Home Blog Page 1757

Refleksi Hari Lahir Pancasila, Kapolri: Bersatu dan Gotong Royong Melawan Covid-19

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan bergotong royong melawan dan memerangi Pandemi Covid-19 atau virus corona dewasa ini.

Semangat gotong royong itu, kata Sigit, merupakan salah satu bentuk merefleksikan peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2021.

Dengan bergandengan tangan melawan Covid-19, hal tersebut merupakan wujud generasi penerus bangsa saat ini untuk melanjutkan semangat Founding Fathers Indonesia dalam merumuskan Pancasila sebagai Idiologi Bangsa ketika itu.

“Menanamkan nilai Pancasila di tengah Pandemi Covid-19 dapat dilakukan dengan gotong royong, bersatu dan bergandengan tangan sebagaimana butir ketiga pancasila ‘Persatuan Indonesia’ dalam melawan dan memerangi Pandemi Covid-19 yang saat ini sedang dihadapi oleh Indonesia khususnya dan dunia pada umumnya,” kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (1/6/2021).

Pancasila yang merupakan kepribadian dan pandangan hidup berbangsa, menurut Sigit, menjadi landasan yang kuat untuk masyarakat dengan pemerintah bersatu menghadapi tantangan yang terjadi saat Pandemi Covid-19.

“Tingginya semangat persatuan dan kesatuan dari seluruh lapisan masyarakat bersama dengan Pemerintah, maka dapat terwujud Indonesia yang tangguh ketika menghadapi virus corona saat ini,” ujar Sigit.

Mantan Kapolda Banten itu menyatakan, dengan adanya persatuan itu, maka efek domino yang dihasilkan dari Pandemi Covid-19, mulai dari perekonomian dan kehidupan sosial dapat teratasi dengan baik.

Refleksi Hari Lahir Pancasila saat ini, kata Sigit, juga dapat diimplementasikan dengan kesadaran kedisiplinan dari masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, masyarakat juga harus memberikan dukungan dari seluruh kebijakan pemerintah dalam rangka memutus mata rantai virus corona.

“Kedisplinan protokol kesehatan dapat menjadi kunci untuk Indonesia segera bisa keluar dari Pandemi Covid-19. Dukungan dari masyarakat untuk turut serta dan berperan aktif dalam pelaksanaan PPKM Mikro, vaksinasi nasional serta penguatan 3M dan 3T, juga bisa menjadi bentuk nasionalisme atau wujud kecintaan terhadap Pancasila,” papar mantan Kabareskrim Polri tersebut.

Adanya gotong royong masyarakat dan Pemerintah dalam memerangi Covid-19 maka akan terwujud Pancasila dalam tindakan, bersatu untuk Indonesia tangguh. Sebagaimana tema Hari Lahir Pancasila 2021 yang diusung oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tahun ini. (tim)

Polsek Lekok Amankan Pelaku Penganiayaan Berat

PASURUAN – Senin, 31 Mei 2021, unit Reskrim Polsek Lekok mengamankan Fath alias Ant bin Jasim (25) warga Desa Jatirejo Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan atas kasus penganiayaan berat pada Hilmi (30) warga Dsn Batu Putih Desa Jatirejo Kec Lekok Kab Pasuruan.

Selain mengamankan Fath, Polisi juga mengamankan barang bukti 1 (satu) Papan kayu sepanjang 75cm dengan lebar 7cm dan tebal 1,5 cm yang diduga digunakan untuk menganiaya korban.

Dari pemeriksaan awal, kejadian penganiayaan tersebut terjadi pada Sabtu,15 Mei 2021 sekitar pukul 16.00 Wib.

Awalnya, korban awal mula mendatangi Jasim yang merupakan ayah pelaku untuk menanyakan mainan perahu yang terbuat dari bambu miliknya.

Mendapat pertanyaan itu, Jasim lantas membanting mainan tersebut, yang mengakibatkan mainan tersebut terbelah menjadi dua.

Tak ayal, Hilmi dan Jasim pun terlibat cekcok mulut.

Ditengah cekcok mulut tersebut, Fath yang saat itu berada disamping Jasim, sonrak mengambil sebuah papan kayu dan dilemparkan ke arah Hilmi.

Akibat lemparan itu, Hilmi pun harus mendapat perawatan di Puskesmas Lekok akibat mengalami patah tulang rusuk sebelah kiri.

Tak lama kemudian, Hilmi pun melaporkan kejadian yang dialaminya pada Polsek Lekok.

Berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP-B/10/V/RES.1.7/ 2021/Jatim/Res Pasuruan Kota/Spkt Polsek Lekok tanggal 15 Mei 2021 itulah, kemudian Fath diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (tofa)

Kapolres Bersama Forkopimda Lumajang Mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila Secara Virtual

LUMAJANG-Kapolres Lumajang bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Lumajang mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang dipimpin Presiden Joko Widodo, secara virtual, Senin (1/6/2020).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Mahameru Pemkab Lumajang, Senin (1/6/2021).

Turut hadir dalam upacara secara daring tersebut, Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq, MML, Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, SIK.M.Si, Dandim 0821 Letkol Inf Andi Andriyanto Wibowo, S.Sos., M.I.Pol, Wakil Bupati Lumajang Sdri. Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si, Ketua DPRD Kab. Lumajang Sdr. H. Anang Ahmad Saifudin, dan Wadanyonif 527/By Mayor Inf Kaisar Bagus, Sekda Kab. Luamajang Sdr. Drs. Agus Triyono, M.Si.

Dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar secara virtual, Presiden Joko Widodo menyampaikan, Peringatan hari lahir Pancasila di setiap tanggal 1 Juni guna mengokohkan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Walaupun Pancasila pemersatu sepanjang berdirinya republik ini merupakan tantangan kehidupan berpancasila tidak semerta-merta berbeda pandangan, yang harus diwaspadai tentang meningkatnya rivalitas dan kompetisi termasuk rivalitas antar pandangan.

“Nilai-nilai dan Ideologi karena ideologi trans Nasional semakin meningkat dan cenderung memasuki dalam kehidupan bermasyarakat yang dihadapkan dengan perkembangan teknologi, interaksi antar dunia cukup cepat sehingga nantinya dapat dimanfaatkan oleh trans radikal hingga ke pelosok dunia,” ujarmya.

Pendalaman nilai-nilai Pancasila tidak mudah dilakukan dengan cara yang biasa namun diperlukan cara-cara baru yang luar biasa karena Pancasila sebagai pondasi untuk pengembangan ilmu berteknologi yang berke Indonesia an.

“Kami mengajak kepada toga, tomas dan semua elemen untuk bersatu padu berperan aktif untuk memperkokoh dalam membumikan Pancasila dalam kehidupan bebangsa dan bernegara,” ucap Presiden RI.

Sementara itu, Kapolres Lumajang melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan Pancasila merupakan idelogi dasar Bangsa dan Negara Republik Indonesia, untuk itu Kita harus memegang teguh Pancasila sebagai dasar Negara Republik Indonesia.

“Karena dalam situasi pandemi Covid-19, ucapara dilaksanakan secara daring dengan tetap tidak mengurangi kekhidmatan,” tutur Shinta. *

Hari Lahir Pancasila, F-JINLU Panjatkan Do’a Untuk Indonesia

LUMAJANG – Dibawah langit yang biru, komunitas wartawan yang tergabung dalam Forum Jurnalis Independen Nasional Lumahang (F-JINLU), memperingati hari lahir pancasila dengan membacakan do’a bersama, Senin (01/06/2021).

Acara yang digelar di pojok kota, tepatnya di area tugu adipura, atau perempatan jalan Panglima Sudirman pada Senin (01/6/2021) tengah malam itu, berjalan cukup hikmat dan penuh makna.

Imam Khambali, Salah seorang anggota F-JINLU bidang kegiatan sosial keagamaan, mendapat kesempatan untuk memimpin do’a sebelum acara berakhir.

Dalam do’anya, Imam Khambali sempat meminta pada Tuhan Yang Maha Kuasa agar Indonesia tetap jaya dan dalam lindungan Allah SWT.

“Ya Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, kasihanilah kami bangsa Indonesia,” kata Imam Khambali mengawali do’anya.

“Jauhkanlah kami dari segala marabahaya, termasuk wabah corona yang saat ini sedang melanda dunia. Berilah kami kemampuan untuk mengambil hikmah di balik semua itu,” lanjutnya.

“Alirkan semangat kami dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa untuk Indonesia lebih baik. Bimbinglah kami dalam meneruskan cita cita luhur pendiri bangsa ini,” tambahnya.

Kemudian, aktivis sosial keagamaan anggota F-JINLU tersebut, juga memanjatkan rasa syukurnya atas limpahan rahmat, taufik serta hidayahnya di hari lahirnya Pancasila tahun 2021 ini.

“Ya Allah ya Tuhan Kami. Jauhkanlah anggota komunitas F-JINLU ini dari perselisihan dan perpecahan. Berikanlah kelancaran pada setiap momen kegiatan, agar dapat menerapkan nilai nilai kehidupan sehari hari yang penuh manfaat,” tutupnya dalam do’a.

Usai peringati Hari Lahir Pancasila, komunitas F-JINLU tersebut menuju pasar baru Lumajang, untuk menikmati rawon empal di warung Mak Sirrah. *

Kapolri Terbitkan Izin Liga 1 dan Liga 2 dengan Prokes Ketat

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menerbitkan izin pertandingan sepak bola Liga 1 dan Liga 2 tahun 2021. Kendati begitu, kompetisi tersebut nantinya harus diselenggarakan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) penanganan Covid-19 atau virus corona yang disiplin dan ketat.

Sigit menjelaskan, meskipun izin kompetisi tersebut diberikan, namun seluruh pihak harus tetap mengutamakan azas Salus Populi Supreme Lex Esto atau keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi. Sehingga, tidak terjadi penyebaran virus corona.

“Karena itu dari hasil diskusi kami memutuskan memberikan izin keramaian dengan catatan tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat,” kata Sigit dalam jumpa pers di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (31/5/2021).

Menurut Sigit, pihak kepolisian bakal melakukan pengawasan dan evaluasi berkala saat nanti bergulirnya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 itu. Pasalnya, apabila di perjalanannya ditemukan pelanggaran maka aparat tak segan untuk memberikan sanksi yang pastinya akan menyangkut dari pertandingan itu sendiri.

“Kegiatan akan kami evaluasi sehingga pelanggaran prokes berpengaruh terhadap proses pelaksanaan liga,” ujar Sigit.

Disisi lain, Sigit menyebut, izin Liga 1 dan Liga 2 dikeluarkan lantaran dalam evaluasi pelaksanaan Piala Menpora dinilai cukup berjalan dengan baik. Meskipun, diakui Sigit, di akhir-akhir masih terdapat adanya sedikit pelanggaran yakni konvoi sekelompok suporter usai kompetisi tersebut.

Mantan Kapolda Banten itu menegaskan, seluruh pihak penyelenggara harus memastikan peristiwa konvoi suporter sepak bola tidak akan kembali terulang di pelaksanaan Liga 1 dan Liga 2.

“Maka penyelenggaran liga sepak bola beberapa waktu lalu tentu menjadi bagian dari evaluasi kami. Beberapa waktu lalu penyelenggaraan sudah cukup bagus, tapi yqng kami sayangkan masih terjadi arak-arakan di akhir pertandingan yang potensial menimbulkan klaster Covid-19,” ucap Sigit.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali memastikan terkait dengan pelaksanaan Liga 1 dan Liga 2 seluruh terkait bakal berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan.

Salah satunya, kata Zainudin, pelaksanaan pertandingan bakal dilaksanakan terpusat di Pulau Jawa yang angka penyebaran virus coronanya rendah atau dikategorikan sebagai zona hijau.

“Semua pertandingan dipusatkan di Pulau Jawa dengan beberapa klaster. Dari penjelasan itu kami merasa apa yang sudah direncanakan dan dipaparkan saat rapat koordinasi sudah siap kami rekomendasikan kepada Bapak Kapolri umtuk permohonan izin keramaian. Itulah mengapa sore hari ini saya datang memenuhi undangan beliau,” tutup Zainudin. (tim)

Tatap Muka Bersama Ibu Asuh Polwan RI Secara Virtual

LUMAJANG – Personel Polwan Polres Lumajang mengikuti kegiatan tatap muka secara virtual (Zoom Meeting) di ruang Vicon Polres Lumajang, Senin (31/5).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kabag Sumda Polres Lumajang Kompol Khusnul Khotimah selaku Senior Polwan Polres Lumajang, 4 Pama, dan 19 Bintara Polwan.

Kegiatan tatap muka yang dilakukan secara virtual tersebut bersama Ibu Asuh Polwan Republik Indonesia, Ny Juliati Sapta Dewi Magdalena Listyo Sigit Prabowo.

Dalam pesan pentingnya, Ny, Juliati Sapta Dewi Magdalena Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, mohon maaf karena sejak menjadi ibu Asuh Polwan RI baru kali ini bisa bertatap muka dengan seluruh Polwan RI.

“Saya mohon maaf baru kali ini bisa bertatap muka dengan seluruh polwan RI, hal tersebut dikarenakan kegiatan yang cukup padat, namun tetap memonitor perkembangan polwan melalui pakor polwan RI,” tuturnya.

Ny Juliati selaku Ibu Asuh Polwan RI memberikan dukungan kepada Polwan RI dalam berkiprah, sebagaimana telah disampaikan oleh Pakor Polwan RI bahwa kedepan Polwan RI akan melaksanakan  event besar seperti Hari Jadi ke 73 Polwan RI dan sidang polwan sedunia  (IAWP) ke 58 di Labuan Bajo.

“Untuk rangkaian hari jadi ke 73 polwan RI, silahkan pakor polwan RI direncanakan dengan baik, saya berharap ada kegiatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, seperti kegiatan baksos berupa pemberian sembako, pelayanan kesehatan seperti: operasi bibir sumbir, operasi katarak, dan sunatan masal, dengan tetap mempedomani protokol kesehatan covid-19. dan saya selaku ibu asuh akan mendukung kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan,” terangnya.

Ny Juliati Sapta Dewi Magdalena Listyo Sigit Prabowo menekankan 14 poin penting yang disampaikan kepada seluruh jajaran personil Polwan Republik Indonesia untuk menjadi atensi.

“Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya mengapresiasi atas kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas seluruh Polwan RI, selama ini baik dalam melaksanakan tugas maupun dalam meraih prestasi. Selamat bekerja dan berkarya dalam menghadapi tugas dan tantangan kedepan serta menjelang pelaksanaan event-event besar ke  depan, semoga semua kegiatan berjalan lancar.” pungkasnya. *

Pemkab Bondowoso Kembali Raih Predikat WTP Kesembilan Kalinya

BONDOWOSO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso menerima penghargaan atas predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Predikat WTP tersebut diberikan atas Laporan hasil pemeriksaan (LHP) terhadap laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) Bondowoso tahun anggaran 2020.

Penghargaan predikat opini WTP dari pemerintah pusat tersebut, bertempat di aula Kantor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Jawa Timur Senin. (31/5/2021).

Saat menerima penghargaan, Bupati Bondowoso
ditemani oleh Ketua DPRD Bondowoso H.Ahmad Dhafir.

Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tersebut merupakan yang kesembilan kalinya berturut – turut diterima oleh Pemkab Bondowoso dari Pemerintah Pusat melalui BPK RI Perwakilan Jawa Timur.
Bupati Bondowoso KH. Salwa Arifin usai menerima penghargaan mengaku bersyukur atas kembali diraihnya opini WTP oleh Pemerintah Daerah.

Raihan tersebut merupakan hasil kerja keras dari seluruh pihak terutama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atas penyusunan laporan keuangan di Tahun 2020.

Penghargaan tersebut menurutnya merupakan salah satu bukti bahwa Pemkab Bondowoso memiliki keingingan dan kesungguhan untuk membenahi sistem keuangan atau penggunaan keuangan.

Pihaknya berharap prestasi WTP dari pemerintah pusat tersebut agar bisa menjadi cambuk untuk selalu melakukan upaya pembenahan di tatanan birokrasi.

“Meraih WTP adalah prestasi yang membanggakan. Namun lebih sulit bagaimana untuk mempertahankan, karena butuh koordinasi dan kerja sama nyata dari semua OPD di lingkungan pemkab setempat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bondowoso H. Ahmad Dhafir mengapresiasi keberhasilan Pemkab Bondowoso atas raihan opini WTP dari Pemerintah pusat terhadap LKPD tahun 2020.

Lebih lanjut, hal itu juga merupakan tantangan kedepan bagi Pemkab Bondowoso untuk mempertahankan penghargaan WTP tersebut.

“Kita harapkan semoga kedepan semakin baik dari segala sektor untuk tercapainya visi Bondowoso “MELESAT” pungkasnya. (dar)

Kondisi Bunga Vertical Garden di Jantung Kota Sumenep Kini Layu dan Kering

SUMENEP – Mulanya, keberadaan bunga vertical garden di simpang empat jantung kota Kabupaten Sumenep, terlihat indah dan nyaman dipandang mata.

Namun sayang, kondisi bunga vertical garden itu kini layu dan kering. Bahkan, sejumlah pot terlihat kosong alias tidak lagi ada tanaman bunga dari berbagai jenis tersebut, Kamis (27/5/2021).

Bunga vertical garden tersebut menelan anggaran Rp.300 juta melalui APBD 2020. Terdapat empat titik bunga vertical garden yang menghiasi simpang empat jantung kota kabupaten Sumenep.

Kepala Dinas PRKP dan Cipta Karya Sumenep, Moh. Jakfar berdalih tidak ada anggaran untuk perawatan bunga vertical garden tersebut di ABPD 2021, baik untuk pembelian pupuk maupun lainnya.

“Sehingga kita hanya menggunakan Satgas untuk merawatnya. Anggaran untuk Satgas hanya sebatas gaji sebesar Rp.850ribu per bulan,” terangnya.

Menurut dia, bunga vertical garden memiliki kesulitan tersendiri dalam perawatannya. Dan tanaman sejenis itu tidak selalu hidup. “Bukan hanya di Sumenep. Di kota Batu saja juga mengalami hal yang sama,” kelitnya.

Bahkan, pihaknya mengklaim, bahwa tanaman vertical garden mati dan rusak karena ulah warga yang kurang baik atau dicuri.

“Apalagi sekarang musim gemar tanaman. Mungkin mereka suka yang gratisan,” ucapnya.

Selama ini, kata dia, pengawasan terhadap tanaman hias dilakukan sejak pagi dan sore hari. Malamnya, penjagaan fokus ke area Taman Tajamara.

“APBD kita tidak mampu membayar mereka [petugas, red]. Kalau di Taman Tajamara terus dijaga guna mengantisipasi kaum muda-mudi melakukan tindakan tidak mengindahkan,” katanya.(*)

Kebangkitan Nasional sebagai Penyemangat Lawan Korupsi

JAKARTA – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengajak segenap bangsa Indonesia memperkokoh semangat kebangsaan. Momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini dapat menjadi penyemangat untuk bangkit dari keterpurukan, dan terus berjuang untuk memberantas korupsi.

Hal tersebut disampaikan Firli berkaitan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2021.

“Dengan semangat kebangsaan yang bulat dan kokoh, Insya Allah menjadi kekuatan besar yang menggugah nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme, yang terkandung dalam Hari Kebangkitan Nasional dalam jihad melawan korupsi, kejahatan kemanusiaan yang jelas merusak setiap sendi dan aspek kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkapnya

Menurut Firli salah satu permasalahan berat bangsa saat ini adalah masih mewabahnya virus korupsi. Menurutnya, diperlukan semangat kebangsaan yang utuh dan kuat untuk menggelorakan kebangkitan nasional dalam perang besar melawan dan memberantas korupsi di Indonesia.

Tema peringatan 113 tahun Hari Kebangkitan Nasional, “Bangkit! Kita Bangsa yang Tangguh!” menurut Firli sangat tepat untuk merespons ragam permasalahan bangsa yang harus dihadapi bersama.

“Di tengah kondisi saat ini, di mana situasi sosial kemasyarakatan rentan terfragmentasi, hanya dengan semangat kebangkitan nasional dengan menjunjung tinggi rasa kebangsaan yang didalamnya jelas terkandung nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme, Insya Allah dapat menyelamatkan bangsa ini,” terangnya.

Firli menambahkan, dalam pemberantasan korupsi, semangat kebangkitan nasional mutlak diperlukan agar upaya menjujung tinggi nilai antikorupsi dapat terwujud dan mampu mengalahkan perilaku korupsi di Indonesia.

Firli juga mengajak segenap masyarat Indonesia untuk terus membangun kesatuan dan persatuan dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk mewujudkan cita-cita kebangsaan.

“Mari bersama kita bangkit dari segala keterpurukan dengan semangat kebangsaan yang kokoh, bangkit dan terus maju menyongsong masa depan yang lebih baik lagi, agar kesejahteraan umum dan kecerdasan dalam kehidupan bangsa kita semakin maju, sesuai cita-cita didirikannya negara ini,” tutupnya.

Peduli Palestina Komunitas ARCT Sumenep Galang Dana

SUMENEP – Sejumlah perempuan yang mengatasnamakan Komunitas Aksi Remaja Cepat Tanggap (ARCT) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melakukan penggalangan dana peduli Palestina.

Ketua Komunitas Aksi Remaja Cepat Tanggap (ARCT) Sumenep, Evi Navila menjelaskan, penggalangan dana berlangsung di berbagai lokasi, seperti traffic light dan taman bunga.

“Perempuan juga ingin ikut serta membantu Palestina yang saat ini sedang membutuhkan aluran tangan dari sesama muslim,” terangnya, Senin (31/5/2021).

ARCT merupakan wadah bagi kaum perempuan yang bergerak di bidang sosial. Dan anggotanya terdiri dari mahasiswi dan santriwati.

”Komunitas ini bisa dikatakan masih baru. Sampai saat ini anggota kami baru 20 orang,” katanya.

Menurutnya, ARCT itu tidak melibatkan kaum pria karena menghindari fitnah ataupun pembicaraan yang tidak menyenangkan.

”Makanya kami fokus pada perempuan saja,” jelasnya.

Hasil penggalangan dana, kata dia, akan langsung dikirim ke lembaga yang telah bekerjasama dengan ARCT.(*)