norma-norma martabat masyarakat,” lanjut Presiden.

Kepala Negara juga mengingatkan agar pengembangan SDM Polri harus diperhatikan secara serius dan transparan, sehingga karakternya dapat menyesuaikan tugas-tugas Polri dan menguasai perkembangan Iptek terbaru.

“Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pengembangan SDM Polri harus diperhatikan secara serius, rekrutmen, pendidikan, dan promosi harus dilakukan secara transparan, dan akuntabel,” jelas Presiden.

Selain itu, dalam rangka menghadapi tantangan zaman dan tuntutan masyarakat yang semakin kompleks, Presiden turut meminta Polri untuk membenahi dan memperkuat manajemen serta kelembagaannya dengan memanfaatkan iptek untuk mendukung Polri yang modern.

“Polri harus membenahi secara komprehensif kebijakan perencanaan, kebijakan pengorganisasian, kebijakan penganggaran, serta monitoring dan evaluasi. Dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini untuk mendukung Polri yang modern,” tandasnya.

Hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut antara lain Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Sedangkan para undangan dan peserta lainnya turut mengikuti jalannya acara melalui konferensi video dari sejumlah lokasi di seluruh Indonesia. (**)

Polri Musnahkan 7 Hektare Ladang Ganja Di Gunung Lauser

JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri musnahkan tujuh hektare ladang ganja di area Gunung Lauser tepatnya daerah Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh.

Selain memusnahkan ladangnya, polisi berhasil mengagalkan 529 kilogram ganja kering siap edar dari pemasok dan pengepul ganja jaringan Aceh-Medan-Palembang-Jakarta-Bogor.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menjelaskan, pengungkapan ini berangkat dari diamankannya 198 bungkus ganja kering dengan berat 223,95 kilogram ganja pada 9 Juni 2021 hasil pengembangan jaringan pengedar Jakarta-Palembang-Medan.

“Dari pengembangan tim, pada Kamis 24 Juni 2021 berhasil mengamankan empat tersangka dengan barang bukti narkotika jenis ganja sebanyak sembilan karung yang berisi 280 bungkus paket ganja dengan berat  3044,60 kilogram,” kata Argo dalam keterangan tertulis, Kamis (1/6).

Empat tersangka yang ditangkap berinisial IB (42), IS alias UC (44), MA (35), dan RD (37). Argo membeberkan, hasil pendalaman penyidik terhadap keempat tersangka dan informasi yang didapat dari masyarakat, para tersangka ternyata memiliki ladang ganja.

“Tim kemudian melakukan penyisiran area Gunung Leuser ditemukan ladang ganja selias tujuh hektare di daerah Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Ateuh Banggalan, Kabupaten Nagan Raya,” kata Argo.

7 haktere ladang ganja ini dapat menghasilkan 630 ribu batang ganja kering dengan perkiraan berat 210,529 ton. Jika harga pasaran 1 kilogram ganja Rp 4 juta maka nilai dari ladang tersebut sebesar Rp 842 miliar.

Namun yang lebih penting dari itu, kata Argo, dari pemusnahan ladang ganja dengan cara dibut pohon lalu dibakar tersebut
polri berhasil menyelamatkan 10.526.450 jiwa anak bangsa.

“Jika 1 Kg dikonsumsi 50 orang, maka 210.529 Kg dikali 60 orang maka 10.526.450 jiwa terselamatkan dari penyalahgunaan narkoba jenis ganja,” terang Argo. (tim)

Gandeng Cak Shodig, Polres Pasuruan Sosialisasikan Pelaksanaan PPKM yang Diperketat

PASURUAN – Menjelang pelaksanaan PPKM yang diperketat, mulai 2 hingga15 Juli, Polres Pasuruan terus melakukan berbagai persiapan.

Ditegaskan Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Andhika Mizaldy Lubis SIK, pihaknya terus melakukan berbagai persiapan, terutama sosialisasi pelaksanaan PPKM yang Diperketat tersebut.

“Sesuai ketentuan yang sudah ditetapkan kita akan bekerja keras untuk menyukseskan PPKM yang diperketat ini agar bisa maksimal menekan penyebaran Virus Corona ini,”tegasnya aaat ditemui wartawan di sela sela Sosialisasi PPKM yang diperketat di wilayah Pandaan.

Dikatakannya pula, dalam pelaksanaan sosialisasi PPKM yang Diperketat ini, Polres Pasuruan sengaja mengandeng publik figur yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Pasuruan, yakni Cak Sodig.

Cak Shodig, yangmerupakan pelaku seni hiburan di kancah musik dangdut Nasional asli Pasuruan ini, kerap membantu Polres Pasuruan saat melakukan sosialisasi mengenai prokes, dan sosialisasi PPKM diperketat.

“Saya akan terus membantu pihak kepolisian dengan apa yang saya bisa Mas, untuk melaksanakan upaya menyelesaikan masalah Covid ini, Ya kalo Covid ini cepet selesai saya kan bisa manggung lagi mas,” cetusnya sambil tertawa. (qomar)

Tiga Kades Terpilih PAW Dilantik

LUMAJANG – Tiga Kepala Desa terpilih hasil Pemilihan Kades Pergantian Antar Waktu (PAW) di Lumajang dilantik

Pelantikan di lakukan oleh Wakil Bupati Lumajang Ir.Hj. Indah Amperawati, M.Si., bertempat di Gedung panti PKK Kabupaten Lumajang, Rabu (30/6/2021).

Kepala Desa PAW yang dilantik yakni Kepala Desa Sekokbesuki Muhammad Nasih, Kepala Desa Grati Muhammad Faisol, Kepala Desa Sumbersuko Ahmad Taufik.

Dalam sanbutannya, Indah Amperawati mengucapkan terima kasih kepada Pj Kades yang melaksanakan tugas

“Terima kasih kepada Pj Kades, panitia di masing-masing desa serta pihak TNI-POLRI yang telah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dalam mengawal Pilkades PAW sampai dengan tuntas dan aman,” tuturnya.

Ia juga berpesan, Semoga tiga kades terpilih bisa menjadi pelayan masyarakat yang baik, dan selalu hadir di tengah-tengah rakyatnya.

“Karena Kades terpilih merupakan pilihan masyarakat agar dapat menjalankan roda pemerintahan desa dengan baik dan bersih,” imbuh Wabup.

Untuk itu, Wakil Bupati meminta agar jabatan kades terpilih yang telah diberikan merupakan amanah dan jangan sampai disalah gunakan maupun melanggar hukum yang berlaku.

Tetap maksimalkan pelayanan masyarakat dengan baik dan sesuai ketentuan, laksanakan hak, wewenang dan kewajiban kepala desa dengan baik dan amanah.

“Pesan untuk tiga kades terpilih, laksanakan tugas dengan maksimal, maksimalkan ketentraman desa, jangan menyalahgunakan wewenang selama menjabat sebagai kades, serta jangan pernah membedakan masyarakat dan gunakan APBDes sesuai ketentuan yang berlaku,” pesan Wabup. (bam)

Hari Bhayangkara ke 75 Kodim 0821 dan Yonif 527/BY Lumajang Beri Kejutan Kapolres

LUMAJANG – Malam menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke 75 1 Juli 2021, Polres Lumajang mendapat kejutan dari Jajaran TNI Kodim 0821 Lumajang dan Batalyon Infanteri 527/BY Lumajang, Rabu (30/6/2021) malam.

Jajaran TNI dari Batalyon Infanteri 527/BY Lumajang yang dipimpin oleh Komandan Batalyon Infanteri 527/BY Letkol Inf. Alexander Terangta Peranginangin dan Jajaran TNI dari Kodim 0821 Lumajang yang dipimpin oleh Kasdim 0821 Lumajang Mayor Inf Rinanto tiba-tiba mendatangi Mako Polres Lumajang.

Dengan diiringi lagu ucapan ulang tahun yang penuh semangat, jajaran TNI ini membawakan papan karangan bunga ucapan Selamat Ulang Tahun dan kue tart untuk Polri dalam hal ini Polres Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si yang tengah sibuk melakukan pengecekan persiapan 1 Juli seketika meninggalkan aktifitasnya saat mendengar ada beberapa orang menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun dan segera menuju sumber suara.

AKBP Eka Yekti seketika terkejut dan terharu tatkala melihat kedatangan Jajaran TNI untuk memberikan surprise di Hari Bhayangkara ke 75.

Dalam moment mengejutkan ini Komandan Batalyon Infanteri 527/BY Letkol Inf. Alexander Terangta Peranginangin mengatakan bahwa malam ini Kodim dan Batalyon mengadakan surprise terkait hari ulang tahun / Dirgahayu Polri Bhayangkara ke 75.

“Selama ini kita bersinergi dalam melayani dan membangun bersama di kota Lumajang sehingga harapan kami keeratan ini tidak sampai disini tapi terus berlanjut dalam rangka melayani masyarakat di wilayah kabupaten Lumajang.” tutur Danyon 527/BY Lumajang.

Sementara, Kasdim 0821 Lumajang Mayor Inf Rinanto mewakili Dandim 0821 Lumajang mengucapkan Dirgahayu Polri ke 75.

“Mudah-mudahan kedepan TNI Polri dan Pemda senantiasa bersinergi terutama pada saat situasi saat ini pandemi Covid 19 belum menurun tapi malahan meninkat.” kata Kasdim

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti ketika menyambut kedatangan Jajaran TNI mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan TNI, Danyon 527, dan Kasdim atas surprise yang tidak pernah disangka-sangka sebelumnya.

“Benar-benar ini tidak disangka-sangka, tidak diduga sama sekali, tidak bocor acara ini benar suprise, saya tidak menyangka didatangi beliau-beliau ini terima kasih rekan kerja saya mitra luar biasa kita bersama-sama bersinergi, mulai Covid-19, bencana, bakti sosial bersama rekan-rekan TNI.” ungkap AKBP Eka Yekti (Hum)

Operasi Sikat Semeru 2021 Polres Lumajang Ringkus Pelaku Curanmor

LUMAJANG-Operasi Sikat Semeru 2021, Tim Resmob Satreskrim Polres Lumajang berhasil mengungkap pelaku pencurian bermotor (Curanmor).

Tersangka berhasil diamankan adalah ZA (22) warga Desa Ranupakis, Kecamatan Klakah, kabupaten Lumajang.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Fajar Bangkit Sutomo melalui Paur Subbag Humas Ipda Andrias Shinta menyampaikan, Pengungkapan salah satu tersangka berinisial ZA berdasarkan keterangan tersangka E sebelumnya sudah berhasil ditangkap petugas.

“Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan terhadap tersangka E, bahwa ia pernah melakukan pencurian dengan pemberatan curanmor bersama dengan tersangka ZA,” ujarnya, Rabu (30/6/2021)

Setelah mendapatkan keterangan itu, petugas langsung bergerak cepat menangkap tersangka ZA saat berada dirumahnya, Rabu (30/6/2021) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

“Saat dilakukan penangkapan tersangka tidak melakukan perlawanan,” ungkap Shinta.

Barang bukti berhasil diamankan 1 unit sepeda motor Honda Supra Fit warna Hitam th 2007 kondisi sepeda motor dalam keadaan protolan.

“Kami juga mengamankan sisa protolan sepda motor milik korban berupa Dek Sepeda motor dan Lampu depan,’ imbuhnya.

Dari pengakuannya tersangka ZA pernah melakukan pencurian sepeda motor Honda Grand di area persawahan di Desa Kunir.

“Sepeda motor tersbut dijual oleh tersangka E yang sudah ditahan dalam perkara lain,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, tersangka ini sebelumnya pernah melakukan pencurian sepeda motor di area persawahan Dusun Krajan II, Desa Kuterenon, pada Rabu 12 Mei 2021 sekitar pukul 15.30 WIB.

“Kejadian saat itu korban memarkir sepeda motor di pinggir sawah sebelum di tinggal untuk mencari rumput, Rem Cakram depan di kunci gembok setelah itu di tinggal untuk mencari rumput kurang lebih jaraknya 300 meter kemudian setelah mau pulang sepeda motor sudah tidak ada di tempat,” ujar Ipda Andrias Shinta.

Ditambahkan dia, operasi Sikat Semeru yang mulai digelar tanggal 28 Juni 2021 sampai 12 hari kedepan, Polres Lumajang lebih meningkatkan penindakan terhadap kasus yang meresahkan masyarakat seperti Curanmor, curas, curat, premanisme.

“Pengungkapan ini merupakan keberhasilan dalam Operasi Sikat Semeru 2021 yang akan digelar sampai 12 hari kedepan “ pungkasnya (tim)

Terlihat Santai, Jokowi Tanggapi Kritikan BEM UI

JAKARTA – Presiden Joko Widodo memberikan tanggapan, kritik pedas yang disampaikan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI), melalui sebuah unggahan di akun Twiter@BEMUI_Official yang menyebut Jokowi sebagai ‘The King of Lip Service’,”

“Itu kan sudah sejak lama. Dulu ada yang bilang saya ini klemar-klemer, ada yang bilang juga saya itu plonga-plongo, kemudian ganti lagi ada yang bilang saya ini otoriter, kemudian ada juga yang ngomong saya ini ‘bebek lumpuh’, dan baru-baru ini ada yang ngomong saya ini ‘Bapak Bipang’, dan terakhir ada yang yang menyampaikan mengenai ‘The King of Lip Service’,” ujar Jokowi sebagaimana dilihat Hops.id di akun YouTube Sekretariat Presiden yang diunggah Selasa (29/6/2021).

Jokowi meminta agar Universitas tidak menghalangi mahasiswa untuk berskspresi, sebab kritikan kritikan itu merupakan bentuk ekspresi mahasiswa yang sedang belajar mengekspresikan pendapat.

“Jadi kritik itu boleh-boleh saja dan universitas tidak perlu menghalangi mahasiswa untuk berekspresi. Tapi juga ingat, kita ini memiliki budaya tata krama, memiliki budaya kesopansantunan. Ya saya kira biasa saja, mungkin mereka sedang belajar mengekspresikan pendapat. Tapi saat ini yang penting adalah kita semua memang bersama sama fokus untuk penanganan pandemi Covid 19.” *

Cegah Kepanikan, PMI Semprot Disinfektan 220 Rumah Warga

JEMBER – Sebanyak 220 rumah penduduk di Kecamatan Sumbersari, Rabu (30/06/21) disemprot 1.000 liter cairan disinfektan oleh tim relawan Palang Merah Indonesia(PMI), Kabupaten Jember, penyemprotan atas permintaan warga tersebut dilakukan setelah ditemukan warga yang terkonfirmasi positif covid 19, penyemprotan dilakukan juga untuk mencegah terjadi kepanikan imbas dari mengganasnya serangan Covid-19.

Penyemprotan pertama dilakukan di Perumahan Jember Permai 1, dilokasi tersebut sebanyak 40 rumah disterilisari dengan menggunakan sebuah truk berisi cairan disinfektan.

Kegiatan bersama personel TNI/Polri serta pihak kelurahan Sumbersari dilakukan setelah ada warga setempat yang terpapar covid 19 dan menjalani isolasi mandiri.

Selanjutnya, kegiatan pencegahan penyebaran virus dilakukan di Jalan Jawa II dan Jalan Nias di mana sebanyak 80 rumah penduduk, termasuk rumah kos mahasiswa perguruan tinggi turut menjadi perhatian penyemprotan disinfektan.

“Kami minta lakukan penyemprotan pada PMI Jember karena ada warga kami yang positif terpapar Covid 19, ada 4 rumah yang terpapar namun kita semprot semuanya” ungkap Nur Santi, Ketua RT 3 RW 36 lingkungan Tegalboto Kidul Kelurahan Sumbersari Kecamatan Sumbersari.

Selain pemukiman rumah warga, penyemprotan dilakukan pada masjid yang ada di tengah perumahan yang mayoritas penghuninya adalah mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta yang ada di Jember.

Usai sterilisasi dua lokasi, relawan melanjutkan kegiatan kemanusiaan ke Jalan dr Sutomo, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, dilokasi ketiga, relawan menyemprot sebanyak 100 rumah penduduk di mana terdapat warga yang terpapar covid 19.

“Jadi hari ini total sebanyak 220 rumah warga di tiga lokasi kami lakukan penyemprotan disinfektan untuk memutus mata rantai penyebaran virus di masyarakat, kami telah menyemprotkan sebanyak 1000 liter cairan ditiga lokasi tersebut,” tutur Rupianto, SP Kepala Unit Markas PMI Jember saat ditemui disela sela aksi kemanusiaan. (Sony)